Chapter 2 : Dasar-dasar Algoritma

dokumen-dokumen yang mirip
BAB II DASAR-DASAR ALGORITMA

Konstruksi Dasar Algoritma

Pertemuan 2 Konsep Dasar Algoritma

Pengampu : Agus Priyanto, M.KOM

PENGENALAN ALGORITMA & PEMROGRAMAN P E N G A N T A R T E K N O L O G I I N F O R M A S I ( T I F )

Algoritma dan Pemrograman. Pertemuan Ke-2 Dasar-dasar Algoritma

STRUKTUR DASAR ALGORITMA

Yudha Dwi P. N. Pertemuan 2 Pengantar Algoritma

Proses, Instruksi, dan Aksi

Contoh algoritma 1. Ada 2 buah gelas. Satu berisi teh dan satunya lagi berisi kopi. Bagaimana caranya menukar isi masing-masing gelas?

Chapter 3.2 : Tipe, Nama dan Nilai

Sistem Komputer. Software / Perangkat Lunak. Hardware / Perangkat keras. Brainware / Pemakai

Algoritma & Pemrograman 1. Muhamad Nursalman Pendilkom/Ilkom Universitas Pendidikan Indonesia

Algoritma Pemrograman I

SATUAN ACARA PERKULIAHAN JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA ITP

1: Pengertian Dasar Logika dan Algoritma STRUKTUR DASAR. Oleh: Imana Malia kondou, S.T.

Dasar-dasar Algoritma Dan Representasi Algoritma. Pengampu : Muhammad Zidny Naf an, M.Kom

ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN

STRUKTUR DASAR ALGORITMA

BAB II DASAR-DASAR DAN ATURAN PENULISAN ALGORITMA

PENGULANGAN Bagian 1 : Notasi. Tim Pengajar KU1071 Sem

LOGIKA ALGORITMA. Pertemuan 6. By: Augury

04/03/2013. Absensi : 10% UTS : 30% UAS : 40% Tugas & Kuis : 20% By: Vilia Eka Meyana, M.Kom Institute Bisnis dan Informatika Indonesia

Bab I Pengantar Ke Algoritma

Algoritma Pemrograman

Chapter 5 Choice. repeatedly if tanda 2 on label: lakukan proses potong 2 if tanda 3 on label: lakukan proses potong 3 until switched off program 5.

MODUL PRAKTIKUM PERCABANGAN DAN PENGULANGAN

Pemrograman Dasar Kelas X RPL KONSEP DASAR ALGORITMA

PENGULANGAN SKEMA PEMROSESAN SEKUENSIAL. Tim Pengajar KU1071 Sem

Sistem Komputer. Software / Perangkat Lunak. Hardware / Perangkat keras. Brainware / Pemakai

Program Development Cycle

STRUKTUR DASAR ALGORITMA

Algoritma Pemrograman

Pendahuluan. Kuadran I (X>0, Y>0) Kuadran II (X<0, Y>0) Kuadran IV (X>0, Y<0) Kuadran III (X<0, Y<0)

ALGORITMA & PEMROGRAMAN

Perulangan Muh. Izzuddin Mahali, M.Cs. Pertemuan 3. Algoritma dan Struktur Data. PT. Elektronika FT UNY

Algoritma Pemrograman

MATA KULIAH : LOGIKA DAN ALGORITMA

Pertemuan 3 Penyeleksian Kondisi dan Perulangan

PENGANTAR ALGORITMA & PEMROGRAMAN C/C++ Analisis Algoritma dan Struktur Data (TKE 670)

Selection, Looping, Branching

Algoritma dan Struktur Data I Mia Fitriawati, S.Kom, M.Kom

Refreshing Materi Kuliah Semester Pendek 2010/2011. Logika dan Algoritma. Heri Sismoro, M.Kom.

{Pertemuan 4 Struktur Kondisi IF}

Pertemuan 01. Pemrograman Dasar [PTI-5001 ] 2012

INPUT & OUTPUT SEQUENCE STATEMENT SELECTION STATEMENT. Pengantar Logika & Teknik Pemrograman Politeknik Negeri Jakarta TA.

ALGORITMA & FLOWCHART

Pengenalan Algoritma

Identitas dosen POKOK BAHASAN. Struktur Pengulangan. proses perhitungan dan mengulang. perhitungan PENGULANGAN PENGULANGAN. Suherman,, ST Address

Prosedur merupakan modul program yang mengerjakan instruksi spesifik dan menghasilkan efek netto. Efek netto diketahui dengan membandingkan keadan awa

ALGORITMA TUGAS 2 RESUME ALGORITMA PERCABANGAN DAN ALGORITMA PERULANGAN. Disusun Oleh : Sakina Mawardah Teknik Informatika. Dosen : Asep M. Yusuf, S.

PENGULANGAN. Ada lima macam notasi pengulangan: 1. Berdasarkan jumlah pengulangan. repeat n times

Modul 1 Mesin Karakter 1

Dasar-Dasar Pemrograman (Pengendalian Proses Program)

STRUKTUR DASAR ALGORITMA. Rio Widyatmoko,

Algoritma & Pemrograman

7. Logika dan Algoritma Pemrograman

PSEUDOCODE TIPE DATA, VARIABEL, DAN OPERATOR

Pengenalan Algoritma

Spesifikasi Program. Pendahuluan

Soal Ujian Akhir Semester Pendek TA. 2006/2007 D3-Manajemen Informatika

Dasar Pemrograman. Kondisi dan Perulangan. By : Hendri Sopryadi, S.Kom, M.T.I

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

Pertemuan II Algoritma Pemrograman & Struktur Data I

SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN INFORMATIKA & KOMPUTER JAKARTA STI&K SATUAN ACARA PERKULIAHAN

PERTEMUAN 4 PENGEMBANGAN PSEUDOCODE STRUKTUR KONTROL PEMILIHAN

Oleh : Tenia Wahyuningrum

Analisa Kasus Part 2. Tim PHKI Modul Dasar Pemrograman Fakultas Ilmu Komputer UDINUS Semarang

PARADIGMA VOL. IX. NO. 3, AGUSTUS 2007

ALGORITMA, PEMROGRAMAN DAN BAGAN ALIR

IKG2A3/ Pemrograman Terstruktur 2. ZK Abdurahman Baizal. KK Algoritma dan Komputasi. Mesin Abstrak

Pertemuan Ke- 6 dan 7 Pengulangan atau Looping. Rahmady Liyantanto. liyantanto.wordpress.com. S1 Teknik Informatika-Unijoyo

Definisi Percabangan

VISUAL BASIC 6.0 SETYO BUDI, M.KOM.

Algoritma Pemrograman Dalam Bahasa Pascal

BAB IV STRUKTUR RUNTUNAN DAN PERCABANGAN

Teknik Percabangan. Brigida Arie Minartiningtyas, M.Kom

ALGORITHM. 6 Algoritma, Flowchart & Program. Dahlia Widhyaestoeti, S.Kom dahlia74march.wordpress.

STRUKTUR SELEKSI DAN PERULANGAN PADA ALGORITMA

Pertemuan 4 Perulangan

Menghapus Pointer Statement yang digunakan untuk menghapus pointer adalah Dispose, yang mempunyai bentuk umum : Dispose(peubah) ;

1. Kompetensi Mengenal dan memahami algoritma percabangan yang komplek.

Pertemuan 3 Penyeleksian Kondisi

ALGORITMA RINTA KRIDALUKMANA SISKOM UNDIP

KONSEP DASAR LOGIKA MATEMATIKA. Riri Irawati, M.Kom Logika Matematika - 3 sks

Aturan Penulisan Algoritma Setiap Algoritma akan selalu terdiri dari tiga bagian yaitu : Judul (Header) Kamus Algoritma

1. Runtunan (Sequence) 2. Pemilihan (Selection) 3. Pengulangan. (Repetition) SEQUENCE/RUNTUNAN

DASAR PEMROGRAMAN. Institut Teknologi Sumatera

MODUL 1 ALGORITMA PEMROGRAMAN

CCH1A4 / Dasar Algoritma & Pemrogramanan

MODUL. Operasi Kondisi. Modul Praktikum C++ Dasar Pemrograman Komputer JURUSAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK

Algoritma. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia Algoritma adalah urutan logis pengambilan putusan untuk pemecahan masalah.

PERULANGAN Pengampu : Agus Priyanto, M.Kom

Algoritma Pemrograman

Teori Algoritma. Literatur

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PERKULIAHAN SEMESTER (RPKPS)

Pemilihan. Overview. Tujuan. 1.1 Bentuk Umum IF dan Variasinya

Transkripsi:

Mata Kuliah : Logika dan Algoritma / 4 SKS Chapter 2 : Dasar-dasar Algoritma Dosen Pengasuh : Fatoni, M.M.,M.Kom. Mail : fatoni@binadarma.ac.id/toniubd@yahoo.com

Materi Yang Dipelajari 1 Add Your Text Proses, Instruksi, dan Aksi adalah kegiatan yang dilakukan disebuah Algoritma Add Your Text 2 Struktur Dasar Algoritma dibangun dari 3 pilar utama yaitu sequence, selection dan repeatition Add Your Text Tanggal : October 15, 2014 Dosen Pengasuh : Fatoni, M.M.,M.Kom. 2

Proses, Instruksi, dan Aksi (part-1) Pada dasarnya sebuah algoritma merupakan deskripsi pelaksanaan suatu proses. Tiap langkah instruksi tersebut mengerjakan suatu tindakan (aksi). Bila suatu aksi dilaksanakan, maka sejumlah operasi yang bersesuaian dengan aksi itu dikerjakan oleh pemroses. Efek dari pengerjaan suatu aksi dapat diamati dengan membandingkan keadaan pada saat aksi belum dimulai (t 0 ) dan keadaan pada saat aksi selesai dikerjakan (t 1 ). Tanggal : October 15, 2014 Dosen Pengasuh : Fatoni, M.M.,M.Kom. 3

Proses, Instruksi, dan Aksi (part-2) t 0 : keadaan sebelum aksi dikerjakan t 1 aksi : keadaan setelah aksi dikerjakan Tanggal : October 15, 2014 Dosen Pengasuh : Fatoni, M.M.,M.Kom. 4

Proses, Instruksi, dan Aksi (part-3) Sebagai contoh kita ingin mempertukarkan isi 2 (dua) benjana, A dan B. Benjana A berisi larutan Kopi dan benjana B berisi larutan Susu. Proses pertukaran yang diinginkan nantinya adalah Benjana A akan berisi larutan Susu dan benjana B berisi larutan Kopi. Tanggal : October 15, 2014 Dosen Pengasuh : Fatoni, M.M.,M.Kom. 5

Proses, Instruksi, dan Aksi (part-4) Pembahasan : Algoritma TUKAR_ISI_BENJANA Diberikan 2 (dua) benjana, A dan B. Benjana A berisi larutan Kopi dan benjana B berisi larutan Susu. Proses pertukaran yang diinginkan nantinya adalah Benjana A akan berisi larutan Susu dan benjana B berisi larutan Kopi. DESKRIPSI: 1. Tuangkan larutan dari benjana A ke dalam benjana B. 2. Tuangkan larutan dari benjana B ke dalam benjana A. Tanggal : October 15, 2014 Dosen Pengasuh : Fatoni, M.M.,M.Kom. 6

Proses, Instruksi, dan Aksi (part-5) Pembahasan : Algoritma TUKAR_ISI_BENJANA Diberikan 2 (dua) benjana, A dan B. Benjana A berisi larutan Kopi dan benjana B berisi larutan Susu. Proses pertukaran yang diinginkan nantinya adalah Benjana A akan berisi larutan Susu dan benjana B berisi larutan Kopi. DESKRIPSI: 1. Tuangkan larutan dari benjana A ke dalam benjana C. 2. Tuangkan larutan dari benjana B ke dalam benjana A. 3. Tuangkan larutan dari benjana C ke dalam benjana B. Tanggal : October 15, 2014 Dosen Pengasuh : Fatoni, M.M.,M.Kom. 7

Proses, Instruksi, dan Aksi (part-6) Pembahasan : t 0 t 1 : benjana A berisi larutan Kopi, benjana B berisi larutan Susu, (benjana C masih kosong). 1. Tuangkan larutan dari benjana A ke dalam benjana C. : benjana A isinya kosong, benjana C berisi larutan Kopi. t 0 t 1 : benjana A isinya kosong, benjana B berisi larutan Susu. 2. Tuangkan larutan dari benjana B ke dalam benjana A. : benjana A berisi larutan Susu, benjana B isinya kosong. t 0 t 1 : benjana B isinya kosong, benjana C berisi larutan Susu. 3. Tuangkan larutan dari benjana C ke dalam benjana B. : benjana A berisi larutan Susu, benjana B berisi larutan Kopi, (benjana C kembali kosong). Tanggal : October 15, 2014 Dosen Pengasuh : Fatoni, M.M.,M.Kom. 8

Struktur Dasar Algoritma Sebuah algoritma dapat dibangun dari 3 (tiga) buah struktur dasar, yaitu : Runtunan Sequence Pemilihan Selection Pengulangan Repeatition Tanggal : October 15, 2014 Dosen Pengasuh : Fatoni, M.M.,M.Kom. 9

Runtunan (Sequence) Sebuah runtunan terdiri dari satu atau lebih instruksi. Tiap instruksi dikerjakan secara berurutan sesuai dengan urutan penulisannya, yakni sebuah instruksi dilaksanakan setelah instruksi sebelumnya selesai dilaksanakan. Contohnya : Algoritma TUKAR_ISI_BENJANA Diberikan 2 (dua) benjana, A dan B. Benjana A berisi larutan Kopi dan benjana B berisi larutan Susu. Proses pertukaran yang diinginkan nantinya adalah Benjana A akan berisi larutan Susu dan benjana B berisi larutan Kopi. DESKRIPSI: 1. Tuangkan larutan dari benjana A ke dalam benjana C. 2. Tuangkan larutan dari benjana B ke dalam benjana A. 3. Tuangkan larutan dari benjana C ke dalam benjana B. Tanggal : October 15, 2014 Dosen Pengasuh : Fatoni, M.M.,M.Kom. 10

Pemilihan (Selection) Sebuah pemilihan terdiri dari satu kondisi atau lebih kondisi, yang setiap kondisi terdiri dari minimal dua instruksi. Pemilihan ini digunakan untuk menentukan pilihan yang kondisinya memenuhi nilainya adalah Benar (True), jika tidak terpenuhi kondisi tersebut maka nilainya adalah Salah (False). Contohnya : if Amir memperoleh juara kelas then Ayah akan membelikannya sepeda if Kamu rajin belajar then Kamu naik kelas else Kamu tidak naik kelas Tanggal : October 15, 2014 Dosen Pengasuh : Fatoni, M.M.,M.Kom. 11

Pengulangan (Repeatition) part-1 Sebuah kondisi pengulangan adalah melakukan pekerjaan atau instruksi atau proses yang sama secara berulang-ulang. Contoh 1 : Tanpa Menggunakan Pengulangan Algoritma MENULIS_50_KALIMAT Menuliskan kalimat Saya akan rajin belajar sebanyak 50 kali. DESKRIPSI: 1. Tulis Saya akan rajin belajar. 2. Tulis Saya akan rajin belajar... 50. Tulis Saya akan rajin belajar. Tanggal : October 15, 2014 Dosen Pengasuh : Fatoni, M.M.,M.Kom. 12

Pengulangan (Repeatition) part-2 Contoh 2 : Menggunakan Pengulangan Algoritma MENULIS_50_KALIMAT Menuliskan kalimat Saya akan rajin belajar sebanyak 50 kali. DESKRIPSI: Counter = 0 repeat Tulis Saya akan rajin belajar Naikkan nilai Counter dengan 1 until Counter = 50 Tanggal : October 15, 2014 Dosen Pengasuh : Fatoni, M.M.,M.Kom. 13

Dosen Pengasuh : Fatoni, M.M.,M.Kom. Mail : fatoni@binadarma.ac.id/toniubd@yahoo.com