DAFTAR ISI KATA PENGANTAR...

dokumen-dokumen yang mirip
BAB 4. METODE PENELITIAN

Pembuatan Kompos Limbah Organik Pertanian dengan Promi

CARA MEMBUAT KOMPOS OLEH: SUPRAYITNO THL-TBPP BP3K KECAMATAN WONOTIRTO

Kompos Cacing Tanah (CASTING)

I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAHAN DAN METODE. Tempat dan Waktu Penelitian. Pertanian Universitas Sumatera Utara, Medan. Penelitian ini dilakukan mulai. Bahan dan Alat Penelitian

BAB 5. HASIL DAN PEMBAHASAN. 1. Data pengukuran kompos limbah pertanian (basah) dan sampah kota. Jerami Padi 10 3,94 60,60. Kulit Pisang 10 2,12 78,80

BAB I PENDAHULUAN. kotoran manusia atau hewan, dedaunan, bahan-bahan yang berasal dari tanaman

PEMBUATAN PUPUK ORGANIK SECARA PARSIAL. Syekhfani (FP-UNIBRAW)

I. PENDAHULUAN. kebutuhan unsur hara tanaman. Dibanding pupuk organik, pupuk kimia pada

I. PENDAHULUAN. bagi perekonomian Indonesia. Pada tahun 2012 luas perkebunan kakao di

I PENDAHULUAN. Hal tersebut menjadi masalah yang perlu diupayakan melalui. terurai menjadi bahan anorganik yang siap diserap oleh tanaman.

I. PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Salah satu masalah yang timbul akibat meningkatnya kegiatan manusia

BAHAN DAN METODE Waktu dan Tempat Bahan dan Alat Metoda

BAB I PENDAHULUAN. Pupuk organik adalah pupuk yang berasal dari bahan-bahan makhluk hidup

DAFTAR ISI. KATA PENGANTAR... i. DAFTAR ISI... ii DAFTAR TABEL... v DAFTAR GAMBAR... vii

Lampiran I. Bagan Penelitian Menurut Rancangan Acak Lengkap (RAL) Vol. Volll. Vol! Villi. V,ll. Villi. Vdll V.I. Keterangan : Vi V2V3V4V5

I. PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Salah satu masalah yang timbul akibat meningkatnya kegiatan

PUPUK KANDANG MK : PUPUK DAN TEKNOLOGI PEMUPUKAN SMT : GANJIL 2011/2011

PENDAHULUAN. Sedangkan pads Bokashi Arang Sekam setelah disimpan selama 4 minggu C/N rationya sebesar 20.

Created by. Lisa Marianah (Widyaiswara Pertama, BPP Jambi) PEMBUATAN PUPUK BOKASHI MENGGUNAKAN JAMUR Trichoderma sp. SEBAGAI DEKOMPOSER

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. A. Pengaruh Media terhadap Pertambahan biomassa Cacing Tanah Eudrilus eugeniae.

PENGOMPOSAN JERAMI. Edisi Mei 2013 No.3508 Tahun XLIII. Badan Litbang Pertanian

III. BAHAN DAN METODE. Pelaksanaan vermicomposting dilakukan di rumah plastik FP Unila. Perhitungan

PENGARUH PENAMBAHAN BERBAGAI JENIS STARTER PADA PROSES PENGOMPOSAN ECENG GONDOK Eichhornia Crassipes (MART.) SOLMS.

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

METODOLOGI PENELITIAN

HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN. A. Kondisi Umum Penelitian. pengomposan daun jati dan tahap aplikasi hasil pengomposan pada tanaman sawi

PEMBUATAN KOMPOS DARI LIMBAH PADAT ORGANIK YANG TIDAK TERPAKAI ( LIMBAH SAYURAN KANGKUNG, KOL, DAN KULIT PISANG )

III. BAHAN DAN METODE. Penelitian ini dilaksanakan di rumah kaca Hortikultura Fakultas Pertanian

PEMBUATAN KOMPOS DENGAN MOL LIMBAH ORGANIK Dini Rohmawati Jurdik Kimia, FMIPA UNY

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Menurut Kementerian Pertanian dan Badan Pusat Statistik, populasi ternak

BAB I PENDAHULUAN. ditanggung alam karena keberadaan sampah. Sampah merupakan masalah yang

Pengemasan dan Pemasaran Pupuk Organik Cair

BAB I PENDAHULUAN. terpakai dan mengandung bahan yang dapat menimbulkan gangguan

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

Pembuatan Pupuk Organik. Samijan BPTP Jawa Tengah

PEMBUATAN PUPUK ORGANIK

P e r u n j u k T e k n i s PENDAHULUAN

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

PENDAHULUAN. Latar Belakang. peternak dengan sistem pemeliharaan yang masih tradisional (Hoddi et al.,

I. PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Salah satu kebutuhan yang paling mendasar bagi manusia adalah

II. TINJAUAN PUSTAKA. utama MOL terdiri dari beberapa komponen yaitu karbohidrat, glukosa, dan sumber

I. PENDAHULUAN. Bawang merah (Allium ascalonicum L.) atau yang sering disebut Brambang

TEKNIK PRODUKSI KOMPOS. Bio-TRIBA BT1. (Bahan aktif, Bacillus pantotkenticus dan Trichoderma lactae)

TATA CARA PENELITIAN. A. Waktu dan Tempat. Penelitian ini dilaksanakan di rumah kompos (Green House ) Fakultas

BAB III METODE PENELITIAN

I. PENDAHULUAN. Sampah masih merupakan masalah bagi masyarakat karena perbandingan antara

II. TINJAUAN PUSTAKA. digunakan untuk meningkatkan aktivitas proses komposting. Bioaktivator

SKRIPSI. Disusun Oleh: Angga Wisnu H Endy Wisaksono P Dosen Pembimbing :

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN. Tabel 4. Kandungan Unsur Hara Makro pada Serasah Daun Bambu. Unsur Hara Makro C N-total P 2 O 5 K 2 O Organik

PEMBEKALAN KKN -PENGOLAHAN LIMBAH PIAT UGM- Bidang Energi dan Pengelolaan Limbah Pusat Inovasi Agroteknologi UGM 2017

JENIS DAN DOSIS AKTIVATOR PADA PEMBUATAN KOMPOS BERBAHAN BAKU MAKROALGA

MATERI DAN METODE. Materi

BAB III METODE PENELITIAN. mengetahu, parameter yang berperan dalam komposting yang meliputi rasio C/N. ph. dan suhu selama komposting berlangsung.

TINJAUAN PUSTAKA. Kompos. sampah dapur, sampah kota dan lain-lain dan pada umumnya mempunyai hasil

Limbah dan Pemanfaatannya. Telco 1000guru dengan SMA Batik 1 Solo 23 Februari 2012

PERANGKAT UJI PUPUK ORGANIK (PUPO) (ORGANICFERTILIZER TEST KIT )

II. TINJAUAN PUSTAKA

TINJAUAN PUSTAKA. Botani Tanaman. dicotyledoneae. Sistem perakaran kailan adalah jenis akar tunggang dengan

VERMIKOMPOS. Oleh Suharyanto (Staf pengajar Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu)

B. PETUNJUK TEKNIS PENGGUNAAN ALAT BANTU

PENDAHULUAN. dalam tiga dasawarsa terakhir telah mencapai tingkat rendah bahkan sangat rendah.

LAMPIRAN LAMPIRAN. Lampiran 1. Skema penelitian. Tahap 1 pengomposan. - Enceng gondok - Batang pisang - Jerami padi. - Em4 - Molase - Dedak

BAB I PENDAHULUAN. mengurangi pemakaian pestisida. Limbah padat (feses) dapat diolah. menjadi pupuk kompos dan limbah cair (urine) dapat juga diolah

PEMBUATA KOMPOS DARI SAMPAH ORGANIK RUMAH TANGGA

Seiring dengan bertambahnya penduduk dan meningkatnya kesejahteraan. penduduk, kebutuhan akan pangan dan sayuran segar juga terus meningkat.

PETUNJUK TEKNIS PENGOMPOSAN LIMBAH ORGANIK DENGAN MENGGUNAKAN BIOAKTIVATOR SUPERDEC DAN ORGADEC

PERNYATAAN SKRIPSI...

II. TINJAUAN PUSTAKA. Pupuk buatan adalah bahan tertentu buatan manusia baik dari bahan alami

BAHAN DAN METODE. Tempat dan Waktu

METODE PENELITIAN. pembuatan vermikompos yang dilakukan di Kebun Biologi, Fakultas

KKN ITATS Tahun Kegiatan Pelatihan Pembuatan Kompos. Disiapkan oleh Taty Alfiah, ST.MT

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

VERMIKOMPOS (Kompos Cacing Tanah) PUPUK ORGANIK BERKUALITAS DAN RAMAH LINGKUNGAN

PENDAHULUAN. padat (feses) dan limbah cair (urine). Feses sebagian besar terdiri atas bahan organik

I. PENDAHULUAN. cruciferae yang mempunyai nilai ekonomis tinggi. Sawi memiliki nilai gizi yang

TEKNIK PENGOMPOSAN SAMPAH ORGANIK. Oleh : Zumrodi, S.Si, MIL

I. PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Bahan-bahan organik yang dibuat menjadi pupuk cair memiliki

PENGARUH PENGGUNAAN CACING TANAH (Lumbricus rubellus) SEBAGAI AKTIVATOR TERHADAP BENTUK FISIK DAN HARA VERMIKOMPOS DARI FESES SAPI BALI SKRIPSI

II. TINJAUAN PUSTAKA. Vermikompos adalah pupuk organik yang diperoleh melalui proses yang

BAB I PENDAHULUAN. beberapa pengolahan yang dapat dilakukan adalah pengolahan sampah organik

Pupuk Organik dari Limbah Organik Sampah Rumah Tangga

BAB I PENDAHULUAN. keanekaragaman hayati dan banyak manfaatnya bagi masyarakat. Lingkungan

B. PETUNJUK TEKNIS PENGGUNAAN ALAT BANTU

III. METODE PENELITIAN. beberapa pasar di Kota Bandar Lampung dan di kebun percobaan Universitas

I. PENDAHULUAN. Teknologi revolusi hijau di Indonesia digulirkan sejak tahun 1960 dan

Pengaruh Variasi Bobot Bulking Agent Terhadap Waktu Pengomposan Sampah Organik Rumah Makan

BAB 6. BAHAN ORGANIK DAN ORGANISME TANAH

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN. A. Tahap 1. Pengomposan Awal. Pengomposan awal diamati setiap tiga hari sekali selama dua minggu.

PEMBUATAN PUPUK PADAT DAN CAIR DARI SAMPAH ORGANIK

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Pada saat sekarang ini lahan pertanian semakin berkurang

Ditulis oleh Didik Yusuf Selasa, 02 November :36 - Update Terakhir Jumat, 19 November :10

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

KONSEP PENANGANAN SAMPAH TL 3104

MATERI DAN METODE Lokasi dan Waktu Penelitian Materi Prosedur Pembuatan MOL Tapai dan Tempe Pencampuran, Homogenisasi, dan Pemberian Aktivator

Temu Lapang Bioindustri Sawit-Sapi

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

Transkripsi:

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... i DAFTAR ISI... ii DAFTAR TABEL... iii DAFTAR GAMBAR... iv DAFTAR LAMPIRAN... v I. KOMPOS DAN PENGOMPOSAN... 1 1.1. Prinsip Dasar Pengomposan... 2 1.2. Teknik Pengomposan... 4 1.3. Proses Pengomposan... 9 1.4. Pengkayaan Kompos dengan Bahan Mineral atau Mikroba... 11 II. CARA PENGOMPOSAN DAN PENGKAYAAN KOMPOS... 13 2.1. Latar Belakang... 13 2.2. Pengomposan Sampah Kota atau Kotoran Ternak Skala Menengah.. 16 2.3. Pengomposan Tandan Kelapa Sawit Skala Besar... 19 2.4. Pengkayaan Kompos... 21 III. TEKNOLOGI MIKROBA PENGURAI BAHAN ORGANIK... 25 3.1. Teknologi Mikroba Selulolitik dan Aplikasinya... 25 3.2. Teknologi Mikroba Lignolitik dan Aplikasinya... 37 3.3. Uji Kemampuan Perombakan Baban Organik... 42 3.4. Uji Patogenisitas... 43 IV. TEKNOLOGI PENGEMBANGAN DAN PERBANYAKAN AGEN DEKOMPOSER SKALA PILOT... 45 4.1. Perbanyakan Biomassa Mikroba Ligninoselulolitik... 45 4.2. Formulasi... 48 V. TEKNOLOGI BIO RECYCLE ORGANIC VERMI-COMPOSTING (TEKNOLOGI BRAVO)... 51 5.1. Penyediaan Bahan Organik... 51 5.2. Penyediaan Cacing Tanah... 53 5.3. Pengomposan dengan Cacing Tanah... 60 5.4. Keuntungan Vermikompos... 65 5.5. Hama dan Penyakit Cacing Tanah... 67 1

DAFTAR TABEL Tabel 1. Kadar hara di dalam beberapa jenis kompos... 3 Tabel 2. Bahan organik yang dapat dikomposkan... 4 Tabel 3. Beberapa nilai C/N bahan organik... 5 Tabel 4. Mikroba yang umum berasosiasi dalam tumpukan sampah... 9 Tabel 5. Bahan bahan pengkaya kompos... 12 Tabel 6. Komposisi beberapa limbah pertanian (g kg -1 berat kering massa)... 28 Tabel 7. Rasio karbon-nitrogen beberapa limbah organik pertanian... 30 Tabel 8. Beberapa jenis cacing tanah yang telah berhasil dikembangbiakan... 60 Tabel 9. Jenis-jenis hara yang terdepositkan dalam proses dekomposisi beberapa bahan organik... 66 Tabel 10. Kandungan hara vermikompos hasil dekomposisi Lumbricus rubellus terhadap sumber bahan organik jerami, tangkos dan sampah pasar... 66 Tabel 11. Pengaruh pemberian cacing tanah Pheretima hupiensis terhadap sifat fisik tanah... 67 2

DAFTAR GAMBAR Gambar 1. Suhu tumpukan pada proses pengomposan sampah kota yang dikomposkan dengan berbagai pupuk kimia dan memakai segitiga aerasi. Berdasarkan suhu tumpukan, waktu pengomposan dibedakan menjadi: awal (biru muda), proses degradasi intensif (oranye), dan proses pematangan (hijau gelap) (Sumber: Tim Peneliti Kompos, 1991)... 7 Gambar 2. Skema proses pengomposan aerobik... 10 Gambar 3. Bak pengomposan yang telah ditutup plastik dan pemanenan kompos jerami.... 15 Gambar 4. Skema peralatan pengomposan sampah kota, berupa: segitiga aerasi (A), alat pengangkut sampah dari tandu karung karuna (B), gacok (C) untuk sortasi dan mengambil sampah, dan garpu untuk membalik/membongkar tumpukan (D)... 17 Gambar 5. Skema tumpukan (heap) pengomposan sampah kota, proses pengomposan akan meningkatkan suhu tumpukan sehingga aliran udara (O 2 ) secara otomatis masuk ke dalam tumpukan sampah melalui segitiga aerasi sehingga kelembapan dalam tumpukan merata dan pelepasan CO 2 dan panas dari dalam Gambar 6. tumpukan lancar... 18 Skema penumpukan bahan pada pengomposan skala besar pada proses pengomposan bersuhu tinggi (modifikasi FAO No. 40, 1977)... 20 Gambar 7. Reaksi umum proses perombakan bahan organik oleh mikroba 27 Gambar 8. Struktur selulosa... 29 Gambar 9. Pembuatan cetakan basidiospora pada kertas... 33 Gambar 10. Pemotongan tubuh buah dan pengambilan bagian kecil jaringan tubuh buah secara aseptik... 35 Gambar 11. (A) Fungi selulolitik pada media seleksi CMC (carboxymethyl cellulose) agar dan (B) Fungi selulolitik pada media PDA.... 37 Gambar 12. Struktur lignin (Burges, 2008)... 39 Gambar 13. Gambaran lignin G4 yang terdegradasi oleh fungi diukur dengan GC/MS TMAH (Geib, 2008)... 39 Gambar 14. Beberapa jamur yang mengurai kayu... 40 Gambar 15. Fungi lignolitik yang diuji pada media agar selektif lignin benomyl guaiacol menunjukan warna merah di sekitar koloninya (Fungsi lignolitik koleksi Surono SP., Balai Penelitian Tanah)... 41 Gambar 16. Uji patogenisitas, isolat contoh bukan merupakan mikroba patogen (A) dan isolat contoh merupakan mikroba patogen (B) dengan menunjukkan gejala nekrosis... 43 Gambar 17. Pemberian kompos bioaktif (menggunakan agen dekomposer Trichoderma sp. lignolitik) yang ditambah dengan konsorsia mikroba mampu meningkatkan pertumbuhan tanaman caisim lebih baik (A) dibanding kontrol praktek petani yang menggunakan kompos 20 t ha -1 (B)... 44 3

Gambar 18. Biakan starter pada medium padat dan cair... 46 Gambar 19. Pertumbuhan Aspergillus niger Kar.21 dan Trichoderma sp. strain 69.G3 pada media PDB dengan ph awal 5.5 (Yuniarti, 2006)... 47 Gambar 20. Fermentor stainles steel 30 l, kapasitas 15 l... 47 Gambar 21. Biakan fungi yang telah dicacah dalam fermentor dan biakan fungi dalam wadah pengenceran... 48 Gambar 22. Siklus hidup cacing tanah... 54 Gambar 23. Cacing tanah adalah hewan hermaprodit (satu tubuh mempunyai dua jenis kelamin), namun untuk bisa melakukan pembuahan dua ekor cacing saling berkopulasi... 56 Gambar 24. Pohon klasifikasi cacing tanah model Herman s Adventure (http//www.urbanext.uiuc.edu/worms. 6 Sept 2004)... 57 Gambar 25. Kotak perbanyakan cacing tanah terbuat dari papan dengan ukuran panjang x lebar dan tinggi masing-masing 1m x 0,5 m x 0,5 m, diisi 30-40 cm media campuran tanah + rumen 2:1, ditambah TSP dan kapur masing-masing 1%, setiap bulan media diganti bersamaan panen cacing... 60 Gambar 26. Ember atau kotak (bersekat) tempat pengomposan skala kecil untuk sampah rumah tangga, ember/kotak dibagi dua dengan kawat ayam, bagian dasar diisi tanah 5 cm, bahan organik diisikan dari atas kotak ke sebelah bagian (kanan) dari kotak, setelah bahan organik turun setengahnya bahan organik diisikan lagi ke sebelah bagian (kiri) lainnya, demikian seterusnya bolakbalik. Kotak ditutup dengan kain blacu hitam. Panen vermikompos diambil dari atas... 61 Gambar 27. Bak pengomposan skala besar, lebar 3 5 m, panjang 6 10 m, tinggi 0,6 m, diisi tanah 10 cm, bahan organik diisikan bergantian kiri-kanan melalui bagian atas, cacing dimasukkan sebelum diisi bahan organik, bak ditutup polibag.... 62 4

DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1. Media Isolasi dan Seleksi... 71 Lampiran 2. Media Produksi Mikroba Dekomposer... 75 5