Pandangan tentang Pembelajaran Sejarah perkembangan teori-teori belajar Tiga teori berkaitan dengan pembelajaran Behaviorism Cognitive psychology Metafora (Meyer, 1992) Learning as response acquisition (Belajar sebagai penerimaan respons) Learning as knowledge acquisition (Belajar sebagai penerimaan pengetahuan) Constructivism Learning as knowledge construction (Belajar sebagai pembangunan pengetahuan)
Behaviorisme Seseorang dianggap telah belajar sesuatu jika dia dapat menunjukkan perubahan perilakunya Terbatas pada tingkah laku yang bisa diamati dan diukur Dua teori terkenal: belajar sebagai penerimaan respon Classical Conditioning Pavlov video-1 Operant Conditioning Skinner video-2, video-3 Kesimpulan pembelajaran diperoleh dari pemberian respon yang terus menerus dan adanya penguatan/reinforcment terhadap tingkah laku yang sesuai
Cognitivisme Knowledge is stored cognitively as symbols (Pengetahuan disimpan secara kognitif dalam bentuk simbol) Learning is the process of connecting symbols in a meaningful & memorable way (Belajar adalah proses menghubungkan simbolsimbol secara bermakna dan berkesan) Pada memori manusia terjadi pemprosesan infromasi menghubungkan simbol-simbol tersebut --- Model Memori Manusia Mempelajari model mental dan proses mental seperti berpikir/thinking, mengingat/remembering, dan memecahkan masalah/problem solving Kognitif manusia sama dengan komputer: memory and recall tergantung pada kualitas processing
Dua Tokoh Terkenal: Discovery Learning - Jerome Bruner (note-1) Meaningful Verbal Learning - David Ausubel (note-2) Kesimpulan Belajar adalah sebuah proses mental dalam meletakkan informasi baru pada struktur pengetahuan yang sudah ada next
Social Constructivistm Macam2 konstruktivisme: Konstruktivisme radikal [Von Glaserfeld, 1984], Pendekatan aliran Piaget, Konstruktivisme sosial [Vygotsky, 1978]
Summary Learning Theory Behaviorism Cognivism Social Constructivism Metaphor of Learning Theory Belajar sebagai penerimaan respon Belajar sebagai perolehan pengetahuan Belajar sebagai pembentukan pengetahuan
National Research Council (2000), Konsep Pembelajaran: Organizing knowledge in memory Solving problems Developing learners Learning how to learn Living and learning in world Learning principles
Pandangan tentang pengajaraan Guru sebagai manajer prilaku --- guru terampil dalam mengatur prilaku siswa, mempunyai kompetensi dalam mengevalusi menggunakan pengukuran hasil belajar terstandarisasi --- master teacher dari pada profesional Guru sebagai pembuat keputusan --- guru sebagai manusia yang bertindak dan berpikir ada tiga pemikiran ketika guru mengajar: keyakinan dan teori yang dimiliki guru, perencanaan yang dibuat sebelum mengajar, dan pemikiran selama melaksanakan perencanaan. Guru sebagai praktisi reflektif --- guru sebagai manusia yang bertindak dan berpikir + memperhitungkan konteks, aktifitas, dan interaksi serta perubahannya
Ringkasan perbedaan teori pembelajaran dan padanannya dengan perbedaan pandangan pengajaran Learning Theory Behaviorism penerimaan respon Cognitivism penerimaan pengetahuan Contructivism pembangunan pengetahuan Behavioral manager Decision maker Reflective practitioner View of Teaching
Konsep pengajaran sekarang Transfer pembelajaran yang mempertimbangan lingkungan pembelajaran Learner center Latar belakang siswa, minat,perhatian Pelajar sebagai penyaji Guru sebagai pembelajar Tanggap terhadap kebutuhan pembelajar Knowledge center Pelajar menggunakan pengetahuannya Desain untuk memahami Perbedaan individual pembelajar Assessment center Monitoring kemajuan belajar pelajar Pemadanan pengajaran dengan penilaian Community center Visi komunitas Keterampilan interpersonal Perbedaan manusia Pemberdayaan manusia