BAB V VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN 5.1 VISI Dalam periode Tahun 2013-2018, Visi Pembangunan adalah Terwujudnya yang Sejahtera, Berkeadilan, Mandiri, Berwawasan Lingkungan dan Berakhlak Mulia. Sehingga diharapkan seluruh stakeholder di bahu membahu mengoptimalkan seluruh kapasitas yang dimilikinya untuk meningkatkan dan mewujudkan seluruh masyarakat lebih sejahtera, berkeadilan, mandiri, berwawasan lingkungan dan berakhlak mulia. Pada Visi Tahun 2008-2013 terdapat 5 (lima) kalimat kunci yaitu sejahtera, berkeadilan, mandiri, berwawasan lingkungan, serta berakhlak mulia. 1. Sejahtera : adalah kondisi kehidupan individu dan masyarakat yang terpenuhi kebutuhan lahir dan batin 2. Berkeadilan : adalah perwujudan kesamaan hak dan kewajiban dalam berbagai aspek kehidupan 3. Mandiri : adalah suatu kehidupan yang berdaya saing, kreatif, inovatif, produktif dan partisipatif sehingga mampu memenuhi kebutuhan sendiri 4. Berwawasan lingkungan : adalah pembangunan yang mengarah pada kondisi kehidupan yang senantiasa melihat pada kelestarian alam dan nilai-nilai budaya 5. Berakhlak mulia : adalah kondisi kehidupan masyarakat yang berlandaskan sosial dan keagamaan sasaran dan tujuan, perekonomian daerah, dan pemerataan pendapatan masyarakat, kualitas pelayanan publik, kualitas sumberdaya manusia, dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dalam rangka konsistensi, sinergitas antara rencana pembangunan jangka menengah daerah dengan RPJMN dan RPJPD, penjelasan visi harus menggambarkan keterkaitannya dengan RPJPD dan RPJPN untuk RPJMD BAB V V-1
provinsi dan keterkaitannya dengan RPJPD provinsi untuk RPJMD kabupaten/kota. Penelaahan RPJPD merupakan langkah utama dalam perumusan RPJMD mengingat RPJMD merupakan penjabaran dari tahapan pembangunan periode 5 (lima) tahunan berkenaan dalam RPJPD. Hasil penelaahan sampai dengan periode terakhir dibandingkan dengan target kinerja sasaran pokok periode RPJMD yang akan disusun, menjadi bahan utama penyusunan tujuan dan sasaran RPJMD. Untuk memudahkan penelaahan RPJPD dapat menggunakan hasil evaluasi hasil pelaksanaan RPJPD. Hasil telaahan RPJPD selanjutnya dituangkan dalam tabel sebagai berikut: Tabel 5. 1 Hasil Telaahan RPJPD 1 Terwujudnya masyarakat yang berakhlak mulia, beretika, berbudaya dan beradab Terwujudnya karakter bangsa yang tangguh, kompetitif, berakhlak mulia, beretika, berbudaya dan beradab berdasarkan falsafah Pancasila yang dicirikan dengan watak dan perilaku manusia dan masyarakat yang cukup beragam, meskipun mayoritas keturunan suku Madura, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berbudi luhur, toleran, bergotongroyong, berjiwa patriotik dan tangguh, berusaha berkembang dinamis dan berorientasi Iptek; Relatif beragamnya budaya masyarakat di tetap menjunjung harkat dan martabat manusia Indonesia RPJMD Tahun 2008 2013 : Meningkatnya Ketahanan Pangan Melalui Optimalisasi Produksi Pertanian, Peternakan dan Perikanan Meningkatnya Perekonomian Daerah Melalui Optimalisasi Usaha Sektor Riil Percepatan Pembangunan Infrastruktur dan Peningkatan Investasi Daerah Pelestarian Lingkungan Hidup dan Pencegahan Bencana Meningkatnya Kualitas Pelayanan Pendidikan, Sosial Keagamaan dan Kesehatan RPJM periode ke-1 diarahkan untuk : Membangun masyarakat yang berkarakter cerdas, adil dan beradab, berkepribadian nasional, tangguh, kompetitif, bermoral, dan berdasarkan falsafah Pancasila, yang dicirikan dengan watak dan perilaku manusia dan masyarakat Indonesia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa; Membangun Kab. di segala bidang yang ditujukan untuk menciptakan yang aman dan damai, adil dan demokratis, dan meningkatnya tingkat kesejahteraan masyarakat; Meningkatkan SDM dan Iptek melalui mutu pendidikan dan kesehatan; Meningkatkan ketahanan pangan; BAB V V-2
2 Terwujudnya Pemerintahan Daerah yang demokratis, berlandaskan hukum, dan berkeadilan Terwujudnya penegakan hak-hak asasi manusia yang berdasar pada Pancasila dan Undang- Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945; Mewujudkan kelembagaan nilai-nilai demokrasi yang menitikberatkan pada prinsip-prinsip toleransi, non-diskriminasi dan kemitraan Pengembangan investasi di berbagai unit usaha industri dan jasa melalui upaya permodalan serta profesionalitas ketenagakerjaan Pengendalian pencemaran dan lingkungan, kelembagaan dan kapasitas kebijakan spasial semua sektor dalam mencegah dampak lingkungan hidup dan meminimalkan dampak bencana; Meningkatkan pengawasan kinerja aparatur pemerintah menuju good and clean governance. RPJM periode ke-2 diarahkan untuk : Memantapkan penataan kembali pembangunan di segala bidang, melalui sumberdaya manusia (SDM) dan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek); Memantapkan upaya ketahanan pangan, investasi serta ketenagakerjaan Meningkatkan daya saing perekonomian melalui penguatan industri manufaktur yang sejalan dengan penguatan pembangunan pertanian dan lainnya sesuai potensi daerah secara terpadu untuk lebih meningkatkan kerjasama antara pemerintah dan BAB V V-3
3 Terwujudnya rasa aman dan damai bagi seluruh rakyat Terwujudnya keamanan di wilayah yang menjaga keselamatan warga dari tindak kriminal; Aparat keamanan daerah yang profesional bertindak mengayomi masyarakat dalam bidang keamanan dan dibantu oleh partisipasi masyarakat. dunia usaha; Pengembangan teknologi tepat guna untuk menunjang percepatan pembangunan di segala bidang; Peningkatan aksesibilitas menuju melalui pembangunan jalan arteri primer yang bebas hambatan (tol); Pengembangan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah; Memantapkan upaya pengendalian pencemaran dan lingkungan, kelembagaan dan kapasitas kebijakan spasial semua sektor dalam mencegah dampak lingkungan hidup dan meminimalkan dampak bencana; Memantapkan pengawasan kinerja aparatur pemerintah menuju good and clean governance. RPJM periode ke-3 diarahkan untuk : Lebih memantapkan pembangunan secara menyeluruh di berbagai bidang, menekankan pencapaian saya saing kompetitif perekonomian berlandaskan keunggulan SDA dan SDM berkualitas serta kemampuan ilmu dan pengetahuan dan teknologi (Iptek) yang terus meningkat; BAB V V-4
4 Terwujudnya yang ASRI Penerapan prinsip-prinsip pembangunan yang berkelanjutan di seluruh sektor dan wilayah menjadi prasyarat utama dalam pelaksanaan berbagai kegiatan pembangunan. Memantapkan infrastruktur di seluruh wilayah untuk mendukung kelancaran kegiatan perekonomian; Lebih memantapkan upaya pengendalian pencemaran dan lingkungan, kelembagaan dan kapasitas kebijakan spasial semua sektor dalam mencegah dampak lingkungan hidup dan meminimalkan dampak bencana; Lebih memantapkan pengawasan kinerja aparatur pemerintah menuju good and clean governance. RPJM periode ke-4 diarahkan untuk : Terwujudnya masyarakat yang maju dan sejahtera melalui percepatan pembangunan di berbagai bidang dengan terbangunnya struktur perkonomian yang kokoh berlandaskan keunggulan kompetitif di berbagai wilayah kecamatan yang didukung oleh SDM yang berkualitas dan berdaya saing; Terwujudnya aksesibilitas dalam menunjang kelancaran kegiatan di segala bidang; Terkendalinya pencemaran dan lingkungan; Terwujudnya tata pemerintahan yang BAB V V-5
5 Terwujudnya potensi lokal yang berdaya saing untuk mencapai masyarakat yang lebih makmur dan sejahtera 6 Terwujudnya sebagai daerah sebagian pesisir dan sebagian dataran tinggi yang mampu menopang kemandirian lokal yang berdaya saing Membangun Sumberdaya Manusia yang Berkualitas Meningkatkan Potensi Lokal dengan Orientasi Regional/Nasional dan Berdaya Saing Global Penguasaan, Pengembangan dan Pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Sarana dan Prasarana yang Memadai Reformasi Birokrasi Meningkatkan budidaya berbasis potensi lokal yang berasal dari sumberdaya laut dan sumberdaya pertanian, perkebunan serta kehutanan; Membangun sistem pertanian terpadu yang didukung sumberdaya manusia (SDM) yang mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek). baik, bersih, berwibawa, yang berdasarkan hukum, birokrasi yang profesional dan netral (good and clean governance); Terwujudnya masyarakat sipil, masyarakat politik dan masyarakat ekonomi yang maju dan terwujudnya kemandirian usaha daerah dalam konstelasi nasional maupun global. 7 Terwujudnya peranan di Tingkat Regional (Propinsi Jawa Timur) dan Nasional (Indonesia) bahkan Internasional Memperkenalkan/mempr omosikan potensi lokal daerah di Tingkat Regional, Nasional dan Internasional terutama di industri pariwisata; Meningkatkan daya tarik yang mendorong investor untuk menanamkan modalnya. BAB V V-6
*) sampai dengan periode terakhir sebelum penyusunan RPJMD Sumber : diolah dari RPJPD Kab. 2005-25, RPJMD 2008-2013 Secara filosofi visi Pembangunan tersebut dapat dijelaskan melalui makna didalamnya yang dapat diartikan bahwa dalam rangka mencapai tujuan umum pembangunan yaitu masyarakat yang berdaya saing tinggi, maka dalam 5 tahun yang akan datang diperlukan upaya untuk mewujudkannya. Perumusan penjelasan visi sebagai berikut: Tabel 5. 2 Perumusan Penjelasan Visi Visi -pokok Visi Penjelasan Visi 1. Terwujudnya yang Sejahtera, Berkeadilan, Mandiri, Berwawasan Lingkungan, dan Berakhlak Mulia. Sejahtera Berkeadilan Mandiri Berwawasan Lingkungan Berakhlak Mulia : Kondisi kehidupan individu dan masyarakat dan terpenuhinya kebutuhan lahir dan batin Perwujudan kesamaan hak dan kewajiban dalam berbagai aspek kehidupan. Suatu kehidupan yang berdaya saing, kreatif, inovatif, produktif dan partisipatif sehingga mampu memenuhi kebutuhan sendiri Pembangunan yang mengarah pada kondisi kehidupan yang senantiasa melihat pada kelestarian alam dan nilainilai budaya Kondisi kehidupan masyarakat yang berlandaskan sosial dan keagamaan sasaran dan tujuan, perekonomian daerah, dan pemerataan pendapatan masyarakat, kualitas pelayanan publik, kualitas sumberdaya manusia,dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. BAB V V-7
Tabel 5.3 Keterkaitan Visi RPJMD dengan Visi RPJMD Provinsi Jawa Timur dan RPJMN Visi RPJMD Terwujudnya yang Sejahtera, Berkeadilan, Mandiri, Berwawasan Lingkungan, dan Berakhlak Mulia Visi RPJMD Provinsi Jawa Timur Terwujudnya Jawa Timur yang Makmur dan Berakhlak dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia Visi RPJMN Terwujudnya Indonesia yang Sejahtera, Demokratis, dan Berkeadilan Apabila kita memperhatikan tabel diatas dapat disimpulkan bahwa Visi tahun 2013 2018 terdapat keterkaitan dan berkesinambungan terhadap Visi Provinsi Jawa Timur maupun Visi RPJMN sehingga konsistensi dan sinergitas perencanaan pembangunan tetap terjaga dan terus dapat berlangsung. 5.2 MISI Sesuai dengan harapan Terwujudnya yang Sejahtera, Berkeadilan, Mandiri, Berwawasan Lingkungan dan Berakhlak Mulia, maka ditetapkan Misi Pembangunan Tahun 2013-2018 sebagai upaya dalam mewujudkan visi, sebagai berikut: 1. Mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui daya saing daerah, pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan, dan optimalisasi pengelolaan sumber daya berkelanjutan. 2. Mewujudkan masyarakat yang berakhlak mulia melalui kualitas pelaksanaan otonomi daerah dalam penyelenggaraan kepemerintahan yang baik dan bersih. Tabel 5. 4 Perumusan Penjelasan Misi -pokok Visi Misi/Sub-misi Penjelasan Misi 1. Sejahtera : Kondisi kehidupan individu dan masyarakat dan terpenuhinya kebutuhan lahir dan batin 2. Berkeadilan : Perwujudan kesamaan hak dan kewajiban dalam berbagai aspek kehidupan. Mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui daya saing daerah, pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan, dan optimalisasi pengelolaan sumber daya berkelanjutan Demi Mewujudkan misi pembangunan, melalui : - Mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran terbuka; - Meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan masyarakat; - Mengembangkan sektor industri pertanian dan BAB V V-8
-pokok Visi Misi/Sub-misi Penjelasan Misi 3. Mandiri : Suatu kehidupan yang berdaya saing, kreatif, inovatif, produktif dan partisipatif sehingga mampu memenuhi kebutuhan sendiri 4. Berwawasan Lingkungan : Pembangunan yang mengarah pada kondisi kehidupan yang senantiasa melihat pada kelestarian alam dan nilai-nilai budaya 5. Berakhlak Mulia : Kondisi kehidupan masyarakat yang berlandaskan sosial dan keagamaan sasaran dan tujuan, perekonomian daerah, dan pemerataan pendapatan masyarakat, kualitas pelayanan publik, kualitas sumberdaya manusia,dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Mewujudkan masyarakat yang berakhlak mulia melalui kualitas pelaksanaan otonomi daerah dalam penyelenggaraan kepemerintahan yang baik dan bersih perdagangan, khususnya mutu produksi, akses pemasaran dan modal; - Mengurangi tingkat infrastruktur terutama jalan ; - Mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya alam bagi masyarakat; - Penanganan terhadap bencana alam, terutama banjir, lingkungan, dan abrasi; - Meningkatkan pelayanan publik dengan mengoptimalkan sumber dana (anggaran) yang terbatas. Tabel perumusan penjelasan misi di atas digunakan untuk merumusan penjelasan misi yang merupakan penyelarasan dari arah kebijakan 5 (lima) tahun misi kepala daerah terpilih dan isu-isu strategis Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2013-2018. 5.3 TUJUAN dan SASARAN Untuk merealisasikan pelaksanaan misi pemerintah, perlu ditetapkan tujuan pembangunan daerah (goal) yang akan dicapai dalam kurun waktu lima tahun ke depan. Tujuan pembangunan daerah ini ditetapkan untuk memberikan arah terhadap pembangunan kabupaten secara umum. Di samping itu juga dalam rangka memberikan kepastian operasional dan keterkaitan terhadap isu strategis yang telah ditetapkan. merupakan bagian integral dalam proses perencanaan strategis dan merupakan dasar yang kuat untuk mengendalikan dan memantau pencapaian kinerja. -sasaran yang ditetapkan BAB V V-9
sepenuhnya mendukung pencapaian tujuan yang terkait. Dengan demikian, apabila seluruh sasaran yang ditetapkan telah dicapai diharapkan bahwa tujuan terkait juga telah dapat dicapai dan diharapkan berdampak pada seluruh aspek kehidupan masyarakat Dalam menindaklanjuti isu strategis, visi, dan misi tersebut pemerintah berupaya untuk mencapai tujuan dan sasaran. Tujuan dan sasaran yang ingin dicapai dalam 5 tahun kedepan adalah : Tabel 5.5 Keterkaitan Visi, Misi, Tujuan dan Visi : Terwujudnya yang Sejahtera, Berkeadilan, Mandiri, Berwawasan Lingkungan, dan Berakhlak Mulia. Misi Tujuan Mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui daya saing daerah, pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan, dan optimalisasi pengelolaan sumber daya berkelanjutan. Mewujudkan masyarakat yang berakhlak mulia melalui kualitas pelaksanaan otonomi daerah dalam penyelenggaraan kepemerintahan yang baik dan bersih. Meningkatnya perekonomian daerah yang berbasis kerakyatan. Meningkatnya daya saing daerah Meningkatnya pembangunan ekonomi yang berwawasan lingkungan Meningkatnya kualitas kehidupan masyarakat Meningkatnya penyelenggaraan kepemerintahan yang baik dan bersih 1. Peningkatan perekonomian daerah 2. Peningkatan dan pemerataan pendapatan masyarakat 1. Peningkatan kualitas pelayanan publik. 2. Peningkatan kualitas infrastruktur daerah 1. Peningkatan kualitas lingkungan hidup 1. Peningkatan kualitas pendidikan, 2. Peningkatan kualitas kesehatan dan kondisi sosial masyarakat. 3. Peningkatan kualitas sanitasi perumahan dan permukiman. 1. Peningkatan partisipasi aktif masyarakat 2. Peningkatan transparansi dan akuntabilitas publik BAB V V-10