Perbandingan Shell Unix

dokumen-dokumen yang mirip
Zaid Romegar Mair Lisensi Dokumen: Gambaran umum : Break statement

Shell dan Pemrograman Shell

Pertemuan 5. Struktur Perulangan

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL BIRO PERENCANAAN DAN KERJASAMA LUAR NEGERI

Pemrograman Bash Shell di Linux. agussalim

Praktikum 6-A POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR: DASAR TEORI: 1 SHELL SCRIPT. Pemrograman Shell

Otomasi Shell Script Lanjut

TEORI. Gbr. Shell berhubungan langsung dengan kernel sistem operasi

Pemrograman Shell (1)

Praktikum 8. Pemrograman Shell 2

Perulangan. Praktikum 7 A. T U J U A N B. DASAR TEORI

Pemrograman Shell Linux

shell. Kenapa Shell? User dapat mencoba unix mereka. Shell yang pertama kali dibuat adalah Bourne shell (sh).

KATA PENGANTAR Dengan menyebut nama Allah STW yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, kita panjatkan puji dan syukur atas kehadirat-nya, yang telah mel

BAB 1 PENGENALAN LINUX

I. Dasar Teori. Shell Programming

PERTEMUAN KE <JUDUL PERTEMUAN PRAKTIKUM>

BAB VIII SHELL (Pertemuan 10 dan 11)

Mengontrol setting internal option shell. Me-load (mengambil) nilai parameter posisi pada shell.

POSTEST SISTEM OPERASI. Disusun Oleh : : Nurul Annisa Putri. Nim : Jurusan/ Kelas : Teknik Informatika/ 4 (Empat) B

PRAKTIKUM IV. Shell Developer Lokasi Keterangan Brian Fox dan Free Software. TCSH Berkeley California

Laporan Praktikum Modul 9 Sistem Operasi

PHP mendukung komentar yang digunakan pada C, C++ dan Shell Unix. Sebagai contoh:

Redirection dan pipe merupakan standar dari fasilitas shell di unix.

Proses pada Sistem Operasi Linux Manajemen Proses pada Sistem Operasi Linux

Perintah Dasar Shell. Praktikum 1 A. T U J U A N B. DASAR TEORI. command), ataupun perintah eksekusi suatu file progam (eksternal command),

Praktikum Sistem Operasi (Pertemuan 03) Ekspansi Shell. Husni

Array=(element1 element2 elementn)

Praktikum Sistem Operasi (Pertemuan 06) Pemrograman Shell. Husni

STRUKTUR UNIX. Struktur Unix Ada 2 PERANGKAT KERAS PERANGKAT LUNAK

Pemrograman Shell (2)

mengganti grup file chmod chown cp dd df du

Subrutin atau Fungsi. Praktikum 9 A. T U J U A N B. DASAR TEORI

Pemakaian Variabel. Praktikum 4 A. T U J U A N B. DASAR TEORI

TUGAS SISTEM OPERASI. Disusun Oleh : : Nurul Annisa Putri. Nim : Jurusan/ Kelas : Teknik Informatika/ 4 (Empat) B

Pemrograman Input/Output (I/O)

Praktikum Modul 6 Shell Programing

1. Mengenal Profile 2. Mengerti konsep history 3. Membuat dan mengeksekusi shell script sederhana 4. Mengerti Job control

Proses pada Sistem Operasi Linux Manajemen Proses pada Sistem Operasi Linux

Praktikum Sistem Operasi Proses dan Manajemen Proses. Zaid Romegar Mair, ST., M.Cs

Expresi dan Test. Praktikum 5 A. T U J U A N B. DASAR TEORI. Operator Kondisi

Pengkondisian (Perintah if dan case)

JENIS- JENIS SISTEM OPERASI

Pertemuan 1. Pengenalan Linux

POSTEST SISTEM OPERASI. Disusun Oleh : : Nurul Annisa Putri. Nim : Jurusan/ Kelas : Teknik Informatika/ 4 (Empat) B

Selection, Looping, Branching

Perancangan Perangkat Ajar Visualisasi Eksekusi Flowchart dan Konversinya ke Dalam Algoritma. Ahmad Suryan. Politeknik Telkom.

LAPORAN PRAKTIKUM SISTEM OPERASI. Modul I. Disusun Oleh : : Adrian Rananda Putra. Nim : LABORATORIUM KOMPUTER FAKULTAS ILMU KOMPUTER

U N I X. Definisi sistem unix yaitu : Suatu sistem operasi yang variasinya berjalan pada berbagai tipe komputer yang berbeda.

Shell Lanjutan. Praktikum 5 A. T U J U A N

PC/IX dikembangkan oleh Interactive System Corporation sebagai single User Unix

File yang berisi koleksi program yang dapat dieksekusi

Command Line Interface

MODUL VII MANAJEMEN PROSES

BAB 7 PENGENALAN SUN SOLARIS

Bab 6 Konfigurasi Bash Shell

LABORATORIUM JARINGAN KOMPUTER FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS BRAWIJAYA PRAKTIKUM SISTEM OPERASI BAB V NIM :

LAPORAN PRAKTIKUM SISTEM OPERASI

Multiabilities OS. Sistem Operasi. Hardware

Bab 3 Bash Shell. Program D3 PJJ PENS ITS. Sistem Operasi Linux PJJ PENS ITS. Arna Fariza

SATUAN ACARA PERKULIAHAN MATA KULIAH PEMROGRAMAN PASCAL * (TK) KODE / SKS: KK /2 SKS

Objectives. Sekilas Linux. Distribusi Linux. Sejarah Linux. Three: Pengenalan Linux. The Challenger. Sekilas Linux -continued

Pemrograman Bash Shell di Linux Bag. 2

A. Dasar Teori. Urutan (Sequence) Pemilihan (Selection) Pengulangan (Iteration) Pernyataan Kondisional (If Statement)

Perintah Dasar UNIX. Dibuat Oleh: Anindito Yoga Pratama, S.T., MMSI

Program Studi Teknik Mesin S1

1. Mengenal konsep proses di Linux 2. Mengerti konsep sinyal dan bagaimana cara mengelola sinyal tersebut

Web Programming. Pengenalan PHP

1. Mengenal konsep proses di Linux 2. Mengerti konsep sinyal dan bagaimana cara mengelola sinyal tersebut

Modul Praktikum Sistem Operasi PERTEMUAN KE-VII

BATCH FILE. Merupakan sekumpulan perintah DOS yang disusun dan disimpan dalam sebuah file yang berekstensi.bat.

LAPORAN PRAKTIKUM SISTEM OPERASI MODUL II VARIABEL & KARAKTER ESCAPE

TUTORIAL DASAR C++ BELAJAR C++ DARI NOL. Nor Kandir. Lab B201 - Teknik Elektro ITS Surabaya

MODUL PRAKTIKUM ALGORITMA & BAHASA PEMROGRAMAN I (BASIC) Dosen Pengasuh : Suroto, S.Kom, M.Ak

4. Pembuatan File Batch

PERSEGI ANGKA-HURUF VERTIKAL

Struktur dan Kondisi Perulangan. Struktur Kondisi

Modul Tutorial C# 2 DASAR PEMROGRAMAN C# : STATEMENT DAN OPERATOR ENRICO BUDIANTO MICROSOFT INNOVATION CENTER UNIVERSITAS INDONESIA

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL BIRO PERENCANAAN DAN KERJASAMA LUAR NEGERI

1.1. Sejarah Bahasa C

Lingkungan Sistem Operasi UNIX

Sub Pokok Bahasan. tugas 1 Pascal operator Assignment, Binary, Unary dan Bitwise

Masuk / Keluar Sistem UNIX

Praktikum 3 Perintah DasarSistem Operasi Linux

Bab 2. Bourne Again Shell. i STTS. Teori PENDAHULUAN

BAB III ANALISA MASALAH DAN RANCANGAN PROGRAM

LAPORAN PRAKTIKUM I DAN II SISTEM OPERASI TENTANG MENGENAL PERINTAH DASAR LINUX UBUNTU

SATUAN ACARA PERKULIAHAN UNIVERSITAS GUNADARMA

Konstruksi Dasar Algoritma

Modul ke: Aplikasi Komputer. Sistem Operasi. Fakultas TEKNIK. Muhammad Rifqi, S.Kom, M.Kom. Program Studi. Ilmu Komputer.

U N I X. Unix adalah nama sebuah sistem operasi yang asal mulanya dikembangkan pada laboratorium Bell, AT & T (Ken Thompson)

PRAKTIKUM SISTEM OPERASI LAPORAN RESMI MODUL 2 KONSEP DASAR SISTEM OPERASI (2)

Pertemuan 2. Muhadi Hariyanto

Universitas gunadarma. pascal. Bab 4- bab 10. Hana Pertiwi S.T

Perintah Perintah Dasar Pada Sistem Operasi Linux

Praktikum Modul 9. Unix System Call dan Manajemen Memory

Pengenalan Pascal. Sejarah Singkat Pascal

BAB VI. STATEMENT CONTROL

Transkripsi:

Perbandingan Shell Unix Oleh : Spits Warnars Harco Leslie Hendric, S.Kom Dosen Fakultas Teknologi Informasi Universitas Budi Luhur Email : spits@dosen.bl.ac.id Abstraksi Is it possible for an Information Technology [IT] product to be both mature and state-of-theart at the same time? In the case of the UNIX system, the answer is an unqualified "Yes." The UNIX system has continued to develop over the past twenty-five years. In millions of installations running on nearly every hardware platform made, the UNIX system has earned its reputation for stability and scalability. Over the years, UNIX system suppliers have steadily assimilated new technologies so that UNIX systems today provide more functionality as any other operating system. Pendahuluan Jika mendengar UNIX orang membayangkan sebagai sebuah hal yang rumit dan sekaligus menantang. Rumit karena orang malas untuk belajar sendiri dan tidak banyak yang pakai. Kalaupun terdengar ada yang memakai system operasi ini hanyalah sebatas praktisi, pecinta unix dan pemakai software yang menghargai hak cipta dan tidak mau mengeluarkan biaya pemakaian software. *) Kemudahan dari Aplikasi Pemrograman UNIX yang ditemukan oleh Spits Warnars Harco Leslie Hendric, S.Kom

Menantang karena kelas untuk mata kuliah ini sangat banyak peminatnya, dari jumlah maksimal kelas yang ditawarkan hampir semua isi kelasnya penuh, walaupun di Fakultas Teknologi Informasi Universitas Budi Luhur merupakan sebuah mata kuliah pilihan. Apalagi jika membaca istilah kata UNIX pikiran orang awam akan mengansumsikan dengan istilah unik yang artinya lain dari yang lainnya. Ibarat seorang gadis molek yang menantang, system operasi unix ini saat ini menjadi alternatif lirikan yang sangat memikat bagi pengguna software yang terbiasa dengan freeware, apalagi negara kita adalah biang keladi dan sumber pembajakan CD bajakan, perangkat keras bajakan, dan banyak bajakan-bajakan lainnya yang secara tidak sadar telah kita gunakan produk bajakan tersebut. Saat ini Microsoft sedang gencar-gencarnya merasia penggunaan software Microsoft bajakan atau software Microsoft yang tidak ber-license. System operasi unix mempunyai struktur system sebagai berikut a. Struktur system yang mengontrol dan berinteraksi secara langsung dengan hardware yang disebut kernel b. Utilitas, perintah-perintah yang tersedia pada system operasi unix yang bertindak sebagai pemberi perintah kepada kernel untuk menjalankan perintah yang sesuai dengan masing-masing perintah utilitas c. Shell, merupakan utilitas juga yang bertindak sebagai interpreter /penterjemah berdasarkan utilitas yang diberikan d. Aplikasi, program-program yang dibuat dengan sejumlah utilitas atau bahasa pemrograman tertentu

Shell sebagai sebuah penterjemah dalam perkembangannya mempunyai beberapa macam jenis diantaranya : Nama shell Prompt Nama Lengkap Pembuat bash $ Bourne Again Shell Brian Fox csh % C Shell Bill Joy ksh $ Korn Shell David Korn sh $ Bourne Shell Stephen R. Bourne tcsh > Tenex C Shell Ken Greer, Paul Placeway Selain dari shell-shell diatas masih ada shell-shell lainnya. Karena shell juga merupakan sebuah utilitas maka anda dapat melihatnya di direktori \usr\bin, seperti shell tclsh, dan zsh. Permasalahan Karena banyaknya shell yang ada pada system operasi unix dan shell mempunyai sintaks pemrograman yang berbeda, sehingga diperlukan suatu perbandingan untuk semua shell tersebut agar membantu pengguna system operasi unix. Ada semacam tuntutan agar programmer dan administrator unix harus tahu semua sintaks shell, agar memudahkan mereka dalam merawat system. Contoh perbedaan shell bash dan csh adalah sebagai berikut $ cat dodol echo Universitas \n Budi Luhur Andai kita mempunyai sebuah shell script yang berisi perintah untuk mencetak dengan perintah echo, lalu dijalankan dengan shell bash

$ bash dodol Universitas \n Budi Luhur Tampak disini bahwa perintah \n dianggap sebagai sebuah tampilan. Namun apabila kita jalankan shell script tersebut dengan csh maka akan tampil sebagai berikut $ csh dodol Universitas Budi Luhur Terlihat bahwa perintah \n diterjemahkan oleh shell csh sebagai ganti baris dan kursor ke kiri, seperti halnya perintah \n dalam bahasa C. Karena adanya perbedaan dalam sintaks shell, maka harus diketahui bagi siapapun pengguna system operasi unix untuk memahami perbedaan sintaks shell, hal tersebut seharusnya menjadi sebuah tuntutan bahwa apabila siapapun yang ingin menguasai system operasi unix, maka si pengguna harus tahu sintaks semua shell. Semoga saja tulisan ini dapat membantu anda untuk dapat memahami dan mempelajari perbedaan sintaks shell. Pembahasan Secara prinsip apabila anda ingin mempelajari system operasi unix tidaklah sulit. Seperti halnya anda pernah menggunakan perintah-perintah internal dan eksternal pada system operasi Dos, maka utilitas yang ada pada system operasi unix disamakan dengan perintah internal dan eksternal pada system operasi Dos. Contoh jika pada system operasi Dos anda ingin melihat file yang terdapat pada sebuah drive, maka gunakan perintah Dir C:\>Dir

Maka pada system operasi unix untuk melihat file yang terdapat pada sebuah drive digunakan perintah ls $ ls Maka tidaklah terlalu sulit bagi anda untuk mempelajari system operasi unix ini, konsep nya sama namun ada perbedaan dalam perintah dan sintaks. Pada tabel diatas kita telah melihat bahwa ada beberapa shell yang ada saat ini, dan ada perbedaan sintaks pada beberapa shell. Kalau demikian akan banyak sintaks yang akan kita pelajari, namun tidaklah demikian. Secara garis besar berdasarkan tampilan prompt nya maka shell diatas dapat kita golongkan sebagai berikut : a. Shell yang mengikuti sintaks bahasa C (C source) Ini dikategorikan sebagai C source dengan asumsi bahwa sebagian besar sintaks yang dipakai menyerupai bahasa C, yaitu shell csh, tcsh, tclsh. Shell C source mempunyai tampilan prompt yang bukan $, dimana shell csh dan tclsh mempunyai tampilan prompt % dan shell tcsh mempunyai tampilan prompt > b. Shell yang mengadopsi sintaks bahasa C ( Not C source) Ini dikategorikan sebagai Not C source dengan asumsi bahwa sebagian besar sintaks yang dipakai tidak menyerupai bahasa C, yaitu: shell bash, ksh, sh, zsh. Shell Not C source mempunyai tampilan prompt yang sama yaitu : $ Berikut ini adalah tabel yang mengambarkan perbedaan sintaks pada beberapa shell yang terbagi menjadi 2 golongan yaitu :

No Shell bash, ksh, sh, zsh (not C source) Shell csh, tcsh (C source) 1 Deklarasi variabel A1=10 Set A1=10 Pada shell Not C source deklarasi dilakukan mirip dengan deklarasi pada bahasa pemrograman lain, sedangkan pada C source menggunakan tambahan perintah set. 2 Input data/variabel read variable Set variable = $< Pada shell Not C source menggunakan perintah read, sedangkan pada shell C source menggunakan shell C source 3 Perintah kondisi if if ungkapan then perintah1 else perintah2 fi if (ungkapan) then perintah1 else peritah2 endif Pada shell Not C source perintah kondisi if diakhiri dengan fi, sedangkan shell C source perintah kondisi if diakhiri endif dan ungkapan if diletakkan didalam tanda kurung ( ). 4 Perintah kondisi berganda case nilai in Pola1) perintah1 ;; Pola2) perintah2 ;; *) perintahn ;; esac switch (nilai) case pola1 : perintah1 ; perintah2 breaksw default:

perintah4 breaksw endsw Pada shell Not C source perintah kondisi berganda menggunakan sintaks case dan ditutup dengan esac, sedangkan pada shell C source menggunakan sintaks switch( ) dan diakhiri dengan endsw 5 Perintah perulangan for for indekx [in daftar_argumen] do Perintah foreach indeks [daftar_argumen] end Perintah Done Pada shell Not C source perintah perulangan for menggunakan sintaks for indekx [in daftar_argumen] do dan diakhiri done, sedangkan pada shell C source menggunakan sintaks foreach indeks[daftar_argumen] dan diakhiri end 6 Perintah perulangan while (Mengulang selama kondisi benar) while ungkapan do Perintah while (ungkapan) End Perintah Done Pada shell Not C source perintah perulangan menggunakan sintaks while (ungkapan) do dan diakhiri done, sedangkan pada shell C source menggunakan sintaks while(ungkapan)

dan diakhiri end. 7 Perintah perulangan lainnya (Mengulang selama kondisi salah) until ungkapan repeat jumlah perintah do perintah done Pada shell Not C source perintah perulangan menggunakan sintaks until ungkapan do dan diakhiri done, sedangkan pada shell C source menggunakan sintaks repeat 8 Perintah yang tidak ada di C source export, readonly, select Perintah yang tidak ada di Not C source Alias Pada shell Not C source ada beberapa statement tambahan seperti export yang berguna untuk mewarisi variabel dari shell parent ke shell child. Statement readonly digunakan membuat sebuah variabel hanya dapat dibaca saja dan tidak dapat dihapus. Sedangkan statement select hamper mirip dengan perintah pilihan berganda. Pada shell C source ada statement alias yang digunakan untuk memberikan nama arti lain kepada sebuah statement Berikut ini adalah penjelasan dan contoh statement dari tabel yang menggambarkan perbedaan sintaks diatas. Inherit variable (not C source): export Digunakan untuk mewarisi/inherit variable dari shell parent ke shell child dan tidak sebaliknya, contoh: spits@penyamun:~$ a1=10; a2=20

spits@penyamun:~$ echo $a1; echo $a2 10 20 spits@penyamun:~$ export a2 spits@penyamun:~$ sh spits@penyamun:~$ ps PID TTY TIME CMD 10322 pts/0 00:00:01 bash 11242 pts/0 00:00:00 sh 11245 pts/0 00:00:00 ps spits@penyamun:~$ echo $a1; echo $a2 20 spits@penyamun:~$ csh % echo $a2; echo $a1 20 a1: Undefined variable. Variabel read only (not C source) spits@penyamun:~$ readonly a2 spits@penyamun:~$ unset a2 bash: unset: a2: cannot unset: readonly variable Array pada C source $ tcsh

> set a=(univer Budi Luhur Fak Tek Informasi) >echo $a Univer Budi Luhur Fak Tek Informasi > echo $#a 6 >echo $a[4] $a[2] Fak budi alias pada C source $ tcsh > dir dir: Command not found. > alias dir ls -l > dir total 18 -rw-r--r-- 1 spits users 53 Mar 14 19:54 bel -rw-r--r-- 1 spits users 395 Mar 14 20:22 case1 > select pada not C source bentuk: select nama [in pola..] do perintah done Contoh: $ pico select1

select nama in "Dodol" "Rujak" "exit" "Rujak"; do case $REPLY in 1) echo "Ini dodol";; 2 4) echo "Ini rujak";; 3) echo "thank you"; break ;; esac done $ bash select1 1) Dodol 2) Rujak 3) exit 4) Rujak #? REPLY variable yang menampung masukan user dengan perintah select Membaca data dari keyboard not C source: read spits@penyamun:~$ cat dodol echo masukin nama read nama echo namamu : $nama spits@penyamun:~$ bash dodol masukin nama deri

namamu : deri Membaca data dari keyboard C source set.. =$< spits@penyamun:~$ cat dodol echo masukin nama set nama =$< echo namamu : $nama spits@penyamun:~$ csh dodol masukin nama deri namamu : deri perintah kondisi if o Not C source Bentuk: Contoh: if ungkapan then perintah1 ; perintah2 else perintah3 ; perintah4 fi $ pico if1 read a1 if test $a1 -gt 1 then echo "a1>1" echo "var a1= " $a1 elif test $a1 -eq 0 then echo "var a1=0" if ungkapan1 then perintah1 elif ungkapan2 then perintah2 else perintah3 fi

else echo "var a1=1" fi $ bash if1 o C source Bentuk: Contoh: if (ungkapan) then perintah1;perintah2 else perintah2;perintah4 endif $ pico if2 set a1 = $< if ( $a1 > 1) then echo "a1>1" ; echo "var a1= " $a1 else if ( $a1 == 0) then echo "var a1=0" else echo "var a1=1" endif $ csh if2 if (ungkapan1) then perintah1 else if (ungkapan2) then perintah2 else perintah3 endif Perintah kondisi berganda o Not C source Bentuk: case nilai in Pola1) perintah1 ;;

Pola2) perintah2 ;; *) perintahn ;; esac Nb: *) menyatakan selain dari kondisi diatasnya ;; tanda titik koma double harus disertakan pada setiap akhir pola atau * Contoh:$ cat case1 clear echo "Menu Prog Studi" echo "1. Teknik Informatika" echo "2/4. System Informasi" echo "3. Akuntansi Komputer" echo -n "Pilih (1,2,3) : " read pilih case $pilih in 1) echo "Ka Prog nya Bang Hari" echo "Ditanggung lepet!";; 2 4) echo "Ka Prog nya Mas goen " ;echo "Pasti O.c!" ;; 3) echo "Ka Prog nya Den Krisna" ;echo "Tung itung!";; *) echo "Ente nyasar kamar orang!!";; esac $ bash case1 Menu Prog Studi

1. Teknik Informatika 2. System Informasi 3. Akuntansi Komputer Pilih (1,2,3) : o C source Bentuk: switch (nilai) case pola1 : perintah1 ; perintah2 breaksw case pola2 : perintah3 breaksw default: perintah4 breaksw endsw Nb: breaksw berguna untuk mengarahkan eksekusi ke endsw Default: selain dari kondisi diatas Contoh:$ cat case2 clear echo "Menu Prog Studi" echo "1. Teknik Informatika" echo "2. System Informasi"

echo "3. Akuntansi Komputer" echo -n "Pilih (1,2,3) : " set pilih=$< switch($pilih) case 1: echo "Ka Prog nya Bang Hari" echo "Ditanggung lepet!" breaksw case 2: echo "Ka Prog nya Mas goen Pasti O.c!"; breaksw case 3 : echo "Ka Prog nya Den Krisna Tung itung!"; breaksw default: echo "Ente nyasar kamar orang!!" endsw Pengulangan for o Not C source Bentuk: for indekx [in daftar_argumen] do Perintah done Contoh: $ pico for1 for nama in "Joni Lutung" "Kampret" "dodol"

do echo $nama done $ bash for1 Joni Lutung Kampret dodol o C source Bentuk: foreach indeks (daftar_argumen) Perintah end Contoh: $ pico for2 foreach nama (/usr/bin/bi*) echo $nama echo "`basename $nama` \n" #backquote end $ csh for2 /usr/bin/biff biff /usr/bin/bigram bigram

Pengulangan while (pengulangan selama kondisi benar) o Not C source Bentuk: while ungkapan do Perintah done Contoh: $ pico while1 bil=0 while test $bil -lt 3 do echo $bil bil=`expr $bil + 2` #backquote done $ bash while1 0 2 o C source Bentuk: while (ungkapan) end Perintah Contoh: $ pico while2 @ bil=0 #pemberian nilai numeric

while ($bil <3) echo $bil @ bil += 2 end $ csh while1 0 2 Pengulangan repeat until (pengulangan selama kondisi salah) o Not C source Bentuk: until ungkapan do Perintah done Contoh: $ pico until1 bil=a until echo $bil grep -v "[^0-9]" > /dev/null do echo "Masukkan bil bulat : " read bil done $ bash until1 Masukkan bil bulat : a

Masukkan bil bulat : 0.5 Masukkan bil bulat : 1 $ o C source Bentuk: repeat jumlah perintah Contoh: $ pico repeat1 repeat 3 echo gile $ csh repeat1 gile gile gile Kesimpulan Dari Perbandingan shell diatas yang dikelompokkan kedalam kedua kelompok yaitu kelompok shell Not C source dan kelompok shell C source, dimana kelompok shell Not C source mempunyai tampilan prompt $ dan kelompok shell C source mempunyai tampilan prompt selain $. Saran

Bagi anda yang ingin menguasai system operasi ini, dibutuhkan kerja keras dan pengerjaan latihan-latihan yang rutin dan terpadu. Selain itu bagi anda yang sudah terbiasa dengan perintah internal dan eksternal pada system operasi DOS akan lebih mudah memahami system operasi unix ini. Perbandingan shell ini akan membantu pemahaman para unixmania dalam mempelajari shell-shell yang ada dalam system operasi unix. Daftar Pustaka Abdul Kadir, Pengenalan Unix dan utilitas, Yogyakarta, Andi Offset, 1995 Budi Susanto, Unix dan Pemrograman script, Yogyakarta, J&J Learning, 2001 Edutrends, Interactive UNIX Tutorial and Reference, Addison Wesley, 2001 Sumitabha Das, Your UNIX: The Ultimate Guide, McGraw Hill, 2001