Oleh : Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom

dokumen-dokumen yang mirip
Oleh : Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom

SISTEM BISNIS DENGAN ELEKTRONIK

Informasi harus memeiliki karakteristik seperti di bawah ini agar berguna dalam mengambil keputusan pada rantai pasok :

Enterprise Resource Planning

Oleh : Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom. Edi Sugiarto, M.Kom - Supply Chain Management dan Keunggulan Kompetitif

STMIK AMIKOM Yogyakarta. Peran Teknik Informatika dalam. Manajemen Rantai Pasok (Supplay Chain Management)

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Di zaman yang global ini persaingan bisnis berjalan cukup ketat dan mengharuskan

Konsep E-Business. Mia Fitriawati, S.Kom, M.Kom

Mendefinisikan dan menggambarkan proses bisnis dan hubungan mereka dengan sistem informasi. Menjelaskan sistem informasi yang mendukung fungsi bisnis

I. PENDAHULUAN Latar Belakang

KONSEP SI LANJUT. WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI.

KONSEP SI LANJUT. WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI.

B2B E-Commerce. Achmad Yasid, S.Kom Web blog :

MANAJEMEN RANTAI PASOKAN. Suhada, ST, MBA

SISTEM LINTAS FUNGSI PERUSAHAAN Sistem lintas fungsi perusahaan merupakan sistem yang mendukung/berfokus pada penyelesaian berbagai proses bisnis dasa

Materi 7 Mencapai Keunggulan Operasional dan Kedekatan dengan Pelanggan: Aplikasi Perusahaan

Siklus Adopsi & Model Operasi e-bisnis

Enterprise Resource Planning (ERP)


ERP (Enterprise Resource Planning) Pertemuan 3

INFRASTRUKTUR E-BISNISE Pertemuan ke-4

Perencanaan Sumber Daya

e-business dan e-commerce

SISTEM INFORMASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN

BAB I PENDAHULUAN. memanfaatkan kecanggihan teknologi informasi. Penerapan teknologi informasi

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Oleh : Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom

OBJEK PEMBELAJARAN OBJEK PEMBELAJARAN. Pertemuan 1 Konsep Dasar ERP. Gambaran Umum ERP. Definisi Sistem Informasi Klasifikasi Sistem Informasi

disusun oleh : Nama : RUDI HARTANTO NIM : Kelas : S1-TI-6A

KONSEP SISTEM INFORMASI

E Commerce. 3 SKS By : Sri Rezeki Candra Nursari

DASAR SISTEM DALAM BISNIS

MAKALAH ENTERPRISE RESOURCE PLANNING

Muhammad Bagir, S.E.,M.T.I. Pengelolaan Rantai Pasokan

Supply Chain Management. Tita Talitha,MT

KONSEP SI LANJUT. WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI.

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)

RANGKUMAN SIM Ch. 9 MENCAPAI KEUNGGULAN OPERASIONAL DAN KEINTIMAN PELANGGAN MELALUI APLIKASI PERUSAHAAN

ENTERPRISE RESOURCE PLANNING

Oleh : Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom

Business Process and Information Systems. Didi Supriyadi - Pertemuan ke-3 Sistem Informasi Manajemen ST3 Telkom

KONSEP SI LANJUT. WAHYU PRATAMA, S.Kom., MMSI.

BAB 1 PENDAHULUAN. meningkatkan performa mereka. Salah satu dari banyak manfaat yang bisa

Teknik Informatika S1

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

SISTEM BISNIS ELEKTRONIK

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Pengantar Sistem Informasi & e-bisnis. Defri Kurniawan

GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN PROGRAM STUDI : S1 SISTEM INFORMASI Semester : 2

Oleh : Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom

ENTERPRISE RESOURCE PLANNING

Pembahasan Materi #11

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

SISTEM INFORMASI. Oleh Iwan Sidharta, MM NFORMASI

TUGAS E-BISNIS ANALISIS SUPPLY CHAIN MANAGEMENT

ENTERPRISE RESOURCE PLANNING (ERP)

BAB 1 PENDAHULUAN. semakin ketat. Tiap-tiap perusahaan akan berupaya semaksimal mungkin meningkatkan

Modul ke: CHAPTER 12 ENHANCING DECISION MAKING. Fakultas. Dr. Istianingsih. Ekonomi Dan Bisnis. Program Studi Magister Akuntansi.

E-CRM (1) Pertemuan 6 Diema Hernyka Satyareni, M.Kom

Implementasi E-Bisnis e-procurement Concept And Aplication Part-6

6/26/2011. Kebutuhan perusahaan untuk mengimplementasikan BI cukup besar. BI dengan data analysis toolnya merupakan

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. output. Manajemen operasi dapat di terapkan pada perusahan manufaktur maupun jasa.

Bab 9 KONSEP e SUPPLY CHAIN DALAM SISTEM INFORMASI KORPORAT TERPADU

وإذ تا ذن لي ني ن ربكم شكرتم لا زیدنكم ولي ن إنن كفرتم عذابي لشدید Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur

KARYA ILMIAH E-COMMERCE MANFAAT DAN KELEMAHAN E-COMMERCE

Sistem Enterprice SASARAN : Sistem Enterprise. Sistem Informasi Enterprise. Information Systems Today

Teknologi Informasi dalam Supply ChainManagement

1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. untuk meningkatkan kinerjanya agar lebih efisien dan efektif dengan menerapkan

KARYA ILMIAH E-COMMERCE PEDOMAN dalam E-COMMERCE

1. Komunikasi, E-Commerce merupakan pengiriman informasi, produk/layanan,atau sarana elektronik lainnya.

SISTEM INFORMASI E-BISNIS

Implementasi Sistem Informasi Untuk Menunjang Kegiatan Strategis Perusahaan

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

DISTRIBUSI MATA KULIAH UNTUK SETIAP SEMESTER PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI

DASAR SISTEM INFORMASI BISNIS

BAB II KERANGKA TEORETIS. pemasaran (yang sering disebut dengan istilah saluran distribusi). Saluran

PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENDUKUNG PERUBAHAN PROSES BISNIS DI PERUSAHAAN MANUFAKTUR (Studi Kasus : Perusahaan Benang Polyester X )

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB 9 PENGGUNAAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM PERDAGANGAN MELALUI JARINGAN ELEKTRONIK

Bentuk Bentuk E-Business. 1. E-Government

BAB I PENDAHULUAN. meningkatkan fungsi dan peran supply chain management (SCM) pada. sebuah perusahaan agar menjadi lebih efisien dan produktif?

Aplikasi Manajemen Perkantoran E*/**

Sistem Informasi

BAB 2 LANDASAN TEORI

MENINGKATKAN MUTU PENGAMBILAN KEPUTUSAN MANAJEMEN UNTUK PERUSAHAAN DIGITAL

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian The International Journal of Bussiness and Management

E-SUPPLY CHAIN MANAGEMENT UNTUK MEMAJUKAN USAHA KECIL MENENGAH DALAM STRATEGI PERSAINGAN BISNIS

BAB I PENDAHULUAN. Seiring dengan perkembangannya di perusahaan manufaktur, selain

PENERAPAN ERP DALAM PERUSAHAAN AGRIBISNIS. (Studi Kasus PT Astra Agro Lestari Tbk)

TEKNOLOGI INFORMASI. Kriteria Penilaian. 2 sks By : Sri Rezeki Candra N

CRM Hello, Goodbye. Babak Baru dalam Kesetiaan Pelanggan

SCM dalam E-Business. 1. Mahasiswa dapat menjelaskan tentang SCM pada e-business

Faktor Sukses E-Market

BAB III LANDASAN TEORI

BAB 1 PENDAHULUAN. pada perkembangan dari sistem informasi. E-commerce adalah salah satu

Enterprise Resource Planning (ERP)

DATA WAREHOUSE PERTEMUAN I S1 TEKNIK INFORMATIKA TITUS KRISTANTO, S.KOM

Materi Bahasan. Lingkup ecrm ERP SCM Supplier Relationalship Management Partner Relationalship Management Agar e-business sukses

BAB III LANDASAN TEORI

Transkripsi:

Oleh : Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom

Informasi menjadi dasar pelaksanaan proses rantai pasok dan dasar bagi manajer dalam membuat keputusan. Menurut cophra dan meindl(2007) informasi harus memiliki karakteristik: Akurat Menggambarkan kondisi sebenarnya Tepat Sesuai dengan kebutuhan Dapat diakses pada saat diperlukan

Simchi-levi (2004) mengartikan teknologi informasi sebagai alat-alat, baik berupa perangkat keras atau perangkat lunak yang digunakan untuk mengetahui keberadaan informasi dan menganalisa informasi tersebut untuk mengambil keputusan yang terbaik bagi rantai pasok. Cophra dan meindl (2007) mengistilahkan teknologi informasi sebagai mata dan telinga dari manajemen dalam sebuah rantai pasok yang menangkap dan menganalisa informasi untuk pengambilan keputusan.

Mengumpulkan informasi mengenai sebuah produk mulai dari produksi sampai pengiriman dan pembelian, serta menyediakan pola pandang bagi semua pihak dalam rantai pasok. Menyediakan akses bagi seluruh data dan informasi yang ada didalam sistem. Menganalisa, merencanakan, dan membuat tradeoff berdasarkan informasi dari seluruh komponen dalam rantai pasok Pembagian informasi untuk mengatasi ketidak pastian dan mencapai optimasi global

Faktor kritis yang menentukan kesuksesan implementasi TI dalam sebuah sistem adalah infrastruktur. Terdapat tingkatan infrastruktur TI dalam perusahaan Sistem operasi dan jaringan Basis data Relational database, object-oriented database, data warehouse, datamarts, groupware database. Aplikasi Aplikasi level strategis, level taktis, atau level operasional Presentasi Berkaitan dengan antar muka pengguna.

Baik simchi-levi maupun cophra menganggap bahwa komponen TI dalam rantai pasok sebagai aplikasi atau perangkat lunak yang mendukung berbagai proses manajerial dalam rantai pasok. Sebagai dasar dari aplikasi ini adalah Enterprise Resource Planning (ERP). Fungsi utama dari ERP adalah menyediakan data dan informasi daru satu sumber secara real time.

ERP secara tradisional tidak dapat membantu perusahaan mengambil keputusan tentang apa yang harus dibuat, kapan, dimana, dan untuk siapa Maka untuk kebutuhan perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian memerlukan berbagai alat analitis (analytical solution) seperti sistem pendukung keputusan (Decision Support System). Komponen tersebut antaralain: Enterprise Resource Planning (ERP) Analytical Tools E-Business

E-Business Upstream e- commerce Internal Downsream e- commerce strategis Perancangan Jaringan taktis Supply Chain Master Planning Inventory Planning Perencanaan operasional Perencanaan pasokan Perencanaan produksi Perencanaa n persediaan Perencanaa n transportasi Perencanaan permintaan Pelaksanaan operasional Supplier Relationship Management (SRM) Kolaborasi rancangan sumber daya, negosiasi pembelian, kolaborasi pasokan Internal Supply Chain Management (ISCM) Fulfillment Field Service Customer Relationship Management (CRM) Pemasaran, penjualan,manaje men pemesanan, service center HULU INTERNAL HILIR ENTERPRISE RESOURCE PLANNING

Enterprise Resource Planning (ERP) merupakan paket perangkat lunak yang berusaha mengintegrasikan seluruh departemen dan fungsi-fungsi dari sebuah perusahaan ke dalam satu sistem komputer yang melayani seluruh departemen. Karakteristik ERP: Berbasis Client/Server Mengintegrasikan proses bisnis Memproses sebagian besar transaksi organisasi Menggunakan basis data perusahaan Memungkinkan akses data secara real time

Dalam perkembangan selanjutnya, ERP ini diperluas dengan mengintegrasikan prosesproses internal perusahaan dengan proses peasok dan pelanggan guna meningkatkan fungsionalitas dari rantai pasok.

Data yang diperoleh dari ERP harus diolah lebih lanjut dengan berbagai alat analitis seperti Decision Support System (DSS). Alat analisis (analytical tools) merupakan sekumpulan alat yang juga dikenal dengan Business Intelligence (BI) Business Intelligence pada dasarnya merupakan informasi yang dikumpulkan oleh organisasi tentang pelangan, pesaing, produk atau jasa, dan proses.

Dalam manajemen rantai pasok, alat analitis yang digunakan meliputi: Model Decision Support System (DSS) Queries Calculator Statistical Analysis Data Mining Agents dan Web-Agents Kecerdasan Buatan Online Analytical Processing (OLAP) Tools

Dengan semakin meluasnya penggunaan Internet, maka berbagai proses yang tadinya dilakukan secara manual digantikan dengan proses secara elektronik melalui internet yang dikenal dengan e-business. Caffey(2002) mendefinisikan e-business sebagai seluruh pertukaran informasi dan transaksi melalui media elektronik baik dalam sebuah organisasi maupun dengan stakeholder yang mendukung proses bisnis. Sehingga dari definisi tersebut e-business memiliki cangkupan yang lebih luas dari e- Commerce.

Interprestasi bahwa e-business sama dengan e-commerce juga valid selama implementasi e-business atau e-commerce dalam perusahaan memiliki persepsi yang sama tentang ruang lingkup yang akan dicapai. e-commerce dapat dibedakan menjadi dua : Business to Customer (B2C) Hubungan antara perusahaan dengan pelanggan akhir Business to Business (B2B) Hubungan antara perusahaan dengan perusahaan lain melalui media internet.

Keuntungan B2C Konsumen memiliki akses terhadap lebih banyak pemasok Memberikan kenyamanan kepada pelanggan karena proses pemesanan dapat dilakukan kapan saja Pelanggan dapat menyesuaikan produk atau layanan dengan keinginan mereka Meningkatkan informasi tentang produk

Keuntungan dengan penerapan B2B menurut Chaffey(2002 ) Meningkatkan efisiensi proses, karena waktu untuk menyelesaikan proses dan sumber daya menjadi lebih sedikit Mengurangi kompleksitas dari rantai pasok Meningkatkan intgrasi data antar berbagai elemen dalam rantai pasok. Meningkatkan inovasi.

Menurut turban (2000) beberapa model bisnis untuk B2B antaralain: Supplier-oriented Marketplace Model bisnis yang paling umum dimana toko di kontrol oleh perusahaan manufaktur Buyer-oriented Marketplace Pada model ini pembeli membuka pasar elektronik dan mengundang pemasok potensial untuk memberikan penawaran. Intermediary-oriented Marketplace Terbentuknya perusahaan perantara elektronik yang menjalankan pasar dimana pembeli dan penjual bisa bertemu.

Standarisasi Dorongan dari pasar yang kompetitif mendukung adanya standar sehingga biaya untuk pengadaan, pengembangan, dan pemeliharan TI menjadi lebih murah. Implementasi ERP dan Analytical Solution Implementasi ERP untuk mengintegrasikan data dan informasi didalam perusahaan. Implementasi ERP membutuhkan biaya yang tidak sedikit, waktu yang panjang, dan mempengaruhi seluruh bagian dalam perusahaan. Perusahaan dapat memilih mengembangkan ERP secara internal atau meminta jasa pembuatan pada vendor luar.

Informasi menjadi dasar pelaksanaan proses rantai pasok dan dasar bagi manajer dalam membuat keputusan. Informasi harus akurat, tepat, dan dapat diakses saat dibutuhkan. Teknologi informasi adalah alat-alat baik berupa perangkat keras maupun perangkat lunak yang digunakan untuk mengetahui keberadaan informasi dan menganalisa informasi tersebut.

Tujuan penerapan informasi dalam SCM adalaha : 1). mengumpulkan informasi, 2). menyediakan akses dari satu titik kontak, 3). menganalisa, merencanakan, dan membuat tradeoff berdasar informasi, dan 4). Memungkinkan kolaborasi partner. Tingkatan infrastruktur TI dalam SCM adalah 1. Sistem operasi dan jaringan 2. Basis data 3. Aplikasi dan presentasi

Komponen TI dalam rantai pasok adalah aplikasi yang mendukung manajerial seperti : ERP, Analytical Tools dan e-business. e-business merupakan seluruh pertukaran informasi dan transaksi melalui media elektronik baik dalam sebuah organisas atau dengan stakeholder eksternal.

I Nyoman Pujawan ER (2010), Supply Chain Management, Guna Widya, Surabaya