Website :

dokumen-dokumen yang mirip
PROSEDUR OPERASIONAL BAKU (POB) TAILOR-MADE PELAKSANAAN PLPG

A. LATAR BELAKANG Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-undang RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan

SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2009

UNIT PENJAMINAN MUTU FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMPUNG 2013

SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2011 BUKU 4 RAMBU-RAMBU PELAKSANAAN PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU (PLPG)

PENETAPAN PESERTA SERTIFIKASI GURU TAHUN 2013

SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2010 BUKU 4 RAMBU-RAMBU PELAKSANAAN PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU (PLPG)

PEDOMAN DAN TATA TERTIB PESERTA PLPG TAHUN 2016 PANITIA SERTIFIKASI GURU SUBRAYON UNIVERSITAS HALU OLEO


SERTIFIKASI GURU TAHUN 2016 BAHAN PENYEGARAN INSTRUKTUR PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU

PANITIA SERTIFIKASI GURU SUBRAYON UNIVERSITAS RIAU

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

BAB V PENUTUP. bagi guru dalam jabatan dilakukan dengan pola Portofolio, Pola Pendidikan dan

Tim Sertifikasi Guru

SERITIFIKASI GURU TAHUN 2017

PANDUAN INSTRUKTUR PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU (PLPG) 2015

PANDUAN TEKNIS PELAKSANAAN PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU (PLPG) 2013 RAYON 128 UNIVERSITAS NEGERI GORONTALO

PANDUAN PESERTA (PLPG) 2013

SERTIFIKASI GURU TAHUN 2016 INFOMASI RINGKAS TENTANG PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU

SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2016 PANDUAN INSTRUKTUR PAUD/SD/SMP/SMA/SMK PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU RAYON 116 UNIVERSITAS JEMBER 2016

KURIKULUM NASIONAL PPG SM3T 2014 DAN IMPLEMENTASINYA DI PROGRAM PPG SM-3T UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2014

SERTIFIKASI GURU TAHUN 2017 BUKU III RAMBU-RAMBU PELAKSANAAN PLPG

TAHUN 2008 KONSOSIUM SERTIFIKASI GURU Tim Sertifikasi Guru Ditjen Dikti

SERTIFIKASI GURU MELALUI PENDIDIKAN PROFESI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2015

PETUNJUK PELAKSANAAN DIKLAT TEKNIS PENGAWASAN SEKOLAH SMA-SMK PROVINSI JAWA TENGAH ANGKATAN I TAHUN 2016

MODUL PLPG PENDIDIKAN EKONOMI BAB I PENDAHULUAN

SERTIFIKASI GURU DAN DOSEN TAHUN 2009: DASAR HUKUM DAN PELAKSANAANNYA 1

APLIKASI PRA KONDISI / PEMBEKALAN AWAL PLPG SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN 2017

SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2013 BUKU 4 RAMBU-RAMBU PELAKSANAAN PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU (PLPG)

SERTIFIKASI GURU TAHUN 2017 SOSIALISASI DAN PENYEGARAN INSTRUKTUR PANITIA SERTIFIKASI GURU

SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2014 BUKU 2 PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN SERTIFIKASI GURU DI RAYON LPTK

Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan(GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia 2017

PETUNJUK TEKNIS PERBAIKAN SERTIFIKAT PENDIDIK SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN

PETUNJUK PELAKSANAAN DIKLAT TEKNIS PENDAMPINGAN SERTIFIKASI ORGANIK TANAMAN PANGAN PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2016

SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2013 BUKU 2 PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN SERTIFIKASI GURU DI RAYON LPTK

PEDOMAN PELAKSANAAN DAN EVALUASI MATA KULIAH PROGRAM LATIHAN AKADEMIK (PLA)

PETUNJUK PELAKSANAAN

PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (DIKLAT) TENTANG SISTEM PENGELOLAAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH (SPKPD) DI YOGYAKARTA

SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2014 BUKU 4 RAMBU-RAMBU PELAKSANAAN PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU (PLPG)

INFORMASI UMUM. B. Fasilitas. - Snack. - Makan siang. - Pin. - Stiker. - Sertifikat. - Free Wifi

PANDUAN PELAKSANAAN SUPERVISI SATUAN PAUD DAN DIKMAS

PROSEDUR DAN MEKANISME SERTIFIKASI GURU

PANDUAN PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU PLPG 2017 RAYON 138

APLIKASI PRA KONDISI / PEMBEKALAN AWAL PLPG SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN 2017

SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2015 BUKU 4 RAMBU-RAMBU PELAKSANAAN PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU (PLPG)

PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN PROFESI GURU BUKU

SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2007

SIMPATIKA Periode 2017/2018

KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PELAKSANAAN SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2008

BAB I PENDAHULUAN. 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. A. Latar Belakang. B.

PETUNJUK TEKNIS PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU SMA SMK SLB NEGERI TAHUN PELAJARAN 2018/2019

PETUNJUK PELAKSANAAN DIKLAT TEKNIS PEMBINAAN & PENGAWASAN BUMD PERBANKAN PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2016

SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2009 BUKU 2 PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN SERTIFIKASI

SURAT PERNYATAAN. N a m a :... No. Peserta :... NUPTK :... Mapel :... Instansi :... Alamat :... No. HP. :...

PANITIA SERTIFIKASI GURU RAYON

SELAMAT DATANG. Tuban, 29 Juli 2015 GURU RA / MADRASAH TAHUN 2015 CALON PESERTA SERTIFIKASI

SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2016 BUKU 2 PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN SERTIFIKASI GURU DI LPTK RAYON DAN SUBRAYON

SERTIFIKASI GURU MERUPAKAN PERLINDUNGAN PROFESI. Sugeng Muslimin Dosen Pend. Ekonomi FKIP Unswagati ABSTRAK

A. Tujuan Pelatihan Asesor

PANDUAN PESERTA PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU (PLPG) 2014

Sertifikasi Guru Dalam Jabatan. Suherman Universitas Pendidikan Indonesia

PANDUAN PROGRAM ORIENTASI STUDI DAN PENGENALAN KAMPUS HARMONI 2016 STIE PERBANAS SURABAYA TAHUN AKADEMIK 2016/2017

PROSEDUR SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN BERDASARKAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN

SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2009 BUKU 2 PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN SERTIFIKASI

PELAKSANAAN PELATIHAN PEKERTI KOPERTIS WILAYAH VII

SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2011 BUKU 1 PEDOMAN PENETAPAN PESERTA

PETUNJUK PELAKSANAAN DIKLAT TEKNIS MANAJEMEN KEARSIPAN PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2016

BAB I PENDAHULUAN. D. Tahapan Magang Kegiatan magang terdiri dari dua kegiatan yaitu: pembekalan magang, dan magang di sekolah.

PETUNJUK PELAKSANAAN DIKLAT TEKNIS PENERAPAN KONVENSI HAK ANAK PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2016

TATA TERTIB PRAKTIKUM PERANCANGAN SISTEM KERJA DAN ERGONOMI

Panduan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) PPG-SM3T UNESA TAHUN 2015

SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2013 BUKU 1 PEDOMAN PENETAPAN PESERTA

PETUNJUK PELAKSANAAN DIKLAT TEKNIS PENGELOLAAN KEUANGAN DESA PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2016

SIKAP DAN PANDANGAN GURU MATEMATIKA TERHADAP EFEKTIVITAS PENINGKATAN KOMPETENSINYA MELALUI PENDIDIKAN LATIHAN PROFESI GUR U (PLPG)

KATA PENGANTAR. Jakarta, Februari 2017 Direktorat Karier dan Kompetensi SDM Kemenristekdikti. Bunyamin Maftuh NIP

KEMENTERIAN AGAMA UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) SYARIF IIIDAYATULLAH JAKARTA EAKULTAS ILMU TARBTYAH DAN KEGURUAi\

Buku pedoman ini disusun sebagai acuan bagi semua pihak yang terkait dengan pelaksanaan penyaluran tunjangan profesi guru.

Peraturan Akademik Magister Manajemen

PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (DIKLAT) AUDITOR AHLI ANGKATAN XXIII DI YOGYAKARTA TAHUN 2007

GURU PEMBELAJAR PEDOMAN PENJAMINAN MUTU

ALUR DAN PERSYARATAN DAFTAR ULANG CALON MAHASISWA BARU UNIVERSITAS NU SURABAYA TA

STRATEGI GURU DALAM MENGHADAPI SERTIFIKASI GURU

KEPUTUSAN REKTOR UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO Nomor : 077/KEP/UDN-01/IV/2009. tentang PENYELENGGARAAN PERKULIAHAN DI UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Panduan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) PPGT UNESA TAHUN 2015

SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN TAHUN 2009 BUKU 2 PETUNJUK TEKNIS PELAKSANAAN SERTIFIKASI

Transkripsi:

SOSIALISASI PELAKSANAAN PLPG BAGI PESERTA SERTIFIKASI GURU DALAM JABATAN KUOTA 2013 Website : http://sg.unesa.ac.id Email: sg@unesa.ac.id, psgunesa@yahoo.com

Cara Memperoleh Sertifikat Pendidik UU 14 Th 2005 (30 Desember 2005) Menjadi Guru Sebelum 30 Des 2005 (Guru Dalam Jabatan) Menjadi Guru Setelah 30 Des 2005 Guru Pra Jab (Mhs LPTK) Pola PSPL Pola PF Pola PLPG PPG (18-40) SKS

Alur Sertifikasi Guru Dalam Jabatan 2013 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 5 Tahun 2012

Kondisi Tahun 2012 VERIFIKASI DATA FORMAT A1 11.964 peserta LPLPG (lanjut PLPG) 50 peserta Diskualifikasi ijasah S1 palsu mengundurkan diri dengan alasan pribadi meninggal status GTT/Guru Tidak Tetap BMP/Belum Memenuhi Persyaratan Peserta tidak hadir : 131 (1,1%) Hadir 11.833 (98,9 %).

PENGERTIAN Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) merupakan pola sertifikasi dalam bentuk pelatihan yang diselenggarakan oleh Rayon LPTK, dalam hal ini Rayon 114 Unesa, untuk memfasilitasi terpenuhinya standar kompetensi guru peserta sertifikasi. Beban belajar PLPG sebanyak 90 jam pembelajaran (@ 50 menit) dan dilaksanakan selama 9 hari.

Tujuan PLPG Meningkatkan kompetensi guru serta menentukan kelulusan guru peserta sertifikasi, melalui proses yang tertib, aman, dan lancar. Kompetensi guru yang dimaksud adalah kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial

Hasil yang Diharapkan Meningkatnya kompetensi guru, baik kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial. Penentuan kelulusan guru peserta sertifikasi pola PLPG secara objektif, transparan, dan akuntabel. Terlaksananya kegiatan PLPG secara tertib, aman, dan lancar.

Peserta PLPG Peserta PLPG adalah guru yang telah lulus Uji Kompetensi Awal (UKA), baik guru yang bertugas sebagai guru kelas, guru mata pelajaran, guru bimbingan dan konseling atau konselor di sekolah, maupun guru yang diangkat dalam jabatan pengawas satuan pendidikan

Peserta PLPG

Cek nomor peserta di A1!

Cek Biodata Peserta Download: http://sg.unesa.ac.id/docs/biodata_sg_unesa_2013.pdf

Tahapan Pelaksanaan PLPG 2013

Website : http://sg.unesa.ac.id Email: psgunesa@yahoo.com sg@unesa.ac.id

http://sergur.kemdiknas.go.id/

Penyelenggara PLPG 1. PLPG dilaksanakan oleh LPTK penyelenggara sertifikasi guru dalam jabatan yang telah ditetapkan Pemerintah. 2. PLPG tahun 2012 dilaksanakan berbasis Prodi. Untuk mapel tertentu di SMK yang prodinya tidak ada di LPTK, Pelaksanaan PLPG-nya dilakukan di rayon LPTK yang ditugasi melalui kerjasama dengan perguruan tinggi pendukung yang memiliki prodi relevan. Kerjasama tersebut dibuktikan dengan MoU dan pernyataan kesediaan dari prodi terkait pada Perguruan tinggi pendukung.

Penyelenggara PLPG 3. PLPG dilaksanakan selama 10 hari dengan bobot 90 Jam Pembelajaran (46 JP teori dan 44 JP praktik.). Satu JP setara dengan 50 menit. 4. Penentuan tempat pelaksanaan PLPG harus memperhatikan kelayakan (representatif dan kondusif) untuk proses pembelajaran. 5. Rombongan belajar (rombel) PLPG diupayakan satu bidang keahlian/mata pelajaran

Penyelenggara PLPG 6. Satu rombel terdiri atas 33 peserta. 7. Satu kelompok peer teaching/peer guidance and counseling/peer supervising terdiri atas 10 peserta. (Dalam kondisi tertentu jumlah peserta satu rombel atau kelompok peer teaching/peer guidance and counseling/peer supervising dapat disesuaikan) 8. Pembagian rombel harus memperhatikan hasil UKA. Pengelompokkan peserta atas dasar hasil UKA ini juga berlaku ketika pembentukan kelompok peer teaching/peer guidance and counseling/peer supervising.

Penyelenggara PLPG 8. Satu kelompok peer teaching/peer guidance and counseling/peer supervising difasilitasi oleh dua orang instruktur yang memiliki NIA yang relevan, terutama pada saat ujian. 9. Pembelajaran dalam PLPG dilakukan dalam bentuk workshop yang didahului penyampaian materi penunjang workshop. Dalam proses pembelajaran, instruktur diwajibkan menggunakan multi media (teknologi informasi) dan multi metode yang berbasis pada pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAIKEM).

Penyelenggara PLPG 11. Pada akhir PLPG dilakukan uji kompetensi. a. Uji kompetensi meliputi uji tulis dan uji kinerja (ujian praktik). b. Kualitas penyelenggaraan PLPG salah satunya akan tercermin dari prestasi yang dicapai peserta pada uji kompetensi.

Tempat Pelaksanaan PLPG 2012 Kab. Tuban (guru SD) Kab. Jombang (guru PAUD) Kota Surabaya (guru bidang studi) Kota Mataram (guru Seni Budaya) 2013?

Struktur Kurikulum PLPG 2012 No Materi Teori Praktik A UMUM 1 Kebijakan Pengembangan Profesi Guru 3 jp B POKOK 1 Materi Mata Pelajaran 25 jp 2 Materi Model-model pembelajaran inovatif, 10 jp asesmen, dan media pembelajaran 3 Materi Penelitian Tindakan Kelas 4 jp 2 jp C WORKSHOP 1 Pengembangan dan Pengemasan Perangkat Pembelajaran 22 jp

Struktur Kurikulum PLPG 2012 (lanjutan) No Materi Teori Praktik D PRAKTIK 1 Pelaksanaan Pembelajaran (Peer Teaching) atau Pelaksanaan Konseling (Peer Counseling) E UJIAN 1 Tulis 4 jp 20 jp 2 Praktik termasuk bagian D Jumlah 46 jp 44 jp

Penilaian Teman Sejawat Penilaian kompetensi kepribadian dan sosial oleh teman satu kelompok (maksimal 12) Penilaian teman sejawat harus dilakukan secara obyektif, atau sesuai dengan keadaan sebenarnya Secara kolektif dikoordinir oleh ketua kelas, hasil penilaian diserahkan pada panitia sebelum ujian tulis Nama penilai boleh tidak dicantumkan

Aspek yang Dinilai: SKOR PENILAIAN TEMAN SEJAWAT (SS) 1. Kedisiplinan (ketaatan mengikuti tata tertib) 2. Penampilan (kerapian dan kewajaran) 3. Kesantunan berperilaku 4. Kemampuan bekerja sama 5. Kemampuan berkomunikasi 6. Komitmen 7. Keteladanan 8. Semangat 9. Empati 10. Tanggung jawab

Range skor : 0-100 Penilaian Teman Sejawat (2)

KELULUSAN PESERTA Peserta yang dinyatakan tidak lulus karena tidak sesuai dengan kriteria penetapan peserta dan / atau terbukti melakukan pemalsuan portofolio / dokumen diserahkan kembali ke dinas pendidikan kabupaten / kota atau dinas pendidikan provinsi bagi guru SLB untuk memperoleh pembinaan / peningkatan kompetensi.

PENENTUAN KELULUSAN PESERTA PLPG 2012 Skor Akhir Kelulusan (SAK) dirumuskan sebagai berikut. SAK = 25 SUT + 30 SUP + 25 HW + 10 SP + 10 SS 100 Keterangan: SAK : Skor Akhir Kelulusan PLPG SUT : Skor Ujian Tulis (Skor maks 100) SUP : Skor Ujian Praktik (Skor maks 100) HW : Skor Hasil Workshop (Skor maks 100) SP : Skor Partisipasi saat materi teori dan praktik pembelajaran atau konseling (Skor maks 100) SS : Skor Teman Sejawat (Skor maks 100)

PENENTUAN KELULUSAN PESERTA PLPG 2012 Skor Ujian Tulis (SUT) dirumuskan : SUT = 40 SUTN + 60 SUTL 100 Keterangan: SUTN : Skor Ujian Tulis Nasional (Skor maks 100) SUTL : Skor Ujian Tulis LPTK (Skor maks 100)

KELULUSAN PESERTA 2012 Peserta dinyatakan LULUS apabila dengan syarat: SAK 65,00 dan SUP 65,00 dan SUT 60,00 dan SUTN 42 Peserta yang belum mencapai batas kelulusan diberi kesempatan untuk mengikuti UJIAN ULANG. Peserta yang dinyatakan LULUS berhak memperoleh SERTIFIKAT PENDIDIK, sebagai guru profesional.

KELULUSAN PESERTA Peserta PLPG yang belum lulus uji kompetensi tahap pertama (SAK PLPG tidak memenuhi) diberi kesempatan mengikuti ujian ulang sebanyak dua kali di kampus Unesa. Apabila tidak lulus ujian ulang, peserta diserahkan kembali ke dinas pendidikan kabupaten/kota, khusus untuk guru SLB ke dinas pendidikan provinsi.

KELULUSAN PESERTA Peserta PLPG yang tidak memenuhi panggilan karena alasan yang dapat dipertanggungjawabkan diberi kesempatan untuk mengikuti PLPG pada panggilan berikutnya pada tahun berjalan selama PLPG masih dilaksanakan.

KELULUSAN PESERTA Peserta yang tidak memenuhi 2 kali panggilan dan tidak ada alasan yang dapat dipertanggungjawabkan dianggap mengundurkan diri. Apabila sampai akhir masa pelaksanaan PLPG peserta masih tidak dapat memenuhi panggilan karena alasan yang dapat dipertanggungjawabkan, peserta tersebut diberi kesempatan untuk mengikuti PLPG hanya pada tahun berikutnya tanpa merubah nomor peserta.

KELULUSAN PESERTA Bagi peserta yang tidak dapat menyelesaikan PLPG pada tahun sebelumnya dengan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan dapat melanjutkan PLPG hanya pada tahun berikutnya. Alasan yang bisa dipertanggungjawabkan : - Haji (tidak termasuk Umrah) - Sakit, dibuktikan dengan surat medis / dokter - Melahirkan - Faktor kemanusiaan lainnya

TATA TERTIB PELAKSANAAN PLPG

TATA TERTIB ADMINISTRASI Peserta segera melapor kepada PSG Rayon 114 dengan menunjukkan Kartu Identitas. Peserta menyerahkan Surat Pernyataan Sanggup Mengikuti PLPG selama 9 hari, yang dilampiri dengan surat keterangan sehat dari dokter.

TATA TERTIB AKADEMIS Peserta wajib mengikuti seluruh kegiatan PLPG yang telah ditetapkan sebagaimana tercantum dalam jadwal. Peserta wajib mengisi daftar hadir setiap hari sebanyak dua kali, yaitu daftar hadir sesi pagi (sebelum ishoma) dan daftar hadir sesi siang (setelah ishoma). Peserta harus sudah hadir di ruang kelas lima (5) menit sebelum kegiatan PLPG dimulai.

TATA TERTIB AKADEMIS (Lanjutan 1) Peserta diharapkan proaktif memberikan kontribusinya selama mengikuti kegiatan, baik dalam kegiatan presentasi maupun diskusi. Selama kegiatan PLPG, peserta harus menggunakan Tanda Pengenal yang telah dibagikan oleh panitia. Peserta harus berpakaian rapi dan sopan, berperilaku sopan, dan bertutur kata yang santun selama kegiatan berlangsung.

TATA TERTIB AKADEMIS (Lanjutan 2) Pada saat kegiatan berlangsung di dalam ruang kelas, setiap peserta dilarang merokok dan dilarang menggunakan handphone (HP). Peserta dinyatakan gugur, apabila: * Tanpa seijin panitia, tidak mengikuti diklat paling lama selama satu sesi. * Dengan seijin panitia, tidak mengikuti diklat paling lama selama satu hari.

TATA TERTIB AKADEMIS (Lanjutan 3) Bagi peserta yang sempat tidak mengikuti diklat, meskipun dengan seijin panitia, yang bersangkutan harus menghubungi instruktur untuk mendapatkan tugas dari instruktur, sehingga nilai dari instruktur yang bersangkutan, tidak kosong. Dilarang bekerja sama saat mengerjakan soal ujian tulis.

TATA TERTIB AKADEMIS (Lanjutan 4) Peserta dilarang keras memberikan sesuatu (dalam bentuk barang ataupun uang) baik kepada panitia maupun instruktur. Bagi peserta yang melanggar tata tertib dapat dikenai sangsi berupa teguran atau pemberian status tidak lulus, bahkan status gugur, sebagai hasil dari keikutsertaannya selama mengikuti PLPG.

TATA TERTIB AKOMODASI DAN KONSUMSI (1) Peserta wajib menerima pengaturan tempat yang telah ditentukan oleh PSG Rayon 114. Peserta tidak diperkenankan pindah kamar tanpa persetujuan PSG Rayon 114. Peserta bila meninggalkan kamar, untuk mengikuti kegiatan diharap menyimpan barang-barang berharga sebaik mungkin, menutup jendela, mematikan lampu kamar, dan mengunci kamar.

TATA TERTIB AKOMODASI DAN KONSUMSI (2) Peserta wajib mematuhi jadwal penyediaan konsumsi yang berlaku. Peserta diharap ikut menjaga dan memelihara kebersihan kamar/penginapan serta tempat kegiatan PLPG, baik itu perlengkapan maupun lingkungannya.

KETENTUAN LAIN (1) Bagi peserta yang memiliki ASKES mohon dibawa saat PLPG. Bagi peserta yang mengalami gangguan kesehatan khusus, diharap membawa obat-obatan untuk menjaga kesehatannya masing-masing. Bagi guru kelas dan guru mata pelajaran harus membawa kurikulum, buku, referensi, contoh silabus, contoh RPP, contoh laporan/proposal PTK, dan diharapkan membawa LAPTOP.

KETENTUAN LAIN (1) Bagi guru BK harus membawa buku, referensi, contoh rencana program layanan dan bimbingan, contoh laporan pelaksanaan bimbingan, data-data relevan, contoh laporan/proposal PT/PTK, dan diharapkan membawa LAPTOP.

Waspadalah Isu yang tidak jelas asalnya Oknum bisa meluluskan SG dengan memberi imbalan barang / materi

Kotak Aduan

http://sg.unesa.ac.id Informasi & Pengumuman bisa dilihat di : + Ploting Jadwal - Jadwal diklat PLPG (tanggal, penginapan, kelas) - Jadwal Ujian Ulang 1 & 2 (tanggal, kelas) + Pengumuman Kelulusan - PLPG, Uji Ulang 1 & Uji Ulang 2

http://sg.unesa.ac.id

Daftar Kelas Gelombang 2

Pencarian Plot Jadwal Peserta

Peserta PLPG per Kelas

Status Kelulusan - UTN = Uji Ulang Tulis Nasional - UTL = Uji Ulang Tulis LPTK - UP = Uji Ulang Praktek - ATA = Absen Tanpa Alasan - ADA = Absen Dengan Alasan (luncuran tahun depan) - GTA = Gugur Tanpa Alasan - GDA = Gugur Dengan Alasan (luncuran tahun depan) - K = Klarifikasi Persyaratan - BMP = Belum Memenuhi Persyaratan - D = Diskualifikasi - L = Lulus

+ Peserta Kemdikbud: - 133 Kab./ Kota, 23 provinsi, 66 bidang studi - 12.024 peserta.. Tidak Lulus = 999 Sejarah 2012

Sejarah 2012 (2) Penyebab ketidak-lulusan : UTL = 172 UTN = 518 UTN-UTL = 307 UP-UTL = 1 UP-UTN-UTL = 1

Penutup Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang terus belajar akan menjadi pemilik masa depan. (Mario Teguh)

Penutup Tugas kita bukanlah untuk berhasil, tugas kita adalah untuk mencoba, karena di dalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil. (Mario Teguh)

Penutup Yang berhasil adalah... yang mau bekerja keras tatkala yang lain sedang tertidur pulas. terima kasih