BAB 4 IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN Pada bab ini terdapat penjelasan tentang analisa, identifikasi masalah, perancangan perangkat lunak, kerangka pemikiran, dan perancangan antarmuka aplikasi. Dalam bab ini, analisa dan perancangan sangatlah dibutuhkan untuk dapat memberikan penjelasan serta pemikiran yang dituangkan untuk mempermudah membuat aplikasi Augmented Reality Tugas Akhir ini. 4.1 IMPLEMENTASI INSTALASI DAN KONFIGURASI Setelah melakukan analisa dan perancangan terhadap augmented reality berbasis android dengan blender, maka tahap selanjutnya adalah implementasi dan pengujian terhadap aplikasi yang dibuat. Pada tahapan ini terdapat beberapa bahasan yaitu : 1. Spesifikasi kebutuhan sistem meliputi perangkat keras dan perangkat lunak. 2. Instalasi perangkat lunak dan sistem operasi. 3. Konfigurasi sistem operasi dan perangkat lunak. 4. Implementasi augmented reality dengan smartphone yang meliputi perancangan antarmuka dan proses coding program. 4.1.1 Spesifikasi Sistem Spesifikasi sistem terdiri dari spesifikasi perangkat keras dan spesifikasi perangkat lunak yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan sistem informasi yang sedang dibuat pada saat implementasi dan pengujian. Berikut ini adalah spesifikasi dari kebutuhan sistem yang digunakan pada saat pembuatan, implementasi dan pengujian : 1) Perangkat Keras a. 1 unit personal komputer digunakan untuk desain objek menggunakan aplikasi blnder, aplikasi unity dan aplikasi vuforia. Dengan spesifikasi sebagai berikut :
b. Spesifikasi Notebook : Core I7, Ram 8GB & Hardisk 1TB. c. 1 buah smart phone yang di gunakan untuk menampilkan aplikasi augmented reality. Spesifikasi Smart phone: Intel Atom, Ram 1Gb dan internal storage 16Gb 2) Perangkat Lunak a. OS : Windows 7 64bit (service pack 1) b. Object 3d : Blender 2.75a c. Tool augmented reality : Unity 5.2.1f1 d. Marker AR : Vuforia e. Android tools : Android SDK 4.1.2 Instalasi & Konfigurasi Aplikasi sistem informasi yang akan berjalan membutuhkan perangkat lunak. Perangkat lunak tersebut harus menjalani proses instalasi dan konfigurasi sebelum digunakan oleh aplikasi Augmented Reality yang sedang dibuat. Dibawah ini dijelaskan proses maupun cara instalasi dan konfigurasi perangkat lunak. 4.1.2.1 Instalasi & Konfigurasi System Operasi Sistem operasi yang digunakan ialah Windows 7 karena menurut saya sebagai pemakai windows sistem operasi Windows 7 versi ini memiliki kemudahan yang dapat membantu pemakai agar lebih mudah mengoperasikannya (user friendly). Pada tahap ini instalasi dan konfigurasi dilakukan karena sistem operasi adalah induk dari perangkat lunak lainnya. Perangkat lunak lainnya berjalan diatas sistem operasi yang baik.
Gambar 15 : Tampilan Proses Installasi Win 7 4.1.2.2 Instalasi Blender 1. Penulis menggunakan aplikasi blender untuk membuat objek 3 dimensi, https://www.blender.org untuk download Blender 2.76b Gambar 16 : Tampilan Proses Download Blender
Gambar 17 : Tampilan awal Blender 2.76b Gambar tersebut merupakan tampilan awal untuk aplikasi bleder versi 2.7b, tampilan awal hanya objek kubus, tampilan untuk cahaya dan camera. 4.1.2.3 Instalasi dan Konfigurasi Unity 5.2.1f1 www.unity3d di gunakan untuk mendownload software unity, lalu register untuk membuat user account untuk dapat mendownload software unity. Gambar 18 : Tampilan www.unity3d.com
Gambar 19: Tampilan Di Unity 5.2.1f1 Gambar tersebut menampilkan unity 5.2.1f1, terdapat tampilan untuk merubah tampilan objek 3 dimensi menjadi augmented reality. 4.1.2.4 Konfigurasi Vuforia 1. www.developer.vuforia.com di gunakam untuk menyimpan gambar yang akan di impor menjadi. Login/register untuk mendapatkan account username untuk proses download. Kemudian menu download untuk mendapatkan packet unity. Dan di menu develop untuk mendapatkan license untuk project di unity dan mengupload gambar yang akan di jadikan sebagai. Gambar 20 : Tampilan Awal www.developer.vuforia.com
2. Tampilan ini menampilkan gambar yang akan di jadikan,di bagian target name menjelaskan nama gambar yang kita upload. di bagian type menerangkan tipe gambar yauitu single image, rating menjelakan seberapa bagus nya gambar yang akan di jadikan, semakin banyak bintang maka semakin mudah kita terbaca pada saat menjalankan aplikasi, di bagian status menerangkan gambar yang kita buat jadi active dan di date modified menerangkan tanggal kita menguplod gambar tersebut. Gambar 22 : Tampilan Menu Target Manager 3. Gambar ini merupakan gambar yang di upload sebagai target manager dan akan di jadikan target pada aplikasi augmented reality. Gambar 23: Latar Belakang Gambar Yang Akan Di Jadikan Target
Marker 4.1.2.5 Installasi Android SDK 1. www.developer.android.com merupakan link untuk mendownload android SDK, yang di gunakan untuk mengexport file unity menjadi file apk yang akan di install di smartphone. Gambar 24 : Tampilan www.developer.android.com
4.1.3 Implementasi Pembuatan object dengan blender Implementasi pembuatan object ini menggunakan aplikasi Blender 276b. Berikut ini adalah gambar yang menampilkan hasil implementasi pembuatan object 3d seperti canopy, desain di buat semirip mungkin dengan gambar asli nya, dimana warna canopy menggunakan warna hitam dan atap canopy menggunakan warna putih. 4.1.3.1 Pembuatan Object Dengan Blender Gambar 25 : Tampilan Object 3d Canopy
Pembuatan object ini menggunakan aplikasi Blender 276b. Berikut ini adalah gambar yang menampilkan hasil implementasi pembuatan object 3d seperti Balkon, desain di buat semirip mungkin dengan gambar asli nya, dimana warna Balkon menggunakan warna hitam dan untuk tembok nya di beri teksture semen sehingga semirip mungkin dengan asli nya. Gambar 26 : Tampilan Object 3d Balkon
Pembuatan object ini menggunakan aplikasi Blender 276b. Berikut ini adalah gambar yang menampilkan hasil implementasi pembuatan object 3d seperti Railing tangga, desain di buat semirip mungkin dengan gambar asli nya, dimana warna railing menggunakan warna hitam juga colkat dan untuk tembok nya di beri teksture semen sehingga semirip mungkin dengan asli nya. Gambar 27 : Tampilan Object 3d Railing Tangga
Pembuatan object ini menggunakan aplikasi Blender 276b. Berikut ini adalah gambar yang menampilkan hasil implementasi pembuatan object 3d seperti Teralis, desain di buat semirip mungkin dengan gambar asli nya, dimana warna teralis menggunakan warna hitam dan warna coklat teksture coklat Gambar 28 : Tampilan Object 3d Teralis
Pembuatan object ini menggunakan aplikasi Blender 276b. Berikut ini adalah gambar yang menampilkan hasil implementasi pembuatan object 3d seperti Pagar, desain di buat semirip mungkin dengan gambar asli nya, dimana warna Pagar menggunakan warna hitam dan tembo nya di beri teksture agar semiripmungkin Gambar 29 : Tampilan Object 3d Pagar
4.1.4 Implementasi Antar Muka Augmented Reality 4.1.4.1 Laucher Aplikasi Tampilan ini merupakan laucher unity setiap membuka aplikasi dari smartphone, kemudian akan muncul tampilan aplikasi yang di buat. Gambar 30 : Tampilan Awal Aplikasi Launcher Unity 4.1.4.2 Tampilan Augmented Reality Pagar Berikut merupakan tampilan aplikasi sudah mendeteksi gambar sebagai, maka aplikasi akan memunculkan objek 3dimensi pagar berwarna putih, tombol next untuk ke objek 3 dimensi selanjut nya, tombol warna untuk mengganti warna sesuai dengan keinginan, tombol about untuk menampilakan nama pembuat aplikasi dan tombol exit untuk keluar dari aplikasi. Gambar 31 : Augmented Reality Pagar Warna Putih
4.1.4.3 Tampilan Augmented Reality Balkon Berikut merupakan tampilan aplikasi setelah di klik tombol next maka akan muncul objek 3 dimensi balkon, tombol next untuk ke objek 3 dimensi selanjut nya, tombol prev untuk ke objek 3 dimensi sebelumnya nya tombol warna untuk mengganti warna sesuai dengan keinginan, tombol about untuk menampilakan nama pembuat aplikasi dan tombol exit untuk keluar dari aplikasi. Gambar 32 : Augmented Reality balkon warna kuning
4.1.4.4 Tampilan Augmented Reality Canopy Berikut merupakan tampilan aplikasi setelah di klik tombol next maka akan muncul objek 3 dimensi canopy, tombol next untuk ke objek 3 dimensi selanjut nya, tombol prev untuk ke objek 3 dimensi sebelumnya nya tombol warna untuk mengganti warna sesuai dengan keinginan, tombol about untuk menampilakan nama pembuat aplikasi dan tombol exit untuk keluar dari aplikasi.
4.1.4.5 Tampilan Augmented Reality Railing Tangga Berikut merupakan tampilan aplikasi setelah di klik tombol next maka akan muncul objek 3 dimensi railing tangga, tombol next untuk ke objek 3 dimensi selanjut nya, tombol prev untuk ke objek 3 dimensi sebelumnya nya tombol warna untuk mengganti warna sesuai dengan keinginan, tombol about untuk menampilakan nama pembuat aplikasi dan tombol exit untuk keluar dari aplikasi. Gambar 19 : Augmented Reality Railing Tangga Warna Biru
4.1.4.6 Tampilan Augmented Reality Teralis Berikut merupakan tampilan aplikasi setelah di klik tombol next maka akan muncul objek 3 dimensi railing teralis, tombol prev untuk ke objek 3 dimensi sebelumnya nya tombol warna untuk mengganti warna sesuai dengan keinginan, tombol about untuk menampilakan nama pembuat aplikasi dan tombol exit untuk keluar dari aplikasi.
4.1.4.7 Tampilan Augmented About Berikut merupakan tampilan aplikasi setelah di klik tombol about maka akan menampilkan nama pembuat aplikasi, apabila tombol warna di klik maka tidak dapat merubah warna background about. Gambar 20 : Augmented Reality About
4.2 PENGUJIAN 4.2.1 Skenario Pengujian Black Box Pada pengujian Black Box, dilakukan pengujian terhadap fungsi tombol yang ada pada aplikasi. Pada setiap tombol dan link akan diuji kesesuaian hasil output dan tidak adanya error yang didapati. Pengujian ini dirangkum dalam tabel skenario pengujian dibawah ini. Table 2 : Skenario Pengujian Black Box Skenario Bagian Yang Diuji Tindakan Pengujian Fungsi Sistem Hasil Yang Diinginkan Status Object AR Tombol Next Klik tombol Untuk ke 1. Jika Valid ke object berikut Next object nya berikut nya 2. Jika tidak valid akan tetap di object yang sama Object AR Tombol Prev Klik tombol Untuk ke 1. Jika Valid ke object sebelum Prev object nya sebelum nya 2. Jika tidak valid akan tetap di object yang sama Tombol x Tombol x Klik tombol Untuk keluar 1. Jika valid akan keluar dari (exit) (exit) x (exit) dari aplikasi aplikasi 2. Jika tidak valid maka tidak akan keluar dari aplikasi Tombol I Tombol I Klik tombol Untuk 1. Jika valid akan menampilkan (about) (about) I (about) menampilka nama pembuat aplikasi n pembuat 2. Jika tidak valid maka tidak aplikasi akan menampilkan apa-apa Tombol Tombol Klik tombol Untuk 1. Jika valid akan menampilkan warna warna merah warna mengganti object dengan warna merah merah merah object 2. Jika tidak valid maka object menjadi tidak berubah warna menjadi warna merah merah
Tombol Tombol Klik tombol Untuk 1. Jika valid akan menampilkan warna warna kuning warna mengganti object dengan warna kuning kuning kuning object 2. Jika tidak valid maka object menjadi tidak berubah warna menjadi warna kuning kuning Tombol Tombol Klik tombol Untuk 1. Jika valid akan menampilkan warna hijau warna hijau warna hijau mengganti object dengan warna hijau object 2. Jika tidak valid maka object menjadi tidak berubah warna menjadi warna hijau hijau Tombol Tombol Klik tombol Untuk 1. Jika valid akan menampilkan warna putih warna putih warna putih mengganti object dengan warna putih object 2. Jika tidak valid maka object menjadi tidak berubah warna menjadi warna putih putih Tombol Tombol Klik tombol Untuk 1. Jika valid akan menampilkan warna biru warna biru warna biru mengganti object dengan warna biru object 2. Jika tidak valid maka object menjadi tidak berubah warna menjadi warna biru biru 4.2.2 Analisa Hasil Pengujian Setelah melakukan pengujian menggunakan metode black box dan menjalankan aplikasi augmented reality, dapat dianalisa bahwa setiap proses pada menu berjalan dengan baik dan fungsi-fungsi berjalan sesuai dengan rancangan yang dibuat. Sehingga dapat disimpulkan bahwa aplikasi ini dapat dipergunakan.
Jarak 4.2.3 Pengujian Jarak dan Sudut. Pada pengujian ini, dilakukan pengujian terhadap jarak dan sudut pada aplikasi yang akan di uji. Pengujian ini dirangkum dalam tabel skenario pengujian dibawah ini. Table 3 : Skenario Pengujian Jarak dan Sudut Skrenario Bagian Yang Diuji Jumlah Pengujian Hasil Yang Di Dapat Status 10 cm dari gambar membaca gambar sebagia Sudut 20 cm dari gambar 30 cm dari gambar 40 cm dari gambar 50 cm dari gambar 60 cm dari gambar 10 dari gambar 20 dari gambar 30 dari gambar 40 dari gambar 50 dari gambar 60 dari gambar 70 dari gambar membaca gambar sebagia membaca gambar sebagia membaca gambar sebagia membaca gambar sebagia AR tidak muncul karena sudah tidak bisa membaca gambar sebagia membaca gambar sebagia membaca gambar sebagia membaca gambar sebagia membaca gambar sebagia membaca gambar sebagia membaca gambar sebagia AR tidak muncul karena sudah tidak bisa membaca gambar sebagia Gagal Gagal 4.2.4 Hasil Pengujian Jarak dan Sudut. Setelah melakukan pengujian sebanyak di aplikasi augmented reality sebanyak 5 kali di setiap jarak dan sudut yang di uji maka menunjukan bahwa jarak minimal dari 10 cm dan jarak maksimal 60 cm serta sudut minimal 10 dan sudut maksimal 60 dari gambar.