SISTEM INFORMASI TERDISTRIBUSI DAN PERTUKARAN DATA ELEKTRONIK

dokumen-dokumen yang mirip
SISTEM INFORMASI TERDISTRIBUSI DAN PERTUKARAN DATA SECARA ELEKTRONIK

Basis Data 2. Database Client / Server. Arif Basofi, S.Kom. MT. Teknik Informatika, PENS

Pertemuan 1. Tujuan Teknik Komunikasi

Θ KONSEP JARINGAN KOMPUTER Θ

BAB II LANDASAN TEORI. mengenai istilah-istilah yang digunakan dalam menyusun laporan skripsi, yaitu

Sistem Terdistribusi 2. Model arsitektur Terdistribusi

PENGOLAHAN DATA TERDISTRIBUSI

Making Provisions for Applications and Services

ARSITEKTUR NETWORKING CLIENT

JARINGAN WORKGROUP, LAN & WAN. Suhardi Pakpahan Dosen: Onno W. Purbo

Pengenalan Jaringan Komputer

Implementasi Arsitektur Multi-Tier dalam Pengelolaan Administrasi Dokumen Perkantoran (E-Administration) untuk Skala Enterprise

NAMA : FERRY ANGGRIAWAN KUSUMA ( ) SHELLI RIPATI ( ) STMIK INDONESIA

BAB 1 Pendahuluan. 1.1 Latar Belakang

Mata pelajaran ini memberikan pengetahuan kepada siswa mengenai konsep dasar dan design jaringan komputer.

Kelompok 1. Anggota : BOBBY KURNIAWAN NIA FITRIANA ARI FEBRYANSYAH DIAN ULUMIA ORIN HARITSA YASSER

LOCAL AREA NETWORK (LAN) STMIK TASIKMALAYA

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

Internet, Intranet, Ekstranet

9/6/2014. Dua komputer atau lebih dapat dikatakan terinterkoneksi apabila komputer-komputer tersebut dapat saling bertukar informasi.

Jaringan Komputer - Jilid V

SISTEM INFORMASI BISNIS. Infrastruktur, Integrasi dan Agensi Software di dalam B2B

Pertemuan XII Distributed Database Fak. Teknik Jurusan Teknik Informatika. Caca E. Supriana, S.Si.,MT.

* Membagi sumber daya: contohnya berbagi pemakaian printer, CPU, memori, harddisk

SISTEM MONITORING CUTI KARYAWAN BERBASIS CLIENT SERVER PADA PT. PANPLY. Ratnawati

SISTEM TERDISTRIBUSI

4. SISTEM OPERASI TERDISTRIBUSI

Sumber Daya Informatika Kesehatan. Surahyo Sumarsono

Pengenalan Komunikasi Data

TUJUAN PEMBELAJARAN: 1. Siswa memahami tentang konsep Jaringan 2. Siswa memahami kegunaan jaringan 3. Siswa mampu menggunakan contoh layanan jaringan

CONTOH PENDSTRIBUSIAN HARDWARE

1. Komunikasi, E-Commerce merupakan pengiriman informasi, produk/layanan,atau sarana elektronik lainnya.

BAB II DASAR TEORI. teknologi informasi belum maksimal diterapkan. Penggunaan Personal Computer

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II LANDASAN TEORI. Analisis (analysis) dapat didefinisikan sebagai : Sedangkan Analisis sistem (systems analysis) dapat didefinisikan sebagai

PENDIDIKAN TEKNIK INFORMATIKA TEKNIK ELEKTRONIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI PADANG

BAB II LANDASAN TEORI. Sistem menurut jefrry fitzgerald [ jog05 ] atau menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.

SISTEM INFORMASI INFRASTRUKTUR DAN ARSITEKTUR

Mata Kuliah : Jaringan Komputer Dosen Pengampu : Harun Mukhtar, S.Kom, M.Kom Universitas Muhammadiyah Riau

Arsitektur Sistem Komputer

Bab 6. Basis Data Client / Server POKOK BAHASAN: TUJUAN BELAJAR: 6.1 PENDAHULUAN

JARINGAN. Definisi Dasar Jaringan : Dua atau lebih komputer yang saling terhubung sehingga dapat membagi data dan sumber-sumber peralatan lain

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang

ARSITEKTUR TELEMATIKA DISTRIBUTED PROCESSING ( CLIENT SERVER )

ARSITEKTUR SISTEM. Alif Finandhita, S.Kom, M.T. Alif Finandhita, S.Kom, M.T 1

MODUL 1 PENGENALAN LAYANAN JARINGAN

Distributed System. Number One Introduction. Genap 2011/2012. Dahlia Widhyaestoeti, S.Kom

Arsitektur Sistem Basis Data. Gentisya Tri Mardiani, S.Kom., M.Kom

BAB 11 E-BUSINESS DAN E-COMMERCE

BAB II LANDASAN TEORI. Strategi pemasaran terdiri dari 4P yaitu Produk, Promotion, Place dan. dengan apa yang dibayar oleh pelanggan untuk produk itu.

Sistem Informasi pengiriman Barang PT. Lima Putri Timor Leste Leonor Faria Soares ( ) ABSTRAK Kata Kunci:

KONSEP DASAR CLIENT SERVER. Chapter 1

keseluruhan jaringan Suatu Bank yang ada di Indonesia ataupun yang ada di Negara-negara lain menggunakan sarana WAN untuk saling terhubung, Biasanya W

LOCAL AREA NETWORK: JARINGAN KOMPUTER ANTAR GEDUNG UNTUK OTOMASI PERPUSTAKAAN SEKOLAH

E-COMMERCE. Karya Ilmiah

PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI. Herman Tolle Program Alih Tahun (PAT) S2 SKI TE UB

ARSITEKTUR SISTEM INFORMASI PENJUALAN ONLINE PADA TOKO KEDAILAPTOP Makalah Ini Disusun Sebagai Tugas Mata Kuliah Konsep Sistem Informasi

Pertemuan-1. Konsep Dasar Jaringan Komputer

BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI. 2.1 Definisi Pengembangan Sistem ( System Development ) [Jog98] mendefiniskan pengembangan sistem (Systems Development)

Materi 2 Penggunaan Jaringan Komputer

Jaringan Komputer Pendahuluan

Penggunakan lebih dari satu CPU untuk menjalankan sebuah program secara simultan. Tujuan Utama Untuk meningkatkan performa komputasi.

INFRASTRUKTUR E-commerce

DATABASE LINGKUNGAN DATABASE

Making Provisions for Applications and Services

BAB I PENDAHULUAN. Kemajuan dari teknologi Database Management System (DBMS) telah

Sistem Basis Data Terdistribusi Arif Basofi

Tugas Konsep Sistem Informasi

BAB III PEMBAHASAN. 3.1 Berdasarkan Topologi Fisik (Phisical Popology)

JENIS-JENIS JARINGAN. Jaringan yang memiliki ruang lingkup yang sangat luas, karena radiusnya mencakup sebuah negara dan benua.

ABSTRAK. Kata kunci : metode FAST, listrik, elektronik, transaksi, Sinar Makmur.

BAB IV PENGUJIAN DAN ANALISIS

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang

Implementasi praktis yang berkaitan dengan komunikasi antar perangkat komputer adalah berupa suatu sistem jaringan komputer.

Kontrak Kuliah. Desain Sistem. Edi Sugiarto, S.Kom, M.Kom

SISTEM INFORMASI AKUNTANSI: TINJAUAN MENYELURUH KONSEP SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

Gambar 1.1 Jaringan peer-to-peer

JENIS-JENIS APLIKASI UNTUK SERVER MENGADMINISTRASI SERVER DALAM JARINGAN. Pembahasan: Habib Ahmad Purba. 0 P a g e

BAB III LANDASAN TEORI. Bab ini akan membahas hal-hal yang mendasari dibuatnya SIS, bahasa pemrograman, dan tools yang digunakan dalam pembuatan SIS.

10. PARALLEL PROCESSING

Model arsitektur Terdistribusi

TUGAS TELEMATIKA KOLABORASI DAN ARSITEKTUR CLIENT SERVER KELOMPOK 4: Amal Fajrin ( ) Suhartini ( ) Tri Fitriah ( )

Pengantar Teknologi Informasi A. Pertemuan 9. Jaringan & Komunikasi Data

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PERPARKIRAN MENGGUNAKAN ARSITEKTUR THREE-TIER

BAB VI AUDIT PEMROSESAN DATA ELEKTRONIK (PDE)

Pengolahan Informasi. Jurusan Sistem Informasi Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi Universitas Gunadarma 2014

LAN Jaringan yang bergantung pada kendali yang dipusatkan lebih mudah terganggu daripada jaringan yang kendalinya terdistribusi

BAHAN MATERI KELAS 9 INTERNET

Willy Permana Putra, S.T., M.Eng Willy Permana Putra, S.T Jaringan Komputer

KONSEP DASAR. Sasaran: 1.1. Pendahuluan

Introduction Information Technology: NETWORKING

Mengelola Sistem Informasi Manajemen

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Teknologi yang berkembang begitu pesat di zaman sekarang ini

APLIKASI SIKLUS PRODUKSI DAN SIKLUS KEUANGAN KONSEP SISTEM INFORMASI AKUNTANSI

BAB IV ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM. langkah untuk menentukan prosedur yang sedang dirancang, karena dengan

Transkripsi:

SISTEM INFORMASI TERDISTRIBUSI DAN PERTUKARAN DATA ELEKTRONIK

SISTEM INFORMASI TERDISTRIBUSI Pengertian Sistem Informasi Terdistribusi (distributed information system) adalah sistem komputasi terdistribusi dimana program dan database ditempatkan dalam server yang dapat didistribusikan dan digunakan pada setiap stasion kerja (workstation). Sistem Komputasi Terdistribusi adalah jaringan komputer yang dihubungkan dengan cara tertentu sehingga tampak seperti satu komputer bagi pemakai individual.

Pengertian SISTEM INFORMASI TERDISTRIBUSI Server adalah komputer pusat yang secara konstan menyediakan dan menjalankan program komputer dan database yang dibutuhkan oleh komputer lain dalam jaringan. Workstation/client adalah komputer yang mengakses data dan program yang ditempatkan pada server jaringan Komputasi terdistribusi mentransformasikan banyak komputer dalam satu jaringan yang dapat digunakan secara efektif seperti halnya sebuah komputer saja, sehingga memaksimalkan penggunaan sumber daya komputasi. Hal ini berarti bahwa setiap stasion kerja dalam jaringan dapat mengakses setiap file data yang terdapat dalam jaringan, menjalankan program komputer yang ada dalam jaringan (baik yang ada dalam server maupun dalam setiap stasion kerja).

Pengertian Transparasi jaringan (network transparancy) atau transparansi lokasi (locaton transparancy) adalah suatu kondisi dimana seluruh program dan file database, terlepas dimanapun lokasinya, akan terdapat dalam komputer pemakai. Suatu sistem komputasi terdistribusi adalah jaringan, tetapi tidak semua jaringan merupakan sistem komputasi terdistribusi. Jaringan hanya akan merupakan sistem komputasi terdistribusi apabila unsur-unsur data, file, dan komputer di dalam jaringan dapat diakses melalui setiap klien berdasarkan nama, bukan berdasarkan lokasi fisik.

Pengertian Komunikasi Interproses adalah pertukaran informasi antar klien, server, dan program-program aplikasi dalam sistem terdistribusi. Dalam komunikasi interproses terjadi komunikasi langsung antar dua program dalam dua komputer terpisah pada suatu jaringan yang dijalankan secara simultan. Misal, Siska di komputer klien 1 menjalankan program database dan mengakses sebuah database penjualan. Siska membutuhkan penjualan bulan Juni tetapi data tersebut tidak terdapat dalam database komputer klien A. Untuk itu program di komputer klien 1 mengirimkan permintaan data penjualan bulan Juni melalui jaringan ke program yang terdapat di komputer klien 2 (melakukan komunikasi interproses). Program di komputer klien 2 kemudian mentransmisikan data penjualan bulan Juni ke program komputer klien 1, yang selanjutnya menyajikannya kepada Siska. Siska bahkan tidak menyadari bahwa data diambil dari komputer klien 2.

Arsitektur Pemrosesan Jaringan 1. Pemrosesan Terpusat (Centralized Processing), Tak Terdistribusi (Nondistributed) adalah suatu pemrosesan jaringan dimana komunikasi antar komputer dapat dilakukan tetapi tanpa transparasi jaringan dan tanpa komunikasi interproses. Artinya untuk melakukan komunikasi, pemakai salah satu komputer harus menggunakan alamat fisik komputer lainnya. Dan tidak ada pertukaran database antar program antar komputer satu dengan komputer lainnya. 2. Pemrosesan Server Klien (Clien Server Processing) adalah suatu pemrosesan jaringan dimana beragram program aplikasi dalam jaringan dapat berperan sebagai klien atau server.

Arsitektur Pemrosesan Jaringan Tiga kemungkinan jenis server adalah: File Server : DBMS, user task, kibijakan database, dan seluruh kapasitas pemrosesan terdapat dalam klien, sedangkan databasenya terdapat dalam server. Sesuai kebutuhan, aplikasi klien meminta data dari server, yang selanjutnya server akan memblok data ke klien. DBMS Server : user task dan kebijakan database terdapat di klien, sedangkan DBMS dan database terdapat dalam server. Dengan DBMS terdapat dalam server maka dapat dilakukan beberapa atau seluruh tugas pemrosesan dan dengan demikian meminimalkan jumlah data yang harus dikirim ke klien. Repository Server : server memuat DBMS, kebijakan database dan database. Klien memuat aplikasi pemakai. Jenis server ini adalah yang paling aman dan mampu mengatasi kelemahan-kelemahan File Server dan DBMS Server.

Arsitektur Pemrosesan Jaringan Catatan: DBMS merupakan program master yang mengendalikan database. User task merupakan kumpulan instruksi yang memerintahkan DBMS untuk menjalankan tugas-tugas pemrosesan yang diinginkan pemakai Database merupakan data aktual 3. Pemrosesan Antar Pemakai (Peer to Peer Processing) adalah suatu pemrosesan jaringan dimana program aplikasi biasa dapat berjalan di komputer klien maupun komputer server. Program database dan kebijakan database terdapat di server. Program-program aplikasi server saling bertukar pesan sesuai dengan kueri dan pemutakhiran transaksi-transaksi. Pemrosesan antar pemakai bermanfaat manakala diperlukan pemrosesan lokal di klien dan pemakai jarak jauh (remote processing) di server. Klien dan server dapat berinteraksi seperti dua sejawat, yang mana dalam beberapa kasus dapat mengurangi jumlah pesan yang dibutuhkan untuk pemutakhiran database transaksi-transaksi

PERTUKARAN DATA ELEKTRONIK Pertukaran data elektronik (electronik data interchange/edi) adalah pertukaran langsung dokumen-dokumen bisnis dari komputer ke komputer, seperti order pembelian dan order penjualan. Manfaat EDI: Mengurangi biaya bahan habis pakai. Mengurangi tingkat kesalahan karena sedikinya orang yang terlibat dalam pemasukan data. Mempercepat memenuhi kelengkapan transaksi. Meningkatkan keuntungan dari adanya peluang mendapatkan bisnis baru.

Three Alternative Computer Arrangements

Two Basic Network Configuration

A Distributed Network Having a Hierarchical Configuration

Local-area Network Configuration

Bus Peer to Peer LAN For a Purchasing/Accounts Payable Accounting System

An Integrated Electronic Data Interchange System

An On-Line Point of Sale Network for Retailer