Slamet Riyanto

dokumen-dokumen yang mirip
Tutorial Membuat Website dengan Photoshop CS2

BAB 4 PROSES PENGEMBANGAN

Database dan Instalasi

BAB 4 PROSES PENGEMBANGAN

BAGIAN 1 dari 7. Pengertian Joomla. Lisensi Dokumen: Slamet Riyanto 1. Apa itu Joomla?

Membuat Tombol Enter dengan Menggunakan Adobe Photoshop Oleh : Tomy Meilando

Membuat Frame (Gaussian Blur)

TIK CERDA S. Adobe Photoshop MODUL ADOBE PHOTOSHOP TIK CERDAS. TIK CERDAS Surabaya, Indonesia

6.1 Praktek Penggunaan Panel Layer

Image Processing Interface Desin

Ketika ingin mengambil salah satu objek dalam sebuah foto/gambar tentu merasa kesulitan. Objek yang diambil sebesar objek tersebut.

Kreasi Bingkai Gokil

Ardath Parahara Setyan

PENGENALAN ADOBE PHOTOSHOP

DAFTAR ISI BAB 1 Menyeleksi Menjadi Lebih Mudah... 1 BAB 2 Seleksi Cara Tradisional... 5

3. Klik Horizontal Type Tool yang ada dalam toolbox 4. Lihat option bar, lalu pilih dan atur nilai-nilai pada option bar sehingga seperti:

PROGRAM STUDI D3 JURUSAN TEKNIK KOMPUTER POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA PALEMBANG TK Computer 1 (Multimedia) Hand On Lab 1 Konsep Layer dan Tool Dasar

BAB IV HASIL KERJA PRAKTEK

Membuat Kalender Meja dengan Photoshop

ADOBE PHOTOSHOP PENGENALAN TOOLS

MODUL KULIAH DAN PRAKTIKUM LABOR. Teknologi Multimedia. Interface Design. Oleh Muhammad Adri, S.Pd, MT

Slamet Riyanto

BAB I PENDAHULUAN PHOTOSHOP CS2

E-trik Adobe Illustrator CS2

Mengenal Adobe Photoshop CS3

Spesifikasi: Ukuran: 14x21 cm Tebal: 238 hlm Harga: Rp Terbit pertama: Agustus 2005 Sinopsis singkat:

Tampilan slide presentasi untuk industri kreatif dengan tema fresh

Mengekspos Sinar Matahari dan Bulan

LATIHAN SOAL MID SEMESTER 1 MATA PELAJARAN TIK KELAS XII IPA DAN IPS Oleh : Gianto, SPd

Membuat Gambar Kolase Menggunakan Blending Mode

Mengganti Warna Background Pas Foto dengan Menggunakan

DESAIN BROSUR SUPERMARKET MENGGUNAKAN ADOBE PHOTOSHOP CS Gianto, SPd - SMAN 113 Jakarta

Spesifikasi: Ukuran: 11x18 cm Tebal: 200 hlm Harga: Rp Terbit pertama: September 2005 Sinopsis singkat:

Dasar-Dasar Menggambar dengan Flash (Objek dan Teks) Oleh: Ali Mahmudi

Transforming & Retouching

Menambahkan Efek Cuaca pada Gambar

Membuat Welcome Screen Sendiri

Moh Sulhan

Standar Kompetensi : 1. Menggunakan peerangkat lunak pembuat grafik. Kompetensi Dasar

1. Buat dokumen baru pada photoshop ( CTRL +N) dengan pengaturan opsi sebagai berikut

Langkah pembuatan efek foto blending dengan Photoshop

Mari kita mulai! Langkah 1: Tambahkan Kosong New Layer

Eko Purwanto WEBMEDIA Training Center Medan

A. Kompetensi Setelah mengikuti mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan membuat efek teks dan membuat efek gambar.

PANDUAN BELAJAR BAGIAN KEDUA. Dibuat oleh : K A M A L U D I N

MACROMEDIA FLASH. 1.1 Mengenal interface Macromedia Flash 8. Panel. Timeline Stage. Properties. Animasi Sederhana dengan Macromedia Flash 1

Flash Case on Masking Animation

BAB II Pengantar Layers

1. MELIHAT AREA KERJA

BAS 1 Ti gkat Pe Teks Plastik 3D. 1. Pertama, buatlah dokumen baru dengan ukuran 8 em x 5 em, resolusi 100, contentsewhite.

PERANGKAT LUNAK DESAIN GRAFIS

Bekerja dengan Layers

E-trik Adobe Illustrator CS2 ROBOT KEPITING. fandi

Mengenal Photoshop. 2.1 Mengenal Interface

Mengenal Lingkungan Kerja Adobe Photoshop CS5

Spesifikasi: Ukuran: 14x21 cm Tebal: 288 hlm Harga: Rp Terbit pertama: Juni 2005 Sinopsis singkat:

1. Efek Cloud Pada Background Foto

Saepuloh. Saepuloh. Menggunakan Mode Warna Duotune.

DESIGN IKLAN SEPATU. 1. Buka aplikasi Photoshop CS5, kemudian atur kanvas sehingga berukuran 1024 x 768 px dan pilih warna putih sebagai background.

babastudio.com babastudio.com

BAB 5 PROSES EDITING 5.1. EDITING AWAL

Menggunakan Tool. Seperti telah dijelaskan pada bagian sebelumnya bahwa terdapat beberapa tambahan tool dan perubahan perintah pada versi terbaru.

Membuat Desain Kartu Nama Dengan menggunakan Aplikasi Desain Photoshop

PROGRAM STUDI TEKNIK KOMPUTER JURUSAN TEKNIK KOMPUTER POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA PALEMBANG TK Computer 1 (Multimedia) Hand On Lab 6

KATA PENGANTAR. Assalamualaikum Wr. Wb.

Tutorial Singkat Membuat Desain Header di CMS Balitbang.

Ada beberapa persiapan yang harus di lakukan sebelum membuat sebuah Company Profile

Untuk keluarga kecilku, tanpa kalian tidak ada aku yang sekarang. Terima kasih.

Iman Adrianto

Membuat Berbagai Desain Logo

Heryzal Heryandi

Bab 3 Menulis Teks di dalam Kanvas

Latihan 1 Illustrator Pengenalan Perangkat kerja

KREASI DESAIN ALAS KAKI

Desain cover buku PENDAHULUAN

Spesifikasi: Ukuran: 14x21 cm Tebal: 272 hlm Harga: Rp Terbit pertama: Juli 2005 Sinopsis singkat:

3 Layers. Memilih Layer-Layer yang Mirip

Daftar Isi. Pendahuluan... ix

Poster. dinding atau permukaan datar lainnya dengan sifat mencari perhatian mata sekuat mungkin.

MENGGUNAKAN PROGRAM PENGOLAH GRAFIS

Chendra Hadi S.

Miftah Fahmi

Graphic Desaign dengan Adobe Photoshop

Cloudy Morning. Project 2

Flash Case on Text Animation

Daftar Isi. Pendahuluan

3. Klik tombol Add Filter sehingga tampak pilihan efek filter 4. Pilih efek animasinya serta atur pada perintah di dalamnya

Spesifikasi: Ukuran: 11x18 cm Tebal: 178 hlm Harga: Rp Terbit pertama: Mei 2005 Sinopsis singkat:

Spesifikasi: Ukuran: 14x21 cm Tebal: 48 hlm Harga: Rp Terbit pertama: April 2005 Sinopsis singkat:

TIP DAN TRIK BEKERJA EFEKTIF DAN EFISIEN

Sofiyan Arif Kurniawan

Dasar-Dasar Channels

PROGRAM STUDI D3 JURUSAN TEKNIK KOMPUTER POLITEKNIK NEGERI SRIWIJAYA PALEMBANG TK Computer 1 (Multimedia) Hand On Lab 5

1. Buka Program Adobe Photosop CS3 yang berada di desktop. 2. Tekan kombinasi Ctrl + O (open), untuk membuka gambar pertama yaitu Landscape.

Membuat Teks Berkesan 3D dengan Photoshop

No Tombol Keterangan 9. [Home] Memindah pointer ke kolom A pada baris yang 10. [End] Memindah pointer ke data terjauh di kanan pointer pada baris yang

MEMBUAT TEKS REFLEKTIF

Zaid Romegar Mair Lisensi Dokumen:

Johani

Transkripsi:

Teknik Membuat Web Profesional dengan Photoshop Slamet Riyanto kangmas@slametriyanto.web.id http://slametriyanto.web.id Lisensi Dokumen: Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang disertakan dalam setiap dokumen. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang, kecuali mendapatkan ijin terlebih dahulu dari IlmuKomputer.Com. Pada bagian ini kita akan membahas tentang teknik pengembangan situs sesuai dengan sketsa. Proses pengembangan diawali dengan pembuatan layout halaman menggunakan Adobe Photoshop, kemudian diolah dalam Macromedia Dreamweaver untuk menambahkan isi (content) dan sedikit tambahan menu pop up (pull down) menggunakan Javascript. Untuk studi kasus, pertama kali kita akan mencoba membuat situs pribadi. Dalam hal pemilihan warna, terserah para pembaca. Saya sebagai penulis hanya memberikan teknik membuat bentuk layout halaman website profesional. 4.1. SITUS PRIBADI Gambar 4.1.1. Bentuk Layout yang akan disempurnakan Dengan melihat bentuk layout tersebut di atas, akan lebih mudah proses pengembangannya dalam Adobe Photoshop. Sebelum membuat dokumen baru, kita harus mengetahui bahwa tidak 1

semua resolusi monitor pengguna sama dengan yang kita miliki. Sebagai contoh, resolusi monitor kita menggunakan ukuran 1024 x 768 pixel sedangkan pengguna (user) hanya memiliki resolusi 800 x 600 pixel. Apabila Anda membuat ukuran dokumen 900 x 600 pixel maka menimbulkan ketidaknyamanan pengunjung karena harus sering menggulung halaman website akibat ukuran dokumen terlalu lebar. Sebaiknya lebar tidak melebihi 800 pixel. 4.2.1. Membuat Dokumen Baru Diasumsikan Anda menggunakan Adobe Photoshop CS maupun CS2. Jalankan program Adobe Photoshop kemudian ikuti beberapa petunjuk berikut ini. 1. Buatlah dokumen baru dengan ukuran 800 x 600 pixel. Mode warna RGB, resolusinya 72 pixel, mode warna RGB 8 bit dan latar belakang white. Beri nama dokumen baru tersebut (misal: Situs Pribadi), setelah selesai klik OK. Gambar 4.1.1.1. Kotak dialog dokumen baru 2. Untuk mempermudah proses pembuatan interface situs, ada baiknya memasukkan gambar bentuk layout ke dalam dokumen Adobe Photoshop. Anda dapat menduplikasi (copy dan paste) ke dalam dokumen tersebut. Gambar 4.1.1.2. Sketsa yang telah dibuka dengan Photoshop 3. Klik Set Foreground color untuk memilih warna sebagai latar belakang. 2

Gambar 4.1.1.3. Set Foreground color 4. Setelah kotak dialog Color Picker muncul, masukkan kode warna # 0066cc pada kotak kode. Gambar 4.1.1.4. Kotak dialog Color Picker 5. Tekan tombol Alt+Backspace secara bersama-sama untuk memberi warna pada layer Background. Gambar 4.1.1.5. Layer Background yang telah diberi warna 6. Buatlah layer baru dengan nama Up kemudian aktifkan Rectangle Marquee tool dan buatlah seleksi seperti nampak pada gambar berikut. 3

Gambar 4.1.1.6. Membuat seleksi berbentuk kotak. 7. Tekan huruf D pada keyboard untuk mengubah warna default Foreground dan Background (Hitam dan Putih) kemudian tekan huruf X untuk membalik warna tersebut. Tekan tombol Alt+Backspace secara bersama-sama untuk memberi warna putih pada layer Up. Tekan Ctrl+D untuk membuang seleksi. Gambar 4.1.1.7. Memberi warna putih sebagai tempat navigasi. 4.2.1. Membuat Interface Bentuk interface yang bagus dapat membangkitkan gairah para pengguna untuk tetap menikmati berbagai berita dan informasi yang disajikan. Keunikan bentuk interface memiliki nilai tersendiri karena tidak semua orang memiliki kemampuan untuk menciptakan bentuk tersebut. Berikut ini akan membahas salah bentuk interface yang modern. 8. Pertama kali, aktifkan tool Pen. Gambar 4.1.2.1. Pen tool. 9. Pada menu option di bagian atas, pilih Shape Layers. Gambar 4.1.2.2. Menu Option Pen tool. 10. Klik Set Foreground Color untuk memilih warna. 4

Gambar 4.1.2.3. Kotak dialog Color Picker untuk memilih warna. 11. Setelah kotak dialog Color Picker muncul, masukkan kode warna #ff5d6c pada kotak yang disediakan. Gambar 4.1.2.4. Kotak dialog Color Picker 12. Buatlah Shape menggunakan Pen tool dengan bentuk seperti nampak pada gambar 4.1.2.5. 13. Aktifkan Convert Point tool untuk membuat efek lengkung. (Lihat gambar 4.1.2.6.). Gambar 4.1.2.5. Bentuk Shape yang diinginkan. 14. Aktifkan Convert Point tool untuk membuat efek lengkung. Gambar 4.1.2.6. Mengaktifkan Convert Point tool 15. Klik pada segmen yang ingin diberi efek lengkung. Klik dan tahan sambil menggeser salah satu convert point ke kanan secara perlahan agar membentuk lengkungan yang diinginkan. 5

Gambar 4.1.2.6. Membuat bentuk lengkung 16. Selanjutnya memilih segmen yang lain. Klik dan tahan sambil menyeret pointer ke kanan secara perlahan agar membentuk objek yang diinginkan. Gambar 4.1.2.7.Membuat bentuk lengkung 17. Jika telah selesai maka akan terbentuk sebuah asesoris modern seperti nampak pada gambar berikut. Gambar 4.1.2.8. Bentuk asesoris modern 18. Aktifkan layer Shape 1, buatlah duplikat layer tersebut dengan cara mengklik dan tahan sambil menggerakkan ke ikon Create New Layer. Gambar 4.1.2.9. Membuat duplikat layer 6

19. Jika berhasil, pada Palet Layer akan muncul hasil duplikasi layer tersebut dengan nama Shape 1 copy. (Lihat gambar 4.1.2.10.). 20. Aktifkan layer Shape 1 copy kemudian tekan Ctrl+T untuk mentransformasikan. Klik tombol mouse kanan dan pilih Flip Horizontal. Setelah selesai klik tombol Commit pada option bar atau dapat juga menekan tombol Enter. (Lihat gambar 4.1.2.11.). Gambar 4.1.2.10. Duplikat layer telah muncul Gambar 4.1.2.11. Mentransformasikan objek 21. Kurangi tingkat kepekatan (opacity) dengan cara menggeser slider pada menjadi 50%. Gambar 4.1.2.12. Mengurangi tingkat kepekatan (opacity) 22. Aktifkan Direct Selection tool. Gambar 4.1.2.13. Mengaktifkan Direct Selection tool 7

23. Buatlah seleksi untuk memilih dua buah segmen yang akan dipindahkan secara bersama-sama. Gambar 4.1.2.14. Membuat seleksi menggunakan Direct Selection tool 24. Gunakan tombol panah ke kiri untuk menggeser dua buah segmen tersebut. Gambar 4.1.2.15. Memindahkan posisi segmen 25. Langkah selanjutnya adalah membuat ilustrasi yang sama untuk memperindah tampilan. Buatlah duplikat layer Shape 1 sekali lagi dengan cara menggeser layer tersebut ke ikon Create New Layer. Kemudian modifikasi bentuknya menggunakan Convert Point tool sehingga akan membentuk sebuah latar belakang yang modern. Ubahlah opacity-nya menjadi 20%. Gambar 4.1.2.16. Bentuk shape sebagai latar belakang 26. Berikutnya, aktifkan Pen tool dan buatlah Shape yang berbentuk seperti gambar berikut. 8

Gambar 4.1.2.17. Membuat Shape lain 27. Seperti biasa, aktifkan Convert Point tool untuk membuat bagian yang lengkung. Gambar 4.1.2.18. Mengatur lengkungan dengan Convert Point 28. Sehingga akan didapatkan sebuah bentuk interface yang modern. Gambar 4.1.2.19 Bentuk sederhana layout Situs Pribadi 29. Duplikasi Shape 2 dengan cara menyeret layer tersebut ke ikon Create New Layer. Kemudian ubahlah bentuknya agar lebih menarik lagi. Untuk memodifikasi, gunakan Convert Point tool dan Direct Selection tool. Jika mengikuti petunjuk buku ini, bentuk shape akan seperti nampak pada gambar berikut. 9

Gambar 4.1.2.20. Bentuk layout setelah dimodifikasi 30. Terakhir, aktifkan Rectangle tool. Gambar 4.1.2.21. Memilih Rectangle tool 31. Kemudian buatlah Shape berbentuk kotak memanjang. Jangan lupa memberi warna Shape tersebut dengan kode warna #ea1c30. Gambar 4.1.2.22. Membuat shape baru 4.2.1. Membuat Tombol Setelah sebelumnya membuat bentuk interface untuk halaman situs, langkah selanjutnya adalah membuat tombol yang eksklusif. 1. Pertama kali, aktifkan Rectangle Rounded tool. 10

Gambar 4.1.3.1 Memilih Rounded Rectangle tool 2. Buatlah sebuah tombol berbentuk kotak. Gambar 4.1.3.2. Bentuk shape baru 3. Aktifkan Direct Selection tool kemudian buatlah seleksi untuk memilih empat buah segmen di bagian bawah. Gambar 4.1.3.3. Memilih beberapa segmen 4. Geser ke kanan sebanyak 10 kali menggunakan tombol tanda panah ke kanan. Gambar 4.1.3.4. Memindahkan segmen 5. Berilah efek bayangan (Drop Shadow) dengan cara mengklik ikon Layer Style (f) di bagian bawah Palet Layers. (Lihat Gambar 4.1.3.5.). 6. Setelah kotak dialog Layer Style muncul, aturlah beberapa spesifikasi seperti nampak pada gambar 4.1.3.6. Setelah selesai klik OK. 11

Gambar 4.1.3.5. Memilih style Drop Shadow Gambar 4.1.3.6. Setting untuk efek Drop Shadow 7. Langkah selanjutnya adalah membuat beberapa duplikasi tombol tersebut dengan cara menggesernya ke ikon Create New Layer. Gambar 4.1.3.7. Bentuk tombol yang sudah jadi 8. Buatlah tiga buah tombol lagi dengan cara yang sama seperti sebelumnya. Anda dapat menduplikasi tombol yang sudah ada atau membuat tombol baru lagi. Jika Anda telah membuat tiga buah tombol, kira-kira bentuknya seperti gambar berikut ini. 12

Gambar 4.1.3.8. Tampilan layout halaman muka sudah terbentuk 13

Biografi Penulis Slamet Riyanto. Kompetensi di bidang desain grafis terutama masalah publishing (percetakan). Saat ini masih aktif bekerja di Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PDII-LIPI) di Jalan Gatot Subroto 10. Sejak 2002 telah menulis di Elexmedia Komputindo (Tips dan Trik Photoshop 6, Singkat Tepat Jelas Adobe PageMaker 7, Tips dan Trik Adobe Photoshop 7, Membuat Objek 3 Dimensi dengan Photoshop 7, Melukis Digital dengan Photoshop 7). Selain menjadi penulis aktif di Elexmedia, karya lain juga diterbitkan oleh Datakom Lintas Buana (Desain Grafis demgan Photoshop 6, Mendalami Photoshop 7, Tips dan Trik PageMaker 7, Praktikum Photoshop CS2, dan Praktikum Mambo). Menjadi instruktur di Brainmatics Cipta Informatika (http://brainmatics.com), Pengembang Web dan Desainer lepas pada beberapa perusahaan IT di Jakarta (Biro Personel Metro Polri, Samapta Polri, Cedawui, Penerbit Datakom, Koordinator bidang Desain Grafis dan Desktop Publishing di IlmuKomputer.Com (IKC). Berbagai artikel menarik lain tersedia secara gratis di situs blog http://slametriyanto.web.id YM!: sl4metr 14