AESTHETIC FORM Aplication : - Topic : - Session : - Source : -

dokumen-dokumen yang mirip
MENGGAMBAR 2 DIMENSI With :AutoCAD

- tab kedua : mengatur polar tracking, dengan tujuan membantu menentukan sudut secara otomatis sesuai dengan sudut yang ditentukan.

Nuryadin Eko Raharjo M.Pd.

Manual AutoCAD 2 Dimensi. oleh: Fikri Alami, S.T., M.Sc. Siti Nurul Khotimah, S.T.,M.Sc

PERTEMUAN 10 PENGGUNAAN PERINTAH DASAR MENU DRAW

Nuryadin Eko Raharjo M.Pd.

2D Graphic Architecture - 1 POKOK BAHASAN

Untuk dapat menggunakan buku ini sebaiknya Anda mempelajari perintah dasar yang sering digunakan pada AutoCAD. PERINTAH MENGGAMBAR AUTOCAD

Oleh Nuryadin Eko Raharjo, M.Pd

PERTEMUAN 11 MODIFIKASI OBYEK DAN PENGATURAN LAYAR KERJA

DASAR DASAR AUTOCAD (2D)

Powered by: M o d u l A u t o C A D 2 D 1

Rectangle. Rectangle digunakan untuk menggambar persegi panjang secara cepat. Dalam perintah ada dua cara yaitu a) Mengklik langsung.

Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan

LOGO. Semester Genap

MODUL AUTOCAD 2000 DALAM MATA DIKLAT PEMASANGAN INSTALASI LISTRIK PENERANGAN DAN TENAGA

Object Modification. Jurusan Teknik Geomatika Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh Nopember

DIGITASI PETA RASTER. A. Digitasi Secara On Screen Digitizing MapInfo

Nuryadin Eko Raharjo M.Pd.

AutoCAD. 2 Dimensi. Modul. Laboratorium Proses Manufaktur Jurusan Teknik Industri Universitas Komputer Indonesia. Modul AutoCAD 2D 1

Nuryadin Eko Raharjo M.Pd.

MODUL PEMBELAJARAN AUTO-CAD 2002

Nuryadin Eko Raharjo M.Pd.

DIMENSI DAN ARSIRAN BAB 6

BAB 2 FASILITAS BANTU GAMBAR

5.1 Membuat Garis Bantu Dasar

TEKNIK DAN LATIHAN MODELING 3D I

MODUL Dengan mengklik double icon pada desktop 2. Dengan mengklik Start Programs Autodesk Autocad 2008 Autocad 2008

Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan

Nuryadin Eko Raharjo M.Pd.

LAMPPIRAN. Lampiran 1. Berita Acara Pelaksanaan Kegiatan Pengabdian pada Masyarakat

01 PENGANTAR GAMBAR TEKNIK

BAB 3 FASILITAS PENGGAMBARAN OBJEK GEOMETRI

PRAKTEK I : DASAR DASAR AUTOCAD (2D)

MODUL AUTOCAD INDRA KELANA JAYA 2015

Teknik Gambar Manufaktur KELAS XI-4. Menggambar Teknik Mesin dengan CAD

MODUL PRAKTIKUM MATA KULIAH : CAD DASAR ( ) KELAS A. By: Dian P.E. Laksmiyanti, ST, MT. Jurusan Arsitektur Institut Teknilogi Adhi Tama Surabaya

MENGGAMBAR DENGAN AUTOCAD

TUTORIAL AUTOCAD ARSITEKTUR UR. Tutorial AUTOCAD Page 1

PENGENALAN AUTOCAD 1. MEMULAI AUTOCAD. Toolbar. Drawing Area. Toolbox. UCS Pointer. Command Line MODUL BELAJAR AUTOCAD

Nuryadin Eko Raharjo M.Pd.

Mapping using AUTOCAD

PENDAHULUAN BAGIAN 1

Teknik Gambar Manufaktur 4

1 P a g e AKATEL SANDHY PUTRA PURWOKERTO MODUL GAMBAR TEKNIK. Yana Yuniarsah, MT Tenia Wahyuningrum, MT. 1 P a g e

Himpunan Mahasiswa Perencanaan Wiayah & Kota 2016/2017 Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Harmonisasi dalam Berkarya, Orientasi Memberi Inspirasi

KATA PENGANTAR. Tim Penyusun

MODEL VIEWPORTS & LAYOUT VIEWPORTS

Modul Praktikum CAD Teknik Penerbangan STTA BAB I PENDAHULUAN

Perintah-perintah Dasar Pada AutoCAD

MODUL 1 COMPUTER AIDED DESIGN (CAD)

Membuat Sketch 2D Sederhana dalam Autodesk Inventor

G a m b a r T e k n i k 2 D A u t o C a d

I. PENGENALAN AUTO CAD B

I.1. KEBUTUHAN PERANGKAT KERAS UNTUK MENJALANKAN PROGRAM AUTOCAD

AutoCAD Oleh: HERIS PAMUNTJAR

GAMBAR TEKNIK DAN AUTOCAD

Tutorial Dasar AutoCAD 2008

2. Tentukan koordinat awal garis. 1. Ketik XL 2. Tarik garis horizontal / vertical 3. Tentukan lokasi yang diinginkan 4. Tekan escape (esc)

Spesifikasi: Ukuran: 14x21 cm Tebal: 187 hlm Harga: Rp Terbit pertama: Februari 2005 Sinopsis singkat:

MODUL PRAKTEK KOMPUTER

BAB 6 EDITING. Mengedit kesalahan dengan fasilitas Advance Editing

Spesifikasi: Ukuran: 15x23 cm Tebal: 422 hlm Harga: Rp Terbit pertama: Januari 2004 Sinopsis singkat:

Modul Training Autocad 2012

SETTING AUTOCAD. 3.1 Media Gambar

KATA PENGANTAR. Jakarta, Januari Ir. Sofi Ansori Penulis

JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK

Tutorial AutoCAD Gambar Kerja Rumah Tinggal Bagian 1 (Denah)

LATIHAN PRAKTEK AUTOCAD

HAND OUT PELATIHAN AUTOCAD DI SMK KANISIUS 1 PAKEM DISUSUN OLEH: FREDY SURAHMANTO, S.T.

Modul Ajar Dasar AutoCad 2016 BAYU TEGUH UJIANTO, ST., MT

Teks : Multiline Text, Single Line Text, Edit, Find, Text Style, Scale, Justify

X ref System Auto CAD 2007

2.1.1 Metode Tangan Kanan 2D

Mengatur Tampilan AutoCAD

BAB II MENGGAMBAR DENGAN PERANGKAT LUNAK

Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan

Modul. Dasar-dasar menggambar 2D dan 3D dengan menggunakan Program AutoCad. disusun Oleh : Choiri Askolani

BAHAN PRAKTIKUM GEOGEBRA

**** X-ref System Auto CAD Gunawan

g. Unit/ satuan b. Instansi/ perusahaan pembuat h. Sistem proyeksi c. Nama drafter i. Ukuran kertas d. Nama penguji gambar

PENGENALAN AUTOCAD 2007

Tentang CAD/CAM Pra-syarat Aplikasi AutoCAD Pengenalan AutoCAD

MODUL BELAJAR KOMPUTER TEKNIK (AUTOCAD) 2010

Kata Pengantar.

Registrasi Image dengan ARC VIEW

AutoCAD. untuk. Desain dan Finishing Rancang Bangun 3D

Kegunaan Sub-Sub yang ada Di Corel Draw X7

Pokok Bahasan Membuat dan Menempatkan Tabel Menempatkan Footnotes Menempatkan Komentar (Comment) Mencetak Dokumen

MICROSOFT POWERPOINT. Pendahuluan

DAFTAR ISI MENJALANKAN AUTOCAD

Header-Footer, Preview dan Cetak Dokumen

Aplikasi AutoCAD. untuk Desain Rancang Bangun 3D

Tutorial AutoCAD Gambar Kerja Rumah Tinggal Bagian 7 (Potongan C-C)

Gambar 1.1 Program AutoCAD 2006 dengan keterangan elemen-elemennya

BAB 4. MEMBUAT DIMENSI

GABUNGAN BEBERAPA PERINTAH

PROGRAM Kode L AutoCAD

BAB 5 APLIKASI NOTASI TEKS DAN DIMENSI

1 P a g e AKATEL SANDHY PUTRA PURWOKERTO MODUL GAMBAR TEKNIK. Yana Yuniarsah, MT Tenia Wahyuningrum, MT. 1 P a g e

Transkripsi:

AESTHETIC FORM Aplication : - Topic : - Session : - Source : - i

AESTHETIC FORM Aplication : - Topic : - Session : - Source : - LIST CONTENTS SUB COVER... i LIST CONTENTS... iii SESSION 01 INTRODUCTION... 1 1.1 Sekilas Tentang AutoCad... 3 1.2 Pengenalan Interface... 5 1.3 Pengenalan Command... 7 SESSION 02 DRAWING COMMAND... 23 SESSION 03 DRAWING EDITING... 41 SESSION 04 EDITING COMMAND... 63 SESSION 05 DIMENTION... 79 SESSION 06 PLOTTING... 99 6.1 Mencetak Gambar Dengan Plotting... 101 6.2 Mencetak Gambar Dengan Layout... 104 ii

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Introduction Session : 01 Source : Refer to references 1

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Introduction Session : 01 Source : Refer to references 2

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Introduction Session : 01 Source : Refer to references 1.1 Sekilas Tentang AutoCad. AutoCad merupakan suatu software computer yang dikeluarkan oleh Autodesk Corporation. Sejak dikeluarkannya tahun 1982, AutoCad telah melakukan otomatisasi gambar, menggantikan fungsi manual yang biasanya sering dilakukan. Banyak hal yang dapat dilakukan oleh AutoCad dalam menggantikan proses manual, beberapa kemampuan tersebut adalah: 1. Akurasi. Gambar dalam AutoCad dapat dikerjakan dalam skala 1:1. Bayangkan bila anda seorang arsitek, anda tidak perlu lagi membuat gambar detail secara terpisah. Sementara dalam pengerjaan manual dituntut adanya ketelitian mata dan kecermatan tangan. 2. Praktis, Mudah, Cepat. Fasilitas yang disediakan dalam AutoCad memungkinkan untuk membuat produktifitas penggambaran menjadi lebih tinggi. 3. Kebersihan dan Kerapian. Biasanya pada proses manual, kesalahan itu akan terdeteksi pada saat gambar sudah diproduksi, sehingga perbaikannya akan merusak kebersihan dan kerapian gambar. Dalam AutoCad sebelum proses 3

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Introduction Session : 01 Source : Refer to references pencetakan anda memiliki kesempatan untuk memeriksa ulang gambar, sehingga dapat dihasilkan gambar yang bersih tanpa bekas-bekas perbaikan. 4. Ruang Kerja Unlimited. Dalam AutoCad anda dapat menggambar dalam kertas (work area) dengan ukuran yang tak terbatas. Tapi, pada umumnya orang menggunakan kertas yang paling besar. Dalam proses pencetakan gambar kerja, adalah ukuran A0. 5. Fleksibilitas Skala. AutoCad memungkinkan anda untuk mencetak sebuah gambar berkali-kali dengan skala yang berbeda. Anda juga bebas memilih satuan konversi yang akan digunakan sesuai keperluan, bisa mm, cm, inch dan sebagainya. 6. Dokumentasi. Secara dokumentasi gambar dalam AutoCad cenderung lebih aman, karena tersimpan secara permanen. Dapat dengan mudah membawa gambar dan mengeditnya atau bahkan untuk mempresentasikannya secara visual. 4

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Introduction Session : 01 Source : Refer to references Dalam dunia kerja sekarang, yang memakai perangkat serba komputer, kemampuan kompabilitas sebuah software terhadap software lainnya sangat diperlukan. AutoCad sekarang yang sudah mencapai versi 2008, telah mengalami proses-proses penyempurnaan berkali-kali yang disesuaikan dengan kebutuhan pemakainya. 1.2 Pengenalan Interface. Interface dari AutoCad 2008 5

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Introduction Session : 01 Source : Refer to references Keterangan Gambar : 1. Title Bar: Berisi tampilan judul gambar yang sudah dibuka. 2. Menu Pull Down: Berisi perintah-perintah baku AutoCad dalam bentuk teks. 3. Toolbar: Berisi perintah-peritah AutoCad dalam bentuk icon. Toolbar ini dapat dikurangi atau dapat ditambahkan dalam toolbar menu. 4. Cross Hair: Adalah kursor sebagai alat bantu posisi penempatan koordinat. 5. Work Area: Adalah area dimana kita membuat gambar. 6. UCS Icon: Simbol koordinat yang aktif pada saat penggambaran. 7. Layout Panel: Merupakan salah satu tempat untuk mem-preview gambar yang akan dicetak. Berisi Model Space dan Paper Space. 8. Scroll Bar: Merupakan alat bantu untuk menggeser tampilan secara vertikal dan horizontal. 9. Command Prompt: Tempat untuk memasukkan perintah ketik atau shortcut. 10. Status Bar: Berisi status untuk file yang aktif pada saat itu, seperti: 6

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Introduction Session : 01 Source : Refer to references a. Snap: Mengatur pergerakan cross hair sesuai dengan grid. b. Grid: Menampilkan titik-titik pembantu dalam proses penggambaran. c. Ortho: membuat translasi gambar sesuai dengan sudut-sudut istimewa. d. Polar: Men-switch on-off, polar track (garis bantu terhadap nilai sudut). e. Osnap: Men-switch on-off, alat bantu untuk melock, seleksi terhadap poin-poin tetentu (endpoint,midpoint, dan lain-lain). f. Otrack: Men-switch on-off,line track (garis bantu terhadap poin-poin tetentu). g. Lwt: Men-switch on-off, lineweight (ketebalan garis). h. Model: Men-switch layout model atau layout paper. 1.3 Pengenalan Command. 1. Cara mengaplikasikan perintah. Ada beberapa cara yang dapat digunakan dalam memberikan perintah, yaitu dengan cara menggunakan menu pull down, menu toolbar atau dengan shortcut. 7

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Introduction Session : 01 Source : Refer to references Contoh: Buatlah sebuah gambar kotak. Cara yang dapat dilakukan: a) Pada menu pull down: draw -> Rectangle. b) Pada menu toolbar : Icon Rectangle. c) Untuk shortcut, pada command prompt, ketikkan: rec. Dengan menggunakan cara apapun hasil yang akan anda dapatkan adalah sama. Yang perlu diingat disini adalah kecepatan gambar, akan lebih cepat bila menggunakan perintah-perintah shortcut. Setelah perintah diatas tersebut di-enter maka akan muncul option-option lain, yaitu: Specify first corner point or [Chamfer/Elevation/Fillet/Thickness/width]: Anda dapat langsung meletakkan posisi corner dari rectangle tersebut atau memilih opsi lainnya. Cara memilihnya adalah dengan mengetikkan pilihan anda secara utuh atau dengan mengetikkan huruf kapitalnya saja. Specify first corner point or [Chamfer/Elevation/Fillet/Thickness/width]: w Specify line width for rectangle <0.0000> : 8

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Introduction Session : 01 Source : Refer to references Anda diminta memasukkan nilai ketebalan garis dari rectangle. Bila anda tidak jadi membuat perintah ini anda dapat menekan tombol ESC. Maka AutoCad akan membatalkan peintah terakhir anda. 2. Navigasi Layar. Untuk memudahkan dalam penggambaran yang lebih detail, AutoCad memiliki fasilitas zoom dan pan yang akan membantu dalam pengerjaan gambar-gambar detail. a) Perintah Zoom. Perintah ini digunakan untuk memperbesar atau memperkecil work area pada layar. Command: ZOOM Specify corner of window, enter a scale factor (nx or nxp), or [all/center/dynamic/extents/previous/scale/windo w] <real time>: Dalam Zoom ada beberapa option, yaitu: a.1 All: anda akan men-zoom keseluruhan work area, yang layernya aktif. a.2 Center: pilihan ini akan menampilkan gambar dengan titik pusat serta tinggi layar, pilihan ini aka nada option lain, yaitu: 9

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Introduction Session : 01 Source : Refer to references Specify center point: (klik titik yang akan dijadikan pusat layar). Enter magnification or height <500.000>: (masukkan nilai pembesaran atau tinggi layar) Misalkan anda memasukkan nilai 2, maka anda akan melihat layar sejauh 2 unit, bila memasukkan nilai 8, maka anda akan melihat layar sejauh 8 unit, sehingga layar akan menjadi lebih kecil. a.3 Dynamic: pilihan ini digunakan untuk memilih tampilan dengan ukuran layar yang sama. a.4 Extents: menampilkan keseluruhan work area dengan batas maksimal. a.5 Previous: menampilkan view work area sebelumnya. a.6 Scale: menampilakan view work area sesuai dengan nilai skala. Setelah itu akan muncul option sebagai berikut: Enter a scale factor (nx or nxp): (masukkan nilai skala). Semakin besar nilai yang dimasukkan, maka akan semakin besar pembesaran. 10

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Introduction Session : 01 Source : Refer to references a.7 Window: menampilkan view work area sesuai dengan window yang dibuat, dengan cara menentukan 2 titik pada layar berbentuk kotak. b) Perintah Pan. Digunakan untuk menggeser tampilan work area. c) Pengenalan Osnap. Perintah Osnap (Object Snap) adalah fasilitas bantu AutoCad yang berfungsi untuk mengunci obyek pada titik-titik tertentu, sehingga crosshair akan langsung menangkap titik tersebut. Contoh apabila anda akan membuat sebuah garis yang dimulai dari pusat lingkaran, tentu akan sulit, tapi dengan menggunakan osnap maka crosshair akan secara langsung mendeteksi titik tengah lingkaran tersebut. pada menu toolbar, osnap memiliki kelompok sendiri yaitu Object Snap. Ini bisa difloating atau dimasukkan dalam deretan toolbar. Pada command promt, dapat diketikkan: Osnap, akan keluar dialog box Osnap. 11

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Introduction Session : 01 Source : Refer to references Dalam penggunaan Osnap ada beberapa option yaitu: 1. Endpoint: crosshair akan menangkap titik ujung garis atau busur bila didekatkan pada daerah ujung garis atau busur. 12

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Introduction Session : 01 Source : Refer to references 2. Midpoint : crosshair akan menagkap titik tengah garis atau busur, bila diletakkan di daerah sekitar tengah garis atau busur. 13

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Introduction Session : 01 Source : Refer to references 3. Center : crosshair akan menangkap titik pusat lingkaran atau busur, bila diletakkan pada daerah tepi lingkaran atau busur. 4. Node: crosshair akan menangkap titik bantu gambar (point), bila berada di sekitar daerah tersebut. 14

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Introduction Session : 01 Source : Refer to references 5. Quadrant : crosshair akan menangkap titik pada kuadran-kuadran lingkaran, busur atau elips. 6. Intersection: crosshair akan menangkap titik perpotongan antar dua obyek yang bersilangan. 15

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Introduction Session : 01 Source : Refer to references 7. Perpendicular: crosshair akan menangkap titik yang saling tegak lurus antara dua obyek. 8. Nearest: crosshair akan menangkap titik terdekat dari sebuah objek. Crosshair harus diletakkan pada bagian yang ditangkap. 16

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Introduction Session : 01 Source : Refer to references d) Cara Seleksi. AutoCad menyediakan beberapa cara pemilihan objek. Cara-cara ini dapat diterapkan sesuai dengan fungsinya. Beberapa cara pemilihan tersebut adalah: 1. Menunjuk langsung: cara ini dilakukan dengan mengklik langsung pada objek yang akan diedit. Satu kali klik akan memilih satu objek, sehingga pemilihan dilakukan dengan mengklik objek satu persatu. Ini akan efisien apabila objek yang diedit sedikit. 2. All: perintah ini akan memilih semua objek yang layernya aktif. 3. Window: cara ini dilakukan dengan membuat jendela yang melingkupi objek-objek yang akan dipilih. Cara ini dilakukan dengan mengklik pada suatu titik kiri atas kemudian ditarik ke kanan bawah. Cara seleksi ini akan memilih objek-objek yang keseluruhan entity-nya masuk ke dalam window tadi. 17

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Introduction Session : 01 Source : Refer to references 4. Cross Window: cara ini merupakan kebalikan dari cara window, yaitu dimulai dari suatu titik di kanan atas kemudian ditarik ke kiri bawah. Cara ini akan memilih seluruh objek yang bersinggungan atau masuk dalam window tadi. 18

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Introduction Session : 01 Source : Refer to references e) Layer Control. Layer dalam AutoCad digunakan untuk mempermudah dalam mencapai file yang kompleks. Bayangkan dalam sebuah gambar arsitektural yang terdiri dari denah bangunan, denah utilitas, denah titik lampu, denah furnitur, apabila dijadikan satu. Yang pasti akan terdapat banyak garis-garis yang akan sangat mengganggu pandangan mata dan akan menyulitkan dalam pengeditan gambar. Cara kerja layer ini adalah dapat menyembunyikan, mem-freeze dan mengunci objek yang masuk ke dalamnya. Sehingga objek-objek yang tidak diperlukan dalam pengeditan dapat disembunyikan agar tidak mengganggu atau dikunci agar tidak dapat diedit. Command : layer 19

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Introduction Session : 01 Source : Refer to references Dalam Layer ada beberapa Option, yaitu: 1. New: Digunakan untuk membuat layer baru. 2. Current: Digunakan untuk membuat layer terpilih menjadi layer aktif. 3. Delete: Digunakan untuk menghapus layer. 4. Show Detail Untuk menunjukkan detail dari sebuah layer. 5. Invert Filter: Merupakan cara seleksi layer, yaitu membalik pilihan yang telah dipilih. 6. On/Off: Klik icon ini untuk menampilkan atau menyembunyikan layer yang dipilih. 7. Freeze/Thaw in All viewport: Klik icon ini untuk membekukan atau melepaskan layer yang dipilih pada semua viewport. Layer yang di-freeze tidak akan 20

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Introduction Session : 01 Source : Refer to references terlihat pada layar, tidak akan tercetak dan tidak dapat diedit. Anda tidak dapat mem-freeze layar yang sedang aktif (menjadi current). 8. Freeze/Thaw in Current viewport: Klik icon ini untuk membekukan atau melepaskan layer yang dipilih pada viewport yang sedang aktif. Pilihan ini tidak akan mempengaruhi viewport yang lain. 9. Freeze/Thaw in New viewport: Klik icon ini untuk membekukan atau melepaskan layer yang dipilih pada viewport yang baru. Pilihan ini tidak akan mempengaruhi viewport yang sudah ada. 10. Lock/Unlock: Digunakan untuk mengunci atau membuka layer yang dipilih. Kondisi lock adalah layer tidak dapat diedit tapi objek yang berada pada lapisan ini tetap diperlihatkan. 11. Color: Digunakan untuk merubah warna layer yang terpilih. 12. Linetype: Digunakan untuk memilih jenis garis yang akan digunakan pada layar terpilih. 13. Lineweight: Digunakan untuk memilih ketebalan garis pada layer yang dipilih. 21

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Introduction Session : 01 Source : Refer to references 22

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Command Session : 02 Source : Refer to references 23

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Command Session : 02 Source : Refer to references 24

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Command Session : 02 Source : Refer to references Dalam sesi ini akan dibahas mengenai cara penggunaan tool drawing pada AutoCad. Perintah tersebut adalah : 1. Line (L). Perintah ini digunakan untuk menggambar garis-garis lurus. Perintah ini dapat dilakukan dengan cara mengakses : a) Menu pull down : draw -> line. b) Atau pada command prompt : L. Command: l LINE Specify first point: (disini anda diminta memasukkan titik awal garis). Specify next point of [Undo]: (masukkan koordinat berikutnya). Specify next point or [Close/Undo]: (masukkan koordinat berikutnya atau C untuk menutup perintah line). Ada beberapa metoda untuk memasukkan nilai koordinat dalam AutoCad, yaitu: a) Metoda Koordinat Absolut. Perhitungan periode ini akan dimulai dari koordinat (0,0,0) bidang gambar (sesuai dengan titik origin UCS). Contoh: anda akan mebuat sebuah rectangle 25

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Command Session : 02 Source : Refer to references dengan ukuran 10,10. 1. Masukkan perintah line (L). 2. Masukkan koordinat titik awal : 2,2. 3. Masukkan koordinat titik kedua : 12,2. 4. Masukkan koordinat titik ketiga : 12,12. 5. Masukkan koordinat titik keempat : 2,12. Gambar anda seharusnya akan terlihat seperti gambar dibawah : 26

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Command Session : 02 Source : Refer to references b) Metoda Koordinat Relatif Kartesius. Perhitungan metoda ini akan dimulai dari awal pemasukkan koordinat. Penggunaan metoda ini adalah seperti : @12,0 Contoh: anda masih akan membuat rectangle dengan ukuran 10,10 1. Masukkan perinth line (L). 2. Masukkan koordinat titik awal secara bebas. 3. Masukkan koordinat titik kedua : @10,0. 4. Masukkan koordinat titik ketiga : @0,10. 5. Masukkan koordinat titik keempat : @-10,0. 6. Ketikkan close (C), untuk mengakhiri perintah. Gambar anda seharusnya sama dengan gambar sebelumnya. c) Metoda Koordinat Relatif Polar. Perhitungan metoda ini sama dengan metoda koordinat realatif kartesius, tapi sedikit beda dalam pemasukkn nilai, yaitu dengan memasukkan jarak dan niai sudut. Bentuk perintah ini adalah: @23<0. Contoh: anda masih akan membuat kotak dengan ukuran 10,10. 1. Masukkan perintah line (L). 2. Masukkan koordinat titik awal secara bebas. 3. Masukkan koordinat titik kedua: @10<0. 27

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Command Session : 02 Source : Refer to references 4. Masukkan koordinat titik kedua: @10<90. 5. Masukkan koordinat titik kedua: @10<-90. 6. Ketikkan close (C), untuk mengakhiri perintah. Gambar anda seharusnya akan sama dengan gambar-gamba sebelumnya. 2. Multiline (ML). Perinth ini digunakan untuk membuat garis yang berpasangan. Perintah ini dapat diakses dengan cara: a) Menu pull down: draw -> multiline. b) Atau dengan command prompt : ml. Command: ml. Current settings: Justification = Top, Scale = 20.00, Style = STANDARD Specify start point or [Justification/Scale/Style]: Beberapa pengertian dari peritah di atas adalah: Justification: mengatur tipe garis, dengan poros di tengah atau dipinggir. Scale: mengaur besar garis multiline. Style: anda dapat mmasukkan style dari multiline pada option ini. 28

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Command Session : 02 Source : Refer to references 3. Explode (X). Perintah ini digunakan untuk memecahkan atau mengurai objek, misal: a) Apabila anda ingin mengedit garis multiline, polyline, atau objek-objek yang terdiri dari kombinasi garis-garis, maka anda harus mengexplode terlebih dahulu objek tersebut. b) Apabila anda akan mengedit dimension secara manual anda dapat menggunakan tool explode pada dimesion. c) Dapat juga digunakan untuk mengurai Block menjadi objek-objek penyusunnya. 4. Fillet (F). Perintah ini digunakan untuk membuat busur pada pertemuan dua garis. Perintah ini dapat dakses dengan cara: a) Menu pull down : Modify -> Fillet. b) Menu command prompt : f. Command: f Current settings: Mode = TRIM, Radius = 0.000 Select first object or [Polyline/Radius/Trim]: (pilih objek pertama atau pilih metoda fillet) Specify fillet radius <0.000>: (tentukan nilai radius busur) 29

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Command Session : 02 Source : Refer to references Polyline: option ini digunakan untuk mem-fillet polyline dengan sekali klik. Trim: option ini digunakan, agar bidang yang difillet tidak hilang atau terkena trim. 30

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Command Session : 02 Source : Refer to references 5. Trim (TR). Perintah ini digunakan untuk merotasi satu atau sekumpulan objek terhadap satu titik poros. Perintah ini dapat diakses dengan cara: a) Menu pull down : modify -> Trim. b) Menu command prompt : tr. Command : tr. Current settings: Projection=UCS, Edge=None Select cutting edges. Select objects: (pilih objek yang akan dijadikan pemotong). Select object to trim or shift-select to extend or [Project/Edge/Undo]: (pilih objek yang akan dipotong). Contoh penggunaan trim ini adalah seperti gambar ini: 31

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Command Session : 02 Source : Refer to references 6. Rectangular. Perintah ini digunakan untuk membuat kotak, dengan menentukan dua titik diagonal. Perintah ini dapat diakses dengan cara : a) Menu pull down : draw -> rectangle. b) Atau pada command prompt : rec. Command : rec RECTANGLE Specify first corner point or [Chamfer/Elevation/Fillet/Thickness/Width]: Specify other corner point or [Dimentions]: (masukkan titik kedua atau besar nilai kotak) Rectangle dapat divariasikan dengan option-option sebagai berikut: Chamfer: pilihan ini digunakan untuk menghasilkan kotak yang memiliki potongan pada bagian sudut. 32

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Command Session : 02 Source : Refer to references Elevation: pilihan ini digunakan untuk membuat kotak memiliki ketinggian dari posisi defaultnya. 33

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Command Session : 02 Source : Refer to references Fillet: pilihan ini digunakan untuk menghasilkan kotak memiliki busur/kelengkungan pada bagian sudut. Thickness: pilihan ini digunakan untuk menghasilkan kotak yang memiliki ketebalan. Jadi, nilai 0/default membuat kotak menjadi seperti selembar kertas, sedangkan bila anda memasukkan nilai lebih besar dari 0, maka kotak akan memiliki ketebalan. 34

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Command Session : 02 Source : Refer to references Width: pilihan ini digunakan untuk memberikan ketebalan garis pada kotak yang sedang dibuat. 7. Copy. Perintah ini digunakan untuk menyalin satu atau sekumpulan objek. Perinath ini dapat diakses dengan cara: a) Menu pull down : Modify -> Copy. b) Menu command prompt : co atau cp. Command : co Select object: (pilihobjek yang akan dicopy) Specify base point or displacement, or [Multiple]: (tentukan titik acuan untuk meng-copy objek) Specify second point of displacement or <use first point as displacement>: (tentukan titik posisi baru 35

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Command Session : 02 Source : Refer to references benda) Option : Multiple : digunakan untuk meng-copy objek berkalikali dengan satu perintah copy. Contoh penggunaan multiple dapat dilihat pada gambar di bawah ini: Multiple digunakan memudahkan penggandaan teks. 8. Move. Perintah ini digunakan untuk memindahkan satu atau sekumpulan objek. Perintah ini dapat diakses dengan cara: a) Menu pull down : modify -> Move. b) Menu command prompt : m. 36

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Command Session : 02 Source : Refer to references Command: m Select objects: (pilih objek yang akan dipindahkan). Specify base point or displacement: (pilih titik acuan objek yang akan dipindahakan). Specify second point of displacement or <use first point as displacement>: (tentukan posisi baru). 9. Offset. Perintah ini digunakan untuk menggandakan objek secara paralel. Perintah ini dapat diakses dengan cara: a) Menu pull down : Modify -> offset. b) Menu command prompt : o. Command : o Specify offset distance or [Through]<100.000>: (disini anda menetukan kjarak offset). Select object to offset or <exit>: (tentukan objek yang akan di offset). Specify point on side to offset: (tentukan kea rah mana hasil offset akan ditempatkan). Option: Through: digunakan untuk menentukan jarak offset secara manual, yaitu dengan menetukan titik-titik jarak. 37

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Command Session : 02 Source : Refer to references Anda dapat mencoba metoda offset ini untuk memepermudah dalam pembuatan pintu, seperti yang telah dilakukan di atas. Contoh penggunaan offset : 10. Text. Perintah ini seperti namanya, digunakan untuk membuat teks. Perintah ini dapat diakses dengan cara: a) Menu pull down : draw -> text. b) Atau pada command prompt : t. Command : t MTEXT Current text style : Standart Text height: 2,5. Specify first corner: Specify opposite corner or [Height/Justify/Line spacing/rotation/style/width]: 38

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Command Session : 02 Source : Refer to references Pengertian dari perintah-perintah di atas adalah: Height: mengatur ketinggian huruf. Justify: mengatur alignment dari text Line spacing: mengatur jarak spasi huruf. Rotation: option ini digunakan untuk merotasi text. Style: mengatur style dari tulisan. Width: digunakan untuk mengatur lebar dari space text. 39

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Command Session : 02 Source : Refer to references 40

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Editing Session : 03 Source : Refer to references 41

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Editing Session : 03 Source : Refer to references 42

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Editing Session : 03 Source : Refer to references Dalam sesi ini akan dibahas mengenai cara penggunaan tool drawing lanjutan pada AutoCad. Perintah tersebut adalah : 1. Circle (C). Perintah ini digunakan untuk menggambar lingkaran. Perintah ini dapat dilakukan dengan cara: a) Menu pull down : draw -> circle. b) Atau pada command prompt : C. Command : c. CIRCLE Specify center point for circle or [3P/2P/Ttr (tan tan radius)]. Dalam pembuatan Circle ada beberapa option, yaitu: 3P: membuat lingkaran dengan memasukkan input tiga titik. 43

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Editing Session : 03 Source : Refer to references 2P: membuat lingkaran dengan memasukkan input dua titik. Ttr: membuat lingkaran berdasarkan obyek singgung (target-target-radius). 44

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Editing Session : 03 Source : Refer to references 2. Arc (A). Perintah ini digunakan untuk membuat busur lingkaran. Perintah ini dapat diakses dengan cara: a) Menu pull down : draw -> arc. b) Atau pada command prompt : A. Command: a. ARC Specify start point of arc or [Center]: Specify second point of arc or [Center/End]: Specify end point of arc or [Angle/Chord length]: Contoh : a. Buatlah sebuah line dengan panjang vertical 500 unit. b. Kemudian di offset dengan jarak 500 unit. c. Ketikkan perintah a. d. Lalu ketik pertama sesuai gambar, lanjutkan dengan klik kedua dan ketiga, maka jadilah arc. 45

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Editing Session : 03 Source : Refer to references Dalam membuat Arc ada beberap option, yaitu: a) Center: titik pusat, artinya anda harus menetukan koordinat atau menunjuk titik pusat. b) End: titik akhir, option ini akan muncul apabila anda telah menentuka titik pusat atau melalui langkah yang lain. Option ini biasanya merupakan langkah untuk mengakhiri perintah arc. c) Angle: sudut busur, option ini digunakan untuk menentukan besar busur terhadap sudut lingkaran. d) Chord Length: panjang tali busur, option ini digunakan untuk menghasilkan gambar arc bila diperlukan panjang tali busurnya. 3. Ellipse (EL). Perintah ini digunakan untuk membuat bentuk ellips. Perintah ini dapat diakses dengan cara: a) Menu pull down : draw -> ellips. b) Atau pada command prompt : el. Command: el. Specify axis endpoint of ellips or [Arc/Center]: Specify other endpoint of axis: Specify distance to other axis or [Rotation]: 46

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Editing Session : 03 Source : Refer to references Ada beberapa option penggambaran Ellips, yaitu: a) Arc: anda dapat membuat busur ellips terbuka atau tetutup. Format perintahnya akan sama dengan arc yang telah dibahas sebelumnya. b) Center: memulai membuat ellips dengan menentukan titik tengah dari ellips tersebut. c) Rotation: digunakan untuk membuat ellips berdasarkan sudut rotasi. 4. Polygon (POL). Perintah ini digunakan untuk membuat objek-objek yang berisi banyak dan memiliki panjang sisi yang sama. Perintah ini dapat diakses dengan cara: a) Menu pull down : draw -> polygon. b) Atau pada command prompt : pol. 47

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Editing Session : 03 Source : Refer to references Command: pol POLYGON Enter number of sides <4>: (masukkan nilai sisi yang diinginkan). Specify center of polygon or [Edge]: (titik awal berdasarkan center (pusat) atau edge(sisi)). Enter an option [Inscribed in circle/circumsribed about circle] <I>: (lihat gambar di bawah). Specify radius of circle: (tentukan radius lingkaran). 5. Polyline (PL). Perintah ini digunakan untuk membuat sekumpulan garis yang pada akhirnya akan menjadi sebuah objek. Perintah ini dapat diakses dengan cara: a) Menu pull down : draw -> polyline. b) Atau pada command prompt : pl. Command: pl Spacify start point: Current line-width is 0.0000 Specify next point or 48

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Editing Session : 03 Source : Refer to references [Arc/Halfwidth/Length/Undo/Width]: Specify next point or [Arc/Close/Halfwidth/Length/Undo/Width]: Bila pilihan arc yang anda pilih akan keluar option: Specify endpoint of arc or [Angle/Center/Close/Direction/Halfwidth/Line/Radius/S econd pt/width]: Beberapa pengertian dari pilihan di atas adalah : a) Arc: fungsiya untuk menggambarkan busur lingkaran dalam rangkaian polyline. b) Halfwidth: fungsinya untuk merubah ketebalan garis polyline. c) Length: fungsinya adalah untuk menentukan panjang segmen garis polyline berikutnya. d) Undo: untuk membatalkan perintah pembuatan garis terakhir dalam segmen polyline. e) Width: hampir sama dengan halfwidth, perbedaannya adalah perhitungan halfwidth mulai dari as polyline, sementara width dari pinggir garis ke pinggir garis yang lain. f) Close: mengakhiri perintah polyline arc dengan memasukkan nilai sudut. g) Center: membuat polyline arc dengan menetukan titik tengah dari lingkaran. 49

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Editing Session : 03 Source : Refer to references h) Direction: membuat polyline arc dengan menentukan arah garis singgung di awal busur. i) Line: mengembalikan option arc ke line. j) Radius: membuat polyline arc dengan menentukan nilai radius dari lingkaran. k) Second pt: pilihan ini digunakan untuk menentukan titik kedua busur. 6. Spline (SPL). Perintah ini digunakan untuk membuat kurva spline dengan mengikuti beberapa unit titik control. Perintah ini dapat diakses dengan cara: a) Menu pull down : draw -> spline. b) Atau pada command prompt : spl. 50

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Editing Session : 03 Source : Refer to references Command: spl. Specify first point or [Object]: (masukkan titik awal). Specify next point or [Close/Fit tolerance] <start tangent>: (masukkan titik berikutnya). Pengertian dari beberapa perintah di atas adalah : a) Object: option ini dimaksudkan untuk mengubah objek menjadi kurva spline. Biasanya objek yang bisa diubah adalah objek polyline. b) Close: opyion ini digunakan untuk menutup perintah spline. c) Fit tolerance: option ini digunakan untuk mengatur besar toleransi pergerakan garis kurva spline. 7. Block (B). Perintah ini digunakan untuk memasukkan sebuah block ke dalam gambar atau bidang kerja. Block sendiri adalah sekumpulan objek yang dibentuk menjadi satu buah objek yang kemudian disimpan ke dalam pustaka gambar (library). Contoh penggunaan block ini adalah: Dalam gambar bangunan tentu kita membutuhkan pintu. Bayangkan apabila setiap kita akan menempatkan pintu, kita menggambarnya dari awal, 51

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Editing Session : 03 Source : Refer to references tentu saja akan menghabiskan banyak waktu. Jadi kita buat satu gambar pintu yang akan dijadikan sebagai acuan, sehingga setiap akan terpakai, kita tinggal memanggil pintu tersebut. Penggunaan block ini akan sangat efektif pada gambar yang banyak perulangannya dan dapat menghemat penggunaan harddisk, bila anda membuat file-file yang kompleks. Perintah ini dapat diakses dengan cara: a) Menu pull down : draw -> Block -> Make. b) Menu command prompt : b. 52

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Editing Session : 03 Source : Refer to references Arti dari option-option yang sering digunakan adalah: a) Name: digunakan untuk memasukkan nama block. b) Pick point: disini anda menentukan titik yang akan digunakan untuk memasukkan block tersebut. c) Select object: pilihlah object yang akan dijadikan block. Perintah ini dimulai dengan membuat gambar yang akan di-block, sebagai contoh kita akan membuat pintu dengan lebar 70 cm. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut : 1. Buatlah kotak pintu dengan ukuran 800 x 2200. (konversi satuan dianggap 1 unit = 1mm). 2. Copy garis kotak dengan pintu sejauh 60 keluar untuk membuat kusennya. 3. Garis-garis yang belum berhubungan dapat dihubungkan dengan mengedit grip handle. 4. Buat garis bantu untuk meletakkan handle pintu, yaitu 50 dari pinggir samping pintu dan 1000 dari pinggir bawah pintu. 5. Pada intersection garis tersebut buat lingkaran dengan diameter 100 unit. 6. Kemuadian dicopy dan diskala pada center lingkaran dalam copy lingkaran terluar dan diskala sebesar 0,4. 53

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Editing Session : 03 Source : Refer to references 7. Hapuslah garis bantu yang ada. Gambar seharusnya menjadi seperti ini : Kemudian untuk membuatnya menjadi block, anda dapat melakukan hal ini: 1. Pada command prompt: b. 2. Akan tampil Block. Definition Dialog Box. Ketikkan pintu 80 pada baris name. 3. Tekan pick point, kemudian pilih titik yang diinginkan, misal: titik pojok bawah kiri. 4. Kemudian tekan icon select object, lalu seleksi semua objek pendukung pintu. 5. Tekan ok. 54

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Editing Session : 03 Source : Refer to references Maka anda akan mendapatkan sebuah block pintu. Untuk memasukkan block, anda dapat mengakses dengan cara: a) Menu pull down : Insert -> Block. b) Menu command prompt : i. Setelah dialog interface muncul, anda dapat mengatur beberapa settingan, atau tekan ok. Setelah itu block akan terpanggil dan bias diletakkan dimana saja. 8. Hatch (H). Perintah ini digunakan untuk membuat arsiran pada gambar. Arsiran ini berlaku pada daerah tertentu dan pola yang tertentu pula. Perintah ini dapat diakses dengan cara: a) Menu pull down : draw -> Hatch. b) Menu command prompt : h. 55

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Editing Session : 03 Source : Refer to references Pengertian dari option-option yang ada adalah: a) Type: ini adalah tempat untuk mengakses jenis hatch, yaitu type yang sudah ada, simpanan sendiri, atau custom. b) Pattern: merupakan pola hatch. c) Swatch: digunakan untuk melihat dan menggunakan pattern hatch. d) Angle: digunakan untuk mengatur rotasi pola hatch. e) Scale: digunakan untuk mengatur besar-kecil atau kerapatan pola hatch. 56

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Editing Session : 03 Source : Refer to references f) Custom pattern: digunakan untuk mengakses file pattern yang bersumber dari luar AutoCAd. g) Spacing: digunakan untuk mengatur jarak antar garis hatch untuk type user define. h) ISO pen width: digunakan untuk mengatur ketebalan garis hatch. Saat mencetak hatch dengan pola ISO. i) Pick point: digunakan untuk mengambil bidang yang akan di-hatch. Harus diingat dalam pengambilan bidang hatch adalah : bidang harus tertutup dan terlihat semuanya dalam layar. j) Select object: digunakan untuk memilih objek sebagai batas bidang hatch. k) Remove Island: digunakan untuk membatalkan pilihan terhadap bidang arsir yang berada dalam bidang lainnya yang terpilih secara otomatis. l) View selection: gunanya adalah untuk melihat preview dari arsiran/hatch tersebut. m) Inherit properties: fungsinya adalah untuk menyalin jenis arsiran suatu bidang ke biadang lainnya. n) Associative: fungsinya adalah membuat arsiran kompatibel terhadap bidang arsirannya. Jadi pada saat bidang arsiran diperbesar, maka arsiran akan menyesuaikan dengan luas bidangnya yang baru. 57

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Editing Session : 03 Source : Refer to references o) Non associative : kebalikan dari associative. Untuk Advance Tab a) Island detection styel: pilihan ini mengirsi bidang arsir. b) Object type: digunakan untuk memilih bidang arsir berdasarkan objek yang dipilih. c) Boundary set: membuat kelompok bidang arsir berdasarkan suatu titik tertentu. d) Island detection method: digunakan sebagai pilihan mengisi bidang arsir, untuk mengabaikan boundary atau tidak. Contoh dari penggunaan hatch seperti pada gambar di bawah ini : 58

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Editing Session : 03 Source : Refer to references 9. Xline (XL). Perintah ini digunakan untuk membuat garis bantu tek terhingga pada bidang kerja. Perintah ini akan sangat membatu dalam pembuatan gambar tampak atau gambar potongan pada gambar arsitektural. Perintah ini dapat diakses dengan cara: a) Menu pull down: draw -> Construction Line. b) Menu command prompt: xl. Command : xl. XLINE specify a point or [Hor/Ver/Ang/Bisect/Offset]: (masukkan pilihan anda). Specify through point: (Klik pada titik yang perlu dibuat garis bantu). Dalam pengaplikasiannya ada beberapa option yang harus diketahui, yaitu: a) Hor: membuat garis konstruksi secara horizontal. b) Ver: membuat garis konstruksi secara vertical. c) Ang: membuat garis konstruksi dengan sudut kemiringan tertentu. d) Bisect: membuat garis konstruksi dengan bantuan titik-titik yang mengapit garis konstruksi. 59

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Editing Session : 03 Source : Refer to references e) Offset: membuat garis konstruksi parallel dengan garis sebelumnya. Perintah ini hamper sama dengan perintah offset dalam editing command. Contoh penggunaan garis konstruksi vertical adalah seperti gambar di bawah ini: 60

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Editing Session : 03 Source : Refer to references 10. Erase (E). Perintah ini digunakan untuk menghapus satu atau sekumpulan objek. Perintah ini dapat diakses dengan cara: a) Menu pull down : modify -> Erase. b) Menu command prompt : e. c) Dapat juga dengan memilih objek, kemudian menekan delete. Command: e. Select object: (pilih objek yang akan dihapus). 61

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Drawing Editing Session : 03 Source : Refer to references 62

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Editing Command Session : 04 Source : Refer to references 63

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Editing Command Session : 04 Source : Refer to references 64

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Editing Command Session : 04 Source : Refer to references Dalam sesi ini, akan dibahas mengenai cara editing gambar lanjutan pada AutoCad. Perintah tersebut adalah : 1. Scale (SC). Perintah ini digunakan untuk mengubah ukuran satu atau sekumpulan objek secara seragam menurut faktor skala tertentu. Perintah ini dapat diakses dengan cara: a) Menu pull down : modify -> Scale. b) Menu command prompt : sc. Command : sc. Select object: (pilih objek yang discale). Specify best point: (pilih titik sebagai pusat scale). Specify scale factor or [Reference]: (tentukan besar factor skala). Reference: menentukan factor skala dengan menggunakan referensi. Contoh penggunaan perintah scale: 65

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Editing Command Session : 04 Source : Refer to references 2. Rotate (RO). Perintah ini digunakan untuk emrotasi satu atau sekumpulan objek terhadap satu titik poros. Perintah ini dapat diakses dengan cara: a) Menu pull down : modify -> Rotate. b) Menu command prompt : ro. Command : ro. Current positive angle in UCS: ANGDIR=counterclockwise ANGBASE=0. Select object: (pilih objek yang akan dirotasi). Specify rotation angle or [Reference]: (masukkan nilai rotasi). Reference: digunakan untuk merotasi objek dengan referensi sudut putar benda lain. Contoh penggunaan rotasi: 66

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Editing Command Session : 04 Source : Refer to references 3. Break (BR). Perintah ini digunakan untuk memotong objek. Ilustrasinya adalah untuk membagi sebuah line menjadi 2 atau lebih. Break dapat dilakukan dengan jarak tertentu. Perintah ini dapat diakses dengan cara: a) Menu pull down: modify -> Break. b) Menu command prompt: br. Command: br. Select object: (pilih objek yang akan dibreak). Specify second break point or [First point]: (tentukan titik pertama, pilihan ini untuk mem-break dengan jarak tertentu). Specify second break point: (tentukan titik kedua). Contoh penggunaan perintah break ini, seperti gambar berikut : 67

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Editing Command Session : 04 Source : Refer to references 4. Extend (EX). Perintah ini digunakan untuk memperpanjang objek sampai batas tertentu. Bisa dibilang perintah ini adalah kebalikan dari perintah trim. Perintah ini dapat diakses dengan cara: a) Menu pull down : modify -> Extend. b) Menu command prompt : ex. Command : ex. Current settings: Projection=UCS, Edge=None Select boundary edges. Select objects: (pilih batas akhir perpanjangan). Select object to extend or shift-select to trim or [Project/Edge/Undo]: (pilih objek yang akan diperpanjang). Contoh penggunaan extend adalah seperti gambar berikut : 68

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Editing Command Session : 04 Source : Refer to references 5. Array (AR). Perintah ini digunakan untuk memperbanyak objek secara missal dengan susunan yang teratur perintah dapat diakses dengan cara: a) Menu pull down: modify -> Array. b) Menu command prompt: ar. Array ada dua macam yaitu: a) Array Rectangular : array yang digunakan untuk memperbanyak objek dengan hitungan baris dan kolom. 69

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Editing Command Session : 04 Source : Refer to references b) Array Polar: array yang digunakan untuk memperbanyak objek secara radial/melingkar. 70

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Editing Command Session : 04 Source : Refer to references 6. Mirror (MI). Perintah ini digunakan untuk merefleksikan satu aau sekumpulan objek tehadap satu titik poros. Perintah ini dapat diakses dengan cara: a) Menu pull down : modify -> Mirror. b) Menu command prompt : ml. Command: ml. Select objects: (pilih objek yang akan dimirror) Specify first point of mirror line: (pilih titik pertama poros mirror). Specify second point of mirror line : (pilih titik kedua poros mirror). Delete source objects? [Yes/No] <N>: (pilihan untuk menghapus objek sumber atau tidak). 71

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Editing Command Session : 04 Source : Refer to references Hasilnya dapat anda lihat seperti gambar di bawah ini: Untuk text agar tidak ikut terbalik, option mirrorr text harus bernilai 0. Command: mirrtext. Enter new value for MIRRTEXT <0>: (pilih nilai 0 agar tulisan tidak ikut terbalik). 72

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Editing Command Session : 04 Source : Refer to references 7. Stretch (S). Perintah ini digunakan untuk menggeser satu atau sekumpulan objek. Proses penggeseran ini tidak melepaskan objek dari kumpulannya. Perintah ini dapat diakses dengan cara: a) Menu pull down: modify -> Stretch. b) Menu command prompt: s. Command: s. Select objects: to stretch by crossing-window or crossing-polygon. Select objects: (pilih objek yang akan distretch). Specify base point or displacement: (tentukan titik acuan untuk memperpanjang atau memperpendek objek). Specify second point of displacement or <use first point as displacement>: (tentukan posisi baru dari objek). Contoh penggunaan perintah stretch adalah seperti di bawah ini : 73

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Editing Command Session : 04 Source : Refer to references 8. Chamfer (CHA). Perintah ini digunakan untuk menambah sisi pada pertemuan ujung-ujung garis atau objek dengan kemiringan tertentu. Perintah ini dapat diakses dengan cara: a) Menu pull down : modify -> Chamfer. b) Menu command prompt : cha. Command: cha. (TRIM mode) Current chamfer Length = 100.0000, Angle = 70. Select first line or [Polyline/Distance/Angle/Trim/Method]: d. Specify first chamfer distance <100.0000>: (masukkan nilai jarak chamfer sisi 1). Specify second chamfer distance <100.0000>: (masukkan nilai jarak chamfer sisi 2). Ada beberapa option yang dapat digunakan sesuai keperluan yaitu: a) Polyline: sistemnya hamper sama dengan fillet, bahwa ini berlaku tehadap polyline dan berlaku dengan satu kali klik, akan men-chamfer semua sudut. b) Distance: option ini akan membebaskan anda untuk mengatur jarak sisi yang akan dichamfer. 74

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Editing Command Session : 04 Source : Refer to references c) Angle: opyion ini akan membebaskan anda untuk mengatur jarak sisi yang akan dichamfer dengan mempertimbangkan sudur putar. 9. Divide (DIV). Perintah ini digunakan untuk membagi objek terhadap jumlah pembagi. Perintah ini dapat diakses dengan cara: a) Menu pull down: draw -> Point -> Divide. b) Menu command prompt: div. Command: div. Select object to divide: (pilih objek yang akan didivide). Enter the number of segments or [Block]: (masukkan jumlah segmen pembagi). 75

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Editing Command Session : 04 Source : Refer to references Bila pilihannya block, akan keluar pertanyaan seperti ini: Enter name of block to insert: (masukkan nama block yang telah tersimpan). Align block with object? [Yes/No] <Y>: (bila block akan digabungkan dengan objek pilih Yes). Enter the number of segment: (masukkan jumlah segmen block). 10. Mesure (ME). Perintah ini digunakan untuk membagi objek dengan memperhitungkan jarak bagi. Perintah ini dapat diakses dengan cara: a) Menu pull down: draw -> Point -> Measure. b) Menu command prompt: me. Command: me. Select object to measure: (pilih objek yang akan dimeasure). Specify length of segment or [Block]: (tentukan panjang jarak pembagi). 76

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Editing Command Session : 04 Source : Refer to references Bila pilihan anda block, maka akan keluar pertanyaan seperti ini: Enter name of block to insert: (masukkan nama block) Align block with object? [Yes/No] <Y>: (anda dapat memasukkan block yang di-align dengan objek). Specify length of segment: (masukkan panjang jarak). 77

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Editing Command Session : 04 Source : Refer to references 78

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Dimention Session : 05 Source : Refer to references 79

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Dimention Session : 05 Source : Refer to references 80

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Dimention Session : 05 Source : Refer to references Dalam sesi ini, akan dibahas mengenai cara memasukkan ukuran ke dalam gambar pada AutoCad. Perintah tersebut adalah: 1. Komponen Dimensi. Sebuah dimensi dalam AutoCad, terdiri dari beberapa komponen utama, yaitu garis dimensi, garis ekstension, text dimensi dan tanda panah. Bentuk dan format masing-masing komponen demensi dapat dikendalikan sesuai dengan kebutuhan. Misalkan untuk mengontrol warna komponen, memperbesar dan memperkecil ukuran tanda panah, mengganti bentuk tanda panah, mengatur format dan style dimensi, memperpanjang garis ekstension. 2. Pengukuran Dimensi. Beberapa perintah dimensi yang ada di AutoCad adalah: a. Linear Dimension (DLI). Digunakan untuk mengukur garis horizontal, vertical dan rotated. Anda harus menentukan titik awal dan akhir yang akan diukur. Perintah ini dapat diakses dengan cara: 1. Menu pull down: Dimension -> Linear. 2. Menu command prompt: dli. 81

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Dimention Session : 05 Source : Refer to references Command : dli. Specify first extension line origin or <select object>: (pilih titik awal pengukuran). Specify second extension line origin: (pilih titik kedua atau titik akhir). Specify dimension line location or [Mtext/Text/Angle/Horizontal/Vertical/Rotated: (pada pilihan ini anda dapat menentukan lokasi dimensi atau memilih beberapa option yang ada). Dimension text = 30 (merupakan keterangan jarak ukuran). Sebagai contoh : 1. Cobalah membuat sebuah bidang rectangle dengan ukuran 30 x 30 unit. 2. Kemudian masukkan perntah pengukuran linear. 3. Klik pada salah satu titik, kemudian diklik pada titik yang lain. 4. Geserlah kea rah luar dari bidang rectangle untuk menempatkan posisi akhir ukuran. Hasil gambar anda harusnya akan terlihat seperti ini: 82

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Dimention Session : 05 Source : Refer to references b. Aligned Dimension (DAL). Perintah ini hampir sama dengan dimlinier, yaitu mengukur garis lurus, tapi perintah ini akan menghasilkan ukuran yang sejajr dengan obyeknya. Perintah ini dapat diakses dengan cara: a) Menu pull down: Dimension -> Aligned. b) Menu command prompt: dal. Command : dal. Specify first extension line origin or <select object>: (pilih titik awal pengukuran). Specify second extension line origin: (pilih titik kedua pengukuran). Specify dimension line location or [Mtext/Text/Angle]: (tentukan letak posisi akhir dari dimensi). Dimension text = 37.23 (keterangan jarak ukuran text). 83

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Dimention Session : 05 Source : Refer to references Contoh: 1. Buatlah gambar bidang sembarang dengan menggunakan line atau polyline. 2. Kemudian ukur bidang-bidangnya, dengan menggunakan dimligned. Ilustrasinya akan seperti ini : c. Radius Dimension (DRA). Perintah ini digunakan untuk mengukur radius lingkaran dan arc. Perintah ini dapt diakses dengan cara: a) Menu pull down: Dimension -> Radius. b) Menu command prompt: dra. 84

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Dimention Session : 05 Source : Refer to references Command : dra. Select arc or circle: (pilih lingkaran atau busur yang akan diberi ukuran). Dimension text = 27.81 (nilai ukuran). Specify dimension line location or [Mtext/Text/Angle]: (tentukan posisi akhir dari ukuran). Contoh: 1. Buatlah sebuah circle, bebas tanpa ukuran. 2. Ketikkan perintah dimradius (dra). 3. Kemudian pilih lingkaran atau busur yang akan diberi ukuran, lalu klik pada lingkaran atau busur tersebut. 4. Tentukan posisi akhir dari ukuran tersebut. Gambar hasilnya adalah seperti ini: 85

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Dimention Session : 05 Source : Refer to references d. Diameter Dimension (DDI). Perintah ini digunakan untuk mengukur diameter lingkaran dan arc. Perintah ini dapat diakses dengan cara: a) Menu pull down: Dimension -> Diameter. b) Menu command prompt: ddi. Command : ddi. Select arc or circle: (pilih lingkaran atau busur yang akan diberi ukuran). Dimension text = 27.81 (nilai ukuran). Specify dimension line location or [Mtext/Text/Angle]: (tentukan posisi akhir dari ukuran). Contoh: 1. Buatlah sebuah circle, bebas tanpa ukuran. 2. Ketikkan perintah dimdiameter (ddi) 3. Kemudian pilih lingkaran atau busur yang akan diberi ukuran, lalu klik pada lingkaran atau busur tersebut. 4. Tentukan posisi akhir dari ukuran tersebut. Gambar hasilnya adalah seperti ini: 86

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Dimention Session : 05 Source : Refer to references e. Angular Dimension (DAN). Perintah ini digunakan untuk mengukur sudut. Perintah ini dapat diakses engan cara: a) Menu pull down: Dimension -> Angular. b) Menu command prompt: dan. Command : dan. Select arc, circle, line, or <specify vertex>: (pilih garis pertama). Select second line: (pilih garis kedua). Specify dimension arc line location or [Metxt/Text/Angle]: (tentukan posisi akhir dari ukuran). Dimension text = 50 (ini merupakan nilai jarak). 87

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Dimention Session : 05 Source : Refer to references Contoh: 1. Buatlah sebuah garis yang menyudut, bebas. 2. Kemudian ketikkan perintah dimangular (dan). 3. Pilih garis pertama lalu kedua, kemudian tentukan posisi akhir ukuran. Gambar anda seharusnya akan terlihat seperti ini: f. Quick Dimensin (QDIM). Digunakan untuk membuat pengaturan dimensi secara cepat. Perintah ini dapat diakses dengnan cara \: a) Menu pull down: Dimension -> Quick Dimension b) Menu command prompt: qdim Command : qdim Select geometry to dimension: (pilih bidang-bidang yang akan diukur). Specify dimension line position, or [Continuous/Staggered/Baseline/Ordinate/Radius/Dia meter/datumpoint/edit]. <Continuous>: (tentukan pilihan yang akan digunakan 88

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Dimention Session : 05 Source : Refer to references untuk membuat garis dimensi). Pilihan standar disini adalah continuous. Contoh : 1. Buatlah sebuah rectangle, kemudian diberi sekatsekat. 2. Ketikkan perintah qdim untuk mengakses Quick Dimension. 3. Pilih sisi bidang yang akan diberi ukuran. 4. Lalu tarik kea rah mana garis ukuran akan diposisikan. Gambar anda seharusnya akan terlihat seperti ini: 89

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Dimention Session : 05 Source : Refer to references g. Baseline Dimension (DBA). Perintah ini hampir sama dengan dimcontinue. Bedanya adalah penggunaan perintah ini selalu memulai dari titik awal pengukuran. Sehingga tercipta garis ukuran yang bertumpuk terhadap dimensi linier, angular, atau ordinate dari titik awal hingga pada titik yang diseleksi. Perintah ini dapat diakses dengan cara: a) Menu pull down: Dimension -> Baseline. b) Menu command prompt: dba. Command: dba. Specify a second extension line origin or [Undo/Selectt] <select>: (pilih titik lanjutan atau seleksi garis ukuran yang akan dilanjutkan). Dimension text = 70.15 (nilai jarak). Contoh: 1. Buatlah sebuah gambar rectangle, kemudian diberi sekat-sekat. 2. Gunakan dimlinier (dli) untuk membuat ukuran awal. 3. Kemudian lanjutkan dengan perintah dimbaseline (dba). 4. Lalu pilih jarak-jarak yang akan diberi ukuran. Gambar akhir seharusnya akan seperti ini : 90

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Dimention Session : 05 Source : Refer to references h. Continue Dimension (DCO). Digunakan untuk melanjutkan perintah pengukuran berikutnya pada satu deret. Berlaku terhadap dimensi linier, dimensi angular. Perintah ini dapat diakses dengan cara: a) Menu pull down: Dimension -> Continue. b) Menu command prompt: dco. Command: dco. Specify a second axtension line origin or [Undo/Select] <Select>: (tentukan pilihan garis yang akan dilanjutkan). Dimension text = 30 (keterangan jarak ukuran). 91

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Dimention Session : 05 Source : Refer to references Contoh: 1. Buatlah sebuah rectangle, kemudian beri sekatsekat dengan jarak tertentu. 2. Lalu gunakan dli (limliniear untuk mengukur awal), lalu lanjutkan dengan dco (dimcontinue). 3. Tunjuk pada jarak-jarak sekat. Bila anda melakukan dengan benar maka hasilnya seperti ini: i. Quick Leader (LE). Digunakan untuk membuat keterangan secara cepat. Perintah ini dapat diakses dengan cara: a) Menu pull down: Dimension -> Leader. b) Menu command prompt: le. 92

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Dimention Session : 05 Source : Refer to references Command: le. Specify first leader point, or [Settings] <Settings>: (klik titik yang akan diberi keterangan). Specify next point: (tentukan arah garis panah). Specify next point: (tentukan arah garis panah). Spacify next width <0>: (tentukan ukuran text untuk single line). Enter first line of annotation text <Mtext>: (pilihan ini akan muncul bila pada option di atas anda memasukkan nilai 0, pilihan ini juga untuk masuk pada multiline teks). Contoh: 1. Buatlah sebuah lingkaran, bebas. 2. Kemudian ketikkan perintah le (quick leader). 3. Pilih titik pusat lingkaran, kemudian buat garis keterangan, dengan mengikuti perintah yang diberikan. 4. Pada pilihan Spacify text width <0>: klik spacebar. 5. Pada pilihan Enter first line of annotation text <Mtext>: tekan enter. 6. Akan muncul dialog box untuk text: 93

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Dimention Session : 05 Source : Refer to references 7. Ketikkan tulisan yang anda ingin buat, lalu klik ok. Maka hasilnya akan seperti ini : 3. Mengatur Dimension Style. Untuk memudahkan dalam membuat ukuran-ukuran seperti yang telah dijelaskan diatas, ada sebuah tempat dimana kita dapat mengedit format ukuran tersebut. Sebagai contoh penggunaan dimension style ini adalah, kita dapat membuat format dimension untuk gambar 94

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Dimention Session : 05 Source : Refer to references planning atau gambar detail. Apabila ini dikerjakan secara manual, bisa dibayangkan betapa kita akan kerepotan untuk mengedit ukuran satu persatu. Perintah ini dapat diakses di : 1. Menu pull down: Format -> Dimension Style. Tampilan yang akan keluar adalah seperti ini : Beberapa option yang ada, penjabarannya adalah sebagai berikut: a) Set Current: digunakan untuk merubah style yang dipilih menjadi current. b) New: digunakan untuk membuat style baru. c) Modify: digunakan untuk mengedit style yang sedang dipilih. 95

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Dimention Session : 05 Source : Refer to references d) Override: digunakan untuk menumpuk style yang sudah ada tanpa disimpan (bersifat sementara). e) Compare: digunakan untuk membandingkan antar masing-masing style. Paling aman dan umum dipakai adalah kita membuat format dimension yang baru. Perintah ini bisa dipilih dengan: 1. Mengkopi file style yang sudah ada, ubah namanya sesuai keperluan. 2. Tekan menu modify, akan keluar dialog box seperti ini: 96

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Dimention Session : 05 Source : Refer to references 3. Keterangan dari beberapa tab yang ada adalah: a. Lines and arrow. Pada tab ini diatur atribut: 1. Dimension Lines: mengatur atribut garis ukuran. 2. Extension Lines: mengatur atribut garis extensi 3. Arrowheads: mengatur atribut arrowhead. 4. Center Mark for Circle: mengatur attribute b. Text. c. Fit. tanda center lingkaran. Pada tab ini diatur atribut: 1. Text Appearance: mengatur penampilan teks. 2. Text Placement: mengatur penempatan teks. 3. Text Alignmet: mengatur alignasi teks. Pada tab ini diatur atribut: 1. Fit option: mengatur fitting option apabila teks tidak cukup dengan garis dimensi. 2. Text placement: mengatur penempatan teks. 3. Scale: for Dimension Features : mengatur penskalaan teks. 97

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Dimention Session : 05 Source : Refer to references 4. Fine tuning: option tambahan. d. Primary unit. Pada tab ini diatur atribut: 1. Linear Dimension: mengatur atribut linear dimension. 2. Measurement Scale: mangatur skala pengukuran. 3. Zero Suppression: mangatur panmpakan nilai 0 dibelakang koma. 4. Angular Dimension: mengatur option penampilan dimangular. e. Alternate Units. Pada tab ini diatur atribut: 1. Alternate Units. 2. Zero Supression. 3. Placement. f. Tolerance. Pada tab ini diatur atribut: 1. Tolerance Format. 2. Zero Suppression. 3. Alternate Unit Tolerance. 4. Aturlah atribut-atribut tersebut sesuai dengan keperluan. Pada umumnya yang sering dipergunakan adalah tab lines and arrow, text, fit dan primary units. 98

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Plotting Session : 06 Source : Refer to references 99

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Plotting Session : 06 Source : Refer to references 100

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Plotting Session : 06 Source : Refer to references Dalam sesi ini, akan dibahas mengenai cara mencetak lembar kerja pada AutoCad. Ada 2 cara pencetakan gambar dengan AutoCad, yaitu mode plot dan layout. Kedua cara tersebut akan menghasilkan hasil yang sama, tapi ada beberapa perbedaan dalam cara penggunaan. Disini kita akan membahas kedua cara tersebut. 6.1 Mencetak Gambar Dengan Plotting. Sebelum memulai penggambaran dalam AutoCad, lebih baik digunakan formulasi ukuran dalam millimeter, artinya apabila anda ingin menggambar sebuah rectangle dengan ukuran 1x1 meter, makan anda dapat menuliskan pada AutoCad 1000x1000 unit. Hal ini bukan berarti fleksibilitas AutoCad jelek, tapi yang pasti akan lebih mudah bagi anda untuk mencetak dan mengaplikasikan library furnitur yang disediakan autocad apabila anda menggunakan format ukuran dalam millimeter. Perintah untuk mem-plot ini dapat diakses dengan cara: a) Menu pull down: file -> plot. b) Menekan tombol keyboard: ctrl + P. Format penampilan dari menu plot setting adalah sebagai berikut: 101

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Plotting Session : 06 Source : Refer to references Beberapa pengertian option untuk menu plot setting in adalah: a) Paper size and paper units: mengatur atribut kertas. b) Drawing orientation: mangatur layout kertas, landscape atau portrait. c) Plot area: digunakan untuk memilih daerah yang akan di-plot. d) Plot scale: mengatur skala pencetakan gambar. e) Plot offset: mengatur layout kertas, jarak tepi kertas. 102

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Plotting Session : 06 Source : Refer to references f) Plot options: beberapa option tambahan untuk pencetakan. 1. Plotter configuration: disini anda dapat memilih printer/plotter apa yang akan digunakan, kemudian akan keluar dialog box untuk pengaturan konfigurasi yang sesuai dengan printer/plotter yang anda pilih. 2. Plot style table: disini akan mengatur apakah gambar yang akan tercetak akan mengikuti style default atau lain (monochrome,screeving,dll). 3. Plot to file: digunakan untuk memplot file AutoCad ke dalam file /disket. 4. What to plot: digunakan untuk memilih tab layout mana yang akan diplot. 103

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Plotting Session : 06 Source : Refer to references 6.2 Mencetak Gambar Dengan Layout. Apabila anda ingin mencetak dengan menggunakan mode Layout, maka: a. Klik layout pada pojok kiri bawah, maka akan keluar menu seperti pada tampilan plot interface diatas, hanya saja namanya berbeda menjadi layout setting. Maksud dari interface ini adalah untuk menset page layout yang akan digunakan untuk mencetak gambar. b. Pada tab plot, pilih plot device. c. Pilih nama printer anda printer name. d. Klik pada tombol properties untuk mengatur konfigurasi printer sesuai dengan kebutuhan anda. Missal anda ingin mencetak pada kertas A4, atur setting paper agar menjadi A4,dsb. e. Kemudian lihat plot style table (pen assignment), pilih styale apayang akan digunakan. f. Baik pada tab layout Setting, cek setelan drawing orientation. g. Apabila anda menggunakan formulasi gambar 1 meter = 1000 unit, maka biarkan skala tetap 1 : 1. h. Lalu klik Ok. i. Akan muncul tampilan seperti ini: 104

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Plotting Session : 06 Source : Refer to references j. Anda dapat memperbesar garis batas view hingga sebesar garis batas plotting. Gambar anda harusnya akan menjadi seperti ini: 105

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Plotting Session : 06 Source : Refer to references k. Sekarang kita akan masuk ke cara setting skala dalam layout, anda aktifkan menu properties yang ada pojok kanan atas. l. Maka akan keluar menu properties pada samping kiri monitor anda, sperti ini: 106

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Plotting Session : 06 Source : Refer to references m. Anda pilih garis batas view, kemudian cari atribut skala pada Properties -> tab Category -> Misc -> Standar Scale, pilih skala yang anda inginkan. Maka view gambar anda akan berubah sesuai dengan view skala tersebut. n. Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam mode layout ini: 1. Option model pada status bar akan berubah menjadi paper. 2. Apabila anda ingin menggeser posisi gambar, anda harus men-switch status bar tersebut dari paper menjadi model. Atau anda dapat double klik pada lembar kerja anda. 3. Setelah masuk ke dalam mode model, jangan menggunakan perintah scale. Ini akan merubah skala gambar yang telah anda set sebelumnya. o. Anda dapat menambah jumlah layout, merubah nama, mengkopi atau menghapus layout, bahkan merubah kembali settingan layout page, dengan cara mengklik kanan pada layout tab. 107

Aplication : Autodesk AutoCad 2008 Topic : Plotting Session : 06 Source : Refer to references 108