PENGENALAN DASAR PEMROGRAMAN

dokumen-dokumen yang mirip
Konsep Dasar Pemrograman

Implementasi OOP Pada Perangkat Lunak Pemrograman

PERTEMUAN 2 KONSEP DASAR PEMROGRAMAN

Tahap pengembangan program

BAHASA PEMROGRAMAN. Merupakan prosedur/tata cara penulisan program.

Kualitas bahasa pemrograman: Ekspresivitas : secara jelas menggambarkan algoritma yang dibuat oleh programmer

Fungsi Bahasa pemrograman adalah sebagai media untuk menyusun dan memahami serta sebagai alat komunikasi antara pemrogram dengan computer.

ALGORITMA PEMROGRAMAN 1C PENDAHULUAN KONSEP BAHASA PEMROGRAMAN

Latihan Soal. Teknik Pemrograman

Pengenalan Pemrograman

Tahapan Membuat Program

Universitas gunadarma. pascal. Bab 4- bab 10. Hana Pertiwi S.T

PENDAHULUAN PEMROGRAMAN KOMPUTER. Mengapa Belajar Pemrograman Komputer?

PEMROGRAMAN KOMPUTER DASAR. Kuliah ke-1

PEMROGRAMAN DASAR ( PASCAL ) PERTEMUAN I

Pengantar dalam Bahasa Pemrograman Turbo Pascal Tonny Hidayat, S.Kom

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

PRAKTIKUM 4 STATEMENT KENDALI

Mengapa Belajar Pemrograman Komputer?

Pengenalan Algoritma

PERTEMUAN I PENGENALAN DASAR PEMROGRAMAN

SMA SANTO PAULUS PONTIANAK

Start. Baris Program. Baris Program. Baris Program. Selesai. Contoh Program Struktur berurutan menghitung luas empat persegi panjang

PENDAHULUAN. Brigida Arie Minartiningtyas, M.Kom

Konsep Bahasa Pemrograman Pertemuan 5

1. STRUCTURED ENGLISH (SE)

Pengenalan Algoritma & Pemrograman

IT234 - Algoritma dan Struktur Data. Ramos Somya

IT132. Ramos Somya, S.Kom.

PERTEMUAN 2 ALGORITMA & PEMROGRAMAN

Bahasa Pemrograman- TIS SKS

Pengenalan Algoritma dan Pemrograman Pascal

Dasar Pemrograman C++

IT132. Ramos Somya, S.Kom., M.Cs.

BAB 1 PENDAHULUAN Pengantar

Pengantar Sistem Komputer & Algoritma

SISTEM KOMPUTER. Oleh : Bambang Sriwijaya

ELEMEN DASAR SISTEM KOMPUTER

Pertemuan ke-3 TEKNIK-TEKNIK BAHASA PEMROGRAMAN

Web Site :

Algoritma Pemrograman 2C

MATERI KULIAH ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN I (2 SKS)

OPERASI DASAR KOMPUTER dan PERANGKAT LUNAK DALAM SISTEM INFORMASI

ALGORITMA PEMROGRAMAN 1A** (PP :S1-KA) Pertemuan 1 & 2. Ahmad hidayat

Komputer memiliki dua komponen utama. Yang pertama adalah hardware (perangkat keras) yang tersusun atas komponen elektronik dan mekanik.

BAB I SEKILAS TENTANG COBOL

P A S C A L D A S A R

PENDAHULUAN TUJUAN KEGUNAAN FLOWCHART KONSEP PEMROGRAMAN

Pengenalan Pascal. Tujuan Pembelajaran

Materi Pelajaran : Algoritma Pemrograman. Siswa memahami tentang dasar dasar Algoritma Pemrograman

PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR

Algoritma dan Struktur Data

Konsep Dasar Pemrograman Pascal

Algoritma dan Pemrograman Format Laporan dengan Pascal

MODUL PRAKTIKUM PEMROGRAMAN PASCAL. Fight #1 PENGENALAN PASCAL, VARIABEL, TIPE DAN KONSTANTA.

Part 2 - Algoritma & Pemrograman Konsep dasar Pemrograman

Kuliah Online : TEKKOM [2013/VI]

MODUL PRAKTIKUM PERCABANGAN DAN PENGULANGAN

Dasar Komputer & Pemrograman 2A

KONSEP DASAR BAHASA PASCAL

Perulangan Muh. Izzuddin Mahali, M.Cs. Pertemuan 3. Algoritma dan Struktur Data. PT. Elektronika FT UNY

BAHASA TINGKAT TINGGI

Indentifier, Keywords, Variable, Tipe Data dan Operator. Ramos Somya, S.Kom., M.Cs.

Algoritma Pemrograman I

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH PEMROGRAMAN PASCAL * (TK) KODE / SKS: KK /2 SKS

Pengenalan Pascal. Sejarah Singkat Pascal

Pertemuan 8 Pemrograman

Pertemuan 3 Penyeleksian Kondisi dan Perulangan

Selection, Looping, Branching

Pendahuluan. Kuliah online : Tekkom [2013/VI]

Teori Algoritma. Algoritma Perulangan

Algoritma Pemrograman Fery Updi,M.Kom

BAB I KONSEP DASAR PEMROGRAMAN

BAB 1 KONSEP DASAR PROGRAM COBOL

SOAL DAN JAWABAN UTS PEMROGRAMAN DASAR KELAS X

STRUKTUR DASAR ALGORITMA

MODULAR (FUNGSI)

Bab 1 : Pengenalan dan Pengantar Algoritma

Dasar Komputer & Pemrogaman 2A

BAB 2 LANDASAN TEORI. Istilah komputer ( computer ) berasal dari bahasa latin computere yang berarti

ALGORITMA & PEMROGRAMAN

Proses Kompilasi. Otomata dan Pengantar Kompulasi Pertemuan 3

Pengantar Sistem Komputer

Program pendek dan simple = mudah dihandle. Program besar, banyak dan kompleks = tidak

BAB I PENGANTAR Pendahuluan Penyajian 1.1 Latar Belakang 1.2 Algoritma dan Struktur Data

Algoritma dan Struktur Data

Pengantar dalam Bahasa Pemrograman Turbo Pascal

Pertemuan 4 Diagram Alur / Flowchart

Struktur Data. Belajar Struktur Data Menggunakan Pascal Pertemuan-1

Algoritma Pemrograman

BAB IV STRUKTUR PROGRAM Struktur program pada dasarnya tersusun 3 struktur program utama yaitu : a. Struktur Berurutan (Sequence Structure) b.

Algoritma Pemrograman

Bab 1 Pengenalan Pascal 1 BAB I PENGENALAN PASCAL, TIPE-TIPE DATA PASCAL DAN STATEMEN DASAR PADA PASCAL TUJUAN PRAKTIKUM TEORI PENUNJANG

Pengantar Teknologi Informasi. Software Komputer

Dasar-Dasar Pengujian Perangkat Lunak. Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Jurusan Sistem Informasi Univesitas Gunadarma

Tunggu. Bicara. Tutup. Stop

Algoritma Pemrograman

DIKTAT KULIAH ALGORITMA dan STRUKTUR DATA II. : Mahasiswa mampu menjelaskan konsep algoritma dan struktur data

PENGANTAR LOGIKA DAN ALGORITMA DENGAN PASCAL

Transkripsi:

PENGENALAN DASAR PEMROGRAMAN Pertemuan 1 I. Pengertian Program adalah pernyataan yang disusun menjadi satu kesatuan prosedur yang berupa urutan langkah yang disusun secara logis dan sistematis untuk menyelesaikan masalah. Bahasa Pemrograman adalah prosedur penulisan program. Terdapat 3 faktor penting dalam bahasa pemrograman : 1. Sintaks adalah aturan penulisan bahasa tersebut (tata bahasanya). 2. Semantik adalah arti atau maksud yang terkandung didalam statement tersebut. 3. Kebenaran logika adalah berhubungan dengan benar tidaknya urutan statement. Pemrograman adalah proses mengimplementasikan urutan langkah untuk menyelesaikan suatu masalah dengan menggunakan bahasa pemrograman. Dalam pengolahan data memerlukan beberapa aspek-aspek dasar yaitu : A. Brainware Tenaga pelaksana yang menjalankan serta mengawasi pengoperasian sistem unit komputer didalam proses pengolahan data untuk menghasilkan suatu informasi yang tepat waktu, tepat guna dan akurat. Contoh : Sistem Analis, Programmer, operator, Technical Support, dll. B. Hardware Serangkaian unsur-unsur yang terdiri dari beberapa perangkat keras komputer yang digunakan untuk membantu proses kerja manusia ( Brainware ). Contoh : CPU, Monitor, Keyboard C. Software Serangkaian unsur-unsur yang terdiri dari beberapa perangkat lunak program komputer yang digunakan untuk membantu proses kerja manusia ( Brainware ). Contoh : Sistem Software, Application Software, Package Software, dll II. Bahasa Pemrograman Berdasarkan Perkembangan A. Machine Language Bahasa Pemrograman yang hanya dapat dimengerti oleh mesin ( komputer ) yang didalamnya terdapat CPU yang hanya mengenal 2 (dua) keadaaan yang berlawanan, yaitu : D:\eri Ngajar\Swadarma\materi petruk dengan vb\materi\pert 1.doc 1

- Bila tejadi kontak (ada arus) bernilai 1 - Bila kontak terputus (tidak ada arus) bernilai 0 B. Low Level Language (Bahasa tingkat rendah) Karena susahnya bahasa mesin, maka dibuatlah simbol yang mudah diingat yang disebut dengan Mnemonics ( Pembantu untuk mengingat ). Contohnya : A : Untuk kata Add (Menambahkan) B : Untuk kata Substract (mengurangi ) Mov : Untuk kata Move ( Memindahkan ) Bahasa Pemrograman yang menerjemahkan Mnemonics disebut Assembler. C. Middle Level Language (Bahasa tingkat menengah) Bahasa pemrograman yang menggunakan aturan-aturan gramatikal dalam penulisan pernyataan, mudah untuk dipahami dan memilik instruksi - instruksi tertentu yang dapat langsung diakses oleh komputer. Contohnya adalah bahasa C. D. High Level Language (Bahasa tingkat tinggi) Bahasa Pemrograman yang dalam penulisan pernyataannya mudah dipahami secara langsung. Bahasa pemrograman ini terbagi menjadi 2 yaitu : 1. Procedure Oriented Language a. Scientific Digunakan untuk memecahkan persoalan Matematis/perhitungan Misal : Algol, Fortran, Pascal, Basic b. Bussines Digunakan untuk memecahkan persoalan dalam bidang bisnis. Misal : Cobol, PL/1. 2. Problem Oriented Language Misal : RPG (Report Program Generator). E. Object Oriented Language(Bahasa berorientasi obyek) Bahasa pemrograman yang berorientasi pada obyek. Bahasa pemrograman ini mengandung fungsi-fungsi untuk menyelesaikan suatu permasalahan dan program tidak harus menulis secara detail semua pernyataannya, tetapi cukup memasukkan kriteria-kriteria yang dikehendaki saja D:\eri Ngajar\Swadarma\materi petruk dengan vb\materi\pert 1.doc 2

Contohnya : Visual dbase, Visual FoxPro, Delphi, Visual C, dll. III. Kerangka Dasar Pemrograman Originating : tahap ini berhubungan dengan proses pengumpulan data, yang biasanya merupakan proses pencatatan(recording) data ke dokumen dasar. Input Process Output : Tahap ini merupakan proses pemasukan data(entry data) ke dalam proses komputer melalui peralatan input(input device) : Tahap ini merupakan proses pengolahan data dari data yang sudah dimasukkan yan berupa proses menghitung, membandingkan, mengklasifikasikan, mengurutkan, mengendalikan dan mecari di storage. : Tahap ini merupakan proses untuk menghasilkan keluaran dari proses pengolahan data ke peralatan output(output device) yang berupa informasi. Distibution : Tahap ini merupakan proses penyebaran informasi kepada pihak-pihak yang berhak dan membutuhkan informasi. Storage : Tahap ini merupakan perekaman hasil pengolahan data ke secondary storage, yang dapat dipergunakan sebagai bahan input untuk proses selanjutnya. Konsep Dasar Pemrograman D:\eri Ngajar\Swadarma\materi petruk dengan vb\materi\pert 1.doc 3

I. Algoritma Pemrograman Yang Baik Ciri-ciri algoritma pemrograman yang baik adalah : 1. Memiliki logika perhitungan/metode yang tepat dalam memecahkan masalah 2. Menghasilkan output yang tepat dan benar dalam waktu yang singkat 3. Ditulis dengan bahasa yang standar secara sistematis dan rapi sehingga tidak menimbulkan arti ganda. 4. Ditulis dengan format yang mudah dipahami dan diimplementasikan ke dalam bahasa pemrograman. 5. Semua operasi yang dibutuhkan terdefinisi dengan jelas. 6. Semua proses harus berakhir setelah sejumlah langkah dilakukan. Berikut ini contoh program yang mempunyai algortima yang tidak baik karena mengandung kesalahan logika. Uses crt; Var I : Integer; Clrscr; I := 0; While I < 5 Do End. Writeln ( Swadarma ); I := I + I ; Readln; Berikut ini contoh program yang mempunyai algortitma yang baik karena mempunyai logika yang benar Uses crt; Var I : Integer; clrscr; I := 0; While I < 5 Do D:\eri Ngajar\Swadarma\materi petruk dengan vb\materi\pert 1.doc 4

Writeln( Swadarma ); I := I + 1; Readln; End. Program akab berhenti karena kondisi yang ada terpenuhi sebanyak 5(lima) II. Standar Suatu Program Yang Baik A. Standar Pemecahan masalah teknik untuk dapat membantu memecahkan masalah antara lain teknik Top Down dan teknik Modular. Pemrograman Modular:Program dipecah-pecah kedalam modul-modul, dimana setiap modul menunjukkan fungsi dan tugas tunggal, dimana setiap modul menunjukkan fungsi dan tugas tunggal. Pemrograman top down sangat berguna dalam perencanaan pemrograman modular.dalam pemrograman top-down yang pertama harus kita didefinisikan adalah modul utama. Modul utama yang dimaksud adalah modul yang pertama kali dijalankan atau modul yang memanggil modul lainnya atau juga modul yang mengakhiri proses program tersebut. 1. Pemrograman Modular Dalam pemrograman modular, program dipecah-pecah ke dalam modul-modul, dimana setiap modul menunjukkan fungsi dan tugas tunggal. Setiap program mempunyai sebuah modul program utama, yang mengontrol semua proses yang terjadi. Pemrograman modular diterapkan dengan menggunakan sub-routine. Sub-routine adalah sebuah kumpulan perintah yang melakukan tugas pemrosesan yang terbatas, seperti mencetak sebagian laporan, membaca masukan data atau menghitung akar pangkat. Dalam bahasa pascal penggunaan subroutine ini dinyatakan dengan statement procedure atau function, sedangkan dalam bahasa pemrograman basic menggunakan instruksi GOSUB atau Chain Program Judul_Program; Procedure Nama_Procedure;... Nama_Procedure D:\eri Ngajar\Swadarma\materi petruk dengan vb\materi\pert 1.doc 5

. End. 2. Pemrograman Top-Down Pendekatan Top-down ini sangat berguna dalam perencanaan pemrograman modular. Dalam pemrograman top-down (atas ke bawah), yang pertama harus kita definisikan adalah modul utama. Modul utama yang dimaksud adalah modul yang pertama kali dijalankan atau modul yang memanggil modul lainnya atau juga modul yang mengakhiri proses program tersebut. 00 Modul UTama 1.0 Memamasukkan Data 2.0 Proses Data 3.0 Cetak Tebal 2.1 Proses Hitung Data 2.2 Proses Buat Tabel B. Standar Penyusunan Program 1. Kebenaran logika dan penulisan Program yang disusun harus memiliki logika dalam pemecahan masalah. Program yang dibuat harus memiliki ketepatan, ketelitian dan kebenaran sehingga menghasilkan program yang baik. 2. Waktu penulisan dan eksekusi program a. Contoh Logika pengujian yang tidak baik karena pengujian yang berulang-ulang sehingga waktu eksekusi tidak efisien IF item = nilai1 instruksi1 Endif IF item = nilai2 Instruksi2 Endif IF item = nilai3 instruksi3 Endif Bentuk diatas akan melakukan pengujian sebanyak 3(tiga) kali untuk mendapatkan satu alternatif. D:\eri Ngajar\Swadarma\materi petruk dengan vb\materi\pert 1.doc 6

b. Logika pengujian yang baik sehingga waktu lebih efisien: IF item = nilai1 instruksi1 ELSE IF item = nilai2 ENDIF instruksi2 ELSE IF item = nilai3 ENDIF instruksi3 Bentuk ini setelah pengujian berhasil mendapatkan solusi, maka proses pengujian tidak akan dilanjutkan lagi a. Contoh kedua susunan baris program yang tidak baik n := 1; while n <=50 do item (n) := A*B/C+D-E+n; n := n + 1; Readln; Bentuk eksekusi program diatas akan lambat karena eksekusi ekpresi matematika A*B/C+D-E+n akan diulang-ulang b. Susunan baris program yang baik n := 1; Hasil := A*B/C+D-E+n; while n <=50 do item (n) := Hasil + n n := n + 1; Readln; Bentuk eksekusi program diatas akan lebih cepat karena eksekusi ekspresi matematika A*B/C+D- E+n 3. Perawatan dan pengembangan program Penyusunan program harus mempunyai sifat kesederhanaan dan kejelasan dari program yang nantinya akan dikembangkan dan membantu dalam perawatan. D:\eri Ngajar\Swadarma\materi petruk dengan vb\materi\pert 1.doc 7

4. Portabilitas Bahasa pemrograman dan program yang disusun sebaiknya bisa dipakai pada berbagai tipe komputer yang berbeda-beda dan berbagai jenis sistem operasi. C. Standar Perawatan Program 1. Dokumentasi Dokumenatasi berguna untuk melakukan penelusuran jika terjadi kesalahan dan memberikan informasi kepada orang lain dapat mengerti dan memahami alur logika program. 2. Penulisan Instruksi Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan instruksi atau statement program yaitu: a. Berikan keterangan untuk awal statement atau instruksi yang tergabung dalam sekelompok statement. b. Awal dan akhir statement dari sekumpulan statement ditulis pada kolom yang sama. FOR I :=1 TO N DO BEGIN END.. c. Gunakan sebaris atau beberapa baris kosong sebagai pemisah. d. Hindari pernyataan untuk Percabangan (IF statement ) yang sangat rumit dan Nested Loop (Loop disalam Loop lain) yang berlebihan. e. Gunakan kurung buka dan tutup dalam menulis suatu ekspresi Aritmatika atau logika. WHILE (.) DO BEGIN END;.. f. Gunakan Spasi dalam menulis statement atau instruksi. WHILE (N>=15) DO III. Sifat Penulisan Program a. Program Oriented Penulisan program yang struktur programnya selalu berubah, apabila kondisi data yang diproses di dalam program tersebut, bertambah volume datanya. Selain itu penulisan program ini bersifat statis dan tidak fleksibel (program animasi) b. Data Oriented D:\eri Ngajar\Swadarma\materi petruk dengan vb\materi\pert 1.doc 8

Penulisan program yang struktur programnnya tidak selalu berubah, walaupun volume data yang diproses di dalam program tersebut, dalam jumlah besar. Selain itu pula penulisan program ini bersifat dinamis dan mempunyai tingkat fleksibilitas yang tinggi. IV. Kualitas Bahasa Pemrograman a. Ekspresivitas :Bahasa pemrograman yang baik addalah mampu menggambarkan algoritma yang dibuat oleh programmer b. Dapat didefinisikan dengan baik : sintaks dan semantik bahasa pemrograman yang baik haruslah konsisten dan tidak bermakna ganda c. Tipe data dan strukturnya: Bahasa programmer yang baik haruslah berkemampuan untuk mendukung berbagai tipe data(integer, real, pointer,dsb) dan terstruktur dalam array, record ataupun object d. Modularitas : Bahasa pemrograman yang baik harus mempunyai fasilitas subprogramming sehingga suatu program yang besar dapat dikerjakan oleh sekaligus beberapa pemrogram secara bersama-sama yang nantinya dengan mudah dapat digabungkan menjadi sebuah modul saja. e. Fasilitas masukan keluaran : Bahasa pemrograman yang baik haruslah dapat mendukung berbagai jenis model file seperti sequential, random access, index, multiple index dan lain sebagainya dalam pemrosesan masukan dan keluaran f. Portabilitas : Bahasa pemrograman yang baik haruslah dapat dipakai pada berbagai tipe mesin komputer yang berbeda, jadi bersifat machine independet. g. Efisiensi : Bahasa pemrograman yang baik haruslah dapat dipakai pada berbagai tipe mesin komputer yang berbeda, jadi bersifat machine independet h. Mudah dipelajari : bahasa pemrograman tersebut harus mudah dipelajari maupun diajarkan i. Bersifat Umum : Bahasa pemrograman tersebut harus memiliki jangkauan luas pada berbagai aplikasi pemrograman sehingga dapat disebut bahasa yang serbaguna. D:\eri Ngajar\Swadarma\materi petruk dengan vb\materi\pert 1.doc 9