LEMBARAN DATA KESELAMATAN

dokumen-dokumen yang mirip
LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN BAHAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN BAHAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN BAHAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN BAHAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN BAHAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN BAHAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN BAHAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN BAHAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

FORMULIR LEMBAR DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

FORMULIR LEMBAR DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN BAHAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBARAN DATA KESELAMATAN

LEMBAR DATA KESELAMATAN

Transkripsi:

LEMBARAN DATA KESELAMATAN 1. Produk kimia dan identifikasi perusahaan Nama produk Identifikasi lain Sinomin THERAFLU D1 (NEO-CITRAN EXTRA STRENGTH APPLE CINNAMON),, PHENYLEPHRINE HCL, ASCORBIC ACID FORMULATED PRODUCT PT. Glaxo Wellcome Indonesia Jl. Pulo Buaran Raya Kav III. DD. No. 2,3,4 Kawasan Industri Pulogadung Jakarta, Indonesia 13930 General Phone No: +62 21 4603330 EMERGENCY PHONE NUMBERS - TRANSPORT EMERGENCIES Local in-country toll free 001-803-017-9114 US / International toll call +1 703 527 3887 Tersedia 24 hrs/7 days; multi-language response Alamat Email: msds@gsk.com Situs web: www.gsk.com Penggunaan yang dianjurkan dan Batas penggunaan Penggunaan yang Produk Obat-obatan. dianjurkan Lembar data keselamatan ini disiapkan untuk memberikan informasi kesehatan, keselamatan dan lingkungan bagi orang-orang yang menangani produk ini yang diformulasikan di tempat kerja. Hal ini tidak dimaksudkan untuk memberikan informasi yang relevan dengan penggunaan medis dari produk ini. Dalam hal ini pasien harus berkonsultasi dengan informasi resep / penyisipan kemasan / label produk atau berkonsultasi dengan apoteker atau dokter mereka. Untuk informasi kesehatan dan keselamatan untuk komponen masing-masing yang digunakan dalam proses manufaktur, mengacu ke lembar data keselamatan yang sesuai untuk masing-masing komponen. Batas penggunaan 2. Identifikasi bahaya Penggunaan lain tidak disarankan. Klasifikasi GHS Dikecualikan dari persyaratan - produk diatur sebagai produk obat-obatan, produk kosmetik atau peralatan medis. Elemen-elemen label Dikecualikan dari persyaratan - produk diatur sebagai produk obat-obatan, produk kosmetik atau peralatan medis. Bahaya lain Perhatian - Agen farmasi. Lihat bagian 11 dari SDS untuk tambahan informasi mengenai bahaya kesehatan. 3. Komposisi / informasi tentang bahan Zat atau campuran Properti kimia Nama kimia SUCROSE Campuran SUGAR * CANE SUGAR * BEET SUGAR * CONFECTIONER'S SUGAR * ALPHA-D-GLUCOPYRANOSIDE, BETA-D-FRUCTOFURANOSYL * GRANULATED SUGAR * SUCRALOX Nomor CAS 57-50-1 Konsentrasi (%) 80 - < 90 CITRIC ACID ANHYDROUS BETA-HYDROXYTRICARBALLYLIC ACID * ANHYDROUS CITRIC ACID * 2-HYDROXY-1,2,3-PROPANETRICARBOXYLIC ACID * CITIRIC ACID 77-92-9 3 - < 5 ACETAMIDE, N-(4-HYDROXYPHENYL)- * N-(4-HYDROXYPHENYL) ACETAMIDE * ACETANILIDE, 4'-HYDROXY- * 4'-HYDROXYACETANILIDE * * PARA-ACETAMIDOPHENOL * 4-ACETAMINOPHENOL * PARA-HYDROXYACETANILIDE 103-90-2 2.98 1 / 12

L-ASCORBIC ACID VITAMIN C Nomor CAS 50-81-7 Konsentrasi (%) 0.23 (-)-M-HYDROXY-ALPHA-((METHYLAMINO)METHYL)BENZYL ALCOHOL HYDROCHLORIDE * ISOPHRIN HYDROCHLORIDE * LEVOPHENYLEPHRINE HYDROCHLORIDE * METAOXEDRINE HYDROCHLORIDE * META-SYNEPHRINE HYDROCHLORIDE * NEOPHRYN * NEO-SYNEPHRINE HYDROCHLORIDE * L- * BENZENEMETHANOL, 3-HYDROXY-ALPHA-(METHYLAMINO)METHYL)-, HYDROCHLORIDE, (R)- 132-20-7 61-76-7 0.09 0.05 TITANIUM OXIDE * TITANIUM(IV) OXIDE * TITANIUM PEROXIDE (TiO2) * PIGMENT WHITE 6 13463-67-7 < 0.1 Komponen-komponen yang lain dibawah level yang harus dilaporkan 3 - < 5 4. Tindakan pertolongan pertama Tindakan pertolongan pertama untuk paparan melalui rute-rute yang beda Penghirupan Pindah ke udara segar. Jika pernafasan sulit, personil terlatih harus memberikan oksigen. Panggil dokter bila gejala muncul atau berlanjut. Dibawah kondisi normal untuk penggunaan yang dimaksud, bahan ini diharapkan tidak berbahaya bagi penghirupan. Kontak kulit Kontak mata Penelanan Gejala dan efek yang paling penting Perlindungan pribadi untuk penolong pertolongan pertama Catatan untuk doctor 5. Tindakan memadam kebakaran Media pemadam Media pemadam untuk dihindari Bahaya spesifik Prosedur memadam kebakaran khusus Perlindungan petugas pemadam kebakaran Metode spesifik Bahaya kebakaran umum Segera bilas kulit dengan banyak air. Tanggalkan pakaian yang terkontaminasi dan cuci sebelum dipakai kembali. Dapatkan pertolongan medis jika timbulnya gejala-gejala. Bilas baik-baik dengan banyak air sedikitnya selama 15 menit dan periksakan ke dokter. Jika tertelan, bersihkan/bilas mulut dengan air (hanya jika si penderita masih sadar). Bila bahan tertelan dalam jumlah besar, segera hubungi pusat pengendali racun. Jangan membujuk muntah tanpa petunjuk pusat pengendali racun. Paparan atau kontak tidak sengaja dapat menghasilkan: nervousness, symptoms of hypersensitivity (such as skin rash, hives, itching). Dapat menyebabkan rasa mengantuk dan pusing. Jika terjadi kecelakaan atau jika merasa tidak sehat, segera dapatkan nasihat medis (tunjukkan label jika mungkin). Pastikan bahwa petugas medis mengetahui benar bahan-bahan yang terlibat, dan melakukan tindakan pencegahan untuk melindungi diri mereka sendiri. Tidak ada penawar spesifik yang dianjurkan. Perlakukan sesuai dengan protokol lokal. Untuk panduan tambahan, mengacu pada informasi resep pada saat ini atau pada sentra informasi kontrol racun lokal. Air. Busa. Bubuk kimia kering Karbon dioksida (CO2) Tidak diketahui. 6. Tindakan untuk pelepasan tidak dengan sengaja Tindakan pencegahan pribadi Tindakan pencegahan lingkungan Metode membersihkan tumpahan Waktu kebakaran berlanjut gas-gas yang membahayakan kesehatan mungkin terbentuk. Jika anda dapat melakukannya tanpa menimbulkan resiko, pindahkan wadah-wadah dari area kebakaran. Peralatan pernapasan yang mengisi sendiri dan pakaian pencegah kebakaran yang menutupi seluruh badan harus dikenakan bila dalam keadaan kebakaran. Gunakan prosedur-prosedur baku pemadaman kebakaran dan pertimbangkan bahaya dari bahan-bahan yang dilibatkan. Tidak ada catatan tentang kebakaran atau bahaya ledakan yang luar biasa. Jauhkan petugas yang tidak diperlukan. Untuk perlindungan pribadi, lihat bagian 8 pada SDS. Hindari pembuangan ke dalam saluran pembuangan, perairan atau ke tanah. Hentikan aliran bahan, bila dapat dilakukan tanpa risiko. Sesudah produk diambil kembali, guyur/siram area dengan air. Untuk pembuangan sampah, lihat bagian 13 pada SDS. 2 / 12

7. Penanganan dan penyimpanan Penanganan Tindakan-tindakan teknis Ventilasi lokal dan umum Tindakan pencegahan Nasihat penanganan yang aman Penyimpanan Tindakan-tindakan teknis Kondisi penyimpanan yang memadai Bahan yang tidak cocok Bahan kemasan yang aman Tidak ada rekomendasi khusus. Sediakan ventilasi yang cukup. Gunakan perlindungan pribadi direkomendasikan dalam Bagian 8 LDK. Hindari pemaparan yang berkepanjangan. Gunakan perlindungan pribadi direkomendasikan dalam Bagian 8 LDK. Tidak ada rekomendasi khusus. Simpan jauh dari bahan yang inkompatibel (lihat Bagian 10 dari LDKB). Agen pengoksidasi yang keras. Fluorine. Simpan di dalam wadah orisinil tertutup rapat. 8. Kontrol pemaparan/perlindungan pribadi Batas pemaparan GSK Komponen-komponen Tipe Nilai Catatan CITRIC ACID ANHYDROUS (CAS 77-92-9) L-ASCORBIC ACID (CAS 50-81-7) (CAS 103-90-2) (CAS 132-20-7) PHENYLEPHRINE HYDROCHLORIDE (CAS 61-76-7) 8 HR TWA 5000 mcg/m3 OHC 1 8 HR TWA 5000 mcg/m3 8 HR TWA 4000 mcg/m3 OHC 3 >10 - </= 100 mcg/m3 SKIN SENSITISER 15 MIN STEL 200 mcg/m3 8 HR TWA 30 mcg/m3 OHC 3 Indonesia. NAB/KTDS (Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No.Per.13/MEN/X/2011 tentang Nilai Ambang Batas, Lampiran II) Komponen-komponen Tipe Nilai SUCROSE (CAS 57-50-1) (CAS 13463-67-7) Batas paparan pekerjaan Nilai Batas Ambang ACGIH US Komponen-komponen BRSW BRSW Tipe 10 mg/l 10 mg/l Nilai SUCROSE (CAS 57-50-1) (CAS 13463-67-7) Pedoman pemaparan Tindakan teknis Peralatan perlindungan pribadi Perlindungan sistem pernafasan Perlindungan tangan Perlindungan mata Perlindungan badan dan kulit BRSW BRSW Ventilasi umum biasanya cukup. 10 mg/l 10 mg/l Biasanya tidak diperlukan alat bantu pelindung pernapasan pribadi. Jika karyawan menghadapi konsentrasi yang melebihi ambang batas pajanan, mereka harus memakai alat bantu pernapasan yang memenuhi standar. Biasanya tidak diperlukan. Untuk persentuhan dengan kulit dalam waktu yang lama dan berulang, kenakan sarung tangan pelindung yang sesuai. Biasanya tidak diperlukan. Jika mungkin tersentuh, dianjurkan menggunakan kacamata pelindung dengan perlindungan samping. Biasanya tidak diperlukan. Kenakan pakaian pelindung yang memadai sebagai perlindungan terhadap ceburan dan kontaminasi. 3 / 12

Tindakan kebersihan Selalu mengamati tindakan-tindakan higiena perorangan yang baik, seperti mencuci tangan setelah menangani bahan baku ini dan sebelum makan, minum, dan/atau merokok. Cuci secara rutin baju kerja dan peralatan perlindungan untuk menghilangkan kontaminan. Untuk saran mengenai metode pemantauan yang sesuai, mencari bimbingan dari profesional keselamatan dan kesehatan, dan yang berkwalifikasi lingkungan. 9. Sifat fisik dan kimia Penampilan Bau Kondisi fisik Bentuk Warna Ambang bau ph Titik cair/titik beku Titik didih, titik didih awal, jarak didih Titik nyala Suhu derajat penyalaan-auto Tingkat mudah terbakar (padatan, gas) Zat Padat. Sachet. Batas atas/bawah mudah terbakar atau mudah meledak Batas mudah terbakar - di bawah (%) Batas tingkat mudah terbakar - atas (%) Batas mudah meledak - bawah (%) Batas mudah meledak - atas (%) Tekanan uap Densitas uap Kecepatan menguap Kepadatan relatif Kepadatan Daya larut Kelarutan (air) Kelarutan (lainnya) Koefisien partisi (n-oktanol/air) Suhu derajat pembusukan Viskositas Data yang lainnya Sifat-sifat bahan peledak Sifat-sifat oksidasi 10. Stabilitas dan reaktivitas Reaktivitas Stabilitas Kondisi untuk dihindari Bahan yang tidak cocok Produk di mana pembusukannya berbahaya Kemungkinan reaksi berbahaya 11. Informasi toksikologis Tidak mudah meledak. Tidak mengoksidasi. Produk ini stabil dan non-reaktif dalam kondisi penggunaan, penyimpanan dan pengangkutan normal. Bahan baku yang stabil dibawah kondisi-kondisi normal. Kontak dengan bahan yang tidak kompatibel. Panas, nyala, dan percikan api. Agen pengoksidasi yang keras. Fluorine. Tidak diketahui. Asap dan gas yang mengiritasi dan/atau toksik dapat dibebaskan selama penguraian produk. Tidak ada reaksi berbahaya yang diketahui dalam kondisi penggunaan normal. 4 / 12

Toksisitas akut Gangguan kesehatan tidak diketahui atau tidak diperkirakan dalam penggunaan normal. Bisa berbahaya jika tertelan. Komponen-komponen Jenis Hasil-hasil pengujian CITRIC ACID ANHYDROUS (CAS 77-92-9) LD50 3000 mg/kg L-ASCORBIC ACID (CAS 50-81-7) LD50 11.9 gr/kg Subkronis NOAEL (No observed adverse effect level/tidak ada efek merugikan yang teramati) 2000 mg/kg/sehari (CAS 103-90-2) LD50 1944 mg/kg TD Manusia >= 150 mg/kg Subakut NOAEL (No observed adverse effect level/tidak ada efek merugikan yang teramati) Subkronis NOAEL (No observed adverse effect level/tidak ada efek merugikan yang teramati) 12500 ppm, 14 hari Pemakanan, 6200 ppm, 13 minggu Pemakanan, TD >= 12500 ppm, 13 minggu Pemakanan, Yang lain LOAEL (Lowest observed adverse effect level/efek merugikan terkecil yang teramati)) NOAEL (No observed adverse effect level/tidak ada efek merugikan yang teramati) Tikus Tikus 130 ppm, 61 minggu Pemakanan, 3200 ppm, 13 minggu Pemakanan, 0.3 %, 41 minggu Pemakanan, TD Tikus 6100 ppm, 13 minggu Pemakanan, (CAS 132-20-7) LD50 520 mg/kg (CAS 61-76-7) LD50 350 mg/kg 1.25 %, 41 minggu Pemakanan, 5 / 12

Komponen-komponen Subakut NOAEL (No observed adverse effect level/tidak ada efek merugikan yang teramati) Jenis Tikus Hasil-hasil pengujian 2000 ppm, 14 hari Dietary study, highest dose tested. 2000 ppm, 14 hari Dietary study, highest dose tested. Subkronis LD Tikus 5000-20000 ppm, 12 minggu dietary study LOAEL (Lowest observed adverse effect level/efek merugikan terkecil yang teramati)) Tikus 5000-20000 ppm, 12 minggu dietary study 1250 ppm, 12 minggu dietary study 1250 ppm, 12 minggu dietary study (CAS 13463-67-7) LD50 > 24 gr/kg Penghirupan LC50 6820 mcg/m3 Kronis Penghirupan LOEC 8.6 mg/l, 1 tahun TiO2 accumulated in interstitial macrophages, aggregated interstitial cells and particle laden macrophrages in lymphoid tissue. NOAEC 250 mg/l, 2 tahun Highest dose 5 mg/l, 24 bulan Subakut NOAEL (No observed adverse effect level/tidak ada efek merugikan yang teramati) 100000 ppm, 14 hari Dietary study, highest dose tested. Penghirupan LOEL 0.1-35 mg/l, 4 minggu Mild macrophage hyperplasia, no change in bronchio-alveolar lavage fluid. NOAEC Kelinci percobaan 26 mg/l, 3 minggu No evidence of significant inflammation in respiratory tract. Subkronis Penghirupan LOEC 3.2-20 mg/l, 8 Min Accumulation of TiO2 in macrophages and evidence of pulmonary inflammation. * Perkiraan produk dapat didasarkan pada data komponen tambahan yang tidak ditunjukkan. Rute-rute paparan Gejala Korosi kulit/iritasi Korosi Iritasi - Kulit Penghirupan. Pemakanan. Kontak dengan kulit/kena kulit. Kontak dengan mata. Paparan atau kontak tidak sengaja dapat menghasilkan: nervousness, symptoms of hypersensitivity (such as skin rash, hives, itching). Dapat menyebabkan rasa mengantuk dan pusing. Gangguan kesehatan tidak diketahui atau tidak diperkirakan dalam penggunaan normal. Bersentuhan dengan kulit yang berkelanjutan dapat menyebabkan iritasi sesaat. Hasil: Non-irritant percobaan 6 / 12

Korosi Iritasi - Kulit Hasil: Non-irritant Jenis: Manusia L-ASCORBIC ACID Acute dermal irritation; OECD 404 Hasil: Non-irritant Catatan-Catatan: EU SCC Review 1986-1990 Acute dermal irritation; OECD 404, Literature data Hasil: Non-irritant Korosi Iritasi - Kulit: Nilai P.I.I. CITRIC ACID ANHYDROUS OECD 404 Hasil: Mild to moderate irritant. OECD 404, Literature data Hasil: Slight irritant Korosifitas Kerusakan mata yang serius/iritasi mata Mata 0, Supplier SDS Hasil: Non-irritant Catatan-Catatan: US Pharmacopeia Gangguan kesehatan tidak diketahui atau tidak diperkirakan dalam penggunaan normal. 0, Supplier SDS Hasil: Pengiritasi CITRIC ACID ANHYDROUS Acute ocular irritation; OECD 405 Hasil: Severe Irritant L-ASCORBIC ACID Acute ocular irritation; OECD 405 Hasil: Slight irritant Catatan-Catatan: EU SCC Review 1986-1990 Clinical use Hasil: Pharmacological, cardiovascular effects. Jenis: Manusia Literature search Hasil: Moderate Irritant OECD 405 Hasil: Slight irritant Mata / Nilai Reaksi Nyeri Awal OECD 405, Literature data Hasil: Mild irritant Sensitisasi sistem pernafasan atau kulit Kepekaan pernafasan Dibawah kondisi normal untuk penggunaan yang dimaksud, bahan ini diharapkan tidak berbahaya bagi penghirupan. Kepekaan kulit Sensitisasi Mutagenisitas sel kuman Gangguan kesehatan tidak diketahui atau tidak diperkirakan dalam penggunaan normal. 5 % Optimisation Test, Literature data - Vehicle: Petrolatum percobaan Masa Tes: 48 hour exposure Clinical use - Opthalmology Hasil: Low incidence of contact hypersensitivity. Jenis: Manusia Literature search Hasil: Possible from skin contact. Patch test, Literature data Jenis: Manusia SAR Gangguan kesehatan tidak diketahui atau tidak diperkirakan dalam penggunaan normal. 7 / 12

Mutagenisitas Karsinogenisitas L-ASCORBIC ACID Ames Catatan-Catatan: NTP Study report - Phenylephrine. Ames Assay (GLP) Ames, Literature data Ames, Literature data Chromosomal Aberration Assay In Vitro Chromosomal Aberration Assay In Vitro, CHO cells Catatan-Catatan: NTP Study report - Phenylephrine. Chromosomal Aberration Assay In Vitro, Literature data Hasil: Positif HPRT gene mutation in human lymphocytes, Literature data In vivo Micronucleus, Literature data L5178Y mouse lymphoma thymidine kinase locus assay Hasil: Samar/ Kabur Catatan-Catatan: NTP Study report - Phenylephrine. Micronucleus Assay in vitro, CHO cells, Literature data Micronucleus Assay in vitro, cultured human peripheral lymphocytes, Literature data Hasil: Positif Syrian Hamster Embryo (SHE) cell transformation assay WIL2-NS HPRT/ t-thioguanidine - Human B-Cell lymphoblastoid, Literature data Hasil: Positif sister chromatid exchange Hasil: Positif Catatan-Catatan: NTP Study report - Phenylephrine. Paparan kerja tidak diharapkan akan menimbulkan efek karsinogenik. Contains a material (titanium dioksida) classified as a carcinogen by external agencies. These effects are linked only to high doses of this substance; lower doses did not cause this adverse effect. Hasil: Equivocal. Increase in ademomas at toxic dose. Hasil: Equivocal. Liver and bladder neoplasms at toxic doses. 0.5 mg/l, Literature data Masa Tes: 24 bulan 0.72-14.8 mg/l, Literature data 10-250 mg/l, Dietary study - Literature data. Hasil: Inflammation at all doses with alveolar/bronchiolar adenoma at the highest concentration. Masa Tes: 24 bulan 1000-2000 mg/kg/sehari Catatan-Catatan: UN SIDS Dossier 8 / 12

Karsinogenisitas L-ASCORBIC ACID Karsinogen ACGIH SUCROSE (CAS 57-50-1) (CAS 13463-67-7) Monografi IARC. Evaluasi Keseluruhan Karsinogenisitas (CAS 103-90-2) (CAS 13463-67-7) Toksik terhadap reproduksi 133-270 mg/kg/sehari Masa Tes: 103 minggu Catatan-Catatan: NTP Report - Tox and carc studies with phenylephrine hydrochloride. 24-50 mg/kg/sehari Masa Tes: 103 minggu Catatan-Catatan: NTP Report - Tox and carc studies with phenylephrine hydrochloride. 25000-50000 ppm, Dietary study 25000-50000 ppm, Dietary study - Literature data. 7.2-14.8 mg/l, Literature data Hasil: Lung tumour Masa Tes: 24 bulan < 6000 mg/kg/sehari Catatan-Catatan: UN SIDS Dossier SAR, DEREK, Lhasa, UK A4 Tidak dapat diklasifikasikan sebagai menyebab kanker (karsinogen) pada manusia. A4 Tidak dapat diklasifikasikan sebagai menyebab kanker (karsinogen) pada manusia. 3 Tidak dapat di klasifikasikan sebagai penyebab karsinogenesis pada manusia. 2B Barangkali karsinogenik pada manusia. Gangguan kesehatan tidak diketahui atau tidak diperkirakan dalam penggunaan normal. Komponen dalam produk ini terbukti penyebab cacat kelahiran dan gangguan reproduksi pada hewan percobaan. These effects are linked only to high doses of this substance; low doses did not produce this adverse effect. Toksisitas terhadap organ Bisa menyebabkan kerusakan organ. sasaran spesifik, sekali paparan Clinical use Organ: Cardiovascular effects, some marked. Jenis: Manusia Organ: Hati Literature search Hasil: Gangguan akibat narkotika, drowsiness or dizziness. Toksisitas terhadap organ sasaran spesifik, paparan berulang-ulang L-ASCORBIC ACID Bahaya penghirupan Efek-efek kronis Efek-efek interaktif Informasi lain Tidak terklasifikasikan Bisa menyebabkan kerusakan organ melalui pemaparan yang berkepanjangan atau berulang. Bukan bahaya penghirupan. Penghirupan berkepanjangan dapat berbahaya. Jenis: Manusia Organ: Red blood cells, Ginjal. Catatan-Catatan: EU SCC Review 1986-1990 Perhatian - Agen farmasi. Pemaparan pekerjaan terhadap bahan atau campuran dapat menyebabkan efek yang merugikan. 9 / 12

12. Informasi ekologis Data ekotoksikologi Komponen-komponen CITRIC ACID ANHYDROUS (CAS 77-92-9) Akuatik/air Ganggang Ikan Semacam binatang-binatang air berkulit keras NOEC L-ASCORBIC ACID (CAS 50-81-7) Akuatik/air Ikan (CAS 103-90-2) Akuatik/air Ganggang Ikan Semacam binatang-binatang air berkulit keras Jenis (CAS 61-76-7) Akuatik/air Ganggang Ikan Semacam binatang-binatang air berkulit keras NOEC NOEC NOEC (CAS 13463-67-7) Akuatik/air Ikan Semacam binatang-binatang air berkulit keras LC50 Green algae (Scenedesmus quadricauda) Bluegill sunfish (Adult Lepomis macrochirus) Golden ide/orfe (Adult Leuciscus idus) Kutu air (Daphnia magna) Rainbow trout (Adult Oncorhyncus mykiss) ganggang hijau (Scenedesmus subspicatus) Fathead minnow (Juvenile Pimephales promelas) Kutu air (Daphnia magna) ganggang hijau (Selenastrum capricornutum) Ganggang Rainbow trout (Adult Oncorhyncus mykiss) Rainbow trout (Adult Oncorhyncus mykiss) Kutu air (Daphnia magna) Daphnia Mummichog (Fundulus heteroclitus) Kutu air (Daphnia magna) Hasil-hasil pengujian 425 mg/l, 8 Hari Static Test 1516 mg/l, 96 jam Static test 440-760 mg/l, 96 jam Static test 120 mg/l, 72 jam Static test 1020 mg/l, 96 jam 134 mg/l, 72 jam 814 mg/l, 96 jam Flow-through test 50 mg/l, 48 jam Static test > 124 mg/l, 72 jam Terukur 31 mg/l, 72 jam > 100 mg/l, 96 jam Terukur 100 mg/l, 96 jam 0.86 mg/l, 48 jam Terukur 0.21 mg/l, 48 jam > 1000 mg/l, 96 jam > 1000 mg/l, 48 jam Static test * Perkiraan produk dapat didasarkan pada data komponen tambahan yang tidak ditunjukkan. Ekotoksisitas Kegigihan dan daya degradasi Tidak diduga berbahaya bagi organisme air. Daya hancur secara biologis Persentase Degradasi (Biodegradasi Aerobik-Inheren) CITRIC ACID ANHYDROUS 98 %, 2 Hari Modified Zahn-Wellens, lumpur aktif L-ASCORBIC ACID 100 %, 15 hari Zahn-Wellens 99 %, 5 Hari Modified Zahn-Wellens, lumpur aktif 10 / 12

Daya hancur secara biologis Persentase Degradasi (Biodegradasi Aerobik-Inheren) 81 %, 28 Hari Modified Zahn-Wellens, DOC removal., lumpur aktif 99 %, 7 Hari Modified Zahn-Wellens, Biodegradasi Utama, loss of parent., lumpur aktif SUCROSE 69 % BOD5 Akumulasi bio Oktanol/koefisien partisi air log Kow L-ASCORBIC ACID -2.15 0.36 0.49 (Measured). SUCROSE -3 Mobilitas dalam tanah Tingkat penguapan Hukum Henry CITRIC ACID ANHYDROUS < 0 atm m^3/mol Sudah dihitung, 25 C 0 atm m^3/mol Perkiraan SUCROSE < 0 atm m^3/mol Perkiraan Efek-efek bahaya lain 13. Pertimbangan pembuangan Metode pembuangan/informasi Limbah sisa Kemasan yang tercontaminasi Peraturan lokal mengenai pembuangan 14. Informasi pengangkutan Buanglah sesuai dengan semua peraturan yang berlaku. ADR Tidak disebutkan dalam peraturan sebagai barang berbahaya. IATA Tidak disebutkan dalam peraturan sebagai barang berbahaya. IMDG Tidak disebutkan dalam peraturan sebagai barang berbahaya. Mengangkut dalam jumlah besar menurut Lampiran II dari MARPOL 73/78 dan Kode IBC 15. Informasi pengatur Peraturan yang berlaku Buang sesuai dengan peraturan lokal. Wadah kosong atau bungkus dalam dapat menyimpan sedikit residu produk. Bahan tersebut dan wadah harus dibuang dengan cara yang aman (lihat: Instruksi pembuangan). Hindarkan pembuangan kedalam saluran-saluran, selokan-selokan air atau keatas ketanah. Karena wadah kosong mungkin berisi residu produk, patuhi peringatan pada label meskipun wadah sudah kosong. Wadah kosong harus dibawa ke tempat penanganan limbah yang telah disetujui untuk didaur-ulang atau dibuang. Kumpulkan untuk dipakai kembali atau buang dalam wadah tersegel pada tempat pembuangan sampah resmi. Jangan membuang ke dalam saluran pembuangan, perairan atau ke tanah. Buanglah sesuai dengan semua peraturan yang berlaku. Tidak dapat dipakai. CWC (Undang-undang RI No. 9 tahun 2008 tentang Larangan Penggunaan Bahan Kimia sebagai Senjata Kimia, 10 Maret 2008) Bahan Kimia Berbahaya yang Harus Didaftarkan (Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia, No. 472/Menkes/Per/V/1996) Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 254/MPP/Kep/7/2000, Lampiran 1: Daftar Bahan Berbahaya yang Diatur Tata Niaga Impornya Bahan Kimia Prekursor (Keputusan Menteri Industri dan Perdagangan No. 647/MPP/Kep/10/2004 mengenai Ketentuan Impor Prekursor, Lampiran 1, 18 Oktober 2004) Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun, Lampiran II, Tabel 1: Daftar Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang dilarang dipergunakan 11 / 12

Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun, Lampiran II, Tabel 2: Daftar Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang terbatas dipergunakan Keputusan Menteri Perindustrian No. 148 Tahun 1985 tentang Pengamanan Bahan Beracun dan Berbahaya di Perusahaan Industri, Lampiran: Daftar Bahan Beracun dan Berbahaya Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun, Lampiran I: Daftar Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) yang dipergunakan Zat-zat yang terdaftar Zat-zat terdaftar / Berlaku sampai tahun 2040 16. Informasi lain Diterbitkan oleh Sangkalan Tanggal terbit Keterangan singkatan dan akronim yang digunakan dalam LDK Referensi dan sumber data yang digunakan untuk menyusun LDK The information and recommendations in this safety data sheet are, to the best of our knowledge, accurate as of the date of issue. Nothing herein shall be deemed to create any warranty, express or implied. It is the responsibility of the user to determine the applicability of this information and the suitability of the material or product for any particular purpose. 23-Mei-2016 GSK Hazard Determination 12 / 12