BAB III OBJEK DAN METODE TUGAS AKHIR

dokumen-dokumen yang mirip
BAB III PROFIL PERUSAHAAN

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Sejarah Singkat Perusahaan

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Perusahaan

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAH. bidang Produk Militer dan Produk Komersial. Kegiatan PT PINDAD mencakup desain dan

BAB I PENDAHULUAN. laba semaksimal mungkin, menjaga kelangsungan hidup perusahaan, serta

BAB II. Gambaran Umum PT. PINDAD (Persero)

BAB II. Gambaran Umum PT. PINDAD (Persero) PT. PINDAD (Persero) Bandung merupakan suatu usaha komando TNI-AD yang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian

BAB I PROFIL PERUSAHAAN

BAB II. GAMBARAN UMUM PT.PINDAD (Persero) Bandung. 2.1 Sejarah Singkat PT.PINDAD (Persero) Bandung

BAB III PROFIL PERUSAHAAN

Bab I Pendahuluan. Latar Belakang

BAB I PROFIL PERUSAHAAN

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN PT PLN (PERSERO) DISTRIBUSI JAWA TENGAH DAN D.I. YOGYAKARTA

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

2017, No Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679); MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN PEMERINTAH TENTANG BADAN USAHA MILIK DAERA

2013, No d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, dan huruf c, perlu menetapkan Peraturan Menteri Keuangan

KEPUTUSAN DEWAN KOMISARIS PT INDONESIA ASAHAN ALUMINIUM (PERSERO) NOMOR : PC-07/05/2014 TENTANG PIAGAM KOMITE AUDIT

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 54 TAHUN 2017 TENTANG BADAN USAHA MILIK DAERAH DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

DAFTAR ISI. SK BERSAMA DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI PT BARATA INDONESIA(Persero)

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. PT. LAPI GANESHATAMA CONSULTING ( PT. LAPI GTC) berdiri

PIAGAM AUDIT INTERNAL

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 169 TAHUN 2000 TENTANG POKOK-POKOK ORGANISASI PERTAMINA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 58 /POJK.04/2016 TENTANG DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS BURSA EFEK DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 1990 TENTANG POKOK-POKOK ORGANISASI PERTAMINA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 1990 TENTANG POKOK-POKOK ORGANISASI PERTAMINA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

7. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 50 Tahun 1999 tentang Kepengurusan Badan Usaha Milik Perusahaan Daerah;

BAB II PROFIL PERUSAHAAN

PROVINSI JAWA TENGAH PERATURAN DAERAH KOTA SEMARANG NOMOR 13 TAHUN 2016 TENTANG

BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) merupakan hasil merger dari

LAMPIRAN II SURAT EDARAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 15 /SEOJK.05/2016 TENTANG LAPORAN PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK BAGI PERUSAHAAN

BAB II PROFIL PT.(PERSERO) PELABUHAN INDONESIA I BELAWAN

BAB II CV. MORAWA TIMBER INDUSTRI

SALINAN PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 59 /POJK.04/2016 TENTANG DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS LEMBAGA KLIRING DAN PENJAMINAN

NOMOR 152/PMK.010/2012 TENTANG TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK BAGI PERUSAHAAN PERASURANSIAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

SEttEN IN00NESiA GRO IPIEDOMAN KERJA(CHARTER) KOMITE AUDI丁. PToSEMEN丁 ONASA

BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN

BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

PIAGAM INTERNAL AUDIT

1.1 Latar Belakang PT. PINDAD (Persero) merupakan perusahaan manufaktur di Indonesia yang bergerak dibidang produk militer dan produk komersil yang

DAFTAR ISI CHARTER KOMITE AUDIT PT INDOFARMA (Persero) Tbk

BAB III PROFIL PERUSAHAAN

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. (17/10/2008) Nomor 30, yang dibuat dihadapan Hj. YULFITA RAHIM Sarjana

RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS)

PIAGAM KOMITE AUDIT 2015

BAB IV GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. Makmur didirikan pada tanggal 27 Mei 1996, dikantor Notaris Robert

PERATURAN OTORITAS JASA KEUANGAN NOMOR 60 /POJK.04/2016 TENTANG DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS LEMBAGA PENYIMPANAN DAN PENYELESAIAN

BAB 3 OBJEK PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Sejarah Singkat PT. Pindad (Persero)

BAB III METODOLOGI ANALISIS

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BUPATI KOTAWARINGIN TIMUR PROVINSI KALIMANTAN TENGAH PERATURAN DAERAH KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR

BAB II PROFIL PT. PLN (PERSERO) WILAYAH SUMATERA UTARA. 1. Keberhasilan yang dicapai Sebelum Kemerdekaan Sampai 1965

2012, No MEMUTUSKAN: Menetapkan : PERATURAN MENTERI KEUANGAN TENTANG TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK BAGI PERUSAHAAN PERASURANSIAN. BAB I KETEN

PEMERINTAH KABUPATEN LINGGA

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. produk kelautan di kota Sidoarjo, Jawa Timur pada tahun 1966, kemudian

PIAGAM AUDIT INTERNAL

PIAGAM KOMITE AUDIT. ( AUDIT COMMITTE CHARTER ) PT FORTUNE MATE INDONESIA Tbk

BAB III PROSES PENGUMPULAN DATA. pesat guna meningkatkan standar hidup berbangsa dan bernegara. Semua pihak baik

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 2005 TENTANG PENDIRIAN, PENGURUSAN, PENGAWASAN, DAN PEMBUBARAN BADAN USAHA MILIK NEGARA

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 2005 TENTANG PENDIRIAN, PENGURUSAN, PENGAWASAN, DAN PEMBUBARAN BADAN USAHA MILIK NEGARA

-2- BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini yang dimaksud dengan: 1. Penjaminan adalah kegiatan pemberian jaminan oleh

PEMERINTAH KABUPATEN LOMBOK TIMUR

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 40 TAHUN 2007 TENTANG PERUSAHAAN UMUM (PERUM) LEMBAGA KANTOR BERITA NASIONAL ANTARA

KODE ETIK PT DUTA INTIDAYA, TBK.

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 40 TAHUN 2007 TENTANG PERUSAHAAN UMUM (PERUM) LEMBAGA KANTOR BERITA NASIONAL ANTARA

Piagam Audit Internal. PT Astra International Tbk

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BAB II PT. MITRA JAYA BAHARI BELAWAN

PERATURAN DAERAH PROVINSI SUMATERA UTARA NOMOR 11 TAHUN 2007 TENTANG PEMBENTUKAN PT. PEMBANGUNAN PRASARANA SUMATERA UTARA

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN No.124 yang berlokasi di Jalan Moh. Toha No.147 Km 6,1 Bandung,

Kebijakan Corporate Governance. PT. Persero Batam. Tim GCG PT. Persero Batam Hal : 1 of 9

BAB I PENDAHULUAN Logo Perusahaan. Gambar 1.1 Logo PT Pindad (Persero) Sumber : PT Pindad (Persero), 2016

BAB II PROFIL PT. KHARISMA PEMASARAN BERSAMA NUSANTARA (KPBN) CABANG MEDAN

DAFTAR ISI CHARTER KOMITE AUDIT. I Pendahuluan 1. II Tujuan Pembentukan Komite Audit 1. III Kedudukan 2. IV Keanggotaan 2. V Hak dan Kewenangan 3

KEPUTUSAN MENTERI BADAN USAHA MILIK NEGARA REPUBLIK INDONESIA NOMOR : KEP- 59 /MBU/2004

METODOLOGIPENELITIAN. Pada penulisan skripsi ini, lokasi penelitian penulis adalah PT. Pelayaran

BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. 2.1 Sejarah Singkat PT Kasa Husada Wira Jatim

PEDOMAN KERJA DEWAN KOMISARIS

MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI REPUBLIK INDONESIA PERATURAN MENTERI NEGARA RISET DAN TEKNOLOGI NOMOR : 10/M/PER/XII/2006

BAB II GAMBARAN UMUM PT. PERMODALAN EKONOMI RAKYAT PROVINSI RIAU PEKANBARU. A. Sejarah PT. Permodalan Ekonomi Rakyat Provinsi Riau Pekanbaru

BAB I PENDAHULUAN Bentuk, Bidang dan Perkembangan Usaha Bentuk PT. Pos Indonesia (Persero) 1. Pos sebagai Perusahaan Negara

Daftar Isi... i Tentang Panduan Good Corporate Governance... 1 Visi... 3 Misi... 3 Nilai-Nilai Dasar Perseroan... 4 Komitmen Perseroan...

PEMERINTAH KABUPATEN LUWU TIMUR PERATURAN DAERAH KABUPATEN LUWU TIMUR NOMOR 2 TAHUN 2012 TENTANG PEMBENTUKAN BADAN USAHA MILIK DAERAH DENGAN RAHMAT

Tentang Panduan Good Corporate Governance.

BAB II PROFIL PERUSAHAAN. A. Sejarah Ringkas PT. Agung Sumatera Samudera Abadi

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DEWAN KOMISIONER OTORITAS JASA KEUANGAN

PEMERINTAH KABUPATEN PROBOLINGGO

PIAGAM (CHARTER) AUDIT SATUAN PENGAWASAN INTERN PT VIRAMA KARYA (Persero)

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN GARUT

Transkripsi:

BAB III OBJEK DAN METODE TUGAS AKHIR 3.1 Objek Penelitian Tugas Akhir Objek tugas akhir ini adalah mengenai akuntansi penggajian serta prosedur penggajian yang dilakukan pada perusahaan PT. Pindad (Persero) yang merupakan Badan Usaha Milik Negara dibawah Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia yang terletak di Jalan Jend. Gatot Subroto No. 517, dengan topik yang dibahas adalah Tinjauan Atas Akuntansi Penggajian Karyawan Pada PT. Pindad (Persero). 3.1.1 Sejarah dan Perkembangan PT. Pindad (Persero) PT. Pindad adalah perusahaan industri manufaktur Indonesia yang bergerak dalam bidang industri logam yang memproduksi peralatan pertahanan (produk militer) yaitu alat dan peralatan untuk mendukung kemandirian pertahanan dan keamanan Negara. Alat dan peralatan yang diproduksi adalah bebagai senjata, amunisi, kendaraan fungsi khusus militer untuk keperluan TNI dan POLRI, serta aksesoris untuk pertahanan dan keamanan; dan peralatan industri non-militer (produk komersial) yaitu alat dan peralatan untuk industri elektrik, industri transportasi, mesin industri, industri pertambangan dan agroindustri. PT. Pindad (Persero) mempunyai pabrik dan juga kantor pusat yang terletak di Jalan Gatot Subroto 517 Bandung serta kantor cabang yang terletak di Turen, Jawa Timur. Pada periode tahun 1808-1850 berdiri bengkel peralatan militer bernama Artilleriee Constructie Winkle (ACW) dan Pyrotekniesche Werkplaats (PW) berfungsi mengadakan persediaan dan pemeliharaan alat-alat perkakas senjata dan memperbaiki senjata-senjata yang rusak, sementara PW berfungsi membuat dan 35

36 memperbaiki amunisi atau mengerjakan pekerjaan yang berhubungan dengan bahan peledak untuk memenuhi kebutuhan Angkatan Laut Belanda. Pada periode tahun 1923-1932, bengkel-bengkel yang ada di Surabaya dan lain-lain dipindahkan ke Bandung dan digabung menjadi satu dengan nama Artilleriee Inrichtingen (AI). Tahun 1942, Belanda menyerah kepada Jepang dan kemudian ACW berganti nama menjadi Dai Ichi Kozo (DIK). Pada tahun 1947 DIK berganti nama menjadi Leger Productie Bedrijven (LPB). Pada tanggal 29 April 1950 pemerintah Belanda menyerahkan LPB kepada pemerintah RI dan berganti nama menjadi Pabrik Senjata dan Mesiu (PSM). Tahun 1958 PSM berganti menjadi Pabrik Alat Peralatan Angkatan Darat kemudian berubah nama menjadi PINDAD dan pada tahun 1983 status PINDAD berubah menjadi BUMN. Pada tahun 1989, bersama dengan 9 Persero lain, PT. PINDAD (Persero) berada dibawah pembinaan Badan Pengelola Industri Strategis (BPIS). Tahun 1998 BPIS dibubarkan, seluruh perseroan yang berada di bawah pembinaannya menjadi anak perusahaan PT. Pakarya Industri (Persero). Tahun 1999 PT. Pakarya Industri (Persero) berubah nama menjadi PT. Bahana Pakarya Industri Strategis (Persero), yang kemudian dibubarkan melalui Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor : 52 tahun 2002. Selanjutnya berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor : 41 tahun 2003, PT. Pindad (Persero) berada di bawah kewenangan Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara. 3.1.2 Visi Dan Misi PT. Pindad ( Persero) 3.1.2.1 Visi PT. Pindad ( Persero )

37 Menjadi produsen produk pertahanan dan keamanan terkemuka di Asia pada tahun 2020, melalui upaya inovasi produk dan kemitraan strategis. 3.1.2.2 Misi PT. Pindad (Pesero) Melakukan usaha terpadu di bidang pertahanan dan keamanan serta peralatan industri untuk mendukung pembangunan nasional dan secara khusus untuk mendukung pertahanan dan keamanan Negara. 3.1.2.3 Tujuan, Sasaran, dan Prinsip Dasar Perusahaan Tujuan : Mampu menyediakan kebutuhan Alat Utama Sistem Persenjataan secara mandiri untuk mendukung penyelenggaraan pertahanan dan keamanan Negara Republik Indonesia. Sasaran : Meningkatkan potensi perusahaan untuk mendapatkan peluang usaha yang menjamin masa depan perusahaan melalui sinergi internal dan eksternal. Prinsip Dasar Perusahaan : Loyalitas, Integritas dan Dedikasi, yang berarti : berpegang teguh pada tujuan perusahaan, kejujuran dan keutuhan sikap dalam interaksi organisasi dan pengabdian pada perusahaan. Ketiga hal ini merupakan sikap keseharian setiap anggota organisasi yang mendasari setiap aksi individual dan organisasi. Semangat kelompok tidak boleh mengalahkan prinsip pertama ini. Keunggulan Teknologi, yang berarti : keyakinan bahwa penguasaan dan pemanfaatan teknologi sangat penting dalam mencapai

38 tujuan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas kerja untuk inovasi produk dan bahan untuk inovasi bisnis. Kerjasama Kelompok, yang berarti : keberhasilan merupakan hasil dari kerjasama. Sinergi yang muncul dari kelompok yang dilandasi integritas anggota kelompok mampu memberikan kesuksesan yang sebelumnya tak mungkin diraih. Berbisnis untuk saling menguntungkan, yang berarti menekankan pentingnya memperoleh kepercayaan dari semua pihak yang berbisnis dengan Pindad. Merupakan hal penting untuk memikirkan dan menjamin manfaat dan menambahkan nilai kepada mitra, pelanggan, pemasok dan tentu untuk Pindad sendiri. 3.1.3 Kedudukan serta Maksud dan Tujuan PT. Pindad (Persero) PT. Pindad (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara berbentuk perseroan, berkedudukan di bawah koordinasi Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia dan berkantor pusat di Bandung, dengan kantorkantor, cabang-cabang, dan perwakilan-perwakilannya, baik di dalam maupun di luar wilayah Republik Indonesia. Maksud dan tujuan PT. Pindad (Persero) adalah turut melaksanakan dan menunjang kebijaksanaan dan program Pemerintah di bidang Ekonomi dan Pembangunan Nasional pada umumnya dan khususnya di bidang industri alat/peralatan pertahanan dan keamanan, industri manufaktur, jasa dan perdagangan dengan memperhatikan prinsip-prinsip yang berlaku bagi Perseroan Terbatas. 3.1.4 Kegiatan Usaha PT. Pindad (Persero)

39 Untuk mencapai maksuda dan tujuan tersebut, PT. Pindad (Persero) melaksanakan beberapa kegiatan usaha yang diantaranya adalah: a. Manufaktur 1. Produk senjata dan amunisi, 2. Produk kendaraan khusus, 3. Produk piroteknik, bahan pendorong dan bahan peledak (militer dan komersial), 4. Produk konversi energi, 5. Produk komponen, sarana dan prasarana industrial, 6. Produk mesin industri dan peralatan industrial, 7. Produk mekanikal, elektikal, optikal, dan opto elektronik. b. Jasa 1. Perekayasaan sistem industrial, 2. Pemeliharaan produk / peralatan industri, 3. Pengujian mutu dan kalibrasi, 4. Konstruksi, 5. Pemesinan, 6. Heat dan Surface Treatment, 7. Peledakan. c. Perdagangan : Melaksanakan pemasaran, penjualan dan distribusi produk dan jasa tersebut termasuk produksi pihak lain, baik di dalam maupun di luar negeri. d. Produk dan jasa lainnya dalam rangka memanfaatkan sisa kapasitas yang telah dimiliki Perusahaan. 3.1.5 Fungsi Fungsi

40 Untuk melaksanakan tugas pokok guna mencapai tujuan perusahaan secara efektif dan efisien, maka PT. Pindad (Persero) menyelenggaran fungsi-fungsi sebagai berikut : a. Pemasaran dan Penjualan Segala usaha dan kegiatan yang menyangkut pemasaran dan penjualan dalam arti yang seluas-luasnya atas barang dan jasa. b. Teknolgi Segala usaha dan kegiatan yang menyangkut pemilihan, penelitian, dan penemuan teknologi serta penelitian da pengembangan produk, termasuk pembuatan perangkat lunak. c. Produksi Segala usaha dan kegiatan yang menyangkut persiapan, perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian produksi. d. Material Segala usaha dan kegiatan yang menyangkut perencanaan kebutuhan, pengadaan, penyimpanan, pemeliharaan, pengendalian persediaan dan distribusi material. e. Keuangan Segala usaha dan kegiatan yang menyangkut perencanaan, perolehan, pengamanan dan pemanfaatan dana secara optimal, akuntansi keuangan, akuntansi manajemen serta perhitungan dan pengendalian biaya. f. Sumber daya manusia Segala usaha dan kegiatan yang menyangkut perencanaan kebutuhan, penyediaan dan pemisahan, pengembangan, dan pelayanan ksejahteraan pegawai. g. Mutu Segala usaha dan kegiatan yang menyangkut perancangan dan pengembangan serta implementasi system mutu, penyusunan petunjuk spesifikasi mutu, perencanaan pencapaian tingkat mutu, kegiatan pemeriksaan dan pengujian guna menjamin tercapainya mutu yang di minta pelanggan serta diakui baik secara nasional maupun internasional.

41 h. Fasilitas Segala usaha dan kegiatan yang menyangkut perencanaan, pengembangan, dan pemeliharaan sarana dan prasarana perusahaan. i. Informasi Segala usaha dan kegiatan yang menyangkut perencanaan, pengorganisasian, pemanfaatan serta pengendalian informasi. j. Pengawasan Segala usaha dan kegiatan yang menyangkut pemeriksaan untuk mencegah pemborosan, peningkatan hasil guna dan daya guna berdasarkan perundag-undangan, peraturan, kebijakan, dan norma yang berlaku. k. Perencanaan dan Pengendalian Perusahaan Segala usaha dan kegiatan menyangkut perencanaan strategi, pengorganisasian, pemantauan da evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan perusahaan, termasuk pengendalian program-program. l. Administrasi dan Umum Segala usaha dan kegiatan yang menyangkut pengaturan rumah tangga perusahaan, adminstrasi umum, pemeliharaan lingkungan kerja, kesehatan kerja, pengamanan perusahaan, hubungan masyarakat, perijinan, asuransi, klaim, dan hukum. 3.1.6 Organisasi dan Tugas Perusahaan PT. Pindad (Persero) Organisasi dan Tugas Perusahaan PT. Pindad (Persero) ini di maksudkan sebagai pedoman dan landasan kerja perusahaan agar tugas pokoknya dapat terlaksana secara berhasil guna dan berdaya guna. Dasar yang dipergunakan dalam penyusunan organisasi dan tugas PT. Pindad (Persero) adalah : a. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2003 tanggal 19 Juni 2003 tentang Badan Usaha Milik Negara,

42 b. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 40 tahun 2007 tanggal 16 Agustus 2007 tentang Perseroan Terbatas, c. Akta Nomor : 15 tanggal 07 Juli 2008 dari Notaris Nining Puspitaningtyas, S.H. tentang Pernyataan Keputusan Rapat Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Pindad, terkait dengan Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan untuk disesuaikan dengan undang-undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas, d. Akta Nomor : 77 tanggal 16 April 2009 dari Notaris Nining Puspitaningtyas, S.H. tentang Pernyataan Keputusan Rapat Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Pindad, terkait dengan Persetujuan Perubahan/Penyempurnaan Struktur Organisasi dan Penataan kembali Susunan Keanggotaan Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT. Pindad, e. Surat Keputusan Direksi PT. Pindad Nomor : Skep/15/P/BD/IV/2004 tanggal 30 April 2004 dan beserta perubahannya Nomor : Skep/15a/P/BD/IV/2004 tanggal 16 Oktober 2006 tentang Organisasi dan Tugas Perusahaan PT. Pindad (Persero), f. Rencana Jangka Panjang (RJP) PT. Pindad (Persero), g. Surat Dewan Komisaris PT. Pindad (Persero) Nomor : B/39/DEKOM/P/V/2009 tanggal 29 Mei 2009 tentang Persetujuan Perubahan Organisasi PT. Pindad (Persero).

43 3.1.7 Struktur Organisasi Perusahaan Gambar 3.1 Struktur Organisasi Perusahaan PT. Pindad (Persero)

44 3.1.8 Struktur Organisasi Dept. Keuangan KADEP AKUNTANSI KASUBDE JURNAL UMUM BUKU BESAR BUKU PEMBANTU ANALISA BIAYA DEPUTI DIREKTUR KEUANGAN KADEP PERBENDAHARAAN PERHITUNGAN DANA PENGENDALIAN PIUTANG EKSPOR IMPOR KASIR KADEP PERPAJAKAN & BEA PERENCANAAN PERPAJAKAN & BEA AKUNTANSI PERPAJAKAN & BEA KADEP KEUANGAN & ANGGARAN PERENCANAAN & PENGENDALIAN ANGGARAN INFORMASI MANAJEMEN KEUANGAN VERIFIKASI ANALISIS KEUANGAN Gambar 3.2 Struktur Organisasi Deputi Direktur Keuangan Ditku

45 3.1.9 Pembagian Tugas, Wewenang, dan Tanggung Jawab Tugas, Wewenang, dan Kewajiban Direksi Tugas pokok Direksi secara umum adalah : Memimpin dan mengurus perusahaan sesuai dengan tugas pokok, serta menentukan kebijakan untuk mencapai maksud dan tujuan perusahaan sebagimana tercantum dalam Anggaran Dasar PT. Pindad. Pembagian tugas dan wewenang setiap anggota Direksi ditetapkan oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan wewenang tersebut oleh RUPS dapat dilimpahkan kepada Komisaris. Kewajiban Direksi sebagaimana terdapat dalam Anggaran Dasar perusahaan. Tanggung Jawab Direksi Direksi bertanggungjawab atas tindakannya yang mewakili dan mengikat perusahaan baik di dalam maupun diluar pengadilan. Direksi memberikan pertanggungjawabandan segala keterangan tentang jalannya perusahaan, berupa laporan kegiatan perusahaan dalam bentuk laporan tahunan ataupun laporan kerja menurut cara dan waktu yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar kepada RUPS, sesuai dengan bidangnya masing-masing. Direktur Utama Direktur Utama adalah pejabat yang di angkat oleh RUPS dengan mendapatkan kewenangan serta tanggung jawab untuk mengelola perusahaan. Tugas dan kewajiban Direktur Utama adalah : a. Memimpin dan mengendalikan seluruh kegiatan perusahaan sesuai dengan tugas pokok untuk mencapai maksud dan tujuan perusahaan.

46 b. Menetapkan kebijakan untuk kepentingan perusahaan yang tidak bertentangan dengan ketentuan perundang-undangan serta peraturan yang berlaku. c. Mengkoordinasikan kegiatan direksi. Direktur Administrasi dan Keuangan Direktur Administrasi dan Keuangan adalah pejabat yang diangkat oleh RUPS, dengan penugasan : a. Hasil Pokok Kebijakan dan arah kegiatan operasional manajemen keuangan, pengelolaan aset, K3LH dan pengadministrasian personil. b. Aktivitas Pokok : 1. Mengarahkan rumusan kebijakan dalam pengelolaan keuangan, aset, K3LH dan administrasi personil, 2. Mengendalikan agar seluruh unit usaha dan wilayah kerja perusahaan mematuhi rencana anggaran yang telah disetujui, 3. Mengelola ketersediaan dana yang dibutuhkan oleh perusahaan untuk kegiatan operasional dan investasi, 4. Mengoptimalkan persediaan meterial, 5. Menetapkan langkah-langkah untuk mengurangi dan menanggulangi berbagai jenis risiko finansial perusahaan, 6. Memberikan persetujuan / penolakan anggaran atas program / proyek yang belum tercantum dalam RKAP, 7. Membina hubungan dengan lembaga / instansi terutama yang berkaitan dengan pendanaan dan perpajakan / lepabeanan,

47 8. Menyampaikan hasil kegiatan serta memberi saran / usul kepada Direktur Utama, secara khusus maupun dalam forum rapat Direksi. Dalam melaksanakan tugasnya, Direktur Keuangan dibantu oleh : Deputi Direktur Keuangan Ditku, dengan penugasan : Hasil Pokok : 1. Catatan akuntansi dan keuangan, 2. Rencana anggaran perusahaan, 3. Melaksanakan penjualan produk dan jasa, 4. Membuat kontrak penjualan, 5. Memonitor realisasi kontrak, 6. Melaksanakan penagihan, 7. Melakukan kegiatan pelayanan purna jual, 8. Melakukan pengukuran kepuasan pelanggan, 9. Melaksanakan pengelolaan sumber daya, 10. Membina hubungan dengan pelanggan dan calon pelanggan, 11. Melaporkan semua kegiatan dan hasilnya serta memberikan saran / usul kepada Diprodman

48 3.2 Metodelogi Tugas Akhir 3.2.1 Metode Penulisan Tugas Akhir Dalam penyusunan Laporan tugas Akhir ini, penulis menggunakan Metode Deskriptif, dimana penulis melakukan penelitian secara langsung dengan cara melihat, mengamati, serta ikut melakukan pekerjaan-pekerjaan yang berkaitan dengan penyusunan Laporan Tugas Akhir, mengumpulkan data informasi dan fakta-fakta yang berhubungan dengan judul yang untuk selanjutnya dilukiskan atau digambarkan kedalam Laporan Tugas Akhir ini. 3.2.2 Teknik Pengumpulan Data Tugas Akhir Adapun untuk melengkapi laporan dalam pengumpulan data serta informasi yang diperlukan dalam penulisan laporan ini, penulis juga menggunakan teknik pengumpulan data sebagai berikut : 1. Studi Kepustakaan Pengamatan yang dimaksudkan untuk memperoleh data primer yang dibutuhkan dengan cara mempelajari buku-buku yang berkaitan dengan tugas Akhir dan juga mewawancarai beberapa staff dan pejabat yang mengetahui masalah yang sedang di teliti penulis. Dan untuk memperoleh data sekunder yang juga dibutuhkan dengan cara mengumpulkan data berupa dokumen atau catatan yang berkaitan dengan Tugas Akhir ini. 2. Studi Lapangan Selain studi kepustakaan, saya juga mengumpulkan data melalui pengamatan secara langsung pada kegiatan operasional perhitungan persediaan di PT Biofarma (Persero). 3. Kerja Praktik di Perusahaan Untuk mendapatkan data yang diperlukan, maka penulis melakukan kerja praktik di perusahaan selama 45 hari atau 1 bulan 2 minggu (20 hari kerja efektif).