BAYU ADHY TAMA K

dokumen-dokumen yang mirip
PEMBERIAN INFORMASI KARIR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM PEMILIHAN PROGRAM JURUSAN

: ZAFIRAH FARIS NIM K

JURNAL OLEH: FAJAR KUSUMAJATI K

BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK PERMAINAN SIMULASI UNTUK MENINGKATKAN KONTROL DIRI PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 1 KARTASURA TAHUN AJARAN

BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK DISKUSI UNTUK

TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENYESUAIAN DIRI DI SEKOLAH SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 2 MATESIH TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Oleh : Octavena Mellinda Skripsi. Surakarta : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Slamet Riyadi Surakarta. Maret.

BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK SYMBOLIC MODELING UNTUK MENINGKATKAN PERENCANAAN KARIER SISWA KELAS XI SMK NEGERI 1 SUKOHARJO TAHUN AJARAN 2015/2016

EFEKTIVITAS METODE SOSIODRAMA (ROLE PLAYING) UNTUK MENINGKATKAN PENGENALAN JENIS-JENIS PEKERJAAN PADA MATA PELAJARAN IPS BAGI ANAK TUNAGRAHITA RINGAN

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id commit to user i

PENGARUH LAYANAN INFORMASI STUDI LANJUT TERHADAP PERENCANAAN KARIR SISWA

: WAHYU CAHYA SETYONINGRUM K

Efektifitas Media Gambar untuk Meningkatkan Wawasan Karir Peserta Didik Sekolah Dasar

TEKNIK TOKEN EKONOMI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERTANYA PADA SISWA KELAS V SD NEGERI SOKO GABUS PATI TAHUN PELAJARAN 2015/2016

KEEFEKTIFAN MODIFIKASI PERILAKU DENGAN TEKNIK TOKEN ECONOMIC

INFLUENCE OF GIVING INFORMATION SERVICE ABOUT RAISING SELF-CONFIDENT AT STUDENTS IN CLASS XI IPA STATED-OWNED SENIOR HIGH SCHOOL 2 PEKANBARU 2014/2015

KEEFEKTIFAN PELATIHAN KESADARAN DIRI

PENGARUH PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN GUIDED DISCOVERY

ABSTRAK. Kata kunci : Kemampuan dalam pengambilan keputusan karir, Pelatihan perencanaan karir pendekatan trait-factor. Universitas Kristen Maranatha

PERMAINAN KREATIF MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KONSEP DIRI POSITIF

PERMAINAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN SIKAP KEPEMIMPINAN PENGURUS OSIS SMP NEGERI 10 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2014/2015

TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 NGUTER SUKOHARJO TAHUN PELAJARAN 2014/2015. Oleh : Hesti Karmila Wulandari NIM :

PENGARUH LAYANAN PENGUASAAN KONTEN TERHADAP PEMAHAMAN POTENSI DIRI SISWA KELAS VIII DI SMP NEGERI 1 KALIKOTES KLATEN TAHUN PELAJARAN 2014/2015

: RARAS PUTRI PRAMESWARI K

EFEKTIVITAS INFORMASI KARIR DENGAN MEDIA BUKU BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN STUDI LANJUTAN SISWA

PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK BELAJAR TERHADAP MANAJEMEN PESERTA DIDIK DALAM BELAJAR SISWA SMP NEGERI 17 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015

PENERAPAN LIFESKILLS COUNSELLING

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id commit to user vi

IMPROVED STUDENT LEARNING THROUGH MOTIVATIONAL COUNSELING

TEKNIK ROLE PLAYING UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN INTERPERSONAL SISWA KELAS VII SMP N 1 KEBONARUM KLATEN TAHUN PELAJARAN 2015 / 2016

ABSTRACT. Keywords: Group Counseling Services, Learning Mathematics Motivation

KEEFEKTIFAN TEKNIK SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI INTERPERSONAL PADA PESERTA DIDIK SMP N 1 PONCOL TAHUN AJARAN 2012/ 2013

PENGGUNAAN LAYANAN INFORMASI DALAM BIMBINGANDAN KONSELING UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR

MENINGKATKAN PERCAYA DIRI DALAM BELAJAR MENGGUNAKAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK PADA SISWA SMA

EFEKTIVITAS TEKNIK RESTRUKTURISASI KOGNITIF MELALUI FOCUS GROUP DISSCUSSION

KONSELING BEHAVIORAL DENGAN TEKNIK MODEL SIMBOLIS UNTUK MENGEMBANGKAN KONSEP DIRI PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 6 SRAGEN TAHUN AJARAN 2015/2016

NUR AFNI SIN

TEKNIK PERMAINAN EDUKATIF ULAR TANGGA

SELF-REGULATED LEARNING

PENGGUNAAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PENYESUAIAN DIRI SISWA DI SEKOLAH

SOSIODRAMA UNTUK MENINGKATKAN KECERDASAN EMOSI PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 1 KEBAKKRAMAT TAHUN AJARAN 2014/2015

BIMBINGAN PENERIMAAN DIRI DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN RASA PERCAYA DIRI. Tahun Pelajaran 2015/2016 ) SKRIPSI.

PENGGUNAAN KONSELING KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KONSEP DIRI PADA SISWA KELAS XI SMK

PENGEMBANGAN TEKNIK BRAINSTORMING UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 JATISRONO TAHUN PELAJARAN 2013/2014

PENGEMBANGAN MODUL BIMBINGAN KARIR UNTUK MENINGKATKAN KONSEP DIRI DAN KEPUTUSAN KARIR SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK)

KEEFEKTIFAN KONSELING KELOMPOK BERPUSAT PADA KLIEN UNTUK MENGATASI KENAKALAN REMAJA PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 5 KARANGANYAR TAHUN AJARAN

TEKNIK PERMAINAN EDUKATIF UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI ANTAR PRIBADI PADA SISWA SD KELAS V DI SD N 02 PAPAHAN TAHUN PELAJARAN 2013/2014

TEKNIK SELF REGULATED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN DISIPLIN BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 14 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2015/ 2016

PENINGKATAN KEMAMPUAN PENYESUAIAN DIRI MENGGUNAKAN TEKNIK REINFORCEMENT POSITIF SISWA KELAS 1 SD

PENGARUH PENERAPAN SERVICE LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 BOYOLALI TAHUN PELAJARAN 2011/2012

PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP TINGKAT INFERIORITAS SISWA KELAS VIIA SMP NEGERI 2 SRAGEN TAHUN PELAJARAN 2014/2015

TEKNIK SELF MONITORING UNTUK MENINGKATKAN DISIPLIN TATA TERTIB DI SEKOLAH SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 17 SURAKARTA

KEEFEKTIFAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK BRAINSTORMING UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA KELAS VIII SMP N 1 WONOGIRI TAHUN AJARAN 2015/2016

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF GROUP INVESTIGATION

PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN LISTENING TEAM

SKRIPSI Oleh: ENDAH WAHYUNINGSIH K

HUBUNGAN ASPIRASI MELANJUTKAN KE PERGURUAN TINGGI DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XII

Meningkatkan Kepercayaan Diri Peserta Didik Melalui Layanan Informasi (Studi Eksperimen Pada Peserta Didik Kelas VIII.8 SMP N 13 Padang) ABSTRACT

Layanan Bimbingan Kelompok untuk Meningkatkan Self-Esteem Siswa

SKRIPSI. Oleh : RETNO DWININGSIH K

PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS MACROMEDIA FLASH 8 TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA

TEKNIK PERMAINAN EDUKATIF UNTUK MENINGKATKAN KONSENTRASI BELAJAR SISWA KELAS VI SD NEGERI 02 TUGU JUMANTONO TAHUN PELAJARAN 2014/2015

HUBUNGAN ANTARA KESTABILAN EMOSI DENGAN MOTIF AFILIASI PADA SISWA KELAS X TEKNIK ELEKTONIKA INDUSTRI SMK NEGERI 1 WONOSEGORO TAHUN PELAJARAN

PENINGKATAN KEMAMPUAN INTERAKSI SOSIAL POSITIF PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DENGAN MENGGUNAKAN BIMBINGAN KELOMPOK

KEEFEKTIFAN LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK MELALUI

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN DEMONSTRASI TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA SMK

PENINGKATAN KEDISIPLINAN DI SEKOLAH DENGAN MENGGUNAKAN LAYANAN KONSELING KELOMPOK

EFEKTIVITAS TEKNIK MEMBERI CONTOH SIMBOLIS (SYMBOLIC MODEL)

KEEFEKTIFAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK BERMAIN PERAN UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VII

Peningkatan Motivasi Belajar Anak Asuh Melalui Layanan

Kata Kunci: Problem Based Learning (PBL), Ekspositori, dan Hasil Belajar. Abstract

Keefektifan Permainan Scrabble untuk Meningkatkan Kreativitas Peserta Didik SMP

PERMAINAN TRADISIONAL BENTENGAN UNTUK MENINGKATKAN ADVERSITY QUOTIENT SISWA KELAS V SD NEGERI I MLOPOHARJO WONOGIRI TAHUN PELAJARAN 2015/2016

PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KARIR TERHADAP PILIHAN STUDI LANJUT SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 PRINGKUKU TAHUN PELAJARAN 2014/2015

PELATIHAN EFIKASI DIRI UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS IX SMP AL ISLAM 1 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2014/2015

KEEFEKTIFAN EXPERIENTIAL LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMATANGAN KARIR SISWA KELAS XI TKJ SMK N JENAWI TAHUN PELAJARAN 2015/2016

PENGGUNAAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA DALAM BELAJAR GROUP COUNSELING FOR IMPROVING CONFIDENCE IN STUDENT LEARNING

GROUP COUNSELING SERVICES EFFECTIVENESS IN REDUCING STUDENT BEHAVIOR AGGRESSIVE SMA 6 PADANGSIDIMPUAN STATE ACADEMIC YEAR

PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN BERPIKIR KREATIF SISWA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI

Agus Kuntoro NIM: Pembimbing : Dra. Sri Hartini, M.Pd. Prodi BK FKIP UNSIRI ABSTRAK

PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN MODUL TERHADAP PENCAPAIAN KOMPETENSI MEMBUAT POLA DASAR DI SMK N 4 YOGYAKARTA

Efektivitas Teknik Latihan Asertif Untuk Meningkatkan Internal Locus Of Control Siswa dalam Belajar

SITI NURDIYANINGSIH K

Kata kunci : Eksplorasi, Komitmen, Vokasional, Pemilihan jurusan di perguruan tinggi, Pelatihan Making Vocational Planning.

PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP PERILAKU PRO-SOSIAL PADA SISWA KELAS VIII A SMP NEGERI 2 GONDANGREJO TAHUN PELAJARAN 2015/2016

Wistyan Okky Saputra dan Dr. Mukhamad Murdiono, M. Pd. Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Yogyakarta

DAMPAK PENERAPAN MODEL SAINS TEKNOLOGI MASYARAKAT TERHADAP PEROLEHAN BELAJAR ILMU PENGETAHUAN ALAM PESERTA DIDIK

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2013

PERBEDAAN PEMAHAMAN KONSEP DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK YANG DIBERI PERLAKUAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL)

PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK PERMAINAN OUTBOND

Oleh: HIMAWAN CATUR YOGA NIM : K

PENINGKATAN PENYESUAIAN DIRI SISWA MELALUI BIMBINGAN KELOMPOK. Tika Febriyani 1 Syaifuddin Latief 2 Diah Utaminingsih 3

Transkripsi:

PEMBERIAN INFORMASI KARIR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM PEMILIHAN PROGRAM JURUSAN SISWA KELAS X SMA NEGERI PUNUNG TAHUN AJARAN 2013/2014 JURNAL Oleh: BAYU ADHY TAMA K3109019 FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA Februari 2015

PEMBERIAN INFORMASI KARIR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM PEMILIHAN PROGRAM JURUSAN SISWA KELAS X SMA NEGERI PUNUNG TAHUN AJARAN 2013/2014 Bayu Adhy Tama dan Edy Legowo Program Studi Bimbingan dan Konseling Jurusan Ilmu Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret ABSTRAK Bayu Adhy Tama. PEMBERIAN INFORMASI KARIR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM PEMILIHAN PROGRAM JURUSAN SISWA KELAS X SMA NEGERI PUNUNG TAHUN AJARAN 2013/2014. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Februari 2015. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan pemberian informasi karir untuk meningkatkan keterampilan pengambilan program jurusan siswa kelas X SMA Negeri Punung tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain Quasi Experimental Design. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan Non equivalent Control Group Design. Sampel penelitian adalah siswa kelas X SMA Negeri Punung tahun ajaran 2013/ 2014 yang berjumlah 37 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen 18 siswa, kelompok kontrol 19 siswa. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik purposive random sampling, yaitu suatu teknik pemilihan sampel berdasarkan tujuan atau kriteria tertentu. Teknik pengumpulan data menggunakan angket keterampilan penganbilan program jurusan sebanyak 60 item. Treatment dalam penelitian ini adalah pemberian informasi karir. Teknik analisis menggunakan uji t atau t test, dengan bantuan SPSS 16. Hasil penghitungan statistik untuk mencari t diperoleh t hitung sebesar 5,129 sedangkan dengan signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga ada perbedaan keterampilan pengambilan keputusan yang signifikan setelah diberi perlakuan (postest) antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil mean skor postest kelompok eksperimen dan kelompok kontrol sebelum diberikan treatment sebesar 192,72 dan mean setelah diberikan treatment sebesar 220,28, sedangkan pada kelompok kontrol mean pretest sebesar 193,89 dan mean postest sebesar 194,11. Hal ini menunjukan bahwa pada kelompok eksperimen ada kenaikan yang signifikan pada keterampilan pengambilan program jurusan setelah diberikan treatment. Simpulan penelitian ini adalah pemberian informasi karir efektif untuk meningkatkan keterampilam pengambilan n program jurusan siswa kelas X SMA Negeri Punung tahun ajaran 2013/2014. Kata kunci : pemberian informasi, keterampilan, pengambilan keputusan 2

PEMBERIAN INFORMASI KARIR UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM PEMILIHAN PROGRAM JURUSAN SISWA KELAS X SMA NEGERI PUNUNG TAHUN AJARAN 2013/2014 Bayu Adhy Tama dan Edy Legowo Program Studi Bimbingan dan Konseling Jurusan Ilmu Pendidikan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret ABSTRACT Bayu Adhy Tama. AN INFORMATION PROVISIONS FOR IMPROVING THE SKILL ON DECIDING THE SUBJECT MAJOR IN THE TENTH GRADE STUDENTS OF SMA NEGERI PUNUNG IN THE 2013/2014 ACADEMIC YEAR. A THESIS, TEACHER TRAINING AND EDUCATION FACULTY. SEBELAS MARET UNIVERSITY, SURAKARTA. FEBRUARY 2015. The aim of this research is to know the effectiveness of an information provisions for improving the skill on deciding the subject major in the tenth grade students of SMA Negeri Punung in the 2013/2014 academic year. This is an experimental research with quasi experimental design. The research design used is Non equivalent Control Group Design. The sample is taken from the 40 students of the tenth grade of SMA Negeri Punung in the 2013/2014 academic year which consists of 18 students in experiment group and 19 students in control group. the purposive random sampling is used to determine the sample. The technique of collecting the data is using the questionnaire about the skill on deciding the subject major which consists of 60 items. The treatment in this research is an information provision by the researcher. The data was analyzed by using the t test with SPSS 16. The result of the calculation to find out the t is that the value of t hitung is 5.129 with the significance value 0,000 < 0,05 so that the Ho is rejected and Ha is accepted, which means there is a significant difference between the result from the students before and after the treatment has been given. The mean s posttest score of experimental group and control group before the treatment was given is 192.72 and the mean score after the treatment was given is 220.28, meanwhile the mean score of pretest on the control group is 193.89 and the posttest mean is 194.11. the result reveals that there is a significant improvement on the experiment group for the decision making in deciding the subject major after the treatment was given. The conclusion of this study is the information provisions are proved effective to improve the skill on deciding the subject major in the tenth grade students of SMA Negeri Punung in the 2013/2014 academic year. Keywords : information provisions, career, skill on decision making. 3

A. PENDAHULUAN Siswa SMA (Sekolah Menengah Atas) mempunyai rentang usia 15-18 tahun. Rentangan usia tersebut individu berada pada tahap perkembangan masa remaja akhir. Salah satu tugas perkembangan pada masa remaja yang paling penting adalah pemilihan dan persiapan diri untuk menjalankan suatu pekerjaan atau karier. Havighurst (dalam Hurlock, 1999) menjelaskan bahwa karier atau pekerjaan seseorang menentukan berbagai hal dalam kehidupan. Siswa SMA kelas X memiliki tugas memilih program jurusan di kelas XI sesuai dengan bakat dan minatnya. Siswa dihadapkan pada pemilihan program jurusan yang akan di pilih di kelas XI. Pemilihan program jurusan di kelas-xi akan sangat berpengaruh terhadap masa depan karir siswa sendiri. Siswa SMA kelas X diharapkan sudah memiliki gambaran atau pemahaman tentang penjurusan di kelas XI, sehingga siswa akan mudah dan tepat dalam memilih program jurusan IPA/IPS sesuai dengan bakat, minat dan cita-citanya. Keputusan yang dipilih siswa berhubungan dengan alternatif yang akan diambil setelah lulus dari bangku SMA. Pasca lulus SMA siswa dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, mengikuti pelatihan-pelatihan khusus yang berhubungan dengan pilihan karirnya, atau langsung terjun memasuki dunia kerja. Pemilihan program jurusan juga berpengaruh pada prestasi belajar. Jika dalam memilih program jurusan sesuai dengan bakat dan minat maka siswa akan memperoleh prestasi belajar yang diinginkan. Sebaliknya apabila dalam memilih program jurusan tidak sesuai dengan bakat dan minat yang dimiliki siswa akan mengalami kesulitan dalam mencapai prestasi belajar yang diharapkan. Berdasarkan uraian tersebut maka dapat diambil kesimpulan bahwa siswa SMA kelas X perlu memiliki keterampilan pengambilan program jurusan. Kenyataan yang terjadi siswa masih belum memiliki keterampilan pengambilan program jurusan. Memasuki masa 4

perkembangan remaja akhir siswa dihadapkan dengan berbagai permasalahan. Gunawan (2001) menerangkan bahwa ada empat permasalahan yang sering dihadapi siswa pada masa perkembangan remaja akhir, antara lain: 1) Keputusan meninggalkan sekolah, 2) Persoalan-persoalan belajar, 3) Pengambilan keputusan ke Perguruan Tinggi, 4) Problem sosial siswa SMA. Penjelasan tersebut dapat diartikan bahwa remaja akhir dihadapkan pada masalah belajar, sosial dan pemilihan karir. Permasalahan yang dialami siswa SMA kelas X adalah pengambilan keputusan. Berdasarkan keterangan yang didapat dari guru BK di SMA Negeri Punung masih banyak ditemukan siswa yang mengalami kesulitan di dalam memilih program jurusan. Pemilihan program jurusan merupakan salah satu bidang layanan Bimbingan dan Konseling yaitu bidang layanan penempatan dan penyaluran. Munandir (1996: 95) menerangkan, Konselor di SMA menghadapi siswa yang mengalami keragu-raguan, ketidakpastian, keprihatinan, kerisauan, bahkan kecemasan berkenaan dengan pekerjaan atau perencanaan karirnya. Uraian tersebut dapat dimaknai bahwa siswa masih ragu-ragu dalam pemilihan atau merencanakan karir. Kesulitan dalam pemilihan program jurusan disebabkan karena beberapa faktor, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal disebabkan karena berbagai hal antara lain: siswa kurang memahami keadaan dirinya, siswa belum mengetahui bakat dan minat yang dimiliki, dan siswa kurang memahami tentang perencanaan karir. Adapun faktor eksternal yang mempengaruhi antara lain: keinginan orang tua tentang masa depan karir siswa bertentangan dengan bakat dan minat yang dimiliki, keadaan lingkungan yang kurang mendukung, dan kurangnya informasi tentang perencanaan karir bagi siswa itu sendiri. Faktor internal dan eksternal saling mempengaruhi terhadap kemampuan siswa dalam perencanaan karir dan pemilihan program jurusan. Munandir (1996: 97) menerangkan, Pribadi dan lingkungan berinteraksi, dan interaksi ini menimbulkan 5

pandangan diri individu tersebut dan mempengaruhi tingkah laku kerjanya. Pengertian tersebut menerangkan bahwa faktor internal dan eksternal saling berhubungan memberikan pengaruh terhadap individu untuk menentukan pilihan atau mengambil keputusan dalam pemilihan dan perencanaan karirnya. Beberapa penjelasan tersebut dapat disimpulkan bahwa kesulitan siswa dalam pemilihan program jurusan disebabkan karena kurangnya informasi tentang perencanaan karir. Prayitno & Eman Amti (1999: 266) menerangkan, Kekurangtahuan dan kekurangpahaman sering membuat mereka kehilangan kesempatan, salah pilih jurusan, salah pilih pekerjaan, dan tidak dapat meraih kesempatan dengan baik sesuai cita-cita, bakat, dan minatnya. Pendapat tersebut dapat dipahami bahwa kurangnya informasi dapat menghambat perencanaan masa depan karir siswa. Masalah dalam pemilihan jurusan adalah masalah yang harus segera dipecahkan dan diberikan bantuan yang tepat, agar masalah yang dihadapi siswa dapat teratasi. Kesulitan-kesulitan dalam pemilihan program jurusan akan dapat diselesaikan apabila siswa memiliki sejumlah informasi yang memadai tentang hal-hal yang berhubungan dengan dunia karirnya. Siswa membutuhkan bantuan bimbingan dari guru pembimbing, guna memperoleh pengetahuan dan pemahaman yang memadai tentang karir untuk meningkatkan keterampilan pengambilan keputusan dalam pemilihan program jurusan di kelas-xi. pemberian informasi karir diharapkan dapat membantu siswa dalam menyelesaikan permasalahan siswa di sekolah, salah satunya adalah pemilihan program jurusan. Prayitno & Eman Amti (1999: 115) menerangkan bahwa, Bimbingan dan konseling membantu individu untuk menjadi insan yang berguna dalam kehidupanya yang memiliki berbagai wawasan, pandangan, interpretasi, pilihan, penyesuaian dan keterampilan yang tepat berkenaan dengan diri sendiri dan lingkunganya. Uraian tersebut memberikan pemahaman bahwa pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling di sekolah dapat efektif membantu siswa dalam 6

menghadapi permasalahan pemilihan jurusan. Prayitno & Erman Amti (2004: 259-260) layanan informasi adalah, Kegiatan memberikan pemahaman kepada individuindividu yang berkepentingan tentang berbagai hal yang diperlukan untuk menjalani suatu tugas atau kegiatan, atau untuk menentukan arah suatu tujuan atau rencana yang dikehendaki. Penjelasan tersebut dapat diartikan bahwa sesuai tujuan dan fungsi layanan informasi karir diarahkan untuk meningkatkan keterampilan pengambilan keputusan siswa. Pelaksanaan layanan informasi karir bertujuan untuk membantu siswa dalam mempersiapkan karirnya. Dewa Ketut Sukardi (1987:113) menjelaskan, Layanan informasi karier adalah salah satu alat yang digunakan untuk membantu siswa memahami dirinya, dunia kerja pada umumnya serta aspek-aspek dunia kerja pada khususnya. Uraian di atas dapat memberikan pemahaman bahwa layanan informasi karir dapat dijadikan sebagai sarana atau kegiatan di dalam pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah dalam rangka meningkatkan keterampilan pengambilan keputusan siswa. Berdasarkan permasalahan tersebut, kiranya salah satu usaha yang bisa dilakukan adalah dengan pemberian informasi karier. Pemberian informasi karier bisa menjadi salah satu alternatif untuk memberikan pemahaman karier kepada siswa agar siswa memiliki informasi dan keterampilan pengambilan keputusan yang tinggi untuk pemilihan program jurusan. B. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen. Sugiyono (2012: 72) menjelaskan, Penelitian eksperimen merupakan pendekatan penelitian kuantitatif yang digunakan untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengujii keefektifan pemberian informasi karir untuk meningkatkan keterampilan pengambilan keputusan siswa dalam pemilihan program jurusan siawa kelas X SMA Negeri Punung Tahun Ajaran 7

2013/2014. Untuk itu penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen. Penelitian ini menggunakan metode eksperiman dengan pertimbangan bahwa penelitian eksperimen merupakan metode penelitian yang sistematis dan logis untuk menguji keefektifan pemberian informasi karir untuk meningkatkan keterampilan pengambilan keputusan siswa siswa kelas X SMA Negeri Punung Tahun Ajaran 2013/2014 apabila dilakukan dalam kondisi dikontrol dengan teliti. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian Quasi Experimental Design yang di dalamnya terdapat kelompok kontrol dan kelompok eksperimen di mana perlakuan diberikan kepada kelompok eksperimen. Sedangkan jenis rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan Non equivalent Control Group Design yang di dalam jenis rancangan ini menggunakan dua kelompok yang bertindak sebagai kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Rancangan Quasi Experimental Non equivalent Control Group Design dipilih sebagai rancangan penelitian dengan pertimbangan bahwa di dalam rancangan ini terdapat dua kelompok yang salah satu kelompok bertindak sebagai kelompok eksperimen dan salah satu sebagai kelompok pembanding sehingga dapat digunakan untuk membandingkan hasil yang dicapai dari kedua kelompok tersebut apabila satu kelompok diberi perlakuan berupa pemberian informasi karir dan satu kelompok tidak diberi perlakuan. C. HASIL PEMBAHASAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan layanan informasi karir untuk mengubah keterampilan pengambilan keputusan dalam pemilihan program jurusan siswa kelas X SMA Negeri Punung tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kelompok kontrol tidak sepadan (non equivalent control group design). Rancangan ini dipilih karena dapat digunakan sebagai pembanding dari hasil pemberian treatment pada kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol yang tidak diberikan treatment. 8

Berdasarkan penghitungan statistik untuk mencari t diperoleh t hitung sebesar -0,209 dengan signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan. Hal ini menunjukkan tidak ada perbedaan kelompok kerampilan pengambilan program jurusan sebelum diberi perlakuan (pretest) pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Berdasarkan penghitungan statistik untuk mencari t diperoleh t hitung sebesar 5,129 sedangkan dengan signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga ada perbedaan yang signifikan. Hal ini menunjukkan ada perbedaan setelah diberi perlakuan (postest) antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Merujuk masing-masing pengujian sub-hipotesis di atas dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan kerampilan pengambilan program jurusan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Perbedaan keterampilan pengambilan keputusan dalam pemilihan program jurusan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol terjadi karena adanya pengaruh layanan informasi karir. Perlakuan layanan informasi karir pada kelompok eksperimen dapat mengubah keterampilan rendah siswa menjadi keterampilan yang tinggi terhadap dalam pengambila keputusan dalam pemilihan program jurusan. Perbedaan mean pada masing-masing kelompok yaitu berupa kenaikan mean pada kelompok eksperimen dari mean sebelum diberikan treatment sebesar 192,72 dan mean setelah diberikan treatment sebesar 220,28, sedangkan pada kelompok kontrol mean pretest sebesar 193,89 dan mean postest sebesar 194,11. Hal ini menunjukan bahwa pada kelompok eksperimen ada kenaikan yang signifikan pada setelah diberikan treatment. Berdasarkan uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa layanan informasi tentang karir efektif untuk meningkatkan 9

siswa kelas X SMA Negeri Punung tahun ajaran 2013/2014. D. KESIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulan bahwa hipotesis yang berbunyi : pemberian informasi karir efektif untuk meningkatkan keterampilan pengambilan program jurusan siswa kelas X SMA Negeri Punung tahun ajaran 2013/ 2014 terbukti dan dapat diterima kebenarannya Berdasarkan hasil uji analisis hipotesis yang telah dilakukan diperoleh dua analisis sub-hipotesis. Hasil analisis subhipotesis yang pertama yaitu tidak ada perbedaan kelompok sebelum diberi perlakuan (pretest) pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Berdasarkan penghitungan statistik untuk mencari t diperoleh t hitung sebesar - 0,209 dengan signifikansi sebesar 0,000 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan. Hal ini menunjukkan tidak ada perbedaan kelompok kerampilan pengambilan program jurusan sebelum diberi perlakuan (pretest) pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil analisis subhipotesis yang kedua yaitu ada perbedaan kerampilan pengambilan program jurusan setelah perlakuan (postest) antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Berdasarkan penghitungan statistik untuk mencari t diperoleh t hitung sebesar 5,129 sedangkan dengan signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga ada perbedaan yang signifikan. Hal ini menunjukkan ada perbedaan kerampilan pengambilan keputusan dalam pemilihan program jurusan setelah diberi perlakuan (postest) antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Merujuk masing-masing pengujian sub-hipotesis di atas dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan kerampilan pengambilan program jurusan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. 10

Perbedaan keterampilan pengambilan keputusan dalam pemilihan program jurusan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol terjadi karena adanya pengaruh layanan informasi karir. Perlakuan layanan informasi karir pada kelompok eksperimen dapat mengubah keterampilan rendah siswa menjadi keterampilan yang tinggi dalam pengambilan program jurusan. Adanya perbedaan juga dapat dilihat dari perbedaan mean pada masing-masing kelompok yaitu berupa kenaikan mean pada kelompok eksperimen dari mean sebelum diberikan treatment sebesar 192,72 dan mean setelah diberikan treatment sebesar 220,28, sedangkan pada kelompok kontrol mean pretest sebesar 193,89 dan mean postest sebesar 194,11. Hal ini menunjukan bahwa pada kelompok eksperimen ada kenaikan yang signifikan pada setelah diberikan treatment. Berdasarkan uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa layanan informasi tentang karir efektif untuk meningkatkan siswa kelas X SMA Negeri Punung Pacitan tahun ajaran 2013/2014. Berdasarkan simpulan hasil penelitian eksperimen dan implikasi tersebut, maka dapat disampaikan beberapa saran sebagai berikut : 1. Guru BK Diharapkan Guru BK memberikan informasi karir tentang pemilihan program jurusan untuk siswa kelas X pada saat menghadapi penjurusan di kelas XI. Pemberian informasi karir dapat membantu siswa mengetahui bagaimana memahami diri baerkenaan dengan cita-cita, memahami perencanaan karir lebih mendalam serta mampu meningkatkan keterampilan siswa dalam pengambilan keputusan. 2. Siswa a. Siswa diharapkan lebih memahami perencanaan karir sebagai referensi dalam menghadapi pemilihan program jurusan di kelas XI sebagai penentu merencanakan masa depan yang lebih baik. 11

b. Siswa diharapkan memiliki keterampilan pengambilan keputusan yang tinggi, sehingga dapat memilih program jurusan secara tepat dan mendapatkan prestasi belajar yang optimal. 3. Kepada Peneliti Lain Diharapkan peneliti yang lain dapat melakukan penelitian yang serupa terhadap kelompok subjek yang berbeda, antara lain pada siswa SD, SMA, ataupun SMK, sehingga hasil yang diperoleh lebih variatif dan dapat bermanfaat bagi banyak orang. 12

DAFTAR PUSTAKA Gunawan, Yusuf.(2001).Pengantar Bimbingan dan Konseling Buku Panduan Mahasiswa.Jakarta:Prenhallindo. Hurlock, E.B. (1999). Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga. Munandir. (1996). Program Bimbingan Karier di Sekolah. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Proyek Pendidikan Tenaga Pendidik. Prayitno & Amti, Erman. (1999). Dasar-dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta :Rineka Cipta. Prayitno & Amti, Erman. (2004). Dasar-Dasar BK. Jakarta: Rineka Cipta. Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta. Sukardi, DK. 1987. Pengantar pelaksanaan program bimbingan dan konseling di sekolah. Jakarta: Rineka Cipta. 13