Perilaku Konsumen Summary Chapter 10

dokumen-dokumen yang mirip
Perilaku Konsumen Summary Chapter 8

BAB II LANDASAN TEORI

BAB 1 PENDAHULUAN. Dalam perkembangan dunia usaha yang sangat kompetitif menuntut perusahaan

BAB II LANDASAN TEORI

Perilaku Konsumen Summary Chapter 9

II. TINJAUAN PUSTAKA. Pemasaran adalah salah satu kegiatan pokok yang dilakukan oleh perusahaan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Copyright Rani Rumita

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN KERANGKA PEMIKIRAN Pengertian Manajemen Pemasaran. mendefinisikan manajemen pemasaran sebagai berikut:

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Pengaturan dilakukan melalui proses yang diatur berdasarkan urutan dan fungsi

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. dimana pemasaran merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan untuk

BAB II LANDASAN TEORI. media untuk mendapatkan tanggapan yang diinginkan dari pasar sasaran mereka.

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan industri ritel nasional yang semakin berkembang dengan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Mata Kuliah. - Markom Industry Analysis- Pemahaman Dan Kajian Tentang Strategi, Taktik & Aplikasi Perusahaan Markom 2. Ardhariksa Z, M.Med.

BAB I PENDAHULUAN. Bersamaan dengan semakin majunya teknologi dan perkembangan yang

BAB II LANDASAN TEORI

Bab 13 Mempromosikan Produk 10/2/2017 1

INTEGRATED MARKETING COMMUNICATION 2

PROGRAM STUDI MANAGEMENT RESORT & LEISURE UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA BANDUNG

BAB I PENDAHULUAN. mengarah pada yang terkuat yang tetap bertahan. Keberhasilan akan dicapai oleh

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN KERANGKA PEMIKIRAN. mengenai produk dan membujuk terhadap keputusan pembelian kepada para pembeli di

Strategi Promotion (Promosi)

Integrated Marketing Communication

Promosi Melalui Premium dan Promosi lain

DASAR-DASAR MANAJEMEN PEMASARAN

BAB I PENDAHULUAN. permintaan barang kehidupan sehari-hari. akan kenyamanan berbelanja, kepraktisan dan penghematan waktu.

BAB II LANDASAN TEORI. kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan.

Komunikasi Pemasaran Terpadu (IMC)

II. TINJAUAN PUSTAKA. 2.1 Landasan Teori Pengertian Pemasaran

BAB 2 LANDASAN TEORI

Pertemuan 11 STRATEGI PROMOSI

Bab 12 PERILAKUKONSUMEN & STRATEGI PROMOSI

Materi 14 Mendistribusikan dan Mempromosikan Produk. by HJ. NILA NUROCHANI, SE., MM.

BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS

BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMKIRAN DAN HIPOTESIS. untuk mendorong penjualan produk yang ditawarkan oleh perusahaan baik itu

BAB I PENDAHULUAN. Peningkatan taraf hidup dan gaya hidup masyarakat yang sangat beragam

INTEGRATED MARKETING COMMUNICATIONS - II

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

INTEGRATED MARKETING COMMUNICATION 2

STRATEGI PROMOSI PERUSAHAAN

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Pada jaman yang makin berkembang seperti saat ini, banyak perusahaan

BAB II TINJUAN PUSTAKA

BAB 2 LANDASAN TEORI

BAB II KERANGKA TEORITIS

BAB I PENDAHULUAN. berkompetisi dalam setiap aktivitas pemasaran produk dan jasa. Kegiatan pemasaran

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II LANDASAN TEORI. adalah Manajemen pemasaran adalah analisis, perencanaan, implementasi dan

BAB I PENDAHULUAN. Perusahaan yang bergerak di bidang marketing dihadapkan pada berbagai

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB 2 LANDASAN TEORI. Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu

BAB II KERANGKA TEORITIS

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Menurut (Sri Wiludjeng, 2007:02), manajemen berasal dari kata to manage

BAB I PENDAHULUAN. bidang pariwisata semakin pesat, United Nations World Tourism Organization

BAB II LANDASAN TEORI. Menurut Mowen & Minor (2002), kesetiaan merek (brand loyalty) dipandang

BAB II KAJIAN PUSTAKA. untuk digunakan. Menurut Kotler (2005:17) bauran pemasaran adalah seperangkat

BAB IV SIMPULAN DAN SARAN Profil Warnet dan Pemain Game Online yang Menjadi Target Konsumen

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

IMC 2 AKTIVITAS PROMOSI HARD SELL

BAB II KAJIAN PUSTAKA, KERANGKA PEMIKIRAN DAN HIPOTESIS. dorongan jangka pendek untuk pembelian atau penjualan suatu produk atau jasa.

Perilaku Konsumen Summary Chapter 6

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. Pemasaran adalah fungsi organisasi dan seperangkat proses untuk menciptakan,

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

1. Marketing Communication 2. Pentingnya Marketing Communication 3. Periklanan Personal Selling

Mata Kuliah - Media Planning & Buying

BAB I PENDAHULUAN. Semakin ketatnya persaingan membuat para pelaku usaha semakin

BAB 3 STRATEGI PENETAPAN HARGA JUAL

I. LANDASAN TEORI. Pemasaran merupakan salah satu kegiatan pokok yang perlu dilaksanakan oleh perusahaan dalam

BAB X MANAJEMEN PEMASARAN

BAB I PENDAHULUAN Sejarah PT Carrefour di Indonesia

PERTEMUAN 14 PENGEMBANGAN PROGRAM DAN STRATEGI HARGA

BENTUK- BENTUK PROMOSI

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

PERENCANAAN PEMASARAN USAHA KECIL (Tugas Kelompok Kewirausahaan)

BAB I PENDAHULUAN. mengkomunikasikan strategi guna mendapatkan sumber-sumber dalam

BAB I PENDAHULUAN. perdagangan menjadikan persaingan bisnis lebih ketat. Perusahaan-perusahaan

BAB II KERANGKA TEORI

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pemilihan Judul

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

ABSTRAK. Universitas Kristen Maranatha

Pemasaran Pada Perusahaan Kecil. Oleh Sukanti, M.Pd

BAB II LANDASAN TEORI. Bab ini menerangkan mengenai landasan teori yang bersangkutan dengan

ESENSI, Vol. 19 No. 3 / 2016 ANALISIS PENGARUH BIAYA BAURAN PROMOSI TERHADAP PENINGKATAN PENJUALAN PADA PT. R TRANS LOGISTICS

BAB I PENDAHULUAN. yang ingin berbelanja dengan mudah dan nyaman. Meningkatnya retail modern

lbab V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI melalui personal selling dan sales promotion di Aston Tropicana Hotel dapat diambil

Transkripsi:

Perilaku Konsumen Summary Chapter 10 by: Deya Putra Errid Hadisyah Putra Kemal Aditya Naufalia

1. Jelaskan bagaimana proses pendekatan yang dapat dilakukan oleh para pemasar dalam mempengaruhi perilaku konsumennya? 2. Jelaskan strategi-strategi afeksi, kognisi, dan perilaku, dan kombinasinya yang dapat mempengaruhi perilaku konsumen (overt consumer behavior)! 3. Jelaskan apa yng dimaksud dengan Sales promotion, serta perbedaan antara trade promotion dan consumer promotion! Sales Promotion : peristiwa memasarkan yang berfokus pada tindakan untuk memberi dampak langsung terhadap pelanggan sebuah perusahaan.

Perbedaan Trade and Consumer Promotion Trade Promotion : pelanggan perusahaan bisa menjadi channel member, seperti pengecer. Cth iklan atau diskon pajangan, digunakan untuk menyalurkan produk kepada konsumen melalui saluran tersebut. Consumer Promotion : pelanggan perusahaan adalah pelanggan akhir. Contohnya : kupon atau sampel gratis, digunakan pembuat dan pengeer untuk membujuk konsumen agar mau membeli produk dan mengunjungi outlet ecerean. 4. Sebutkan dan jelaskanlah jenis-jenis dari Consumer Promotion beserta contohnya masing-masing! 1. Pengambilan sampel : konsumen ditawari produk dalam ukuran regular atau ukuran uji coba secara gratis atau dengan harga nominal tertentu. Cth : Hershey foods mengedarkan 750.000 batang permen ke 170 kampus perguruan tinggi. 2. Penawaran harga : konsumen dieri potongan dari harga biasa. Cth : Coke dan pepsi sering dijual dengan potongan harga. 3. Kemasan Bonus : kemasan bonus berisi produk tambahan yang diberikan perusahaan kepada pemebeli produk tersebut. Cth: kadang-kadang Gillete menambahkan beberapa silet ekstra ke kemasan siletnya yang biasa tanpa tambahan harga. 4. Rabat atau Pengembalian uang (Refunds) : Entah membeli langsung atau melalui jasa pengiriman, konsumen diberi pembayaran kembali secara tunai karena membeli produk. Cth: konsumen kerap menerima rabat untuk pemebelian mobil Chrysler atau Ford. 5. Undian dan kontes : konsumen diberi kesempatan untuk memenangkan uang tunai dan atau hadiah melalui pemilihan kesempatan atau permainan ketangkasan

cth : Hotel Marriott membentuk tim bersama Hertz Rent-A-Car mengadakan undian tiket gosok yang menawarkan hadiah lebih dari $90 juta. 6. Premi : ganjaran atau hadiah yang diberikan karena membeli sebuah produk. Cth : Procter dan Gamble menawarkan paket gratis lap pencuci muka bayi Diaperene untuk setiap pembelian Pampers ukuran apa saja. 7. Kupon : Konsumen diberikan insentif potongan harga beberapa sen atau insentif tambahan nilai karena membeli produk khusus. Cth : Lencrafters menawarkan kupon potongan harga $20 di surat kabar untuk membeli lensa kontak dari tokonya. 5. Consumer Promotion dapat digunakan untuk mempengaruhi perilaku konsumen dalam beberapa aspek. Sebutkan dan jelaskanlah 4 aspek dari perilaku yang dapat dipengaruhi oleh consumer promotion! 1. Probabilitas Pembelian Tujuan Utama : berhasil membuat konsumen mencoba produk baru. Cth : Hershey memberikan kemasan gratis Reese s Crunchy Peanut Butter Cup untuk pembelian produk permen Reese Subtujuan kedua adlh memposisikan merek atau perusahaan di pikiran konsumen guna mendorongnya membeli dan terus membeli merek prusahaan tersebut. Dalam hal ini promosi dirancang agar mempertahankan atau mengubah afeksi, kognisi, dan perilaku konsumen. Penggunaan promosi lainnya untuk tujuan pemosisian adalah menawarkan untuk memberikan sumbangan kepada kegiatan amal untuk setiap kupon atau surat refund yang ditukarkan kepada konsumen Taktik ini dapat meningkatkan persepsi konsumen akan komitmen kemasyarakatan perusahaan.

Subtujuan promosi konsumen yang ketiga adalah mendapatkan pertukaran merek. Promsi konsumen mendorong pertukaran merek dengan membeli merek yang lebih menarik daripada merek yang biasa dibeli dengan harga penuh. Tujuan akhir promosi konsumen adalah mengembangkan kesetiaan kepada merek. Karena cenderung konsumen membeli produk berdasarkan kupon dan promosi lainnya. 2. Kualitas Pembelian Sejumlah promosi konsumen dirancang tidak hanya untuk mempengaruhi pembelian suatu merek, tetapi juga mempengaruhi jumlah atau ukuran satuan yang dibeli. Contoh : Quaker Oats memberikan kupon 70 sen untuk pembelian dua botol Gatorade. 3. Waktu yang tepat untuk melakukan pembelian Promosi konsumen juga dapat digunakan untuk mempengaruhi waktu pembelian. Contohnya, diskon khusus diberikan untuk mendorong konsumen agar bersantap di restoran tertentu saat malam hari ketika bisnis sedang sepi. Pizza Hut yang membrikan diskon dan harga khusus keluarga untuk Senin malam dan Selasa malam. 4. Lokasi Pembelian Promosi konsumen juga dapat digunakan untuk mempengaruhi lokasi atau penjaja produk tertentu. Contoh : sebuah rantai toko pangan memberikan daging sapi senilai $20 untuk konsumen yang terpilih di toko tertentu dan kedapatn memiliki produk daging sapi di dalam kereta belanjaannya 5. Keefektifan Promosi Penjualan Salah satu studi membandingkan dampak empat alat promosi konsumenkupon,rabat,undian,dan premi- terhdap berbagai perilaku pembelian konsumen

Kupon = 70% blm pernah beli produk itu sblmnya( paling efektif) 75% membeli merek lain dari yang biasa dipakai. Kesimpulannya, promosi dapat mempengaruhi perilaku konsumen walaupun keefektifannya berubah-ubah oleh banyak faktor. Tampaknya, semakin besar ganjaran semakin kecil upaya yang dibutuhkan untuk mendaptkannya, dan semakin cepat ganajarn didapat semakin besar peluang promosi akan berpengaruh. 6. Jelaskanlah apa yang disebut dengan pemasaran sosial ( social marketing) dan apakah yang menjadi target dari social marketing! Social Marketing : penerapan teknologi pemasaran komersial untuk menganalisis, merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program-program yang dirancang untuk mempengaruhi perilaku sukarela audiens sasaran guna memperbaiki kesejahteraan personal dan kesejahteraan masyarakatnya. Tujuan akhir dari social marketing ini adalah memberikan manfaat kepada target audiens atau masyarakat yang lebih besar. 7. Sebutkan dan jelaskan tahap-tahap dalam membangun strategi mempengaruhi perilaku konsumen!

8. Metode pendekatan apakah yang dapat digunakan untuk mengukur tingkatan afeksi, kognisi, dan perilaku? Dan mengapa kita sebaiknya harus mengukur tingkat afeksi, kognisi, dan perilaku terlenih dahuu sebelum mengembangkan strategi untuk mempengaruhi ketiga hal tersebut?

9. Buatlah bagan dan kemudian jelaskanlah contoh tentang metode digunakan untuk mengukur perilaku konsumen ( overt consumer behaviors)!

10. Sebutkan dan jelaskanlah penyebab kegagalan dari penerapan strategi mempengaruhi perilaku konsumen! 1. Tujuan yang salah. Tujuan dipatok terlampau tinggi dan konsumen malah menolak pengaruh, bukan menunggunya. 2. Strategi yang salah. Tujuan sudah sesuai tapi strategi salah. Dalam hal ini, strategi dapat diperbaiki dan dilaksanakan ulang atau dibuat strategi baru dan dilaksanakan. 3. Pelaksanaan yang salah. Tujuan dan strategi sudah sesuai, tetapi pelaksanaan strategi sudah sesuai, tetapi pelaksanaan strategi buruk. Dalam hal ii, strategi dapat dilaksanakan ulang dengan lebih efektif bila masih bisa dipertahankan atau dibuat strategi baru dan dilaksanakan. 4.Pengukuran yang salah. Bisa saja ukuran efek acuan atau ukuran efek strateginya yang salah.dalam hal ini, pengukuran harus diperbaiki dan strategi yang sama dikembangkan dan dilaksanakan atau dibuat strategi baru dan dilaksanakan. 5. Reaksi kompetitif yang tidak terantisipasi atau perubahan konsumen. Tujuan sudah sesuai, strategi sudah sesuai dan dilaksanakn dengan baik, tetapi para pesaing membuat dan melaksanakan strategi yang lebih hebat atau konsumen berubah dengan cara-cara yang tidak terantisipasi. Dalam hal ini, mungkin dibutuhkan strategi baru. 6. Kombinasi. Terjadi dua kesalahan di atas atau lebih. Dalam hal ini, dibutuhkan kajian lengkap atau seluruh system pengembangan strategi.