10. PARALLEL PROCESSING

dokumen-dokumen yang mirip
Penggunakan lebih dari satu CPU untuk menjalankan sebuah program secara simultan. Tujuan Utama Untuk meningkatkan performa komputasi.

ARSITEKTUR KOMPUTER. Satu CPU yang mengeksekusi instruksi satu persatu dan menjemput atau menyimpan data satu persatu.

Arsitektur Komputer. Dua element utama pd sistem komputer konvensional: Memory Processor

:21 UTC :22 UTC

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Penerapan Algoritma Divide and Conquer Dalam Komputasi Paralel

VIRTUAL PARALLEL ENVIRONMENT USING PVM CASE STUDY BUBBLE SORT ALGORITHM

BAB I PENDAHULUAN. Merancang aplikasi Paralel Processing yang diimplementasikan dengan penggunaan Computer-Unified-Device-Architecture (CUDA).

>> KLASIFIKASI ARSITEKTURAL

BAB II LANDASAN TEORI. informasi menjadi sebuah teks yang tidak dapat dibaca (Ferguson dkk, 2010).

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN. seiring perkembangan teknologi mikroprosesor, proses komputasi kini dapat

Bab I Pengenalan Sistem Operasi. Apa yang dimaksud Sistem Operasi?

Pertemuan Ke-11 MULTIPROSESOR

ANALISIS UNJUK KERJA KOMPUTASI DISTRIBUTED SHARED MEMORY PADA SISTEM CLUSTER KOMPUTER PERSONAL

PENGANTAR KOMPUTASI MODERN

Prio Handoko, S.Kom., M.T.I.

ORGANISASI KOMPUTER II AUB SURAKARTA

BAB III PERANCANGAN SISTEM

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS

KONTRAK PEMBELAJARAN (KP) MATA KULIAH

Organisasi & Arsitektur. Komputer. Org & Ars komp Klasifikasi Ars Komp Repr Data

Thread, SMP, dan Microkernel (P ( e P rtemuan ua ke-6) 6 Agustus 2014

PAPER MULTIPROCESSOR

Analisis Perbandingan Performansi Server VoIP. berbasis Parallel Processing

KLASIFIKASI ARSITEKTURAL

Disusun Oleh: Agenda. Terminologi Klasifikasi Flynn Komputer MIMD. Time Sharing Kesimpulan

KOMPUTASI GRID SEBAGAI JAWABAN KETERBATASAN SUMBER DAYA KOMPUTASI. Kata Kunci: grid computing, distributed computing, PVM (Parallel Virtual Machine)

Model Pemrograman Paralel

Rancang Bangun VoIP Server Berbasis Parallel Computing

MODUL 2 KOMPONEN, LAYANAN SISTEM OPERASI M. R A J A B F A C H R I Z A L - S I S T E M O P E R A S I - C H A P T E R 2

SISTEM OPERASI. Belajar SO?

1. Hardware terdistribusi. 2. Program terdistribusi. Nama : Gede Doddi Raditya Diputra NIM : Kelas : 5.C

KEBUTUHAN KOMPUTER PARALEL

4. SISTEM OPERASI TERDISTRIBUSI

KOMPUTASI PARALEL UNTUK PENGOLAHAN PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA

Kebutuhan pengolahan paralel

IMPLEMENTASI GRID COMPUTING UNTUK HIGH THROUGHPUT COMPUTING. Arthur Rumagit

BAB II LANDASAN TEORI

ANALISIS KOMPUTASI PARALEL DAN SERIAL PADA ALGORITMA MERGE SORT

ANALISIS PERBANDINGAN ANTARA CLUSTER OPENMOSIX DENGAN PVM (PARALLEL VIRTUAL MACHINE)

Bab 1. Pengenalan Sistem Terdistribusi

BAB I PENDAHULUAN 1.1 LATAR BELAKANG MASALAH

TUGAS SISTEM INFORMASI TERSEBAR

Soal terdiri dari 50 Pilihan Ganda Setiap soal pilihan ganda hanya satu jawaban yang benar

JAVA DAN APLIKASI TEKNOLOGI INFORMASI DI JURUSAN SISTEM INFORMASI

TUGAS SITEM OPERASI. Nama dan N.P.M: 1.Frahma Yayang Hangga Putra

Analisis Kinerja Matrix Multiplication Pada Lingkungan Komputasi Berkemampuan Tinggi (Cuda Gpu)

Bab 1. Pengenalan Sistem Operasi POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR: 1.1 APAKAH SISTEM OPERASI? Pengertian Sistem Operasi Perkembangan Sistem Operasi

Making Provisions for Applications and Services

JURNAL TEKNOLOGI INFORMASI & PENDIDIKAN ISSN : VOL. 6 NO. 2 September 2013

Pokok Bahasan. Tujuan. Pengertian Sistem Operasi. Sistem Mainframe. Pengertian Sistem Operasi Perkembangan Sistem Operasi

DASAR KOMPUTER DAN PEMROGRAMAN IB PENGANTAR SISTEM OPERASI

ARSITEKTUR SISTEM. Alif Finandhita, S.Kom, M.T. Alif Finandhita, S.Kom, M.T 1

Sistem Operasi dalam bahasa Inggrisnya disebut Operating System, atau biasa di singkat dengan OS.

PENGOLAHAN PARALEL. Kebutuhan akan Komputer Paralel PENDAHULUAN. Dahulu:

KOMPUTASI PADA JARINGAN KOMPUTER SEBAGAI ALTERNATIF PENINGKATAN KINERJA KOMPUTASI

BAB II DASAR TEORI GPU Computing

KINERJA ALGORITMA PARALEL UNTUK PENCARIAN KATA DENGAN METODE BOYER-MOORE MENGGUNAKAN PVM

Sistem Terdistribusi Penanganan Proses

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN 1.1 ANALISA KEBUTUHAN SISTEM

Arsitektur Sistem Operasi WINDOWS

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Struktur Sistem Operasi

NOTASI UNTUK ALGORITMA PARALEL

Aplikasi Komputer. Efan Setiadi, S.Kom, SH, MH & Modul ke: 02Fakultas Fikom, dll

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER JAKARTA STI&K SATUAN ACARA PERKULIAHAN

TIPE JARINGAN KOMPUTER

Bab 6. Basis Data Client / Server POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR: 6.1 PENDAHULUAN

Sistem terdistribusi Processes, Threads and Virtualization pertemuan 3. Albertus Dwi Yoga Widiantoro, M.Kom.

Kongkurensi LPOHLVSFOTJ!

MINGGU II DASAR SISTEM OPERASI

PENDAHULUAN. Gambar 1.1 Arsitektur Two-Tier 2 1 BAB I

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Arsitektur dan Organisasi Komputer. Set instruksi dan Pengalamatan

CLUSTER. Kategori Cluster Computing

BAB II LANDASAN TEORI

KOMPUTASI PARALEL UNTUK SEGMENTASI CITRA DIGITAL DENGAN PARTICLE SWARM OPTIMIZATION

Diperkenalkan pertama oleh tim Sun System yang dipimpin Patrick Naughton dan James Gosling tahun 1991 dengan code

SISTEM OPERASI TERDISTRIBUSI

PENDAHULUAN. -. Pengolahan data numerik dalam jumlah yang sangat besar. -. Kebutuhan akan ketersediaan data yang senantiasa up to date.

Pemrograman Berbasis Objek. Pengenalan Java. Entin Martiana. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya

SISTEM TERDISTRIBUSI

IMPLEMENTASI GRID COMPUTING DENGAN MENGGUNAKAN PENGALAMATAN IPv6

Astika Ayuningtyas Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto Yogyakarta, Jl Janti Blok R Lanud Adisutipto, Yogyakarta

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI. Tabel 2.1 Tinjauan Pustaka

BAB II TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Pada bagian ini akan dijelaskan tentang state of the art dari hal-hal. CVE, dan implementasi deteksi tabrakan pada CVE.

BAB III LANDASAN TEORI

BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang

Soal terdiri dari 50 Pilihan Ganda Setiap soal pilihan ganda hanya satu jawaban yang benar

KOMPUTASI GRID SEBAGAI JAWABAN KETERBATASAN SUMBER DAYA KOMPUTASI. Ahlihi Masruro STMIK AMIKOM Yogyakarta

Bab 2 Tinjauan Pustaka 2.1 Penelitian Sebelumnya

BAB I PENDAHULUAN. ada dua pendekatan yang dapat digunakan, pendekatan yang pertama adalah

PENDAHULUAN. Motivasi : -. Pengolahan data numerik dalam jumlah yang sangat besar. -. Kebutuhan akan ketersediaan data yang senantiasa up to date.

Transkripsi:

10. PARALLEL PROCESSING

Parallel Processing Penggunakan lebih dari satu CPU untuk menjalankan sebuah program secara simultan. Tujuan Utama Untuk meningkatkan performa komputasi.

Komputasi Parallel Salah satu teknik melakukan komputasi secara bersamaan dengan memanfaatkan beberapa komputer secara bersamaan. Komputasi Paralel membutuhkan 1. Algoritma 2. Bahasa pemrograman 3. Compiler

Pemrograman Parallel Teknik pemrograman komputer yang memungkinkan eksekusi perintah atau operasi secara bersamaan baik dalam komputer dengan satu (prosesor tunggal) ataupun banyak (prosesor ganda dengan mesin paralel) CPU.

Bahasa Pemrograman yang digunakan pada Pemrograman Parallel 1. MPI (Message Passing Interface) 2. PVM (Parallel Virtual Machine)

MPI (Message Passing Interface) Sebuah standard pemrograman yang memungkinkan pemrogram untuk membuat sebuah aplikasi yang dapat dijalankan secara paralel.

MPI (Message Passing Interface) Suatu standar protokol yang digunakan untuk pemrograman paralel dan terdistribusi. Proses pertukaran pesan atau data antar proses adalah dengan mengirimkan pesan melalui media komunikasi. Model ini juga dapat diimplementasikan pada bermacam-macam platform, seperti shared-memory.

Kegunaan MPI 1. Menyediakan fungsi-fungsi untuk menukar pesan. 2. Menulis kode paralel secara portable. 3. Mendapatkan performa yang tinggi dalam pemrograman paralel. 4. Menghadapi permasalahan yang melibatkan hubungan data irregular atau dinamis yang tidak begitu cocok dengan model data paralel.

Implementasi MPI MPICH (MPI/Chameleon) MPICH2 adalah implementasi Message Passing Interface (MPI). MPI merupakan standar spesifikasi library untuk program message-passing, yang diajukan sebagai standar oleh vendor, implementor, dan user.

PVM (Private Virtual Machine) Perangkat lunak yang memungkinkan sekumpulan komputer yang heterogen terlihat seperti satu sistem komputer paralel dan dapat digunakan sebagai sebuah sumber daya komputasi yang koheren. Istilah virtual machine mengacu pada konfigurasi komputer dengan memori tersebar, sedangkan istilah host ditujukan untuk komputer yang merupakan anggota dari virtual machine. Host dapat terdiri dari komputer yang berbeda-beda dan terpisah lokasinya secara fisik.

Komponen PVM PVM daemon Daemon dari PVM, atau disebut PVM daemon (pvmd). Daemon merupakan semacam program yang berjalan di belakang dan biasanya menangani program dari klien. Komponen ini berada pada setiap komputer yang terhubung dalam virtual machine. PVM Berguna untuk membentuk konfigurasi host dalam PVM dan mengkoordinir komunikasi antar host.

Komponen PVM PVM libraries Komponen ini berisi rutin-rutin antarmuka pemakai PVM untuk melakukan pengiriman pesan, pembuatan proses, koordinasi proses dan modifikasi virtual machine. Pustaka PVM ini memungkinkan adanya interaksi antar task, yang bisa dilakukan dengan menggunakan fungsi packing dan unpacking pesan.

Implementasi PVM Secara umum, langkah implementasi komputasi parallel sebagai berikut : 1. Jalankan PVM daemon pada setiap mesin dalam cluster 2. Jalankan program master pada master daemon 3. Master daemon akan menjalankan proses slave.

Implementasi PVM Untuk mengimplementasikannya, dapat memakai tools : - PVM versi 3.4.5, virtual machine dan routine untuk komputasi parallel - rsh (remote shell), aplikasi untuk authentikasi dan komunikasi proses antar komputer. - xpvm versi 1.2, interface grafis untuk PVM dengan animasi eksekusi komputasi parallel yang dapat dilihat dilayar

Arsitektur Komputer Parallel

Komputer SISD Semua instruksi dikerjakan terurut satu demi satu. Pada umumnya komputer terdiri atas satu buah pemroses (single processor). Contoh 1. UNIVAC1 4. IBM 360 2. CDC 7600 5. Cray 1 3. PDP 1

Komputer SIMD terdapat lebih dari satu elemen pemrosesan yang dikendalikan oleh sebuah unit pengendali yang sama Contoh 1. ILLIAC IV 4. Cray Y-MP 2. MasPar 5. Thingking Machine CM-2 3. Cray X-MP, 6. Cell Processor (GPU)

Komputer MISD Memiliki n unit pemroses yang masing-masing menerima dan mengoperasikan instruksi yang berbeda terhadap aliran data yang sama

Komputer MIMD Murni terdapat interaksi di antara n pemroses, bersifat tightly coupled jika tingkat interaksi antara pemroses tinggi dan loosely coupled jika tingkat interaksi antara pemroses rendah Contoh 1. IBM POWER5 4. HP/Compaq AlphaServer 2. Intel IA32 5. AMD Opteron 3. Cray XT3 6. IBM BG/L

Perbedaan antara komputasi tunggal dengan komputasi paralel Komputasi Tunggal Komputasi Parallel