MATERI 4 KALIMAT Oleh : Afiati HDF

dokumen-dokumen yang mirip
: Bahasa Indonesia dalam Psikologi. Kalimat

KALIMAT. Menu SK DAN KD. Pengantar: Bahasa bersifat Hierarki 01/08/2017. Oleh: Kompetensi Dasar: 3. Mahasiwa dapat menjelaskan kalimat

Sebuah kalimat efektif mempunyai ciri-ciri yang khas, yaitu kesepadanan struktur, keparalelan, ketegasan, kehematan, kecermatan, kepaduan, dan

04/10/2016. Dengan bangga, kami mempersembahkan KALIMAT. Pertemuan 6

Untuk STIKOM Bandung Tahun Nantia Rena Venus, S.S., M.I.Kom.

Satuan bahasa yang menyampaikan sebuah gagasan bersifat predikatif dan berakhir dengan tanda titik (.) sebagai pembatas. Sifat Predikatif dalam

BAB I PENDAHULUAN. (sikap badan), atau tanda-tanda berupa tulisan. suatu tulisan yang menggunakan suatu kaidah-kaidah penulisan yang tepat

Golongan kata dlm suatu bhs berdsrkan kategori bentuk, fungsi, dan makna dlm sistem gramatikal

BAB II KONSEP,LANDASAN TEORI, DAN TINJAUAN PUSTAKA. ekstrinsik; unsur dan hubungan itu bersifat abstrak dan bebas dari isi yang

BAB V TEKS ULASAN FILM/DRAMA

I. KAJIAN PUSTAKA. Kemampuan adalah kesanggupan seseorang menggunakan unsur-unsur kesatuan dalam

II. KAJIAN PUSTAKA. mengungkapkan pikiran yang utuh (Alwi, 2003:311). Dalam wujud lisan, kalimat

Pengertian Kalimat Efektif

TATA KATA DAN TATA ISTILAH BAHASA INDONESIA

Kalimat aktif Kalimat yang subjeknya melakukan pekerjaan atau melakukan perbuatan.

Bahasa yang Efisien & Efektif dalam Iptek

BAB II LANDASAN TEORI

KARAKTERISTIK KHUSUS BAHASA INDONESIA KEILMUAN PROGRAM KEDOKTERAN HEWAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG

BAB II KONSEP, LANDASAN TEORI, DAN TINJAUAN PUSTAKA. di luar bahasa, dan yang dipergunakan akal budi untuk memahami hal-hal tersebut

ANALISIS KELAS KATA DAN POLA KALIMAT PADA TULISAN CERITA PENDEK SISWA KELAS VIII C SMP NEGERI 2 SAWIT BOYOLALI ARTIKEL PUBLIKASI ILMIAH

: Bahasa Indonesia dalam Psikologi. Kalimat Efektif II

KALIMAT EFEKTIF. Karina Jayanti

BAB II LANDASAN TEORI. dinyatakan oleh lapisan bentuk tersebut. Bentuk bahasa terdiri atas satuan-satuan

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Surat kabar sebagai media informasi dan publikasi. Surat kabar sebagai media

BAHASA INDONESIA FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS NAROTAMA SURABAYA

TATARAN LINGUISTIK (3):

STRUKTUR KALIMAT BAHASA INDONESIA DALAM KARANGAN DESKRIPSI MAHASISWA PROGRAM BAHASA DAN SASTRA INDONESIA UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA.

SINTAKSIS. Sintaksis adalah menempatkan bersama-sama kata-kata menjadi kelompok kata atau kalimat. B. KATA SEBAGAI SATUAN SINTAKSIS

Oleh Ratna Novita Punggeti

Alat Sintaksis. Kata Tugas (Partikel) Intonasi. Peran. Alat SINTAKSIS. Bahasan dalam Sintaksis. Morfologi. Sintaksis URUTAN KATA 03/01/2015

II. LANDASAN TEORI. rapi dan rasional akan membuat sebuah wacana lebih mudah pahami. Kalimat

BAB II KONSEP, LANDASAN TEORI, DAN TINJAUAN PUSTAKA

Oleh Septia Sugiarsih

YAYASAN WIDYA BHAKTI SEKOLAH MENENGAH ATAS SANTA ANGELA TERAKREDITASI A

1. KALIMAT. 1. Satuan bahasa berupa kata/rangkaian kata yang dapat berdiri sendiri dan menyatakan makna yang lengkap. 2. Memiliki intonasi final.

: Bahasa Indonesia dalam Psikologi. Paragraf 1

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER JAKARTA STI&K SATUAN ACARA PERKULIAHAN

ARTIKEL OLEH RAHMAWATY THAIB NIM PRODI PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA FAKULTAS SASTRA DAN BUDAYA UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

Tugas Bahasa Indonesia

BAB IV PENUTUP. untuk mendeskripsikan KVA/KAV dalam kalimat bahasa Indonesia. Deskripsi ini

BAB II KAJIAN PUSTAKA, KONSEP, DAN LANDASAN TEORI

BAB III METODE PENELITIAN. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif lebih

BAB V P E N U T U P. Ketika kita membaca semua tulisan dalam tesis yang berjudul Kalimat

PENANDA KOHESI GRAMATIKAL KONJUNGSI ANTARKALIMAT DAN INTRAKALIMAT PADA TEKS PIDATO KENEGARAAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

RINGKASAN PENELITIAN

anak manis D M sebatang rokok kretek M D M sebuah rumah mewah M D M seorang guru M D

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

DESKRIPSI PENGGUNAAN JENIS KALIMAT PADA SISWA SDN BALEPANJANG 1 KABUPATEN WONOGIRI (KAJIAN SINTAKSIS)

BAB II KONSEP, LANDASAN TEORI, DAN TINJAUAN PUSTAKA. bahasa, yang digunakan oleh akal budi untuk memahami hal-hal lain (Kridalaksana,

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. verba asal, yaitu verba yang dapat berdiri sendiri tanpa afiks dalam konteks

BAB 6 TATARAN LINGUISTIK (3): SINTAKSIS

BENTUK KATA DAN MAKNA

Kegiatan Sehari-hari

Unsur Kalimat. Kenapa kalimat (SPOPK) menjadi kajian dalam penulisan ilmiah? 29/02/2012 KALIMAT?

STMIK CIC CIREBON Nurul Bahiyah, M. Kom.

RENCANA PELAKSANAAN KEGIATAN PEMBELAJARAN SEMESTER ( R P K P S )

MODUL PERKULIAHAN BAHASA INDONESIA

BAB 2 LANDASAN TEORETIS

KALIMAT EFEKTIF DALAM BERKOMUNIKASI

PENGERTIAN KALIMAT EFEKTIF

FUNGSI KETERANGAN DALAM KALIMAT MAJEMUK BERTINGKAT DALAM KOMPAS MINGGU

BAB I PENDAHULUAN. E. Latar Belakang. Pembelajaran bahasa Indonesia adalah pembelajaran yang lebih menekankan

KONSTRUKSI KALIMAT DALAM KARANGAN MAHASISWA TRANSFER KREDIT YUNNAN MINZU UNIVERSITY (YMU) DI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA SKRIPSI

BAB I PENDAHULUAN. dari kehidupan sehari-hari. Tidak terlalu berlebihan jika dikatakan sejak bangun tidur

Kehadiran keterangan pada kalimat tidaklah wajib karena tanpa keterangan kalimat telah mempunyai makna mandiri.

RELASI SUBJEK DAN PREDIKAT DALAM KLAUSA BAHASA GORONTALO SKRIPSI

SMP kelas 7 - BAHASA INDONESIA BAB 3. Teks EksposisiLatihan Soal 3.1. Ayah pergi ke bandung,paman datang dari medan, Ibu menyambutnya dengan ramah.

ANALISIS KESALAHAN PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA OLEH SISWA ASING Oleh Rika Widawati

BASINDO Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol 1 No 1 - April 2017 (14-24)

Perhatikan kalimat di bawah ini!

Mencermati Kata, Kalimat dan Paragraf dalam Penulisan Ilmiah (part 2) By: Ns. Febi Ratnasari, S.Kep

BAB II KERANGKA TEORETIS, KERANGKA KONSEPTUAL, DAN PERTANYAAN PENELITIAN. Kerangka teoretis merupakan suatu rancangan teori-teori mengenai hakikat

BAB II KAJIAN PUSTAKA. kuantitatif serta bertambahnya aspek psikis yang lebih bersifat kaulitatif. Dalam

BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN

BAB III METODE PENELITIAN. A. Jenis Penelitian. dan analisis, yaitu mendeskripsikan dan menganalisis verba berprefiks ber- dalam

BAB I PENDAHULUAN. Perkembangan teknologi media massa berjalan dengan pesat saat ini.

ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA DALAM TATARAN SINTAKSIS PADA PIDATO SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 TIGANDERKET TAHUN PEMBELAJARAN 2016/2017

MODUL I PRAKTIKUM BAHASA INDONESIA : METODE PENELITIAN SOSIAL:

KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL ( KKM )

Ilmu Komunikasi Sistem Komunikasi

2. Punya pendirian, peduli sesama, berkomitmen dan bisa bertanggung jawab. Menurut aku, gentleman punya sifat yang seperti itu. Kalau punya pacar, dia

BAB I PENDAHULUAN. dibandingkan komunikasi dalam bentuk tulisan. bahasa Indonesia ragam lisan atau omong.

BAB I PENDAHULUAN. di masyarakat seperti organisasi sosial. Di dalam kelompok itu, manusia selalu

KALIMAT DALAM BAHASA INDONESIA. Wagiati Fakultas Sastra Universitas Padjadjaran

KETIDAKEFEKTIFAN KALIMAT DALAM KARANGAN EKSPOSISI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 15 KERINCI

BAB V SIMPULAN DAN SARAN. Kajian ini mengungkapkan pemarkah kohesi gramatikal dan pemarkah kohesi

BAB VI TATARAN LINGUISTIK SINTAKSIS

BAB 6 SINTAKSIS. Nama : CANDRA JULIANSYAH NIM :

BAB II KAJIAN PUSTAKA. prakteknya penggunaan bahasa dalam menulis tidaklah sama dengan komunikasi

BAB II KAJIAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN LATAR BELAKANG

BAB 2 LANDASAN TEORI. Dalam penelitian ini, dijelaskan konsep bentuk, khususnya afiksasi, dan

LANDASAN TEORI. Dalam bahasa Indonesia, kalimat ada yang terdiri atas satu kata, atau lebih namun

Apa bedanya? Apa yang ada dalam pikiran mahasiswa tentang karya ilmiah? MENGGALI POTENSI DIRI MELALUI KARYA ILMIAH. Mahasiswa yang baik?

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN KERANGKA BERPIKIR

Contoh Analisis Kesalahan Berbahasa. oleh: Septia Sugiarsih

BAB I PENDAHULUAN. untuk saling memahami maksud atau keinginan seseorang.

BAB 1 PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

Transkripsi:

MATERI 4 KALIMAT Oleh : Afiati HDF

SATUAN BAHASA TERKECIL YG MERUPAKAN KESATUAN PIKIRAN. KALIMAT DIAWALI DAN DIAKHIRI DG KESENYAPAN (LISAN) KALIMAT DIAWALI DENGAN HURUF KAPITAL DAN DIAKHIRI DENGAN TANDA TITIK, TANDA SERU, ATAU TANDA TANYA. (TULIS)

CIRI-CIRI KALIMAT 1. Kalimat diawali dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik, tanda seru, atau tanda tanya. (tulis) 2. Kalimat aktif sekurang-kuranya terdiri dari subjek dan predikat 3. Predikat transitif disertai objek, predikat intransitif dapat disertai pelengkap 4. Mengandung pikiran yg utuh 5. Menggunakan urutan logis: setiap kata/klp kata yg mendukung fungsi (S,P,O, K) disusun dlm satuan menurut fungsinya 6. Mengandung satuan makna, ide, atau pesan yg jelas 7. Dlm paragraf yg terdiri dua kalimat tatu lbh, kalimt2 disusun dlm satuan makna pikiran yg slg berhub, hub dijalin dg konjungsi, kata ganti, repetisi, atu struktur yg sejajar.

UNSUR2 KALIMAT 1. Subjek 2. Predikat 3. Objek 4. Pelengkap 5. Keterangan 6. Konjungsi 7. Modalitas

1. SUBJEK Unsur utama kalimat yg menentukan kejelasan makna kalimat Fungsi: a. Membentuk kalimat dasar, kalimat luas, kalimat tunggal, kalimat majemuk b. Memperjelas makna c. Menjadi pokok pikiran d. Menegaskan makna e. Memperjelas pikiran ungkapan f. Membentuk satuan pikiran

CIRI-CIRI SUBJEK a. Jawaban apa atau siapa b. Didahului kata bahwa c. Berupa kata atau frasa benda d. Disertai kata ini atau itu e. Disertai pewatas yang f. Kata sifat didahului kata si atau sang g. Tidak didahului preposisi: di, dalam, pada, kepada, bagi, untuk, dari, menurut, berdasakan, dll h. Tidak dapat diingkarkan dg kata tidak tetapi dpt dg kata bukan

CONTOH # Berupa kata Orang-orang sudah tertidur lelap. Adik sedang belajar. #Berupa frasa Air sungai kecil itu terus menerus menggericik. Seekor kelinci tiba-tiba keluar dari segerombolan tanaman dekat rel kereta api.

2. PREDIKAT Muncul secara eksplisit Fungsi: a. Membentuk kalimat dasar, kalimat tunggal, kalimat luas, kalimat majemuk b. Menjadi unsur penjelas: memperjelas pikiran/gagasan yg diungkapkan dan menentukan kejelasan makna kalimat c. Menegaskan makna d. Membentuk kesatuan pikiran e. Sebagai sebutan

CIRI-CIRI a. Jawaban mengapa, bagaimana b. Dapat diingkarkan dg tidak atau bukan c. Dpt didahului keterangan aspek: akan, sudah, sedang, selalu, hampir d. Dpt didahului keterangan modalitas: sebaiknya, seharusnya, seyokyanya, mesti, selayaknya, dll e. Tdk didahului kata yang, jika yang predikat berubah fungsi mjd perluasan subjek f. Didahului kata adalah, ialah, yaitu, yakni g. Predikat dpt berupa kata benda, kata kerja, kata sifat, atau kata bilangan

CONTOH #Berupa kata Dia sukses. Vendi menangis tersedu-sedu..#berupa frasa Manusia adalah makhluk yang berakal budi. Bisnisnya berkembang amat pesat setelah menggunakan bahan baku lokal

3. OBJEK Kehadiran objek bergantung pd jenis predikat kalaimat serta ciri khas objek itu sendiri Fungsi: a. Membentuk kalimat dasar pd kalimat berpredikat transitif b. Memperjelas makna kalimat c. Membentuk kesatuan/kelengkapan pikiran

CIRI_CIRI a. Berupa kata benda b. Tidak didahului kata depan c. Mengikuti scr langsung di blkng predikat transitif d. Jawaban apa atau siapa yg terletak di blkg predikat transitif e. Dpt menduduki fungsi subjek apabila kalimat itu dipasifkan f. Predikatnya berupa kata kerja berkonfiks: me-kan atau me-i

CONTOH Mahasiswa itu menerangkan kerangka berpikirnya. Mereka mendiskusikan antikorupsi. Andi mendapat hadiah. Kunjana menulis surat.

4. PELENGKAP Unsur kalimat yg berfungsi mel;engkapi informasi, mengkhususkan objek, dan melengkapi struktur kalimat. CIRI-CIRI a. Bukan unsur utama tetapi tanpa pelengkap kalmat itu tdk jelas dan tdk lengkap informasinya. b. Terletak di belakang predikat yg bkn kata kerja transitif c. Biasanya verba berawalan ber- dan berafiks ke-an

CONTOH Ibu membawakan saya oleh-oleh. Negara Republik Indonesia berdasakan Pancasila. Ian berjualan buku cerita.

5. KETERANGAN Unsur kalimat yg sifatnya tdk wajib hadir, bersifat manasuka. Fungsi: Menjelaskan/melengkapi informasi pesan-pesan kalimat

CIRI_CIRI a. Bukan unsur utama kalimat tetapi kalimat tanpa keterangan, pesan mjd tdk jelas, dan tdk lengkap. b. Tempat tdk terikat posisi, pd awal, tengah, atau akhir kalimat. c. Dpt berupa: keterangan waktu, tujuan, tempat, sebab, akibat, syarat, cara, posesif (meskipun, walaupun, biarpun, dan pengganti nomina (bahwa). d. Dpt berupa keterangan tambahan berupa aposisi.

CONTOH Saya berupaya meningkatkan kualitas kerja meskipun sulit diwujudkan. Rektor kemarin berangkat ke Tokyo. Megawati, yang menjabat Presiden RI 2001-2004, adalah putra Bung Karno.

6. KONJUNGSI Bagian kalimat yg berfungsi menghubungkan unsurunsur kalimat dlm sebuah kalimat, sebuah klmt dg klmt lain, dan sebuah pargraf dg paragraf yg lain.

MACAM_MACAM KONJUNGSI INTRAKALIMAT menghubungkan unsur/bagian kalimat dg unsur atau bagian kalimat yg lain di sebuah kalimat. KONJUNGSI ANTARKALIMAT menghubungkan kalmat atau paragraf yg satu dg kalimat atau paragraf yg lain.

CONTOH Presiden beserta rombongan segera meninjau lokasi bencana alam. Saya memamnggil dokter, sedangkan ibu menjaga adik di rumah. Dia tidak masuk kuliah karena sakit.

7. MODALITAS Keterangan predikat. Dpt mengubah keseluruhan makna sebuah kalimat. Fungsi: a. Mengubah nada (tegas mjd ragu-ragu, keras mjd lembut) Ia sering tidak masuk kuliah. b. Menyatakan sikap Saya pasti datang ke rumahmu.