BAB III PROFIL PERUSAHAAN
|
|
|
- Widya Sanjaya
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 16 BAB III PROFIL PERUSAHAAN 3.1 Tinjauan Umum Perusahaan PT. PINDAD (PERSERO) Bandung pada awalnya adalah suatu usaha Komandan TNI AD yang bergerak dalam bidang instasnsi industri. Oleh karena itu, maka Industri Komandan Perindustrian Angkatan Darat yang disingkat dengan nama KOPINDAD, yang fungsi utamanya adalah untuk memproduksi senjata dan amunisi untuk kebutuhan Angkatan Darat khususnya dan ABRI pada umumnya. Pada masa penjajahan Belanda tahun 1908 didirikan Artillerie Contructie Winkel (ACW) di Surabaya. Pada tahun 1923 ACW dipindahkan ke Bandung dan ACW berganti nama menjadi Artillerie Inrichtingen ( AI ). Sedangkan pada masa penjajahan Jepang pada tahun 1942, menjelang kemerdekaan, ACW diganti namanya menjadi Dai Khi Kozo (DIK). Dan setelah kemerdekaan DIK diganti namanya menjadi Ledger Productie Bredjuen (LPB) di bawah NICA pada tahun Dengan adanya penyerahan kedaulatan dari pemerintah Belanda kepada perintah Republik Indonesia Serikat ( RIS ) pada tahun 1950, maka instansi ini diserahkan kepada RIS dan tepatnya pada tanggal 29 April 1950, diganti namanya menjadi Pabrik Senajata dan Masiu ( PSM ) yang selanjutnya tanggal ini diperingati sebagai hari jadi perusahaan. Pada tahun 1958 Pabrik Senjata dan Masiu diubah namanya menjadi Pabrik Alat Peralatan Angkatan Darat ( PABAL AD ). PABAL AD dalam produknya tidak hanya memproduksi senjata saja, tetapi juga memproduksi kebutuhaan lainnya untuk Angkatan Darat. Tahun 1962 PABAL AD diganti namanya menjadi perindustrian TNI AD ( PINDAD ) yang secara keseluruhan PINDAD ( PERSERO ) baru memproduksi penuh pada tahun 1968.
2 17 Tanggal 29 April 1983 PINDAD menjadi Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) dengan PT. PINDAD (PERSERO ) dimana PINDAD adalah nama dan bukan singkatan. Tahun 1989 pemerintah membentuk Badan Pengelolaan Industri Strategi ( BPIS ) dan PT. PINDAD (PERSERO ) di bawah pembinaan atau menjadi BUMN Industri Strategis. Tahun 1988 BPIS dibubarkan oleh pemerintah dan pada tahun yang sama pemerintah mendirikan BUMN dengan nama PT. Prakarya Industri Strategis, pada tahun 1999 PT. Prakarya Industri Strategis ( PERSERO ). Tahun 2002 PT. Bahana Prakarya Industri Strategis ( PERSERO ) dibubarkan oleh pemerintah dan sejak saat itu PT. PINDAD (PERSERO ) langsung di bawah kementriaan BUMN hingga sekarang. Sesuai dengan surat keputusan Menhankam nomor : 12/M/IV/1983 tentang alih uasaha PINDAD menjadi Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ), maka sejak tanggal 19 AApril 1983 PINDAD beralih menjadi Perseroan Terbatas. Berdasarkan keputusan Presiden Republik Indonesia nomor : 114/M/1083 tanggal 23 Mei 1983, maka diangkatlah Menteri Negara Riset dan Teknologi Menristek selaku Direktur Utama PT. PINDAD (PERSERO ) Maksud dan Tujuan Didirikan PT. PINDAD ( PERSERO ) Sebagai Badan Usaha Milik Negara ( BUMN ) industri strategis yang melakukan kegiatan usaha dengan orientasi bisnis sekaligus berperan sebagai wahana transformation industri, maka pengembangan perusahaan diarahkan pada pertumbuhan yang sehat melalui usaha usaha penguasaan teknologi unggulan sehinggga berkembang secara kuat diantara kegiatan sektor - sektor industri nasional dan lebih terbukanya lapangan kerja. Maksud dan tujuan didirikan PT. PINDAD (PERSERO ) yaitu untuk turut melaksanakan dan menunjang kebijakan dan program pemerintah dibidang khususnya dalam bidang indutri peralatan mesin, perlatan industri manufaktur energi dan
3 18 transformasi dengan memperhatikan prinsip prinsip yang bagi Perseroan Terbatas. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut perusahaan menjalankan bidang usahanya dengan keputusan No:Skep/9/P/B/D/VI/2001 PT. PINDAD (PERSERO ) sebagai berikut : 1. Produksi a. Kelompok produk senjata, amunisi dan kendaraan militer khusus b. Kelompok produk penggerak mula dan elektro mekanik c. Kelompok produk komponen otomotif, karena api dan prasarananya, kapal laut, pesawat terbang d. Kelompok produk peralatan industri logam e. Kelompok produk phyroteknik dan komponen bahan peledak 2. Perdagangan Melaksanakan pemasaran, distribusi dan penjualan produk atau komponen yang tersebut diatas baik di dalam negeri maupun di luar negeri. 1. Jasa a. Perekayasaan industri logam dan sistem pendukungnya b. Pemeliharaan produk / peralatan industri c. Perekayasaan proses manufaktur d. Pengujian mutu dan pengembangan sistem mutu e. Pendidikan industri dan logam 2. Produk dan jasa lain dalam rangka memanfaatkan fasilitas yang telah dimiliki perusahaan
4 Visi dan Misi PT. PINDAD ( PERSERO ) Visi dan misi adalah acuan yang digunaka untuk pengembangan perusahaan dalam jangka panjang dalam upaya memperoleh masa depan yang lebih baik. Visi merupakan cita cita yang ingin dicapai oleh perusahaan yang harus dijadikan pendorong untuk maju dalam waktu yang terbatas. Misi adalah tugas yang diemban oleh perusahaan yang harus dipegang dan diletakkan sebagai nilai nilai dasar dalam melakasanakan kegiatan perusahaan. a. Visi Perusahaan sehat yang mempunyai inti usaha terpadu, beropersai secara fleksibel serta mandiri dan financial b. Misi Melaksanakkan kegiatan usaha dalam bidang alat dan peralatan industri dengan mendapatkan laba untuk pertumbuhna perusahaan melalui keunggulan teknologi dan efisiensi 3.2 Struktur Organisasi Perusahaan Struktur organisasi PT. PINDAD (PERSERO ) diatur berdasarkan surat Keputusan Direksi PT. PINDAD (PERSERO ) Nomor : SKEP/15?BD/IV/2004 tanggal 30 April 2004 mengenai organisasi dan tugas perusahaan PT. PINDAD (PERSERO ) mempunyai struktur organisasi yang berbentuk staf dan garis. Hal ini terlihat dengan adanya pembagian tugas anatara satu bidang lainnya. Adapun unsur unsur yang terdapat dalam struktur organisasi PT. PINDAD (PERSERO ) adalah sebagai berikut : 1. Direktur Utama ( Direktur ), Staff pembantu umum Direktur terdiri dari : a. Kepala Sekertariat Perusahaan ( SP ) b. Kepala Satuan Pegawasan Intern
5 20 c. PUSPAM 2. Staff Direksi terdiri dari : a. Direktur Produk Manufaktur (DM) b. Direktur Produk Sistim Senjata (DS) c. Direktur Administrasi dan Keuangan ( KU ) d. Direktur Perencanaan dan Pengembangan ( DR ) Staff Pembantu Direksi terdiri dari : a. Deputi Direktur dan Pengembangan Bidang Pengembangan Usaha b. Deputi Direktur Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya c. Deputi Direktur Produk Sistem Senjata d. Deputi Direktur Penelitian dan Pengembangan e. Deputi Direktur Pemasaran dan Penjualan f. Kepala Divisi Munisi g. Kepala Divisi Senjata Sedangkan unit unit khusus pelaksana dari PT. PINDAD ( PERSERO ) terdiri dari lima divisi dan satu unit khusus dengan kegiatan produksi yang berbeda beda. Kelima divisi tersebut antara lain : 1. Divisi Munisi Direktur Produk Sistem Senjata 2. Divisi Senjata di bawah Direktur Produk Sistem Senjata 3. Divisi Mesin Industri dan Jasa di bawah Direktur Produk Manufaktur 4. Divisi Tempa dan Cor di bawah Direktur Produk Manufaktur 5. Divisi Rekaya dan Industri di bawah Direktur Produk Manufaktur 6. Unit Pengembangan Kendaraan ( Unit Khusus ) di bawah Direktur Produk Manufaktur 7. Kepala Divisi Bahan Peledak Komersial Adapun Divisi Mesin Industri dan jasa yang dipimpin oleh seorang kepala Divisi Mesin Industri dan Jasa. Divisi mesin industri dan jasa semula bernama Divisi Mekanik yang berdiri tanggal 1 januari 1996.
6 21 Baulah sekitar pertengahan tahun 2004 Divisi mekanik resmi berganti nama menjadi Divisi Mesin dan Jasa. Dan seluruh kegiatan dari Divisi ini yang berada di bawah tanggung jawab Direktur Produk Komersial. Struktur organisasi Divisi Mesin Industri dan Jasa yang dapat terlihat unsur dalam lampiran diatur berdasarkan Surat Keputusan Direksi PT.PINDAD ( PERSER ) Nomor:SKEP/1/P/BD/VI/2004 tanggal 7 juni Unsur unsur yang terdapat dalam struktur organisasi Divisi Mesin dan Jasa secara garis besar terdiri dari : 1. Kepala Divisi Mesin Industri dan Jasa 2. Unit Pengembangan Produk 3. Biro Pengadaan 4. Kasir 5. Departemen Administrasi dan Keuangan yang tersusun dari : a. Sub Departemen Akutansi Keuangan b. Sub Departemen Akutansi Biaya c. Sub Departemen Adminitrasi dan Umum d. Sistem Informasi Dan seluruh kegiatan dari Divisi ini terdapat beberapa departemen produksi, dimana setiap departemen menghasilkan jenis produk yang berbeda beda terdiri dari : 1. Departemen Produk Alat dan Peralatan Kapal Laut 2. Departemen Pemesinan 3. Departemen Sarana Kereta Api 4. Departemen Pemeliharaan Mesin Listrik 5. Departemen Laboratium
7 22 STRUKTUR ORGANISASI PT.PINDAD (PERSERO) DIREKTUR UTAMA KEPALA SATUAN PENGAWASAN KEPALA SEKRETARIAT KEPALA PUSAT PENGAMANAN KEPALA QUALITY ASSURANCE DIREKTUR PERENCANAAN & PENGEMBANGAN DIREKTUR PRODUK SISTEM SENJATA DIREKTUR PRODUK MANUFAKTUR DIREKTUR ADMINISTRASI & KEUANGAN DEPUTI DIREKTUR PENGEMBANGAN USAHA DEPUTI DIREKTUR PENGEMBANGAN SUMBER DAYA DEPUTI DIREKTUR PENELITIAN & PENGEMBANGAN DEPUTI DIREKTUR PEMASARAN & PENJUALAN DEPUTI DIREKTUR ADMINISTRASI DEPUTI DIREKTUR KEUANGAN ANAK PERUSAHAAN PERUSAHAAN PATUNAN JOINT OPERATION KEPALA DIVISI MUNISI KEPALA DIVISI SENJATA KEPALA DIVISI MESIN INDUSTRI DAN JASA Gambar 3.1 KEPALA DIVISI TEMPA & COR KEPALA DIVISI KENDARAAN KHUSUS KEPALA DIVISI BAHAN PELEDAK KOMERSIAL Struktur Organisasi PT.PINDAD (Persero) Sumber : PT.PINDAD (Persero)
8 Deskripsi Kerja Berikut ini akan diuraikan mengenai tugas masing masing unsur yang terlibat secara garis besar tugas pokok Direksi adalah sebagai berikut : a. Memimpin dan mengelola perusahaan sesuai dengan tugas pokok untuk mencapai maksud dan tujuan perusahaan b. Menguasai, memilihara dan mengelola kekayaan perusahaan c. Mewakili perusahaan di dalam dan di luar pengadilan serta melakukan segala perbuatan dan tindakan baik mengenai kepengurusan maupun kepemilikan serta mengikat perusahaan dengan pihak lain dalam hal : 1. Mengadakan peminjaman jangka pendek dengan bank atau lembaga keuangan lainnya atau meminjamkan uang atas nama perusahaan dengan lebih dahulu ditetapkan dalam rapat umum pemegang saham ( RUPS ) dan mendapat persetujuan dari komisaris 2. Atas nama sepengetahuan dewan komisaris dan persetujuan dari RUSP untuk melepas atau menjamin barang barang modal, perjanjian kerjasama, lisensi, manajemen, bantauan tekhnik dan hal lain yang sejenis. Adapun tugas dan tanggung jawab dari masing masing unsur yang berada dipusat adalah sebagai berikut : 1. Direktur Utama ( Dirut ) a. Memimpin dan mengendalikan seluruh kegiatan sesuai tugas pokok untuk mencapai maksud dan tujuan perusahaan b. Mengambil kebijakan unttuk kepentingan perusahaan yang tidak bertentangan dengan undang undang dan peraturan yang berlaku 2. Kepala Satuan Pengawasan ( SPI ) a. Menyusun program kerja pemeriksaan tahunan, membuat laporan hasil pemeriksaan dan melaksanakan pemeriksaan
9 24 laporan keuangan opersaional maupun pemeriksaan khusus berdasarkan undang undang 3. Kepala Pusat Pengamanan ( PUSPAM ) a. Bertanggungjawab atas semua aspek menyangkut keamanan perusahaan 4. Kepala Sekertariat Perusahaan a. Melaksanakan pengurusan yang berkaitan dengan perijinan asuransi mengelola kesekertariatan kantor dan melaksanakan kegiatan hubungan masyrakat prokoler 5. Direktur Perencanaan dan Pengembangan a. Melakukan kajian, menyusun dan melaksanakan langkah pokok pengembangan usaha, menyusun dan memonitor program penelitian pengembangan 6. Direktur Produk Sistem Senjata a. Menyusun potensi pasar untuk produk militer, melakukan kontrak dengan pelanggan, memonitor pelaksanaan komitmen perusahaan dengan pelanggan b. Melaporkan semua kegiatan dan hasilnya serta memberikan usulan kepada Dirut 7. Direktur Produk Manufaktur a. Menyusun potensi pasar untuk produk komersial, melakukan kontak dengan pelanggan dan melaporkan semua kegiatan dan hasilnya kepada Dirut serta memonitor penelitian dan pengembangan 8. Direktur Administrasi dan Keuangan a. Mengelola keuangan perusahaan, melakukan kontrak dengan debitur dan mengadministrasikan kegiatan perusahan b. Membina hubungan dengan lembaga atau instansi yang berkaitan dengan masalah pendanaan dan perpajakan c. Melaporkan hubungan dengan lembaga atau instansi yang berkaitan dengan masalah pendanaan dan perpajakan
10 25 d. Melaporkan semua kegiatan dan hasilnya kepada Direktur Utama 9. Deputi Direktur Perencanaan dan Pengembangan a. Melakukan kajian atas dinamika pasar dan menyusun langkah pokok pengembangan usaha serta menyelenggarakan hubungan kerjasama usaha membina keberadaan akan perusahaan 10. Deputi Direktur Perencanaan dan Pengembangan Sumber Daya a. Melakukan kajian atas sumber daya manusia yang dimiliki perusahaan serta melakukan upaya upaya untuk meningkatkan kualitasnya anatara lain melalui pelatihan 11. Deputi Direktur Penelitian dan Pengembangan a. Melakuakn penelitian dan pengembangan atas produk produk militer, menilai kualitas produk agar bisa bersaing dipasar serta merancang produk baru 12. Deputi Direktur Administrasi a. Merencanakan hal hal yang berhubungan dengan administrasi perusahaan serta menyediakan sarana dan prasarana untuk keperluan administrasi perusahaan 13. Deputi Direktur Keuangan a. Merencanakan dan mengendalikan anggaran perusahaan, mengupayakan tersedianya dana melakukan analisa biaya dan keuangan dan melakukan kegiatan akutansi dan perpajakan b. Memimpin dan mengendalikan seluruh kegiatan dalam misi produksi, pembinaan dan pengembangan setiap divisi yang dipimpinnya. Berikut ini akan diuraikan tugas dan tanggung jawab dari beberapa unit yang terdapat dalam Divisi Mesin Industri dan Jasa. A. Biro Pengadaan 1. Membuat daftar penawaran harga 2. Membuat negosiasi dengan pihak rekanan
11 26 3. Membuat dokumen pembelian 4. Menghasilkan material dalam jumlah yang dipesan, kualitas yang bisa dipertanggung jawabkan dan harga yang wajar dengan jadwal pengiriman yang tepat waktu 5. Membuat laporan pertanggung jawaban pengadaan 6. Membuat laporan realisasi pengadaan 7. Membuat daftar rekanan 8. Melakukan evaluasi terhadap kinerja rekanan 9. Melaporkan semua kegiatan dan hasilnya serta memberi usul kepada Divisi Mesin dan Jasa a. Sub Departemen Perencanaan dan Pengendalian Produksi / Planning Produk Control ( SubDepRendal Prod/PPC ) Sub DepRenda 1 Prod/PPC terdapat disetiap Departemen Produksi, yang mana mempunyai tugas yaitu : a. Membuat jadwal Produksi b. Membuat Harga Pokok Produksi yang mencakup kebutuhan jam orang, jam mesin serta kebutuhan material dan perkakas c. Membuat harga pokok produksi d. Menyiapkan perintah pengerjaan produksi e. Memonitor dan mengendalikan pelaksanaan produksi f. Membuat laporaan dan evaluasi produksi g. Memeriksa pengiriman material / jasa serta kelengkapan dokumen pengirimnya h. Membuat bukti material masuk i. Membuat berita acara penerima material j. Meminta first article sebagai contoh pengerjaan dari vendor ( First Article adalah material atau produk yang dikirim vendor sebagai contoh material / jasa yang akan dipasoknya )
12 27 B. Sub Departement Mutu Terdapat setiap Departemen Produksi yang memiliki tugas : 1. Membuat petunjuk pemeriksaan proses dan pemeriksaan akhir 2. Melaksanakan pemeriksaan mutu material masuk, produk dalam proses, dan produk akhir 3. Menyelenggarakan first article infection ( pemeriksaan terhadap first article ) 4. Merencanakan, menyusunn dan mengawasi spesifikasi mutu yang dipakai sebagai dasar penerimaan produk oleh pelanggan 5. Membuat laporan dan evaluasi mutu reject rate 6. Membuat jadwal dan memonitor pelaksanaan kalibrasi alat alat ukur 7. Mengkoordinasikan kegiatan implementasi ISO C. Departemen Administrasi dan Keuangan Adapun tugas dari departemen ini yaitu : 1. Menyusun rancana anggaran divisi serta mengendalikan pelaksanaanya 2. Menyelenggarakan kegiatan akutansi keuangan dan analisa data keuangan 3. Mengatur liquiditas keuangan 4. Menyelenggarakan adminitrasi umum 5. Menyelenggarakan administrasi pergudangan 6. Membuat rencana kebutuhan SDM 7. Membina disiplin dan tata tertib pegawai 8. Menyelenggarakan kegiatan K3LH 9. Melaporkan semua kegiatan serta memberikan sarana atau usul kepada Kepala Divisi D. Kasir Bertanggung jawab atas semua masalah kebutuhan uang cash dan non cash untuk keperluan.
13 Aspek Aspek Kegiatan PT. PINDAD ( PERSERO ) Kegiatan PT. PINDAD ( PERSERO ) adalah untuk memproduksi peralatan militer dan barang barang militer. Pada awal berdirinya kegiatan perusahaan adalah untuk memasok kebutuhan Departemen Hankam. Setelah menjadi BUMN, PT.PINDAD ( PERSERO ) mempunyai fungsi ganda sebagai penunjang dan keamanan nasional dalam hal pengembangan industri kemiliteran dan jasa sebagai penyelenggara produksi komersial, dimana kegiatan produksi dibagi menjadi dua bidang, yaitu : 1. Bidang Produk Militer Kegiatan produksinya yaitu untuk memenuhi kebutuhan Departemen Hankam dan dikelompok menjadi dua yaitu : a. Amunisi Terdiri dari amunisi caliber ringan ( berbagai caliber ), munisi caliber berat ( monitor dan granat ) dan bahan peledak serta pryoteknik b. Senjata Terdiri dari senapan seribu ( berbagai variasi ) pistol dan revolver 2. Bidang Porduk Komersial ( Non militer ) Bidang ini memproduksi bebagai produk komerial dengan memakai teknologi yang sama dalm pembuatan produk militer, produk yang dihasilkan diantaranya adalah : a. Produk produk tempa, pengecoran dan stamping b. Generator KAP 1 MW s.d 10 MW c. Vaccum circuit braker d. Motor traksi e. Mesin perkakas
14 29 f. Air bake g. Rail Fastening ( KA Clip ) h. Produk Tempa dan cor i. Mesin Derek j. Dek kapal k. Peralatan mesin l. Mesin elektronik m. dan sebagainya Produk - produk tersebut dijual secara umum kecuali produk produk militer yang dijual hanya kepada TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angakatan Udara. Sedangkan untuk produk produk non militer yang dijual hingga keluar negeri, seperti DM dengan jenis SG Pemda Jepang yang dijual ke Jepang. Berikut ini beberapa rekanan yang menjadi langganan PT. PINDAD ( PERSERO ) yaitu : a. PT. PAL b. PT. Roda Mas Bandung c. PT. Yorishima Guna Ind d. Dan lain lain Adapun yang menjadi kegiatan dari Divisi Mesin dan Jasa adalah untuk : 1. Memproduksi mesin mesin perkakas dan sekitaar tahun 1999 mulai dikembangakan mesin perkayuan dan saat ini sudah membuat mesin pengupas kulit kayu dan mesin equator ( multi fungsi ) 2. Memproduksi sistem pengerem Kereta api melalui kerjasama dengan produsen Air Braker System terkenal dari Jerman. PT. PINDAD ( PERSERO ) adalah satu satunya perusahaan di Indonesia yang mendapat Lisensi dari Knorr 3. Memproduksi alat pelayanan kapal laut untuk menunjang program pemerintah dalam meningkatkan industri martini.
15 30 4. Memproduksi perkakas industri dalam kualitas tinggi. Disamping itu fasilitas yang ada di divisi ini juga dipakai untuk menunjang kebutuhan perkakas unit produksi lainnya yang ada dilingkungan PT. PINDAD ( PERSERO )
BAB II. GAMBARAN UMUM PT.PINDAD (Persero) Bandung. 2.1 Sejarah Singkat PT.PINDAD (Persero) Bandung
BAB II GAMBARAN UMUM PT.PINDAD (Persero) Bandung 2.1 Sejarah Singkat PT.PINDAD (Persero) Bandung PT.PINDAD (Persero) Bandung pada mulanya adalah suatu usaha komando TNI AD yang bergerak dalam bidang instalasi
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAH. bidang Produk Militer dan Produk Komersial. Kegiatan PT PINDAD mencakup desain dan
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAH 2.1 Gambaran Umum PT PINDAD (Persero) 2.1.1 Sejarah Singkat PT PINDAD (Persero) PT PINDAD adalah Perusahaan Industri Manufaktur Indonesia yang bergerak dalam bidang Produk
BAB II. Gambaran Umum PT. PINDAD (Persero) PT. PINDAD (Persero) Bandung merupakan suatu usaha komando TNI-AD yang
BAB II Gambaran Umum PT. PINDAD (Persero) 2.1 Sejarah singkat PT. PINDAD (Persero) PT. PINDAD (Persero) Bandung merupakan suatu usaha komando TNI-AD yang bergerak dalam bidang instalasi industri. PT. PINDAD
BAB II. Gambaran Umum PT. PINDAD (Persero)
BAB II Gambaran Umum PT. PINDAD (Persero) 2.1 Sejarah singkat PT. PINDAD (Persero) PT. PINDAD (Persero) Bandung merupakan suatu usaha komando TNI- AD yang bergerak dalam bidang instalasi industri. PT.
BAB III OBJEK DAN METODE TUGAS AKHIR
BAB III OBJEK DAN METODE TUGAS AKHIR 3.1 Objek Penelitian Tugas Akhir Objek tugas akhir ini adalah mengenai akuntansi penggajian serta prosedur penggajian yang dilakukan pada perusahaan PT. Pindad (Persero)
BAB III PROFIL PERUSAHAAN
BAB III PROFIL PERUSAHAAN 3.1 Tinjauan Umum Perusahaan 3.1.1 Sejarah Perusahaan PT. PINDAD adalah Perusahaan Industri Manufaktur Indonesia yang bergerak dalam bidang Produk Militer dan Produk Komersial.
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Sejarah Singkat Perusahaan
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian 1.1.1 Sejarah Singkat Perusahaan Gambar 1.1 Logo PT Pindad (Persero) Sumber: wikipedia, 2013 PT Pindad adalah perusahaan industri manufaktur Indonesia
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Perusahaan
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Perusahaan Perkembangan industri alat perang di Indonesia saat ini mengalami peran penting dalam meningkatkan ketahanan pemerintahan diberbagai bidang, diantaranya bidang
BAB I PROFIL PERUSAHAAN
BAB I PROFIL PERUSAHAAN 1.1 Sejarah Perusahaan 1.1.1 Periode Sebelum Tahun 1942 Dalam upaya memperkuat pertahanan Perancis dalam perang melawan Inggris, maka dibentuklah pertahanan militer di Kawasan India
BAB I PROFIL PERUSAHAAN
BAB I PROFIL PERUSAHAAN 1.1 Sejarah Singkat Sumber yang dipergunakan untuk membuat profil PT PINDAD adalah www.pindad.com dan www.wikipedia.org. Dengan menggunakan kedua website tersebut sebagai sumber,
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Sejarah Singkat PT. Pindad (Persero)
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian 1.1.1 Sejarah Singkat PT. Pindad (Persero) PT. Pindad (Persero) adalah Perusahaan Industri Manufaktur Indonesia yang bergerak dalam bidang Produk Militer
BAB III PROFIL PERUSAHAAN
BAB III PROFIL PERUSAHAAN 3.1 Tinjauan Umum Perusahaan 3.1.1. Sejarah Perusahaan PT. Pindad adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memproduksi alat-alat persenjataan, munisi serta manufaktur alat
BAB I PENDAHULUAN. laba semaksimal mungkin, menjaga kelangsungan hidup perusahaan, serta
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Setiap perusahaan yang didirikan memiliki suatu tujuan yang telah ditetapkan. Sebagaimana diketahui bahwa tujuan utama perusahaan adalah untuk memperoleh laba
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. bergerak dalam bidang produk militer dan produk komersial. Kegiatan
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian 4.1.1 Sejarah Perusahaan PT PINDAD adalah Perusahaan Industri Manufaktur Indonesia yang bergerak dalam bidang produk militer dan produk komersial.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Teknologi Informasi adalah sebuah teknologi yang digunakan untuk melakukan segala sesuatu terhadap informasi dengan tujuan untuk memudahkan aktifitas kehidupan manusia.
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian Pada awalnya PT. PINDAD hanya bengkel perbaikan senjata di Semarang dan Surabaya yang dimiliki oleh pemerintah Belanda pada tahun 1808 dengan nama Artilleriee
BAB I PENDAHULUAN Sejarah Singkat PT. PINDAD (Persero)
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Tinjauan Terhadap PT. PINDAD (Persero) 1.1.1. Gambaran Umum Perusahaan PT. PINDAD (Persero) PT. PINDAD (Persero) adalah Perusahaan Industri Manufaktur Indonesia yang bergerak dalam
BAB I PENDAHULUAN. 1. Produk
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Sejarah Perusahaan PT Pindad (Persero) adalah salah satu BUMN industri strategis berbentuk perseroan, berkantor pusat di Bandung. PT Pindad (Persero) memiliki tugas pokok mencapai
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. produk kelautan di kota Sidoarjo, Jawa Timur pada tahun 1966, kemudian
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1 Uraian Tentang Perusahaan Sejarah PT. Sekar Laut, Tbk. berawal dari sebuah bidang perdagangan produk kelautan di kota Sidoarjo, Jawa Timur pada tahun 1966, kemudian
BAB I PENDAHULUAN. tahun 1983, merupakan tonggak awal cita-cita bangsa Indonesia membangun
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Perjalanan panjang telah ditempuh industri pertahanan dalam memenuhi kebutuhan sarana pertahanan. Sejak ditetapkannya Keputusan Presiden nomor 59 tahun 1983,
BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) merupakan hasil merger dari
59 BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN 3.1 Riwayat Perusahaan PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) merupakan hasil merger dari tiga BUMN Niaga yaitu PT. Dharma Niaga, PT. Pantja Niaga dan PT.
STRUKTUR ORGANISASI PT.PINDAD (PERSERO)
STRUKTUR ORGANISASI PT.PINDAD (PERSERO) DIREKTUR UTAMA SATUAN PENGAWASAN SEKRETARIAT PUSAT DIREKTUR PERENCANAAN & DIREKTUR PRODUK DIREKTUR PRODUK DEPUTI DIREKTUR BIDANG DEPUTI DIREKTUR BIDANG DEPUTI DIREKTUR
BAB II PROSES BISNIS
BB II PROSES BISNIS 2.1 Proses Bisnis Utama PT. Pindad merupakan perusahaan yang bergerak di bidang perindustrian, khusunya produk senjata dan produk produk pendukung lainnya. Kegiatan utama PT. Pindad
1.1 Latar Belakang PT. PINDAD (Persero) merupakan perusahaan manufaktur di Indonesia yang bergerak dibidang produk militer dan produk komersil yang
1.1 Latar Belakang PT. PINDAD (Persero) merupakan perusahaan manufaktur di Indonesia yang bergerak dibidang produk militer dan produk komersil yang kegiatannya mencakup desain dan pengembangan, rekayasa,
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1 Sejarah Singkat PT Denko Wahana Prima Perusahaan berdiri pertama kali pada bulan april tahun 1992, dengan nama PT Natapilar Pusaka yang terletak di Jl. Riau No.111.
ABSTRAK PERANAN PENGENDALIAN KAS DALAM MENDUKUNG KETEPATAN PENERIMAAN KAS
ABSTRAK PERANAN PENGENDALIAN KAS DALAM MENDUKUNG KETEPATAN PENERIMAAN KAS Pengendalian atas penerimaan kas akan membantu perusahaan untuk mencapai tingkat penerimaan kas sesuai dengan yang diharapkan,
1. Jawaban Quiz. A. Direktur Utama
1. Jawaban Quiz Setiap Perusahaan baik perusahaan kecil maupun besar semuanya memerlukan struktur perusahaan, yang tertata rapih secara hirarki, sehingga masing-masing bagian bisa menjalankan fungsinya.
BAB 1 PENDAHULUAN I-1
BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Perkembangan industri yang begitu pesat mengharuskan perusahaan untuk memiliki strategi yang membuat perusahaan mampu bersaing untuk mempertahankan pasar.
BAB III METODOLOGI ANALISIS
59 BAB III METODOLOGI ANALISIS 3.1 Kerangka Pemikiran Pembahasan tesis ini, didasarkan pada langkah-langkah pemikiran sebagai berikut: 1. Mengidentifikasi objek pajak perusahaan dan menganalisis proses
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. 2.1 Sejarah Singkat PT Kasa Husada Wira Jatim
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1 Sejarah Singkat PT Kasa Husada Wira Jatim Gambar 2.1 Foto Perusahaan PT Kasa Husada Wira Jatim yang berlokasi di jalan Kalimas Barat 17-19, Surabaya merupakan sebuah
Gambar I. 1 Perbandingan produk komersial dari segi ekonomi (Sumber: PT. Pindad, Divisi Alat Perkeretaapian 2015)
BAB I PENDAHULUAN I.1. Latar Belakang Keberadaan komponen persediaan (inventori) dalam kehidupan manusia tidak dapat dihindarkan, baik dalam kehidupan pribadi, rumah tangga, perkantoran maupun dalam unit
BAB 3 ANALIS IS S IS TEM YANG BERJALAN
BAB 3 ANALIS IS S IS TEM YANG BERJALAN 3.1. Riwayat Perusahaan PT. Sinar Buana adalah sebuah perusahaan dagang yang bergerak dalam bidang distribusi permesinan dan bahan kimia industri. PT. Sinar Buana
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG. bahaya, sekaligus kesempatan bagi organisasi. Menurut pakar perubahan
BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Globalisasi yang terjadi saat ini memberikan dampak yang signifikan bagi kelangsungan hidup organisasi. Globalisasi telah menyebabkan terjadinya perubahan-perubahan
BAB III PROFIL PERUSAHAAN
22 BAB III PROFIL PERUSAHAAN 3.1. Tinjauan Umum Perusahaan PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero) atau yang lebih dikenal dengan Asuransi Jasindo adalah perusahaan yang bergerak dibidang Asuransi Umum dan
PEDOMAN DAN KODE ETIK DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PT NUSANTARA PELABUHAN HANDAL Tbk.
PEDOMAN DAN KODE ETIK DIREKSI DAN DEWAN KOMISARIS PT NUSANTARA PELABUHAN HANDAL Tbk. Untuk memenuhi ketentuan peraturan perundang undangan yang berlaku, Direksi dan Dewan Komisaris PT Nusantara Pelabuhan
Bab I Pendahuluan. Latar Belakang
Bab I Pendahuluan Latar Belakang Pada periode tahun 1808-1850 didirikan bengkel peralatan militer bernama Artilleriee Constructie Winkle (ACW) dan Pyrotekniesche Werkplaats (PW) yang berfungsi mengadakan
BAB 3 GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
35 BAB 3 GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 3.1 Perkembangan Perusahaan 3.1.1 Sejarah Singkat Perusahaan PT. Sagateknindo Sejati adalah perusahaan swasta yang bergerak dalam bidang perdagangan atau jual beli berbagai
7. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 50 Tahun 1999 tentang Kepengurusan Badan Usaha Milik Perusahaan Daerah;
7. Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 50 Tahun 1999 tentang Kepengurusan Badan Usaha Milik Perusahaan Daerah; 8. Keputusan Menteri Dalam Negeri dan Otonomi Daerah Nomor 43 Tahun 2000 tentang Pedoman
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1 Sejarah Perusahaan CV. Hikmah Utama adalah sebagai salah satu perusahaan yang bergerak dibidang Kontraktor Mekanikal dan Elektrikal telah ikut menyumbangkan partisipasinya
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1 Sejarah Singkat Perusahaan Dalam perjalanan sejarahnya, angkutan kereta api di tanah air membuktikan peranannya yang berarti pada sektor perhubungan disamping menunjang
SURAT PERNYATAAN. Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : Lastari Maryani Sutiono NRP :
SURAT PERNYATAAN Yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : Lastari Maryani Sutiono NRP : 0251234 Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa Tugas Akhir/Skripsi ini adalah hasil karya sendiri dan bukan duplikasi
BAB III SISTEM ORGANISASI DAN MANAJEMEN PROYEK. digunakan dalam pelaksanaan pembangunan proyek, oleh karena itu dibutuhkan
BAB III SISTEM ORGANISASI DAN MANAJEMEN PROYEK 3.1 Perencanaan Lapangan (Site Planning) Perencanaan lapangan kerja (site planning) dibuat untuk mengatur penempatan peralatan, stok material dan sarana penunjang
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. ini diawali dari nasionalisasi tiga perusahaan Belanda yaitu NV. De Bromo (1865),
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1 Profil Perusahaan PT. Boma Bisma Indra (Persero) berdiri pada tahun 1989, sejarah perusahaan ini diawali dari nasionalisasi tiga perusahaan Belanda yaitu NV. De Bromo
LAMPIRAN. Universitas Sumatera Utara
LAMPIRAN Universitas Sumatera Utara Pembagian Tugas dan Tanggung Jawab Pembagian tugas dan tanggung jawab dari jabatan pada struktur organisasi perusahaan, yaitu : 1. Direktur Adapun kewajiban Direktur
STRUKTUR ORGANISASI SEDERHANA DAN DESKRIPSI TUGASNYA
STRUKTUR ORGANISASI SEDERHANA DAN DESKRIPSI TUGASNYA Tugas 4 STRUKTUR ORGANISASI SEDERHANA DAN DESKRIPSI TUGASNYA Berikut ini adalah salah satu contoh struktur organisasi. Organisasi Lini adalah bentuk
BAB I PENDAHULUAN. yang rusak. Herman Willem Deandels, Gubernur Jenderal Belanda mendirikan
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Artillerie Constructie Winkel (ACW) yang dibangun oleh pemerintah Hindia Belanda, berfungsi sebagai tempat persediaan dan peralatan militer yang rusak. Herman Willem
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
33 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Gambaran Umum 1. Riwayat Singkat Perusahaan PT Asuransi Umum Bumiputera 1967, didirikan atas ide pengurus AJB Bumiputeramuda 1912 sebagai induk perusahaan yang diwakili
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kehidupan manusia sekarang ini tak lepas dengan transportasi. Transportasi menjadi kebutuhan yang sangat penting karena dapat menghubungkan satu daerah ke daerah lain
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN PT PLN (PERSERO) DISTRIBUSI JAWA TENGAH DAN D.I. YOGYAKARTA
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN PT PLN (PERSERO) DISTRIBUSI JAWA TENGAH DAN D.I. YOGYAKARTA 2.1 Sejarah Berdirinya PT PLN (Persero) Perkembangan ketenaga listrikan di Indonesia terjadi sejak awal abad
VIII. SISTEM MANAJEMEN DAN ORGANISASI PERUSAHAAN
VIII. SISTEM MANAJEMEN DAN ORGANISASI PERUSAHAAN Keberhasilan suatu perusahaan sangat bergantung pada bentuk dan struktur organisasinya. Sistem pengelolaan (manajemen) organisasi perusahaan bertugas untuk
BAB 3 ANALISIS SISTEM BERJALAN
BAB 3 ANALISIS SISTEM BERJALAN 3.1 Sejarah Perusahaan PT. JALA ANUGERAH SEJATImerupakan perusahaan jasa angkutan yang dibentuk sesuai dengan Akte Notaris Rohana Frieta, SH No. 5, di Jakarta. Manajemen
PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DIREKSI
PEDOMAN DAN TATA TERTIB KERJA DIREKSI DAFTAR ISI PASAL 1 Tujuan... 2 PASAL 2 Definisi... 2 PASAL 3 Keanggotaan Direksi... 2 PASAL 4 Persyaratan... 3 PASAL 5 Masa Jabatan... 4 PASAL 6 Pemberhentian Sementara...
BAGIAN UMUM KOTA MOJOKERTO TAHUN 2015
BAGIAN UMUM KOTA MOJOKERTO TAHUN 2015 Bagian Umum TAHUN 2016 i KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT, sehingga Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Bagian
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1 Sejarah Perusahaan PT Stars Internasional didirikan pada tanggal 28 Mei 2001 oleh delapan orang yang telah berpengalaman. Kedelapan orang tersebut pernah bekerja dan
BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. bidang packaging, seperti membuat bungkusan dari suatu produk seperti, chiki,
BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN 3.1 Riwayat Perusahaan PT. Karya Indah Bersama adalah sebuah perusahaan yang bergerak pada bidang packaging, seperti membuat bungkusan dari suatu produk seperti, chiki,
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Indonesia merupakan negara kepulauan nusantara yang disatukan oleh wilayah perairan yang sangat luas dengan batas-batas, hak-hak, dan kedaulatan yang ditetapkan
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Kegiatan proyek dapat diartikan sebagai satu kegiatan sementara yang berlangsung dalam jangka waktu terbatas, dengan alokasi sumber daya tertentu dan dimaksudkan
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1 Sejarah Singkat Perusahaan Bulan Februari 1982 Lembaga Instrumentasi Nasional, sekarang Puslitbang KIM-LIPI, mulai giat melaksanakan proyek crash program Direktorat
BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN. yang berlokasi di Jakarta, Indonesia. PT. SURYAPRABHA JATISATYA
BAB 3 ANALISIS SISTEM YANG BERJALAN 3.1 Gambaran Umum Perusahaan 3.1.1 Sejarah Perusahaan PT. SURYAPRABHA JATISATYA merupakan suatu perusahaan swasta yang berlokasi di Jakarta, Indonesia. PT. SURYAPRABHA
ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN. Suatu organisasi merupakan satu wadah kerjasama untuk mencapai tujuan
BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN A. Struktur Organisasi Suatu organisasi merupakan satu wadah kerjasama untuk mencapai tujuan tertentu harus mempunyai struktur organisasi yang menyatakan berbagai fungsi
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN
BAB III OBJEK DAN METODE PENELITIAN 3.1 Objek Penelitian 3.1.1 Sejarah Perusahaan PT.Pupuk Sriwidjaya (PT.Pusri) merupakan perusahaan pupuk pertama di Indonesia resmi didirikan berdasarkan Akte Notaris
BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Dunia industrialisasi saat ini berkembang pesat dan bersaing hebat, hal ini memicu perusahaan untuk selalu melakukan perkembangan teknologi, inovasi produk,
BAB I PENDAHULUAN. pada tanggal 4 September 2003 yang beralamat di JL. Raya R.C Veteran no
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Bentuk, Bidang Dan Perkembangan Usaha 1.1.1 Bentuk Usaha PT Jaya Utama Motor adalah perusahaan perseroan terbatas yang bergerak dibidang otomotif dengan menjalankan usahanya berfokus
PERANAN KOMITE FARMASI SEBAGAI BADAN NORMATIF NONSTRUKTURAL DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO
PERANAN KOMITE FARMASI SEBAGAI BADAN NORMATIF NONSTRUKTURAL DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO Bachtiar Saruddin Komite Farmasi Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Wahidin Sudirohusodo, Makassar
PERATURAN GUBERNUR SUMATERA BARAT NOMOR : 21 TAHUN 2017 TENTANG PEMBINAAN BADAN USAHA MILIK DAERAH DI LINGKUNGAN PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA BARAT
PERATURAN GUBERNUR SUMATERA BARAT NOMOR : 21 TAHUN 2017 TENTANG PEMBINAAN BADAN USAHA MILIK DAERAH DI LINGKUNGAN PEMERINTAH PROVINSI SUMATERA BARAT DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA GUBERNUR SUMATERA BARAT
BAB III PROSES PENGUMPULAN DATA. III. 1. Sejarah Singkat Perkembangan Perusahaan. PI adalah perusahaan yang berbadan hukum CV (Commanditaire
BAB III PROSES PENGUMPULAN DATA III. 1. Sejarah Singkat Perkembangan Perusahaan PI adalah perusahaan yang berbadan hukum CV (Commanditaire Vennotschap/ Perseroan Komanditer). Perusahaan ini didirikan oleh
BAB I PENDAHULUAN Logo Perusahaan. Gambar 1.1 Logo PT Pindad (Persero) Sumber : PT Pindad (Persero), 2016
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Gambaran Umum Objek Penelitian 1.1.1 Sejarah dan Profil Perusahaan PT Perindustrian Angkatan Darat (Persero) yang lebih dikenal dengan PT Pindad (Persero) adalah Badan Usaha Milik
BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA
57 BAB IV PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA 4.1. Pengumpulan Data 4.1.1. Sejarah Perusahaan PT. Inkoasku merupakan salah satu perusahaan industri otomotif yang bergerak dalam bidang Wheel Rim Manufakturing.
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. Pertenunan yang dikenal dengan nama Textiel Inrichting Bandoeng (TIB)
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1. Sejarah Singkat BBT Pada tahun 1922 Pemerintah Hindia Belanda mendirikan Balai Percobaan Pertenunan yang dikenal dengan nama Textiel Inrichting Bandoeng (TIB) bernayng
KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 169 TAHUN 2000 TENTANG POKOK-POKOK ORGANISASI PERTAMINA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 169 TAHUN 2000 TENTANG POKOK-POKOK ORGANISASI PERTAMINA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang : Mengingat : 1. 2. 3. Menetapkan : bahwa pengusahaan pertambangan
PT FIRST MEDIA Tbk Piagam Direksi
PT FIRST MEDIA Tbk Piagam Direksi BAB I: PENDAHULUAN Pasal 1 D e f i n i s i 1. Rapat Umum Pemegang Saham ( RUPS ) berarti Organ Perusahaan yang memiliki wewenang yang tidak diberikan kepada Direksi maupun
BAB III OBJEK PENELITIAN. pada pemerintahan Hindia Belanda tahun1817. Nama perusahaan ini awalnya adalah NV
BAB III OBJEK PENELITIAN III.1 Objek Penelitian III.1.1 Sejarah Singkat PT KF adalah perusahaan industri farmasi pertama di Indonesia yang didirikan pada pemerintahan Hindia Belanda tahun1817. Nama perusahaan
BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN. Pembentukan Organisasi Dinas Daerah Kabupaten Bandung, Dinas Koperasi
9 BAB II GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN 2.1 Sejarah Singkat Perusahaan Berdasarkan Peraturan Pemerintah No.41 Tahun 2008, Tentang Organisasi Perangkat Daerah ( Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2007 No.
KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 31 TAHUN 1982 TENTANG BADAN PENGKAJIAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 31 TAHUN 1982 TENTANG BADAN PENGKAJIAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang: a. bahwa dengan semakin bertambah pentingnya peranan teknologi
BAB I PENDAHULUAN. Persaingan dalam bidang perekonomian khususnya dalam bidang usaha
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Persaingan dalam bidang perekonomian khususnya dalam bidang usaha semakin ketat, setiap perusahaan dituntut untuk lebih teliti dan berhati-hati dalam melaksanakan
Pedoman Direksi. PT Astra International Tbk
PT Astra International Tbk Desember 2015 PEDOMAN DIREKSI 1. Pengantar Sebagai perseroan terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Indonesia, PT Astra International Tbk ( Perseroan atau Astra ) memiliki
MEMUTUSKAN : Menetapkan : PERATURAN BUPATI TENTANG SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA DIREKSI PERUSAHAAN DAERAH PASAR BAUNTUNG BATUAH KABUPATEN BANJAR.
BUPATI BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN PERATURAN BUPATI BANJAR NOMOR 41 TAHUN 2014 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA DIREKSI PERUSAHAAN DAERAH PASAR BAUNTUNG BATUAH KABUPATEN BANJAR DENGAN RAHMAT
BUPATI BADUNG PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 43 TAHUN 2006 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA PERUSAHAAN DAERAH PASAR KABUPATEN BADUNG
BUPATI BADUNG PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 43 TAHUN 2006 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA PERUSAHAAN DAERAH PASAR KABUPATEN BADUNG BUPATI BADUNG, Menimbang : a. bahwa Perusahaan Daerah Pasar
PEMERINTAH KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR
PEMERINTAH KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR PERATURAN DAERAH KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR NOMOR : 14 TAHUN 2004 TENTANG SUSUNAN ORGANISASI DAN TATA KERJA PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM TIRTA BERBAK KABUPATEN
BAB II PROFIL PERUSAHAAN
BAB II PROFIL PERUSAHAAN 2.1 Sejarah singkat PT. PLN (PERSERO) Sejarah Berawal di akhir abad ke 19, perkembangan ketenagalistrikan di Indonesia mulai ditingkatkan saat beberapa perusahaan asal Belanda
L A M P I R A N. Universitas Sumatera Utara
L A M P I R A N Lampiran 1. Uraian Tugas dan Tanggung Jawab Pembagian tugas dan tanggung jawab pada PT. Barata Indonesia (Persero) Medan sesuai dengan jabatannya diuraikan sebagai berikut. 1. General
PERATURAN DAERAH KABUPATEN BADUNG NOMOR 6 TAHUN 2005 TENTANG PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM KABUPATEN BADUNG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
PERATURAN DAERAH KABUPATEN BADUNG NOMOR 6 TAHUN 2005 TENTANG PERUSAHAAN DAERAH AIR MINUM KABUPATEN BADUNG DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA BUPATI BADUNG. Menimbang : a. bahwa Perusahaan Daerah Air Minum
PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA NOMOR 45 TAHUN 2005 TENTANG PENDIRIAN, PENGURUSAN, PENGAWASAN, DAN PEMBUBARAN BADAN USAHA MILIK NEGARA
PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 45 TAHUN 2005 TENTANG PENDIRIAN, PENGURUSAN, PENGAWASAN, DAN PEMBUBARAN BADAN USAHA MILIK NEGARA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN, Menimbang : bahwa untuk melaksanakan
BAB VIII. SISTEM MANAJEMEN DAN ORGANISASI PERUSAHAAN
128 BAB VIII. SISTEM MANAJEMEN DAN ORGANISASI PERUSAHAAN Keberhasilan suatu perusahaan sangat bergantung pada bentuk dan struktur organisasinya. Sistem pengelolaan (manajemen) organisasi perusahaan bertugas
