GAS AKHIR - P3. apal Offshore Suppo. ort and Maintenance

dokumen-dokumen yang mirip
Oleh Fretty Harauli Sitohang JURUSAN TEKNIK SISTEM PERKAPALAN FAKULTAS TEKNOLOGI KELAUTAN ITS

PARALEL GENERATOR. Paralel Generator

PERENCANAAN KAPASITAS GENERATOR

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang

BAB IV HASIL DATA DAN ANALISA

Standby Power System (GENSET- Generating Set)

TUGAS AKHIR. Analisa Karakteristik Kebutuhan Daya Listrik Pada Kapal Cargo Dalam Rangka Effisiensi Energi. Oleh : Novarianto S.

UNIT I MOTOR ARUS SEARAH MEDAN TERPISAH. I-1. JUDUL PERCOBAAN : Pengujian Berbeban Motor Searah Medan Terpisah a. N = N (Ia) Pada U = k If = k

Kata kunci : Diesel engine, motor listrik, genset, penggerak, cargo pump

PERANCANGAN SISTEM EMERGENCY GENSET PADA KAPAL

BAB IV DESIGN SISTEM PROTEKSI MOTOR CONTROL CENTER (MCC) PADA WATER TREATMENT PLANT (WTP) Sistem Kelistrikan di PT. Krakatau Steel Cilegon

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah. Air dingin ( Chiller water ) merupakan air dingin yang di hasilkan

BAB IV ANALISIS KINERJA GENERATOR DENGAN MENGGUNAKAN AVR. Analisis kinerja generator dengan menggunakan Automatic

BAB III 3 METODE PENELITIAN. Peralatan yang digunakan selama penelitian sebagai berikut : 1. Generator Sinkron tiga fasa Tipe 72SA

BAB IV ANALISA DATA. Berdasarkan data mengenai kapasitas daya listrik dari PLN dan daya

ALAT PEMBAGI TEGANGAN GENERATOR

Karakteristik Kerja Paralel Generator Induksi dengan Generator Sinkron

Kiswanto, Teguh Sulistyo, Muhammad Taufiq, Yuyut S

Perancangan Sistem Kelistrikan pada Prototipe SepHull Bubble Vessel

BAB III PERANCANGAN SISTEM

berupa fibre dan sheel yang di gunakan untuk membakar tabung boiler yang berisi air

KOP SURAT INSTANSI/BADAN USAHA DIKECUALIKAN UNTUK PERSEORANGAN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Kanagarian Kasang, Padang Pariaman (Sumatera Barat).

ANALISIS PENGARUH JATUH TEGANGAN TERHADAP KINERJA MOTOR ARUS SEARAH KOMPON

Transformator (trafo)

BAB III METODOLOGI. Genset 1100 watt berbahan bakar gas antara lain. 2 perangkat berbeda yaitu engine dan generator atau altenator.

LAPORAN PRAKTIKUM TEKNIK TENAGA LISTRIK NO LOAD AND LOAD TEST GENERATOR SINKRON EXPERIMENT N.2 & N.4

Desain Konseptual Hybrid Propulsion Mesin Diesel dengan Motor Listrik pada Tugboat 70 Ton Bollard Pull Untuk Aplikasi di Pelabuhan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

BAB IV PERHITUNGAN DAN ANALISA

BAB IV ANALISA PERHITUNGAN KEBUTUHAN GENSET

ANALISA KARAKTERISTIK KEBUTUHAN DAYA LISTRIK PADA KAPAL FERRY DALAM RANGKA EFISIENSI ENERGI

Genset Diesel kva. Sub Distribution Panel = Panel utama distribusi listrik suatu zona tertentu, kapasitasdalam ampere.

Disusun oleh Muh. Wiji Aryanto Nasri ( ) Ryan Rezkyandi Saputra ( ) Hardina Hasyim ( ) Jusmawati ( ) Aryo Arjasa

ANALISIS PENGARUH PERUBAHAN EKSITASI TERHADAP DAYA REAKTIF GENERATOR

BAB IV ANALISA DAN PEMBAHASAN

BAB IV PENGUJIAN, ANALISA DAN PEMBAHASAN

Tabel 3.5 Kapasitas Aliran Air Q rata-rata setiap hari dari jam 00 sampai dengan jam05[pdam].

BAB IV ANALISIS DATA LAPANGAN. Ananlisi ini menjadi salah satu sarana untuk mencari ilmu yang tidak

Makalah Seminar Tugas Akhir PENENTUAN KAPASITAS GENSET CONTAINER CRANE STUDI KASUS TERMINAL PETI KEMAS SEMARANG

Analisa Penerapan Mesin Hybrid Pada Kapal KPC-28 dengan Kombinasi Diesel Engine dan Motor Induksi Yang Disuplai Dengan Batterai

PEMILIHAN MOTOR LISTRIK SEBAGAI PENGGERAK MULA RUMAH CRANE PADA FLOATING DOCK DI PT. INDONESIA MARINA SHIPYARD GRESIK

PENGGUNAAN MOTOR INDUKSI SEBAGAI GENERATOR ARUS BOLAK BALIK. Ferdinand Sekeroney * ABSTRAK

BAB IV ANALISA DAN PERHITUNGAN. fasa dari segi sistim kelistrikannya maka dilakukan pengamatan langsung

ABSTRAK. Kata Kunci: pengaturan, impedansi, amperlilit, potier. 1. Pendahuluan. 2. Generator Sinkron Tiga Fasa

BAB I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang

RANCANG BANGUN MOTOR INDUKSI SEBAGAI GENERATOR (MISG) PADA PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO

BAB I PENDAHULUAN. Dengan adanya perkembangan Dunia Industri dan Teknonogi yang semakin pesat, tenaga

Batas Porsi Defence. Aliran Amphere. Moment Putaran. Saves Electricity Saves You Money Saves the Environment

ANALISIS PERBANDINGAN PEMAKAIAN DAYA LISTRIK ANTARA RANGKAIAN STAR - DELTA DENGAN INVERTER PADA MOTOR LISTRIK AC 22 kw

SISTEM DISTRIBUSI ENERGI LISTRIK PADA KERETA API KELAS EKONOMI, BISNIS DAN EKSEKUTIF

PEMANFAATAN TENAGA MEKANIK MOTOR INDUKSI PADA MESIN PRESS SEBAGAI PENGGERAK GENERATOR

BAB IV IMPLEMENTASI. Pada bab ini akan dibahas tentang aplikasi dari teknik perancangan yang

Analisa Karakteristik Kebutuhan Daya Listrik Pada Kapal Cargo Dalam Rangka Effisiensi Energi Novarianto S. * ) Eddy Setyo Koenhardono, ST, M.Sc.

Hubungan Antara Tegangan dan RPM Pada Motor Listrik

BAB I. PENDAHULUAN. daya listrik dipengaruhi oleh banyak faktor. Diantaranya adalah kualitas daya

BAB III TINJAUAN PUSTAKA

BAB II MOTOR INDUKSI 3 Ø

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB III METODOLOGI. Genset 1100 watt berbahan bakar gas antara lain. 2 perangkat berbeda yaitu engine dan generator atau altenator.

BAB III KEBUTUHAN GENSET

BAB II LANDASAN TEORI

RANCANGAN BANGUN PENGUBAH SATU FASA KE TIGA FASA DENGAN MOTOR INDUKSI TIGA FASA

PERBANDINGAN PENGARUH TAHANAN ROTOR TIDAK SEIMBANG DAN SATU FASA ROTOR TERBUKA : SUATU ANALISIS TERHADAP EFISIENSI MOTOR INDUKSI TIGA FASA

BAB IV HASIL PERANCANGAN DIAGRAM SATU GARIS SISTEM DISTRIBUSI TENAGA LISTRIK

SOAL UJIAN KOMPREHENSIF WAKTU : 100 MENIT. 1. Yang bukan merupakan representasi dari suatu algoritma adalah..

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

PASCAL. Home U P S (UNINTERRUPTIBLE POWER SYSTEM) INSTRUCTION MANUAL (Petunjuk Pemakaian) PASCAL: UPS & STABILIZER Since 1984

BAB III METODE PERANCANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN. yang penulis rancang ditunjukkan pada gambar 3.1. Gambar 3.

BAB IV PEMBAHASAN. Percepatan Grafitasi (g) = 9,81m/s 2. Beda ketinggian air (Δh) = 0,83 m

BAB II LANDASAN TEORI ANALISA HUBUNG SINGKAT DAN MOTOR STARTING

Oleh : Bambang Dwinanto, ST.,MT Debi Kurniawan ABSTRAKSI. Kata Kunci : Perangkat, Inverter, Frekuensi, Motor Induksi, Generator.

Optimasi Energi pada Motor Induksi 3 Fasa dalam Memproduksi Kebutuhan Air (Studi Kasus di PDAM Karang Pilang Surabaya)

BAB IV ANALISIS DATA

BAB IV PENGUJIAN ALAT DAN ANALISA

BAB I PENDAHULUAN. menggerakan belt conveyor, pengangkat beban, ataupun sebagai mesin

BAB II TEORI DASAR. digunakan dengan menggunakan bahan bakar, dan cocok untuk lokasi persediaan air

BAB IV PERENCANAAN DAN PERHITUNGAN

Pengaruh Pemasangan Vivace Terhadap Intact Stability Kapal Swath sebagai Fleksibel Struktur Hydropower Plan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Arus Laut

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

GLOSSARY STANDAR KOMPETENSI TENAGA TEKNIK KETENAGALISTRIKAN BIDANG PEMBANGKITAN ENERGI BARU DAN TERBARUKAN

BAB IV ANALISA POTENSI UPAYA PENGHEMATAN ENERGI LISTRIK PADA GEDUNG AUTO 2000 CABANG JUANDA (JAKARTA)

PROBLEM SOLVING EKSPERIMEN FISIKA DASAR II MAGNET

BAB IV ANALISA DATA. berpengaruh terhadap biaya listrik, dengan langkah langkah sebagai berikut :

PENGARUH SOFTSTARTER PADA ARUS MOTOR POMPA PENDINGIN PRIMER RSG-GAS

Makalah Kerja Praktek di Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS)


Lesita Dewi Rizki Wardani Dosen Pembimbing: Dedet C. Riawan, ST., MT., PhD. Dimas Anton Asfani, ST., MT., PhD.

BAB I PENDAHULUAN. proteksi. Sistem proteksi berguna untuk mengamankan area-area penyaluran

BAB II JAWABAN-JAWABAN TUGAS MANDIRI TPK V & IV

Proposal Proyek Akhir Program Studi Teknik Listrik. Jurusan Teknik Elektro. Politeknik Negeri Bandung

Jonner Sitompul Pusat Teknologi Limbah Radioaktif, BAT AN

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

PERANCANGAN MINI GENERATOR TURBIN ANGIN 200 W UNTUK ENERGI ANGIN KECEPATAN RENDAH. Jl Kaliurang km 14,5 Sleman Yogyakarta

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

1 BAB I PENDAHULUAN. energi alternatif yang dapat menghasilkan energi listrik. Telah diketahui bahwa saat

Teknik Tenaga Listrik(FTG2J2)

Transkripsi:

GAS AKHIR - P3 Analisa Kebut tuhan Listrik Pada apal Offshore Suppo ort and Maintenance

ndahuluan erumusan Masalah erhitungan serta pemilihan generator set (genset) pada kapal ALAM JAYA erapa besar kebutuhan daya listrik pada setiap kondisi operasional kapal berdasarkan a penggunaan alat-alat listrik yang digunakan pada kapal ALAM JAYA atasan Masalah alam Tugas Akhir ini objek yang dianalisa hanya kapal Offshore support and maintenance lam hal ini kapal ALAM JAYA) rhitungan serta pemilihan genset khususnya pada kapal ALAM JAYA ditekankan pada ek teknis yaitu penempatan generator set sesuai dengan layout general arrangement kap M JAYA. dak menganalisa stabilitas kapal.

ndahuluan ujuan penulisan elakukan k perhitungan tentang t kapasitas generator dan unitnya pada kapal.menghitung arnya kebutuhan listrik pada tiap kondisi operasional kapal Alam Jaya. enentukan kebutuhan genset yang sesuai dari berbagai jenis spesifikasi genset yang man tinya ditinjau dari aspek teknisnya dan sesua ai dengan rules sehingga dapat memenuhi utuhan listrik di kapal. embandingkan Load factor generator berdasarkan data rill di lapangan dengan perhitung ainer. anfaat Penulisan ebagai alternatif yang bisa dilakukan dalam pemilihan genset yang nantinya dapat supply kebutuhan total daya listrik di kapal sesuai dengan rules yang berlaku pada waktu ambahan genset kapal. emberikan masukan kepada designer kapal khususnya untuk design instalasi listrik kapal

sar Teori enerator adalah mesin yang dapat mengubah tenaga mekanis menjadi tenaga listrik mela ses induksi ektromagnetik. ad factor peralatan adalah perbandingan antara daya rata-rata dengan kebutuhan daya k operasi maksimal untuk suatu kondisi. iversity faktor disebut juga dengan faktor kebersamaan, merupakan faktor perbandingan ra total daya keseluruhan peralatan yang ad da dengan total daya yang dibutuhkan untuk ap satuan waktu. ad Sharing. ikasinya supaya terjadi distribusi beban antar genset yang demikian maka dipergunakan a sharer untuk membagi beban genset secaraa proporsional berdasarkan kapasitas erator.

TODOLOGI Mulai Studi Literatur Pengumpulan Data : Ukuran Utama Kapal General Arrangement Spesifikasi Peralatan Spesifikasi Genset Data LogBook Perhitungan Kebutuhan Daya Listrik Penentuan Load Factor Peralatan Perhitungan dan Pemilihan Genset Sesuai dengan Klasifikasi Kesimpulan dan Saran Selesai

alisa dan pembahasan hitungan Faktor Beban Generator asil perhitungan Faktor Beban Generator Dari Desainer Kondisi Kerja kapal SEAGOINGG Continuous Load = 91,01 Intermittent Load = 67,85 Faktor Diversity (0,7) 47,50 Jumlah Beban 138,50 Generator Bekerja (set) 1 Generator Tersedia ( KW ) 200 Kapasitas yang bekerja ( KW) 200 Faktor Beban Generator ( % ) 0,69 LOAD /DISCHARGE MANOUVER PORT 91,69 88,74 91,33 228,69 105,69 82,51 160,08 73,98 57,75 251,77 162,72 149,08 2 1 1 200 200 200 400 200 200 0,63 0,81 0,75

alisa dan pembahasan asil perhitungan Faktor Beban Generator PT.PAL LOAD/ Kondisi Kerja kapal SEAGOING DISCHARGE MANOUVER PORT Continuous Load = 114,54 104,31 114,54 104,60 Intermittent Load = Faktor Diversity (0,7) Jumlah Beban 18,08 12,65 127,19 190,98 133,68 237,99 17,59 12,31 126,85 17,55 12,28 116,88 Generator Bekerja (set) Generator Tersedia ( KW ) 1,00 200,00 2,00 200,00 1,00 200,00 1,00 200,00 Kapasitas yang bekerja ( KW) 200,00 400,00 200,00 200,00 Faktor Beban Generator ( % ) 0,64 0,59 0,63 0,58 STAND BY GENERATOR 1 X 200 KW 1 X 200 KW 1 X 200 KW

alisa dan pembahasan asil perhitungan Faktor Beban Generator dari LOG BOOK Data Pencatatan Panel ( LOG BOOK ) Berdasarkan Perhitungan Generator KONDISI RPM Cos HZ Volt Amp Bekerja KW LF Berlayar 1500 0,8 50 380 240 1 x 200 KW 126,37 0,63 Manuver 1500 08 0,8 50 380 250 1 x 200 KW 131,63 0,66 Bongkar Muat 1500 0,8 49,5 380 220 2 x 200 KW 231,67 0,58 Bersandar 1500 0,8 50 380 200 1 x 200 KW 105,31 0,53

alisa dan pembahasan nalisa Arus Start Peralatan Power lam menentukan arus start kita cukup menganalisa peralatan yang memiliki daya rbesar.peralatan kapal yang memiliki daya paling besar yang ada pada kapal ini alah cargo crane yang memiliki daya sebesar 196 KW. us start motor biasanya berkisar antara 3 P 3 x V x Cos inomi nal= 196000 3 x 380 x 0,8 372,68 A sampai 7 kali Arus Nominal,maka didapa I Start= 3 x I nominal = 3 x 372,68 = 1118,04 A

alisa dan pembahasan nalisa Arus Nominal Generator enerator 2 x 200 kw (400 kw) P 3 x V x Cos 40000 00 3 x 380 x 0,8 760,57 A ilai i I nominal generator < I Startt Peralatan Power enerator 3 x 200 kw (600 kw) P 33 x V x Cos Ф 600000 3 x 380 x 0,8 08 1140,86 A

simpulan erdasarkan penentuan load factor generator maka didapat hasil load factor dari PT.PAL le dekati data ril di kapal(data log book) diband dingkan data dari desainer. ini dapat dilihat dari nilai-nilai load factor yang ditunjukkan dibawah ini. rbandingan berdasarkan desainer dan PT.PAL : rsandar : 0,74 dan 0,58 rmanuver : 0,81 dan 0,63 rlayar : 0,69 dan 0,64 ngkar muat : 0,63 dan 0,59 rdasarkan data rill : rsandar : 0,53 rmanuver : 0,66 rlayar : 0,63 ngkar muat : 0,58 erdasarkan perhitungan arus start peralatan power yang memiliki daya terbesar adiperlukan penambahan generator dengann daya 200Kw untuk mengcover arus start alatan tersebut.

simpulan ari hasil penunjukan logbook maka dapat dik ketahui bahwa generator masih bekerja dalam daan yang diizinkan oleh regulasi yaitu di bawah 85%.

SEKIAN DAN TERIMAKASIH