Pelabuhan Cirebon Alamat : Jl.Perniagaan No.4 Cirebon 45112 Phone : +62231.204241 Fax : (0231) 203201 Provinces : West Java Website : http://www.cirebonport.com E-mail : cirebon@inaport2.co.id Sumber: maps.google.com Cirebon Pelabuhan adalah pintu gerbang ke kawasan industri yang luas dari Jawa Barat dan sebagian Jawa Tengah. Salah satu keunggulan utamanya adalah lokasi di sepanjang jalan dan kereta api jaringan utama yang berjalan di Jawa. Di antara fasilitas yang ditawarkannya adalah container yard susun, terminal batubara seluas 5 hektar, aspal terminal dan tangki penyimpanan cair untuk kelapa sawit. Main facilities Location : Cirebon, West Java Coordinates : 6 42` 55.6" S, 103 34` 13.9" E Land area : 51 Vessel Service Facilities Quay length : 1214 m Flow depth : -6.5 mlws Swimming Depth : -3 to -7 mlws Ship Delay Ship Pandu : 1 Goods Service Facilities Field Container : 4,000 m2 Field Stacking : 14.120 m2 Warehouse : 9.542 m2
Mechanical tools Diesel Forklift Mobile Crane Wheel Loader Rampdoor Dump Truck Fire truck : 1 : 4 unit : 1 Fasilitas dan peralatan di Pelabuhan Cirebon tersedia untuk melayani berbagai pelayanan kepelabuhanan yang meliputi: Stasiun Radio Pantai Jasa pandu dan tunda Kolam Pelabuhan dan tempat tambat kapal Gudang, Lapangan dan Lapangan Petikemas Fasilitas bongkar muat barang dan hewan Air Bersih untuk kapal dan kebutuhan umum di dalam lingkungan pelabuhan Lahan untuk industri, bangunan dan ruang perkantoran umum Rumah Sakit Bank Air Bersih Pelabuhan Cirebon menyediakan fasilitas saluran air untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi kapal maupun perkantoran di dalam wilayah pelabuhan. Sumber air berasal dari PDAM Kotamadya Cirebon, dengan kapasitas 20 liter per detik atau 72 ton per jam. Pandu dan Tunda Pelabuhan Cirebon memiliki 1 (satu) unit Kapal Pandu kapasitas 2x400 PK dan 2 (dua) buah kapal tunda masing-masing berkapasitas 1.700 PK dan 1.200 PK. Daerah pandu Pelabuhan Cirebon meliputi koordinat batas: I 06 40' 00'' LS; 108 37' 40'' BT II 06 44' 30'' LS; 108 37' 40'' BT III 06 44' 30'' LS; 108 35' 40'' BT IV 06 40' 00'' LS; 108 33' 10'' BT Kondisi Pasang Surut Air tinggi tertinggi : 1,27 m Air tinggi rata-rata pasang besar : 0,89 m Duduk tengah : 0,60 m Air rendah rata-rata : 0,30 m Air rendah terendah : 0,06 m Kondisi pasang surut sangat dipengaruhi oleh vasiasi angin musim. Kolam dan Alur Masuk ALUR MASUK - Panjang - Lebar 2.500 70 KOLAM PELABUHAN - Kolam Muarajati I Kedalaman (7) M 10,92 2,66 Kedalaman (7) M
- Kolam Pelabuhan I - Kolam Pelabuhan II - Kolam Khusus Pelra PENAHAN GELOMBANG - Panjang 2,66 4,30 1,12 1.406 Kedalaman (4) M Dermaga DERMAGA KOLAM MUARAJATI - Muarajati I & III (Beton) 355 DERMAGA KOLAM PELABUHAN II - Muarajati II (Sheet pile Beton) - Linggarjati (Sheet pile Beton) - Pelita I - III (Beton) DERMAGA KOLAM PELABUHAN I - Surya Sumantri I - IV (Beton) - Samadikun (Beton) - Perniagaan I - IV (Beton) 248 131 111 68 67 44 Kedalaman (3-4) M Kedalaman (3-4) M Kedalaman (2-3) M DERMAGA KOLAM KHUSUS PELRA - Pelra (Kayu) 150 Kedalaman (2) M Fasilitas dan Penumpukan GUDANG - Gudang Konvensional M2 8.342 LAPANGAN PENUMPUKAN - Konvensional - Petikemas M2 M2 14.120 4.000 Peralatan Kapal Pandu 2 Kapal Tunda 2 ALAT BONGKAR MUAT Mobile Crane Kap. 25 Ton Wheel Loader Kap. 5 Ton Excavator Kapasitas 1 m3 1 1 2
Dump Truck 4 Rampdoor 2 PMK Kapasias 5000 Liter 1 Terminal: 1. Terminal Curah Kering Terminal Curah kering Pelabuhan Cirebon berada di atas lahan seluas 5,9 ha dan memiliki lapangan penumpukan dengan daya tampung kurang lebih 60.000 ton. Terminal ini digunakan untuk pelayanan bongkar muat dan konsolidasi batu bara untuk kebutuhan industri di Jawa Barat dan sebagian besar untuk melayani kebutuhan batu bara bagi pabrik semen di Cibinong, Bogor dan Indocement Palimanan serta industri textil/garmen di Bandung. Selain batubara, komoditi lain yang sering kali dibongkar adalah komoditi gypsum. Untuk mendukung kegiatan bongkar muat, terminal ini dilengkapi dengan fasilitas bongkar muat baik milik PT. Pelindo II sendiri maupun kerja sama dengan pihak swasta. 2. Terminal Minyak Sawit Terminal Minyak Sawit di Pelabuhan Cirebon memiliki 12 unit tanki dengan total kapasitas +/- 21.000 ton. Tanki-tanki ini terletak di area lini I dan dioperasikan atas kerja sama dengan pihak swasta. 3. Terminal Aspal Curah Terminal Aspal Curah ini berdiri di atas lahan dalam area kerja pelabuhan dan dioperasikan atas kerja sama dengan pihak swasta. Tanki yang tersedia berjumlah 9 unit untuk melayani kebutuhan kontraktor, Bina Marga dan Pemerintah Daerah. 4. Terminal Peti Kemas Konvensional Manajemen PT. Pelindo II Cabang Cirebon bekerjasama dengan Pemda Jawa Barat dan Kota Cirebon dan Instansi terkait lainnya berusaha mengembangkan Pelabuhan Cirebon yang merupakan Pintu Gerbang Ekonomi satu-satunya bagi Jawa Barat agar dapat menangani Petikemas sebagai starting point menuju Pelabuhan Container. Langkah awal yang ditempuh adalah menjadikan Pelabuhan Cirebon sebagai feeder port bagi Pelabuhan Singapura. Untuk mendukung rencana tersebut telah dibenahi prasarana dermaga, lapangan penumpukan, jalan di dalam area pelabuhan serta penyediaan fasilitas perbankan dan dukunga CMS (Cash Management System) Pembangunan Container Yard (CY) untuk penumpukan Petikemas yang untuk tahap awal seluas 4.000 M2 serta disediakan lokasi untuk keperluan CFS (Container Freight Station). *Data diolah dari berbagai sumber.
Foto: Pelabuhan Cirebon Sumber: www.thearoengbinangproject.com Terminal Minyak Sawit www.cirebonradio.com Terminal Curah Kering Terminal Aspal Curah Terminal Peti Kemas Konvensional Sumber: westjavainvest.com Sumber: http://benksonsirtus.blogspot.com