Kontrak Kuliah. Manfaat Perkuliahan

dokumen-dokumen yang mirip
KEWIRAUSAHAAN PENDAHULUAN:

Soal Jawab tentang Kewirausahaan

PERTEMUAN 6 KEWIRAUSAHAAN MUHAMMAD WADUD

BAB II URAIAN TEORITIS. Teori adalah kumpulan dari konsep, definisi, dan proposisi-proposisi yang sistematis

Kewirausahaan atau Wirausaha adalah proses mengidentifikasi, mengembangkan, membawa visi ke dalam kehidupan.

1. Tujuan Instruksional Umum (TIU) 2. Tujuan Instruksional Khusus (TIK)

BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS. pejuang. Sedangkan usaha artinya kegiatan yang dilakukan terus-menerus dalam

BAB II LANDASAN TEORI Pengertian Enterpreneurship atau Kewirausahaan. nilai yang diperlukan untuk memulai suatu usaha (startup phase) atau

Uraian Materi Pembelajaran

Entrepreneurship and Inovation Management

Sumber : Penelitian di Amerika Serikat

Pertemuan 3. Wirausaha Sukses

KARAKTERISTIK KEWIRAUSAHAAN. PERTEMUAN KETIGA UNIVERSITAS IGM BY. MUHAMMAD WADUD, SE., M.Si.

Pertemuan 3. Wirausaha Sukses

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II URAIAN TEORITIS. penelitian dengan judul Pengaruh Pengetahuan Kewirausahaan dan

A. JUDUL PENGABDIAN: PELATIHAN PERENCANAAN USAHA BAGI REMAJA USIA PRODUKTIF DI DUSUN SLANGGEN, TIMBULHARJO, SEWON, BANTUL, YOGYAKARTA

KEWIRAUSAHAAN. Ahsin Zaedi, S.Kom Direktur GMP Nusantara Berkarya Owner Griya Sehat Sejahtera Owner Sekolah Panahan

BAB II URAIAN TEORITIS. Fajrinur (2007) melakukan penelitian dengan judul Analisis Faktor-faktor

Wiraswasta terdiri dari kata Wira, Swa, Sta. Wira = manusia unggul, teladan, berbudi luhur, berjiwa besar, berani, pahlawan/pendekar kemajuan &

Pengertian Prakarya dan Kewirausahaan. 1. Prakarya

SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI (STIE) LABUHANBATU

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. penelitian Analisis Faktor-Faktor Yang Mendorong Wirausahawan Memulai

Oleh kelompok 2 : Fatmasari Endayani Sagita Sukma Nur Avni Rozalia Ami Angelia P.

Entrepreneurship and Inovation Management

Sikap Mental Wirausaha (Inovatif, Kreatifitas, Motivasi, Efektif dan Efisien) Kuliah 3

Materi Kewirausahaan dan Prakarya Kelas X SMA Semester 1

BAB I PENDAHULUAN. Pengangguran masih menjadi masalah serius di Indonesia karena sampai

Paradigma umum adalah paradigma yang dimiliki oleh seorang pegawai atau pekerja. Bekerja Penghasilan Rencana Masa Depan

MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN

Kewirausahaan I. Berisi tentang Konsepsi Dasar Kewirausahaan. Dosen : Sukarno B N, S.Kom, M.Kom. Modul ke: Fakultas Fakultas Ilmu Komputer

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Di era globalisasi sekarang ini, kebutuhan hidup setiap orang semakin

PROFIL DAN FUNGSI WIRAUSAHA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Nama Kelompok : Intan Nur Kumalasari Selvia Dewi Novita Jannatul Maghfiroh Laura Evalina Novita Ari Santi Christi Emanuella

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Pengertian wirausahawan (entrepreneur) secara sederhana adalah orang

PENULISAN ILMIAH. Kewirausahaan dan Etika Bisnis MOHAMAD DARIEN HERMAWAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Ulina (2008) melakukan penelitian dengan judul Analisis Faktor-Faktor yang

SILABI MATA KULIAH. Nama Mata Kuliah : Kewirausahaan Kode Mata Kuliah : MDU213 : Teori 1 SKS, Praktek 1 SKS

Ciri dan Watak Wirausaha

Tejo Nurseto, RENCANA PELAKSANAAN PERKULIAHAN PERTEMUAN KE: 1

SILABUS RANCANGAN PEMBELAJARAN SEMESTER GANJIL

PUSAT TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI PENDIDIKAN

MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN

Modul ke: KEWIRAUSAHAAN PENDAHULUAN DAN GAMBARAN UMUM. 01Fakultas FASILKOM. Matsani, S.E, M.M. Program Studi SISTEM INFORMASI

I. PENDAHULUAN. TUJUAN Memahami konsep kewirausahaan Memahami kunci sukses kewirausahaan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. penelitian Analisis Faktor-Faktor yang Mendorong Wirausahawan Memulai

RENCANA PELAKSANAAN PERKULIAHAN PERTEMUAN KE: 1

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Setiap manusia memiliki hak untuk memilih jenis pekerjaan apa yang diinginkan.

Kewirausahaan I. Putra Boediman. Modul ke: Fakultas EKONOMI & BISNIS. Program Studi MANAJEMEN

01FEB. Kewirausahaan, Etika Profesi dan Hukum Bisnis

BAB II URAIAN TEORITIS. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Ranto (2007), dengan judul

KIAT- KIAT MENJADI WIRAUSAHA DAN TANTANGANNYA *

Kewirausahaan. Karakteristik dan Nilai-Nilai Kewirausahaan. Taufan Pamungkas Kurnianto S.S.T., M.A., M.Sc. Modul ke: Fakultas Ilmu Komunikasi

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

MENUMBUHKAN JIWA DAN KOMPETENSI KEWIRAUSAHAAN

Kewirausahaan, Etika Profesi dan Hukum Bisnis

MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN

BAB II LANDASAN TEORI. yang artinya gagah berani, perkasa dan kata usaha, sehingga secara harfiah

KOMPETENSI DASAR DARI MK. KEWIRAUSAHAAN SISTEMIK DAN ILMIAH 2). MENJADI WIRAUSAHAWAN YANG BERBASIS ILMU PENGETAHUAN, DENGAN MODAL BISNIS.

REKONTRUKSI PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN DALAM MEMBANGUN WATAK WIRAUSAHA MAHASISWA

Pertemuan 1. Wiraswasta dan Wirausaha

: Mizha zhulqurnain NIM : Jurusan : S1.SI.M

Membangun Jiwa Wirausaha

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Riyanti, 2003:21), kata entrepreneur berasal dari kata kerja entreprende. Kata

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS EKONOMI S I L A B U S. FRM/FE/ September Jurusan/Program Studi : Pendidikan Akuntansi/Akuntansi

MODUL PERKULIAHAN KEWIRAUSAHAAN 1 MODUL 13 : STUDI KELAYAKAN BISNIS. Yang dibahas pada modul 12 ini adalah :

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Bangsa Indonesia membutuhkan banyak wirausahawan untuk menjadikan negara

BAB IV ANALISIS KUALITAS SOFT SKILL MAHASISWA PRODI EKONOMI SYARI AH DALAM KESIAPANNYA MENGHADAPI DUNIA KERJA

RANCANGAN KEGIATAN PEMBELAJARAN (Juknis, Alokasi Waktu, Sekuen Materi, Silabus, SAP, Model Evaluasi, Materi Perkuliahan)

UJIAN AKHIR SEMESTER MK.KEWIRAUSAHAAN

Pengaruh Mata Kuliah Kewirausahaan Terhadap Minat Mahasiswa Menjadi Wirausaha Pada Program Studi Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Pontianak

URAIAN MATERI A. PENGERTIAN KEWIRAUSAHAAN

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN EKONOMI JURUSAN PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Menurut hasil penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Dalimunthe dengan

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS PENELITIAN. faktor demografi (Ahmad et al 2013). Risiko berperan penting dalam pengambilan

MAKALAH KEWIRAUSAHAAN

PROFIL DAN FUNGSI WIRAUSAHA

KARAKTERISTIK WIRAUSAHA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. usaha berarti melakukan kegiatan usaha (bisnis). hasil yang dapat dibanggakan (Sadono Sukirno, 2004:367).

FUNGSI DAN MODEL PERAN KEWIRAUSAHAAN SERTA IDE DAN PELUANG DALAM KEWIRAUSAHAAN Kelompok 2: Kelas D

KEWIRAUSAHAAN (Pengetahuan dan Keterampilan bagi Wira-Usaha Baru)

BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

KONSEP DASAR KEWIRAUSAHAAN. Oleh : Dhita Fajriastiti Sativa, S.Pd.

C A R E E R H O G A N D E V E L O P TIPS- TIPS PENGEMBANGAN UNTUK MANAJEMEN KARIR. Laporan untuk: Sam Poole ID: HC Tanggal: 23 Februari 2017

BAB I PENDAHULUAN. terbatas. Suryana (2006 : 4) mengatakan secara makro, peran wirausaha adalah

Modul ke: KEWIRAUSAHAAN 1 PENGANTAR KEWIRAUSAHAAN. Fakultas TEKNIK. Ir. Agung Wahyudi B, MT., MM. Program Studi Teknik Mesin.

INSTRUMEN PENELITIAN

BAB II LANDASAN TEORI. Kata kewirausahaan diambil dari kata wirausaha. Sebagian orang ada

BAB II LANDASAN TEORI

Pertemuan 1. Wiraswasta dan Wirausaha

Kewirausahaan I Mengubah Pola Pikir dan Memanfaatkan Kekuatan Pikiran bawah Sadarnya Untuk menjadi Seorang Pengusaha.

Modul ke: Kewirausahaan I

GAMBARAN UMUM KEWIRAUSAHAAN. PERTEMUAN KEDUA UNIVERSITAS IGM BY. MUHAMMAD WADUD, SE., M.Si.

FM-UDINUS-BM-08-04/R0 SILABUS MATAKULIAH. Silabus: Dasar Enterpreneurship Hal: 1 dari 7. Revisi : - Tanggal Berlaku : Maret 2014

banyak Rp 1 miliar per tahun.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. menghasilkan suatu nilai tambah (added value) guna menghasilkan nilai yang

BAB I PENDAHULUAN. berkembang dapat dikatakan sebagai tulang punggung perekonomian negara. Keberadaan

BAB 1 PENDAHULUAN. seiring dengan berjalannya waktu. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik

Transkripsi:

Kontrak Kuliah Nama Mata Kuliah : Kewirausahaan Kode Mata Kuliah : MBB05102 Jumlah SKS : 2 SKS Semester / Prodi : 7 (tujuh) / S 1 Kriya Seni Hari pertemuan / jam : Ruang kuliah : Pengampu : ~ Mintorogo, S.E. ~ Sutriyanto, M.A. Manfaat Perkuliahan Mata kuliah ini wajib ditempuh bagi mahasiswa Kriya Seni, sebagai bekal pengetahuan yang menunjang dalam proses pembelajaran selama massa perkuliahan terlebih pada akhir-akhir semester, dimana mahasiswa perlu banyak bersosialisasi dengan masyarakat khususnya para pelaku industri atau seniman. Pada akhirnya diharapkan mahasiswa mampu memiliki jiwa wirausahawan dan mengenal dunia usaha baik itu pada tingkat home industri maupun tingkat yang selebihnya. Diskripsi Mata kuliah Mata kuliah ini bersifat teori yang menjelaskan berbagai perihal yang berkaitan dengan dunia usaha baik aspek menegerial, sistem produksi, hingga pemasaran yang lebih menitik beratkan pada pembinaan kognetif dan kejiwaan mahasiswa, sehingga mahasiswa dapat keyakinan. menatap masa depan dengan penuh Tujuan Mata kuliah Diharapkan mahasiswa mampu menanamkan jiwa wirausaha pada dirinya sendiri dan dapat mengimplementasikan dalam kehidupan sehari, baik dalam pergaulan, menuntut ilmu, maupun dalam kehidupan sosial. Strategi Perkuliahan Mata kuliah ini adalah mata kuliah teori sehingga dalam perkuliahan, pengampu dan mahasiswa lebih bersifat kooperatif. Dosen menyampaikan materi perkuliahan, mahasiswa mendengarkan dan mengikuti dengan seksama, bagi yang

kurang jelas bisa langsung bertanya. Pada ¾ masa perkuliahan mahasiswa diajak kuliah keluar kampus yaitu, berkunjung keberbagai pengerajin atau seniman. Guna menganalisis berbagai permasalahan dan cara pengendaliannya secara langsung. Materi Bacaan Alma, Buchari. Kewirausahaan untuk Mahasiswa dan Umum. Bandung: Alfabeta Bandung, 2009. Asri Laksmi Riani, Dkk. Dasar-dasar Kewirausahaan, UPT MKU UNS Press Surakarta 2005. Geoffrey G, Meredith. Kewirausahaan. Jakarta: Pustaka Binaman Pressindo, 2000. Justin G. Longenecker, at al, Kewirausahaan Manajemen Usaha Kecil 1, Jakarta: Salemba Empat. 2001. Justin G. Longenecker, at al, Kewirausahaan Manajemen Usaha Kecil 2, Jakarta: Salemba Empat. 2001. Kiyosaki Robert T. Business School, Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama, 2005 Suryana, Kewirausahaan, Jakarta: Salemba Empat. 2001 Tugas-tugas Perkuliahan Mahasiswa mencari referensi dari berbagai sumber, sebagai penunjang proses belajar mandiri di luar kampus. Pada pertengahan dan diakhir semester mahasiswa akan dibebani dengan ujian atau tugas-tugas yang berkaitan dengan materi perkuliahan. Kriteria Penilaian Penilaian dalam perkuliahan ini dilakukan oleh pengampu dengan menggunakan pedoman / kriteria sebagai berikut : Nilai Point Range A 4 3,76 4,0 B+ 3,5 3,26 3,75 B 3 2,76 3,25 C+ 2,5 2,26 2, 75 C 2 1,76 2,25 D+ 1,5 1,26 1,75

D 1 1,0 1,25 E 0 0 0,9 Dalam menentukan nilai akhir akan digunakan pembobotan sebagai berikut ; Kehadiran, Presensi, Kedisiplinan, atensi selama Perkuliahan : 20 % Ujian pertengahan dan atau akhir semester : 30 % Hasil akhir pengumpulan tugas : 50 % Jumlah : 100 % Hasil penilaian akhir merupakan hasil rata-rata, yang diberikan para pengampu atas dasar kesepakatan bersama, berdasarkan pertimbangan yang jelas sesuai tujuan pembelajaran. Materi Mata Kuliah Minggu Pokok Bahasan Sub Pokok Bahasan ke I Penyampaian Kontrak Kuliah a. Manfaat perkuliahan b. Diskripsi perkuliahan c. Tujuan perkuliahan d. Strategi perkuliahan e. Materi bacaan f. Tugas perkuliahan g. Kriteria penilaian h. Materi perkuliahan II Pengertian Kewirausahaan a. Pengertian Kewirausahaan b. Karakteristik Kewirausahaan (profil, ciri, dan sifatnya) c. Filsafat Kewirausahaan d. Sikap Kewirausahaan III Konsep Dasar kewirausahaan a. Pengenalan teori Chasflow Quadran b. Tujuan penanaman jiwa wirausaha c. Pengenalan posisi Employee, self employed, business owner, investor d. Tentukan posisi yang anda kehendaki IV Motifasi berwirausaha a. Definisi motifasi b. Hirarki usaha kebutuhan manusia c. Motifasi prestasi d. Teori X dan teori Y V Pemetaan peluang a. Kemampuan dalam pemanfaatan usaha b. Mengidentifikasi peluang usaha c. Menangkap peluang dan analisanya d. Mengembangkan ide dan peluang usaha VI Kemampuan mengambil resiko a. Mengidentifikasi resiko b. Mengambil resiko

c. Prosedur menganalisis resiko d. Mengevaluasi resiko VII Faktor-faktor keberhasilan dan kegagalan usaha a. Keberhasilan usaha b. Faktor-faktor keberhasilan usaha c. Kegagalan usaha VIII. Kepemimpinan dalam Kewirausahaan dan pengambilan keputusan a. Definisi kepemimpinan b. Tipologi kepemimpinan c. Perilaku kepemimpinan d. Potensi kepemimpinan e. Sumber kekuatan kepemimpinan f. Mengambil keputusan g. Menetapkan pemecahan h. Melaksanakan keputusan IX MID SEMESTER MATERI YANG TELAH DIBERIKAN X Kuliah luar kampus Berkunjung ke beberapa pengerajin XI Bentuk dan menejemen badan usaha a. Bentuk-bentuk badan usaha b. Cara usaha subkontrak c. Usaha waralaba d. Prinsip bermitra usaha e. Struktur organisasi usaha f. Merumuskan tujuan dan sasaran XII XIII XIV. Perencanaan bisnis dan proses produksi barang dan jasa Permodalan untuk pembiayaan usaha Strategi pemasaran barang dan jasa usaha a. Menetapkan skala proses produksi b. Menetapkan sistem proses produksi c. Pengelolaan persedian d. Proses produksi dan penyimpanannya a. Pengertian modal dan pengelolaannya b. Masalah permodalan usaha c. Teknik dan prosedur permodalan usaha d. Informasi proses kredit permodalan usaha e. Menyusun rencana anggaran biaya usaha f. Kebutuhan biaya usaha perusahaan a. Peranan dan tujuan strategi pemasaran b. Menentukan segmen pasar c. Cara menarik pelanggan d. Keterampilan teknik menjual e. Promosi dan periklanan f. Mempromosikan barang dan jasa baru XV. Penyusunan proposal usaha a. Perencanaan penyusunan proposal usaha b. Kerangka penyusunan proposal usaha c. Bentuk penyusunan proposal usaha XVI Evaluasi dan konsultasi Berkenaan dengan tugas yang diberikan

Kewirausahaan Wira: pejuang, manusia unggul, teladan, berjiwa besar, berbudi luhur, pendekar kemajuan Usaha: upaya, kegiatan yang dilakukan untuk memperbaiki keadaan Swasta: Swa ~ sendiri, Sta ~ berdiri Wirausaha: orang yang mendobrak sistem ekonomi yg ada dengan memperkenalkan barang dan jasa yg baru, dengan menciptkan bentuk organisasi yang baru atau bahan baku yang baru. Wirausaha: orang yang melihat adanya peluang kemudian menciptakan sebuah organisasi untuk memanfaat peluang tersebut. Wiraswasta: keberanian atau keperkasaan dalam memenuhi kebutuhan serta memecahkan permasalahan hidup dengan kekuatan yang ada pada diri sendiri. Macam Profil Kewirausahaan Women Entrepreneur ~ menekuni : memperlihatkan diri, membantu ekonomi, Frustrasi Minority Entrepreneur ~perantau didaerah perantauan Immigrant Entrepreneur ~pendatang susah menjadi pekerja formal Part time ~ mengisi waktu luang Entrepreneur ( (cenderung berhasil) Home based Entrepreneur ~ Iseng (skil) Family owned Entrepreneur

~ temurun dari keluarga ke keluarga ~Perusahaan bukan family Co Entrepreneur Sifat-sifat wirausahawan: 1. Percaya diri : keyakinan akan kemampuan jangan goyah oleh input 2. Berorientasi pada tugas: tidak mengutamakan prestise 3. Pengambilan resiko: bertindak, mempelajari, den mengatasi 4. Kepemimpinan: mau menerima keritik dari bawahan 5. Keorisinilan : Refrensi semata, tidak berarti baru 6. Berorientasi ke masa depan : selamanya, harus memiliki visi ke depan Fadel Muhammad >>> 7 identitas wiraswastawan ~ Kepemimpinan ~ Inovasi ~ Cara pengambilan keputusan ~ Tanggap terhadap perubahan ~ Bekerja ekonomis dan effisien ~ Visi Masa depan ~ Sikap terhadap resiko 7. Kreativitas: berpikir & bertindak produktif 8. Pemanfaatan waktu: banyak rintangan dari keluarga, sosial, alam 9. Mengenal beberapa kelemahan ~ sifat meremehkan mutu ~ - suka menerabas ~ - tak percaya diri ~ - tak berdisiplin ~ - suka mengabaikan tanggung jawab 10. Sepuluh D : Dream : mimpi Decisiveness : keputusan Doers : tindakan Determination : perhatian Dedication : dedikasi Devotion : kegemaran Details : terinci Destiny : nasib Dollars : kekayaan Distribusy : distribusi kepemilikan Keuntungan Wirausahawan 1. Terbuka peluang untuk mencapai tujuan yang dikehendaki 2. - - mendemonstrasikan kemampuan potensi secara penuh 3. - - memperoleh keuntungan secara maksimal 4. - - membantuk masyarakat dgn usaha kongkrit

5. - - menjadi bos. Kelemahan Wirausahawan 1. Pendapatan tidak pasti 2. Bekerja secara keras dengan jam kerja lebih panjang 3. Harus berhemat ketika kualitas kehidupannya masih rendah 4. Tanggung jawab lebih besar, dengan resiko yang harus dihadapi

Meningkatkan Produktivitas dgn motivasi Mengukur produktifitas Organisasi Kelompok Kerja Individu Produktivitas

Variabel Produktivitas Government regulation Motivation Unions Produktivitas Managerial processes Managerial leadership Inovation, technology, and capital investment Motivasi Motif: kebutuhan, keinginan, dorongan atau impuls Motivasi: kemauan untuk berbuat sesuatu/ dorongan untuk mencapai tujuan tertentu, Perubahan motivasi ~ terpuaskan kebutuhannya (pengalaman guru terbaik) ~ terhambat Sehingga tercipta prestasi, mengurangi kesalahan dan meningkatkan efffisiensi. Managerial Proses ~ Perencanakan organisasi, mengitegrasikan, mengawasi segala kegiatan jika organisasi struktural tidak benar pekerjaan bisa semrawut, pengawasan lemah

Managerial leadership ~ Tujuan perusahaan menciptakan kondisi kerja, ruangan, peralatan yang mendorong pekerja lebih giat dan semangat. Government regulation ~ peraturan pemerintah yang dibuat oleh pemerintah. Union ~organisasi karyawan, serikat pekerja, yang harus saling terjaga keharmonisannya Inovation ~menyangkut teknologi yang menyebabkan alat produksi lama menjadi kuno dan kurang effisien. Motivasi hirarki kebutuhan (Abraham Moslow) Biologis Pengakuan diri Rasa aman Pengembangan diri Perwujudan diri Biologis : pangan, sandang, papan, keluarga (psikologis) Rasa aman : dari gangguan binatang maupun manusia (safety) Pengakuan diri : menjadi manusia terdidik, kekuasaan (social) Pengembangan diri : kebutuhan sekolah, keluarga (esteem) penghargaan Perwujudan diri : implementasi (self actualization)

1. Gayuh dan Damar 2. Taufik dan Romi 3. Joko dan Nanang 4. Faizar dan Ependi 5. Briasanda 6. Ardi Tedi dan Amin Marketing/pemasaran Kegiatan dasar dari marketing 1. Profesi dan bukan mesin (vanding machine) 2. Sebagai artist (bakat) 3. Obyek ilmu menjual ~ Kenali diri sendiri ~ kenali barang yang akan dijual ~ kenali pembeli atau pelanggan

4. Politik dan hukum menjual ~ Jangan menjatuh nilai/mutu produksi orang lain ~ - mendewakan produksi kita ~ - merebut konsumen ~ - sekalipun membuat konsumen kecewa ~ - beri jaminan ~ - hindarkan kesan memaksa 5. Menghadapi pembeli ~ menciptakan suasana menyenangkan ~ pendekatan Memberi salam Menunggu sejenak Pendekatan dagang Menaruh perhatian 6. Cara memperoleh perhatian pembali ~ menjual kesan ~ menjaga sikap ~ timbulkan rasa ketertarikan (kejiwaan) ~ jelaskan manfaat dari barang ~ bangkitkan rasa ingin melihat dan mendengarkan ~ berikan demostrasi> berikan beberapa keuntungan 7. Prinsip customer is the king ~ pembeli adalah orang penting ~ ketergantungan kita pada pembeli ~ bukan sebagai pengganggu tetapi sebagai tujuan usaha ~ perbuatan pembeli selalu dianggap sebagai tindakan yg menyenangkan bukan lawan berdebat ~ jiwa penghidupan bagi usaha kita 8. Sikap penjual Jujur dalam informasi Mengenal betul tentang barang Tahu kebutuhan konsumen Pribadi yang menarik Beberapa tipe pembeli; 1. The decided customer >terencana 2. The know it all customer >sangat paham dengan produk 3. The deliberate customer >butuh kejelasan 4. The undecided customer >tidak mampu memutuskan 5. The talkative customer >suka bicara 6. The silent timid customer >tidak tahu apa-apa 7. The decided but mistaken customer > salah presepsi 8. The I get discount customer > mencari disconan 1. Damar, Nur Isnina 2. Mario, Endi 3. Hendra, Edi 4. Intan, Nursiah 5. Ketug, 6. Nanda 7. Doni

08157905002 085729786327 549862 KEWIRAUSAHAAN PENDAHULUAN: Wirausaha adalah seseorang pembuat keputusan yang membantu terbentuknya system ekonomi perusahaaan yang bebas. Karir kewirausahaan dapat mendukung kesejahteraan masyarakat, menghasilkan imbalan financial yang nyata. Wirausaha di berbagai industry membantu perekonomian dengan menyediakan pekerjaan dan memproduksi barang dan jasa bagi konsumen dalam negeri maupun di luar negeri. Meskipun perusahaan raksasa menarik perhatian banyak publik akan tetapi bisnis kecil dan kegiatan kewirauasahaannya setidaknya memberikan andil nyata bagi kehidupan sosial dan perekonomian dunia. IMBALAN DALAM WIRAUSAHA Tiap orang tertarik kepada kewirausahaan kerena berbagai imbalan yang dapat dikelompokkan dalam tiga kategori dasar : Laba, Kebebasan, dan kepuasan dalam menjalani hidup. IMBALAN BERUPA LABA Imbalan Wirausaha mengharapkan hasil yang tidak hanya mengganti kerugian waktu dan uang yang diinvestasikan tetapi juga memberikan imbalan yang pantas bagi resiko dan inisiatif yang mereka ambil dalam mengoperasikan bisnis mereka

sendiri. Dengan demikian imbalan berupa laba merupakan motofasi yang kuat bagi wirausaha tertentu. Laba adalah salah satu cara dalam mempertahankan nilai perusahaan. Beberapa wirausaha mungkin mengambil laba bagi dirinya sendiri atau membagikan laba tersebut, tetapi kebanyakan wirausaha puas dengan laba yang pantas. IMBALAN KEBEBASAN Kebebasan untuk menjalankan perusahaannya merupakan imbalan lain bagi seorang wirausaha. Hasil survey dalam bisnis berskala kecil tahun 1991 menunjukkan bahwa 38% dari orang-orang yang meninggalkan pekerjaan nya di perusahaan lain karena mereka ingin menjadi bos atas perusahaan sendiri. Beberapa wirasuaha menggunakan kebebasannya untuk menyusun kehidupan dan perilaku kerja peibadnya secara fleksibel. Kenyataannya banyak wirausaha tidak mengutamakan fleksibiltas disatu sisi saja. Akan tetapi wirausaha menghargai kebebasan dalam karir kewirausahaan, seperti mengerjakan urusan mereka dengan cara sendiri, memungut laba sendiri dan mengatur jadwal sendiri. IMBALAN BERUPA KEPUASAN DALAM MENJALANI HIDUP Wirausaha sering menyatakan kepuasan yang mereka dapatkan dalam menjalankan bisnisnya sendiri. Pekerjaan yang mereka lakukan memberikan kenikmatan yang berasal dari kebebasan dan kenikmatan ini merefleksikan pemenuhan kerja pribadi pemilik pada barang dan jasa perusahaan. Banyak perusahaan yang dikelolah oleh wirausaha tumbuh menjadai besar akan tetapi ada juga yang relative tetap berskala kecil. TANTANGAN BERWIRAUSAHA Meskipun imbalan dalam berwirasuaha menggiurkan, tapi ada juga biaya yang berhubungan dengan kepemilikan bisnis tersebut. Memulai dan mengoperasikan bisnis sendiri membutuhkan kerja keras, menyita banyak waktu dan membutuhkan kekuatan emosi. Kemungkinan gagal dalam bisnis adalah ancaman yang selalu ada bagi wirausaha, tidak ada jaminan kesuksesan. Wirausaha harus menerima berbagai resiko berhubungan dengan kegagalan bisnis. Tantangan berupa kerja keras, tekanan emosional, dan risiko meminta tingkat komitmen dan pengorbanan jika kita mengharapkan mendapatkan imbalan. KARAKTERISITK WIRAUSAHA Sikap dan Perilaku sangat dipengaruhi oleh sifat dan watak yang dimiliki oleh

seseorang. Sifat dan watak yang baik, berorientasi pada kemajuan dan positif merupakan sifat dan watak yang dibutuhkan oleh seorang wirausahawan agar wirausahawan tersebut dapat maju/sukses. Gooffrey G. Meredith (1996; 5-6) mengemungkakan ciri-ciri dan watak kewirausahaan seperti berikut : Ciri-Ciri Watak 1. Percaya Diri 2. Berorientasikan tugas dan hasil. 3. Pengambil Resiko. 4. Kepemimpinan. 1. Keyakinan, kemandirian, individualitas,optimisme. 2. Kebutuhan akan prestasi, berorientasi pada laba, memiliki ketekunan dan ketabahan, memiliki tekad yang kuat, suka bekerja keras, energik dan memiliki inisiatif. 3. Memiliki kemampuan mengambil resiko dan suka pada tantangan. 4. Bertingkah laku sebagai pemimpin, dapat bergaul dengan orang lain dan suka terhadap 5. Keorisinilan. 6. Berorientasi ke masa depan. 7. Jujur dan tekun saran dan kritik yang membangun. 5. Memiliki inovasi dan kreativitas tinggi, fleksibel, serba bisa dan memiliki jaringan bisnis yang luas. 6. Persepsi dan memiliki cara pandang/ cara piker yang berorientasi pada masa depan 7. Memiliki keyakinan bahwa hidup itu sama dengan kerja Pendapat lain M.S Carborough dan Thomas W. Zimmerer (1993; 6-7 ) mengemungkakan delapan karakteristik yang meliputi : 1. Memiliki rasa tanggung jawab atas usaha-usaha yang dilakukannya. 2. Lebih memilih risiko yang moderat. 3. Percaya akan kemampuan dirinya untuk berhasil 4. Selalu menghendaki umpan balik yang segera 5. Berorientasi ke masa depan, perspektif, dan berwawasan jauh ke depan 6. Memiliki semangat kerja dan kerja keras untuk mewujudkan keinginannya demi masa depan yang lebih baik. 7. Memiliki ketrampilan dalam mengorganisasikan sumber daya untuk menciptakan nilai tambah 8. Selalu menilai prestasi dengan uang.

Wirausaha selalu komitmen dalam melakukan tugasnya sampai berhasil. Ia tidak setengah-setengah dalam melakukan pekerjaannya. Ia berani mengambil resiko terhadap pekerjaannya karena sudah diperhitungkan artinya risiko yang di ambil tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah. Keberanian menghadapi risiko yang didukung oleh komitmen yang kuat, mendorong wirausaha untuk terus berjuang mencari peluang sampai ada hasil. Hasil-hasil ini harus nyata/jelas dan objektif dan merupakan umpan balik bagi kelancaran kegiatannya. Dengan semangat optimis yang tingggi karena ada hasil yang diperoleh, maka uang selalu dikelolah secara proaktif dan dipandang sebagai sumber daya. Dalam mencapai keberhasilannya, seorang wirausaha memiliki ciri-ciri tertentu pula. Dalam Enterpreneurship and Small Enterprise Development Report (1986) yang dikutip oleh M. Scarborough dan Thomas W. immerer 1993;5) dikemungkinan beberapa karakteristik kewirausahaan yang berhasil, diantaranya memiliki ciri-ciri : 1. Proaktif, yaitu berinisiatif dan tegas 2. Berorientasi pada prestasi, yang tercermin dalam padangan dan bertindak terhadap peluang, orientasi efisiensi, mengutamakan kualitas pekerjaan, berencana, dan mengutamakan monitoring 3. Komitmen kepada orang lain, misalnya dalam mengadakan kontrak dan hubungan bisnis Berpikir Kreatif dalam Kewirausahaan Menurut Zimmererr (1996) untuk mengembangkan ketramplan berfikir, seseorang menggunakan otak sebelah kanan. Sedangkan untuk belajar mengembangkan ketrampilan berpikir digunakan otak sebelah kiri, cirri-cirinya : Selalu bertanya : Apa ada cara yang lebih baik? Selalu menantang kebiasaan, tradisi dan kebiasaan rutin Mencoba untuk melihat masalah dari perspektif yang berbeda Menyadari kemungkinan banyak jawaban ketimbang satu jawaban yang benar Melihat kegagalan dan kesalahan sebagai jalan untuk mencapai sukses Mengkorelasikan ide-ide yang masih samar terhadap masalah untuk menghasilkan pemecahan inovasi Memiliki ketrampilan helicopter yaitu kemampuan untuk bangkit di atas kebiasaan rutin dan melihat permasalahan dari perspektif yang lebih luas kemudian memfokuskannnya pada kebutuhan untuk berubah

Soal Mid Semester Semester VII Tahun 2009-2010 Buatlah risalah dengan jumlah kurang lebih 750 kata dari beberapa soal berikut ini: 1. Kemampuan mengambil resiko 2. Pengambilan keputusan berwirausaha 3. Permodalan untuk pembiayaan usaha 4. Strategi pemasaran barang dan jasa 5. Kepemimpinan dlm Kewirausahaan 6. Kemampuan mengambil resiko 7. Faktor-faktor keberhasilan dan kegagalan usaha

Intan >>>>> lebih 50 kata B Nursiah >>>> lebih 40 kata B+ Doni >>>>> lebih 65 kata B Hendra >>>> lebih 290 kata B Edi >>>>> lebih 180 kata B Surakarta: 22 10 09

Skala mengukur minat usaha Lingkari salah satu angka yang sesuai dengan pribadi anda. Nilai dari masing-masing angka ialah: 5 = sangat kuat 4 = kuat 3 = sedang 2 = lemah 1 = lemah sekali Sifat /prilaku Pilihan 1. Yakin pada diri sendiri (self confidentce)... 5 4 3 2 1 2. Optimis... 5 4 3 2 1 3. Kepemimpinan... 5 4 3 2 1 4. Fleksibel... 5 4 3 2 1 5. Bisa mengelola uang...5 4 3 2 1 6. Imajinasi... 5 4 3 2 1 7. Bisa merencana... 5 4 3 2 1 8. Sabar... 5 4 3 2 1 9. Tegas... 5 4 3 2 1 10. Semangat... 5 4 3 2 1 11. Tanggung jawab... 5 4 3 2 1 12. Kerja keras... 5 4 3 2 1 13. Dorongan mencapai sesuatu... 5 4 3 2 1 14. Integritas... 5 4 3 2 1 15. Realisme... 5 4 3 2 1

16. Organisasi... 5 4 3 2 1 17. Ketepatan... 5 4 3 2 1 18. Ketenangan... 5 4 3 2 1 19. Memperhitungkan resiko... 5 4 3 2 1 20. Kesehatan fisik... 5 4 3 2 1 21. Komonikasi dengan orang lain... 5 4 3 2 1 22. Kebebasan... 5 4 3 2 1 23. Bisa bergaul... 5 4 3 2 1 24. Membuat keputusan... 5 4 3 2 1 Nama:... Tmp/tgl lahir:...