Model Entity Relationship Bagian II Sistem Berkas dan Basis Data CS2323 ADE, HTT, KAL
Outline Diagram ER Konstrain Kardinalitas Relasi Ternary
Diagram ER Diagram ER merupakan model konseptual untuk menggambarkan struktur logis dari basisdata berbasis grafis Diagram ER dibangun dari komponen berikut : Segi Empat : menunjukkan Entitas Elips : menunjukkan Atribut Belah ketupat : menunjukkan Relasi Garis : Link yang menghubungkan atara Entitas dengan atribut, dan entitas dengan relasi Elips dobel : Menunjukkan atribut yang multivalued Elips dengan garis terputus : Menunjukkan atribut turunan
Diagram E-R dengan atribut Composite, Multivalued dan derived
Himpunan Relasi dengan Atribut
Peran (Roles) Relasi Himpunan entitas tidak harus dalam bentuk yang berbeda Label manager dan worker disebut Roles (peran), yang menspesifikasi bagaimana entitas employee berinteraksi melalui relasi Works-for Peran dalam ER diagram diindikasikan dengan memberikan label (nama) pada garis yang menghubungkan relasi dengan entitas Label peran bersifat optional dan digunakan untuk mengklarifikasi semantik suatu relasi
Constraint Kardinalitas Dalam menggambarkam kardinalitas pada Diagram ER, digunakan garis panah ( ) yang menunjukkan Satu atau garis biasa ( ) yang menunjukkan Banyak, antara relasi dengan entitas Contoh : Relasi Satu ke satu Satu Customer hanya boleh berhubungan dengan satu Loan, melalui relasi borrower Satu Loan hanya boleh berhubungan paling banyak oleh satu Customer, melalui relasi borrower
Relasi Satu ke Banyak Dalam relasi satu ke Banyak, Paling banyak Satu Customer dapat berhubungan dengan beberapa (termasuk 0) Loan melalui borrower.
Relasi Banyak ke Satu Dalam relasi banyak ke satu, Satu Loan berhubungan dengan beberapa (termasuk 0) customer melalui borrower, customer berhubungan dengan paling banyak satu Loan melalui borrower
Relasi Banyak ke Banyak customer berhubungan dengan beberapa (mungkin 0) Loan melalui borrower Loan berhubungan dengan beberapa (mungkin 0) custonmer melalui borrower
Partisipasi Himpunan Entitas dalam suatu Relasi Partisipasi Total : (ditandai dengan garis dobel) : Setiap entitas pada suatu himpunan entitas berhubungan paling sedikit satu relasi dalam suatu himpunan relasi Contoh : partisipasi entitas loan pada borrower adalah total Setiap entitas loan harus memiliki hubungan dengan customer melalui borrower Partisipasi sebagian (parsial) : Beberapa entitas boleh tidak berhubungan pada tiap relasi dalam suatu himpunan relasi Contoh : partisipasi entitas customer pada borrower adalah parsial
Notasi Alternatif untuk Menggambarkan Kardinalitas Jumlah kardinalitas dapat juga digambarkan menggunakan notasi dibawah ini
Kunci untuk Himpunan Relasi Kombinasi dari primary key pada himpunan entitas yang berelasi adalah super key suatu himpunan relasi (customer-id, account-number) adalah super key untuk relasi depositor Harus mempertimbangkan pemetaan kardinalitas dari himpunan relasi ketika menentukan atribut mana yang merupakan candidate key Perlu juga mempertimbangkan semantik dari himpunan relasi ketikan memilih primary key dari satu atau beberapa candidate key
Diagram ER dalam Relasi Ternary
Konstraint Kardinalitas untuk Relasi Ternary Diperbolehkan paling banyak satu panah yang keluar dari relasi Ternary untuk mengindikasikan konstrain kardinalitas Contoh : Panah dari works-on ke job mengindikasikan setiap employee works on paling banyak satu job pada setiap branch. Jika ada lebih dari satu panah, maka ada dua cara untuk mendefinisikan maksudnya. Contoh : Relasi ternary R antara A, B dan C dengan panah ke B dan C bisa diartikan : 1. Setiap entitas A entity berhubungan dengan entitas unik dari B atau C. ATAU 2. Setiap pasangan entitas dari (A, B) berhubungan dengan entitas unik C, dan setiap pasangan (A, C) berhubungan dengan entitas unik B Setiap alternatif telah digunakan dalam formalisasi yang berbeda Untuk menghindari kebingungan, penggambaran lebih dari satu panah dianggap tidak syah
Relasi Binary Vs Non-Binary Beberapa relasi yang digambarkan non binay akan lebih baik direpresentasikan menggunakan relasi binay. Contoh : Relasi ternary ; parents, yang menghubungkan antara a child to his/her father and mother, adalah yang terbaik dengan menggunakan dua relasi binay yaitu, father dan mother Menggunakan dua relasi binary membolehkan informasi parsial (contoh. Hanya mother yang diketahui) Tapi ada beberapa relasi yang secara natural adalah non binary Contoh. works-on
Konversi Relasi Non-Binary ke Bentuk Binary Pada umumnya, setiap relasi non-binary dapat direpresentasikan menggunkan relasi binary dengan membuat himpunan entitas buatan (artificial) Gantikan R antara himpunan entitas A, B and C dengan himpunan entitas E, dan tiga himpunan relasi: 1. RA, merelasilkan E dan A 2.RB, merelasilkan E dan B 3. RC, merelasilkan E dan C Buat identifikasi atribut khusus untuk E Tambahkan setiap atribut R untuk E Untuk masing-masing relasi (ai, bi, ci) di R, buat 1. Entitas baru ei di himpunan entitas E 2. tambah (ei, ai ) ke RA 3. tambah (ei, bi ) ke RB 4. tambah(ei, ci ) ke RC
Konversi Relasi Non-Binary ke Bentuk Binary (lanj.) Juga dibutuhkan untuk mentranslasi konstrain Mentranslasikan semua konstrain ada kemungkinan tidak dapt dilakukan Ada beberapa instans dalam skema translasi tidak bisa cocok/dihubungkan untuk setiap instans direlasi R Latihan : tambahkan konstrain/atribut pada relasi RA, RB dan RC untuk meyakinkan bahwa entitas yang baru dibuat cocok /berhubungan dengan satu entitas pada setiap himpunan entitas A, B dan C Hal demikian (membuat identifikasi atribut) dapat dihindari dengan membuat E sebagai Weak entity untuk mengidentifikasi tiga himpunan relasi tersebut
Hal Penting dalam Perancangan Gunakan Himpunan Entitas dan atributnya untuk menggambarkan suatu sistem. Pilih entitas penting yang berhubungan dengan sistem yang dimodelkan. Gunakan himpunan entitas dan relasi, untuk merancang himpunan relasi antar himpunan entitas Relasi Binary dan n-ary Dimungkinakn untuk merubah n-ary ke relasi Binary dengan menambahkan satu himpunan entitas untuk menggambarkannya Penempatan/pemilihan atribut relasi