Pemrograman Shell (1)

dokumen-dokumen yang mirip
Praktikum 8. Pemrograman Shell 2

KATA PENGANTAR Dengan menyebut nama Allah STW yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, kita panjatkan puji dan syukur atas kehadirat-nya, yang telah mel

Laporan Praktikum Modul 9 Sistem Operasi

Praktikum 6-A POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR: DASAR TEORI: 1 SHELL SCRIPT. Pemrograman Shell

Perulangan. Praktikum 7 A. T U J U A N B. DASAR TEORI

POSTEST SISTEM OPERASI. Disusun Oleh : : Nurul Annisa Putri. Nim : Jurusan/ Kelas : Teknik Informatika/ 4 (Empat) B

Pengkondisian (Perintah if dan case)

Otomasi Shell Script Lanjut

Zaid Romegar Mair Lisensi Dokumen: Gambaran umum : Break statement

Pemrograman Shell (2)

TUGAS SISTEM OPERASI. Disusun Oleh : : Nurul Annisa Putri. Nim : Jurusan/ Kelas : Teknik Informatika/ 4 (Empat) B

Pertemuan2 Percabangan & Perulangan pada Python

Subrutin atau Fungsi. Praktikum 9 A. T U J U A N B. DASAR TEORI

Pemrograman Shell Linux

Praktikum Sistem Operasi (Pertemuan 06) Pemrograman Shell. Husni

Expresi dan Test. Praktikum 5 A. T U J U A N B. DASAR TEORI. Operator Kondisi

Pertemuan 5. Struktur Perulangan

Pemrograman Bash Shell di Linux. agussalim

OPERATOR DAN STATEMEN I/O

PERTEMUAN KE <JUDUL PERTEMUAN PRAKTIKUM>

Selection, Looping, Branching

MODUL PRAKTIKUM ALGORITMA & BAHASA PEMROGRAMAN I (BASIC) Dosen Pengasuh : Suroto, S.Kom, M.Ak

Looping : break, continue, nested loop

PENGULANGAN DAN PEMBACAAN DATA

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA DAN KOMPUTER STMIK AMIKOM YOGYAKARTA

1. Mengenal Profile 2. Mengerti konsep history 3. Membuat dan mengeksekusi shell script sederhana 4. Mengerti Job control

Shell Lanjutan. Praktikum 5 A. T U J U A N

AP2B Dini Triasanti STRUKTUR PEMROGRAMAN PYTHON

Bab 2. Bourne Again Shell. i STTS. Teori PENDAHULUAN

STRUKTUR PEMROGRAMAN PYTHON

Shell dan Pemrograman Shell

Tujuan / Sasaran :Mahasiswa dapat mempraktekkan penggunaan repatition/ perulangan

ALGORITMA (KOMPUTER) : ATURAN PENULISAN DAN STRUKTUR DASARNYA

PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR PERTEMUAN VI KOMPONEN KOMPONEN PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL BIRO PERENCANAAN DAN KERJASAMA LUAR NEGERI

PHP Programing. M.M. Ubaidillah. Dasar-dasar PHP. merupakan bahasa pemrograman berbasis web yang memiliki kemampuan untuk memproses data dinamis.

TEORI. Gbr. Shell berhubungan langsung dengan kernel sistem operasi

Rekursif/ Iterasi/ Pengulangan

PENGULANGAN DAN PEMBACAAN DATA *

Dasar Pemrograman. Kondisi dan Perulangan. By : Hendri Sopryadi, S.Kom, M.T.I

Modul praktikum OS. MANUAL Linux menyediakan manual secara on-line. Beberapa kunci keyboard yang penting dalam menggunakan manual adalah : Q

MODUL PEMOGRAMAN WEB II STMIK IM BANDUNG MODUL PEMOGRAMAN WEB II. Oleh: CHALIFA CHAZAR. Chalifa Chazar edu.script.id

PRAKTIKUM SISTEM OPERASI TEKNIK INFORMATIKA

Struktur dan Kondisi Perulangan. Struktur Kondisi

FLOWCHART - LANJUTAN

Algoritma dan Pemrograman. Loop control structures: WHILE. Loop control structures: WHILE Perhatikan potongan program berikut: 12/29/2011

POSTEST SISTEM OPERASI. Disusun Oleh : : Nurul Annisa Putri. Nim : Jurusan/ Kelas : Teknik Informatika/ 4 (Empat) B

Tujuan : A. Percabangan Percabangan di dalam Java terdapat 2 macam, yaitu dengan memakai if dan switch.

Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa memiliki kemampuan untuk: Menggunakan struktur kendali pencabangan bersyarat dalam bahasa pemrograman.

V. PENGULANGAN. while (kondisi) { Pernyataan ; } Copyright PIK Unsri Agustus 2006

BATCH FILE. Merupakan sekumpulan perintah DOS yang disusun dan disimpan dalam sebuah file yang berekstensi.bat.

Bab 2 Editor vi 9. BAB 2 EDITOR vi TUJUAN PRAKTIKUM

3. Struktur Perulangan dalam Bahasa C++

Mengontrol setting internal option shell. Me-load (mengambil) nilai parameter posisi pada shell.

Pemrograman Filter (awk)

PEMROGRAMAN WEB 08 JavaScript Dasar

Java Basic. Variabel dan Tipe Data. Lokasi di dalam memori komputer yang digunakan untuk menyimpan suatu informasi (nilai)

Perintah Dasar Shell. Praktikum 1 A. T U J U A N B. DASAR TEORI. command), ataupun perintah eksekusi suatu file progam (eksternal command),

PHP (HYPERTEXT PREPROCESSOR)

@copyright by Emy PENGANTAR ALGORITMA & PROGRAM & PROGRAM PENGERTIAN ALGORITMA NOTASI UNTUK ALGORITMA

Turbo C adalah tool yang dipakai untuk membuat code program dalam bahasa C ataupun C++. Berikut adalah jendela utama Turbo C

Pemakaian Variabel. Praktikum 4 A. T U J U A N B. DASAR TEORI

Praktikum TRANSACT SQL. Tujuan : Praktikan mampu untuk mengerti dan memahami Transact-SQL

PHP mendukung komentar yang digunakan pada C, C++ dan Shell Unix. Sebagai contoh:

PEMROGRAMAN VISUAL BASIC.NET ( PERULANGAN / LOOPING )

DASAR PHP. Oleh : Devie Rosa Anamisa

V. STRUKTUR PEMILIHAN

Praktikum 1. Perintah Dasar Sistem Operasi Linux

Pada akhir pertemuan ini, diharapkan mahasiswa akan mampu :

Bab 3 Bash Shell. Program D3 PJJ PENS ITS. Sistem Operasi Linux PJJ PENS ITS. Arna Fariza

Pertemuan 2. Editor vi

BAB 5 PERULANGAN DAN ARRAY

Praktikum 3 Perintah DasarSistem Operasi Linux

Tipe if : If tanpa else (if) If dengan else (if-else) Nested if

Praktikum 2. Operasi Linux. POKOK BAHASAN: Format Instruksi pada Sistem Operasi Linux Perintah-Perintah Dasar pda Sistem Operasi Linux

BAB VIII SHELL (Pertemuan 10 dan 11)

Web Programming. Pengenalan PHP

MODUL 2 INTERNET PROGRAMMING : PHP (2)

shell. Kenapa Shell? User dapat mencoba unix mereka. Shell yang pertama kali dibuat adalah Bourne shell (sh).

PERCABANGAN. Bentuk if Sederhana

Pertemuan 2. Muhadi Hariyanto

MODUL V PERULANGAN. Perulangan digunakan untuk menjalankan satu atau lebih perintah secara berulang selama kondisi tertentu.

Perulangan (Looping)

I. Dasar Teori. Shell Programming

Pemrograman Berorientasi Objek. Beni Suranto, S.T.

Perbandingan Shell Unix

Struktur kontrol terbagi dalam dua jenis yaitu : Struktur pengambilan keputusan Struktur pengulangan (Loooping)

3. Struktur Perulangan dalam C++

PEMROGRAMAN TERSTRUKTUR MENGGUNAKAN MATLAB

JavaScript (Dialog Box) Oleh : Devie Rosa Anamisa

MODUL III CONTROL FLOW & FLOWCHART

Praktikum 3. Operasi Input Output

PERCABANGAN PADA PYTHON

Pertemuan 4 Diagram Alur / Flowchart

Konstruksi Dasar Algoritma

Modul 1 Pengenalan PHP

MODUL PRAKTIKUM. Sistem Operasi LAB KOMPUTASI DASAR JURUSAN ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS LAMPUNG. Modul Praktikum: Sistem Operasi

P10 Seleksi & Perulangan

Transkripsi:

Praktikum 8 Pemrograman Shell (1) A. T U J U A N 1. Mengetahui variable dan operasi assignment. 2. Menggunakan struktur if 3. Menggunakan struktur case esac. 4. Loop dengan while, until, for, while. 5. Membuat fungsi dan mengetahui cara memanggil fungsi tersebut. B. DASAR TEORI VARIABLE DAN OPERASI ASSIGNMENT Variable merupakan tempat menyimpan data yang akan diproses. Operasi pemasukan data ke dalam variable dinamakan dengan assignment. Proses assignment menggunakan tanda =. Kita dapat menggunakan perintah let sebagai pernyataan perintah untuk melakukan proses assignment. Perintah let memungkinkan kita menjadi lebih leluasa untuk menyatakan perintah assignment. PERINTAH expr DAN let Perintah expr merupakan perintah yang digunakan untuk melakukan suatu evaluasi suatu ekspresi (pernyataan), umumnya operasi pengolahan data, yang dapat melibatkan operator di dalamnya.

Perintah let merupakan perintah yang digunakan untuk melakukan proses assignment hasil suatu ekspresi operasi, aritmatika, string, dan operasi lainnyake dalam variable. Berbeda dengan perintah expr yang melakukan evaluasi dan menampilkan hasilnya ke standar output, hasilnya tidak disimpan dalam variable, sedangkan perintah let akan disimpan ke dalam variable, tetapi hasilnya tidak ditampilkan ke standar output KONSTRUKSI IF Konstruksi pemilihan merupakan suatu blok urutan perintah yang dibentuk dengan menggunakan perintah yang diawali dengan if dan diakhiri dengan. Pemeriksaan suatu kondisi akan menghasilkan benar atau salah, bila kondisi terpenuhi (bernilai benar) maka seurutan perintah yang mengikuti if ini akan dikerjakan. if kondisi perintah Nilai suatu kondisi bisa jadi mengakibatkan ada dua alternatif urutan perintah yang harus dikerjakan, yaitu perintah jika kondisi benar dan perintah jika kondisi salah. if kondisi perintah jika kondisi benar perintah jika kondisi salah Jika hasil pemeriksaan memiliki lebih dari dua kondisi maka kita harus membuat pemeriksaan yang kedua di dalam blok, demikian juga

apabila ada kondisi lain yang mungkin ada, pemeriksaan kondisi yang baru tersebut dilakukan di dalam dariblok if yang ada dalam yang pertama. if kondisi if kondisi perintah perintah if kondisi perintah perintah Dalam pemrograman shell disediakan bentuk yang menyederhanakan proses ini, dengan menggunakan elif. if kondisi perintah elif kondisi perintah perintah

KONSTRUKSI CASE Case digunakan untuk menyederhanakan pemakaian if yang berantai, sehingga dengan case, kondisi dapat dikelompokkan secara logis dengan lebih jelas dan mudah untuk ditulis. case variable in match1) instruksi1.1 instruksi1.2 ;; match2) instruksi2.1 instruksi2.2 ;; *) instruksi3.1 instruksi3.2 ;; esac Case diakhiri denan esac dan pada setiap kelompok instruksi diakhiri dengan ;. Pada akhir pilihan yaitu *) yang berarti adalah default, bila kondisi tidak memenuhi pola sebelumnya KONSTRUKSI FOR

For digunakan untuk pengulangan dengan menggunakan var yang pada setiap pengulangan akan diganti dengan nilai yang berada pada daftar (list). for var in str1 str2..strn instruksi1 instruksi2 KONSTRUKSI WHILE While digunakan untuk pengulangan instruksi, yang umumnya dibatasi dengan suatu kondisi. Selama kondisi tersebut TRUE, maka pengulangan terus dilakukan. Loop akan berhenti, bila kondisi FALSSE, atau program keluar dari blok while melalui exit atau break. while kondisi instruksi1 instruksi2 INSTRUKSI DUMMY

Instruksi dummy adalah instruksi yang tidak melakukan apa-apa, namun instruksi ini memberikan status exit 0 (TRUE). Oleh karena itu, instruksi dummy dapat digunakan sebagai kondisi forever pada loop (misalnya while). Simbol instruksi dummy adalah : FUNGSI Fungsi adalah program yang dapat dipanggil oleh program lainnya dengan menggunakan notasi NamaFungsi(). Fungsi memberikan exit status ($?) yang dinyatakan dengan return nr, atau nilai 0 sebagai default. Membuat fungsi diawali dengan nama fungsi, parameter, kemudian blok program yang dinyatakan dalam { }. Contoh : F1( ) {.... return 1 } Variabel dapat didenisikan dalam fungsi sebagai variable local atau global. Hal yang perlu diperhatikan, nama variable yang digunakan dalam sebuah fungsi, jangan sampai bentrok dengan nama variable yang sam adi luar fungsi, sehingga tidak terjadi isi variable berubah. C. LANGKAH LANGKAH

1. Masuk ke sistem operasi Linux. 2. Login sebagai mahasiswa. 3. Lakukan operasi assignment. 4. Gunakan instruksi if - 5. Gunakan instruksi case-esac. 6. Gunakan instruksi looping for--, while--, until, dummy. 7. Buatlah fungsi dengan variable local dan global. D. PERCOBAAN Percobaan 1 : Variable dan operasi assignment 1. Ketik variable-variable ini setelah prompt $NAMA= Ferry $ANGKA=100 $NAMALENGKAP='Ferry Gustiawan' $SIAPASAJA=`who` 2. Assignment dengan Let. Ketik assignment di bawah ini setelah prompt $let a=10 $let a=10 $let a=5+6 $let a= 5 + 6 (salah) $let a=5+6 3. Variable read only. Ketik setelah prompt $NAMA= Faiz $reanly NAMA $echo $NAMA $NAMA= Muhammad Percobaan 2 : Menampilkan isi variable 1. Buatlah le prog01.sh dengan editor vi

$vi prog01.sh NAMA= FASILKOM KODEPOS=30256 SIAPA_SAJA=`who` echo isi variable NAMA $NAMA echo isi variable KODEPOS $KODEPOS echo isi variable SIAPA_SAJA $SIAPA_SAJA 2. Jalankan program prog01.sh $. prog01.sh 3. Buatlah le prog02.sh dengan editor vi $vi prog02.sh NAMA= Selly marisca echo isi variabel NAMA $NAMA echo isi variabel NAMA \$NAMA 4. Jalankan program prog02.sh $. prog02.sh 5. Buatlah le prog03.sh dengan editor vi $vi prog03.sh let a=10 echo $a let a=10 echo $a let a=5+6 echo $a let a = 5 echo $a let a = 5 echo $a 6. Jalankan program prog03.sh $. prog03.sh Percobaan 3 : Menerima Masukan 1. Buatlah le prog04.sh dengan editor vi, kemudian jalankan

echo Program untuk menerima masukan echo ============================== echo Masukkan nama Anda : read NAMA echo welcome $NAMA dalam shell script programming Percobaan 4 : expr dan let 1. Ketik setelah prompt sintaks di bawah ini $expr 5 $expr 5 + 6 2. Ketik setelah prompt sintaks di bawah ini $echo Hallo $expr Hallo $echo 5 + 6 $expr 5 + 6 $expr 5+6 3. Ketik setelah prompt sintaks di bawah ini $expr 5 + 6 $let x=5+6 $echo $x $y=`expr 5 + 6 ` $echo $y $expr $y $expr $x Percobaan 5 : Operasi aritmatika 1. Buatlah le prog05.sh dengan editor vi, kemudian jalankan $vi prog05.sh echo Program penjumlahan dan perkalian dua bilangan echo Bilangan I? read bil1 echo Bilangan II? read bil2 jml=`expr $bil1 + $bil2` kali=`expr $bil1 \* $bil2` echo hasil penjumlahan $bil1 + $bil2 = $jml

echo hasil perkalian $bil1 * $bil2=$kali Percobaan 6 : Konstruksi if 1. Buatlah le prog06.sh dengan editor vi, kemudian jalankan $vi prog06.sh echo Utilitas membuat direktori baru echo masukkan nama direktori baru yang akan dibuat? read NAMADIR mkdir $NAMADIR if test $? eq 0 echo Direktori dengan nama $NAMADIR telah berhasil dibuat 2. Buatlah le prog07.sh dengan editor vi, kemudian jalankan $vi prog07.sh echo Utilitas membuat direktori baru echo masukkan nama direktori baru yang akan dibuat? read NAMADIR mkdir $NAMADIR 2> /dev/null if ( $? eq 0 ) echo direktori dengan nama $NAMADIR telah berhasil dibuat echo direktori dengan nama $NAMADIR gagal dibuat echo mgk direktori $NAMADIR sdh ada 3. Konstruksi pemilihan dengan if dan test tanpa \$. Buatlah le prog08.sh dengan editor vi. Kemudian jalankan $vi prog08.sh echo konstruksi pemilihan dengan if dan test tanpa \$ if test 5 lt 6 echo 5 lbh kecil dari 6 echo 5 tdk lebih kecil dari 6

4. Buatlah le prog09.sh dengan editor vi. Kemudian jalankan $vi prog09.sh echo konstruksi pemilihan dengan if dan test tanpa \$ if test 6 gt 5 echo 5 lbh kecil dari 6 echo 5 tdk lebih kecil dari 6 5. Alias perintah test adalah tanda [ dan ].Buatlah le prog10.sh dengan editor vi. Kemudian jalankan $vi prog10.sh echo Menentukan bil terbesar echo Masukkan bil pertama? read bil1 echo Masukkan bil kedua? read bil2 if [ $bil1 gt $bil2 ] echo $bil1 lebih besar dari $bil2 echo $bil2 lebih besar dari $bil 6. Buatlah program untuk membandingkan 2 buah bilangan, apakah lebih besar, lebih kecil atau sama dengan dengan menggunakan if bersarang (nested if). Simpan dengan nama le prog11.sh. Kemudian jalankan 7. Sempurnakan program di bawah ini : echo Operasi Aritmatika dengan Menu echo 1) Penjumlahan echo 2) Selisih echo 3) Perkalian echo 4) Pembagian echo Nomor Pilihan : read pilihan echo Masukkan dua bilangan echo Bilangan pertama : read bil1 echo Bilangan kedua : read bil2 if [ $pilihan eq 1 ]

let hasil=$bil1 + $bil2 elif... echo Hasil = $hasil Percobaan 7 : Konstruksi case - esac 1. Buatlah le prog14.sh dengan editor vi $ vi prog14.sh # Prog: prog14.sh echo 1. Siapa yang aktif echo 2. Tanggal hari ini echo 3. Kalender bulan ini echo n Pilihan : read PILIH case $PILIH in 1) echo Yang aktif saat ini who ;; 2) echo Tanggal hari ini date ;; 3) echo Kalender bulan ini cal ;; *) echo Salah pilih!! ;; esac 2. Jalankan program prog14.sh, cobalah beberapa kali dengan inputan yang berbeda $. prog14.sh 3. Buatlah le prog15.sh yang merupakan bentuk lain dari case $ vi prog15.sh # Prog: prog15.sh

echo n Jawab (Y/T) : read JWB case $JWB in y Y ya Ya YA ) JWB=y ;; t T tidak Tidak TIDAK ) JWB=t ;; esac 4. Jalankan program prog15.sh, cobalah beberapa kali dengan inputan yang berbeda $. prog15.sh 5. Modikasi le prog15.sh yang merupakan bentuk lain dari case $ vi prog15.sh # Prog: prog15.sh echo n Jawab (Y/T) : \c read JWB case $JWB in [yy] [yy][aa] ) JWB=y ;; [tt] [tt]idak ) JWB=t ;; *) JWB=? ;; esac 6. Jalankan program prog15.sh, cobalah beberapa kali dengan inputan yang berbeda $. prog15.sh 7. Buatlah program Aritmatika dengan menu dengan menggunakan struktur case Percobaan 8 : Konstruksi for-- 1. Buatlah le prog16.sh dengan editor vi, kemudian jalankan $vi prog16.sh echo Menampilkan nama dengan for a=0 for item in Budi Tuti Dian Rudi

let a+=1 echo item no $a adalah $item 2. Buatlah le prog17.sh dengan editor vi, kemudian jalankan $vi prog17.sh echo le yg pernah dibuat for namale in *.sh echo nama le script : $namale 3. Buatlah le prog18.sh dan jalankan $vi prog18.sh # Prog: prog18.sh for NAMA in bambang harry kadir amir echo Nama adalah : $NAMA 4. Buatlah le prog19.sh yang berisi konstruksi for dan wildcard, program ini akan menampilkan nama le yang berada di curent direktori $vi prog19.sh # Prog: prog12.sh for F in * echo $F 5. Modikasi le prog19.sh, program ini akan menampilkan long list dari le yang mempunyai ekstensi lst $ vi prog19.sh # Prog: prog19.sh

for F in *.lst ls l $F Percobaan 9 : Konstruksi while-- 1. Buatlah le prog20.sh dengan editor vi, kemudian jalankan $vi prog20.sh i=0 while [ i$ -lt 10 ] echo let i+=1 2. Buatlah le prog21.sh dengan editor vi, kemudian jalankan $vi prog21.sh # Prog: prog21.sh PILIH=1 while [ $PILIH ne 4 ] echo 1. Siapa yang aktif echo 2. Tanggal hari ini echo 3. Kalender bulan ini echo 4. Keluar echo Pilihan : \c read PILIH if [ $PILIH eq 4 ] break clear echo Program berlanjut di sini setelah break Percobaan 10 : Konstruksi Until 1. Buatlah prog22.sh dengan editor vi, kemudian jalankan

$vi prog22.sh I=1 Until [ $I gt 10 ] echo let I+=1 Percobaan 11 : Instruksi dummy 1. Modikasi le prog21.sh $ vi prog21.sh # Prog: prog21.sh PILIH=1 while : echo 1. Siapa yang aktif echo 2. Tanggal hari ini echo 3. Kalender bulan ini echo 4. Keluar echo Pilihan : \c read PILIH if [ $PILIH eq 4 ] break clear echo Program berlanjut di sini setelah break 2. Jalankan program prog21.sh $. prog21.sh 3. Buatlah le prog23.sh yang berisi instruksi dummy untuk konstruksi if $ vi prog23.sh # Prog: prog23.sh echo n Masukkan nilai : read A if [ $A gt 100 ] :

echo OK! 4. Jalankan program prog23.sh beberapa kali dengan input yang berbeda $. prog23.sh Percobaan 12 : Fungsi 1. Buatlah le fungsi.sh $ vi fungsi.sh # Prog: fungsi.sh F1( ) { echo Fungsi F1 return 1 } echo Menggunakan Fungsi F1 F1 echo $? 2. Jalankan program fungsi.sh $. fungsi.sh 3. Menggunakan variable pada fungsi dengan memodikasi le fungsi.sh $ vi fungsi.sh # Prog: fungsi.sh F1( ) { } Honor=10000 echo Fungsi F1 return 1 echo Menggunakan Fungsi F1 F1 echo Nilai balik adalah $? echo Honor = $Honor 4. Jalankan program fungsi.sh

$. fungsi.sh 5. Menggunakan variable pada fungsi dengan memodikasi le fungsi.sh $ vi fungsi.sh # Prog: fungsi.sh F1( ) { } local Honor=10000 echo Fungsi F1 return 1 echo Menggunakan Fungsi F1 F1 echo Nilai balik adalah $? echo Honor = $Honor 6. Jalankan program fungsi.sh $. fungsi.sh E. Latihan 1. Buatlah program myprog.sh yang memproses parameter $1, nilai parameter harus berupa string : start stop status restart reload Bila buka dari string tersebut, maka berikan pesan eror. Sempurnakan program di bawah ini untuk keperluan tersebut # See how we were called case $1 in

start) echo Ini adalah start ;; stop) echo Ini adalah stop ;; *) echo $ Usage:$0 {start stop restart reload status} ;; esac return 2. Buat sebuah fungsi pada script conrm.sh yang memberikan konrmasi jawaban Yes, No atau Continue. Jika jawaban Yes, maka beri nilai balik 0, No = 1 dan Continue = 2. Modikasi kerangka program berikut untuk memenuhi permintaan tersebut. # Conrm whether we really want to run this service conrm() { local YES= Y local NO= N local CONT= C while : echo n (Y)es/(N)o/(C)ontinue? {Y] read answer answer=`echo $answer tr [a-z] [A-Z] ` } if [ $answer = 0 $answer = $YES ] return 0 elif. return 2 elif. return 1 Test fungsi diatas dengan program berikut : $ vi testp.sh

. conrm.sh conrm if [ $? eq 0 ] echo Jawaban YES OK elif [ $? =eq 1 ] echo Jawaban NO echo Jawaban CONTINUE Perhatikan baris pertama, adalah loading dari fungsi conrm yang terdapat di script conrm.sh. Setelah eksekusi script tersebut, maka fungsi conrm dapat digunakan.