Konsep Informasi. Sumber : Internet

dokumen-dokumen yang mirip
Konsep Informasi. Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Jurusan Sistem Informasi Universitas Gunadarma 2014

DATA dan INFORMASI DATA INFORMASI

PENGANTAR SISTEM INFORMASI PERTEMUAN 7 KONSEP INFORMASI

MODEL- MODEL KOMUNIKASI MATA KULIAH PENGANTAR ILMU KOMUNIKASI BY DYAN RAHMIATI

Sistem Pakar Metode Inferensi 1. Kelas A & B Jonh Fredrik Ulysses, ST

MODEL KOMUNIKASI Disusun Oleh: IDA YUSTINA

Tujuan dan Akibat Komunikasi. Dra. Dwi Pangastuti Marhaeni, M.Si

BAB I PENDAHULUAN I.1 Latar Belakang dan Tujuan I.2 Batasan Masalah I.3 Sasaran

Ada 3 unsur komunikasi menurut Schramm:

Model Komunikasi Interpersonal. Bambang Irawan Ari Pambudi

1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

DASAR DASAR KOMUNIKASI ORGANISASI

PEMBELAJARAN SEBAGAI PROSES KOMUNIKASI

Dra. Dwi Pangastuti Marhaeni, M.Si

Sumber informasi. Transmitter Penerima Tujuan. Sumber noise

ENCODING DAN TRANSMISI. Budhi Irawan, S.Si, M.T

05FIKOM. Pengantar Ilmu Komunikasi. Prinsip-prinsip Atau Dalil Dalam Komunikasi. Reddy Anggara. S.Ikom., M.Ikom. Modul ke: Fakultas

UNSUR, PRINSIP, MODEL KOMUNIKASI

Expert System. Siapakah pakar/ahli. Pakar VS Sistem Pakar. Definisi

Seekor hewan akan menatap manusia dengan pandangan tajam untuk mencaritahu niat mereka. -H. Powers

Pengetahuan 2.Basis data 3.Mesin Inferensi 4.Antarmuka pemakai (user. (code base skill implemetation), menggunakan teknik-teknik tertentu dengan

BAB I DATA DAN INFORMASI

Bab 2. Tinjauan Pustaka

BAB II UNSUR-UNSUR KOMUNIKASI :

KONSEP INFORMASI. Oleh: Wahyu Nurjaya WK, S.T., M.Kom. Created by Wahyu Nurjaya WK

PERTEMUAN 1 KONSEP DATA

Komunikasi Pemasaran Terpadu (IMC)

---Sistem Pakar--- By Anjik Sukmaaji

Modul ke: Komunikasi Massa. Model Model Komunikasi. Radityo Muhammad, SH.,M.A. Fakultas FIKOM. Program Studi Public Relations

KONSEP SISTEM INFORMASI

26/09/2012. Sistem terbuka, sistem yang dihubungkan dengan lingkungannya melalui arus sumber daya.

Backward Chaining & Forward Chaining UTHIE

KOMUNIKASI DATA. SUDIRMAN S.Kom Website :

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

MODEL HEURISTIK. Capaian Pembelajaran. N. Tri Suswanto Saptadi

Modul Perkuliahan I Komunikasi Massa

Computer Based Information System (CBIS)

KONSEP DASAR. POKOK BAHASAN Yang akan dibahas pada pertemuan ini adalah : KONSEP DASAR SISTEM. Karakteristik Sistem. Bina Sarana Informatika

Pertemuan 10 PRINSIP KOMUNIKASI LISTRIK. Dahlan Abdullah Website :

Sistem Informasi Konsep Dasar Sistem Informasi dan Manfaatnya. Kurniawandwi.wordpress.com L/O/G/O

FORWARD & BACKWARD CHAINING SISTEM PAKAR

STMIK AMIKOM YOGYAKARTA. Oleh : Nila Feby Puspitasari

Sistem informasi manajemen. Ahmadi Aidi, Akt, Ak, CA, M.Kom

TEORI KOMUNIKASI. Pengguanaan Teori dan Model Dasar Komunikasi Massa. SUGIHANTORO, S.Sos, M.IKom. Modul ke: Fakultas ILMU KOMUNIKASI

SISTEM PAKAR. Entin Martiana Jurusan Teknik Informatika - PENS

TEKNIK DAN MODEL KOMUNIKASI

BAB II LANDASAN TEORI. Landasan teori atau kajian pustaka yang digunakan dalam membangun

BAB I PENDAHULUAN. mengakses website resmi Pemerintah Kota Bandung

DASAR TELEKOMUNIKASI ARJUNI BP JPTE-FPTK UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA. Arjuni Budi P. Jurusan Pendidikan Teknik Elektro FPTK-UPI

PENGENALAN KOMUNIKASI DATA

BAB I Pengenalan Kecerdasan Buatan (Artificial Inteligent / AI ) Created A.Tohir from Dosen Mr.Zulkifli

Teknik Sistem Komunikasi 1 BAB I PENDAHULUAN

KONSEP INFORMASI. Chairul Furqon

Struktur Sistem Pakar

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

DASAR SISTEM KOMUNIKASI (DSK) TE 1206

Pengantar Teknologi Informasi: Komunikasi Data. Hanif Fakhrurroja, MT

TTG3B3 - Sistem Komunikasi 2 Teori Informasi

KOMUNIKASI DATA PROGRAM STUDI TEKNIK KOMPUTER DOSEN : SUSMINI I. LESTARININGATI, M.T

Media Pembelajaran BAB I

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Kualitas informasi tergantung pada empat hal yaitu akurat, tepat waktu, relevan dan ekonomis, yaitu:

Sistem Pakar. Pertemuan 2. Sirait, MT

TEKNIK MELOBBY & PERSUASI

II. POLA PIKIR PENELITIAN ILMIAH. Oleh Bambang Juanda

Sistem kumpulan dari elemen-elemen atau komponen-komponen atau subsistem-subsistem.

Tita Talitha, MT. pendahuluan 1

Dalam sistem komunikasi saat ini bila ditinjau dari jenis sinyal pemodulasinya. Modulasi terdiri dari 2 jenis, yaitu:

Elektronika dan Instrumentasi: Elektronika Digital 1 Sistem Bilangan. Yusron Sugiarto

BAB II LANDASAN TEORI. kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

BAB II LANDASAN TEORI. Definisi sistem menurut [Jog05] adalah sebagai berikut:

DASAR-DASAR KOMUNIKASI ORGANISASI

BAB II, 1. Manajemen Informasi

BAB II PEMODELAN PROPAGASI. Kondisi komunikasi seluler sulit diprediksi, karena bergerak dari satu sel

Sistem Telekomunikasi MKB1142 / 2 sks

BAB II. Landasan Teori. [Jog98] mendefinisikan pengembangan system (System Development)

Management Information System

KONSEP DASAR TELEKOMUNIKASI DASAR TEKNIK TELEKOMUNIKASI (DTG1E3)

Pertemuan 1. Tujuan Teknik Komunikasi

TINJAUAN UMUM PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI

SIMULASI PENGIRIMAN DAN PENERIMAAN INFORMASI MENGGUNAKAN KODE BCH

MEDIA RELATIONS. Pokok Bahasan TV RELEASE. Dewi S. Tanti, M.I.Kom. Modul ke: Fakultas Ilmu Komunikasi

I. PENDAHULUAN II. PENDEKATAN FILSAFATI

Deteksi dan Koreksi Error

Rijal Fadilah. Transmisi & Modulasi

PENGERTIAN DAN RUANG LINGKUP SIM. Dosen : M. Noor Fuadi,S.Sos,M.AP

PRODI D3 TEKNIK TELEKOMUNIKASI 2012 Yuyun Siti Rohmah, ST., MT

TRANSMISI ANALOG DAN TRANSMISI TRANSMI DIGIT SI AL DIGIT

BAB II KERANGKA TEORITIK. 1. Pengertian Proses Komunikasi Organisasi. pesan, dan pendengar. Sedangkan menurut Emery dalam kontek

Unsur-unsur, sifat, dan fungsi komunikasi

Kesepakatan. Kuliah Sopan : Toleransi terlambat masuk kelas : 15 Menit Duduk terpisah : laki - perempuan

Sistem Informasi Manajeman. Konsep Dasar Data & Informasi

BAB I PENDAHULUAN. produksi secara keseluruhan sangat ditentukan oleh pemilihan jenis perlengkapan

PSIKOLOGI KOMUNIKASI

Pengantar Ilmu Komunikasi Komunikasi Antar Pribadi

KETRAMPILAN KOMUNIKASI PRODUKTIF. Jurusan Hama dan Penyakit Tumbuhan Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya

Sistem Berbasis Pengetahuan. Program Studi Sistem Komputer Fakultas Ilmu Komputer Universitas Putra Indonesia YPTK Padang

Transkripsi:

Konsep Informasi Sumber : Internet

Definisi Data Dan Informasi Data Fakta atau bagian dari fakta yang mengandung arti, yang dihubungkan dengan kenyataan. Informasi Data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimannya yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian yang nyata yang digunakan untuk pengambilan keputusan.

Model Sistem Komunikasi Model Shannon & Weaver Information Source Transmitter channel Receiver Destination Message Signal Received Signal Message Noise Source

Model ini terdiri dari lima elemen : Information Source adalah yang memproduksi pesan Transmitter yg menyandikan pesan dalam bentuk sinyal Channel adalah saluran pesan Receiver adalah pihak yang menguraikan atau mengkonstruksikan pesan dari sinyal Destination adalah dimana pesan sampai Redundansi Redundansi adalah hal yg bisa diramalkan (predictable) atau konvensional dlm suatu pesan. Redundansi adalah sesuatu yang bisa diramalkan atau diprediksikan (predictable). Apabila prediktabilitasnya tinggi (high predictable), maka informasinya rendah (low information).

Redundansi Jika saya berjumpa dengan seorang teman di jalan dan berkata Helo, maka saya memiliki pesan yang sangat bisa diramalkan atau redundan (Highly predictable, highly redundant). Redundansi membantu mengatasi kekurangan2 dari saluran yang mengalami gangguan. jalur komunikasi yang noise >> eja kata: copy c o p y, gift g i f t, dll. Redundansi membantu mengatasi masalah dalam pentransmisian suatu pesan entropik. suatu pesan yang sama sekali tidak diharapkan akan perlu mengulangi, sering dengan cara yang berbeda. Redundansi memainkan 2 fungsi utama, yaitu bantuan teknis dan melibatkan perluasan konsep mereka ke dalam dimensi sosial

Redundansi (Bantuan Teknis) Shannon & Weaver menunjukkan bagaimana redundansi membantu akurasi decoding dan menyediakan suatu pedoman untuk memungkinkan identifikasi kesalahan Receiver selalu mengecek akurasi dari setiap pesan yang diterima terhadap yang mungkin dan apakah mungkin ditentukan oleh konvensi dan cara pemakaian kata. Konvensi merupakan sumber utama redundansi dan hingga decoding dengan mudah.

Redundansi melibatkan perluasan konsep mereka ke dalam dimensi sosial Ketika saya mengatakan helo pada teman yang saya temui di jalan. Komunikasi saya sifatnya redundan, tidak memuat sesuatu apapun yang baru, tidak ada informasi. Tetapi pada kenyataannya ada lebih banyak dari itu. Apa yang saya katakan dengan mengatakan hello adalah memelihara dan memperkuat hubungan yang ada. Dengan tidak menyapa pada teman yang kita temui di jalan tentu saja akan memperlemah hubungan kita dengan teman tersebut. Bayangkan apa yang akan terjadi ketika saya bertemu dengan sahabat karib saya tetapi jangankan menyapanya tetapi meliriknya saja tidak. Wah bisa dilabrak habis-habisan saya...

Entropi Entropi adalah konsep acak, di mana terdapat keadaan yang kemungkinannya tidak pasti. Entropi timbul jika prediktabilitas/kemungkinannya rendah (low predictable) dan informasi yang ada tinggi (high information). Berbeda dengan redudansi yang dipandang sebagai sarana untuk memperbaikai komunikasi, entropi dipandang sebagai suatu masalah dalam komunikasi. Biasanya dikaitkan dengan khalayak yg mempunyai tingkat homogenitas tinggi/spesifik.

Andil Shannon & Weaver Semakin banyak gangguan, semakin besar kebutuhan akan redundansi yang mengurangi entropi relatif pesan. Keseimbangan redundansi dan entropi dapat menghasilkan komunikasi yang efisien dan pada saat yang sama mengatasi gangguan dalam saluran.

Wilbur Schramm Membuat 3 model yang dimulai dari komunikasi manusia yang sederhana, kemudian mengembangkan dengan memperhitungkan pengalaman dua individu hingga model komunikasi yang interaktif. Schram, komunikasi senantiasa membutuhkan setidaknya 3 unsur yaitu sumber, pesan dan sasaran.

Wilbur Schramm (1) source encoder signal decoder destination Source dapat seorang individu atau suatu organisasi. Pesan dapat berbentuk tinta pada kerta, gelombang suara di udara atau setiap tanda yang ditafsirkan. Sasarannya mungkin seorang individu yang mendengarkan, menonton atau membaca, anggota kelompok, dll.

Wilbur Schramm (2) Field of Experience Field of Experience source encoder signal decoder destination Sumber dapat menyandi dan sasaran dapat menyandi balik pesan berdasarkan pengalaman yang dimilikinya masing2. Jika wilayah irisan semakin besar, maka komunikasi lebih mudah dilakukan, --efektif.

Wilbur Schramm (3) message Encoder Decoder Interpreter Interpreter Decoder Encoder message Setiap orang dalam proses komunikasi adalah sekaligus sebagai encoder dan decoder. Menerima, juga menyampaikan pesan. Proses kembali disini disebut umpan balik (feed back) memainkan peran sangat penting dalam komunikasi.

ABX Newcomb Orientasi A terhadap X Orientasi A terhadap B Orientasi B terhadap X Orientasi B terhadap A Intensional/disengaja

Simetri Jika A dan B saling menyukai dan sepakat tentang X Jika A dan B saling membenci dan salah satu dari mereka menyukai X.

ASimetri Jika A dan B saling membenci dan mereka sama-sama menyukai X. Jika A dan B saling menyukai dan tidak sepakat tentang X.

Data Reduction (Reduksi Data) Sejumlah strategi dapat diterapkan untuk mendapatkan representasi data yang telah direduksi sehingga volumenya jauh lebih kecil, tetapi integritas data originalnya masih tetap terjaga.

Inferensi Inferensi: Proses yang digunakan dalam Sistem Pakar untuk menghasilkan informasi baru dari informasi yang telah diketahui Dalam sistem pakar proses inferensi dilakukan dalam suatu modul yang disebut Inference Engine (Mesin inferensi) Ketika representasi pengetahuan (RP) pada bagian knowledge base telah lengkap, atau paling tidak telah berada pada level yang cukup akurat, maka RP tersebut telah siap digunakan. Inference engine merupakan modul yang berisi program tentang bagaimana mengendalikan proses reasoning.

REASONING Definisi Proses bekerja dengan pengetahuan, fakta dan strategi pemecahan masalah, untuk mengambil suatu kesimpulan. (Berpikir dan mengambil kesimpulan) Contoh 1: Implikasi : Saya akan basah kuyup jika berdiri ditengah-tengah hujan deras Aksioma : Saya berdiri ditengah-tengah hujan deras Konklusi : Saya akan basah kuyup

Contoh 2: Premis : Monyet di Kebun Binatang Ragunan makan pisang Premis : Monyet di Kebun Raya Bogor makan pisang Konklusi : Semua monyet makan pisang Contoh 3: Implikasi : Tanah menjadi basah jika terjadi hujan Aksioma : Tanah menjadi basah Konklusi : Apakah terjadi hujan?

Klasifikasi data Data Kualitatif : Berupa kategori yang tidak berbentuk angka Nominal: perlu sub bagian untuk mengelompokkan dan mendeskripsikan data Ordinal: perlu urutan peringkat. Kuantitatif: dinyatakan dengan angka Diskrit: data dalam bilangan pasti (bulat), diperoleh dengan cara mencacah Kontinyu (continue): data dalam bilangan decimal, diperoleh dengan cara menghitung

Kualitas/Mutu Informasi Mengukur kualitas dari informasi, bisa dilihat dari 3 pilar yang harus diperhatikan: A. Akurat Infromasi dikatakan akurat yaitu informasi harus jelas mencerminkan maksud yang disampaikan dan harus bebas dari kesalahan-kesalahan serta tidak bias atau menyesatkan. B. Tepat Waktu Informasi yang dikirimkan dan sampai kepada penerima informasi haruslah tepat waktu dan tidak boleh terlambat. C. Relevan Informasi dikatakan relevan apabila informasi tsb harus bermanfaat bagi si penerima informasi. Relevansi informasi yang diterima oleh masing-masing penerima sangatlah berbeda-beda.

Kualitas/Mutu Informasi Nilai dari suatu informasi ditentukan dari 2 hal, yaitu: 1. Manfaat Informasi 2. Biaya mendapatkan informasi Dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya. Informasi tidak dapat ditaksir keuntungannya dengan nilai uang, akan tetapi dapat ditaksir dengan nilai efektivitasnya. Pengukuran nilai informasi biasanya dihubungkan dengan analisis Cost Effectiveness atau Cost Benefit.