DR. MOHAMMAD ABDUL MUKHYI, SE., MM

dokumen-dokumen yang mirip
Perusahaan, Produksi, dan Biaya

Referensi utama: Modern Industrial Organization Carlton and Pertloff 4 th ed Chapter 4, # 88 -

MATEMATIKA EKONOMI Pertemuan 7 Elastisitas, Biaya Produksi dan Penerimaan, Maksimum dan Minimum Suatu Fungsi I Komang Adi Aswantara UT Korea Fall 2013

LEMBAR KERJA PENERAPAN STRATEGI MEMAKSIMUMKAN KEUNTUNGAN PERUSAHAAN MATA KULIAH EKONOMI MANAJERIAL OLEH : YANA ROHMANA

Macam-macam Biaya : Biaya Total (Total cost : TC), yaitu merupakan jumlah keseluruhan dari biaya tetap dan biaya tidak tetap.

Proses dimana tingkat harga dan output ditentukan sangat dipengaruhi oleh struktur pasarnya Pasar: terdiri atas pembeli dan penjual aktual maupun

PELATIHAN OLIMPIADE EKONOMI PERSIAPAN OLIMPIADE SAINS PROVINSI. HARI/TANGGAL : Kamis/ 24 MEI JUMLAH SOAL : 50 butir

BAB V PERUSAHAAN dan PRODUKSI

STRUKTUR PASAR I. Beberapa asumsi yang diperlukan dalam menganalisa struktur pasar : PRICE MAKERS

BAB 12 PRAKTEK PENETAPAN HARGA. Ekonomi Manajerial Manajemen

Penggunaan Turunan dalam Ekonomi

Penggunaan Turunan dalam Ekonomi Ir. Tito Adi Dewanto

Bab 10 Struktur Pasar: Pasar Persaingan Sempurna, Monopoli & Monopolistik. Ekonomi Manajerial Manajemen

Derivatif/turunan dan penerapannya dalam fungsi ekonomi

TEORI PASAR. Pengantar Ilmu Ekonomi

MEKANISME PASAR A. Pengertian dan Bentuk Pasar PRODUKSI 1. Fungsi-fungsi Produksi

Penggunaan Turunan dalam Ekonomi

BIAYA PRODUKSI. I. Pengertian Biaya produksi. Nama : Abdul Wahab NPM : Kelas : 1 ID 05

Elastisitas Permintaan

TEORI BIAYA PRODUKSI

STRATEGI PENENTUAN HARGA

PASAR PERSAINGAN SEMPURNA, MONOPOLI, DAN MONOPOLISTIK

III. KERANGKA PEMIKIRAN. Kerangka pemikiran teoritis meliputi penjelasan-penjelasan mengenai halhal

PERTANIAN. Tri Wahyu Nugroho, SP. MSi.

Tugas Tersturtur Mata Kuliah Ekonomi Manajerial. Resume Bab Optimasi Ekonomi. Kelompok 2

Pertemuan Ke 5. Bentuk Pasar

PENETAPAN HARGA DALAM PRAKTEK. 3. Metode penggunaan taksiran biaya dan penerimaan inkremen C. PENENTUAN HARGA DALAM PASAR YANG MAPAN

monopolistik - Pasar oligopoli

Ekonomi Mikro. Struktur Pasar

B A B VII. Jika TC = TC(Q), maka. Dan jika TR = TR(Q), maka

Materi 6 Ekonomi Mikro

BAB 3.Penerapan Diferensial Fungsi Sederhana dalam Ekonomi

BAB VII APLIKASI TURUNAN FUNGSI DALAM EKONOMI DAN BISNIS. Sifat-sifat yang sering digunakan untuk turanan fungsi dalam ekonomi dan bisnis:

Permintaan, Penawaran dan Keseimbangan Pasar

MARKET STRUCTURE AND PRICING PRACTICES

Penetapan Harga Dalam Praktek

STRUKTUR PASAR PERSAINGAN SEMPURNA / MURNI

PASAR PERSAINGAN SEMPURNA

VI. BIAYA PRODUKSI DAN PENERIMAAN

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)

Telkom University Alamanda

Biaya produksi tidak dapat dipisahkan dari proses produksi sebab biaya produksi merupakan masukan atau input dikalikan dengan harganya.

Biaya Produksi dalam jangka pendek

KONSEP BIAYA DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN

PENGANTAR EKONOMI MIKRO

P A S A R. 1. Pasar Persaingan Sempurna 2. Pasar Monopoli 3. Pasar Persaingan Monopolistis 4. Pasar Oligopoli

STRUKTUR PASAR DAN STRATEGI PENETAPAN HARGA. Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman Suhardi, S.Pt.,MP

KLASIFIKASI STRUKTUR PASAR

Kuliah VI-Maksimisasi Profit

MATEMATIKA EKONOMI. Oleh: Dosen STIE Ahmad Dahlan Jakarta

III. KERANGKA PEMIKIRAN

Teori Biaya Produksi. Pengantar Ilmu Ekonomi

c. Konflik Efisiensi- Keadilan

III. KERANGKA PEMIKIRAN

November 1, 2012 DIE-FEUI. Kuliah ke-8: Monopoli dan Monopsoni. Rus an Nasrudin. Outline. Kekuatan Pasar. Sumber Konsekuensi dari Monopoli Monopoli

III. KERANGKA PEMIKIRAN

Struktur pasar dan karakteristik pasar persaingan sempurna

Template Standar Powerpoint

PERHITUNGAN LABA/RUGI SUATU USAHA

BAB II PENENTUAN HARGA JUAL DENGAN PENDEKATAN VARIABEL COSTING

BIAYA PRODUKSI. Dr. Muh. Yunanto, MM. Pertemuan Kuliah Ke-6

Matematika Ekonomi. Oleh: Osa Omar Sharif Institut Manajemen Telkom

Keseimbangan arti berhasil mencapai kepuasan yang sebesar-besarnya dari uang yang dikerluarkannya Soal kepuasan keadaan keseimbangan bagi firm

BAB VI FUNGSI KUADRAT (PARABOLA)

PASAR PERSAINGAN SEMPURNA

ii Ekonomi Mikro: Teori dan Soal Latihan

D. OPTIMISASI EKONOMI DENGAN KENDALA - Optimisasi dengan metode substitusi - Optimisasi dengan metode pengali lagrange

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

SILABUS. MEDIA DAN SUMBER BELAJAR 1. Power Point 2. Buku

Teori Biaya. Wawong Dwi Ratminah Prodi Teknik Pertambangan FTM, UPN Veteran Yogyakarta

III KERANGKA PEMIKIRAN

Pengantar Ekonomi Mikro

Materi 8 Ekonomi Mikro

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

III. KERANGKA PEMIKIRAN

Bab 20 Perhitungan Biaya Langsung, Analisis Biaya-Volume-Laba dan Teori Keterbatasan. (Chaper Report)

Disiapkan oleh: Bambang Sutrisno, S.E., M.S.M.

Ali Ridho,SE. M.Si.

Biaya produksi jangka pendek vs biaya produksi jangka panjang. Biaya produksi jangka pendek (satu input bersifat variabel)

OPTIMISASI EKONOMI. Dr. Muh. Yunanto, MM. Kuliah Minggu ke-2

Hubungan ekonomi dapat digambarkan dalam bentuk persamaan, tabel, atau grafik.

III KERANGKA PEMIKIRAN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. tentang struktur dan kinerja industri telekomunikasi seluler. Bab ini juga akan

STRUKTUR PASAR & LABA MAKSIMUM

Biaya variabel dapat dihitung dari penurunan rumus menghitung biaya total, yaitu:

PERILAKU KONSUMEN. A. Pengertian Konsumen dan Perilaku Konsumen

MODEL OLIGOPOLI DASAR

PENERAPAN EKONOMI FUNGSI NON LINIER

M AT E M AT I K A E K O N O M I KALKULUS TURUNAN I N S TITUT P ERTA N I A N BOGOR

Sayifullah. Teori Perusahaan

MARGIN PEMASARAN PRODUK PERTANIAN DAN ELASTISTAS TRANSMISI. Lecture Notes : Tatiek Koerniawati A.,SP.MP.

a b Penawaran : Jumlah barang yang ditawarkan pada tingkat harga tertentu

DEFINISI TEORI BIAYA PRODUKSI

TOTAL PRODUKSI DAN PRODUKSI MARGINAL DENGAN SATU VARIABEL BEBAS : TANAH TENAGA KERJA TOTAL PRODUKSI

III. KERANGKA PEMIKIRAN

Bab 2 Berbagai Teknik Optimasi dan Peralatan Manajemen Baru

BAB 6 PERILAKU PRODUSEN

Kuliah V-Analisis Perilaku Produsen: Biaya Produksi

Bab 8 Teori Biaya. Ekonomi Manajerial Manajerial

Ekonomi Mikro. Monopoli

Transkripsi:

Pricing practice DR. MOHAMMAD ABDUL MUKHYI, SE., MM MR MR PENETAPAN HARGA BERBAGAI PRODUK Penetapan Harga Produk Dengan Permintaan Saling Berhubungan Permintaan hubungan timbal balik mempengaruhi penentuan keputusan berbagai produk perusahaan melalui pengaruh marginal produk A B TR = Q A TR = Q B A B TR + Q A TR + Q B B A 1

Pemanfaatan kapasitas dan menetapkan harga produk optimal P D A P A P B P C DB D C MC EMR E A E B E C MR C MR A MR B Q A Q B Q C Q 1. Hanya ada satu MC yang digunakan untuk memproduksi. 2. Produk A yang dijual sebesar Q A, produk B sebesar Q B, dan produk C sebesar Q C. Jika hanya produk A yang diproduksi, keuntungan maksimum pada output sebesar MC=MR A, lebih besar dari ouput sebesar Q A. 3. Keputusan untuk pengalokasian output bahwa MR untuk A dan B harus sama untuk masing-masing dan MC. 4. Proses ini dapat diperluas untuk jumlah produk berapapun sepanjang biaya marginal kurva tidak ber;ubah. 5. Ttitik E A, E B, dan E C adalah titik Equal Marginal Revenue (EMR), maka MR A = MR B = MR C = MC kondisi ini yang menunjukkan keuntungan maksimum buat seluruh perusahaan melukiskanlah cara yang ditempuh oleh harga yang mungkin ditentukan untuk tiga produk yang diproduksi dalam jumlah optimal, 2

Berasumsi bahwa perusahaan bisa masuk pasar baru dengan masing-masing produk tambahan, dan bahwa pada setiap harga pasar adalah lebih besar dibanding biaya marginal itu. Pasar yang baru dimasuki adalah profitabilitas mereka. Keseimbangan tidak lagi dicapai manakala pasar dapat ditemukan di mana produksi baru mungkin dijual untuk harga yang lebih besar dibanding biaya marginal, atau manakala daya produksi perusahaan telah dicapai Keterbatasan Model : 1. Ini mengabaikan saling ketergantungan permintaan. 2. Mengasumsikan kapasitas perusahaan dapat dengan mudah diubah untuk menghasilkan berbagai produk. 3. Berkenaan dengan kapasitas pabrik, isu mungkin tidak terlampau banyak melakukan penyesuaian yang dapat membuat suatu perasaan fisik karena adanya suatu biaya yang dilibatkan didalam pembuatannya. 4. Dengan respek pada ketergantungan permintaan, kondisi pasar untuk produk tunggal dapat berada mendekati monopoli ke pasar persaingan sempurna 3

Penetapan harga produk gabungan yang optimal diproduksi didalam proporsi tetap P MR T MC P A E D A P B D B Q1Q2 MR B MR A Q Karena hanya ada satu proses produksi, tidak secara ekonomis nampak cara mengalokasikan biaya-biaya kepada produk secara individual. Kurva permintaan, bagaimanapun, dapat dan biasanya berbeda untuk produk utama dan hasil sampingan. Penentuan ouput optimal dan harga melibatkan optimisasi total pendapatan marginal dari semua produk dalam hubungan dengan biaya marginal. Di dalam pembuatan keputusan, bagaimanapun kita harus ingat bahwa total pendapatan dari masing-masing produk individu adalah maksimum manakala pendapatan marginal nya yang sama dengan nol. Ini berarti bahwa produk mungkin dijual di luar kuantitas di mana individunya MR= 4

D A dan D B menunjuk berturut-turut kurva permintaan produk A dan B, merupakan produk bersama dengan proporsi satu-satu. Katakan produk A adalah daging sapi dan produk B adalah kulit yang merupkan hasil rasio satu-satu dari pemotongan sapi. Sumbu horisontal menunjukkan jumlah kuantitas dalam waktu yang sama daging dan kulit. Kurva permintaan masing-masing adalah mandiri tidak berkaitan di dalam konsumsi. Kurva Pendapatan Marginal adalah MR A dan MR B, Kurva Total Marginal Revenue (MR T ) adalah diperoleh dengan menjumlahkan MR A dan MR B, Keuntungan optimal di capai pada saat MC = MR T pada kuantitas Q1 bukan Q2 dengan harga daging sapi P A dan harga kulit sapi P B. P MR T P* A MC* D A P* B D B E* MR B MR A Q 5

Pada gambar di atas MR B adalah negatif pada tingkat output Q2 pada titik E* yang mana MR T = MC*. Ini berarti bahwa penjualan tidak lebih dari Q1 untuk produk B kurang dari total revenui dan profit perusahaan. Daging sapi di jual dengan kuantitas Q2 dengan harga P A dan kulit sapi di jual dengan harga P B dengan kuantitas Q1yang mana TRB adalah maksimum dan MR B = Harga Optimal dan Output Bersama Dalam Produksi Proporsi Variabel Q A TC = 2 TC = 15 π = 4 TC = 1 4 π = 2 2 8 TR = 12 TR = 18 TR = 24 Q B

1. Kurva garis adalah kurva transformasi produk dan menunjukkan berbagai kombinasi produk A dan B yang perusahaan dapat produksi pada tiap-tiap level input yang digunakan dan total biaya. Pada TC=1 perusahaan dapat menghasilkan produk A sebanyak 4 dan produk B sebanyak atau produk A sebanyak 2 dan produk B sebanyak 8. 2. Juga menunjukkan kurva isorevenue atau keuntungan sama, berbagai kombinasi produk A dan B menunjukkan keuntungan yang sama sepanjang garis keuntungan (TR). Keuntungan yang tinggi bila harga prduk a dan b adalah konstan. 3. Keuntungan perusahaan di capai apabila TR=TC yang juga menunjukkan kombinasi produk yang terbaik untuk produk A dan produk B. Maksud dan Kondisi Diskriminasi Harga Diskriminasi Harga : Mengacu pada perbedaan harga untuk kuantitas produk yang berbeda, perbedaan waktu pembelian, perbedaan kelompok konsumen atau perbedaan pasar, ketika harga berbeda maka tidak selalu biayanya berbeda. Perbedaan harga didasari perbedaan dalam perbedaan biaya dalam menghasilkan produk atau pelayanan dalam perbedaan kuantias, perbedaan waktu, perbedaan kelompok konsumen dan perbedaan pasar adalah tidak membentuk perbedaan harga. 7

Tiga kondisi yang mengharuskan perusahaan mempraktekan diskriminasi harga. 1. Perusahaan harus mempunyai beberapa pengawasan atas harga produk (persaingan tidak sempurna). Perusahaan persaingan sempurna tidak mempunyai kontrol atas harga produk yang dijual (pengambil harga) dan tidak mempunyai kemampuan untuk menentukan diskriminasi harga. 2. Elastisitas harga permintaan untuk produk harus berbeda untuk perbedaan kuantitas produk, perbedaan waktu, perbedaan kelompok konsumen, atau perbedaan pasar. 3. Kuantitas produk atau pelayanan, waktu yang mereka gunakan atau konsumsi, dan kelompok konsumen atau pasar untuk produk harus terpisah. Derajat Pertama dan Kedua, Diskriminasi Harga Satu dan dua tingkat diskriminasi harga melibatkan penjualan masing-masing unit produk secara terpisah dan membebankan harga paling tinggi yang mungkin untuk masing-masing unit yang dijual. Sehingga perusahaan dapat menarik semua surplus konsumen dari konsumen dan memaksimalkan total pendapatan dan laba dari penjualan suatu kuantitas tertentu dari produk. 8

D adalah kurva permintaan monopolis perusahaan dapat menjual 4 unit produk dengan harga 2 per unit dan menerima TR = 8 = 2 x 4 (area CFG), konsumen mempunyai kemampuan membayar ACF = 1 untuk 4 unit produk. Kurva permintaan D mengindikasikan bahwa perusahaan dapat menjual satu unit produk dengan harga tambahan unit penjualan produk, perusahaan memiliki harga lebih rendah dalam tiap-tiap tambahan unit yang dijual. Perbedaan antara apa yang konsumen bayar (ACF = 1) dan apa yang secara aktual mereka bayar (CFG= 8) adalah surplus konsumen (ACG = 8) P A 4 B 2 C 2 4 Q D 9

Derajat pertama diskriminasi harga, perusahaan harus mempunyai pengetahuan tepat dari tiap kurva permintaan konsumen individu dan menuntut harga yang mungkin paling tinggi untuk masing-masing unit yang terpisah produk yang terjual. Derajat tingkat kedua diskriminasi harga. ini mengacu pada membebankan harga dari suatu yang sama per unit untuk suatu kuantitas yang spesifik atau blok produk yang terjual untuk masing-masing konsumen, harga per unit terendah untuk tambahan kelompok atau blok produk dan seterusnya. Pada harga 4 per unit produk untuk pembelian 2 produk dan harga 2 per unit untuk pembelian 4 unit berikutnya. Total revenue perusahaan BJH = 8 dari kelompok pertama 2 unit produk dan CFJK = 4 untuk blok berikutnya 2 unit. TR = 12. bandingkan 1 unit derajat pertama 4 (BKGH) Derajat ketiga diskriminasi harga secara grapik. Jika perusahaan menjual produk di dua pasar, perusahaan akan memaksimalkan keuntungan dengan menjual produk di tiap-tiap pasar sampai MR 1 = MR 2 =MC, jika MR 1 > MR 2, ini membayar untuk perusahaan pada pendistribusian penjualan dari pasr ke dua ke pasar pertama sampai kondisi untuk maksimisasi keuntungan bertemu. Jika MR 1 <MR 2 yang dibayarkan untuk perusahaan dengan menstransfer penjualan dari pasar pertama ke pasar kedua sampai MR 1 = MR 2 1

P P P 7 P 1 P 5 D 4 P 2 1 D D 2 2 2 2 MC E 1 E 2 MR MR E 2 MR 1 5 Q1 4 Q2 9 12 Q PASAR 1 PASAR 2 TOTAL PASAR Harga Transfer Kenaikan yang cepat perusahaan modern yang berskala besar biasanya dibarengi dengan desentralisasi dan penetapan semiautonomous pusat laba. Ini dibuat karena kebutuhan kecenderungan ke arah terus biaya meningkat untuk komunikasi dan koordinasi berbagai operasi perusahaan yang berskala besar. Desentralisasi dan penetapan semiautonomous pusat laba juga menimbulkan kebutuhan akan penetapan harga transfer atau kebutuhan untuk menentukan harga produk intermediate yang dijual oleh satu divisi semiautonomous dari suatu perusahaan yang berskala besar dan pembelian oleh divisi semiautonomous perusahaan yang sama. 11

Transfer Pricing Dengan tidak ada pasar eksternal untuk produk intermediate Ketika tidak ada permintaan eksternal untuk produk intermediate, divisi produksi dapat menjual produk intermediate hanya untuk divisi pemasaran internal perusahaan, dan divisi pemasaran dapat membeli produk intermediate hanya dari divisi produksi perusahaan. MCP dan MCM adalah kurva marginal cost produksi dan divisi pemasaran perusahaan. MC = MC P + MC M. DM adalah permintaan eksternal untuk produk final dari divisi pemasaran, dan MR M adalah kurva marginal revenue. Tingkat output terbesar perusahaan untuk produk final adalah 4 unit, di titik E M yang mana MR M = MC, maka P M = 14. bila produksi masingmasing naik 1 unit produk intermediate, harga transfer untuk intermediate produk, P t adalah sama dengan MC P pada Q P = 4, P t = dengan D P = MR P = P t = MC P = pada Q = 4 P 14 P M MC = MC M + MC M E M E P MC P MC M D M D P = MR P = P t 4 MR M Q 12

Transfer Pricing Dengan Pasar Persaingan Sempurna untuk Produk Intermediate Ketika pasar eksternal untuk produk intermediate berada, output dari divisi produksi membutuhkan ketidak seimbangan output di produk akhir. Jika output optimal divisi produk menghasilkan kuantitas produk intermediate dengan permintaan internal oleh divisi pemasaran. Dampak produksi produk intermediate dapat dijual pada pasar eksternal untuk produk intermediate. P 14 P M MC = MC M + MC M E M MC* P MCM D M E* P D P = MR P = P t 4 5 MR M Q 13

MC* P < MC P pada persaingan sempurna harga eksternal P t = untuk produk intermediate, divisi produksi perusahaan menetapkan D P = MR P = P t = oleh karena itu tingkat terbaik output produk intermediate adalah Q P = 5 (E*P) yang mana D P = MR P = P t = Divisi pemasaran dapat membeli produk intermediate di P t =, kurva biaya total marginal MC P adalah sama dengan MC M dan P t. Transfer Pricing Dengan Pasar Persaingan Tidak Sempurna Untuk Produk Intermediate P P P 8 8 8 P E MC P 4 P t E E D E 4 4 E P MR M - MC P MR E MR P 2 3 Q Q 2 4 Q Divisi Pemasaran Pasar Eksternal Divisi Produksi 14

Harga dalam Praktek Cost-Plus Pricing = Markup Pricing = Full-Cost Pricing Penentuan harga melalui penambahan suatu persentase tertentu pada biaya langsung (AVC). P = AVC + X%(AVC) P = AVC + CM CM = margin kontribusi atau markup P - C Markup Cost = m = C P adalah harga produk dan C adalah alokasi biaya ratarata produksi. P - C disebut Profit Margin, maka P = C(1 + m) TR = P. Q MR = P + MR = P + MR = P (1+ dp Q dq Q.P dp. P dq Q.P P dp. ) dq 1 MR = P (1+ ) ε 1 1 MC = P (1+ ) P = MC ( ) ε ε + 1 1 1 P = AVC ( ) P = AVC + ( ) AVC ε + 1 ε + 1 15

literature Dominic Salvatore, Managerial Economic, 1989, McGraw-Hill international Edition 1