PENGKAJIAN KEPERAWATAN Assessment In Nursing Process

dokumen-dokumen yang mirip
PENGKAJIAN KEPERAWATAN ASSESSMENT IN NURSING PROCESS

Rumah Sakit Umum Daerah Manokwari Jln. Bhayangkara No. 01 Manokwari Papua Barat

Diam dan sentuhan kalau diperlukan d. Terminasi.

Metodologi Asuhan Keperawatan

BAB I PENDAHULUAN. Pada zaman modern ini banyak ibu yang memilih melakukan

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Hemoroid adalah bagian vena yang berdilatasi dalam kanal anal.

BAB III TINJAUAN KASUS. Pengkajian dilakukan pada tanggal 8 Mei 2007 jam : Jl. Menoreh I Sampangan Semarang

ABSTRAK. Kata Kunci : Aplikasi Web, Asuhan Keperawatan, Metode Waterfall, Sistem Informasi Manajemen

BAB I PENDAHULUAN. spermatozoa dan ovum dilanjutkan dengan nidasi atau implantasi. Bila dihitung

BAB III METODE PENELITIAN. dikumpulkan (data kesimpulan-kesimpulan yang akan dihasikan ) dan pernyataan

BAB V PENUTUP. kebidanan ibu hamil pada Ny. G umur 30 tahun G 3 P 2 A 0 UK minggu. dengan letak sungsang, penulis menyimpulkan bahwa :

BAB 1 PENDAHULUAN. otot dan spasme, yang disebabkan oleh tetanospasmin, suatu toksin protein yang

BAB I PENDAHULUAN. penyakit yang menyerang seperti typhoid fever. Typhoid fever ( typhus abdominalis, enteric fever ) adalah infeksi

JOB SHEET. : Asuhan Kebidanan Kehamilan Bobot mata kuliah : Bd : DIII Kebidanan. : Siti Latifah Amd, Keb Pertemuan : 3 /18 Pebruari 2016

BAB I PENDAHULUAN. bahwa saat ini Angka Kematian Bayi (AKB) di Indonesia adalah tertinggi. Berdasarkan Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI)

MAKALAH ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN POST PARTUM RETENSIO PLACENTA

BAB 3 METODE STUDI KASUS

BAB III RESUME KEPERAWATAN. Pengkajian dilakukan pada hari masa tanggal jam WIB di ruang Barokah 3C PKU MUHAMMADIYAH GOMBONG

BAB I PENDAHULUAN. banyak timbul penyakit yang ditimbulkan salah satu hernia, penyakit ini

BAB 1 PENDAHULUAN. tujuan mempertahankan keseimbangan cairan dan elektrolit, mempertahankan

BAB V PEMBAHASAN. A. Pembahasan. Bab ini penulis akan membahas tentang tindakan keperawatan

BAB III TINJAUAN KASUS. Jenis kelamin : Laki-laki Suku bangsa : Jawa, Indonesia

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. dengan tenaga ibu sendiri, tanpa bantuan alat-alat serta tidak melukai ibu

BAB I PENDAHULUAN. rawat inap, rawat jalan dan gawat darurat. 1. keperawatan yang berkesinambungan, diagnosis serta pengobatan penyakit yang

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Salah satu indikator untuk mengetahui derajat kesehatan masyarakat

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Bangsa Indonesia sedang berkembang dan terus mencanangkan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN kelahiran hidup. Penyebab kematian terbanyak ibu di sebabkan

BAB I PENDAHULUAN. diukur dengan menentukan tinggi rendahnya angka kematian ibu dan

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Tenaga bidan merupakan salah satu tenaga kesehatan utama

III. RIWAYAT KESEHATANSEKARANG A.

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar belakang. Gagal jantung adalah keadaan patofisiologi dimana jantung sebagai pompa

BAB I PENDAHULUAN. Masa nifas (puerperium) adalah masa pulih kembali, mulai dari

BAB I PENDAHULUAN. Asuhan Kebidanan Komprehensif..., Witri Puji Rahayu, Kebidanan DIII UMP, 2015

a. Model dokumentasi ini terdiri dari empat komponen, yaitu : 1) Data Dasar Data dasar berisi semua informasi yang telah dikaji dari klien ketika pert

Asuhan Kebidanan Koprehensif..., Dhini Tri Purnama Sari, Kebidanan DIII UMP, 2014

PEDOMAN PELAYANAN REKAM MEDIS

BAB I PENDAHULUAN. dimana saja baik dirumah, tempat kerja, maupun dijalan atau ditempattempat

BAB I PENDAHULUAN. melalui suatu defek pada fasia dan muskuloaponeuretik dinding perut, secara

BAB I PENDAHULUAN. Sakit pasal 1 ayat 1 menyatakan rumah sakit adalah suatu institusi. pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan

PANDUAN SKRINING PASIEN RSU BUNDA JEMBRANA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

PMR WIRA UNIT SMA NEGERI 1 BONDOWOSO Materi 3 Penilaian Penderita

BAB I PENDAHULUAN. terjadinya angka Kematian Ibu yang masih tinggi (AKI) di. berbagai pihak. Terdapat beberapa penyebab yang

BAB II TINJAUAN TEORI

BAB I PENDAULUAN. kematian seorang wanita waktu hamil atau dalam 42 hari sesudah berakhirnya

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. 1. Pengumpulan atau Penyajian Data Dasar Secara Lengkap

BAB I PENDAHULUAN. Asuhan kebidanan komperhensif mencakup empat kegiatan pemeriksaan. berkesinambungan diantaranya adalah Asuhan Kebidanan Kehamilan

LAPORAN PENDAHULUAN KELUARGA BINAAN PRAKTIK PROFESI KEPERAWATAN KELUARGA PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS RIAU

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Sistem perkemihan merupakan salah satu system yang tidak kalah

BAB I PENDAHULUAN. Asuhan Kebidanan Komprehensif..., Fatihah Rizqi, Kebidanan DIII UMP, 2015

HEALTH RECORDS IN LONG TERM CARE AND REHABILITATION FACILITIES

ASUHAN KEPERAWATAN GAWAT DARURAT PADA PASIEN NY. S DENGAN CONGESTIVE HEART FAILURE (CHF) DI IGD RS HAJI JAKARTA

ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN DIABETES INSIPIDUS

BAB I PENDAHULUAN. Meningkatnya kesejahteraan dan ketersediaan pangan dapat. mengakibatkan sejumlah masalah, termasuk meningkatnya kejadian penyakit

CHECKLIST KELUHAN UROGENITAL. Nama mahasiswa : Penguji : Tanggal : Nilai :

BAB I PENDAHULUAN. lahir. Hal ini merupakan suatu pergeseran paradigma dari sikap menunggu

BAB I PENDAHULUAN. persallinan, bayi baru lahir, dan masa nifas.

commit 2016 to user Oleh : Brian Sahar Afifah NIM R PROGRAM STUDI D-III KEBIDANAN FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA

BAB I PENDAHULUAN. kesehatan reproduksi karena seluruh komponen yang lain sangat dipengaruhi. keluarga sehat dan bahagia (Anggraini, 2010.h.10).

PERILAKU PASIEN DIABETES MELLITUS DALAM PENCEGAHAN HIPOGLIKEMIA. Di Poli Penyakit Dalam RSUD Dr. Harjono Ponorogo

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR TERAPI MUROTTAL

PENILAIAN KETERAMPILAN KELAINAN THORAX (ANAMNESIS + PEMERIKSAAAN FISIK)

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Menurut hasil survey kesehatan rumah tangga (SKRT) tahun 2004, angka

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Angka Kematian Ibu (AKI) merupakan salah satu indikator untuk

TUGAS SISTEM INTEGUMEN

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB III TINJAUAN KASUS. Pada bab ini akan penulis paparkan hasil pengelolaan asuhan keperawatan pada klien

REKAM MEDIS YANG BAIK ADALAH WUJUD DARI KEDAYAGUNAAN DAN KETEPATGUNAAN PERAWATAN PASIEN. Manual Rekam Medis - KKI

BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Tujuan

MODEL DOKUMENTASI SOR, POR, FLOWSHEET. Ns. IGYP, S.Kep, M.Kes

ASUHAN KEPERAWATAN GANGGUAN SISTEM PENCERNAAN. DENGAN PRE OP APENDIKTOMI PADA Tn. E DI RUANGAN ST. MARIA KAMAR 52-2 RUMAH SAKIT ST.

TINJAUAN HUBUNGAN ANTARA SPESIFISITAS DIAGNOSIS UTAMA DENGAN AKURASI KODE KASUS PENYAKIT BEDAH PERIODE TRIWULAN I TAHUN 2014

BAB I PENDAHULUAN. menggunakan sistem simbol (Wilkinson, 2012) keseluruhan terhenti. Hal ini disebabkan oleh aterosklerosis yaitu

PENGKAJIAN KEPERAWATAN (1) Nursing Assesment

PENDOKUMENTASIAN ASUHAN KEPERAWATAN:

PENDAHULUAN Latar Belakang

LAPORAN NURSING CARE INKONTINENSIA. Blok Urinary System

BAB I PENDAHULUAN. yang menderita penyakit ini adalah Amerika Serikat dengan penderita

LAMPIRAN 1. Instrumen Penelitian. Universita Sumatera Utara

MODUL KEPERAWATAN JIWA I NSA : 420 MODUL ANXIETAS DISUSUN OLEH TIM KEPERAWATAN UNIVERSITAS ESA UNGGUL

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang. Perdarahan dari saluaran genitelia diakhir kehamilan setelah usia gestasi 24

BAB I PENDAHULUAN. menjadi 32/1.000 kelahiran hidup pada Tahun 2015 (Depkes RI, 2009).

serta peneliti tidak melakukan asuhan keperawatan dengan cara memaksa klien.

A. PENGERTIAN Hunt Jeniffer dan Mark Rencana asuhan keperawatan adalah catatan yang berisi tentang intervensi dan rencana keperawatan.

BAB I PENDAHULUAN. dapat dicegah dengan pengawasan antenatal dan perinatal yang baik. jepit bayi menangis yang dapat merangsang pernafasan.

ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN DENGAN DEMAM CHIKUNGUNYA Oleh DEDEH SUHARTINI

ASUHAN KEPERAWATAN KLIEN YANG MENGALAMI POST STROKE DENGAN MASALAH DEFISIT PERAWATAN DIRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KEDUNGKANDANG.

BAB I PENDAHULUAN. dari kehamilan dengan risiko usia tinggi (Manuaba, 2012: h.38).

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN PERAWAT DENGAN KEPATUHAN MELAKSANAKAN PENDOKUMENTASIAN ASKEP DI RUANG RAWAT INAP RS JIH YOGYAKARTA ABSTRACT

BAB III METODE PENELITIAN. Model asuhan kebidanan yang digunakan pada penelitian ini dengan

Metode Pemecahan Masalah Farmasi Klinik Pendekatan berorientasi problem

BAB I PENDAHULUAN. sempurna. Tetapi dalam kenyataannya tidak selalu demikian, sering kali

DOKUMENTASI KEPERAWATAN Oleh Direktorat Bina Pelayanan Keperawatan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Pengkajian merupakan tahap yang sistematis dalam pengumpulan data

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN. Estimasi angka Kematian Kasar berdasarkan United Nation (UN) Kependudukan dan Pembangunan di Indonesia, 2013).

Transkripsi:

PENGKAJIAN KEPERAWATAN Assessment In Nursing Process By: Edi Purwanto PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG 1

2

Assessment.. 3

Learning Objectives 1. Sources for Data 2. Types of Data 3. Types of fassessments 4. Organization of Data 4

Assessment.. Pada dasarnya tujuan pengkajian adalah mengumpulkan data objektif dan subjektif dari klien. Adapun data yang terkumpul mencakup klien, keluarga, masyarakat, lingkungan, atau kebudayaan. (Mc Farland & mc Farlane, 1997) Pengkajian adalah tahap awal dari proses keperawatan dan merupakan satu proses yang sistematis dalam pengumpulan data dari berbagai sumber data untuk mengevaluasi dan mengidentifikasi status kesehatan klien (Lyer et al., 1996) 5

Tujuan : (Taylor, 1996) Menentukan diagnosa keperawatan Menentukan perencanaan keperawatan yang di berikan Mengevaluasi asuhan keperawatan yang sudah di berikan Menentukan perawatan tahap lanjut 6

Pengkajian merupakan tahap pertama dalam proses asuhan keperawatan penentu keberhasilan Pengkajian tidak hanya dilakukan k oleh dokter Komponen dasar yang harus dimiliki perawat dalam pengkajian : (Taylor, 1996) 1. Pemeriksaan Fisik 2. Kebutuhan Dasar Manusia 3. Patofisiologi Penyakit 7

Etika pengkajian keperawatan : Dilakukan dengan sebenar-benarnya Menjaga privasi klien saat pengkajian Data pengkajian yang di peroleh merupakan data yang harus dilindungi kerahasiannya. Hanya boleh ketahui petugas kesehatan dan pasien. Jika digunakan untuk pendidikan, maka identitas pasien disamarkan. Dengan menuliskan inisial nama pasien dan data rekam medis. Contoh : Tn. P dengn No. RM 01042xxx 8

Pengkajian dimulai sejak klien masuk ke rumah sakit (initial assessment), selama klien dirawat secara terus-menerus (ongoing assessment), serta pengkajian ulang untuk menambah, mengevaluasi/melengkapi data (re- assessment). 9

Pengkajian Keperawatan Vs Medis PENGKAJIAN MEDIS Fokus keadaan patologis Data dasar Hasil pengkajian medis melengkapi pengkajian keperawatan PENGKAJIAN KEPERAWATAN Fokus pada kebutuhan dasar manusia : oksigenasi, nutrisi, eliminasi (terwujud dalam klasifikasi kelas diagnosa NANDA) Data dasar dan data fokus Hasil pengkajian keperawatan melengkapi pengkajian medis 10

Sources for Data The primary source for information is the client. Secondary sources include the client s family, reports, test results, information in current and past medical records, and discussions with other health care workers. 11

Types of Assessments Terdiri dari 2 komponen : 1. Data Dasar : identitas, status kesehatan (riwayat kesehatan lalu, riwayat kejadian penyakit/penyakit sekarang, riwayat kesehatan keluarga, terapi sebelumnya, konsultasi medis yang diberikan) 2. Data Fokus : respon khusus pasien terhadap kebutuhan dasar manusia 12

COMPARISON OF DATA BASE AND FOCUS ASSESSMENTS DATA BASE ASSESSMENT FOCUS ASSESSMENT Diperoleh pada masuk Disusun seluruh perawatan berikutnya Terdiri dari pertanyaan yang telah ditentukan dan sistematis pemeriksaan head-to-toe Terdiri dari pertanyaan terstruktur dan pengumpulan penilaian fisik Dilakukan sekali Dilakukan berulang setiap shift atau lebih sering Menunjukkan masalah yang mungkin Temuan didokumentasikan pada formulir penilaian masuk Memakan waktu, mungkin memakan waktu 1 jam atau lebih Kebutuhan volume, luas komprehensif data Menyediakan luas untuk perbandingan masa depan Menegaskan masalah selanjutnya Temuan didokumentasikan di daftar atau di catatan perkembangan Diselesaikan dalam jumlah waktu singkat (sekitar 15 menit) Mengumpulkan data yang terbatas Menambah kedalaman ke dasar data awal Mencerminkan kondisi klien memasuki sistem perawatan kesehatan Menyediakan tren perbandingan untuk mengevaluasi respons klien terhadap pengobatan 13

Type of data Data Subyektif Data Obyektif Di dapatkan dari klien Di observasi dan diukur perawat Melalui proses Melalui pemeriksaan fisik : interaksi/komunikasi dg px inspeksi, palpasi, perkusi, maupun keluaga px maupun auskultasi tenaga kesehatan lainnya 14

Contoh.. 15

Stop, Think, and Respond Manakah dari berikut ini merupakan data yang obyektif? A. tingkat nyeri klien sebagai 8 pada skala 0 to10, dengan 10 menjadi yang paling sakit yang pernah ia berpengalaman. B. Klien memiliki bekas luka insisi di kanan bawah kuadran dari perut. C. Klien mengatakan dia tidur sangat baik dan merasa beristirahat. D. Tekanan darah klien adalah 165/86 mm Hg. E. Denyut jantung tidak teratur klien. 16

Organization of Data Interpreting data is easier if information is organized. Organization involves grouping related information. Nurses organize assessment data in much the same way. Using knowledge and past experiences, they cluster related data. Data organized into small groups is more easy to analyze and takes on more significance than when the nurse considers each fact separately or examines the entire group at once. 17

Organization of Data ASSESSMENT FINDINGS Lassitude; distended abdomen; dry, hard stool passed with difficulty; fever; weak cough; thick sputum RELATED CLUSTERS Lassitude, fever Weak cough, thick sputum Distended abdomen; dry, hard stool passed with difficulty 18

Format Pengkajian Keperawatan 1. 14 Pola fungsi Gordon : pola makan, pola kebersihan diri, dst 2. Head to toe : kepala sampai jari kaki 3. Per sistem (B1= breath, B2= blood, B3= brain, B4= bladder, B5= bowel, B6= bone) 19

Karakteristik Data 1. Lengkap : detail dan menyeluruh 2. Akurat : data tepat sesuai pengukuran 3. Nyata : data benar-benar di peroleh dari pengukuran buka data siluman 4. Relevan : data nyambung dengan diagnosa keperawatan yang akan dilakukan 20

Metode Pulta Komunikasi... verbal non verbal Observasi Sight : kelainan fisik. Smell : faeces, urine, alkohol, obat. Hearing : tekanan darah, heart rate... 21

Pemeriksaan Fisik Atau pengkajian fisik ada 4 : Inspeksi. Phalpasi. Perkusi. Auscultasi. 22

Inspeksi Dengan indera penglihatan, pendengaran, penciuman. Ukuran, bentuk, warna, posisi, kesimetrisan. i Bandingkan dengan yang normal. 23

Phalpasi Dengan indera peraba. Temperatur, tugor, bentuk, kelembaban, b vibrasi, ukuran. Lingkungan kondusif, nyaman dan santai. Tangan kering, kuku pendek. Bagian yang nyeri terakhir. 24

Perkusi Dengan mengetuk, membandingkan kanan dan kiri. Identifikasi ukuran, lokasi, konsistensi jaringan. Sonor, redup, hypersonor. Auskultasi Mendengarkan suara dengan stetoskope. 25

Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan selama pengkajian antara lain: Memahami secara keseluruhan situasi yang sedang dihadapi oleh klien dengan cara memperhatikan kondisi fisik, psikologi, emosi, sosialkultural, dan spiritual yg bisa mempengaruhi status kesehatannya. Mengumpulkan semua informasi yang bersangkutan dengan masa lalu, saat ini bahkan bahkan sesuatu yang berpotensi menjadi masalah bagi klien guna membuat suatu database yang lengkap. Data yang terkumpul berasal dari perawat-klien selama berinteraksi dan sumber yang lain. (Gordon, 1987;1994) 26

Validasi data Perawat memvalidasi data yang ada secara akurat yang dilakukan bersama klien/keluarga dan atau masyarakat. Validasi tersebut dilaksanakan denga mengajukan pertanyaan dan pernyataan yang reflektif kepada klien/keluarga tentang kejelasan interpretasi data. 27

Critical Thinking Question Assessment Are the data complete? What other data do I need? What are some possible sources of those data? What assumptions or biases do I have in this situation? What is the client s point of view? Are there other points of view? 28

Masalah assessment Ketidakmampuan mengorganisir data. Kehilangan data. Data tidak relevan. Duplikasi. Mispersepsi. i Tidak lengkap. Interpretasi data yang keliru. Kegagalan pengambilan data dasar. 29

The principal p goal of education is to create men and women...who have minds which can be critical, can verify, and not accept everything they are offered. Jean Piaget The most important thing in communication is TO HEAR WHAT ISN T BEING SAID. Peter Drucker 30

TERIMA KASIH SEMOGA BERMANFAAT. 31