Pengkondisian (Perintah if dan case)
|
|
|
- Widyawati Cahyadi
- 9 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 Praktikum 6 Pengkondisian (Perintah if dan case) A. T U J U A N 1. Menggunakan statement builtin if untuk melakukan seleksi berdasarkan suatu kondisi tertentu. 2. Menggunakan Statement case untuk menyeleksi kondisi majemuk. B. DASAR TEORI KONSTRUKSI if Statement builtin if berfungsi untuk melakukan seleksi berdasarkan suatu kondisi tertentu. Secara umum ada dua bentuk umum sintak perintah if, seperti ditunjukkan dibawah ini Sintak : 1. if [ kondisi ] statements 2. if [ kondisi ] statements statements Perbedaan antara kedua bentuk adalah bentuk pertama mempunyai perintah tunggal jika ekspresi/kondisi yang diuji benar, sedangkan bentuk kedua 49
2 mempunyai banyak perintah yang akan dijalankan jika ekspresi yang diuji benar. Contoh bentuk pertama: let hasil = "$b * $c" if [ "$hasil" = 10 ] echo "Hasil perkalian kedua bilangan = $hasil" Contoh bentuk kedua: let hasil = "$b * $c" if [ "$hasil" = 10 ] echo "Hasil perkalian kedua bilangan = $hasil" echo "selesai" Kalau diperhatikan, perintah if ini hampir sama dengan perintah if pada bahasa-bahasa tingkat tinggi, seperti Pascal, C, dan juga hampir sama dengan perintah if pada batch le-nya DOS. Pada bentuk pertama maupun bentuk kedua dari sintak diatas adalah statement dalam blok if... akan dieksekusi apabila kondisi if terpenuhi. Dari kedua bentuk diatas dapat pula ditambahkan perintah untuk pengecekan kondisi dengan elif ( if), contoh sintaknya adalah sebagai berikut: 3. if [ kondisi ]; perintah1; elif [ kondisi2 ]; perintah2; alternatif_perintah; klausa akan dieksekusi jika if tidak terpenuhi, sebaliknya jika if terpenuhi maka tidak akan dieksekusi. 50
3 Contoh bentuk ketiga: if winter snowremoval weatherstrip elif spring startgarden mowlawn echo Something is wrong KONSTRUKSI case Case digunakan untuk menyederhanakan pemakaian if yang berantai, sehingga dengan case, kondisi dapat dikelompokkan secara logis dengan lebih jelas dan mudah untuk ditulis. Statement case juga digunakan untuk menyeleksi kondisi majemuk, dibanding if, pemakaian case lebih esien. Sintak : case string in pilihan) commands pilihan) commands *) default commands Case diakhiri dengan dan pada setiap kelompok instruksi diakhiri dengan. Pada akhir pilihan yaitu *) yang berarti adalah default, bila kondisi tidak memenuhi pola sebelumnya. Contoh: let hasil = $b * $c case $hasil in 10) echo Hasil perkalian kedua bilangan = $hasil *) echo Selesai 51
4 C. PROSEDUR 1. Masuk ke sistem operasi Linux. 2. Login sebagai std3xxyyy. 3. Gunakan perintah-perintah pada pemrograman : if dan case. 4. Catatlah hasil dari setiap perintah pada prosedur no.3 sebagai laporan sementara. D. PERCOBAAN Percobaan 1 : Statement if 1. Perkalian dua bilangan menggunakan sintak if bentuk pertama $ vi if1.sh echo n masukkan bil-1 = read b echo n Masukkan bil-2 = read c let hasil = $b * $c if [ $hasil = 10 ] echo Hasil perkalian kedua bilangan = $hasil 2. Perkalian dua bilangan menggunakan sintak if bentuk kedua $ vi if2.sh echo n masukkan bil-1 = read b echo n Masukkan bil-2 = read c let hasil = $b * $c if [ $hasil = 10 ] echo Hasil perkalian kedua bilangan = $hasil echo selesai 3. Perkalian dua bilangan menggunakan sintak if bentuk ketiga $ vi if3.sh clear echo "MENU HARI INI"; 52
5 echo " "; echo "1. Bakso "; echo "2. Gado-Gado "; echo "3. Exit "; read -p "Pilihan anda [1-3] :" pil; if [ $pil -eq 1 ]; echo "Banyak mangkuk ="; read jum let bayar=jum*1500; elif [ $pil -eq 2 ]; echo "Banyak porsi ="; read jum let bayar=jum*2000; elif [ $pil -eq 3 ]; exit 0 echo "Sorry, tidak tersedia" exit 1 echo "Harga bayar = Rp. $bayar" echo "THX 4. Aplikasi akses le menggunakan perintah if $ vi if4.sh if [ $# = 0 ] dir=. dir=$1 nd $dir type d print more 5. Perintah if untuk pengecekan pasword $ vi if5.sh kunci="bash"; echo n "Pasword anda : " read -s pass ; echo if [ $pass==$kunci ]; echo "Sukses, anda layak dapat linux" echo "Wah sorry, gagal nih"; 6. Perintah if untuk pengecekan argumen 53
6 $ vi if6.sh if [ $# = 4 ] echo $4 $3 $2 $1 echo $0 usage: arg1 arg2 arg3 arg4 7. Pengecekan kodisi benar (true) $ vi if7.sh if (true) echo Command returned true. echo Command returned false. 8. Pengecekan kodisi salah (false) $ vi if8.sh if (false) echo Command returned true. echo Command returned false. 9. Pengecekan kodisi salah dengan kode "1" untuk mengakhiri program $ vi if9.sh clear; if [ $# -lt 1 ]; echo "Usage : $0 [arg1 arg2...]" exit 1; echo "Nama script anda : $0"; echo "Banyak argumen : $#"; echo "Argumennya adalah: $*"; 10. Pengecekan kondisi dengan if dan output redirection (>) $ vi ifo.sh if (ls > /dev/null) echo ls is true echo ls is false 54
7 Percobaan 2 : Statement case 1. Perkalian dua bilangan yang hasilnya 10 $vi cas1.sh echo n masukkan bil-1 = read b echo n Masukkan bil-2 = read c let hasil = $b * $c case $hasil in 10) echo Hasil perkalian kedua bilangan = $hasil *) echo Selesai 2. Menggunakan perintah break dalam konstruksi case... $vi cas2.sh clear echo -n "Masukkan nama binatang :"; read binatang; case $binatang in pinguin ayam burung ) echo "$binatang berkaki 2" break onta kuda anjing ) echo "$binatang berkaki 4" break *) echo "$binatang blom didaftarkan" break 3. Menggunakan beberapa karakter sebagai inputan $vi cas3.sh #!/bin/sh echo n Jawab (Y/T) : read JWB case $JWB in y Y ya Ya YA ) JWB=y t T tidak Tidak TIDAK ) JWB=t 4. Menggunakan beberapa karakter sebagai inputan (yy dan tt) $vi cas4.sh 55
8 #!/bin/sh echo n Jawab (Y/T) : \c read JWB case $JWB in [yy] [yy][aa] ) JWB=y [tt] [tt]idak ) JWB=t *) JWB=? 5. Menampilkan kalender dan siapa yang aktif $vi cas5.sh echo 1. Siapa yang aktif echo 2. Tanggal hari ini echo 3. Kalender bulan ini echo n Pilihan : read PILIH case $PILIH in 1) echo Yang aktif saat ini who 2) echo Tanggal hari ini date 3) echo Kalender bulan ini cal *) echo Salah pilih!! 6. Pemilihan sistem operasi (OS) menggunakan case $vi cas6.sh echo Please enter your favorite operating system, echo -n linux, macosx, windows, amigados, or beos: read os case $os in linux) echo Way cool, you like Linux. macosx) echo You like Roman numerals. windows) echo Time to check for a virus. 56
9 amigados) echo AmigaDOS will never die. beos) echo Count yourself lucky. *) echo Why did you choose $os? 7. Menggunkan case untuk pemilihan jenis buah $vi cas7.sh FRUIT=kiwi Case "$FRUIT" in apple) echo "Apple pie is quite tasty." banana) echo "I like banana nut bread." kiwi) echo "New Zealand is famous for kiwi." 8. Menggunkan arch pada case untuk melihat tipe mesin komputer $vi cas8.sh case $( arch ) in i386) echo "80386 mesin" i486) echo "80486 mesin" i586) echo "Pentium1 mesin" i686) echo "Pentium2+ mesin" *) echo "mesin tipe lain" $ uname -m E. Latihan 1. Buatlah script dari program yang hasil eksekusinya sebagai berikut: Masukkan Keluaran hello English howdy American gday Australian bonjour French "guten tag" German selainnya Unknown Language 2. Buatlah program bash script untuk mendeteksi penekanan tombol keyboard, dengan ketentuan sebagai berikut: 57
10 - Jika ditekan tombol huruf kecil (lowercase), output "Huruf kecil" - Jika ditekan tombol huruf besar(uppercase), output "Huruf besar" - Jika ditekan tombol angka 0-9, output "Angka/nomor" - Selainnya, output "Fungsi, space atau yang lainnya" 58
Perulangan. Praktikum 7 A. T U J U A N B. DASAR TEORI
Praktikum 7 Perulangan A. T U J U A N 1. Menggunakan perintah for, while, until, dan select untuk menjalankan beberapa perintah secara berulang. 2. Melakukan proses LOOP dengan perintah while, for, dan
Pemrograman Shell (1)
Praktikum 8 Pemrograman Shell (1) A. T U J U A N 1. Mengetahui variable dan operasi assignment. 2. Menggunakan struktur if 3. Menggunakan struktur case esac. 4. Loop dengan while, until, for, while. 5.
KATA PENGANTAR Dengan menyebut nama Allah STW yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, kita panjatkan puji dan syukur atas kehadirat-nya, yang telah mel
PRAKTIKUM SISTEM OPERASI MODUL 9 : PEMROGRAMAN SHELL Disusun Oleh : PRIMA AMMARAY BAROO NIM. M3116053 PROGRAM DIPLOMA III TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SEBELAS
Praktikum 8. Pemrograman Shell 2
Praktikum 8 Pemrograman Shell 2 POKOK BAHASAN: ü Pemrograman Shell TUJUAN BELAJAR: Setelah mempelajari materi dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu: ü Menggunakan struktur case esac. ü Loop dengan
Subrutin atau Fungsi. Praktikum 9 A. T U J U A N B. DASAR TEORI
Praktikum 9 Subrutin atau Fungsi A. T U J U A N 1. Membuat fungsi dan mengetahui cara memanggil fungsi tersebut. 2. Menggunakan fungsi untuk menerima argumen yang dikirim oleh pemanggilnya dan memproses
Laporan Praktikum Modul 9 Sistem Operasi
0 Laporan Praktikum Modul 9 Sistem Operasi Disusun oleh : Nama NIM : Tulus Wahyuno : M3114140 Kelas : TI-c Universitas Sebelas Maret Surakarta Jl.Ir.Sutami 36 A, Kentingan, Jebres, Surakarta 1 Laporan
Expresi dan Test. Praktikum 5 A. T U J U A N B. DASAR TEORI. Operator Kondisi
Praktikum 5 Expresi dan Test A. T U J U A N 1. Menggunakan statement built-in pada system linux untuk menyelesaikan permasalahan matematika. 2. Menggunakan statement Let dan ekspresi atau perintah subtitusi
Zaid Romegar Mair Lisensi Dokumen: Gambaran umum : Break statement
Zaid Romegar Mair [email protected] http://mairzaid.wordpress.com Lisensi Dokumen: Seluruh kumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial
Praktikum 6-A POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR: DASAR TEORI: 1 SHELL SCRIPT. Pemrograman Shell
Praktikum 6-A Pemrograman Shell POKOK BAHASAN: Pemrograman Shell TUJUAN BELAJAR: Setelah mempelajari materi dalam bab ini, mahasiswa diharapkan mampu: Mempelajari elemen dasar shell script Membuat program
Otomasi Shell Script Lanjut
Otomasi Shell Script Lanjut Zaid Romegar Mair [email protected] http://mairzaid.com atau http://mairzaid.wordpress.com Lisensi Dokumen: Copyright 2003-2018 IlmuKomputer.Com Seluruh kumen di IlmuKomputer.Com
Praktikum 3 Perintah DasarSistem Operasi Linux
Praktikum 3 Perintah DasarSistem Operasi Linux POKOK BAHASAN: Format Instruksi pada Sistem Operasi Linux Perintah-Perintah Dasar pda Sistem Operasi Linux TUJUAN BELAJAR: Setelah mempelajari materi dalam
TEORI. Gbr. Shell berhubungan langsung dengan kernel sistem operasi
TEORI Gbr. Shell berhubungan langsung dengan kernel sistem operasi 1. Shell Shell adalah program (penterjemah perintah) yang menjembatani user dengan sistem operasi. Dalam hal ini kernel (inti sistem operasi),
Perintah Perintah Dasar Pada Sistem Operasi Linux
Praktikum 3 Perintah Perintah Dasar Pada Sistem Operasi Linux A. T U J U A N 1. Menggunakan perintah-perintah dasar untuk informasi user 2. Mengenal format instruksi pada system operasi Linux 3. Menggunakan
Pemrograman Input/Output (I/O)
Praktikum 3 Pemrograman Input/Output (I/O) A. T U J U A N 1. Menggunakan statement echo dan printf untuk menampilkan data pada standar output (layar monitor) 2. Menggunakan statment read untuk memproses
BAB VI. STATEMENT CONTROL
BAB VI STATEMENT CONTROL A Statement IF Seperti halnya Pascal, perintah IF dalam C++ juga digunakan untuk menyatakan pernyataan kondisional (bersyarat) Sintaks sederhana IF adalah if (kondisi) statement;
Pemrograman Bash Shell di Linux. agussalim
Pemrograman Bash Shell di Linux agussalim Apa itu shell? Shell adalah program (penterjemah perintah) yang menjembatani user dengan sistem operasi dalam hal ini kernel (inti sistem operasi), umumnya shell
Pemakaian Variabel. Praktikum 4 A. T U J U A N B. DASAR TEORI
Praktikum 4 Pemakaian Variabel A. T U J U A N 1. Menggunakan Variabel untuk mengenali (meng-identier) data yang nialainya sewaktu-waktu dapat berubah. 2. Menggunakan Environment Variable yang digunakan
Praktikum 1. Perintah Dasar Sistem Operasi Linux
Praktikum 1 Perintah Dasar Sistem Operasi Linux POKOK BAHASAN: ü Format Instruksi pada Sistem Operasi Linux ü Perintah-Perintah Dasar pda Sistem Operasi Linux TUJUAN BELAJAR: Setelah mempelajari materi
Praktikum 1. Perintah Dasar Sistem Operasi Linux. Format Instruksi pada Sistem Operasi Linux Perintah-Perintah Dasar pda Sistem Operasi Linux
Praktikum 1 Perintah Dasar Sistem Operasi Linux POKOK BAHASAN: Format Instruksi pada Sistem Operasi Linux Perintah-Perintah Dasar pda Sistem Operasi Linux TUJUAN BELAJAR: Setelah mempelajari materi dalam
Praktikum 2. Operasi Linux. POKOK BAHASAN: Format Instruksi pada Sistem Operasi Linux Perintah-Perintah Dasar pda Sistem Operasi Linux
Praktikum 2 Perintah Dasar Sistem POKOK BAHASAN: Format Instruksi pada Sistem Operasi Linux Perintah-Perintah Dasar pda Sistem Operasi Linux Operasi Linux TUJUAN BELAJAR: Setelah mempelajari materi dalam
Pertemuan2 Percabangan & Perulangan pada Python
Pertemuan2 Percabangan & Perulangan pada Python Objektif: 1. Mahasiswa mengetahui percabangan dan perulangan pada Python. 2. Mahasiswa mengetahui bentuk umum dari percabangan dan perulangan pada Python.
Dasar PHP. Wiratmoko Yuwono
Dasar PHP Wiratmoko Yuwono Topik Konsep PHP Tipe data PHP Jenis-jenis Operator Seleksi Kondisi (pencabangan) Perulangan 2 Intro PHP bahasa scripting server-side untuk membuat website interaktif dan dinamis.
Mengontrol setting internal option shell. Me-load (mengambil) nilai parameter posisi pada shell.
Praktikum 10 Perintah Set A. T U J U A N 1. Menggunakan perintah set untuk menampilkan isi suatu variabel. 2. Menggunakan perintah set untuk mengambil nilai parameter posisi pada shell. 3. Menggunakan
PHP (1) Topik. Intro. Pemrograman Internet. Sekilas tentang PHP 06/11/2012
Topik PHP (1) Pemrograman Internet Acep Irham Gufroni, M.Eng. Konsep PHP Tipe data PHP Jenis-jenis Operator Seleksi Kondisi (pencabangan) Perulangan 1 2 Intro PHP bahasa scripting server-side untuk membuat
PHP mendukung komentar yang digunakan pada C, C++ dan Shell Unix. Sebagai contoh:
Perintah Dasar Tag PHP Ketika PHP membaca suatu file, proses akan berlangsung hingga ditemukan tag khusus yang berfungsi sebagai tanda dimulainya interpretasi teks tersebut sebagai kode PHP. PHP akan menjalankan
3. Struktur Perulangan dalam Bahasa C++
Pertemuan 3 3. Struktur Perulangan dalam Bahasa C++ Obyektif Praktikum : 1. Mengerti struktur perulangan dalam C++ 2. Dapat menggunakan struktur perulangan berdasarkan penggunaannya P.3.1 Struktur perulangan
3. Struktur Perulangan dalam C++
3. Struktur Perulangan dalam C++ Obyektif Praktikum : Mengerti struktur perulangan dalam C++ Dapat menggunakan struktur perulangan berdasarkan penggunaannya Struktur perulangan (loops) Loops merupakan
POSTEST SISTEM OPERASI. Disusun Oleh : : Nurul Annisa Putri. Nim : Jurusan/ Kelas : Teknik Informatika/ 4 (Empat) B
POSTEST SISTEM OPERASI Disusun Oleh : Nama : Nurul Annisa Putri Nim : 25012.55401.14.038 Jurusan/ Kelas : Teknik Informatika/ 4 (Empat) B Dosen : Zaid Romegar Mair, S.T., M.Cs PEMERINTAHAN KABUPATEN MUSI
PERCABANGAN PADA PYTHON
AP2B DINI TRIASANTI 1 PERCABANGAN PADA PYTHON 1. Percabangan Pada umumnya dalam membuat program, selalu ada seleksi dimana diperlukan pengecekan suatu kondisi untuk mengarahkan program agar berjalan sesuai
Modul praktikum OS. MANUAL Linux menyediakan manual secara on-line. Beberapa kunci keyboard yang penting dalam menggunakan manual adalah : Q
Modul praktikum OS DASAR TEORI Setiap pemakai LINUX harus mempunyai nama login (user account) yang sebelumnya harus didaftarkan pada administrator system. Nama login umumnya dibatasi maksimum 8 karakter
PRAKTIKUM SISTEM OPERASI TEKNIK INFORMATIKA
PRAKTIKUM SISTEM OPERASI TEKNIK INFORMATIKA LABORATORIUM TEKNOLOGI INFORMASI DAN APLIKASI PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA TAHUN AJARAN 2015-2016 / GANJIL i
Pemrograman Shell Linux
Workshop Labsi Pemrograman Shell Linux Husni [email protected] husni.trunojoyo.ac.id Garis Besar Shell Linux Pemrograman Shell Contoh-contoh Shell Tempat interaksi antara pengguna dan Linux Penerjemah
MODUL 5 PERULANGAN (LOOPING)
MODUL 5 PERULANGAN (LOOPING) A. Tujuan Setelah mempelajari bab ini diharapkan mahasiswa akan mampu : 1. Mengenal dan memahami penggunaan statement perulangan 2. Membuat program sederhana dengan menerapkan
AP2B Dini Triasanti STRUKTUR PEMROGRAMAN PYTHON
STRUKTUR PEMROGRAMAN PYTHON 1. Aturan Penulisan Program-program yang ditulis dalam Python secara khas jauh lebih pendek dibandingkan dengan program-program C atau C++, karena beberapa pertimbangan: tipe
Selection, Looping, Branching
Selection, Looping, Branching Struktur If untuk membuat percabangan alur program dengan satu pilihan saja dapat mengatur apakah sebuah perintah akan dijalankan atau tidak tergantung kepada kondisinya setidaknya
Pemrograman Shell (2)
Praktikum 9 Pemrograman Shell (2) A. T U J U A N 1. Mengetahui variable local dan global di shell 2. Mengetahui eksekusi bersyarat 3. Mengenal fungsi dan cara memanggilnya 4. Mampu membuat user interface
24/09/2017 PERCABANGAN
1 PERCABANGAN STATEMENT IF Pernyataan if akan menentukan sebuah pernyataan (atau blok kode) yang akan dieksekusi jika dan hanya jika persyaratan bernilai benar (true). 2 BENTUK PERNYATAAN IF atau 3 PENJELASAN
Pertemuan 2. Muhadi Hariyanto
Pertemuan 2 Muhadi Hariyanto Variabel Diperlukan dalam pemrograman PHP karena berfungsi sebagai tempat untuk menampung suatu nilai data. Bisa berupa masukan atau keluaran. Tidak diperlukan deklarasi awal
Laporan Sistem Operasi Kode Perintah Dasar Linux
Laporan Sistem Operasi Kode Perintah Dasar Linux Oleh : Zulfatul Mahmudah Golongan E Manajemen Informatika Teknologi Informasi Politeknik Negeri Jember 2015 1. Man Man adalah perintah yang dapat memberikan
1. Mengenal Profile 2. Mengerti konsep history 3. Membuat dan mengeksekusi shell script sederhana 4. Mengerti Job control
Praktikum 7 Shell Lanjutan A. T U J U A N 1. Mengenal Profile 2. Mengerti konsep history 3. Membuat dan mengeksekusi shell script sederhana 4. Mengerti Job control B. DASAR TEORI SHELL Shell adalah Command
JENIS DATA SEDERHANA & INPUT/OUTPUT DATA
JENIS DATA SEDERHANA & INPUT/OUTPUT DATA 1.1 Tipe Data A. Data Tipe Sederhana Dihubungkan dengan sebuah identifier untuk sebuah data. Data tipe ini digolongkan menjadi tipe data standar dan tipe data yang
PRAKTIKUM 4 PENGAMBILAN KEPUTUSAN
PRAKTIKUM 4 PENGAMBILAN KEPUTUSAN A TUJUAN 1 Menjelaskan tentang operator kondisi (operator relasi dan logika) 2 Menjelaskan penggunaan pernyataan if 3 Menjelaskan penggunaan pernyataan if- 4 Menjelaskan
Perintah Dasar Shell. Praktikum 1 A. T U J U A N B. DASAR TEORI. command), ataupun perintah eksekusi suatu file progam (eksternal command),
Praktikum 1 Perintah Dasar Shell A. T U J U A N 1. Menggunakan Pipeline untuk mengetahui hasil keluaran suatu proses program yang diberikan sebagai input pada proses lainnya. 2. Menggunakan Regular Expression
Web Programming. Pengenalan PHP
Web Programming Pengenalan PHP Pokok Bahasan Pengenalan PHP Tag-tag Dasar PHP Struktur Kontrol Pengenalan PHP (1) Situs/web dapat dikategorikan menjadi dua yaitu web statis dan web dinamis/interaktif.
Pengambilan Keputusan. Konsep Pemrograman Oleh Tita Karlita
Pengambilan Keputusan Konsep Pemrograman Oleh Tita Karlita Topik Menjelaskan tentang operator kondisi (operator relasi dan logika) Menjelaskan penggunaan pernyataan if Menjelaskan penggunaan pernyataan
Pemrograman Fery Updi,M.Kom
Pemrograman Fery Updi,M.Kom 1 Pokok Bahasan Mendapatkan Input dari Keyboard Struktur Kontrol Pemilihan (If, if-else, if-else-else if, switch) 2 Tujuan Mahasiswa mampu: Membuat program Java yang interaktif
Paktikum1. Perintah Dasar Sistem Operasi Linux D3 TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SEBELAS MARET
Paktikum1 Perintah Dasar Sistem Operasi Linux Di Susun Oleh: Luberto Rudy Nugroho M3115080 TI D D3 TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM UNIVERSITAS SEBELAS MARET POKOK BAHASAN:
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM
BAB III ANALISIS DAN DESAIN SISTEM III.1 Analisis Sistem pada penelitian ini menerapkan algoritma string matching untuk mengenali fungsi input yang ada keyboard, input yang didapat dari keyboard akan diambil
Struktur dan Kondisi Perulangan. Struktur Kondisi
Struktur dan Kondisi Perulangan Struktur Kondisi Struktur Kondisi If if (kondisi) { statement-jika-kondisi-true; kondisi merupakan statemen atau variabel yang akan diperiksa TRUE atau FALSE-nya. Struktur
P1 : Perintah Dasar Sistem Operasi Linux
P1 : Perintah Dasar Sistem Operasi Linux Akhmad Rizki Rizaldi 2210131013 9 Maret 2015 Praktikum 1 Perintah Dasar Sistem Operasi Linux A. POKOK BAHASAN : - Format intruksi pada Sistem Operasi Linux - Perintah-Perintah
DASAR PEMROGRAMAN. PERCABANGAN ( if, if else, if ternary, nested if, switch ) Djoko Soerjanto, M.Kom
DASAR PEMROGRAMAN PERCABANGAN ( if, if else, if ternary, nested if, switch ) Djoko Soerjanto, M.Kom https://www.facebook.com/groups/dasarpemrogramanc TUJUAN Mengenal dan menguasai perintah percabangan
I. Dasar Teori. Shell Programming
Shell Programming Tujuan Praktikum : 1. Memahami konsep Shell Programming 2. Memahami jenis-jenis variabel dalam Shell 3. Mampu menulis program dengan Shell Programming 4. Memahami konsep Shell Interaktif
shell. Kenapa Shell? User dapat mencoba unix mereka. Shell yang pertama kali dibuat adalah Bourne shell (sh).
SHELL DASAR Kenapa Shell? User dapat mencoba unix mereka. Shell yang pertama kali dibuat adalah Bourne shell (sh). Jenis-jenis shell Bourne shell (sh) C shell (csh) Korn shell (ksh) Bourne Again shell
MODUL. Operasi Kondisi. Modul Praktikum C++ Dasar Pemrograman Komputer JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK
MODUL 3 Operasi Kondisi Modul Praktikum C++ Dasar Pemrograman Komputer Semester Genap 2017/2018 JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK MODUL 3 OPERASI KONDISI A. Tujuan Setelah mempelajari bab ini diharapkan
Praktikum Sistem Operasi (Pertemuan 06) Pemrograman Shell. Husni
Praktikum Sistem Operasi (Pertemuan 06) Pemrograman Shell Husni [email protected] Program Pra-S2 Ilmu Komputer UGM 2012 Garis Besar Mengenal Shell Scripting Seleksi & Perulangan Parameter dan Opsi Scripting
Rekursif/ Iterasi/ Pengulangan
Mata Pelajaran : Algoritma & Struktur Data Versi : 1.0.0 Materi Penyaji : Rekursif : Zulkarnaen NS 1 Rekursif/ Iterasi/ Pengulangan Instruksi perulangan digunakan untuk menjalankan satu atau beberapa insturksi
Dasar Komputer & Pemrograman 2A
Dasar Komputer & Pemrograman 2A Materi 3 Reza Aditya Firdaus STATEMENT INPUT OUTPUT Dalam bahasa Pascal untuk keperluan input (membaca input) digunakan identifier standar READ atau READLN. Identifier standart
BAB 3 PENYELESAIAN KONDISI
BAB 3 PENYELESAIAN KONDISI 3.1. Struktur IF..THEN Perintah IF digunakan untuk memeriksa sebuah kondisi dan mengeksekusi satu atau lebih baris program, jika dan hanya jika kondisi terpenuhi. Program 3.1
Shell Lanjutan. Praktikum 5 A. T U J U A N
Praktikum 5 Shell Lanjutan A. T U J U A N 1. Mengenal Profile 2. Mengerti konsep history 3. Membuat dan mengeksekusi shell script sederhana 4. Mengerti Job control B. DASAR TEORI SHELL Shell adalah Command
Array=(element1 element2 elementn)
Praktikum 8 ARRAY A. T U J U A N 1. Menggunakan Array untuk menampilkan kumpulan data yang sejenis. 2. Menggunakan statement declare dengan opsi a untuk mendeklarasikan array secara eksplisit. 3. Menggunakan
Dasar Pemrograman. Kondisi dan Perulangan. By : Hendri Sopryadi, S.Kom, M.T.I
Dasar Pemrograman Kondisi dan Perulangan By : Hendri Sopryadi, S.Kom, M.T.I Kondisi dan Perulangan Pendahuluan Dalam sebuah proses program, biasanya terdapat kode penyeleksian kondisi, kode pengulangan
PERCABANGAN. Bentuk if Sederhana
PERCABANGAN Bentuk if Sederhana Operator if merupakan salah satu bentuk pernyataan berkondisi yang berguna untuk pengambilan keputusan terhadap dua buah kemungkinan. Bentuk if ada yang mengandung else,
6 Maret Structure of Java [Penyeleksian Kondisi]
6 Maret 2012 Structure of Java [Penyeleksian Kondisi] Input User Menggunakan JOptionPane (GUI). Import.javax.swing. String, Int, harus di rubah Menggunakan Scanner (Dos). Import.java.util Scanner, objek
POSTEST SISTEM OPERASI. Disusun Oleh : : Nurul Annisa Putri. Nim : Jurusan/ Kelas : Teknik Informatika/ 4 (Empat) B
POSTEST SISTEM OPERASI Disusun Oleh : Nama : Nurul Annisa Putri Nim : 25012.55401.14.038 Jurusan/ Kelas : Teknik Informatika/ 4 (Empat) B Dosen : Zaid Romegar Mair, S.T., M.Cs PEMERINTAHAN KABUPATEN MUSI
PRAKTIKUM 4 PENGAMBILAN KEPUTUSAN
PRAKTIKUM 4 PENGAMBILAN KEPUTUSAN A TUJUAN 1 Menjelaskan tentang operator kondisi (operator relasi dan logika) 2 Menjelaskan penggunaan pernyataan if 3 Menjelaskan penggunaan pernyataan if- 4 Menjelaskan
PHP (HYPERTEXT PREPROCESSOR)
LAPORAN PRAKTIKUM MODUL 4 PEMROGRAMAN WEB PHP (HYPERTEXT PREPROCESSOR) Disusun Oleh: Deny Kurniawan Novianto (130533608222) PTI OFF B UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS TEKNIK JURUSAN TEKNIK ELEKTRO PROGRAM
4. Pembuatan File Batch
4. Pembuatan File Batch A. Pengertian Batch File Batch File merupakan file text berisi rentetan perintah yang akan di eksekusi oleh command interpreter untuk kemudian di eksekusi satu persatu secara urut
Algoritma Pemrograman 2B (Pemrograman C++)
Algoritma Pemrograman 2B (Pemrograman C++) Jurusan Sistem Komputer Dr. Lily Wulandari Materi 3 PERCABANGAN DAN PERULANGAN PADA C++ 1 Outline - If - if else. - Else if - Switch case - Statement for, while,
Shell Pada Sistem Operasi Linux dan Editor vi
Praktikum 4 Shell Pada Sistem Operasi Linux dan Editor vi A. T U J U A N 1. Menggunakan shell pada system operasi Linux 2. Menggunakan pipeline, regular expression dan redirection. 3. Menggunakan teks
PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR PERTEMUAN VI KOMPONEN KOMPONEN PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR
PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR PERTEMUAN VI KOMPONEN KOMPONEN PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR MEMILIKI 3 KOMPONEN UTAMA, YAITU : 1. PEMROGRAMAN TOP-DOWN 2. PEMROGRAMAN MODULAR 3. TEOREMA STRUKTUR
Algoritma dan Struktur Data Tahar Agastani Teknik Informatika UIN
Struktur Kendali Seleksi Algoritma dan Struktur Data Tahar Agastani Teknik Informatika UIN - 2008 Struktur Kontrol Pada C Struktur penyeleksian : Seringkali instruksi - instruksi dilaksanakan bila suatu
Pemrograman Filter (awk)
Praktikum 11 Pemrograman Filter (awk) A. T U J U A N 1. Menggunakan perintah awk untuk memanipulasi data dalam sebuah file. 2. Menggunakan program/script awk untuk mengambil nilai parameter posisi pada
Bab 3. Decision 1 (Pengambilan Keputusan)
Bab 3. Decision 1 (Pengambilan Keputusan) Konsep Pemrograman Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Overview Kondisi & Operator Kondisi Operator Relasi Operator Logika Prioritas Operator Relasi & Logika
APLIKASI PEMROGRAMAN SHELL
Praktikum 15 APLIKASI PEMROGRAMAN SHELL A. T U J U A N 1. Membuat program aplikasi pengaturan warna dan fungsi ranm. 2. Membuat program aplikasi aritmatika, awk, fungsi, user interface dan dialog. B. DASAR
PERINTAH DASAR LINUX. Iqbal Dhea Furqon T Prakikum Sistem Operasi H. sudo
PERINTAH DASAR LINUX Perintah Keterangan sudo menjalankan perintah lain dalam mode administrator su masuk (login) menjadi user root Snapshoot Catatan Terdapat sedikit perbedaan antara sudo dengan su. Perintah
Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa memiliki kemampuan untuk: Menggunakan struktur kendali pencabangan bersyarat dalam bahasa pemrograman.
Pemrograman Dasar 1 Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa memiliki kemampuan untuk: Menggunakan struktur kendali pencabangan bersyarat dalam bahasa pemrograman. 2 Pencabangan Bersyarat Pernyataan
VARIABEL. Variabel dibagi menjadi 3 kategori : 1. Environment Variable 2. Positional Parameter 3. User Define Variable
VARIABEL VARIABEL Pengenal (identifier) berupa satuan dasar penyimpanan Isi atau nilainya sewaktu-waktu dapat berubah oleh : - eksekusi program (runtime program) - proses lain yang dilakukan sistem operasi
1. Mengenal konsep proses di Linux 2. Mengerti konsep sinyal dan bagaimana cara mengelola sinyal tersebut
Praktikum 8 Manajemen Proses A. T U J U A N 1. Mengenal konsep proses di Linux 2. Mengerti konsep sinyal dan bagaimana cara mengelola sinyal tersebut B. DASAR TEORI KONSEP PROSES DI LINUX Setiap kali instruksi
Bab 7 Komponen Dasar Visual Basic 29 BAB VII KOMPONEN DASAR VISUAL BASIC TUJUAN PRAKTIKUM
Bab 7 Komponen Dasar Visual Basic 29 BAB VII KOMPONEN DASAR VISUAL BASIC TUJUAN PRAKTIKUM 1. Mengerti tipe-tipe data yang dimiliki oleh Visual Basic 2. Memahami berbagai struktur kondisi yang terdapat
Looping : break, continue, nested loop
PRAKTIKUM 11 Looping : break, continue, nested loop A. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Menjelaskan penggunaan pernyataan break 2. Menjelaskan penggunaan pernyataan continue 3. Menjelaskan penggunaan pernyataan
LAPORAN PRAKTIKUM SISTEM OPERASI. Modul I. Disusun Oleh : : Adrian Rananda Putra. Nim : LABORATORIUM KOMPUTER FAKULTAS ILMU KOMPUTER
LAPORAN PRAKTIKUM SISTEM OPERASI Modul I Disusun Oleh : Nama : Adrian Rananda Putra Nim : 2011101003 Prodi/Jenjang : Teknik Informatika / D3 LABORATORIUM KOMPUTER FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS KUNINGAN
TUGAS SISTEM OPERASI. Disusun Oleh : : Nurul Annisa Putri. Nim : Jurusan/ Kelas : Teknik Informatika/ 4 (Empat) B
TUGAS SISTEM OPERASI Disusun Oleh : Nama : Nurul Annisa Putri Nim : 25012.55401.14.038 Jurusan/ Kelas : Teknik Informatika/ 4 (Empat) B Dosen : Zaid Romegar Mair, S.T., M.Cs PEMERINTAHAN KABUPATEN MUSI
Algoritma & Pemrograman #4. by antonius rachmat c, s.kom, m.cs
Algoritma & Pemrograman #4 by antonius rachmat c, s.kom, m.cs Tambahan Jenis Operator Unary Operator -> membutuhkan satu operand Operator Increment dan Decrement -- dan ++ Prefiks = ++a, Postfiks = a++
PRAKTIKUM WEB DINAMIS MODUL PENGGUNAAN KONDISI PADA FORM PHP
PRAKTIKUM WEB DINAMIS MODUL PENGGUNAAN KONDISI PADA FORM PHP Di susun oleh: {NAMA LENGKAP PROGRAM KEAHLIAN REKAYASA PERANGKAT LUNAK SMK NEGERI 8 MALANG TAHUN AJARAN 2015/2016 I. TUJUAN Siswa mengenal sintaks
DASAR PHP. Oleh : Devie Rosa Anamisa
DASAR PHP Oleh : Devie Rosa Anamisa Pembahasan Dasar PHP Skrip PHP Komentar pada PHP Variabel, Tipe Data dan Operator Struktur Kontrol Memulai PHP PHP (Personal Home Page Tools) merupakan bahasa skrip
PENGENALAN PHP DASAR
PENGENALAN PHP DASAR Pengenalan PHP PHP adalah bahasa scripting yang menyatu dengan HTML dan dijalankan pada server side. Artinya semua sintaks yang diberikan akan sepenuhnya dijalankan pada server sedangkan
Tujuan : mahasiswa dapat menerapkan struktur kendali untuk membuat program dengan C++
Struktur Kontrol Pada C++ Tujuan : mahasiswa dapat menerapkan struktur kendali untuk membuat program dengan C++ Materi : 1. Macam struktur kontrol 2. Struktur if- 3. Struktur switch-case 4. Struktur for
STRUKTUR PEMROGRAMAN PYTHON
I. ATURAN PENULISAN II. STRUKTUR PEMROGRAMAN PYTHON program program yang ditulis dalam Python secara khas jauh lebih pendek dibandingkan dengan program-program C atau C++, karena : Tipe data tingkat tinggi
Sesi/Perkuliahan ke: 3
Sesi/Perkuliahan ke: 3 Tujuan Instruksional Khusus : 1. Agar mahasiswa dapat menggunakan statement input output dan percabangan pada bahasa pemrograman BASIC 2. Agar mahasiswa dapat mengatur pencetakan
BATCH FILE. Merupakan sekumpulan perintah DOS yang disusun dan disimpan dalam sebuah file yang berekstensi.bat.
BATCH FILE Merupakan sekumpulan perintah DOS yang disusun dan disimpan dalam sebuah file yang berekstensi.bat. Biasanya dibuat untuk menjalankan tugas-tugas masal secara rutin. Misal kegiatan back up file,
JAVASCRIPT. Disusun untuk : Melengkapi Tugas Akhir Semester I Mata Kuliah Desain Web Oleh : AGUNG DIAN PRIBADI NIM :
JAVASCRIPT Disusun untuk : Melengkapi Tugas Akhir Semester I Mata Kuliah Desain Web Oleh : AGUNG DIAN PRIBADI NIM : 308 312 417 494 UNIVERSITAS NEGERI MALANG FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
1. Mengenal konsep proses di Linux 2. Mengerti konsep sinyal dan bagaimana cara mengelola sinyal tersebut
Praktikum 6 Manajemen Proses A. T U J U A N 1. Mengenal konsep proses di Linux 2. Mengerti konsep sinyal dan bagaimana cara mengelola sinyal tersebut B. DASAR TEORI KONSEP PROSES DI LINUX Setiap kali instruksi
I. DASAR TEORI. Perintah Dasar Linux
Perintah Dasar Linux Tujuan Praktikum : 1. Mengenal sistem operasi GNU/Linux 2. Memahami perintah-perintah dasar GNU/Linux 3. Mampu mengoperasikan GNU/Linux pada mode terminal I. DASAR TEORI Command line
Pemrograman Bash Shell di Linux Bag. 2
Pemrograman Bash Shell di Linux Bag. 2 http://pemula.linux.or.id/programming/bash-shell.html agussalim Simple I/O I/O merupakan hal yang mendasar dari kerja komputer karena kapasitas inilah yang membuat
Perintah Internal DOS
Perintah Internal DOS DOS DOS adalah suatu sistem operasi dasar yang menggunakan command line (baris perintah) dalam pengoperasiannya. DOS adalah singkatan dari Disk Operating System, suatu kumpulan program
MODUL 01 SISTEM OPERASI
MODUL 01 SISTEM OPERASI LABORATORIUM TEKNIK INFORMATIKA UNIVERSITAS PASUNDAN BANDUNG 2014 Perintah Dasar Linux Tujuan Praktikum : 1. Mengenal sistem operasi GNU/Linux 2. Memahami perintah-perintah dasar
Pertemuan 3 Struktur Kondisi dan Perulangan
Diktat Kuliah Pemrograman Web Pertemuan Struktur Kondisi dan Perulangan Struktur Kondisi + Struktur Kondisi If + Struktur Kondisi If...Else + Struktur Kondisi Khusus? : + Struktur Kondisi Switch...Case
PRAKTIKUM 1 MENGENAL BAHASA PASCAL. File, Edit, Search, Run, Compile, Debug, Tools, Option, Windows dan Help.
PRAKTIKUM 1 MENGENAL BAHASA PASCAL 1. Judul Materi/ Pokok Bahasan : Mengenal Bahasa Pascal 2. Tujuan Insruksional Khusus : Mahasiswa dapat memahami konsep dasar struktur Algoritma dan struktur program
Modul 3 Percabangan dan Perulangan
Modul 3 Percabangan dan Perulangan Pada Modul ini akan dibahas if-else while go-to ( java ) for for enhanced What's your problem 5W 1H ( What, When, Where, Why, Who ) & How merupakan dasar dari pembentukan
Struktur Kontrol Pemrograman Java : PERCABANGAN
MK. Pemrograman Berorientasi Objek Struktur Kontrol Pemrograman Java : PERCABANGAN Karmilasari Struktur Kontrol Percabangan If, If-Else, If bersarang Switch - Case Pengulangan 2 Percabangan : IF Pada percabangan
