Pengertian Sistem Pertahanan Tubuh Pertahanan tubuh adalah seluruh sistem/ mekanisme untuk mencegah dan melawan gangguan tubuh (fisik, kimia, mikroorg) Imunitas Daya tahan tubuh terhadap penyakit dan infeksi MK Patologi; Anas Tamsuri Fungsi Melindungi tubuh dari invasi penyebab penyakit; menghancurkan & menghilangkan mikroorganisme atau substansi asing (bakteri, parasit, jamur, dan virus) yang masuk ke dalam tubuh Menghilangkan jaringan atau sel yg mati atau rusak (debris sel) untuk perbaikan jaringan. Mengenali dan menghilangkan sel yang abnormal FIRST LINE DEFENCE First Line Defence Mechanism Pelindung tingkat pertama adalah struktur fisik, kimiawi maupun sifat alamiah dari organ tubuh sedemikian rupa sehingga mampu menghindarkan dari gangguan Struktur Kulit, Struktur Jalan Nafas, Struktur sel dinding lambung, saliva, air mata, dll Disebut juga sistem imun non spesifik / imunitas bawaan (innate immunity) Innate Immunity Kulit, rambut, keringat yang bersifat asam: mencegah mikroorganisme masuk kedalam tubuh Cilia, bulu halus pada saluran nafas, air mata, saliva, urine mengeluarkan mikroba patogen/racun keluar tubuh Cairan mukus yg lengket pada saluran nafas dan pencernaan, mengandung enzim lisosim yg membunuh bakteri gram positiv Cairan vagina, sperma yg juga dapat membunuh bakteri patogen 1
Mikroba komensal (Biologic/normal) First Line Defense Mechanism Flora normal, kebanyakan jenis bakteri, yg hidup dalam tubuh tdk menimbulkan efek apapun Bakteri tsb memproduksi bacteriocidin, defensin,protein kation, dan laktoferin membunuh bakteri lain untuk berkompetisi hidup dlm tubuh Bila terjadi ketidak seimbangan jumlah bakteri dalam tubuh, maka bakteri tertentu normal manjadi patogen, misalnya pengaruh obat, penyakit dsbnya (oportunis). Second Line Defence Mechanism SECOND LINE DEFENCE Masih merupakan Innate defence mechanism Mekanisme Keradangan yang diperankan oleh neutrophil dan macrophag dalam mekanisme pagositosis Keradangan Keradangan yang utamanya diperankan oleh sel neutrofil,macrophag, NK cel merupakan bagian dari sistem pertahanan tubuh alamiah (innate immunity) Neutrofil 60 % WBC adl Neutrofil Neutrofil melakukan patroli jaringan dan banyak dikerahkan saat infeksi Mati setelah memfagosit, jika banyak mjd nanah/ pus 2
Macrophag Ukuran lebih besar dari neutropil Ada di jaringan/organ, bukan di darah Dibuat oleh bone marrow sebagai monosit, disebut makrophag ketika sdh ada di organ Masa hidup panjang Menginisiasi respon imun saat ada antigen patogen pada limfosit v Mekanisme Pagositosis Natural Killer Cell Protein antivirus (Interferon) Merupakan WBC yang mampu membunuh sel rusak karena terinfeksi oleh virus/ bakteri; atau sebab lainnya Mekanisme : melisiskan membran sel pada paparan I Merusak sel kanker Sel yang terinfeksi virus akan mengeluarkan interferon Interferon mengganggu replikasi virus (antivirus); interfere Interferon juga memperlambat pembelahan & pertumbuhan sel tumor dgn meningkatkan potensi sel NK & sel T sitotoksik (antikanker) Peran interferon yg lain: meningkatkan aktivitas fagositosis makrofag & merangsang produksi antibodi Third Line Devense Mechanism THIRD LINE DEFENCE Imunitas yang didapat karena induksi & pemaparan (exposure) pada substansi asing (antigen). Disebut juga acquired / adaptive immunity Menghancurkan patogen yang lolos dari sistem pertahanan non spesifik Mencakup: kekebalan humoral produksi antibodi oleh limfosit B (sel plasma) kekebalan selular produksi limfosit T yg teraktivasi 3
Sifat dasar Imunitas Spesifik menghasilkan immune memory memberi respon lebih efektif pada infeksi yang sama berikutnya menghasilkan respon yang fokus pada antigen yang menginvasi tubuh dan mengeliminasinya meningkatkan kapasitas protektif innate immunity. Imunitas spesifik diperankan oleh 2 sistem imun : 1. Imunitas humoral : dibawakan oleh molekul (protein) serum yang mengenal dan mengeliminasi antigen bebas (tidak terikat/bukan bagian) sel disebut antibodi mengikat dan bereaksi dengan antigen secara spesifik. 2. Imunitas seluler (cell mediated immunity) : dibawakan oleh sel limfosit T, mengenal antigen dipermukaan sel atau antigen nonself dan menghancurkan sel yang mengekspresikan antigen tsb. Sistem Kekebalan Humoral Antigen (Ag) merangsang sel limfosit B (sel B) berubah menjadi sel plasma yg memproduksi antibodi (Ab). Ab disekresi ke darah atau limf lokasi sel plasma yg teraktivasi; semua Ab akan mencapai darah gamma globulin = imunoglobulin (Ig) Immunoglobulin (Ig) Ada 5 kelas: 1. Ig M berperan sbg reseptor permukaan sel B & disekresi pd tahap awal respons sel plasma 2. Ig G Ig terbanyak di darah, diproduksi jika tubuh berespons thd antigen yg sama Ig M & IgG berperan jika tjd invasi bakteri & virus serta aktivasi komplemen 3. Ig E melindungi tubuh dr infeksi parasit & mrp mediator pd reaksi alergi; melepaskan histamin dari basofil & sel mast 4. Ig A ditemukan pd sekresi sistem perncernaan, pernapasan, & perkemihan (cth: pd airmata & ASI) 5. Ig D terdapat pada banyak permukaan sel B; mengenali antigen pd sel B Reaksi Antigen - Antibodi Fungsi Antibodi v 4
Sistem Kekebalan Selular Aktivasi Sel T (limfosit T) Limfosit T spesifik untuk kekebalan terhadap infeksi virus & pengaturan pd mekanisme kekebalan. Sel-sel T harus kontak langsung dg sasaran Ada 3 subpopulasi sel T: sel T sitotoksik, sel T penolong, & sel T penekan Major histocompatibility complex (MHC): kode human leucocyte-associated antigen (HLA) yg terikat pd permukaan membran sel; khas pd setiap individu Cluster of Differentiation (CD) Sel T mempunyai: CD2, CD3, CD4, CD28, CD45, dan molekul CD lainnya pada permukaan selnya Sel-B dilapisi : CD21, CD35, CD40, dan CD 45, dan juga molekul non-cd Peran CD pada sel T Sel-Tc (CD8+), membebaskan limfotoksin, yg menyebabkan sel lysis (hancur) Sel-Th (CD4+), mengatur langsung respon imun mensekresi limfokin yg menstimulasi sel-tc dan sel-b untuk tumbuh dan berproliferasi, dan juga memicu neutrofil serta meningkatkan kemampuan makrofag untuk proses fagositosis Peran CD pada Sel Ts Sel-Ts, berfungsi menghambat produksi sel-tc yg tdk diperlukan, supaya tidak merusak sel lainnya, krn bila tidak terkontrol akan merusal sel normal Memory sel-t diprogram untk mengenali dan merespon agen patogen yang masuk, dan segera dikeluarkan TERIMAKASIH 5