Bab 4 Minggu ke 7 Strategi Perdagangan Opsi

dokumen-dokumen yang mirip
BAB I PENDAHULUAN. investasi dinilai baik apabila memiliki tingkat pengembalian yang baik pada tingkat

BAB III METODOLOGI. 3.1 Kerangka Pikir. Secara skematis, berikut ini adalah kerangka pikir dari penelitian ini :

MATERI 12 SEKURITAS DERIVATIF: OPSI. Prof. DR. DEDEN MULYANA, SE., M.Si.

OVERVIEW PENGERTIAN OPSI PENGERTIAN OPSI TERMINOLOGI OPSI TERMINOLOGI OPSI 10/16/2015

MATERI 12 SEKURITAS DERIVATIF: OPSI

Bab 3 Pertemuaan Minggu 4 Sifat-sifat Harga Opsi

1.2 Latar Belakang Penelitian

M.Andryzal fajar OPSI


BAB II LANDASAN TEORI

III. PEMBAHASAN. Payoff Opsi Put ( p) Payoff Opsi Call ( c)

BAB III PENILAIAN OPSI PUT AMERIKA

Matakuliah : F 0344 / PASAR UANG DAN PASAR MODAL Tahun : Semester Genap 2004 / 2005 Versi : 0 / 0. Pertemuan 15 CORPORATE ACTION

Bab 8. Minggu 14 Model Binomial untuk Opsi

BAB I PENDAHULUAN. Investasi tanah, investasi emas, dan investasi saham merupakan investasi yang

Materi 13 FINANCIAL DERIVATIVE OPTION

MATERI 9 OPSI OPSI. - Mekanisme perdagangan Opsi KARAKTERISTIK KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN

BAB I PENDAHULUAN. hanya ditunjukkan oleh meningkatnya jumlah modal yang diinvestasikan ataupun

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Praktikum Manajemen Investasi Menghitung keuntungan memegang opsi jual atau beli Penilaian opsi dengan pendekatan blackscholes

PENENTUAN NILAI OPSI INDONESIA

1. Pengertian Option

PERNYATAAN PENGUNGKAPAN RISIKO

Bab 7. Minggu 12 Formula Black Scholes untuk Opsi Call

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

Opsi (Option) Arum Handini Primandari

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Noviandhini Puji Gumati, 2013

BAB II LANDASAN TEORI

LEMBAR PENGESAHAN LEMBAR PERNYATAAN ABSTRAK KATA PENGANTAR UCAPAN TERIMA KASIH DAFTAR ISI DAFTAR TABEL DAFTAR GAMBAR DAFTAR LAMPIRAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Opsi adalah suatu hak (bukan kewajiban) untuk pembeli opsi untuk membeli

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah Wulansari Mudayanti, 2013

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

FIKA DARA NURINA FIRDAUS,

BAB V HASIL SIMULASI

PENENTUAN HARGA OPSI CALL WINDOW RESET MENGGUNAKAN METODE BINOMIAL TREE DAN TRINOMIAL TREE

K A T A P E N G A N T A R

BAB 1 PENDAHULUAN. Options menurut Cohen (2009) didefinisikan sebagai kontrak yang berupa

Tabel Laporan Aset Bersih, Perhitungan Hasil Usaha dan Neraca Dana Pensiun 2015

Tabungan/ Deposito On Call/

Laporan Aset Bersih, Perhitungan Hasil Usaha dan Neraca Dana Pensiun Periode Januari-Agustus 2015

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

MATEMATIKA KEUANGAN PENDAHULUAN. Julan HERNADI. Semester Genap 2012/2013. Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Muhammadiyah Ponorogo

derive from) nilai aset yang menjadi dasarnya (underlying asset).

APLIKASI SIMULASI MONTE CARLO UNTUK MENENTUKAN NILAI OPSI ASIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE CONTROL VARIATE PADA KOMODITAS PERTANIAN

Dana Pensiun Pegawai PT Bank Sumut Program Pensiun Manfaat Pasti

Dana Pensiun Pegawai PT Bank Sumut Program Pensiun Manfaat Pasti

METODE BEDA HINGGA UNTUK MENENTUKAN HARGA OPSI SAHAM TIPE EROPA DENGAN PEMBAGIAN DIVIDEN. Lidya Krisna Andani ABSTRACT

DANA PENSIUN GEREJA KRISTEN INDONESIA PROGRAM PENSIUN MANFAAT PASTI A S E T N E T O Per 30 Juni 2017

Dana Pensiun Pegawai PT Bank Sumut Program Pensiun Manfaat Pasti

BAB 1 PENDAHULUAN. Secara umum investasi adalah meliputi pertambahan barang-barang dan

BAB V PENUTUP ( ( ) )

BAB I PENDAHULUAN. memperluas usahanya, untuk dapat bersaing tentu saja dipengaruhi oleh halhal. penting yang sangat besar nilainya.

INSTRUMEN DERIVATIF: PENGENALAN DALAM STRATEGI MANAJEMEN RISIKO PERUSAHAAN

Manajemen Portofolio dan Analisis Investasi

TEORI INVESTASI DAN PORTFOLIO MATERI 13.

Pertemuan ke-1 INVESTASI & PERANAN PASAR MODAL

BAB I PENDAHULUAN. Dalam dunia keuangan, dikenal adanya pasar keuangan (financial market)

BAB II LANDASAN TEORI

Dana Pensiun Pegawai Bank Sumut Program Pensiun Manfaat Pasti Laporan Arus Kas Per 01 Januari 2017 s/d 31 Januari 2017

PENERAPAN KALKULUS STOKASTIK PADA MODEL OPSI

Dana Pensiun Pegawai Bank Sumut Program Pensiun Manfaat Pasti Laporan Arus Kas Per 01 Januari 2017 s/d 31 Agustus 2017

Dana Pensiun Pegawai Bank Sumut Program Pensiun Manfaat Pasti Laporan Aset Neto Per 28 Februari 2017

Dana Pensiun Pegawai Bank Sumut Program Pensiun Manfaat Pasti Laporan Arus Kas Per 01 Mei 2017 s/d 31 Mei 2017

Dana Pensiun Pegawai Bank Sumut Program Pensiun Manfaat Pasti Laporan Arus Kas Per 01 April 2017 s/d 30 April 2017

Dana Pensiun Pegawai Bank Sumut Program Pensiun Manfaat Pasti Laporan Arus Kas Per 01 Maret 2017 s/d 31 Maret 2017

PERTEMUAN 14 KONSEP, TRANSAKSI DAN LAPORAN KEUANGAN MATA UANG ASING

BAB I PENDAHULUAN. Latar Belakang

Dana Pensiun Pegawai Bank Sumut Program Pensiun Manfaat Pasti Laporan Arus Kas Per 01 Juni 2017 s/d 30 Juni 2017

TANYA JAWAB PERATURAN BANK INDONESIA NO. 15/17/PBI/2013 TENTANG TRANSAKSI SWAP LINDUNG NILAI KEPADA BANK INDONESIA

Bab 6 Minggu ke 10 Lemma Ito & Simulasi Monte Carlo

LAPORAN ASET NETO. Per 31 Desember 2013 NBDU : Nama Dana Pensiun : Jenis Program : Tahunan (Audited) 2013 Tahunan (Audited) 2012

MATEMATIKA KEUANGAN PENDAHULUAN. Julan HERNADI. Kuliah Matematika Keuangan, Semester Genap 2011

LAPORAN ASET NETO. Per 30 Juni 2013 NBDU : Nama Dana Pensiun : Jenis Program : Semester I 2013 Semester II 2012

LAPORAN ASET NETO. Per 31 Desember 2012 NBDU : Nama Dana Pensiun : Jenis Program : Tahunan (Audited) 2012 Tahunan (Audited) 2011

PENENTUAN HARGA KONTRAK OPSI KOMODITAS EMAS MENGGUNAKAN METODE POHON BINOMIAL

DANA PENSIUN PERHUTANI PROGRAM PENSIUN MANFAAT PASTI LAPORAN ASET NETO Per 31 Desember Ref

PERBANDINGAN METODE BLACK SCHOLES DAN SIMULASI MONTE CARLO DALAM PENENTUAN HARGA OPSI EROPA

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah

II. LANDASAN TEORI. Pada bagian ini akan diuraikan beberapa definisi dan teori penunjang yang akan digunakan di dalam pembahasan.

RENCANA INVESTASI DANA PENSIUN PERHUTANI TAHUN 2009

PENENTUAN HARGA OPSI TIPE EROPA DENGAN METODE BINOMIAL

Lingkungan Investasi (Investmen Environment)

APLIKASI PENENTUAN HARGA OPSI TIPE EROPA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL BLACK SCHOLES. Anisa Rusdianingrum

Akuntansi Instrumen Derivatif Tentang Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran. Oleh: Ida Farida

) ( ASET INVESTASI

BAB I PENDAHULUAN. seperti; saham, obligasi, mata uang dan lain-lain. Seiring dengan

PENGERTIAN DAN INSTRUMEN PASAR MODAL ANALISIS PORTOFOLIO DAN INVESTASI ANDRI HELMI M, SE., MM.

1 L a p o r a n T a h u n a n

Sumber kekuatan baru bukanlah uang yang berada. dalam genggaman tangan beberapa orang, namun. informasi di tangan orang banyak- John Naisbitt

Transkripsi:

Bab 4 Minggu ke 7 Strategi Perdagangan Opsi

Tujuan Pembelajaran Setelah menyelesaikan perkuliahan minggu ini, mahasiswa bisa : Menjelaskan tentang Strategi Perdagangan opsi Protektif Put dan Covered Call (Beli) Opsi Put (Jual ) Bull Spread Mampu membandingkan kelemahan dan keunggulan masing-masing strategi

4.1. Protective Put Strategi protective put adalah strategi investasi memegang posisi long (membeli) suatu aset sekuritas, dan melindunginya dengan membeli opsi put sekuritas tersebut. Tujuan dari strategi ini adalah, melindungi aset (saham) dari penurunan harga yang sangat tajam

Profit PP 1. Untuk membeli saham membutuhkan dana sebesar S 0, dan dari saham tersebut, keuntungan pada waktu jatuh tempo S T -S 0. 2. Investor membeli opsi put pada harga kontrak K sebesar P. Keuntungan put : max(0,k- S T ). 3. Keuntungannya totalnya adalah Profit = S 0 P + S T + max(0,k-s T )

Contoh 4.1. Dipunyai strategi protektive put (investor mempunyai saham dan melindunginya dengan membeli put seharga P =$3) dengan harga kontrak K = $20 dan S 0 = $20. Jawab Jika pada waktu jatuh tempo S T = 10 maka keuntungan yang diperolehnya adalah Profit = S 0 P + S T + max(0,k-s T ) = 20 3 + 10 +max(0,20-10) = 20 3 + 10 + 10 = 3

Tabel 4.1. Perbandingan Protektif Put dan Saham P 3 S0 K 20 ST Protective Put Saham 10-3 -10 15-3 -5 17-3 -3 20-3 0 21-2 1 23 0 3 27 4 7 35 12 15 Dari ilustrasi tabel di atas dapat kita lihat bahwa strategi protektive put mampu memperkecil resiko investasi. Berbeda dengan investasi pada saham tunggal, kerugiannya cukup besar mengikuti penurunan harga saham

4.2. Covered call Strategi lainnya yang umum digunakan adalah covered call, yaitu suatu strategi membeli saham dan mengeluarkan atau menjual opsi call atas saham pokok. Strategi ini dilakukan oleh investor ketika melihat ada kekuatiran turunnya harga saham, sehingga dia melindunginya dengan menjual opsi call.

keuntungan investasi dengan strategi covered call adalah sebagai berikut : a. Untuk membeli saham dia membutuhkan dana sebesar S 0, dan dari saham tersebut, ada peluang keuntungan pada waktu jatuh tempo sebesar S T -S 0. b. Investor membeli opsi call pada harga kontrak K, dia mendapatkan uang sebesar C. Dari opsi call yang dijualnya dia harus menyediakan keuntungan pembelinya sebesar -max(0,s T -K). c. Keuntungan totalnya adalah Profit = S T -S 0 + C - max(0,s T -K)

Contoh 4.2 Berikut ini diberikan contoh strategi covered call : C = 3, K = 50, S 0 = 50. Jawab Ketika harga saham pada saat jatuh tempo S T = 40, maka keuntungan yang diperolehnya adalah Profit = S T -S 0 + C - max(0,s T -K) = 40-50 + 3 - max(0, 40-50) = -10 + 3 - max(0,-10) = -10 + 3-0 = -7

Ketika harga saham pada saat jatuh tempo S T = 45, maka keuntungan yang diperolehnya adalah Profit = S T -S 0 + C - max(0,s T -K) = 45-50 + 3 - max(0, 45-50) = -5 + 3 - max(0,-5) = -5 + 3-0 = -2 bagaimana jika harga saham pada saat jatuh tempo S T = 50, S T = 55? Ketika harga saham pada saat jatuh tempo S T = 50, maka keuntungan yang diperolehnya adalah Profit = S T -S 0 + C - max(0,s T -K) = 0 + 3 0 =3 Ketika harga saham pada saat jatuh tempo S T = 55, maka keuntungan yang diperolehnya adalah Profit = S T -S 0 + C - max(0,s T -K) = 5 + 3-5 = 3.

Tabel 4.2. Perbandingan Covered Call dan Saham C 3 K 50 ST Saham Covered 40-10 -7 45-5 -2 46-4 -1 47-3 0 50 0 3 55 5 3 60 10 3 70 20 3

4.3. Bull Call Spread Beli opsi call pada harga kontrak yang rendah, K low dan menjual opsi call yang lain (saham sama) pada harga kontrak yang lebih tinggi, K High (ingat! Bukan membeli opsi pada harga kontrak yang rendah dan menjualnya pada harga kontrak yang tinggi). Investor berharap harga saham akan naik, akan tetapi dia tidak percaya kenaikannya berada di atas harga K H. Investor Amerika : bull adalah kondisi harga saham sedang bergairah naik, sesuai dengan tanduk banteng yang melengkung ke atas. Harapan saham berada K low < S T < K high

keuntungan investasi dengan strategi bull call spread adalah sebagai berikut : a. Untuk membeli opsi call pada harga kontrak yang rendah, investor membutuhkan dana sebesar C L, dan dari opsi call tersebut, ada peluang keuntungan sebesar max(0,s T -K L ). b. Investor menjual opsi call pada harga kontrak K H, dia mendapatkan uang sebesar C H. Dari opsi yang dijualnya itu dia harus menyediakan keuntungan untuk pembelinya sebesar -max(0,s T - K H ). c. Keuntungannya totalnya adalah Profit = max(0,s T -K L )-max(0,s T -K H )-C L +C H

Contoh 4.3. Seorang investor membeli opsi call pada harga C Low = 3$ dengan harga kontrak K L = 40. Dia juga menjual opsi call yang lain dengan harga opsi call C High =1 dengan harga kontrak K H = 50 (ingat, harga opsi call dengan harga kontrak yang lebih tinggi, akan lebih murah). Hitunglah keuntungan menerapkan strategi bull call spread ketika harga saham pada saat jatuh tempo S T = 45.

Jawab : Ketika harga saham pada saat jatuh tempo S T = 45, maka keuntungan yang diperolehnya adalah Profit = max(0,s T -K L )-max(0,s T -K H )-C L +C H = max(0,45-40)-max(0,45-50)-3+1 = max(0,5)-max(0,-5)-3+1 = 5 0 3 +1 = $3 Bagaimana jika harga saham pada saat jatuh tempo S T = 40, S T = 50,S T = 55? Ketika harga saham pada saat jatuh tempo S T = 40, maka profit yang diperoleh adalah Profit = max(0,s T -K L )-max(0,s T -K H )-C L +C H = 0 0 3 +1 = $-2

Ketika harga saham pada saat jatuh tempo S T = 50, maka keuntungan yang diperoleh investor adalah Profit = max(0,s T -K L )-max(0,s T -K H )-C L +C H = 10 0 3 +1 = $8. Ketika harga saham pada saat jatuh tempo S T = 55, maka keuntungan yang diperoleh investor adalah Profit = max(0,s T -K L )-max(0,s T -K H )-C L +C H = 15 5 3 +1 = $8. Jadi dapat kita simpulkan di sini, ketika harga saham makin naik, keuntungan yang diperoleh dari strategi ini juga makin besar, akan tetapi keuntungan maksimumnya $8.

Bab 4 Minggu ke 8 Strategi Perdagangan Opsi

Tujuan Pembelajaran Setelah menyelesaikan perkuliahan minggu ini, mahasiswa bisa : Menjelaskan tentang Strategi Perdagangan opsi Bear Call Spread Butterfly Spread Mampu membandingkan kelemahan dan keunggulan masing-masing strategi

Bear Call Spread Selain strategi bull call spread, para peneliti mengembangkan juga strategi bear call spread. Pada strategi ini, investor membeli opsi call dengan harga kontrak yang relatif tinggi K High dan menjual opsi call yang lainnya pada harga kontrak yang relatif rendah K Low. Profit = max(0,s T -K H )-max(0,s T -K L )+C L -C H Strategi ini dirancang untuk mengambil keuntungan dari penurunan harga saham. Investor Amerika mengilustrasikan kondisi bear adalah kondisi harga saham sedang bergerak turun, sesuai dengan beruang yang menghujamkan cakarnya menukik ke bawah.

Contoh 4.4. Seorang investor menerapkan strategi bear call spread dengan membeli opsi C H = 1$ pada harga kontrak K H = 50 dan menjual opsi C L = 3 pada harga kontrak K L = 40. Hitung keuntungan investor ketika harga saham pada saat jatuh tempo S T = 40. Jawab Ketika harga saham pada saat jatuh tempo S T = 40, maka profit investor adalah Profit = max(0,s T -K H )-max(0,s T -K L )+C L -C H = max(0,40-50)-max(0,40-40)+3-1 = 0 0 + 3-1 = $2. Demikian juga ketika harga saham pada saat jatuh tempo S T = 35, keuntungan investor adalah Profit = max(0,s T -K H )-max(0,s T -K L )+C L -C H = 0 0 + 3 1 = $2.

Dapat diambil kesimpulan di sini, keuntungan investasi menggunakan strategi ini adalah 2. Sekarang kita lihat, ketika harga saham pada saat jatuh tempo S T = 55, keuntungan investasi adalah Profit = max(0,s T -K H )-max(0,s T -K L )+C L -C H = 5 15 + 3-1 = -$8 Jadi dapat kita simpulkan di sini, ketika harga saham makin tinggi, kerugian dari strategi ini juga makin besar. Tabel 4.3. Perbandingan Covered dan Bull Spread ST Bear C-Low 30 2 3 40 2 3 42 0 1 45-3 -2 50-8 -7 52-8 -9 60-8 -17

Butterfly Spread Berikutnya akan kita perkenalkan dengan strategi perdagangan opsi yang melibatkan tiga macam transaksi. Strategi ini dinamakan dengan butterfly spreads. Strategi ini melibatkan pembelian opsi pada harga kontrak rendah K L, dan juga pembelian opsi pada harga kontrak tinggi K H, serta menjual 2 opsi call pada harga kontrak medium K M. Investor dari strategi butterfly spread ini berharap harga saham akan tetap dekat pada angka K M. Keuntungan total dari strategi ini adalah Profit = max(0,s T -K L )-2max(0,S T -K M )+max(0,s T -K H )-C L +2C M -C H

Contoh 4.5. Seorang investor menerapkan stragegi butterfly sebagai berikut: Membeli opsi call C L = 7$ dengan harga kontrak K L = 55 Membeli opsi call C H = 2$ dengan harga kontrak K H = 65 Menjual 2 opsi call C M = 4$ dengan harga kontrak K M = 60 Hitunglah keuntungan investor ketika harga saham pada waktu jatuh tempo S T = 60. Jawab Profit = max(0,s T -K L )-2max(0,S T -K M )+max(0,s T -K H )-C L +2C M -C H = max(0,60-55)-2max(0,60-60)+max(0,60-65)-7+2x4-2 = 5-2 x 0 + 0-7 +8-2 = 5-0+0-7+8-2 = 4.

Sekarang kita lihat, ketika harga saham pada saat jatuh tempo S T = 55, keuntungan investasi adalah Profit = max(0,s T -K L )-2max(0,S T -K M )+max(0,s T -K H )-C L +2C M -C H = 10 2 x 5 + 0-7 +2 x 4 2 = -1 Tabel 4.4. Keuntungan Strategi Butterfly CL 7 KL 55 CM 4 KM 60 CH 2 KH 65 ST CL 2CM CH Butterfly 45 0 0 0-1 55 0 0 0-1 57,5 2,5 0 0 1,5 60 5 0 0 4 62,5 7,5 5 0 1,5 65 10 10 0-1 70 15 20 5-1

4.4. Straddle, Strangle dan Collar Straddle Strategi berikut yang akan kita bahas adalah strategi Straddle. Strategi ini didesain dengan membeli opsi call dan opsi put pada harga kontrak dan waktu ekspirasi yang sama. Keuntungan total adalah Profit = max(0,s T -K)+max(0,K-S T )-C-P

Contoh 4.6. Seorang investor opsi menerapkan strategi Straddle dengan membeli opsi call pada harga C = 3$ dengan harga kontrak K = 45, dia juga membeli opsi put seharga P =2 dengan harga kontrak yang sama. Hitunglah keuntungan opsi menggunakan strategi straddle ketika harga opsi pada waktu jatuh tempo 35. Jawab Pada waktu jatuh tempo harga saham adalah S T = 35, maka diperoleh keuntungan Profit = max(0,s T -K)+max(0,K-S T )-C-P = max(0,35-45)+max(0,45-35)-3-2 = 0+10-3-2 = 5.

Ketika harga saham pada waktu jatuh tempo lebih kecil atau S T = 40, keuntungan strategi ini sama dengan 0. Profit = max(0,s T -K)+max(0,K-S T )-C-P = max(0,40-45)+max(0,45-40)-3-2 = 0+5-3-2 = 0. Ketika harga saham pada saat jatuh tempo S T = 55, keuntungan investor menjadi 5. Profit = max(0,s T -K)+max(0,K-S T )-C-P = max(0,55-45)+max(0,45-55)-3-2 = 10+0-3-2 = 5.

Simulasi keuntungan strategi Straddle secara lengkap dapat anda lihat pada tabel di bawah ini Tabel 4.5. Perbandingan Call, Put dan Straddle ST Call Put Straddle 35 0 10 5 37,5 0 7,5 2,5 40 0 5 0 42,5 0 2,5-2,5 45 0 0-5 47,5 2,5 0-2,5 50 5 0 0 52,5 7,5 0 2,5 55 10 0 5 Dapat kita lihat dari tabel keuntungan di atas, strategi ini akan memberikan keuntungan jika harga saham pada waktu jatuh tempo relatif kecil dibawah harga kontrak atau relatif tinggi di atas harga kontrak.

Strangle Strategi berikutnya yang akan kita perkenalkan adalah strategi strangle. Strategi ini agak mirip dengan strategi straddle, hanya saja strategi ini didesain dengan membeli opsi call dan juga membeli opsi put pada harga kontrak yang tidak sama. Keuntungan totalnya adalah Profit = max(0,s T -K C )+max(0,k P -S T )-C-P Contoh 4.7. Seorang investor opsi menerapkan strategi strangle dengan membeli opsi call seharga C = 1.5$ dengan harga kontrak K C = 42 dan dia juga membeli opsi put seharga P =2 dengan harga kontrak K P = 45. Hitunglah keuntungan opsi dengan strategi strangle ketika harga saham pada saat jatuh tempo S T =40.

Jawab Keuntungan investor pada saat jatuh tempo adalah Profit = max(0,s T -K C )+max(0,k P -S T )-C-P = max(0,40-42)+max(0,45-40)-1,5-2 = 0+5 1.5 2 = $1.5 Bagaimana jika harga saham pada saat jatuh tempo S T = 35, S T =50? Keuntungan investor pada saat jatuh tempo S T = 35 adalah Profit = max(0,s T -K C )+max(0,k P -S T )-C-P = 0+10 1.5-2 = $6.5 Keuntungan investor pada saat jatuh tempo S T =50 adalah Profit = max(0,s T -K C )+max(0,k P -S T )-C-P = 0+8 1.5-2 = $4.5

Collar Strategi berikutnya yang akan kita perkenalkan adalah strategi collar. Strategi ini dijalankan dengan membeli saham underlying, menjual opsi call pada harga kontrak yang relatif tinggi, dan membeli opsi put pada harga kontrak yang lebih rendah. Keuntungan totalnya adalah Profit = S T -S 0 - max(0,s T -K Call ) + max(0,k Put -S T ) Contoh 4.7. Seorang investor opsi menerapkan strategi collar dengan membeli saham seharga $40.5, menjual opsi call pada harga kontrak K call = $50 seharga $9,8. Membeli opsi put pada harga kontrak K put = $40 seharga $9,5. Hitunglah keuntungan opsi dengan strategi collar ketika harga saham pada saat jatuh tempo $20.

Jawab Modal awal yang diperlukan adalah 40,2. Pada saat jatuh tempo modalnya menjadi 20 0 + (40-20) = 40. Keuntungan investor pada saat jatuh tempo adalah Profit = S T -S 0 - max(0,s T -K Call ) + max(0,k Put -S T ) + C-P = 20-40.5-0+40-20 + 0.3 = -0.2

Thank you