KEPALA BIRO SDM Lucky Firnandy Majanto Semarang, 30 Maret s/d 1 April 2016
Landasan Hukum Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara melalui Surat Edaran (SE) Nomor: SE/28/M.PAN/10/2004 tanggal 14 Oktober 2004 Tentang PENATAAN PNS. Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 37 Tahun 2011 tentang PEDOMAN PENATAAN PEGAWAI NEGERI SIPIL. PENATAAN P N S K P U Definisi Penataan PNS Kegiatan Manajemen Pegawai yang berupa pengaturan pegawai di lingkungan organisasi, baik jabatan struktural dan jabatan fungsional Suatu Proses yang sistematis dalam rangka mendukung perwujudan visi dan misi Organisasi melalui perencanaan pegawai, yang meliputi pengadaan, penempatan, pengembangan, pemeliharaan dan pemberhentian Tujuan Penataan PNS Untuk memperoleh kuantitas, kualitas, komposisi dan distribusi pegawai yang tepat sesuai dengan kebutuhan organisasi. Mewujudkan visi dan misi organisasi menjadi kinerja nyata Meningkatkan profesionalisme pegawai. 1
DPK ORGANIK 4.718 5.250 9.968 53 % 47 % * Data DESEMBER 2015 2
ACEH 478 DPK 228 ORGANIK 250 SUMUT 553 DPK 286 ORGANIK 267 BABEL 132 DPK 60 ORGANIK 72 KALSEL 275 DPK 153 ORGANIK 122 KALTARA 69 DPK 37 ORGANIK 32 KALTENG 268 DPK 153 ORGANIK 115 SUMBAR 333 DPK 121 ORGANIK 212 JAMBI 191 DPK 93 ORGANIK 98 SUMSEL 303 DPK 146 ORGANIK 157 BENGKULU 251 DPK 162 ORGANIK 89 LAMPUNG 291 DPK 181 ORGANIK 110 BANTEN 171 DPK 71 ORGANIK 100 PUSAT 408 DPK 23 ORGANIK 385 RIAU 225 DPK 102 ORGANIK 123 KEPRI 108 DPK 44 ORGANIK 64 JATENG 650 DPK 285 ORGANIK 365 KALBAR 231 DPK 94 ORGANIK 137 JATIM 720 DPK 347 ORGANIK 373 KALTIM 213 DPK 124 ORGANIK 89 SULTENG 254 DPK 144 ORGANIK 110 NTB 243 DPK 319 ORGANIK 104 SULUT 248 DPK 129 ORGANIK 119 MALUT 211 DPK 150 ORGANIK 62 SULTRA 246 DPK 124 ORGANIK 122 GORONTALO 149 DPK 103 ORGANIK 46 SULSEL 523 DPK 209 ORGANIK 314 SULBAR 146 DPK 64 ORGANIK 82 PAPUA 333 DPK 131 ORGANIK 202 PABAR 141 DPK 45 ORGANIK 96 JABAR 552 DPK 273 ORGANIK 279 DKI JAKARTA 128 DPK 33 ORGANIK 95 YOGYA 128 DPK 64 ORGANIK 64 BALI 209 DPK 108 ORGANIK 101 NTT 375 DPK 207 ORGANIK 168 MALUKU 211 DPK 85 ORGANIK 126 3
JABATAN STRUKTURAL YANG KOSONG 2 7 * Data DESEMBER 2015 4
PENATAAN P N S K P U PERBANDINGAN ANTARA KETERSEDIAAN DENGAN KEBUTUHAN JUMLAH PNS KPU 6.416 5 9.252 Ketersediaan / Supply PNS KPU Kebutuhan / Demand PNS KPU 1.858 2.056 582 714 295 340 496 514 101 102 194 204 28 28 85 85 33 34 12 12 Eselo n II Pusat Eselon III Pusat Eselon IV Pusat Staf Pusat Sek. Prov. Eselon III Provinsi Eselon IV Provinsi Staf Prov. Sek. Kab / Kota Kasubag Kab / Kota Staf Kab/ Kota
KEBIJAKAN DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN PNS KPU 1. Penerimaan CPNS (Pemerintah masih memberlakukan MORATORIUM ) 2. Alih Status : INTERNAL (DPK yg selama ini telah bekerja di KPU) 856 orang yg mendaftar Alih Status Pada bulan September 2015 KPU melaksanakan seleksi terbuka untuk Auditor & dari 8 yang mengikuti tes seleksi hanya 3 orang lulus tes 13 Provinsi Tahun 2015 Tahun 2016 27 Provinsi EKSTERNAL (Dibuka untuk K/L lain dan Pemda) 784 orang yg Lulus Administrasi 750 orang yg mengikuti Tes Alih Status 6 KPU memerlukan 60 Auditor KPU mempunyai 6 Auditor Dalam waktu dekat KPU akan melaksanakan kegiatan alih status untuk pegawai K/L dan Pemda untuk mengisi JFT, seperti : Jab. Arsiparis dan Jab. Pengadaan Barang & Jasa
Kebijakan Untuk Peningkatan Kualitas Pegawai REKRUTMEN DIBENAHI Melaksanakan Assessment Test / Seleksi Dasar : Standar Kompetensi SET. KPU PROV. DKI Staf, Eselon IV & Eselon III Passing Grade (kelulusan) Paspor / Ticket DIKLAT STRUKTURAL Merit System Penilaian Kinerja / Prestasi Sudah Menjabat dalam Jabatan 7
Kebijakan Untuk Peningkatan Kualitas Pegawai TUJUAN mewujudkan sosok penyelenggara pemilu yang memiliki kualifikasi pendidikan magister yang mampu mengembangkan manajemen pemilu secara terspesialisasi berdasarkan filsafat keilmuan dan berdimensi strategis Pemberian Beasiswa S2 Konsentrasi Tata Kelola Pemilu MITRA KERJA UNIVERSITAS 1. Universitas Andalas; 2. Universitas Negeri Lampung; 3. Universitas Padjadjaran; 4. Universitas Gadjah Mada; 5. Universitas Airlangga; 6. Universitas Nusa Cendana; 7. Universitas Hasanuddin; 8. Universitas Sam Ratulangi; 9. Universitas Cendrawasih: BATCH / GELOMBANG 10. Universitas Indonesia. (Mulai Batch II / tahun 2016) 8
Kebijakan Untuk Peningkatan Kualitas Pegawai PELAKS. DIKLAT BERBASIS KOMPETENSI (Competence Based Training) CBT Standar Kompetensi Kurikulum / Silabus Kompetensi Program Diklat berbasis Kompetensi Sertifikasi melalui uji kompetensi 9
Kebijakan Untuk Peningkatan Kualitas Pegawai PELATIHAN INTERNALISASI BUDAYA KERJA Metodologi Pelatihan pelatihan aktif, presentasi, interaktif, diskusi kelompok, brainstorming, bermain peran, berpikir kreatif, simulasi, belajar dalam kompetisi permainan, studi kasus, latihan, bimbingan, diskusi, perenungan, experiential learning, icebreaker, sharing experience, group sharing Manfaat Pelatihan Internalisasi Budaya Kerja Peserta dimampukan untuk mentransformasi values budaya baru menjadi energi yang terinternalisasi dalam kegiatan sehari-hari, sehingga values atau nilai-nilai budaya baru tidak terhenti sebatas kata atau konsep, tetapi mampu menjadi perilaku dan sikap di tempat kerja. Peserta dimampukan untuk menjadikan budaya baru sebagai sesuatu yang penting dan relevan bagi kebaikan lingkungan kerja. Peserta disadarkan untuk setiap hari mensosialisasikan dan menginternalisasikan nilai-nilai (values) budaya baru di unit kerjanya masingmasing. Peserta disadarkan untuk tidak memiliki sikap defensive terhadap perubahan, tetapi selalu proaktif dan senang hati dalam internalisasi budaya baru. 10
KEGUNAAN PENILAIAN KOMPETENSI Seleksi Promosi Rotasi Pengembangan Mendapatkan calon pejabat sesuai dengan kompetensi yang dipersyaratkan Memberikan gambaran tentang kebutuhan pengembangan pegawai (pelatihan, rotasi, mentoring, dan lain-lain) Identifikasi Gap Kebutuhan Kompetensi Memberikan gambaran tentang gap kompetensi pegawai yang perlu dikembangkan Identifikasi Kader Pimpinan Memperoleh kader potensial untuk pimpinan kedepan (talent pool) 11
HASIL PENILAIAN KOMPETENSI Pemetaan Pegawai Profil Kekuatan Kelemahan Saran penempatan Saran Pengembangan Promosi Pegawai Memenuhi Syarat (MS) Masih Memenuhi Syarat (MMS) Kurang Memenuhi Syarat (KMS) 12
RANCANGAN MEKANISME ASSESSMENT PNS KPU I N P U T P R O S E S O U T P U T PERSIAPAN PIMPINAN UNIT KERJA BAPERJAKAT Seleksi Administrasi Prestasi Kerja / Kinerja Disiplin PELAKSANAAN PENGOLAHAN ROTASI PROMOSI BAPERJAKAT / PANSEL HASIL & REKOMENDASI TALENT POOL PENGEMBANGAN 13
Usulan Naskah Akademik Jabatan Fungsional Penata Kelola Pemilu di Lingkungan Sekretariat Jenderal KPU TANGGAL, 20 NOVEMBER 2015 DISERAHKAN KEPADA KANTOR MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI 14
Latar Belakang Usulan Jabatan Fungsional Penata Kelola Pemilu 15
MANFAAT Bagi INDIVIDU Terbukanya kesempatan untuk mengembangkan kompetensi dan meningkatkan jenjang karir pegawai Kesekretariatan KPU serta meningkatnya kesejahteraan melalui jalur Jabatan Fungsional Penata Kelola Pemilu Bagi INSTITUSI KPU Terbentuknya lembaga penyelenggara Pemilu (KPU) yang kompeten, professional, berintegritas, kredibel dan akuntabel dalam menyelenggarakan Pemilu di Indonesia Bagi MASYARAKAT Terjaminnya hak politik rakyat melalui penyelenggaraan Pemilu yang memenuhi asas Pemilu 16 16
Konsep Jabatan Fungsional Penata Kelola Pemilu Tugas pokok : Melakukan pengelolaan perencanaan pemilu, pengelolaan tahapan kepemiluan, pengelolaan logistik pemilu, pelaksanaan pemilu, monitoring evaluasi dan pelaporan pelaksanaan pemilu, serta penelolaan terhadap sengketa pemilu 17
SIPP (SISTEM INFORMASI PENYELENGGARA PEMILU) Apa Itu SIPP??? SIPP adalah media informasi penyelenggara pemilu yang terbagi ke dalam: Aplikasi Data Komisioner & Badan Ad-Hoc Aplikasi Data PNS Aplikasi Presensi dan Kinerja Regulasi dan Panduan Aplikasi Data Komisioner & Badan Ad-Hoc Sistem informasi yang mengintegrasikan berbagai data yang berkaitan dengan data komisioner dan badan ad hock serta menyediakan basis data, akses data, dan informasi sebagai pendukung pengambilan keputusan 18
SIPP (SISTEM INFORMASI PENYELENGGARA PEMILU) Aplikasi Data PNS Sistem informasi yang mengintegrasikan berbagai data yang berkaitan dengan kepegawaian, baik berupa biodata pegawai, data riwayat kepegawaian seperti riwayat pendidikan, fungsional, struktural, diklat, pangkat, penghargaan, sertifikasi dan lain sebagainya serta menyediakan akses data dan informasi sebagai pendukung pengambilan keputusan untuk meningkatkan kinerja organisasi khususnya di bidang kepegawaian Aplikasi Presensi dan Kinerja Sistem informasi presensi dan kinerja merupakan aplikasi pengolahan data kehadiran online dan sasaran kinerja pegawai on-line yang bertujuan untuk membangun kedisiplinan aparatus sipil negara dalam rangka menjalankan program reformasi birokrasi Regulasi dan Panduan Menghadirkan kumpulan regulasi-regulasi dan panduan-panduan terkait kebijakan di bidang Sumber Daya Manusia 19
PENTING!!! PASTIKAN Nama Anda Sudah Tertera pada Layar Monitor Absensi Membangun Kedisiplinan Aparatur Sipil Negara Melalui Monitoring Kehadiran Dalam Rangka Menjalankan Program Reformasi Birokrasi 20
PENYEMPUNAAN PERATURAN KEPEGAWAIAN KPU PENYIAPAN RANCANGAN PERATURAN KOMISI PEMILIHAN UMUM TENTANG MANAJEMEN SDM KPU A. penyusunan dan penetapan kebutuhan; B. pengadaan; C. pangkat dan jabatan; D. pengembangan karier; E. pola karier; F. promosi; G. Mutasi; h. penilaian kinerja; i. penggajian dan tunjangan; j. penghargaan; k. disiplin; l. pemberhentian; m. jaminan pensiun dan jaminan hari tua; dan n. perlindungan. 21
22
I. DASAR HUKUM 1. UU Nomor 43 Tahun 1999 jo UU no 8 Tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Kepegawaian 2. Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi kerja PNS 3. Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS 4. Peraturan Kepala BKN Nomor 1 Tahun 2013 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 tentang Penilaian Prestasi kerja PNS 23
II. PENDAHULUAN 1. Penilaian prestasi kerja PNS berdasarkan Pasal 12 ayat 2 UU 43 Tahun 1999 bertujuan untuk menjamin objektifitas pembinaan PNS yg dilakukan berdasarkan sistem prestasi kerja & sistem karier, yg dititikberatkan pada sistem prestasi kerja. 2. Penilaian prestasi kerja PNS diarahkan sebagai pengendalian perilaku kerja produktif yg disyaratkan untuk mencapai hasil kerja yg disepakati. 3. Penilaian prestasi kerja PNS dilakukan berdasarkan prinsip objektif, terukur, akuntabel, partisipatif, dan transparan. 24
II. PENDAHULUAN 4. Penilaian prestasi kerja PNS terdiri atas : a. unsur sasaran kerja pegawai (SKP) b. unsur perilaku kerja. 5. Penilaian prestasi kerja PNS dilaksanakan oleh Pejabat Penilai sekali dalam 1 tahun (akhir Desember tahun bersangkutan/ akhir Januari tahun berikutnya), yang terdiri atas unsur: a. SKP bobotnya 60 % b. Perilaku kerja bobotnya 40 % 6. Unsur perilaku kerja yg mempengaruhi prestasi kerja yg dievaluasi harus relevan & berhubungan dgn pelaksanaan tugas jabatan PNS yg dinilai. 25
III. TATA CARA PENYUSUNAN SKP 1. Setiap PNS wajib menyusun SKP berdasarkan RKT instansi. Dalam menyusun SKP harus memperhatikan halhal sbb: Jelas Dapat diukur Relevan Dapat dicapai memiliki target waktu 26
III. TATA CARA PENYUSUNAN SKP 2. SKP memuat kegiatan tugas jabatan dan target yg harus dicapai. Setiap kegiatan tugas jabatan yg akan dilakukan harus berdasarkan pada tugas dan fungsi, wewenang, tanggung jawab, dan uraian tugas yg telah ditetapkan dalam Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK). 3. PNS yg tidak menyusun SKP dijatuhi hukuman disiplin sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yg mengatur mengenai disiplin PNS. 27
IV. UNSUR-UNSUR SKP 1. Kegiatan Tugas Jabatan Mengacu pada Penetapan Kinerja/RKT. Dalam melaksanakan kegiatan tugas jabatan pada prinsipnya pekerjaan dibagi habis dari tingkat jabatan tertinggi sampai jabatan terendah secara hierarki. 2. Angka Kredit 3. Target Dalam menetapkan target meliputi aspek sbb: Kuantitas (Target Output) Kualitas (Target Kualitas) Waktu (Target Waktu) Biaya (Target Biaya) 28
FORMULIR SASARAN KERJA PNS NO I. PEJABAT PENILAI NO II. PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DINILAI 1 Nama Dra. Sri 1 Nama Elisya, SH 2 NIP 196305221992012001 2 NIP 196803051999042001 3 Pangkat/Gol.Ruang Pembina/ IV/a 3 Pangkat/Gol.Ruang Penata Tk I/ III/d 4 Jabatan Kabid Kepangkatan dan Mutasi Lain 4 Jabatan Kasubbag Mutasi Kepegawaian 5 Unit Kerja Direktorat Kepangkatan 5 Unit Kerja Direktorat Kepangkatan NO III. KEGIATAN TUGAS POKOK JABATAN 1 Menetapkan persetujuan kenaikan pangkat gol.ruang III/d ke bawah Prov. Lampung dan instansi vertikal. 2 Menetapkan persetujuan peninjauan masa kerja gol.ruang III/d ke bawah Provinsi Lampung dan Instansi vertikal 3 Menetapkan persetujuan mutasi lain-lain gol.ruang III/d ke bawah Provinsi Lampung dan instansi Vertikal ANGKA KREDIT KUANT/ OUTPUT - 5000 nota - - TARGET KUAL/ MUTU WAKTU 100 12 BIAYA 25 nota 100 12-20 nota 100 12 - - 4 Membuat konsep SK pindah Instansi pusat dan daerah - 30 SK 100 12-5 Membuat laporan kenaiakn pangkat, PMK, mutasi lain dan pindah instansi pusat dan daerah Pejabat Penilai - 2 lap 100 12 - Jakarta, 4 Januari 2012 Pegawai Negeri Sipil Yang Dinilai (Dra. Sri) (Elisya, SH) NIP. 196305221992012001 NIP. 196803051999042001 29 30
PENILAIAN SASARAN KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL Jangka waktu penilaian 5 Januari s/d 31 Desember 2012 NO I. Kegiatan Tugas Pokok Jabatan AK Kuant/ output Kual/ Mutu TARGET Waktu Biaya AK Kuant/ output REALISASI Kual/ Mutu Waktu Biaya PENGHITUNGAN NILAI CAPAIAN SKP 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 1 Menetapkan persetujuan kenaikan pangkat gol.ruang III/d ke bawah Prov. Lampung dan instansi vertikal. - 5000 nota 100 12 - - 5000 nota 85 12-261,00 (100+85+76=261) 87,00 (261 : 3) 2 Menetapkan persetujuan peninjauan masa kerja gol.ruang III/d ke bawah Provinsi Lampung dan Instansi vertikal - 25 nota 100 12 - - 25 nota 80 12-256,00 85,33 3 Menetapkan persetujuan mutasi lainlain gol.ruang III/d ke bawah Provinsi Lampung dan instansi Vertikal - 20 nota 100 12 - - 20 nota 80 12-256,00 85,33 4 Membuat konsep SK pindah Instansi pusat dan daerah 5 Membuat laporan kenaiakn pangkat, PMK, mutasi lain dan pindah instansi pusat dan daerah - 30 SK 100 12 - - 30 SK 85 12-261,00 87,00-2 lap 100 12 - - 2 lap 80 12-256,00 85,33 II. Tugas Tambahan dan Kreativitas/ Unsur Penunjang : a. Tugas Tambahan - - - - - - b. Kreativitas JUMLAH - - - - - 429.99 NILAI CAPAIAN SKP (429.99 : 5) = Jakarta, 31 Desember 2012 Pejabat Penilai (Dra. Sri) NIP. 196305221992012001 31 86,00 (Baik) 30