PERTEMUAN I PENGENALAN DASAR PEMROGRAMAN
|
|
|
- Widya Darmadi
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 PERTEMUAN I PENGENALAN DASAR PEMROGRAMAN I. Pengertian Program adalah kata, ekspresi, pernyataan atau kombinasinya yang disusun dan dirangkai menjadi satu kesatuan prosedur yang berupa urutan langkah untuk menyelesaikan masalah yang diimplementasikan dengan menggunakan bahasa pemrograman sehingga dapat dieksekusi oleh komputer. Secara singkat Program dapat diartikan : pernyataan yang disusun menjadi satu kesatuan prosedur yang berupa urutan langkah yang disusun secara logis dan sistematis untuk menyelesaikan masalah. Bahasa Pemrograman adalah prosedur penulisan program. Terdapat 3 faktor penting dalam bahasa pemrograman : 1. Sintaks adalah aturan penulisan bahasa tersebut (tata bahasanya). 2. Semantik adalah arti atau maksud yang terkandung didalam statement tersebut. 3. Kebenaran logika adalah berhubungan dengan benar tidaknya urutan statement. Pemrograman adalah proses mengimplementasikan urutan langkah untuk menyelesaikan suatu masalah dengan menggunakan bahasa pemrograman. Dalam pengolahan data memerlukan beberapa aspek-aspek dasar yaitu : a. Brainware Tenaga pelaksana yang menjalankan serta mengawasi pengoperasian sistem unit komputer didalam proses pengolahan data untuk menghasilkan suatu informasi yang tepat waktu, tepat guna dan akurat. Contoh : Sistem Analis, Programmer, operator, Technical Support, dll. b. Hardware Serangkaian unsur-unsur yang terdiri dari beberapa perangkat keras komputer yang digunakan untuk membantu proses kerja manusia ( Brainware ). Contoh : CPU, Monitor, Keyboard, Harddisk, Disk drive, dll. c. Software Serangkaian unsur-unsur yang terdiri dari beberapa perangkat lunak program komputer yang digunakan untuk membantu proses kerja manusia ( Brainware ). Contoh : Sistem Software, Application Software, Package Software, dll II. Bahasa Pemrograman Berdasarkan Perkembangan A. Machine Language Bahasa Pemrograman yang hanya dapat dimengerti oleh mesin (komputer ) yang didalamnya terdapat CPU yang hanya mengenal 2 (dua) keadaaan yang berlawanan, yaitu : - Bila tejadi kontak (ada arus) bernilai 1 - Bila kontak terputus (tidak ada arus) bernilai 0
2 B. Low Level Language (Bahasa tingkat rendah) Karena susahnya bahasa mesin, maka dibuatlah simbol yang mudah diingat yang disebut dengan Mnemonics ( Pembantu untuk mengingat ). Contohnya : A : Untuk kata Add (Menambahkan) B : Untuk kata Substract (mengurangi ) Mov : Untuk kata Move ( Memindahkan ) Bahasa Pemrograman yang menerjemahkan Mnemonics disebut Assembler. C. Middle Level Language (Bahasa tingkat menengah) Bahasa pemrograman yang menggunakan aturan-aturan gramatikal dalam penulisan pernyataan, mudah untuk dipahami dan memilik instruksi- instruksi tertentu yang dapat langsung diakses oleh komputer. Contohnya adalah bahasa C. D. High Level Language (Bahasa tingkat tinggi) Bahasa Pemrograman yang dalam penulisan pernyataannya mudah dipahami secara langsung. Bahasa pemrograman ini terbagi menjadi 2 yaitu : 1. Procedure Oriented Language a. Scientific Digunakan untuk memecahkan persoalan Matematis/perhitungan Misal : Algol, Fortran, Pascal, Basic b. Bussines Digunakan untuk memecahkan persoalan dalam bidang bisnis. Misal : Cobol, PL/1. 2. Problem Oriented Language Misal : RPG (Report Program Generator). E. Object Oriented Language (Bahasa berorientasi obyek) Bahasa pemrograman yang berorientasi pada obyek. Bahasa pemrograman ini mengandung fungsi-fungsi untuk menyelesaikan suatu permasalahan dan program tidak harus menulis secara detail semua pernyataannya, tetapi cukup memasukkan kriteria-kriteria yang dikehendaki saja. Contohnya : Visual dbase, Visual FoxPro, Delphi, Visual C, dll. III. Kerangka Dasar Pemrograman Gambar I.1 Kerangka Dasar Pemrograman 2
3 Origination Tahap ini berhubungan dengan process pengumpulan data, yang biasanya merupakan proses pencatatan(recording) data ke dokumen dasar. Input Tahap ini merupakan proses pemasukkan data(entry data) kedala proses komputer melalui peralatan input(input device) Process Tahap ini merupkana proses pengolahan data dari data yang sudah dimasukkan yang berupa proses menghitung, membandingkan, menglasifikasikan, mengurutkan, mengendalikan dan mencari di storage Output Tahap ini merupakan proses untuk menghasilkan keluaran dari proses pengolahan data ke peralatan output(output device) yang berupa informasi. Distribution Tahap ini merupakan proses penyebaran inromasi kepada pihak-pihak yang berhak dan membutuhkan informasi Storage Tahap ini merupakan perekaman hasil pengolahana data ke secondary storage, yang dapat dipergunakan sebagai bahan input untuk proses selanjutnya. 3
4 PERTEMUAN II KONSEP DASAR PEMROGRAMAN I. Algoritma Pemrograman Yang Baik Ciri-ciri algoritma pemrograman yang baik adalah : 1. Memiliki logika perhitungan/metode yang tepat dalam memecahkan masalah 2. Menghasilkan output yang tepat dan benar dalam waktu yang singkat 3. Ditulis dengan bahasa yang standar secara sistematis dan rapi sehingga tidak menimbulkan arti ganda. 4. Ditulis dengan format yang mudah dipahami dan diimplementasikan ke dalam bahasa pemrograman. 5. Semua operasi yang dibutuhkan terdefinisi dengan jelas. 6. Semua proses harus berakhir setelah sejumlah langkah dilakukan. Berikut ini contoh program yang mempunyai algortima yang tidak baik karena mengandung kesalahan logika. Uses crt; Var I : Integer; Begin Clrscr; I := 0; While I < 5 Do Begin Writeln ( Bina Sarana Informatika ); I := I + I ; Readln; End; End. Berikut ini contoh program yang mempunyai algortitma yang baik karena mempunyai logika yang benar Uses crt; Var I : Integer; Begin clrscr; I := 0; While I < 5 Do Begin Writeln( Bina Sarana Informatika ); I := I + 1; Readln; End; End. 4
5 II. Standar Suatu Program Yang Baik A. Standar Pemecahan masalah Teknik untuk dapat membantu memecahkan masalah antara lain teknik Top Down dan teknik Modular. B. Standar Penyusunan Program 1. Kebenaran logika dan penulisan Program yang disusun harus memiliki logika dalam pemecahan masalah. Program yang dibuat harus memiliki ketepatan, ketelitian dan kebenaran sehingga menghasilkan program yang baik. 2. Waktu penulisan dan eksekusi program a. Contoh Logika pengujian yang tidak baik karena pengujian yang berulangulang sehingga waktu eksekusi tidak efisien IF item = nilai1 instruksi1 Endif IF item = nilai2 Instruksi2 Endif IF Endif item = nilai3 instruksi3 b. Logika pengujian yang baik sehingga waktu lebih efisien: IF item = nilai1 instruksi1 ELSE IF item = nilai2 instruksi2 ELSE IF item = nilai3 instruksi3 ENDIF ENDIF c. Contoh kedua susunan baris program yang tidak baik n := 1; while n <=50 do Begin item (n) := A*B/C+D-E+n; n := n + 1; Readln; End; 5
6 d. Susunan baris program yang baik n := 1; Hasil := A*B/C+D-E+n; while n <=50 do Begin item (n) := Hasil + n n := n + 1; Readln; End; 3. Perawatan dan pengembangan program Penyusunan program harus mempunyai sifat kesederhanaan dan kejelasan dari program yang nantinya akan dikembangkan dan membantu dalam perawatan. 4. Portabilitas Bahasa pemrograman dan program yang disusun sebaiknya bias dipakai pada berbagai tipe komputer yang berbeda-beda dan berbagai jenis sistem operasi. C. Standar Perawatan Program 1. Dokumentasi 2. Penulisan Instruksi a. Berikan keterangan untuk awal statement atau instruksi yang tergabung dalam sekelompok statement. b. Awal dan akhir statement dari sekumpulan statement ditulis pada kolom yang sama. c. Gunakan sebaris atau beberapa baris kosong sebagai pemisah. d. Hindari pernyataan untuk Percabangan (IF statement ) yang sangat rumit dan Nested Loop (Loop disalam Loop lain) yang berlebihan. e. Gunakan kurung buka dan tutup dalam menulis suatu ekspresi Aritmatika atau logika. f. Gunakan Spasi dalam menulis statement atau instruksi. III. Sifat Penulisan Program a. Program Oriented Penulisan program yang struktur programnya selalu berubah, apabila kondisi data yang diproses di dalam program tersebut, bertambah volume datanya. Selain itu penulisan program ini bersifat statis dan tidak fleksibel (program animasi). b. Data Oriented Penulisan program yang struktur programnnya tidak selalu berubah, walaupun volume data yang diproses di dalam program tersebut, dalam jumlah besar. Selain itu pula penulisan program ini bersifat dinamis dan mempunyai tingkat fleksibilitas yang tinggi. 6
7 IV. Kualitas Bahasa Pemrograman Ekspresivitas : secara jelas menggambarkan algoritma yang dibuat oleh programmer Dapat didefinisikan dengan baik : sintaks dan semantik harus konsisten tidak bermakna ganda Tipe data dan strukturnya : berkemampuan untuk mendukung berbagai tipe data Modularitasnya : harus mempunyai fasilitas subprogramming (modul) Fasilitas masukan dan keluaran : harus mendukung berbagai model file (sequential, random, access, index, multiple index) dalam pemrosesan masukan dan keluaran Portabilitas : harus dapat dipakai pada berbagai mesin komputer yang berbeda Effisiensi : dapat dikompilasi dan dieksekusi secara cepat pada mesin komputer dimana program dapat diimplementasikan Mudah dipelajari : harus mudah dipahami dan diajarkan Bersifat umum : memiliki jangkauan luas untuk berbagai aplikasi 7
8 PERTEMUAN III TAHAPAN MEMBUAT PROGRAM A. Membuat Suatu Program Yang Kompleks Untuk membuat program yang besar dan kompleks, programmer membutuhkan tahapan-tahapan dibawah ini : a. Definisi Masalah Menentukan model /rancangan apa yang akan dibuat untuk penyelesaian masalah b. Analisis Kebutuhan Menentukan data untuk masukan dan keluaran yang diminta, bahasa pemrograman yang digunakan serta tipe komputer apa yang dibutuhkan c. Desain Algoritma / Membuat Rumusan Pemecahan Masalah Membuat susunan langkah-langkah/instruksi penyelesaian masalah. Hal ini dapat dilakukan dengan 2 cara : Menggunakan Flowchart Menggunakan bahasa semu (pseudocode) d. Bahasa Pemrograman Pembuatan program dengan menggunakan bahasa pemrograman e. Pengujian Program Dilakukan melalui 2 tahap : 1. Pengujian Tahap Debuging, Untuk mengecek kesalahan program, Baik sintaksis maupun logika. 2. Pengujian tahap profiling, Untuk menentukan waktu tempuh dan banyak nya memori program yang digunakan. Setelah program bebas dari kesalahan sehingga dapat dilakukan proses excute program f. Dokumentasi Digunakan untuk file backup g. Pemeliharaan Upaya yang dilakukan dengan Menghindari kerusakan atau hilangnya suatu program baik hardware maupun Human Error B. Membuat Suatu Program Yang Sederhana Untuk membuat suatu program yang sederhana, programmer tidak perlu menggunakan tujuh tahapan diatas, tetapi cukup beberapa tahap saja, seperti : 1. Definisi Masalah 2. Desain Algoritma 3. Bahasa Pemrograman 4. Testing and Debugging C. Karakteristik Seorang Programmer 1. Mampu menyusun algoritma dengan baik dan logis. 2. Memiliki ketekunan dan ketelitian yang tinggi. 8
9 3. Menguasai bahasa dan teknik penulisan program dengan baik. 4. Dapat bekerja sama dalam suatu tim. 5. Dapat bekerja secara efisien dan tepat waktu D. Menulis Program Interaktif 1. Program harus dapat melakukan validasi terhadap setiap data yang masuk. 2. Program harus dapat mengecek setiap kemungkinan-kemungkinan yang penting, yang akan muncul pada data masukan. 3. Buatlah format masukan sesederhana mungkin 4. Buatlah agar program dapat memberikan tanda bahwa data yang dikehendaki sudah terpenuhi. 5. Berikan label atau keterangan pada setiap keluaran, termasuk bentuk pesan kesalahan apabila sipemakai salah mengoperasikan program tersebut. 6. Berikan pesan, apabila program sedang melakukan suatu proses yang memerlukan suatu waktu tunggu. 9
10 PERTEMUAN 4 STRUKTUR SUATU BAHASA PEMROGRAMAN I. Struktur Bahasa Program Prosedural 1. Bagian Deklarasi Bagian deklarasi merupakan bagian program untuk mendefinisikan tipe data suatu variable,konstanta, serta fungsi dan prosedur yang akan digunakan pada program. Selain itu, bagian deklarasi dapat juga digunakan untuk memberi nilai awal suatu variable. 1. Deklarasi Variabel Bahasa Pascal: Var i,i2 : Integer; S : String; Bahasa C : Int i,i2; Char s [100]; 2. Deklarasi Konstanta const phi = 3.14; Penjelasan: Konstanta yaitu nilai yang tetap. Jadi jika mengacu nilai phi tidak dapat diubah-ubah dan akan selalu 3.14 pada contoh di atas, maka 3. Deklarasi Tipe Data Bahasa Pascal : Type TdataSiswa = ^DataSiswa; DataSiswa= record Nama : String [30]; Alamat : String [60]; Telp : String [15]; End; Type hari = (Sen, Sel, Rab, Kam, Jum, Sab, Mig); Bahasa C : Struct DataSiswa { char Nama [30]; char Alamat [60]; char Telp [15]; }; enum hari (Sen, Sel, Rab, Kam, Jum, Sab, Mig); 10
11 Tipe Data dapat dikelompokkan menjadi: a. Tipe Data sederhana Tipe data sederhana merupakan tipe data yang paling kecil, yang hanya melibatkan satu item data, misalnya tipe data integer, string, real, Boolean, dan sebagainya. Kita dapat juga mendefinisikan sendiri tipe data ini. Tipe data yang didefinisikan sendiri tersebut diistilahkan enumerated data type (pada contoh adalah type hari). b.tipe Data terstruktur Tipe data terstruktur merupakan tipe data yang terdiri dari beberapa item data. Bentuk dari tipe data ini dapat berupa array (terdiri dari item-item yang memiliki tipe data yang sama) ataupun record (terdiri dari item-item yang boleh memiliki tipe data yang berbeda). Pada contoh di atas, DataSiswa termasuk tipe data terstruktur. c. Tipe Data Pointer Tipe data pointer digunakan untuk menunjuk pada alamat memory suatu data yang lain. Jadi tipe data pointer pada dasarnya tidak menyimpan nilai data secara langsung, melainkan hanya menyimpan alamat dimana data berada. Untuk contoh pada bahasa Pascal, TDataSiswa merupakan tipe data pointer. 4. Deklarasi Procedure/Function Bahasa pascal : Bahasa Pascal: Procedure Cetak (kal: string); Function Tambah (a,b:integer): Integer; Bahasa C : void Cetak (char *String); int Tambah (int a, int b); Perbedaan utama antara prosedur dan fungsi yaitu: prosedur adalah fungsi yang tidak mengembalikan suatu nilai. Sebaliknya fungsi adalah suatu prosedur yang mengembalikan nilai. Apabila mengacu pada contoh di atas, maka fungsi tambah akan mengembalikan suatu nilai yang bertipe integer, sedangkan prosedur Cetak tidak mengembalikan nilai apa-apa. B. Bagian Statement Pada bahasa Pascal, bagian statement selalu diawali dengan reserved word begin dan end. Apabila blok statement adalah blok utama program, maka reserved word end harus diakhiri dengan tanda titik(.), sebaliknya jika blok statement bukan blok utama program maka reserved word end diakhiri dengan tanda titik koma (;). uses crt; cont phi = 3.14; var diameter, radius, Luas : real; begin readln (diameter); radius :=diameter/2; Luas := phi * radius * radius; 11
12 Writeln (Luas); End. Pada bahasa C, dimulai dari deklarasi variable hingga akhir statement diawali dan diakhiri dengan tanda kurung kurawal { dan }. #include <stdio.h> Void main () { const phi = 3.14; float diameter, radius, Luas; scanf ( %f, &diameter); radius = diameter / 2.0 Luas = phi * radius * radius; Printf ( %f,luas); } 12
13 PERTEMUAN 5 ELEMEN-ELEMEN BAHASA PEMROGRAMAN I. Elemen-Elemen Dalam Bahasa Pemrograman Berikut adalah element-element pada bahasa pemrograman: A. Aturan Leksikal Yang dimaksud aturan leksikal yaitu aturan yang digunakan dalam membentuk suatu deklarasi, definisi, maupun statement hingga menjadi satu program yang utuh. 1. Token Token yaitu element terkecil pada bahasa pemrograman yang memiliki arti penting bagi compiler. Yang termasuk token antara lain: identifier, keywords(reserved words), operator, dan sebagainya. 2. Komentar Komentar yaitu teks (kumpulan karakter) yang diabaikan oleh Compiler. Komentar sangat berguna untuk memberi catatan mengenai bagian program tertentu sebagai referensi baik bagi programmer itu sendiri maupun orang lain yang membaca kode program tersebut. Pada bahasa Pascal, teks yang berada di antara kurung kurawal pembuka {dan kurung kurawal tutup } akan dianggap sebagai komentar. Selain itu, dapat pula menggunakan tanda (* sebagai pembuka komentar, dan tanda *) sebagai penutup. Gambar V.1 Contoh Program Pascal Komentar Pada bahasa C, teks yang berada di antara tanda /* dan tanda */ akan dianggap sebagai komentar. Dan untuk teks yang ada setelah tanda // juga akan dianggap komentar satu baris. Gambar V.2 Contoh Program Bahasa C Komentar 13
14 3. Identifier Identifier merupakan kumpulan karakter yang digunakan sebagai penanda untuk nama variable, nama tipe data, fungsi, prosedur, dan sebagainya. 4. Keywords (Reserved Words) Keywords atau Reserved words merupakan kata-kata yang telah ada/didefinisikan oleh bahasa pemrograman yang bersangkutan. Kata-kata tersebut telah memiliki definisi yang sudah tetap dan tidak dapat diubah. Karena telah memiliki definisi tertentu, maka kata-kata ini tidak dapat digunakan sebagai identifier. 5. Operator Operator digunakan untuk menyatakan suatu perhitungan/operasi. Operator yang digunakan untuk operasi yang melibatkan satu operand disebut unary operator. Jika melibatkan dua operand maka disebut binary operator, dan jika melibatkan tiga operand, operator tersebut disebut ternary operator. Di dalam suatu operasi dapat terdapat banyak operator. Urutan eksekusi dari operator-operator disebut juga operator precedence. Precedence yang lebih rendah akan dieksekusi belakangan, misalnya: A = * 2 Karena precedence operator * lebih tinggi daripada operator + maka nilai A adalah 20, diperoleh dari perkalian 5 dan 2, kemudian dijumlahkan dengan 10. Untuk mendahulukan eksekusi precedence yang lebih rendah dapat digunakan tanda ( dan ) sebagai contoh: A = (10 + 5) * 2 Variable A akan memiliki nilai 30, diperoleh dari penjumlahan 10 dan 5, kemudian dikalikan 2. a. Aritmatic Operator Yang termasuk di dalam operator arithmetic yaitu operator yang digunakan untuk melakukan operasi aritmatika Tabel V.1 Aritmatic Operator Operator Operasi Level Sqrt Pangkat I * Perkalian II / Pembagian II Mod Sisa Pembagian II Div Pembagian II + Penjumlahan III - Pengurangan III Operator-operator yang disebut di atas (selain sqrt) termasuk binary operator karena melibatkan dua operand. Terdapat pula operator unary, yaitu tanda dan + yang digunakan sebagai penanda bilangan negatif atau positif. 14
15 b. Assigment Operator Operator pemberi nilai, dalam pascal := Operator ini digunakan untuk memberi nilai suatu identifier. C := A + B; c. Bitwise dan Logical Operator Operator ini digunakan untuk melakukan operasi bit dan logika. Yang termasuk operator Bitwise: Negasi bahasa Pascal : NOT contoh A := NOT B; bahasa C :! contoh A =!B; And bahasa Pascal : AND contoh A := A AND B; bahasa C : && contoh A = A && B; Or bahasa Pascal : OR contoh A := B OR C; bahasa C : contoh A = B C; Shift Left bahasa Pascal : shl contoh A := B shl C; bahasa C : << contoh A = B << C; Shift Right bahasa Pascal : shr contoh A := B shr C; bahasa C : >> contoh A = B >> C; d. Relational Operator Operator yang digunakan untuk membandingkan hubungan antara 2 operand yang menghasilkan nilai true atau false. Operand yang dibandingkan harus memiliki tipe data yang sama, kecuali untuk bilangan bulat (bertipe integer) dan bilangan pecahan (bertipe real atau float). Tabel V.2 Tabel Relational Operator Operator Operasi = Sama dengan <> Tidak sama dengan < Lebih kecil > Lebih besar <= Lebih kecil atau atau sama dengan >= Lebih besar atau sama dengan e. Pointer Operator Operator pointer digunakan untuk melakukan operasi pada operand yang berupa pointer. Pada bahasa Pascal, digunakan tanda ^ sebagai deference pointer. Sedangkan pada bahasa C, deference pointer menggunakan tanda asterisks *. 15
16 B. Tipe data Pada suatu bahasa pemrograman umumnya telah menyediakan tipe-tipe data yang sederhana (simple) maupun yang terstruktur. Berikut adalah tipe data sederhana (simple) : Tabel V.3 Tipe Data Tipe Pascal Bahasa C Jangkauan Nilai Integer byte Char(unsigned char) shortint Char(signed char) integer int word Short(unsigned char) longint Long Real/Pecahan real float 3.4 E E+38 double double 1.7 E E String String.char (1 - karakter) Boolean Boolean Boo (tidak terdapat True,false pada bahasa C Standar) Yang dimaksud dengan tipe data terstruktur yaitu tipe data yang dapat menampung lebih dari satu nilai, sbb: 1. Array Yang dimaksud array yaitu tipe data berindeks yang terdiri dari satu atau lebih elemen/komponen yang memiliki tipe data yang sama. Gambar V.3 Contoh Program Array 2. Record (Pascal) atau struct (Bahasa C) Tipe data ini digunakan untuk merepresentasikan kumpulan (set) elemen/komponen yang memiliki satu jenis atau lebih tipe data. Tiap element disebut juga field atau property atau attribute. 16
17 Gambar V.4 Contoh Program Record dan Struct C. Expression Yang dimaksud dengan expression (ekspresi) yaitu suatu pernyataan yang menghasilkan suatu nilai.expression tersusun dari operator dan operand yang digunakan untuk menghitung atau memberi suatu nilai suatu variable atau identifier. Expression yang paling sederhana yaitu nama variable. Expression yang lebih kompleks akan melibatkan operator-operator, maupun pemanggilan function atau procedure. A hanya berupa nama variable 10 berupa suatu nilai A + 3 * 2 expression menggunakan operator Calculate (A,B) melakukan pemanggilan function bernama Calculate D. Statement statement merupakan bagian program yang berisi perintah yang akan dieksekusi/dijalankan. Karena itu, statement-statement ini menentukan bagaimana jalannya program dan bagaimana suatu nilai variable dimanipulasi/berubah. 1. Simple Statement Yang digolongkan ke dalam simple statement (statement sederhana) yaitu statement yang tidak berisi statement lainnya a. Assignment Statement Yaitu statement yang digunakan untuk memberikan nilai ke suatu variable. Contoh : 17
18 Gambar V.5 Contoh Program Assignment Statement b. Statement untuk pemanggilan function atau procedure statement yang memanggil function atau procedure yang telah didefinisikan pada program. Gambar V.6 Contoh Program Statement Pemanggilan Function c. Jump Statement Yaitu statement yang digunakan untuk melompati statement-statement lain. Yang termasuk dalam kategori statement ini yaitu: Tabel V.4 Jump Statement Fungsi Bahasa Pascal Bahasa C Melompat ke statement tertentu goto goto Keluar dari iterative statement break break Melompat ke iterasi selanjutnya pada iterative continue continue statement Keluar dari function/procedure exit return 2. Compound Statement Compound statement (kumpulan statement) adalah sekumpulan statement yang terdiri dari statement-statement lain, termasuk juga iteration dan selection statement. Gambar V.7 Contoh Program Compound Statement 18
19 3. Iteration Statement Iteration statement digunakan untuk melakukan perulangan sekumpulan statement (compound statement). Gambar V. 8 Contoh Program Iteration Statement 19
20 Gambar V.9 Contoh Program Iteration Statement Lanjutan 20
21 PERTEMUAN 6 FLOWCHART Flowchar adalah metode untuk menggambarkan tahap-tahap pemecahan masalah dengan menggambarkan simbl-simbol tertentu yang mudah dimengerti, mudah digunakan dan standar. Dalam penulisan flowchart dikenal 2 (dua) metode yaitu : A. Sistem Flowchart Adalah diagram alir yang menggambarkan suatu sistem peralatan komputer yang digunakan dalam proses pengolahan data serta hubungan antar peralatan tersebut. Berikut contoh Sistem Flowchart : B. Program Flowchart Gambar VI.1 Contoh Sisten Flowchart Adalah diagram alir yang menggambarkan urutan logika dari suatu prosedur pemecahan masalah. Dibawah ini adalah gambar simbol program flowchart : TERMINAL Digunakan untuk menggambarkan awal dan akhir dari kegiatan atau proses. suatu PROCESS Digunakan untuk menggambarkan instruksi atau proses pengolahan data. 21
22 DECISION Digunakan untuk menggambarkan proses pengujian suatu kondisi yang ada. PREPARATION Digunakan sebagai nilai awal dari suatu variabel yang akan diproses juga sebagai proses loop. FLOW LINE Digunakan untuk mengambarkan hubungan proses dari suatu proses keproses lainnya. INPUT / OUTPUT Digunakan untuk meggambarkan proses input yang berupa pembacaan data dan sekaligus sebagai proses otput yang berupa pencetakan data. SUBROUTINE Digunakan untuk menggambarkan proses pemanggilan sub program dari main program (recursivitas). PAGE CONECTOR Digunakan sebagai penghubung antara suatu proses dengan peroses lainnya, akan tetapi berpindah halaman. CONECTOR Digunakan sebagai penghubung antara suatu proses dengan proses lainnya dalam satu halaman. 22
23 C. Pseudocode Pseudocode berasal dari kata pseudo yang berarti mirip atau menyerupai dan code yang berarti program. Pseudocode adalah teknik tulisan untuk menggambarkan algoritma menggunakan kode yang mirip dengan kode pemrograman yang sebenarnya. Contoh pseudocode : phi 3.14 input (diameter) radius diameter / 2 luas phi * radius * radius Output (Luas) End 23
24 PERTEMUAN 7 REVIEW/QUIZ PERTEMUAN 8 UTS 24
25 PERTEMUAN 9 ANALISA STRUKTUR PROGRAM LANJUTAN I. Struktur Program A. Struktur Berurutan (Sequence Structure) Struktur Berurutan adalah struktur program yang paling sederhana. Setiap baris program akan dikerjakan secara urut dari atas ke bawah maka hanya ada satu cara memulainya yaitu dari bagian atas, dan cara untuk keluarnya yaitu dari bagian bawah. B. Struktur Seleksi(Selection Structure) Struktur seleksi untuk melakukan proses pengujian pada kondisi dalam mengambil suatu keputusan. Kondisi adalah suatu syarat yang mempunyai nilai True dan False. Contoh bentuknya adalah sebagai berikut : Begin Perintah 1; If Kondisi Then Perintah 2; Else Perintah 3; End. Ada beberapa macam struktur instruksi IF atau Sruktur Seleksi yaitu : 1. Statement/perintah IF... THEN ( Seleksi Tunggal ) Bentuk umumnya IF <kondisi> THEN Begin End. Contoh : IF N>=60 Then Ket:= Lulus ; 2. Statement/Perintah IF... THEN... ELSE Bentuk Umumnya IF <kondisi> THEN Begin... 25
26 End; Else Begin End. Contoh : IF (N>=84) and (N<100) Then Mutu:= Amat Baik Else IF N>74 Then Mutu:= Baik Else IF N>60 Then Mutu:= Cukup Else Mutu:= Kurang ; 3. Statement/Perintah IF... THEN... ELSE IF Bentuk umumnya : IF <kondisi> Then Begin End Else If <kondisi2> Then Begin End; Contoh: Uses CRT; Var Nilai : Byte; Ket : String[5]; Mutu : String[10]; BEGIN CLRSCR; Write( Nilai Ujian : ); ReadLn(Nilai); IF Nilai >=50 Then Ket := Lulus Else Ket := Gagal ; WriteLn( Keteragan :,Ket); IF (Nilai>=0) and (Nilai<=59) Then Mutu := Kurang Else IF (Nilai>=60) and (Nilai<=74) Then Mutu := Cukup Else IF (Nilai>=75) and (Nilai<=83) Then Mutu := Baik Else Mutu := Amat Baik ; WriteLn( Mutunya :,Mutu); ReadLn; END. 26
27 Selain menggunakan instruksi IF, Struktur Seleksi juga dapat menggunakan instruksi CASE... OF (Seleksi Ganda). Untuk masalah tertentu instruksi Case...Of lebih memberi kejelasan dibandingkan dengan instruksi IF. Bentuk umum dari CASE..OF Case ungkapan Of Daftar label 1 : perintah 1; Daftar label 2 : perintah 2; Daftar label 3 : perintah 3;... End; End; Contoh CASE N OF : Mutu:= Amat Baik ; : Mutu:= Baik ; : Mutu:= Cukup : Mutu:= Kurang ; END; Uses CRT; Var Nilai : Byte; Ket : String[5]; Mutu : String[10]; BEGIN CLRSCR; Write( Nilai Ujian : ); ReadLn(Nilai); IF Nilai >=50 Then Ket := Lulus Else Ket := Gagal ; WriteLn( Keteragan :,Ket); Case Nilai OF : Mutu := Kurang ; : Mutu := Cukup ; : Mutu := Baik ; : Mutu := Amat Baik ; End; WriteLn( Mutunya :,Mutu); ReadLn; END. C. Struktur Perulangan ( Looping Structure ) Struktur perulangan akan melakukan proses berulang ulang selama selama Kondisi bernilai True atau selama kondisi perulangan terpenuhi. 27
28 Dan Kondisi akan berhenti jika hanya keadaan berubah menjadi false atau kondisi perulangan tidak terpenuhi. Struktur Perulangan terdiri dari : 1. FOR.. DO Bentuk umumnya perulangan yang menaik: For {Batas Awal} To {Batas Akhir} DO Begin {Statement 1}; {Statement 2}; {Statement N}; End; Bentuk umumnya perulangan yang menurun: End; For {Batas Awal} DownTo {Batas Akhir} DO Begin {Statement 1}; {Statement 2}; {Statement N}; Gambar IX. 1 Contoh Program For..Do 28
29 2. While.. Do Perulangan digunakan unutk melaksanakan blok statement selama kondisinya benar. Dalam perulangan ini kondisi diuji terlebih dahulu. Bentuk umum : WHILE<kondisi> Do Begin End; 3. REPEAT.. UNTIL Perulangan ini melakukan uji kondisi pada akhir perulangan. Artinya perulangan (loop) dikerjakan terlebih dahulu, kemudian baru kondisi diuji. Proses akan diulang sampai suatu kondisi yang diberikan bernilai benar. Bentuk umum: REPEAT UNTIL<kondisi>; 29
30 Gambar IX.2 Contoh Program Repeat Until Biasanya didalam pembuatan program, perulangan tidak hanya satu kali saja. Bahkan didalam sebuah perulangan terdapat perulangan yang lain. Perulangan yang terdapat dalam perulangan yang lain disebut perulangan tersarang atau Nested Loop. II. Konsep Pemrograman Terstruktur Ide Pemrograman Terstruktur pertama kali di ungkapkan oleh Profesor Edsger Djikstra dari Universitas Eindhoven tahun Profesor Djikstra mengusulkan yaitu pernyataan GOTO seharusnya tidak dipergunakan di dalam pemrograman terstruktur. Pernyataan tersebut ditanggapi oleh HD. Millis bahwa pemrograman terstruktur tidak hanya dihubungkan dengan perintah GOTO tetapi oleh struktur program. Dari kesimpulan diatas maka Pemrograman Terstruktur adalah Pemrograman terstruktur merupakan suatu tindakan untuk mengorganisasikan dan membuat kodekode program supaya mudah untuk dimengerti, mudah ditest dan mudah dimodifikasi. A. Ciri-ciri pemrograman terstruktur. 1. Mengandung teknik pemecahan masalah yang tepat dan benar 2. Memiliki algoritma pemecahan masalah yanag sederhana, standar da efektif. 3. Penulisan program memiliki struktur logika yang benar dan mudah dipahami 30
31 4. Program hanya terdiri dari 3(tiga) struktur dasar, yaitu struktur berurutan, struktur seleksi dan struktur perulangan. 5. Menghindari penggunaan pernyataan GOTO, yang akan menjadikan program tidak terstruktur dengan baik. 6. Biaya pengujian yang dibutuhkan rendah. 7. Memliki dokumentasi yang baik 8. Biaya perawatan dan dokumentasi yang dibutuhkan rendah. B. Tujuan Pemrograman Terstruktur 1. Meningkatkan kehandalan program 2. Program mudah dibaca dan ditelusuri 3. Menyederhanakan kerumitan program 4. Lebih mudah dalam pemeliharaan program 5. Meningkatkan produktivitas pemrograman C. Compiller Dan Interpreter Source program yang telah ditulis dengan bahasa pemrograman tingkat tinggi, tidak dimengerti oleh komputer karena komputer hanya mengerti bahasa mesin. Oleh sebab itu source program harus di terjemahkan ke dalam bahasa mesin terlebih dahulu sebelum dijalankan Source program Penterjemah Machine language 1. Compiller Terdapat 2(dua) jenis penterjemah yaitu : Compiller merupakan penerjemah bahasa pemrograman yang menterjemahkan instruksi-instruksi dalam satu kesatuan modul ke dalam bahasa mesin sehingga dihasilkan suatu file executable. 2. Interpreter Interpreter merupakan penerjemah bahasa pemrograman yang menterjemahkan instruksi demi instruksi pada saat eksekusi program. III. Debugging Dan Bentuk Kesalahan program Debugging adalah penghilangan semua kesalahan yang ditemukan pada saat pengujian. Kesalahan terjadi karena kecerobohan desain logika dan pengkodean. 31
32 Adapun macam-macam bentuk kesalahan program yaitu a. Syntax Error Bentuk kesalahan program yang disebabkan karena kesalahan didalam hal penulisan instruksi didalam program. Contoh: - Writ ( dalam bahasa PASCAL ) b. Run Time Error - Use ( dalam bahasa PASCAL ) - dan lain-lain Bentuk kesalahan program yang disebabkan karena adanya proses arithmathic yang ILLEGAL / tidak bisa diproses. Contoh: - B = ( 0 / 3 ) - Akar Minus - dan lain-lain c. Logic Error Bentuk kesalahan program yang disebabkan karena HUMAN-ERROR-LOGIC (kesalahan logika program yang dibuat oleh programmer) Contoh: - Hasil / output program yang tidak sesuai - Kesalahan program yang tidak dapat dideteksi - dan lain-lain 32
33 PERTEMUAN 10 TEKNIK PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR I. Konsep pemrograman Terstruktur Adapun beberapa teknik Pemrograman terstruktur adalah : A. Pemrograman Modular Dalam pemrograman modular, program dipecah-pecah ke dalam modulmodul, dimana setiap modul menunjukkan fungsi dan tugas tunggal. Setiap program mempunyai sebuah modul program utama, yang mengontrol semua proses yang terjadi. Pemrograman modular diterapkan dengan menggunakan sub-routine. Subroutine adalah sebuah kumpulan perintah yang melakukan tugas pemrosesan yang terbatas. Dalam pemrograman secara modular, suatu program akan dipilah kedalam sejumlah modul, dimana setiap modul menjalankan fungsinya sendiri. Dengan adanya sejumlah modul program ini tentu saja kesalahan yang timbul dapat dikurangi. Setiap program tentu akan memiliki program utamanya, yang kemudian akan memanggil sejumlah modul-modul yang ada. Subroutine dikelompokan menjadi 2 : 1. Internal Subroutine Adalah bagian dari suatu program yang digunakan. Dideklarasikan cukup sekali saja, untuk sejumlah proses yang sama akan dilakukan oleh program tersebut. Program akan memanggil subroutines tersebut jika diperlukan dan apabila telah selesai, kontrol selanjutnya dikembalikan ke instruksi berikutnya. Instruksi yang mengendalikan kontrol transfer ke suatu subroutine umumnya dikenal sebagai call dan return. 2. External Subroutine Diletakkan secara terpisah dari program yang menggunakan subroutine tersebut. Subroutine ini dideklarasikan supaya bisa dipakai oleh program yang lain. Subroutine ini biasanya digunakan untuk pemrosesan yang komplek, yang dibutuhkan oleh banyak user. 33
34 Program Judul_Program; Procedure Nama_Procedure; Begin... End; Begin Nama_Procedure. End. B. Pemrograman Top-Down Pendekatan Top-down ini sangat berguna dalam perencanaan pemrograman modular. Dalam pemrograman top-down (atas ke bawah), yang pertama harus kita definisikan adalah modul utama. Modul utama yang dimaksud adalah modul yang pertama kali dijalankan atau modul yang memanggil modul lainnya atau juga modul yang mengakhiri proses program tersebut. Alat bantu perencanaan dalam TOP Down Programing Yaitu Stucture Chart atau Visual Table Of Center (VTOC) / HIPO II. Kualitas Bahasa Pemrograman a. Ekspresifitas Bahasa pemrograman yang baik harus jelas dalam menggambarkan algoritmanya yang dibuat. b. Dapat didefinisikan dengan baik / Definitas Bahasa Pemrograman dapat didefinisikan dari adanya sintak dan semantic baik. Sintak dan semantic ini haruslah konsisten dan tidak bermakna ganda. c. Tipe data dan Strukturnya Bahasa pemrograman yang baik harus berkemampuan dalam mendukung berbagai tipe data (integer, string, real). Serta struktur data (array, record,file) d. Modularitas Bahasa pemrograman yang baik harus dapat mendukung berbagai jenis model file seperti sequential, random, index dsb dalam proses masukan dan keluaran. e. Fasilitas Masukan Keluaran / Adanya Input Output Bahasa pemrograman yang baik harus dapat mendukung berbagai jenis model file seperti sequential, random, index dsb dalam proses masukan dan keluaran. 34
35 f. Portabilitas Bahasa pemrograman yang dapat digunakan pada berbagai tipe mesin computer yang berbeda-beda. g. Efisiensi Bahasa pemrograman yang dapat mengatur banyaknya instruksi program dalam membatasi waktu tempuh pemrosesan, mengatur jumlah memori yang digunakan program. h. Interaktif Bahasa pemrograman yang baik harus mudah dipelajari dan diajarkan pada user. Serta dimengerti tentang proses yang sedang dilakukannya. i. Bersifat Umum Bahasa pemrograman yangn baik harus memiliki jangkauan yang luas untuk berbagai aplikasi pemrograman sehingga dapat bersifat bahasa serbaguna. 35
36 PERTEMUAN 11 TIPE FILE A. File Master 1. File Referensi Data yang tetap dimana pengolahan terhadap data tersebut memerlukan waktu yang lama. Data yang terdapat pada file referensi ini sebagai contoh adalah file Mahasiswa, yang apabila akan diperbaiki (di edit) untuk jangka waktu yang lama, misalnya jika terjadi perbaikan pada pengisian data untuk alamat (jika mahasiswa tersebut pindah alamat rumah) maka isi data pada alamat untuk mahasiswa yang bersangkutan harus diperbaiki 2. File Dinamik Data yang ada dalam file berubah tergantung transaksi. Misalkan saja file mata kuliah yang didalamnya terdapat informasi tentang seluruh mata kuliah yang terdapat di suatu lembaga pendidikan. Isi dari file mata kuliah dapat di perbaiki (di edit) jika kondisi yang ada dimasa depan mengharuskan adanya pergantian mata kuliah dengan nama mata kuliah yang baru dan sks yang juga baru, maka perbaikan data untuk isi file mata kuliah mutlak dilakukan. Hal ini yang disebut dengan penyetaraan mata kuliah. B. File Input (Transaksi) Berisi data masukkan yang berupa data transaksi dimana data-data tersebut akan diolah oleh komputer. Macam file transaksi yang ada pada lembaga pendidikan adalah file ujian, file nilai dan file pembayaran kuliah. File transaksi akan senatiasa mengalami perubahan sesuai dengan periode waktu tertentu C. File Laporan Berisi informasi yang akan ditampilkan. File ini berisi informasi yang akan ditampilkan dalam sebuah laporan. Isi dari Laporan yang dihasilkan biasanya berasal dari penggabungan file master dan file transaksi, tetapi tidak semua isi dari file-file tersebut ditampilkan, melainkan hanya informasi tertentu saja yang ditampilkan sesuai dengan laporan yang diinginkan. D. File Backup (Pelindung) Berisi salinan data-data yang masih aktif di database pada suatu waktu tertentu. File ini berisikan salinan (Copy) dari suatu file entah file master maupun file transaksi. Adapun isi (informasi) dari file backup ini sama persis dengan file aslinya. Jika ada yang diperbaiki maka hasil perbaikan data tersebut harus dibuatkan kembali backup dari file yang diperbaiki. E. File Kerja (Temporary File) Berisi data-data hasil pemrosesan yang bersifat sementara. File ini berisi data yang sifatnya sementara (tidak permanent) dalam arti hanya numpang lewat saja, tetapi file ini dapat berfungsi untuk mempercepat dan optimalisasi dari pengolahan data. 36
37 F. File Library Berisi program-program aplikasi atau utility program. File ini berisi programprogram bantu yang dapat berfungsi untuk mempercepat dan optimalisasi dari pengolahan data. Misalkan dalam file gaji yang mana mempunyai keterhubungan dengan file pendidikan pegawai (untuk mencari jenjang pendidikan dari seorang karyawan), file absensi (untuk megetahui data kehadiran pegawai) dan file lembur (untuk mengetahui intensitas kelebihan jam kerja yang dimiliki oleh seorang pegawai). 37
38 I. ORGANISASI & AKSES FILE PERTEMUAN 12 ORGANISASI DAN AKSES FILE Ada beberapa tipe organisasi file data yang digunakan, yaitu susunan berurutan (sequential), berurutan diindeks (indexed sequential), acak (random), dan acak diindeks (indexed random). Tujuan organisasi data di dalam pemrograman terstruktur adalah : 1. Untuk menyediakan sarana pencarian record bagi pengolahan, seleksi, atau penyaringan. 2. Memudahkan penciptaan atau pemeliharaan file. Organisasi file data harus mempertimbangkan beberapa hal penting, yaitu sebagai berikut : 1. Kemudahan dalam penyimpanan dan pengambilan data. 2. Kecepatan akses data/ efisiensi akses. 3. Efisiensi penggunaan media penyimpanan (storage device). Terdapat dua jenis alat penyimpanan data file yang digunakan, yaitu : 1. Piransi Akses Serial ( Squential Access Storage Device atau SASD). Contoh peralatan yang termasuk jenis ini adalah magnetic tape dan pita magnetic. Ciri - ciri dari piranti ini adalah sebagai berikut : a. Proses pembacaan rekaman harus berurutan. b. Tidak ada pengamatan. c. Data disimpan dalam blok - blok. d. Proses write hanya bisa dilakukan sekali saja. e. Kecepatan akses datanya, sangat tergantung pada: 1. Kerapatan pita ( char/inci ). 2. Kecepatan pita ( inci/detik ). 3. Lebar celah / gap antar blok. 2. Piranti Akses Direct ( Direct Access Storage Device atau DASD). Contoh piranti akses tipe direct adalah cakram magnetic (magnetic disk) yang terdiri dari hard disk atau floppy disk. Piranti ini mempunyai ciri : a. Pembacaan rekaman tidak harus urut. b. Mempunyai alamat. c. Data dapat disimpan dalam karakter atau blok. d. Proses write dapat dilakukan beberapa kali Tiga metode susunan organisasi data file dalam media penyimpanan fisik yang lazim untuk digunakan, yaitu sebagai berikut : 38
39 1. Sequential. Metode ini mempunyai ciri - ciri sebagai berikut : a. Rekaman disimpan berdasarkan suatu kunci. b. Pencarian rekaman tertentu dilakukan record demi record sesuai kuncinya. Metode ini baik untuk digunakan apabila pengolahan terhadap basis data bersifat periodik dan menyeluruh. 2. Random. Dalam metode ini kunci rekaman ditransformasikan ke alamat penyimpanan dalam media fisik secara acak (random). Metode ini akan menimbulkan beberapa masalah, yaitu adanya alamat yang muncul lebih dari satu kali, dan ada alamat yang tidak pernah muncul sama sekali. Permasalahan seperti ini diatasi dengan teknik overflow location, yaitu dengan menggunakan alamat yang ada disampingnya. 3. Indexed Sequential. Metode ini mempunyai ciri - ciri sebagai berikut : a. Merupakan gabungan antara metode sequential dan random. b. Record disimpan secara berurutan dengan menggunakan kunci. c. Masing - masing record diberi indeks. d. Pengalamatan dilakukan secara acak. e. Perlu penyimpanan tambahan, yaitu untuk file indeks. 39
40 PERTEMUAN 13 APLIKASI PEMROGRAMAN BUSSINES I. TEKNIK PERANCANGAN PROGRAM ORIENTASI BUSSINES Berikut ini akan dijelaskan beberapa teknik perancangan program didalam pemrograman terstruktur untuk mendukung proses pembangunan / pengembangan sistem informasi (BANGSISFO) Teknik perancangan file atau database dalam bentuk spesifikasi file Teknik perancangan program dalam bentuk spesifikasi program Adapun mengenai langkah-langkah didalam perancangan file tersebut adalah sebagai berikut : 1. Menentukan banyaknya jumlah kebutuhan file yang nanti akan digunakan didalam program 2. Menentukan Parameter dari file yang akan dibuat. Parameter File meliputi hal-hal sebagai berikut : a. Menentukan NAMA-FILE Contoh : File-Induk-Mahasiswa b. Menentukan AKRONIM-FILE Contoh : Siswa.Dbf c. Menentukan KODE-FILE Contoh : Mhs01 d. Menentukan TYPE-FILE (file induk,file transaksi dll) Contoh : File-Induk e. Menentukan Panjang Record (RECORD-SIZE) Contoh : 140 Character f. Menentukan ORGANISASI-FILE Contoh : Index-Sequential g. Menentukan ACCESS-FILE Contoh : Sequential h. Menentukan MEDIA-FILE Contoh : Harddisk i. Menentukan FIELD-KEY Contoh : Nomor induk siswa (NIS) j. Menentukan SOFTWARE yang digunakan Contoh : Fox-base Adapun mengenai langkah-langkah didalam perancangan program adalah sebagai berikut : 1. Menentukan banyaknya jumlah kebutuhan program yang nanti akan dibuat. 2. Menentukan Parameter dari Program yang akan dibuat. 40
41 Parameter Program meliputi hal-hal sebagai berikut : a. Menentukan NAMA-PROGRAM Contoh : Program Menu Utama b. Menentukan AKRONIM-PROGRAM Contoh : Menu.Prg c. Menentukan KODE-PROGRAM Contoh : PMU01 d. Menentukan FUNGSI-PROGRAM Contoh : Untuk menampilkan pilihan menu utama di dalam proses Program e. Menentukan PAKET-PROGRAMMING LANGUAGE Contoh : Visual Basic, Visual Foxpro f. Menentukan bentuk SISTEM FLOWCHART / PROGRAM FLOWCHART g. Mentukan bentuk PROSES-PROGRAM secara rinci dan detail 41
42 PERTEMUAN 14 OOP (OBJECT ORIENTED PROGRAMMING) I. Pengertian Tujuan utama dari pengembangan perangkat lunak atau program berorientasi objek, dapat dijelaskan sbb : Mempersingkat waktu dan menurunkan biaya perangkat lunak. pengembangan rekayasa Menurunkan biaya perawatan perangkat lunak. Pemrograman berorientasi objek memberikan landasan yang sangat berguna untuk pembuatan prototype sistem secara cepat. II. Metode dan Objek Ada 3(tiga) karakteristik utama bahasa pemrograman berorientasi objek yaitu: a. Enkapsulasi ( pengkapsulan ) Enkapsulasi merupakan gabungan beberapa type data (record) dengan prosedur dan fungsi yang membentuk suatu type data baru yang tepat. Hakikat dari enkapsulasi ini adalah memadukan langkah program dengan data yang ada didalamnya. Dengan enkapsulasi anda dapat menyembunyikan didalam objek, baik data maupun fungsi / prosedur. Hanya dengan interface objek maka kita dapat mengakses datanya. Encapsulation: Mekanisme menyembunyikan suatu proses dalam sistem untuk menghindari interferensi dan menyederhanakan penggunaan sistem itu sendiri : Tongkat transmisi (gigi) pada mobil Tombol on/off/pengaturan suhu b. Inheritance ( penurunan sifat ) Penurunan sifat memungkinkan kita untuk membuat sebuah objek baru yang sama dengan objek sebelumnya yang telah didefinisikan. Karakteristik dari suatu objek diturunkan ke objek yang lain sehingga objek yang baru akan memiliki karakteristik yang sama dengan induknya. Penurunan ini diawali dengan mendefinisikan objek induk, sehingga dengan menggunakan objek induk tersebut, dapat membuat objek yang bertumpu pada objek induknya. Sehingga akan terbentuk objek keturunan. Dimana setiap objek turunannya dapat mengakses semua data dan program yang dimiliki oleh objek induknya. 42
43 Inheritance: Suatu class dapat mewariskan atribut dan method kepada class lain (subclass), serta membentuk class hierarchy c. Polymorphism Polymorphism: Suatu object dapat memiliki berbagai bentuk bentuk, sebagai object dari classnya, sendiri atau object dari superclassnya Overloading : Penggunaan satu nama untuk beberapa method yang berbeda (beda parameter) Overriding: Terjadi ketika deklarasi method subclass dengan nama dan parameter yang sama dengan method dari superclassnya d. Abstraction Cara kita melihat suatu sistem dalam bentuk yang lebih sederhana sederhana, yaitu, sebagai suatu kumpulan subsistem (object) yang saling berinteraksi. contoh : Mobil adalah kumpulan sistem pengapian, sistem kemudi, sistem pengereman e. Modularity Sifat object adalah modular. Object dapat (independen) dari object lain ditulis dan dimaintain terpisah 43
44 PERTEMUAN 15 REVIEW/QUIZ PERTEMUAN 16 UAS 44
45 DAFTAR PUSTAKA Handayani, Dewi Sistem Berkas. Yogyakarta: J&J Learning H.M. Jogiyanto Pemrograman Turbo Pascal. Yogyakarta: ANDI Indra, Yatini Pemrograman Terstruktur. Yogyakarta: J&J Learning Kadir, Abdul Pemrograman Pascal. Yogyakarta: ANDI Kristanto, Andri Algoritma & Pemrograman dengan C++. Yogyakarta: Graha Ilmu Kusnadi, Yahdi Struktur Data. Jakarta: AMIK BSI Nugroho, Adi Pemrograman Berorientasi Objek. Bandung: Informatika Sutedjo, Budi Algoritma & Teknik Pemrograman. Yogyakarta: ANDI 45
PENGENALAN DASAR PEMROGRAMAN
PENGENALAN DASAR PEMROGRAMAN Pertemuan 1 I. Pengertian Program adalah pernyataan yang disusun menjadi satu kesatuan prosedur yang berupa urutan langkah yang disusun secara logis dan sistematis untuk menyelesaikan
PERTEMUAN 2 ALGORITMA & PEMROGRAMAN
PERTEMUAN 2 ALGORITMA & PEMROGRAMAN POKOK BAHASAN 1. Pendahuluan 2. Tahapan Pembangunan Program 3. Pengenalan Algoritma 4. Cara Menyajikan Algoritma 5. Data Program 6. Elemen-Elemen Program PENDAHULUAN
Implementasi OOP Pada Perangkat Lunak Pemrograman
Silabus Pertemuan ke- Pokok Bahasan Keterangan 1 Pengenalan Dasar Pemrograman 2 Konsep Dasar Pemrograman 3 Tahapan Pembuatan Program 4 Elemen-Elemen Bahasa Pemrograman 5 Analisa Struktur Program 6 Analisa
Start. Baris Program. Baris Program. Baris Program. Selesai. Contoh Program Struktur berurutan menghitung luas empat persegi panjang
ANALISA STRUKTUR PROGRAM LANJUTAN I. Struktur Program A. Struktur Berurutan (Sequence Structure) Struktur Berurutan adalah struktur program yang paling sederhana. Setiap baris program akan dikerjakan secara
Konsep Dasar Pemrograman
Konsep Dasar Pemrograman I. Algoritma Pemrograman Yang Baik Ciri-ciri algoritma pemrograman yang baik adalah : 1. Memiliki logika perhitungan/metode yang tepat dalam memecahkan masalah 2. Menghasilkan
Pertemuan 4 ELEMEN-ELEMEN BAHASA PEMROGRAMAN
Pertemuan 4 ELEMEN-ELEMEN BAHASA PEMROGRAMAN I. Elemen-Elemen Dalam Bahasa Pemrograman Berikut adalah elemen-elemen pada bahasa pemrograman: Berikut adalah element-element pada bahasa pemrograman: 1. Aturan
Latihan Soal. Teknik Pemrograman
Latihan Soal Teknik Pemrograman Latihan Soal Pertemuan 1 1. Dalam prosedur penulisan program arti atau maksud yang terkandung di dalam statement adalah pengertian dari: a. Semantik d. Kebenaran Logika
MATERI 2 JENIS-JENIS DATA SEDERHANA & INPUT/OUTPUT DATA
MATERI 2 JENIS-JENIS DATA SEDERHANA & INPUT/OUTPUT DATA Kata-Kata Cadangan Kata-kata cadangan (reserved words) adalah kata-kata yang sudah didefinisikan oleh Pascal yang mempunyai maksud tertentu. Kata-kata
Tahapan Membuat Program
Tahapan Membuat Program I. Tahapan-Tahapan Membuat Program A. Membuat Suatu Program Yang Kompleks Untuk membuat program yang besar dan kompleks, programmer membutuhkan tahapan-tahapan dibawah ini : 1.
Pengantar dalam Bahasa Pemrograman Turbo Pascal Tonny Hidayat, S.Kom
Pengantar dalam Bahasa Pemrograman Turbo Pascal Tonny Hidayat, S.Kom Pengantar Bahasa Pemrograman Pascal Page 1 / 11 Pengenalan Pascal Pascal merupakan salah satu bahasa pemrograman tingkat tinggi. Pemrograman
Pertemuan 3 ELEMEN-ELEMEN BAHASA PEMROGRAMAN. Berikut adalah element-element pada bahasa pemrograman:
ELEMEN-ELEMEN BAHASA PEMROGRAMAN I. Elemen-Elemen Dalam Bahasa Pemrograman Berikut adalah element-element pada bahasa pemrograman: A. Aturan Leksikal yaitu aturan yang digunakan dalam membentuk suatu deklarasi,
PSEUDOCODE TIPE DATA, VARIABEL, DAN OPERATOR
1 PSEUDOCODE TIPE DATA, VARIABEL, DAN OPERATOR Siti Mukaromah, S.Kom TEKNIK PENYAJIAN ALGORITMA Teknik Tulisan Structure English Pseudocode Teknik Gambar Structure Chart HIPO Flowchart 2 PSEUDOCODE Kode
PERTEMUAN 2 KONSEP DASAR PEMROGRAMAN
PERTEMUAN 2 KONSEP DASAR PEMROGRAMAN I. Algoritma Pemrograman Yang Baik Ciri-ciri algoritma pemrograman yang baik adalah: 1. Memiliki logika perhitungan/metode yang tepat dalam memecahkan masalah 2. Menghasilkan
Part 2 - Algoritma & Pemrograman Konsep dasar Pemrograman
Part 2 - Algoritma & Pemrograman Konsep dasar Pemrograman Apa itu Program? Program adalah deretan instruksi yang digunakan untuk mengendalikan komputer, sehingga komputer dapat melakukan tindakan sesuai
Teori Algoritma TIPE DATA
Alam Santosa Teori Algoritma Dasar Algoritma TIPE DATA Program komputer adalah deretan perintah untuk memanipulasi data input menjadi informasi yang bermanfaat bagi pengguna (user). Data yang diinput dapat
BAHASA PEMROGRAMAN. Merupakan prosedur/tata cara penulisan program.
BAHASA PEMROGRAMAN PROGRAM Kata, ekspresi, pernyataan atau kombinasinya yang disusun dan dirangkai menjadi satu kesatuan prosedur yang berupa urutan langkah untuk menyelesaikan masalah yang diimplementasikan
ELEMEN-ELEMEN BAHASA PEMROGRAMAN. Berikut adalah element-element pada bahasa pemrograman:
ELEMEN-ELEMEN BAHASA PEMROGRAMAN I. Elemen-Elemen Dalam Bahasa Pemrograman Berikut adalah element-element pada bahasa pemrograman: A. Aturan Leksikal yaitu aturan yang digunakan dalam membentuk suatu deklarasi,
Dasar Pemrograman C++
Dasar Pemrograman C++ Yuli Astuti, Jurusan Sistem Informasi, STMIK AMIKOM Yogyakarta, Jl. Ring Road Utara, Condong Catur, Sleman, Yogyakarta, Indonesia 1.1 Konsep Dasar Pemrograman Program adalah deretan
Algoritma Pemrograman
Algoritma Pemrograman Pertemuan Ke-2 (Teks Algoritma) :: Noor Ifada :: S1 Teknik Informatika-Unijoyo 1 Sub Pokok Bahasan Pendahuluan Judul Algoritma Deklarasi Deskripsi Translasi Teks Algoritma ke dalam
Pengantar dalam Bahasa Pemrograman Turbo Pascal
Pengantar dalam Bahasa Pemrograman Turbo Pascal Penulis: William www.etersoul.com Computer Club of Bunda Hati Kudus SMA Bunda Hati Kudus Pengantar Bahasa Pemrograman Pascal Page 1 / 11 License Agreements
SMA SANTO PAULUS PONTIANAK
SMA SANTO PAULUS PONTIANAK Konsep Dasar Pemrograman Pascal Kelas X Semester 2 Pengayaan Teknologi Informasi dan Komunikasi Oleh : Vianney Alexius, mtb TIK-vianney.mtb 2012 Algoritma Serangkaian langkah
Algoritma Pemrograman
Algoritma Pemrograman Pertemuan Ke-2 (Teks Algoritma) Noor Ifada [email protected] S1 Teknik Informatika-Unijoyo 1 Sub Pokok Bahasan Pendahuluan Judul Algoritma Deklarasi Deskripsi Translasi
Sesi/Perkuliahan ke: II
Sesi/Perkuliahan ke: II Tujuan Instruksional Khusus : 1. Mahasiswa dapat menyebutkan jenis-jenis data sederhana. 2. Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian integer,, boolean dan char. 3. Mahasiswa dapat
KONSEP DASAR BAHASA PASCAL
KONSEP DASAR BAHASA PASCAL Pengertian Pemrograman / programming : adalah pekerjaan penulisan instruksi bagi computer untuk menyelesaikan suatu masalah. Program Interpreter Compiler : adalah himpunan instruksi
KONSEP DASAR BAHASA PASCAL
KONSEP DASAR BAHASA PASCAL I. Struktur Dan Komponen Dasar Program Pascal. Struktur dari suatu program Pascal terdiri dari sebuah judul program dan suatu blok program atau badan program. Badan program dibagi
Tahap pengembangan program
Program Kata, ekspresi, pernyataan atau kombinasinya yang disusun dan dirangkai menjadi satu kesatuan prosedur yang berupa urutan langkah untuk menyelesaikan masalah yang diimplementasikan dengan menggunakan
PENDAHULUAN. Brigida Arie Minartiningtyas, M.Kom
PENDAHULUAN Brigida Arie Minartiningtyas, M.Kom Langkah dalam proses pembuatan suatu program atau software : Mendefinisikan masalah dan menganalisanya Tujuan dari pembuatan program Parameter-parameter
JENIS DATA SEDERHANA & INPUT/OUTPUT DATA
JENIS DATA SEDERHANA & INPUT/OUTPUT DATA 1.1 Tipe Data A. Data Tipe Sederhana Dihubungkan dengan sebuah identifier untuk sebuah data. Data tipe ini digolongkan menjadi tipe data standar dan tipe data yang
Tipe Data dan Operator
Tipe Data dan Operator Dasar Algoritma dan Pemrogrman Eka Maulana, ST, MT, MEng. Klasifikasi Tipe Data 1 Tipe Data Tipe data adalah jenis data yang dapat diolah oleh komputer untuk memenuhi kebutuhan dalam
STRUKTUR BAHASA PEMROGRAMAN
Pertemuan 4 STRUKTUR BAHASA PEMROGRAMAN I. Struktur Bahasa Program Prosedural Struktur Program adalah formulir dimana komponenkomponen dirangkai, diorganisir dan saling berhubungan. Bahasa yang digunakan
Turbo C adalah tool yang dipakai untuk membuat code program dalam bahasa C ataupun C++. Berikut adalah jendela utama Turbo C
1. Pendahuluan Lingkungan Turbo C++ 4.5 Turbo C++ 4.5 adalah tool yang dipakai untuk membuat code program dalam bahasa C ataupun C++. Berikut adalah jendela utama Turbo C++ 4.5. 1 2 3 4 1 : Menu Utama
Pengenalan Pascal/DevPascal
Materi 1 Pengenalan Pascal/DevPascal Turbo Pascal adalah Compiler bahasa pemrograman Pascal. Untuk memulai menjalankan Pascal: Cari Folder Pascal ada di C:\TP\BIN\TPX.EXE Jalankan File TPX tersebut Dev
IT234 - Algoritma dan Struktur Data. Ramos Somya
IT234 - Algoritma dan Struktur Data Ramos Somya Asal kata Algoritma berasal dari nama seorang ilmuan Persian yang bernama Abu Ja far Mohammed lbn Musa al-khowarizmi, yang menulis kitab al jabr w al-muqabala
SUMBER BELAJAR PENUNJANG PLPG
SUMBER BELAJAR PENUNJANG PLPG 2017 [TIK] BAB VIII PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK [Alfa Faridh Suni] KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN 2017 BAB VIII
Kualitas bahasa pemrograman: Ekspresivitas : secara jelas menggambarkan algoritma yang dibuat oleh programmer
Program Kata, ekspresi, pernyataan atau kombinasinya yang disusun dan dirangkai menjadi satu kesatuan prosedur yang berupa urutan langkah untuk menyelesaikan masalah yang diimplementasikan dengan menggunakan
ALGORITMA PEMROGRAMAN 1C PENDAHULUAN KONSEP BAHASA PEMROGRAMAN
ALGORITMA PEMROGRAMAN 1C PENDAHULUAN KONSEP BAHASA PEMROGRAMAN Indah Wahyuni KONSEP DASAR PEMROGRAMAN Program merupakan himpunan atau kumpulan instruksi tertulis yang dibuat oleh programer atau suatu bagian
Modul 1 Pengantar Bahasa Pascal
1 Modul 1 Pengantar Bahasa Pascal 1.1 Sejarah Singkat Bahasa PASCAL Bahasa PASCAL pertama kali dikembangkan pada awal tahun 70-an oleh NICLAUS WIRTH di Technical University, Zurich Swiss. Nama PASCAL diambil
Algoritma Pemrograman
Algoritma Pemrograman Pertemuan Ke-2 (Teks Algoritma) :: Noor Ifada :: S1 Teknik Informatika-Unijoyo 1 Sub Pokok Bahasan Pendahuluan Judul Algoritma Deklarasi Deskripsi Translasi Teks Algoritma ke dalam
AP2a (Pascal) Akuntansi Kelas 1 Semester 2. Hana Pertiwi S.T
AP2a (Pascal) Akuntansi Kelas 1 Semester 2 Hana Pertiwi S.T Pertemuan 1-3 (4 maret 2014) 1. Konsep Dasar Bahasa Pascal 2. Sejarah Singkat Bahasa Pascal 3. Struktur Dan Komponen Dasar Bahasa Pascal ( i).
Bahasa Pemrograman- TIS SKS
Bahasa Pemrograman- TIS1313 3 SKS T.Informatika@2013 Materi Bahasan Pemrograman TIS1313 Pengenalan / Pengantar Bahasa Pemrograman Algoritma,Program, Bahasa Pemrograman Struktur sistem komputer Siklus Hidup
Fungsi Bahasa pemrograman adalah sebagai media untuk menyusun dan memahami serta sebagai alat komunikasi antara pemrogram dengan computer.
Pertemuan II Bahasa Pemrograman Program Kata, ekspresi, pernyataan atau kombinasinya yang disusun dan dirangkai menjadi satu kesatuan prosedur yang berupa urutan langkah untuk menyelesaikan masalah yang
VARIABEL, TIPE DATA, KONSTANTA, OPERATOR DAN EKSPRESI. Pemrograman Dasar Kelas X Semester 2
VARIABEL, TIPE DATA, KONSTANTA, OPERATOR DAN EKSPRESI Tujuan Pembelajaran 1. Siswa mampu memahami penulisan Tipe data, variabel dan konstanta dalam pascal 2. Siswa mampu menerapkan penggunaan Tipe data,
SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH PEMROGRAMAN PASCAL * (TK) KODE / SKS: KK /2 SKS
MATA KULIAH PEMROGRAMAN * (TK) Minggu ke Pokok Bahasan dan TIU 1. Algoritma Konsep Dasar Bahasa Pascal secara singkat sejarah dirancangnya bahasa Memberikan konsep dasar pembuatan program dalam bahasa
disebut ternary operator. Di dalam suatu operasi dapat terdapat banyak operator. Urutan eksekusi dari operatoroperator
OPERATOR Operator digunakan untuk menyatakan suatu perhitungan/operasi. Operator yang digunakan untuk operasi yang melibatkan satu operand disebut unary operator. Jika melibatkan dua operand maka disebut
BAHASA PEMROGRAMAN C
BAHASA PEMROGRAMAN C A. Pengenalan Bahasa C diciptakan oleh Dennis Ritchie tahun 1972 di Bell Laboratories. Kelebihan Bahasa C: - Bahasa C tersedia hampir di semua jenis computer. - Kode bahasa C sifatnya
Chapter 1 KONSEP DASAR C
Chapter 1 KONSEP DASAR C Sejarah Dan Standar C Akar dari bahasa C adalah BCPL (dikembangkan oleh Martin Richard tahun 1967). Kemudian Tahun 1970, Ken Thompson mengembangkan bahasa tersebut yang di kenal
KONSEP DASAR BAHASA PASCAL. Pengertian SEJARAH SINGKAT BAHASA PASCAL STRUKTUR DAN KOMPONEN DASAR PROGRAM PASCAL.
KONSEP DASAR BAHASA PASCAL STRUKTUR DAN KOMPONEN DASAR PROGRAM PASCAL. Pengertian Pemrograman / programming : adalah pekerjaan penulisan instruksi bagi komputer untuk menyelesaikan suatu masalah. Struktur
Pemrograman Dasar Pascal
Pemrograman Dasar Pascal Semester 1 d3 ilkom uns 1.Pengenalan Program 1 Sejarah Singkat Pascal Dirancang oleh Prof. Nicklaus Wirth dari Technical University di Zurich, Switzerland tahun 1971. Nama Pascal
Pengenalan Pascal. Sejarah Singkat Pascal
Pengenalan Pascal Sejarah Singkat Pascal Dirancang oleh Prof. Nicklaus Wirth dari Technical University di Zurich, Switzerland tahun 1971. Nama Pascal berasal dari Blaise Pascal, nama ahli matematika dan
Tabel 1. Jenis data integer Ukuran memori (dalam byte)
TIPE DATA Tipe data yang dikenal dalam bahasa pascal antara lain : Tipe data sederhana / Jenis data yang standar (Dasar) 1. Integer 2. Real 3. Karakter 4. Boolean Tipe data non standar (user defined) 1.
[Type the company name] [Type the document title] [Type the document subtitle] Gilang Abdul Aziz [Pick the date]
[Type the company name] [Type the document title] [Type the document subtitle] Gilang Abdul Aziz [Pick the date] H a l a m a n 1 DAFTAR ISI DAFTAR ISI... 1 1. TIPE DATA DALAM BORLAND DELPHI7... 2 1.1.
PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR
PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR I. SEJARAH PENGEMBANGAN PROGRAM - PROGRAM BANYAK BERISI INSTRUKSI GOTO - BERISI PROSES YANG MELOMPAT MUNDUR KEBARIS SEBELUMNYA Mulai : GOTO Hitung Hitung : GOTO Hitung IDE-IDE :
Achmad Solichin.
Pemrograman Bahasa C dengan Turbo C [email protected] Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit),
& PEMROGRAMAN. Alex De Kweldju, S.Kom D3 Teknik Komputer Fakultas Teknik Universitas Negeri Papua
ALGORITMA & PEMROGRAMAN II Pascal #2 Alex De Kweldju, S.Kom D3 Teknik Komputer Fakultas Teknik Universitas Negeri Papua PASCAL Bahasa Pemrograman Terstruktur Diciptakan Nikalus Wirth Kata PASCAL untukpenghormatan
TIPE DATA, VARIABLE, dan OPERATOR DELPHI
TIPE DATA, VARIABLE, dan OPERATOR DELPHI A. TIPE DATA Delphi merupakan bahasa pemrograman tingkat tinggi yang mendukung perancangan terstruktur dan berorientasi Object. Bahasa pemrograman ini berdasarkan
Dasar Komputer & Pemrogaman 2A
Dasar Komputer & Pemrogaman 2A Materi 1 Reza Aditya Firdaus Sejarah Singkat Pascal Dirancang oleh Prof. Nicklaus Wirth dari Technical University di Zurich, Switzerland tahun 1971. Nama Pascal berasal dari
Pengenalan Algoritma
Pengenalan Algoritma PENGERTIAN DASAR LOGIKA DAN ALGORITMA Diperkenalkan Oleh Ahli Matematika : Abu Ja far Muhammad Ibnu Musa Al Khawarizmi Definisi Algoritma 1. Langkah-langkah yang dilakukan agar solusi
KONSEP DASAR BAHASA PASCAL
KONSEP DASAR BAHASA PASCAL Sejarah Singkat Bahasa PASCAL Dikembangkan awal tahun 70-an oleh NICLAUS WIRTH di Technical University, Zurich Swiss. Nama PASCAL diambil dari nama seorang ahli matematika bangsa
Tabel Informasi. Hal di atas dapat dilakukan dengan menambah dan mengambil atribut identifier yang digunakan pada program, melalui tabel informasi.
Tabel Informasi Tabel informasi atau tabel simbol berguna untuk mempermudah pada saat pembuatan dan implementasi dari analisa semantik (semantic analyzer). Pada proses translasi, tabel informasi dapat
PERKEMBANGAN PASCAL. Pascal adalah bahasa tingkat tinggi ( high level language) yang orientasinya pada segala tujuan
PERKEMBANGAN PASCAL Pascal adalah bahasa tingkat tinggi ( high level language) yang orientasinya pada segala tujuan Nama pascal diambil sebagai penghargaan terhadap BLAISE PASCAL seorang ahli matematika
Pertemuan Ke-2 (Teks Algoritma) Rahmady Liyantanto. S1 Teknik Informatika-Unijoyo
Algoritma Pemrograman Pertemuan Ke-2 (Teks Algoritma) Rahmady Liyantanto Sub Pokok Bahasan Pendahuluan Judul Algoritma Deklarasi Deskripsi Translasi Teks Algoritma ke dalam Teks Program Bahasa Pascal Tabel
P A S C A L D A S A R
P A S C A L D A S A R Komputer merupakan satu rangkaian perangkat elektronik yang terdiri dari monitor, CPU(Central Processing Unit), keyboard, speaker maupun printer. Penggunaaan komputer sudah sangat
Konstruksi Dasar Algoritma
Konstruksi Dasar Algoritma ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN [IF6110202] Yudha Saintika, S.T., M.T.I. Sub-Capaian Pembelajaran MK Pendahuluan Instruksi dan Aksi Algoritma merupakan deskripsi urutan pelaksanaan
MODUL 1. Struktur Bahasa PASCAL secara umum
MODUL 1 Struktur Bahasa PASCAL secara umum Pascal mempunyai struktur sebagai berikut: 1. Bagian Judul Program 2. Bagian Deklarasi e a. Deklarasi tipe data (TYPE) b. Deklarasi variabel (VAR) c. Deklarasi
Pertemuan 4 KONSEP TIPE DATA
Pertemuan 4 KONSEP TIPE DATA Bahasa Pemrograman PASCAL Pascal, merupakan bahasa pemrograman tingkat tinggi. Pascal dirancang oleh Prof. Niklaus Writh (Technical University di Zurich, Switzerland) pada
Bahasa C-M6 By Jamilah, Skom 1
BAB 1 KONSEP DASAR BAHASA C 1.1 SEJARAH DAN STANDAR C Akar dari bahasa C adalah bahasa BCPL yang dikembangkan oleh Martin Richard pada tahun 1967. Bahasa ini memberkan ide kepada ken thompson yang kemudian
Algoritma & Pemrograman 1. Muhamad Nursalman Pendilkom/Ilkom Universitas Pendidikan Indonesia
Algoritma & Pemrograman 1 Muhamad Nursalman Pendilkom/Ilkom Universitas Pendidikan Indonesia Daftar Isi 1. Bab 1 Pengantar & Dasar Dasar Algoritma 2. Bab 2 Aturan Penulisan Teks Algoritma 3. Bab 3 Tipe,
Bab 2 DASAR-DASAR ALGORITMA
Bab 2 DASAR-DASAR ALGORITMA Pada bab ini anda akan mempelajari 1. Nama (pengenal) 2. Nilai 3. Variabel dan Konstanta 4. Penugasan (Assignment) 5. Jenis-jenis tipe data 6. Jenis-jenis operasi dan kaitannya
Algoritma dan Struktur Data
Algoritma dan Struktur Data Algoritma Pemrograman Bekti Wulandari, M.Pd Kelas B TE 2014 Program Program: sederetan perintah-perintah yang harus dikerjakan oleh komputer untuk menyelesaikan masalah. 3 level
ANALISA RANCANGAN NORMALISASI & DATABASE
ANALISA RANCANGAN NORMALISASI & DATABASE Pertemuan 10 LANGKAH BENTUK NORMALISASI: BENTUK TIDAK NORMAL UNNORMALIZED FIRST NORMAL FORM (INF) SECOND NORMAL FORM (2NF) MENGHILANGKAN ELEMEN DATA BERULANG MENGHILANGKAN
Pertemuan 3 Penyeleksian Kondisi dan Perulangan
Pertemuan 3 Penyeleksian Kondisi dan Perulangan Objektif: 1. Mengetahui macam-macam penyeleksian kondisi dalam pascal 2. Mengerti statement kondisi IF dan Case 3. Mengetahui macam-macam perulangan dalam
Algoritma Pemrograman 2C
Algoritma Pemrograman 2C Indah Wahyuni Pertemuan 1 Daftar Isi Pengenalan Algoritma Definisi Algoritma Mengapa Belajar Algoritma & Pemrograman Pengenalan Jenis-jenis Bahasa Pemrograman Efisiensi Algoritma
.::BAB II.::MENGENAL PASCAL
.::BAB II.::MENGENAL PASCAL Pascal adalah bahasa pemrograman terstruktur yang membedakan blok-blok pendeklarasian tipe, variable dan penulisan kode program. Pascal memiliki keunggulan untuk dipelajari
BAHASA PEMROGRAMAN JAVA PUTU INDAH CIPTAYANI JURUSAN SISTEM INFORMASI STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
1 BAHASA PEMROGRAMAN JAVA PUTU INDAH CIPTAYANI JURUSAN SISTEM INFORMASI STMIK AMIKOM YOGYAKARTA IDENTIFIER Identifier adalah suatu tanda yang mewakili nama-nama variabel, method, class, dsb. Ingat : Bahasa
Chapter 3.2 : Tipe, Nama dan Nilai
Mata Kuliah : Logika dan Algoritma / 4 SKS Chapter 3.2 : Tipe, Nama dan Nilai Dosen Pengasuh : Fatoni, M.M.,M.Kom. Mail : [email protected]/[email protected] Materi Yang Dipelajari Tipe Data Dasar
Teori Algoritma. Struktur Algoritma
Alam Santosa Teori Algoritma Runtunan Struktur Algoritma Seperti telah dijelaskan sebelumnya, sebuah algoritma terbagi tiga bagian, yaitu: Judul Deklarasi Deskripsi Judul Judul program digunakan untuk
PEMROGRAMAN DASAR ( PASCAL ) PERTEMUAN I
PEMROGRAMAN DASAR ( PASCAL ) PERTEMUAN I I. Pengertian Algoritma Algorithm sebenarnya berasal dari kata algorism yang berarti proses menghitung dengan angka Arab. Perencanaan dan perancangan program komputer
PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR PERTEMUAN II LANGKAH-LANGKAH PENGEMBANGAN PROGRAM 6. DOKUMENTASI DAN PEMELIHARAAN PROGRAM
PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR PERTEMUAN II LANGKAH-LANGKAH PENGEMBANGAN PROGRAM 1. DEFINISI MASALAH 2. PERANCANGAN 3. ALGORITMA 4. PEMROGRAMAN 5. TESTING / DEBUGGING 6. DOKUMENTASI DAN PEMELIHARAAN PROGRAM 1.
SOAL C++ Created by Yuli Astuti,S.Kom Copyright 2009
SOAL C++ 1. Penulisan Preprocessor yang benar di awali dengan tanda pound atau tanda : a. # c. @ b. & d. = 2. Contoh penulisan file header yang benar yaitu : a. &include c. =include
Rancangan Database. Database. File. Record. Data item atau field. Characters
ANALISA RANCANGAN DATABASE Rancangan Database Database File Record Data item atau field Characters TEKNIK NORMALISASI Merupakan proses pengelompokan data elemen menjadi tabel-tabel yang menunjukkan entity
Pendahuluan Pemrograman Mikrokontroler
Pendahuluan Pemrograman Mikrokontroler Pokok Bahasan: 1. Pemrograman C 2. Pengalokasian Memory Tujuan Belajar: Setelah mempelajari dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu: 1. Memahami dan Menjelaskan
ALGORITMA (KOMPUTER) : ATURAN PENULISAN DAN STRUKTUR DASARNYA
ALGORITMA (KOMPUTER) : ATURAN PENULISAN DAN STRUKTUR DASARNYA I. Pendahuluan Algoritma dapat ditulis dalam notasi apapun asalkan mudah dimengerti dan dipahami. Algoritma dapat ditulis dalam bahasa natural/bahasa
Bab 2. Dasar-Dasar Pemrograman C
Bab 2. Dasar-Dasar Pemrograman C Konsep Pemrograman Politeknik Elektronika Negeri Surabaya 2006 Overview Tipe Data Standar (Standart Data Type) Aturan Pendefinisian Identifier Variabel Mendeklarasikan
Struktur Data. Belajar Struktur Data Menggunakan Pascal Pertemuan-1
Struktur Data Belajar Struktur Data Menggunakan Pascal Pertemuan-1 I n W a h y u W i d o d o e m a i l @ r i n g k e s. c o m Identifier, Konstanta dan Variabel Identifier (sebutan / pengenal) Identifier
DASAR PEMROGRAMAN. PENGANTAR BAHASA C ( Sejarah, Struktur Pemrograman, Tipe Data, Operator ) Djoko Soerjanto, M.Kom
DASAR PEMROGRAMAN PENGANTAR BAHASA C ( Sejarah, Struktur Pemrograman, Tipe Data, Operator ) Djoko Soerjanto, M.Kom https://www.facebook.com/groups/dasarpemrogramanc TUJUAN Mengenal sejarah, struktur, sintaks
TIPE, NAMA, DAN NILAI
TIPE, NAMA, DAN NILAI Dian Palupi Rini, M.Kom Tipe Dasar Bilangan Logika Nama Tipe adalah boolean (diambil dari nama matematikawan Inggris George Boole). Ranah Nilai : true (benar) dan false (salah). Konstanta
Pertemuan 8 Pemrograman
Pertemuan 8 Pemrograman Dokumentasi Flowchart: Lambang, simbol, gambar Arah panah Pseudo code Uraian sistematis dengan bahasa biasa Program Control Structure Sequence structure Branch structure Loop structure
Algoritma dan Struktur Data
Algoritma dan Struktur Data Program Program: sederetan perintah-perintah yang harus dikerjakan oleh komputer untuk menyelesaikan masalah. 3 level bahasa pemrograman: 1. Bahasa tingkat rendah 2. Bahasa
MODUL PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA PERTEMUAN 1
MODUL PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA PERTEMUAN 1 Disusun oleh : Tim Asisten JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA 2011 0 A. Pengantar
PENGENALAN KOMPUTER. Sistem Komputer. Dian Palupi Rini, M.Kom
PENGENALAN KOMPUTER Dian Palupi Rini, M.Kom Sistem Komputer Komputer Definisi komputer adalah alat elektronik yang dapat menerima input data, mengolah data dan memberikan hasil dalam bentuk informasi dengan
Bab 1 Pengenalan Pascal 1 BAB I PENGENALAN PASCAL, TIPE-TIPE DATA PASCAL DAN STATEMEN DASAR PADA PASCAL TUJUAN PRAKTIKUM TEORI PENUNJANG
Bab 1 Pengenalan Pascal 1 BAB I PENGENALAN PASCAL, TIPE-TIPE DATA PASCAL DAN STATEMEN DASAR PADA PASCAL TUJUAN PRAKTIKUM 1. Mengetahui sejarah bahasa Pascal. 2. Mengerti dan memahami struktur pemrograman
TEKNIK KOMPILASI Tony Darmanto,ST / Smt V S1 TI / STMIK WIDYA DHARMA/ Hal 16
Tony Darmanto,ST / Smt V S1 TI / STMIK WIDYA DHARMA/ Hal 16 4. ANALISIS LEKSIKAL Struktur Kompiler Analisis Leksikal Apa itu? Masukan bagi sebuah compiler/interpreter adalah program sumber yang strukturnya
BAB 5 PERULANGAN DAN ARRAY
Bab 5 Perulangan dan Array 66 BAB 5 PERULANGAN DAN ARRAY TUJUAN PRAKTIKUM 1. Praktikan mengerti apa yang dimaksud dengan perulangan 2. Praktikan mengerti apa yang dimaksud dengan seleksi kondisi 3. Praktikan
STRUKTUR DASAR ALGORITMA
STRUKTUR DASAR ALGORITMA Pertemuan 5 Muhamad Haikal, S.Kom., MT Struktur Dasar Algoritma 1. Struktur Sequence (Runtunan) 2. Struktur Selection (Pemilihan) 3. Struktur Repetition (Perulangan) Struktur Sequence
JAVA FUNDAMENTAL ATURAN PERKULIAHAN SILABUS
JAVA FUNDAMENTAL Nama : Julian Chandra W Telp : 085647155605 Email : [email protected] Referensi : 1. Benny Hermawan. 2004. Menguasai Java 2 & Object Oriented Programming. Andi. 2. Bambang Hariyanto.
Universitas Komputer Indonesia. Pemrograman dengan C++ Builder 2004 Taryana S.
3.1. Statement Aspek awal yang perlu anda ketahui dalam bahasa pemograman adalah Reserved Word dan statement. Reserved word harus kita kenal bahkan harus dihapalkan, layaknya menghapal kata-kata baru apabila
PENGERTIAN adalah pekerjaan penulisan instruksi bagi komputer untuk menyelesaikan suatu masalah.
KONSEP DASAR BAHASA PASCAL PENGERTIAN Pemrograman / programming adalah pekerjaan penulisan instruksi bagi komputer untuk menyelesaikan suatu masalah. Program : adalah himpunan instruksi yang diperuntukkan
Sub Pokok Bahasan. tugas 1 Pascal operator Assignment, Binary, Unary dan Bitwise
Sub 1 Agar mahasiswa mengetahui Agar mahasiswa mengetahui Pengenalan Pascal - Sejarah Pascal Buku ke-2. Hal. 1-26 1. Teori White Board 1.Latihan sejarah dan struktur Pascal sejarah dan memahami struktur
