RENCANA KERJA 2015 DAN PENELITIAN INTEGRATIF

dokumen-dokumen yang mirip
STATUS PEROLEHAN HAKI PUSPIJAK

BAB IV. LANDASAN SPESIFIK SRAP REDD+ PROVINSI PAPUA

BAB II. PERENCANAAN KINERJA

Proses penyusunan RPPI Kebijakan Penyusunan dan Profil RPPI Arahan Pimpinan untuk RPPI Implikasi RPPI terhadap IKK Rekomendasi dan Tindak

Memperhatikan pokok-pokok dalam pengelolaan (pengurusan) hutan tersebut, maka telah ditetapkan Visi dan Misi Pembangunan Kehutanan Sumatera Selatan.

VISI, MISI & SASARAN STRATEGIS

SINTESA RPI 16 EKONOMI DAN KEBIJAKAN PENGURANGAN EMISI DARI DEFORESTASI DAN DEGRADASI. Koordinator DEDEN DJAENUDIN

Muhammad Zahrul Muttaqin Badan Litbang Kehutanan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Kesiapan dan Tantangan Pengembangan Sistem MRV dan RAD/REL Provinsi Sumbar

Evaluasi Kegiatan

LAMPIRAN PERATURAN MENTERI KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

PERATURAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16 TAHUN 2015 TENTANG KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

MATRIKS 2.2.B ALOKASI PENDANAAN PEMBANGUNAN TAHUN (Dalam miliar Rupiah) Prioritas/ Rencana Prakiraan Rencana.

CAPAIAN OUTPUT DAN OUTCOME

LOKAKARYA MONITORING DAN PELAPORAN PERMANEN SAMPEL PLOT DI PROPINSI NTB

SRAP- REDD+ Papua Barat sebagai pendukung utama mi:gasi pengurangan emisi karbon Nasional Sampai Tahun 2020

PERAN DINAS KEHUTANAN SEBAGAI MITRA UTAMA DDPI KALTIM

KEBIJAKAN NASIONAL MITIGASI DAN ADAPTASI PERUBAHAN IKLIM

PENGARUSUTAMAAN ADAPTASI PERUBAHAN IKLIM DALAM PEMBANGUNAN NASIONAL

REVITALISASI KEHUTANAN

KERANGKA KERJA RPPI PENGEMBANGAN

PERATURAN MENTERI KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : P.6/Menhut-II/2010 TENTANG

TRAINING UPDATING DAN VERIFIKASI DATA PSP UNTUK MRV KARBON HUTAN

USULAN STRUKTUR KELEMBAGAAN KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

KEBIJAKAN PROGRAM PSKL DUKUNGAN KEGIATAN LITBANG TAHUN 2017 JULI, 2016

TABEL 6.1 STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN

Implementasi PUG Badan Litbang Kehutanan

KEBIJAKAN NASIONAL DALAM MENDUKUNG PEMDA MELAKSANAKAN PROGRAM PENURUNAN EMISI GRK DAN SISTEM PEMANTAUANNYA

KEBIJAKAN PENGEMBANGAN RESTORASI EKOSISTEM

SISTEMATIKA PENYAJIAN :

Latar Belakang PENELITIAN INTEGRATIF LATAR BELAKANG POLITIK DAN HUKUM LINGKUNGAN HIDUP DAN KEHUTANAN 09/06/2015 BOGOR, 27 MEI 2015

2013, No Mengingat Emisi Gas Rumah Kaca Dari Deforestasi, Degradasi Hutan dan Lahan Gambut; : 1. Pasal 4 ayat (1) Undang-Undang Dasar Negara Rep

VISI ACEH YANG BERMARTABAT, SEJAHTERA, BERKEADILAN, DAN MANDIRI BERLANDASKAN UNDANG-UNDANG PEMERINTAHAN ACEH SEBAGAI WUJUD MoU HELSINKI MISI

TARGET PEMBANGUNAN TAHUN KEMENTERIAN PEMBANGUNAN DAERAH TERTINGGAL

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

PERATURAN MENTERI KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA Nomor : P.46/Menhut-II/2013 TENTANG

17/09/2014. Rencana Kerja Sekretariat Badan Litbang Kehutanan. Disampaikan pada Pembahasan Renja 2015 Tanggal 17 September 2014

RPPI PUSLITBANG SOSEKJAK & PI PERIODE TAHUN OUTLINE PRESENTASI

6.1. Strategi dan Arah Kebijakan Pembangunan

GubernurJawaBarat. Jalan Diponegoro Nomor 22 Telepon : (022) Faks. (022) BANDUNG

REDD+: Selayang Pandang

BAB II PERENCANAAN DAN PERJANJIAN KINERJA

RENSTRA PUSPIJAK

Perjalanan Penyusunan Renstra BLI Sekretaris Badan Litbang dan Inovasi

I. PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG

NAMA JABATAN : KASUBPOKJA PERENCANAAN PROGAM DAN ANGGARAN ATASAN LANGSUNG : KAPOKJA PERENCANAAN ANGGARAN DAN HUKUM

Oleh : Direktur Jenderal Planologi Kehutanan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Visi Indonesia Pembangun- an Manusiaa Ekonomi. Infrastruktur. Kelautan. Transportasi dan Konektivitas. Pertanian. Pariwisata. dan.

DISAMPAIKAN OLEH Ir. BEN POLO MAING (Kepala Dinas Kehutanan Provinsi NTT)

Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman

Kerangka Kerja RPPI Politik dan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan

SAMBUTAN MENTERI KEHUTANAN PADA PEMBUKAAN RAPAT KOORDINASI TEKNIS PEMBANGUNAN KEHUTANAN BIDANG BINA PRODUKSI KEHUTANAN (Jakarta, 14 Juli 2010)

PERHUTANAN SOSIAL DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT YANG EFEKTIF

Integrasi Program BLI dalam RKP 2017

PENYIAPAN REGULASI: DISTRIBUSI TANGGUNGJAWAB DAN INSENTIF REDD+

LAPORAN AKUNTABILITAS KINERJA SEKRETARIAT INSPEKTORAT JENDERAL TAHUN 2016

RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT) DIREKTORAT PERLUASAN DAN PENGELOLAAN LAHAN TA. 2014

GUBERNUR JAWA TIMUR PERATURAN GUBERNUR JAWA TIMUR NOMOR 84 TAHUN 2016 TENTANG

IMPLEMENTA IMPLEMENT S A I S IRENCANA RENCAN A AKSI AKSI NAS NA I S O I NA N L PENURU PENUR NA N N EMISI EMISI GAS RUMA M H H KACA

Oleh : Ketua Tim GNPSDA. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Pontianak, 9 September 2015

Gerakan Nasional Penyelamatan Sumberdaya Alam Indonesia Sektor Kehutanan dan Perkebunan

RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT) TAHUN 2016

PERATURAN GUBERNUR KALIMANTAN SELATAN NOMOR 022 TAHUN 2017 TENTANG TUGAS, POKOK, FUNGSI, DAN URAIAN TUGAS DINAS KEHUTANAN PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

PROGRAM HUTAN DAN IKLIM WWF

RENCANA KEHUTANAN TINGKAT NASIONAL (RKTN)

Mendukung terciptanya kesempatan berusaha dan kesempatan kerja. Meningkatnya jumlah minat investor untuk melakukan investasi di Indonesia

REPETA DEPARTEMEN KEHUTANAN TAHUN 2004

MENTERI KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA SALINAN

PERATURAN MENTERI KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA Nomor : P. 20/Menhut-II/2012 TENTANG PENYELENGGARAAN KARBON HUTAN DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

Kepastian Pembiayaan dalam keberhasilan implementasi REDD+ di Indonesia

BAB III TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN

BAB 17 PENINGKATAN DAYA SAING INDUSTRI MANUFAKTUR

PROGRAM/KEGIATAN DINAS KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN DIY KHUSUS URUSAN KEHUTANAN TAHUN 2016

KEMENTERIAN KEHUTANAN BADAN LITBANG KEHUTANAN PUSAT LITBANG PERUBAHAN IKLIM DAN KEBIJAKAN

FCPF CARBON FUND DAN STATUS NEGOSIASI TERKINI

Kopertis Wilayah III Jakarta RENSTRA. Tahun

tertuang dalam Rencana Strategis (RENSTRA) Kementerian Kehutanan Tahun , implementasi kebijakan prioritas pembangunan yang

OLEH : ENDAH MURNININGTYAS DEPUTI BIDANG SUMBER DAYA ALAM DAN LINGKUNGAN HIDUP SURABAYA, 2 MARET 2011

BUPATI BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA PERATURAN BUPATI BANTUL NOMOR 116 TAHUN 2016 T E N T A N G

OLEH: LALU ISKANDAR,SP DINAS KEHUTANAN DAN PERKEBUNAN KABUPATEN LOMBOK TENGAH

PERATURAN GUBERNUR RIAU NOMOR 74 TAHUN 2016 TENTANG

MENTERI KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN REPUBLIK INDONESIA KELAS JABATAN DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN

Transkripsi:

RENCANA KERJA 2015 DAN PENELITIAN INTEGRATIF 2015-2019 PUSLITBANG PERUBAHAN IKLIM DAN KEBIJAKAN Bogor, 7 Agustus 2014 OUTLINE Visi dan Misi Rencana Kerja 2015 RPI Kontribusi Sektor Kehutanan dalam Penanganan Perubahan Iklim RPI Pengelolaan Lanskap dan Jasa Hutan RPI Politik dan Hukum Pengelolaan Hutan RPI Kebijakan Tata Kelola dan Ekonomi Kehutanan 1

Pendahuluan Visi: PUSPIJAK basis inovasi iptek PI dan kebijakan kehutanan Misi: Melakukan riset dan pengembangan untuk menghasilkan inovasi iptek PI dan kebijakan kehutanan. Melakukan kajian strategis untuk menghasilkan rumusan dan pertimbangan kebijakan pembangunan kehutanan. Memantapkan perencanaan, pemantauan dan evaluasi untuk menghasilkan riset yang inovatif bidang PI dan kebijakan kehutanan Mengembangkan strategi diseminasi hasil riset PI dan rumusan kebijakan pembangunan kehutanan kepada stakeholder. Mengembangkan kemampuan institusi PUSPIJAK melalui pengembangan profesionalisme SDM dan penguatanan sarana prasarana Rencana Kerja 2015 Program : Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kehutanan Kegiatan : Peningkatan Kapasitas Penyusunan Kebijakan Kehutanan dan Penanganan Perubahan Iklim No Output Pagu Indikatif (Rp) 1 IPTEK Terapan untuk peningkatan kapasitas penyusunan kebijakan dan pemanfaatan hutan meliputi kontribusi sektor kehutanan dalam penanganan PI, kebijakan lanskap dan jasa hutan, politik dan hukum pemanfaatan hutan 8.474.142.000,- 2 Pilot project litbang di KPH Yogyakarta 800.000.000,- 3 Layanan perkantoran 6.645.348.000,- 4 Kendaraan bermotor 353.000.000,- 5 Perangkat pengolah data dan komunikasi 306.700.000,- 6 Gedung / Bangunan 70.000.000,- Total 16.649.190.000,- 2

Rencana Kerja 2015 Penyusunan dokumen perencanaan kegiatan dan anggaran Pelaksanaan penelitian kontribusi sektor kehutanan dan penanganan perubahan iklim 1. Penyusunan rencana litbang 2. Koordinasi program 3. Koordinasi RPI 4. Penyusunan anggaran instansi 1. Pengumpulan data faktor emisi pada berbagai tipe tutupan hutan 2. Kelembagaan MRV 3. Updating mekanisme pembiayaan dan distribusi manfaat REDD + 4. Biaya adaptasi mitigasi perubahan iklim 5. Penyempurnaan sistem inventarisasi dan monitoring GRK 6. Pengaruh PI thd ketersediaan /kelimampahan dan distribusi jasa hutan air serta kearifan masy desa di dlm dan sekitar hutan dlm pengelolaan dan pemanenan air (pulau besar) 7. Pengaruh PI thd ketersediaan /kelimampahan dan distribusi jasa hutan air serta kearifan masy desa di dlm dan sekitar hutan dlm pengelolaan dan pemanenan air (pulau kecil) 8. Eksplorasi, pemb demplot dan pengamatan spesies tanaman pada kondisi basa, basah dan tergenang dan pengamatan lanjutan tana uji daerah kering 9. Kajian sinergitas kebijakan antar sektor di tingkat nasional dan provinsi untuk REDD + di KPH 10. Pengamatan adaptasi spesies untuk menunjang strategi pembangunan SDG jenis adatif 11. Eksplorasi dan pembangunan plot konservasi spesies adatif 12. Analisis keterkaitan lanskap pada DAS di pulau besar dengan kerentanan masy sekitar hutan terhadap perubahan iklim 13. Koordinasi penelitian integratif : kontribusi sektor kehutanan dalam penanganan perubahan iklim Rencana Kerja 2015 (lanjutan ) Pelaksanaan penelitian kebijakan lanskap dan jasa hutan Pelaksanaan penelitian politik dan hukum pemanfaatan hutan Pelaksanaan penelitian kebijakan tata kelola dan ekonomi kehutanan 1. Dampak sosial ekonomi pada areal bekas tebangan 2. Analisis trade off alih fungsi lahan hutan pembangunan sosial, ekonomi dan lingkungan 3. Kebijakan insentif (fiskal) dalam mempertahankan luas hutan optimal 4. Dampak konversi mangrove thd perubahan pendapatan masy dan pemerintah, struktur sosial serta pengaruhnya thd kelestarian lingkungan 5. Kajian luas hutan optimal dalam satu DAS (KPH) 6. Koordinasi penelitian integratif : kebijakan lanskap dan jasa hutan 1. Kepastian kawasan hutan sbg solusi dlm penyelesaian permasalahan tenurial serta konflik pengelolaan hutan 2. Kajian naskah akademik revisi UU no. 41/99 3. Kajian pergeseran mindset politik dari idealis ke pragmatis dan implikasinya thd pembangunan KPH 4. Kajian penegakan hukum sektor kehutanan 5. Kajian implementasi keputusan MK No. 35 tentang pengukuhan hutan adat 6. Koordinasi penelitian integratif : politik dan hukum pemanfaatan hutan 1. Analisis kebutuhan SDM utk operasionalisasi KPH 2. Sinkronisasi tata hubungan kerja KPH (pempus, pemda-dishut, pemegang ijin-investor serta masyarakat) 3. Kajian rantai nilai (nilai tambah, daya saing, diversifikasi) HHBK pada KPH 4. Revitalisasi desa hutan (luas minimal, model pemanfaatan, kelembagaan, analisis ekonomi, kemitraan) 5. Analisis kelayakan percepatan pemanenan kayu 6. Koordinasi penelitian integratif : kebijakan tata kelola dan ekonomi kehutanan 3

Rencana Kerja 2015 (lanjutan ) Pelaksanaan penelitian kajian isu aktual strategis 1. Kajian isu aktual strategis bidang perubahan iklim dan kebijakan Pelaksanaan kerjasama penelitian 1. Penjalinan dan monitoring kerjasama penelitian 2. Kerjasama penelitian dengan mitra kerjasama Penyelenggaraan monitoring, evaluasi dan pelaporan 1. Monitoring dan evaluasi 2. Penyusunan laporan instansi Diseminasi hasil penelitian 1. Seminar 2. Warta 3. Buku hasil penelitian 4. Bahan kebijakan (policy brief) 5. Jurnal ilmiah instansi 6. Pameran/gelar teknologi hasil penelitian 7. Website Tindak lanjut penelitian 1. Tindak lanjut informasi hasil penelitian 2. Pokja perubahan iklim dan REDD 3. Pokja kebijakan kehutanan Pengelolaan HAKI 1. Pengelolaan HAKI Pengelolaan data dan informasi penelitian 1. Database hasil penelitian Rencana Kerja 2015 (lanjutan ) Pelaksanaan sistem akuntansi keuangan 1. Pembinaan administrasi dan pengelolaan keuangan Pelaksanaan sistem akuntansi barang milik negara 1. Pembinaan administrasi dan pengelolaan perlengkapan Pelaksanaan administrasi kepegawaian 1. Pengembangan dan pembinaan pegawai Sertifikasi management 1. ISO 9001-2008 2. Sertifikasi KNAAP Pelaksanaan tata persuratan dan kearsipan 1. Fasilitasi penataan arsip Pelaksanaan sistem pengawas internal pemerintah 1. Hasil sistem pengawas intern pemerintah (SPIP) Koordinasi dan pembinaan institusional 1. Pembinaan dan koordinasi konstitusional Penerapan iptek di KPH 1. Penguatan kelembagaan dan perangkat hukum KPH 2. Peningkatan kapasitas enterpreunership KPH 3. Pengelolaan kegiatan GRK kehutanan 1. Potensi wood pellet sebagai energi biomas dalam pengurangan emisi GRK kehutanan 4

Rencana Kerja 2015 (lanjutan ) Layanan perkantoran 1. Pembayaran gaji dan tunjangan 2. Penyelenggaraan operasional dan pemeliharaan perkantoran Pengadaan kendaraan operasional Pengadaan Pengolah data dan komunikasi 1. Kendaraan roda 4 1. Perangkat pengolah data Gedung / Bangunan 1. Gedung dan bangunan RPI Kontribusi Sektor Kehutanan Dalam Penanganan Perubahan Iklim Tujuan: Menyediakan teknologi, pengetahuan dan informasi penanganan perubahan iklim sektor kehutanan dengan: a. peningkatan kemampuan inventarisasi GRK b. pelaksanaan aksi mitigasi yang sesuai dengan kaidah MRV c. upaya adaptasi melalui peningkatan pemahaman terhadap tingkat kerentanan, adaptasi tanaman pohon tropis, dan strategi adaptasi masyarakat 5

Sasaran: No Aspek Sasaran 1. Inventarisasi Tersedianya database perhitungan emisi untuk mendukung peran Kemenhut dalam mitigasi PI 2. MRV dalam Mitigasi Tersedianya sistem inventarisasi GRK yang memadai yang dapat memonitor perkembangan penurunan emisi dari kegiatan mitigasi Tersedianya informasi pengetahuan dan teknis sistem MRV untuk mendukung aksi mitigasi di sektor kehutanan dengan kejelasan dalam cakupan kegiatan, capaian, institusi yang terlibat, biaya yang diperlukan dan peluang insentif Tersedianya informasi pengetahuan dan teknis sistem tatakelola, kelembagaan dan Kebijakan pendanaan serta distribusi manfaat mekanisme REDD+ Tersedianya informasi biaya abatasi emisi GRK sektor kehutanan 3. Adaptasi Diperolehnya informasi tentang tingkat kerentanan jasa hutan air akibat perubahan iklim Diperolehnya informasi tentang tanaman pohon yang teruji adaptif terhadap perubahan iklim Diperolehnya informasi tentang tingkat kerentanan masyarakat desa di dalam dan sekitar hutan di pulau besar dan pulau kecil Output: No Aspek Output 1. Inventarisasi Database faktor emisi 5/6 pool karbon pada berbagai tipe tutupan lahan/hutan 2. MRV dalam Mitigasi Rekomendasi dan informasi sistem inventarisasi GRK yang memadai yang dapat memonitor perkembangan penurunan emisi dari kegiatan mitigasi yang dilakukan Rekomendasi dan informasi teknis sistem MRV untuk mendukung aksi mitigasi di sektor kehutanan dengan kejelasan dalam cakupan kegiatan, capaian, institusi yang terlibat, biaya yang diperlukan dan peluang insentif Rekomendasi dan informasi teknis sistem tatakelola, kelembagaan dan Kebijakan pendanaan serta distribusi manfaat mekanisme REDD+ Rekomendasi dan nformasi biaya abatasi emisi GRK sektor kehutanan di tanah mineral dan lahan gambut 3. Adaptasi Peta kerentanan masyarakat dalam satuan wilayah kecamatan di dalam dan sekitar kawasan hutan terhadap perubahan iklim Data base adaptasi spesies dan genetic terhadap perubahan iklim Strategi konservasi spesies dan genetic yang adaptif terhadap perubahan iklim Infomasi tentang dampak perubahan iklim terhadap ketersediaan air permukaan dan air dalam 6

RPI Kebijakan Pengelolaan Lanskap dan Jasa Hutan Tujuan: menyusun kebijakan tata ruang berdasarkan fungsi lanskap dan jasa hutan secara berkelanjutan Sasaran dan output : No Sasaran Output 1. Tersedianya database dan rekomendasi kebijakan pengelolaan lanskap dan jasa hutan 2. Diketahuinya proporsi luas tutupan hutan yang optimal 3. Tersedianya kriteria dan indikator pengelolaan terhadap hutan Database dan rekomendasi kebijakan pengelolaan lanskap dan jasa hutan Proporsi ideal tutupan hutan dan luas wilayah administrasi (DAS) Pedoman kriteria dan indikator pengelolaan jasa lingkungan berbasis lanskap hutan PI Politik dan Hukum Pengurusan Hutan Tujuan: merumuskan rekomendasi kebijakan pengurusan hutan yang adil dan proporsional dengan mempertimbangkan aspek politik dan hukum Sasaran dan Output No Sasaran Output 1 Tersedianya pengetahuan tentang kebijakan pengurusan hutan yang adil dan proporsinal 2 Tersedianya pengetahuan tentang komunikasi politik dan diplomasi kebijakan 3 Tersedianya pengetahuan tentang pengelolaan hutan dalam perspektif politik dan hukum Rekomendasi kebijakan alokasi sumberdaya hutan yang adil dan proporsional Rekomendasi penyusunan Undang-undang dan regulasi kehutanan yang tegas dan konsisten Rekomendasi komunikasi politik dan diplomasi kebijakan yang kuat Rekomendasi kebijakan pengelolaan hutan yang mendapat legitimasi dari para pemangku kepentingan 7

PI Kebijakan Tata Kelola dan Ekonomi Kehutanan Tujuan: merumuskan kebijakan perbaikan tata kelola hutan dengan menyeimbangkan peran pemerintah, swasta dan masyarakat dalam pengelolaan hutan Sasaran dan Output No Sasaran Output 1. Menyediakan rekomendasi kebijakan tata kelola pengurusan hutan 2. Menyediakan rekomendasi kebijakan revitalisasi Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat (PHBM). 3. Menyediakan rekomendasi kebijakan peningkatan penerimaan negara dari sektor kehutanan serta penguatan tata kelola industri/ perdagangan usaha kayu dan non kayu Penguatan kelembagan KPH (kebutuhan SDM, tahubja, pendanaan, dsb) Kriteria dan indikator pengelolaan hutan di daerah Revitalisasi kebijakan Hutan Desa (bentuk pemanfaatan, luas optimal, analisis ekonomi, kemitraan, penyerapan tenaga kerja) Revitalisasi kebijakan HTR (kelayakan investasi, kemitraan, penyerapan tenaga kerja) Revitalisasi kebijakan HKm (fleksibilitas kebijakan, penguatan kelembagaan, kemitraan, penyerapan tenaga kerja) Revitalisasi kebijakan hutan rakyat Penguatan kebijakan industri kayu Rantai nilai (nilai tambah, daya saing, diversifikasi) HHBK Rekomendasi kebijakan fiskal sektor kehutanan Mitigasi pemberlakukan konvensi perdagangan internasional (EU timber regulation, AEC blue print, lacey act, australia prohibition act) Terima kasih 8