dokumen-dokumen yang mirip








STATISTIK DAERAH KECAMATAN AIR DIKIT.

STATISTIK DAERAH KECAMATAN AIR MANJUNTO



STATISTIK DAERAH KECAMATAN KOTA MUKOMUKO

kaurkab.bps.go.id Statistik Daerah Kecamatan Padang Guci Hilir 2016 Halaman i



STATISTIK DAERAH KECAMATAN TERAS TERUNJAM 2014

Katalog BPS : STATISTIK DAERAH KECAMATAN RANCASARI BADAN PUSAT STATISTIK KOTA BANDUNG

pekanbarukota.bps.go.id

STATISTIK DAERAH KECAMATAN PEGANDON 2016

S T A T I S T I K D A E R A H K E C A M A T A N P A G E R W O J O 2012

STATISTIK DAERAH KECAMATAN RANCASARI 2016 ISSN : - No. Publikasi : Katalog BPS : Ukuran Buku : 17,6 cm x 25 cm Jumlah Halaman

Katalog BPS


S T A T I S T I K D A E R A H K E C A M A T A N S E N D A N G 2012

Katalog BPS:


Statistik Daerah Kabupaten Bintan

NO KATALOG :




Katalog BPS :

tulungagungkab.bps.go.id

tulungagungkab.bps.go.id


Statistik Daerah. Kecamatan Sarudik. Katalog BPS :

Katalog BPS :


Katalog : pareparekota.bps.go.id

Statistik Daerah Kabupaten Bintan

Statistik Daerah Kabupaten Bintan


KATALOG BPS:

PROFIL KECAMATAN TOMONI 1. KEADAAN GEOGRAFIS

STATISTIK DAERAH KECAMATAN BONDOWOSO 2015


Katalog BPS :

KATALOG BPS:


STATISTIK DAERAH KECAMATAN SUMEDANG SELATAN 2016

STATISTIK DAERAH KECAMATAN BINAKAL 2015


Katalog : STATISTIK DAERAH KECAMATAN BOTIN LEOBELE DALAM ANGKA

STATISTIK DAERAH KECAMATAN LEMBEH UTARA


STATISTIK DAERAH KECAMATAN BANTARAN 2015

STATISTIK DAERAH KECAMATAN SUKAJADI 2016 ISSN : - No. Publikasi : Katalog BPS : Ukuran Buku : 17,6 cm x 25 cm Jumlah Halaman

STATISTIK DAERAH KECAMATAN BUKIT BATU 2013

STATISTIK DAERAH KECAMATAN BACUKIKI BARAT 2012

pelalawankab.bps.go.id

Katalog BPS :



STATISTIK DAERAH KECAMATAN SEKUPANG

STATISTIK DAERAH KECAMATAN LENGKONG 2016

S T A T I S T I K D A E R A H K E C A M A T A N S U M B E R G E M P O L

pelalawankab.bps.go.id

STATISTIK DAERAH KECAMATAN WAY JEPARA TAHUN 2015

KABUPATEN HALMAHERA SELATAN

STATISTIK DAERAH KECAMATAN BENGKONG

Katalog :

tulungagungkab.bps.go.id

Katalog BPS No

STATISTIK DAERAH. Kecamatan Sukajadi Kota Bandung Tahun 2015 BADAN PUSAT STATISTIK KOTA BANDUNG. Katalog BPS nomor :


STATISTIK DAERAH KECAMATAN BATAM KOTA


Katalog BPS : BADAN PUSAT STATISTIK KOTA PALANGKA RAYA


BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN KAPUAS

KECAMATAN GARUM

KECAMATAN TANETE RIATTANG DALAM ANGKA 2015 BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN BONE

S T A T I S T I K D A E R A H K E C A M A T A N G O N D A N G 2012

STATISTIK KECAMATAN MUARA SAHUNG 2016

Kecamatan Ternate Tengah Dalam Angka Katalog BPS

S T A T I S T I K D A E R A H K E C A M A T A N K E D U N G W A R U

STATISTIK DAERAH KECAMATAN JEKAN RAYA 2013


STATISTIK DAERAH KECAMATAN ANDIR 2015

Statistik Daerah. Kecamatan Barus Utara. Katalog BPS :

Statistik Daerah Kabupaten Bintan

Kecamatan Bojongloa Kaler


Katalog BPS No : STATISTIK DAERAH KECAMATAN LENGKONG BADAN PUSAT STATISTIK KOTA BANDUNG

KATALOG BPS :

Transkripsi:

S T A T I S T I K D A E R A H K E C A M A T A N P O G A L A N 2014 Katalog BPS : 1101002.3503100 No. Publikasi : 35035.14012 Ukuran Buku Jumlah Halaman Naskah Gambar Kulit Desain : 17,6 cm x 25 cm : v + 14 Halaman : BPS Kabupaten Trenggalek : Seksi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik : Seksi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik Sumber : Kecamatan Pogalan Diterbitkan oleh : BPS Kabupaten Trenggalek Boleh dikutip dengan menyebutkan sumbernya

Kata Sambutan BPS (Badan Pusat Statistik) Kabupaten Trenggalek terus melakukan inovasi dalam pengembangan kegiatan statistik serta menyebarluaskan informasi baik pusat maupun ke daerah-daerah. Dengan tujuan tersebut, BPS Kabupaten Trenggalek mampu menjalankan visinya yaitu sebagai pelopor data statistik yang terpercaya untuk semua. Upaya yang dilakukan di daerah menyusun serta menyajikan publikasi indikator-indikator terpilih yang merupakan penggambaran kondisi suatu wilayah. Publikasi tersebut diharapkan dapat membantu pengambil kebijakan dan pengguna data lainnya untuk memahami kondisi wilayahnya. Hal tersebut dapat dijadikan acuan untuk mengembangkan indikator-indikator yang memiliki potensi di wilayah tertentu. Saya menyambut baik penerbitan publikasi Statistik Daerah Kecamatan Pogalan 2014 yang diterbitkan oleh BPS Kabupaten Trenggalek. Saya harapkan, publikasi ini mampu memenuhi harapan pemerintah daerah dan masyarakat pada umumnya akan kebutuhan data dan informasi statistik yang dapat digunakan sebagai dasar perencanaan, monitoring dan evaluasi tentang perkembangan pembangunan di berbagai sektor di Trenggalek khususnya di Kecamatan Pogalan. Semoga publikasi ini bermanfaat dan Allah SWT senantiasa meridhoi usaha kita. Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Trenggalek Dandut Supriyanto, SP

Kata Pengantar Publikasi Statistik Daerah Kecamatan Pogalan 2014 diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten Trenggalek, digunakan untuk membantu pengguna data memahami perkembangan pembangunan dan potensi yang ada di Trenggalek. Publikasi ini berisi berbagai data dan informasi terpilih di Kabupaten Trenggalek yang dianalisis secara sederhana. Publikasi Statistik Daerah Kecamatan Pogalan 2014 ini menekankan pada analisis yang sudah ada. Publikasi ini juga bertujuan untuk melengkapi publikasi-publikasi statistik pada tahun-tahun sebelumnya. Materi yang disajikan dalam Publikasi Statistik Daerah Kecamatan Pogalan 2014 memuat berbagai informasi serta indikator terpilih terkait pembangunan di berbagai sektor di Kabupaten Trenggalek. Publikasi Statistik Daerah Kecamatan Pogalan 2014 ini diharapkan sebagai bahan rujukan dan evaluasi untuk mengembangkan perencanaan dan evaluasi pembangunan di Kabupaten Trenggalek khususnya Kecamatan Pogalan. Kritik dan saran sangat kami harapkan untuk menyempurnakan penerbitan selanjutnya. Semoga publikasi ini bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan statistik dalam berbagai sektor pembangunan. Pogalan, September 2014 KSK Pogalan UNGGUL PERISTIWANTO

DAFTAR ISI 1. Geografi... 1 6. Pertanian... 10 2. Pemerintahan... 3 7. Pertambangan... 12 3. Penduduk... 5 8. Industri Pengolahan... 13 4. Pendidikan... 7 9. Transportasi dan Komunikasi. 14 5. Kesehatan... 9 10. Perdagangan... 15

Dataran. KecamatanPogalan sebagian besar wilayahnya merupakan dataran Kecamatan merupakansalahsatukecamatan Pogalan yang berada di KabupatenTrenggalek, JawaTimur.Tepatnyaberada di sebelah Barat DayaKabupatenTrenggalek.Secarageogra 112 0 01 BTdan7 0 53-8 0 34 LS.Kecamatan Pogalan berada di ketinggian 59,28 meter daripermukaanlaut. Batasbatasdaerahnya,meliputi : Utara Timur : Kab. Tulungagung : Kec. Durenan Selatan : Kec. Gandusari Barat : Kec. Trenggale fisterletakdiantara111 0 24 - Kecamatan Pogalan meliputi 10 desa, yaitu Ngadirejo, Kedunglurah, Bendorejo, Wonocoyo, Ngetal, Ngadirenggo, Gembleb, Ngulanwetan, Ngulankulon dan Pogalan. Berdasarkantopografinya, desa - desa yang berada di Kecamatan Pogalan merupakandaerah dataran. Kecamatan Pogalan memiliki luas 1.105 Ha. Terdiri dari 281 Ha tanah sawah, 1.676 Ha lahan kering, dan 1.399 Ha lahan lainnya. Peta Kecamatan Pogalan Letak Geografis No Uraian Diantara 1. Bujur Timur 111 o 24' - 112 o 01' 2. Lintang Selatan 7 o 53' - 8 o 34' Batas Daerah No Bagian Batas 1. Utara Kab. Tulungagung 2. Timur Kec. Durenan 3. Selatan Kec. Gandusari 4. Barat Kec. Trenggalek Statistik Daerah Kecamatan Pogalan 2014 1

3 Kedalaman sumber air tanah (sumur) terdalam berada di desa Gembleb yaitu mencapai 10 m Tabel1. Ketinggian dari permukaan laut per desa No Desa Ketinggian (m) 1 Ngadirejo 89,28 2 Kedunglurah 89,28 3 Bendorejo 89,28 4 Wonocoyo 89,28 5 Ngetal 89,28 6 Ngadirenggo 89,28 7 Gembleb 89,28 8 Ngulanwetan 89,28 9 Ngulankulon 89,28 10 Pogalan 89,28 Tabel 2. Jarak Desa ke Kecamatan dan Jarak Desa ke Kabupaten No Desa Kantor Kecamatan Kantor Kabupaten 1 Ngadirejo 7 16 2 Kedunglurah 3 12 3 Bendorejo 0,5 9 4 Wonocoyo 4 9 5 Ngetal 1,5 7 6 Ngadirenggo 2,5 7 7 Gembleb 4 8 8 Ngulanwetan 5 7 9 Ngulankulon 4 6 10 Pogalan 4 5 Seluruh desa di Kecamatan Pogalan wilayahnya adalah daerah dataran, dengan ketinggian mencapai 89 meter dari permukaan laut. Jarak dari kantor Desa Ngadirejo ke Kantor Kecamatan sekitar 7 km, Desa Kedunglurah ke Kantor Kecamatan sekitar 3 km, Desa Bendorejo ke Kantor Kecamatan 0,5 km, Desa Wonocoyo Ke Kantor Kecamatan sekitar 4 km, Desa Ngetal ke Kantor Kecamatan sekitar 1,5 km, Desa Ngadirenggo ke Kantor Kecamatan sekitar 2,5 km, Desa Gembleb ke Kantor Kecamatn sekitar 4 km, Desa Ngulanwetan ke Kantor Kecamatan sekitar 5 km, Desa Ngulankulon ke Kantor Kecamatan sekitar 4 km dan Desa Pogalan ke Kantor Kecamatan sekitar 4 km. Sedangkan Jarak terjauh dari kantor desa ke Kantor Kabupaten yaitu sekitar 16 km tepatnya Desa Ngadirejo. Sedangkan jarak terdekat dari kantor desa ke Kantor Kabupaten yaitu Desa Pogalan dengan jarak sekitar 5 km. 2 Statistik Daerah Kecamatan Puogalan 2014

KecamatanPogalan meliputi 10 Desa yang setiapdesanyadipimpinolehseorangkepaladesa Kecamatan Pogalan memiliki 10 desa, yang masing-masing desanya memiliki jumlah Dusun, RW dan RT yang berbeda. Tahun 2013, jumlah Dusun sebanyak 36.Jumlah RW dan RT berturut-turuta dalah 118 dan 319. Jumlah RW terbanyak ada di desa Bendorejo dengan 18 RW, sedangkan RT terbanyak berada di Desa Ngdirejo, yaitusebanyak 48 RT. Dalammenjalankan administrasi pemerintahan di Kecamatan Pogalan, terdapat sejumlah perangkat desa di masing-masingdesa. Padatahun 2013, jumlah perangkat desa yang tercatat di Kantor Kecamatan Pogalan Bagian Pemerintahanadalah 106. Jumlah perangkat desa terbanyak berada di Desa Bendorejo yaitu 18 orang. Pada tahun 2013, perangkat desa di Kecamatan Pogalan digolongan menjadi 4, yaitu Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kasun/Pembantu Kasun dan Kepala Urusan. Tabel 3. Jumlah. Dusun, Rukun Warga (RW), dan Rukun Tetangga (RT), Tahun 2013 No Desa Dusun RW RT 1 Ngadirejo 5 12 48 2 Kedunglurah 3 13 34 3 Bendorejo 4 18 44 4 Wonocoyo 5 11 26 5 Ngetal 2 9 28 6 Ngadirenggo 4 12 30 7 Gembleb 3 12 35 8 Ngulanwetan 3 10 23 9 Ngulankulon 3 8 25 10 Pogalan 4 13 26 Sumber: Kantor Kec. Pogalan Bag Pemerintahan 50 40 30 20 10 0 Grafik 1. Jumlah RT dan RW di Kec. Pogalan Tahun 2013 RW RT Statistik Daerah Kecamatan Pogalan 2014 3

Jumlah penduduk Kecamatan Pogalan pada tahun 2013 sebanyak 57.132 jiwa, yang terdiri dari 28.468 laki-laki dan 28.664 perempuan. Penduduk sebagai salah satu sumberdaya pembangunan memegang peranan penting dalam pembangunan, yaitu sebagai subyek sekaligus sebagai obyek dari pembangunan. Jumlah penduduk Kecamatan Pogalan pada tahun 2013 sebanyak 57.132 jiwa, yang terdiri dari 28.468 penduduk laki-laki dan 28.664 penduduk perempuan dengan. Di Desa Bendorejo memiliki penduduk terbesar, yaitu dengan jumlah penduduk 9.589 jiwa yang terdiri dari penduduk laki-laki sejumlah 4.811, penduduk perempuan sejumlah 4.778, dan jumlah rumah tangganya adalah 3.327. Sehingga, Sex Ratio untuk Desa Bendorejo100,69. Sedangkan Desa yang memiliki jumlah penduduk yang paling sedikit adalah Desa Wonocoyo yaitu sebanyak 3.518 yang terdiri dari 1.788 penduduk laki-laki dan 1.730 penduduk perempuan, dengan jumlah rumah tangga adalah 1.225, dan sex rationya adalah 103,35. No Tabel 4. Jumlah Rumah Tangga dan Penduduk Kec. Pogalan Pada Tahun 2013 Desa 1 Ngadirejo 2 Kedunglurah 3 Bendorejo 4 Wonocoyo 5 Ngetal 6 Ngadirenggo 7 Gembleb 8 Ngulanwetan 9 Ngulankulon 10 Pogalan Rumah Tangga L P Sex Ratio 2,228 3,527 3,976 88,17 1,624 2,542 2,405 105,70 3,327 4,811 4,778 100,69 1,225 1,788 1,730 103,35 1,416 2,227 2,179 102,20 2,147 3,716 3,810 97,53 1,753 3,006 3,211 93,62 1,095 1,847 1,887 97,88 1,325 1,782 1,877 94,94 2,811 3,222 2,811 114,62 Jumlah 18,951 28,468 28,664 Gafik 2. Jumlah Rumah Tangga dan Penduduk Kec. Pogalan Tahun 2013 10.000 Penduduk 5.000 0 Rumah Tangga 4 Statistik Daerah Kecamatan Pogalan 2014

Selama tahun 2013 di Kecamatan Pogalan angka kelahiran lebih besar dibandingkan angka kematian. 3 Tabel 5. Banyaknya Kelahiran dan kematian tahun 2013 No Desa Lahir Mati 1 Ngadirejo 40 46 2 Kedunglurah 54 48 3 Bendorejo 37 50 4 Wonocoyo 41 34 5 Ngetal 48 31 6 Ngadirenggo 61 75 7 Gembleb 72 51 8 Ngulanwetan 30 20 9 Ngulankulon 13 7 10 Pogalan 39 35 Jumlah 435 397 Tabel 6. Banyaknya Rumah Tangga Sasaran per Desa Hasil Pendataan PPLS 2011 No Desa Jumlah RTS 1 Ngadirejo 947 2 Kedunglurah 490 3 Bendorejo 1007 4 Wonocoyo 440 5 Ngetal 446 6 Ngadirenggo 723 7 Gembleb 561 8 Ngulanwetan 391 9 Ngulankulon 445 10 Pogalan 522 Jumlah 5.972 Kewarganegaraan dari penduduk Kecamatan Pogalan hanya terdiri dari Warga Negara Indonesia (WNI). Banyaknya kejadian kelahiran di Kecamatan Pogalan selama tahun 2013 yaitu sebanyak 435 bayi. Untuk bayi lakilaki sebanyak 210 dan bayi perempuan sebanyak 225. Sedangkan untuk kejadian kematiannya yaitu sebanyak 397, laki-lakinya 208 dan perempuannya 189. Hal ini menunjukkan bahwa di Kecamaan Pogalan selama tahun 2013 angka kelahirannya lebih besar daripada angka kematian. Dari hasil Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) 2011, Banyaknya Rumah Tangga Sasaran di Kecamatan Pogalan adalah 5.972 Jumlah rumah tangga sasaran terbanyak berada di Desa Bendorejo, yaitu sebanyak 1007 rumah tangga. Sedangkan jumlah rumah tangga sasaran terkecil berada di Desa Ngulanwetan, yaitu sebanyak 391 rumah tangga. Statistik Daerah Kecamatan Pogalan 2014 5

Mayoritas penduduk mementingkan pendidikan. Kecamatan Pogalan memiliki 42 sarana pendidikan formal yang berstatus negeri dan swasta Pendidikan merupakan usaha untuk menggali ilmu yang dilakukan secara sadar, sehingga menciptakan peserta didik yang dapat mengembangkan potensi yang dimiliki. Di Kecamatan Pogalan terdapat 44 Taman Kanak-kanak (TK/RA/BA), 34 Sekolah Dasar (SD) / Madrasah Ibtidaiyah (MI), 6 Sekolah Menengah Pertama(SMP/MTs), dan 2 SMK (Sekolah Menengah Kejuruan). Dari hasil pendataan tahun 2013, banyaknya siswa SD/MI adalah 4.436. Dari 4.436, murid SD tersebut sebanyak 747 siswa mengikuti Ujian Nasional (UN) dengan tingkat kelulusan 100 persen. Sementara untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Pogalan terdiri dari 2 sekolah negeri dan 4 sekolah swasta. Pada SMP Negeri terdapat 1.019 siswa, dan SMP Swasta terdapat 527 siswa. Untuk tingkat SLTA terdapat 1 SMK negeri dengan jumlah murid 1.387 siswa. 1 SMK swasta dengan jumlah murid 131 siswa. Grafik 3. Jumlah Sekolah TK dan SD tahun 2013 Pogalan Ngulan kulon Ngulan wetan Gembleb Ngadirenggo Ngetal Wonocoyo Bendorejo Kedunglurah Ngadirejo 0 2 4 6 Tabel 7. Banyaknya Sekolah, Murid dan Guru SD/MI No Status Sekolah Murid Guru 1 Negeri 27 4.311 251 2 Swasta 7 125 42 Jumlah 34 4.436 293 Tabel 8. Banyaknya Sekolah Tingkat Lanjutan Menurut Status SLTA No Status SMP Umum Kejuruan 1 Negeri 2-1 2 Swasta 4-1 Jumlah 6-2 SD TK 6 Statistik Daerah Kecamatan Pogalan 2014

Pada tahun 2013 untuk tingkat sekolah dasar sekolah lanjutan tingkat pertama dan sekolah menengah kejuruan peserta UN lulus 100 % 3 Tabel 9. Jumlah Peserta Ujian Nasioanal Sekolah Dasar 2013 No Jenis Sekolah Jml Peserta Lulus Tdk Lulus 1 SD / MI Negri 643 643-2 SD / MI Swasta 104 104-3 SLTP Negri 467 464 3 4 SLTP Swasta 105 104 1 5 SMK Negri 602 602-6 SMK Swasta 34 34 - Jumlah 1.955 1.951 4 # Ala bisa karena biasa. Seseorang dapat mengerjakan pekerjaan yang berat dengan baik, karena dia terbiasa mengerjakan pekerjaan yang berat. # Ujian Nasional merupakan suatu istilah bagi penilaian kompetensi peserta didik secara nasional. Pada tahun 2013, di Kecamatan Pogalan jumlah peserta Ujian Nasional tingkat SD/MI Negri adalah 643, dan semuanya dinyatakan lulus 100 persen. Untukjumlah peserta UN tingkatsd/mi Swasta 104 siswa dinyatakan lulus100 persen. Tingkat SLTP Negri jumlah peserta yang mengikuti UN sebanyak 467 siswa yang tidak lulus 3 siswa. SLTP Swasta jumlah pesertanya 105 siswa yang tidak lulus 1 siswa. Jumlah peserta UN tingkat SMK Negri sebanyak 602 siswa dinyatakan lulus 100 persen.sedangkan jumlah peserta UN tingkat SMK Swasta sebanyak 34 siswa dinyatakan lulus semua 100 persen. Hal ini menunjukkan bahwa pada tahun 2013 prestasi yang diraih peserta didik di semua tingkat / jenjang sekolah SD, SLTP, sampei dengan SLTA berhasil bagus. Statistik Daerah Kecamatan Pogalan 2014 7

Penyembuhan penyakit ditunjang dengan adanya Tenaga dan Fasilitas Kesehatan yang memadai Kesehatan adalah salah satu kebutuhan pokok hidup manusia yang bersifat mutlak. Hidup sehat berarti tercapainya suatu keadaan yang sempurna baik secara lahiriah maupun batiniah. Di Kecamatan Pogalan, jumlah fasilitas kesehatan pada tahun 2013 sebanyak 74 dengan fasilitas kesehatan terdiri dari Puskesmas, Pustu, BKIA, Klinik, Polindes dan Posyandu. Jumlahnya berturut-turut adalah 2, 5, 2, 1,4 dan 60. Pada tahun 2013, tenaga Kesehatan terdiri dari dokter gigi 1 orang, dokter umum 6 orang, perawat 16 orang, bidan 18 orang, tenaga kesehatan 46 orang, dan dukun bayi terlatih 14 orang. Pasangan yang tercatat sebagai Pasangan Usia Subur (PUS) adalah sebanyak 9.281. Sementara untuk akseptor KB Lestarinya yaitu sebanyak 6.579 orang. Realisasi pencapain akseptor KB baru menurut alat kontrasepsi yang paling banyak yaitu suntik sebanyak 4.262. Tabel 10. Jumlah Fasilitas Kesehatan No Fasilitas 2011 2012 2013 1 Rumah Sakit - - - 2 Puskesmas 2 2 2 3 Pustu 5 5 5 4 BKIA 2 2 2 5 Klinik 1 1 1 6 Polindes 4 4 4 7 Posyandu 60 60 60 Jumlah 74 74 74 Tabel 11. Jumlah Tenaga Kesehatan No Tenaga Kes. 2011 2012 2013 1 Dokter Gigi 1 1 1 2 Dokter Umum 6 6 6 3 Perawat 16 16 16 4 Bidan 18 18 18 5 Tenaga Kesehatan/ Administrasi 6 Dukun Bayi Terlatih 46 46 46 16 14 14 8 Statistik Daerah Kecamatan Pogalan 2014

Mayoritas terdiri dari tanah kering. Luas tanah kering adalah 3.075 Ha, yang dapat dimanfaatkan sebagai ladang, bangunan, hutan Negara dan lain-lain 3 Pertanian merupakan salah satu mata pencaharian utama di Kecamatan Pogalan. Menurut penggunaannya, total dari luas tanah yaitu 4.180 Ha, yang terdiri dari tanah sawah seluas 1.105 Ha, dan tanah kering 3.075 Ha. Tanah kering digolongkan menjadi 4, yaitu Tanah Tegal/Ladang, Tanah Perkebunan Rakyat, Tanah Bangunan dan Sekitarnya, Tanah Lain-lain, dan Tanah Hutan Negara. Dari seluas 1.105 Luas tanah sawah yang diusahakan penduduk kecamatan Pogalan, Desa Ngadirenggo tercatat memiliki lahan sawah terluas, yaitu 165 Ha. Sedangkan desa Ngulankulon memiliki lahan sawah terkecil, yaitu hanya seluas 48 Ha. *** TahukahAnda*** Di Kecamatan Pogalan terdapat area Hutan Lindung seluas 319,8 Ha; dan Hutan Produksi seluas 604,2 Ha No Tabel 12. Luas tanah menurut penggunaan Jenis Tanah Luas Tanah (Ha) 1 Tanah Sawah 1.105 2 Tanah Kering - Ladang 1.601 - Perkebunan rakyat 75 - Bangunan 315 - Tanah lain-lain 160 - Hutan Negara 924 Jumlah 4.180 No Tabel 13. Luas Tanah sawah per desa Jenis Tanaman Luas Tanah sawah (Ha) 1 Ngadirejo 145 2 Kedunglurah 108 3 Bendorejo 104 4 Wonocoyo 103 5 Ngetal 117 6 Ngadirenggo 165 7 Gembleb 135 8 Ngulanwetan 129 9 Ngulankulon 48 10 Pogalan 51 Jumlah 1.105 Sumber. Kecamatan Pogalan Dalam Angka 2014 Statistik Daerah Kecamatan Pogalan 2014 9

Ternak kambing hampir menjadi kegiatan setiap penduduk. Pada tahun 2013 tercatat sebanyak 8.104 ekor kambing yang diusahakan oleh masyarakat kecamatan Pogalan Tabel 14. Sarana produksi dan pengairan No Sarana Jumlah 1 Kios KUD 1 2 Kios Non KUD 11 3 Dam 5 4 Cek Dam 1 5 Pompa Air 1.153 5 Diesel Air 22 Jumlah 1.193 200 150 100 50 0 3.400 3.200 3.000 2.800 2.600 2.400 Grafik 4. Populasi Ternak Kambing per Desa Grafik 5. Populasi Ayam Buras per Desa Ngadirejo Kedunglurah Bendorejo Wonocoyo Ngetal Ngadirenggo Gembleb Ngulan wetan Ngulan kulon Pogalan Untuk menunjang produksi pertanian perlu ditunjang adanya sarana produksi dan pengairan. Di Kecamatan Pogalan terdapat beberapa sarana, antara lain Kios KUD dan Non KUD, Dam, dan Pompa air. Sementara untuk populasi ternak, jumlah ternak sapi potong di Kecamatan Pogalan selama tahun 2013 yaitu sebanyak 2.340 ekor. Sapi perah 24 ekor. Desa yang penduduknya banyak mengusahakan ternak sapi yaitu desa Ngadirenggo sebanyak 394 ekor. Ternak kambing sejumlah 8.104 ekor dan ternak domba sebanyak 2.745 ekor. Sedangkan untuk populasi unggas, jumlah ayam ras di kecamatan Pogalan sebanyak 31.216 ekor. Ayam ras tersebut paling banyak diusahakan oleh penduduk desa Ngetal. Untuk ayam buras jumlahnya sekitar mencapai 42.112 ekor. Ternak itik dan entok jumlahnya sekitar 8.953 ekor dan 4.539 ekor. Sementara jumlah ternak puyuh sebanyak 16.500 ekor. 10 Statistik Daerah Kecamatan Pogalan 2014

Terdapat 170 usaha penggalian yang tersebar di beberapa desa di Kecamatan Pogalan (Hasil SE2006). 3 Penggalian adalah kegiatan pengambilan endapan bahan tambang berharga bernilai ekonomis dari dalam kulit bumi, pada permukaan bumi, dibawah permukaan bumi dan dibawah permukaan air. Berdasarkan lapangan usaha, jumlah pertambangan/penggalian hasil Sensus Ekonomi 2006 (SE 06) di Kecamatan Pogalanada 170 usaha yang merupakan Usaha Lokasi Tetap. Maksudnya adalah suatu usaha yang menempati bangunan tempat usaha, baik dilakukan dalam bangunan bukan tempat tinggal, maupun bangunan tempat tinggal dan campuran yang dijalankan oleh rumah tangga atau orang lain yang berusaha di bangunan tersebut. 170 usaha penggalian tersebut menyebar di beberapa desa di Kecamatan Pogalan. Desa di kecamatan Pogalan yang banyak mengusahakan penggalian adalah desa Bendorejo dengan 98 usaha. Tabel 15. Jumlah Usaha Penggalian Hasil Sensus Ekonomi 2006 (SE 06) Di Kecamatan Pogalan Desa Usaha L1 Usaha L2 Jumlah Ngadirejo - 1 1 Kedunglurah - - - Bendorejo - 98 98 Wonocoyo - - - Ngetal - - - Ngadirenggo - 23 23 Gembleb - 7 7 Ngulanwetan - 17 17 Ngulankulon - - - Pogalan - 24 24 Jumlah - 170 170 # Mereka yang menang dalam menjalani hidup adalah mereka yang bisa mengatur waktu dengan baik. # Statistik Daerah Kecamatan Pogalan 2014 11

Terdapat 3.266 usaha industry pengolahan di Kecamatan Pogalan (Hasil SE 06) Tabel 16. Jumlah Usaha Industri Pengolahan Di Kecamatan Pogalan Hasil Sensus Ekonomi, 2006 Desa Ngadirejo Kedunglurah Bendorejo Wonocoyo Ngetal Ngadirenggo Gembleb Ngulanwetan Ngulankulon Pogalan Jumlah Usaha L1 Usaha L2 Jumlah 11 194 205 2 238 240 1 372 373 2 158 160 5 59 64 2 350 352-673 673-605 605 1 366 367 1 226 227 25 3.241 3.266 Industri pengolahanadalah kegiatan pengubahan bahan dasar (mentah) menjadi barang jadi/setengah jadi dan atau dari barang yang kurang nilainya menjadi barang yang lebih tinggi nilainya, baik secara mekanis, kimiawi dengan mesin ataupun dengan tangan. Di Kecamatan Pogalan Industri Pengolahan berjumlah 3.266 usaha yang tersebar di 10 Desa. Desa di kecamatan Pogalan yang banyak mengusahakan industri pengolahan adalah desa Gembleb dengan 673 usaha, disusul desa Ngulanwetan dengan 605 usaha. Sedangkan desa yang paling sedikit mengusahakan industri pengolahan adalah desa Ngetal dengan 64 usaha. # Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kejahatan, maka paling tidak dia masih memiliki kebaikan dalam dirinya. 12 Statistik Daerah Kecamatan Pogalan 2014

Sekarang handphone menjadi alat komunikasi yang paling primadona didalam masyarakat dibandingkan wartel 3 Transportasi adalah kegiatan pemindahan orang/penumpang dan atau barang/ternak dari satu tempat ke tempat yang lain. Sedangkan komunikasi adalah usaha pelayanan komunikasi untuk umum baik melalui pos, telepon, telegfam/teleks atau hubungan radio panggil (pager). Di Kecamatan Pogalan kedua sub sektor tersebut sangat penting. Bedasarkan hasil Sensus Ekonomi 2006, jumlah usaha tersebut adalah 221 usaha, yang terbagi menjadi usaha Lokasi Tidak Tetap dan usaha Lokasi Tetap. Di Kecamatan PogalanTransportasi, Pergudangan dan Komunikasi berjumlah 221 usaha yang tersebar di 10 Desa. Desa di kecamatan Pogalan yang banyak mengusahakan Transportasi, Pergudangan dan Komunikasiadalah desa Bendorejo dengan 93 usaha, disusul desa Ngadirenggo dengan 35 usaha. Sedangkan desa yang paling sedikit mengusahakan Transportasi, Pergudangan dan Komunikasiadalah desa Wonocoyo dengan 1 usaha. Tabel 17. Jumlah Usaha Transportasi, Pergudangan, dan Komunikasidi Kecamatan Pogalan Hasil Sensus Ekonomi 2006 Desa Ngadirejo Kedunglurah Bendorejo Wonocoyo Ngetal Ngadirenggo Gembleb Ngulanwetan Ngulankulon Pogalan Jumlah Usaha L1 Usaha L2 Jumlah 2 3 5 14 12 26 65 28 93-1 1 22 7 29 18 17 35 8 3 11 1 1 2 2 6 8 6 3 9 138 81 221 Introspeksi diri merupakan salah satu cara menuju kedewasaan diri. Statistik Daerah Kecamatan Pogalan 2014 13

Perdagangan yang di lakukan di Kecamatan Pogalan didukung dengan adanya sebuah pasar daerah dan 7 buah pasar desa. No Tabel 18. Banyaknya Pasar di Kec. Pogalan Desa Pasar Daerah Pasar Desa 1 Ngadirejo - 1 2 Kedunglurah - 1 3 Bendorejo 1-4 Wonocoyo - - 5 Ngetal - 1 6 Ngadirenggo - 1 7 Gembleb - - 8 Ngulanwetan - 1 9 Ngulankulon - - 10 Pogalan - 2 Jumlah 1 7 Dalam kesukaran yang kita lalui, akan hadir kemudahan. Perdangan adalah suatu kegiatan penjualan kembali terhadap barangbarang yang dimiliki. Perdagangan di Kecamatan Panggul digolongkan menjadi 2, yaitu perdagangan besar dan eceran. Perdagangan besar adalah suatu kegiatan penjualan kembali terhadap barang yang dimiliki dengan jumlah besar kepada pedagang eceran. Pedagang eceran adalah suatu kegiatan penjualan kembali terhadap barang-barang yang dimiliki biasanya berupa toserba, sehingga menjual barang dalam jumlah kecil. Pasar merupakan salah satu sarana perdagangan yang sangat penting karena di pasar terjadi pertemuan antara penjual/ pedagang dengan pembeli. Di Kecamatan Pogalan terdapat 1 pasar daerah dan 7 pasar desa. 14 Statistik Daerah Kecamatan Pogalan 2014