BAB 2 ARRAY, OPERATOR DAN FORMAT DALAM FORTRAN

dokumen-dokumen yang mirip
STATEMENT FORMAT, DATA, PARAMETER, SPESIFIKASI DAN PENGERJAAN. Kuliah ke-3

BAB 1 PENGANTAR BAHASA PEMROGRAMAN FORTRAN

ELEMEN DASAR PROGRAM FORTRAN. Kuliah ke-2

BAB 3 STRUKTUR KENDALI, SUBROUTINE, DAN FUNGSI

Saifoe El Unas 2. Free Format

BAB 5 PERULANGAN DAN ARRAY

Pelatihan fortran JURUSAN TEKNIK SIPIL 2014 / 2015

JENIS DATA SEDERHANA & INPUT/OUTPUT DATA

Algoritma & Pemrograman 1B BASIC

SOAL DAN JAWABAN UTS PEMROGRAMAN DASAR KELAS X

Bab 2. Dasar-Dasar Pemrograman C

JENIS-JENIS DATA DAN STATEMEN INPUT OUTPUT

Chapter 1 KONSEP DASAR C

Statemen Perintah, variable, dan Operator Pada Qbasic

Struktur Data. PDE - Struktur Data 1

2. Komputer pertama yang bersifat elektronik diberinama: a. ADVAC b. ENIAC c. ENVAC d. NEVAC

PENGANTAR KOMPUTER & SOFTWARE I REPRESENTASI DATA

PSEUDOCODE TIPE DATA, VARIABEL, DAN OPERATOR

PENGANTAR KOMPUTER & SOFTWARE I REPRESENTASI DATA

Pendahuluan. Hera Agustina

Sesi/Perkuliahan ke: II

Konsep Bahasa Pemrograman Pertemuan 5

Tipe Data dan Variabel. Dosen Pengampu Muhammad Zidny Naf an, M.Kom

Pertemuan 2 Bahasa Visual Basic Aplication

DATA KOMPUTASI & SISTEM BILANGAN

Tabel Informasi. Hal di atas dapat dilakukan dengan menambah dan mengambil atribut identifier yang digunakan pada program, melalui tabel informasi.

STRUKTUR PROGRAM BASIC

Arsitektur dan Organisasi Komputer

PENGANTAR KOMPUTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI 1A

Turbo C adalah tool yang dipakai untuk membuat code program dalam bahasa C ataupun C++. Berikut adalah jendela utama Turbo C

STRUKTUR KONTROL. Struktur WHILE-DO Mempunyai struktur sebagai berikut : Bentuk Umum : WHILE condition Do statement Bentuk Proses (flow chart) :

UNIVERSITAS SAM RATULANGI MANADO FAKULTAS TEKNIK, JURUSAN TEKNIK ELEKTRO Program Studi S-1 Teknik Informatika. Data & Ekspresi

Bab 2 Konsep Dasar Pemrograman BASIC

Silabus Struktur Data. Bandung 2013

MODUL PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA PERTEMUAN 1

Sesi/Perkuliahan ke: 3

Tipe Data dan Operator

BAB 3. PROCEDURE DIVISION

BAB III Pengenalan Tipe Data dan Bahasa Pemrograman C/C++

KONSEP SISTEM INFORMASI B. Pertemuan 5 - Jenis Data dalam Dbase & Spesifikasi File

KONSEP DASAR BAHASA PASCAL

Pengenalan Pascal. Tujuan Pembelajaran

Universitas gunadarma. pascal. Bab 4- bab 10. Hana Pertiwi S.T

Bahasa C-M6 By Jamilah, Skom 1

KONSEP DASAR BAHASA PASCAL

PENGENALAN BAHASA C DAN C++

Struktur Dasar Bahasa C Tipe Data Dalam bahasa C terdapat lima tipe data dasar, yaitu :

1. Integer Interger adalah data numerik yang tidak mengandung pecahan, dan disajikan dalam memori komputer sebagai angka bulat. Mengacu pada obyek

Cara pertama adalah pada saat deklarasi variabel ditambahkan ke- yword const sebelum nama tipe data seperti

Nama, Tipe, Ekspresi, dan Nilai

Algoritma Pemrograman

Dasar Komputer & Pemrograman 2A

TIPE DATA DAN OPERASI I/O

Bab 5 Array (Variabel Berindeks)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS) PROGRAM STUDI S1 TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS RIAU

Struktur Program. Rinta Kridalukmana

SMA SANTO PAULUS PONTIANAK

OPERATOR, PERULANGAN DAN SELEKSI KONDISI

RINGKASAN PEMROGRAMAN QUICK BASIC

P11 Array. A. Sidiq Purnomo Program Studi Teknik Informatika Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Array 1 A. TUJUAN PEMBELAJARAN

KARAKTER DAN STRING, ARRAY, STRUCT DAN REVIEW PADA BAHASA C

MATA KULIAH : LOGIKA DAN ALGORITMA KONSEP DASAR ALGORITMA

Tipe data dasar merupakan tipe data yang disediakan oleh kompailer, sehingga dapat langsung dipakai Dalam algoritma dan pemrograman yang termasuk dala

SISTEM BILANGAN, OPERASI ARITMATIKA DAN PENGKODEAN

ARRAY. contoh : A[1] := 10; var A : array[1..10] of integer; A[nomer_indeks]

MODUL 1. Struktur Bahasa PASCAL secara umum

Algoritma & Pemrograman #3

Representasi Bilangan Digital (Bagian 2)

Algoritma Pemrograman

Tabel 1. Jenis data integer Ukuran memori (dalam byte)

Pertemuan 6 Array Objektif: 1. Memahami cara mendeklarasi tipe indeks dalam array 2. Dapat membuat program sederhana menggunakan array Pertemuan 6 53

Panduan Mudah Pemrograman Fortran 90/95. Imam Fachruddin

FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

Algoritma Pemrograman 1B (BASIC) Dosen : Nuraini Purwandari

PERTEMUAN 2 ARRAY, PERCABANGAN, DAN PERULANGAN

VARIABEL, TIPE DATA, KONSTANTA, OPERATOR DAN EKSPRESI. Pemrograman Dasar Kelas X Semester 2

MENAMPILKAN HASIL Operasi Keluaran (Output)

Bab 2 Editor vi 9. BAB 2 EDITOR vi TUJUAN PRAKTIKUM

Tipe Data dan Operator dalam Pemrograman

Satuan Acara Perkuliahan (SAP) UNIVERSITAS GUNADARMA

Algoritma & Pemrograman #11. by antonius rachmat c, s.kom, m.cs

[BS204]-Algoritma Pemrograman Take Home Test Pengumpulan : 27 Maret 2015 Tulis Tangan di kertas A4. Genap 2014/2015 Page 1 of 6

Bentuk Umum : Penjelasan : DATA DIVISION DATA DIVISION. FILE SECTION. [ file description entry] [ record description entry]...]

Dasar Komputer & Pemrograman 2A

Larik/ Array int a1, a2, a3, a4, a5;

Materi. Tipe, Variabel dan Operator Algoritma Pemrograman PENULISAN ALGORITMA PENULISAN ALGORITMA 15/03/2010 NAMA DAN EKSPRESI

MODUL 3 ALGORITMA PEMROGRAMAN

Struktur Data adalah : suatu koleksi atau kelompok data yang dapat dikarakteristikan oleh organisasi serta operasi yang didefinisikan terhadapnya.

KATA PENGANTAR. Penulis. Raizal Dzil Wafa M.

AP2a (Pascal) Akuntansi Kelas 1 Semester 2. Hana Pertiwi S.T

ARRAY. Brigida Arie Minartiningtyas, M.Kom

MODUL I PENGENALAN MATLAB

Struktur Data adalah : suatu koleksi atau kelompok data yang dapat dikarakteristikan oleh organisasi serta operasi yang didefinisikan terhadapnya.

I. JUDUL Array. Pengertian Array. Deklarasi Array PRAKTIKUM 6 ARRAY II. TUJUAN. III. ALAT DAN BAHAN - Microsoft Visual Studio 2010

Algoritma,Flowchart, Konsep

PENGERTIAN VARIABEL, KONSTANTA DAN TIPE DATA

Pertemuan Ke-4 Urutan (sequence) Rahmady Liyantanto. liyantanto.wordpress.com. S1 Teknik Informatika-Unijoyo

PEMROGRAMANOLAHBERKAS PERTEMUAN1 PENDAHULUAN

Algoritma & Pemrograman

Transkripsi:

BAB 2 ARRAY, OPERATOR DAN FORMAT DALAM FORTRAN TUJUAN Tujuan Instruksi Umum: Menerangkan Operator-Operator Yang Terdapat Dalam FORTRAN. Menerangkan Tentang Array. Menerangkan Tentang Format Specifier Tujuan Instruksi Khusus: Agar praktikan dapat mengetahui Gambaran Implementasi Array Dan Format Specifier Bahasa FORTRAN Agar praktikan dapat membuat Program Matriks Dengan Menggunakan Array Agar praktikan dapat membuat Program Dengan Menggunakan Format Specifier MATERI 2.1 Array Disamping tipe data yang telah ada, terdapat tipe data lainnya yang sifatnya terstruktur yang dikenal dengan Array atau larik atau variabel berindeks. Dalam FORTRAN, array dapat dibentuk hingga mencapai tujuh dimensi. Bentuk umum definisi array adalah: DIMENSION <variable_array> (dimensi1,[dimensi2]..[dimensi7]). 1 Dimensi DIMENSION <var_array> (awal:akhir) jika awal tidak ditentukan, maka dianggap 1 2 Dimensi DIMENSION <var_array> (awal1:akhir1, awal2:akhir2) Multi Dimensi (max 7) DIMENSION <var_array> (awal1:akhir1, awal2:akhir2,.. awaln:akhirn) Modul Rekayasa Komputasional Laboratorium Teknik Informatika - 2010 8

2.1.1 Implementasi Array Implementasi array ada dalam bahasan berikut ini: Misalnya ada 3 buah data numerik real akan disimpan dalam suatu memori komputer dengan nilai : 25.25 15.75 32.50 Jika menggunakan variabel real tunggal, maka dibutuhkan tiga buah nama variabel untuk menyimpannya, yaitu : A = 25.25 B = 15.75 C = 32.50 Namun jika menggunakan array, maka hanya digunakan satu nama, misalnya array X, sebagai berikut : X(1) = 25.25 X(2) = 15.75 X(3) = 32.50 Keterangan : - X adalah nama array - (1), (2), (3) adalah subscript, menunjukkan elemen array - 25.25, 15.75, 32.50 adalah nilai arraynya Dari contoh di atas, array yang ada adalah array berdimensi satu, karena hanya menggunakan sebuah subscript saja. Sedangkan array berdimensi dua biasanya digunakan untuk mewakili sebuah matriks. Berikut ini diberikan contoh program FORTRAN untuk pembuatan data berupa matriks. Contoh Program menggunakan array: REAL*4 A(2,2) DATA A/1.00,2.00,3.00,4.00,5.00,6.00/ JBARIS = 2 JKOLOM =3 DO 50 I=1, JBARIS 50 WRITE (*,100) (A(I,J), J=1, JKOLOM) 100 FORMAT (1X, 100(F7.2)) END Modul Rekayasa Komputasional Laboratorium Teknik Informatika - 2010 9

Output: 1.00 3.00 5.00 2.00 4.00 6.00 2.2 Operator Untuk mengimplementasi suatu program tentunya tidak terlepas dari penggunaan operator-operator yang terdapat dalam bahasa pemrograman. Operatoroperator yang terdapat dalam bahasa pemrograman FORTRAN adalah sebagai berikut: a) Operator Aritmatika Operator aritmatika adalah tanda operasi yang digunakan di dalam perhitungan aritmatika. Bentuk dan maksud dari masin-masing operator aritmatikatampak pada abel berikut ini. Tabel 2.1 Tabel Operator Aritmatika Operator Keterangan Prioritas ** Perpangkatan 1 * Perkalian 2 / Pembagian 2 + Penjumlahan 3 - Pengurangan 3 b) Operator Logika Oerator logika adalah tanda operasi yang digunakan di dalam perbandingan logika. Berikut ini adalah penjelasan dari penggunaanya : Tabel 2.2 Tabel Operator Logika Operator Keterangan Prioritas.NOT. Tidak/bukan 1.AND. Dan 2.OR. Atau 3 c) Operator Hubungan Operator hubungan adalah tanda operasi yang digunakan untuk menyatakan hubungan antara dua buah elemen. Berikut ini adalah table penjelasannya : Modul Rekayasa Komputasional Laboratorium Teknik Informatika - 2010 10

Tabel 2.3 Tabel Operator Hubungan Operator Keterangan.LT. Lebih kecil dari.le. Lebih kecil sama dengan dari.eq. Sama dengan.ne. Tidak sama dengan.gt. Lebih besar dari.ge. Lebih besar sama dengan 2.3 Format Specifier Dalam FORTRAN Format specifier dalam FORTRAN menunjukkan format yang akan dipergunakan oleh data input ataupun data output. Bila digunakan pada statement READ, berarti menunjukkan format dari data yang dibaca. Bila digunakan dalam statement WRITE, berarti menunjukkan bentuk dari data yang akan ditampilkan. Format Specifier FORTRAN antara lain: I, untuk tipe data numeric integer F, untuk tipe data real E, untuk tipe data real preposisi tunggal yang berbentuk eksponensial D, untuk tipe data real preposisi ganda yang berbentuk eksponensial G, untuk input / output A, untuk tipe data karakter X, untuk mengatur posisi sejauh n spasi /, untuk mengatur line feed dari setiap baris \, untuk mengatur posisi pencetakan pada baris yang sama H, untuk menampilkan sejumlah n karakter ke alat output P, untuk mengatur desimal point pada format E dan F BN, memberi anggapan agar blank pada sisi sebelah kanan dari data input numeric adalah bukan nol BZ, memberi anggapan agar blank pada sisi sebelah kanan dari data input numeric adalah nol Modul Rekayasa Komputasional Laboratorium Teknik Informatika - 2010 11

Format Specifier FORTRAN juga dapat berupa : a) Label statement, menunjukkan letak dari statement Format yang mengatur bentuk dari datanya WRITE (*, 5) C, F 5 FORMAT (1X, F6.2, 1X, CELCIUS ADALAH SEBESAR, F6.2, 1X, FAHRENHEIT ) END b) Nama variabel integer c) Ungkapan integer, dan d) * Statement WRITE WRITE(no unit, format) daftar_yang_ditulis Keterangan : no unit : nomor unit keluaran, secara default (dengan simbol *) berarti monitor. format : format pengaturan tampilan, secara default (dengan simbol *) berarti bebas. daftar_yang_ditulis : variabel atau tetapan yang ingin ditulis. Statement READ READ(no unit, format) variabel Keterangan : no unit : nomor unit inputan, secara default (dengan simbol *) berarti keyboard. format : format pengaturan tampilan, secara default (dengan simbol *) berarti bebas. variabel : variabel tempat menyimpan data. Statement Format <label> FORMAT (format specifier) format specifier berisi edit descriptor. Repeatable Edit Descriptor - Edit Descriptor I (Integer) <n> I <w>.<d> n = pengulangan, w = banyak digit d = jml angka nol dimuka pengganti blank Modul Rekayasa Komputasional Laboratorium Teknik Informatika - 2010 12

- Edit Descriptor F (Real) <n> F <w>.<d> n = pengulangan, w = banyak digit d = menunjukkan digit belakang titik desimal - Edit Descriptor E (Real ketepatan tunggal) <n> F <w>.<d> disajikan dengan bentuk eksponensial - Edit Descriptor D (Real ketepatan ganda) <n> D <w>.<d> n = pengulangan, w = banyak digit d = jumlah angka nol dimuka pengganti blank disajikan dengan bentuk eksponensial - Edit Descriptor G (Gabungan E dan F) <n> G <w>.<d> atau <n> G <w>.<d>e<e> - Edit Descriptor A (Alphanumerik) <n> A <w> n = pengulangan, w = banyak digit - Edit Descriptor L (Logika) <n> L <w> n = pengulangan, w = banyak digit Non Repeatable Edit Descriptor - Edit Descriptor konstanta karakter diantara tanda - Edit Descriptor X (spasi) :<n>x - Edit Descriptor / : memberi jarak 1 baris - Edit Descriptor \ : masih dalam baris yang sama - Edit Descriptor H <n> H menampilkan sejumlah n karakter ke alat output (blank dihitung) - Edit Descriptor P <k> P mengatur banyaknya faktor skala nilai nol desimal - Edit Descriptor BN dan BZ BN (blank diabaikan), BZ (blank = 0) Modul Rekayasa Komputasional Laboratorium Teknik Informatika - 2010 13

Contoh Program Dengan Format character nama*20 write(*,7) 'Masukkan Nama : ' 7 format (A,\) read(*,8) nama 8 format (A) write(*,9) 'Nama Anda : ',nama 9 format (A,3X,A) end Untuk dapat mengetahui langkah-langkah pembuatan programnya, perhatikan dan ikuti dengan seksama Activity Lab yang telah disediakan. Modul Rekayasa Komputasional Laboratorium Teknik Informatika - 2010 14