Rahmat Hidayat SE., MM
Definisi Keputusan yang baik Adalah keputusan secara analitis, berdasarkan pada logika dan mempertimbangkan semua data dan alternatif yang tersedia. Enam langkah pengambilan keputusan: 12/21/2012 Dadang Iskandar
Enam Langkah Pengambilan Keputusan 1. Definiskan masalah dan faktor yg mempengaruhinya 2. Kembangkan tujuan spesifik dan terukut 3. Kembangkan sebuah model 4. Evaluasi setiap alternatif solusi 5. Pilih alternatif terbaik 6. Terapkan keputusan dan tentukan jadwal penyelesaian 12/21/2012 Dadang Iskandar
Definisi : Sebuah cara yang menggunakan gambar untuk menganalisis alternatif keputusan dan kondisi alamiah yang ada.
DASAR PENGAMBILAN KEPUTUSAN 1. Istilah a. Alternatif b. Kondisi Alami 2. Simbol dalam sebuah keputusan a. Sebuah Titik keputusan b. Sebuah Titik Kondisi alami
PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM KETIDAKPASTIAN 1. Maximax Menemukan sebuah alternatif yang memaksimalkan hasil maksimal untuk setiap alternatif. 2. Maximin Menemukan sebuah alternatif yang memaximalkan hasil minimal untuk setiap alternatif yang ada. 3. Sama rata Menemukan sebuah alternatif dengan hasil rata-rata dari alternatif yang dihitung, yang merupakan jumlah semua hasil dibagi dengan jumlah hasil.
Tahapan dalam menganalisa Masalah dengan menggunakan pohon keputusan Mendefinisikan Masalah Menggambarkan Pohon Keputusan Menentukan peluang bagi kondisi alamiah Menyelesaikan masalah dengan EMV (Expeected Monetary Value)
Bentuk Pohon Keputusan Titik keputusan Membangun pabrik besar Titik keputusan 1 Membanngun pabrik berukuran kecil 2 Pasar sesuai harapan Pasar tidak sesuai harapan Pasar sesuai harapan Pasar tidak sesuai harapan Tidak melakukan apa2
Contoh Soal Manajer operasi Getz Product berpendapat bahwa peluang terdapatnya pasar yang sesuai dengan harapan sama dengan peluang pasar yang ada tidak sesuai dengan harapan; dan setiap kondisi alamiah memiliki peluang 0.50. EMV untuk setiap alternatif dapat ditentukan sekarang (lihat tabel dibawah ini) Alternative Kondisi Alamiah Pasar tidak Sesuai Pasar sesuai Harapan Harapan Membangun Pabrik Besar (A1) $200,000 ($180,000) Membangun Pabrik Besar (A2) $100,000 ($20,000) Tidak Membangun Apa2 (A3) $0 $0 Peluang 0.50 0.50
1. EMV (A1) = (0,.5) ($200.000) + (0.5) (- $180.000) =$10.000 2. EMV (A1) = (0,.5) ($100.000) + (0.5) (- $20.000) =$40.000 3. EMV (A1) = (0,.5) ($0) + (0.5) ($0) =$0 Titik keputusan Pasar sesuai harapan (0,5) $200.000 Titik keputusan Membangun pabrik besar Tidak melakukan apa2 1 EMV =$10.000 Membanngun pabrik berukuran kecil 2 EMV =$40.000 Pasar tidak sesuai harapan (0,5) Pasar sesuai harapan (0,5) Pasar tidak sesuai harapan (0,5) - $180.000 $100.000 -$20.000 $0
Kriteria Penjadwalan 1. Minimasi Waktu Penyelesaian 2. Maksimisasi Utilisasi 3. Minimasi Persediaan 4. Minimasi Waktu Tunggu Pelanggan
Pendekatan Dalam Pembebanan 1. Diagram Grantt 2. Metode Penugasan Pemrograman Linier
Metode Penugasan Sebuah model pemrograman linier khusus yang mencakup proses perlimpahan tugas atau pekerjaan pada sumber daya
Contoh Soal Jika Firs printing dan Copy setter memiliki tiga karyawan dengan tiga karyawan type setter yang tersedia (A, B dan C) dan tiga pekerjaan baru yang harus diselesaikan, jika dilihat melalui tabel seperti dibawah ini, nilai dolar mewakili biaya yang akan dikeluarkan perusahaan untuk biaya pekerjaan yang akan dikerjakan oleh setiap karyawan. Cari lah model penugasan yang memiliki biaya paling minimal? Pekerjaan TYPE SETTER A B C R-34 $11 $14 $6 S-66 $8 $10 $11 T-50 $9 $12 $7
Tahap I kurangi semua angka dengan menggunakan angka terkecil dalam baris Pekerjaan TYPE SETTER A B C R-34 $5 $8 $0 S-66 $0 $2 $3 T-50 $2 $5 $0
Tahap II Kurangi semua angka dengan angka terkecil dalam kolom, kemudian gambarkan garis lurus pada nilai yang nol. Untuk angka yang sdh dicoret, bukan dikurangi akan tetapi ditambah. Pekerjaan TYPE SETTER A B C R-34 $5 $8 $0 S-66 $0 $0 $3 T-50 $2 $3 $0 Karna dengan dua garis saja sudah cukup, maka solusi belum optimal, maka dikurangi lagi
Tahap III karena belum optimal, maka semua angka dikurangi oleh angka yang paling kecil. Pekerjaan TYPE SETTER A B C R-34 $3 $4 $0 S-66 $0 $0 $5 T-50 $0 $1 $0
Biaya Minimal Pekerjaan TYPE SETTER A B C R-34 $3 $4 $0 S-66 $0 $0 $5 T-50 $0 $1 $0 Karena sdh ditemukan 3 garis, maka penugasan optimal sudah ditemukan : R34 oleh C, S66 oleh B dan T50 oleh A Biaya Minimal =$6+$10+$$ =$25
Aturan Prioritas untuk membangun pekerjaan 1. FCFS (first come, first served) 2. SPT (Shortest processing time) 3. EDD (earliest due date) 4. LPT (longest proccesing time)
CONTOH SOAL Sebuah bengkel mobil menerima lima (5) pekerjaan, urutkan pekerjaan tersebut deng menggunakan metode FCFS, SPT, EDD dan LPT PEKERJAAN WAKTU PEMROSESAN (HARI) BATAS WAKTU PEKERJAAN (HARI) A 6 8 B 2 6 C 8 18 D 3 15 E 9 23
Aturan FCFS PEKERJAAN WAKTU PEMROSESAN (HARI) ALIRAN WAKTU BATAS WAKTU PEKERJAAN (HARI) KETERLAMBATAN A 6 6 8 0 B 2 8 6 2 C 8 16 18 0 D 3 19 15 4 E 9 28 23 5 28 77 70 11 Aturan FCFS menghasilkan ukuran efektifitas sebagai berikut : a. Waktu penyelesaian rata-rata = jumlah aliran waktu/jumlah pekerjaan 77 hari/5 =15,4 hari b. Utilisasi = Jumlah waktu proses awal/jumlah waktu aliran = 28/77 =36,4% c. Jmlh pekerjaan rata2 dalam sistem = jml aliran waktu total/waktu proses pekerjaan total = 77/28 =2,75 Pekerjaan d. Keterlambatan pekerjaan rata-rata = jml hari keterlambatan/hari kerja = 11/ 5 = 2,2 hari