Me Graw Hill, New York, NY USA.

dokumen-dokumen yang mirip
BAB II LANDASAN TEORI

BAB II LANDASAN TEORI

BAB IV PEMBAHASAN DAN ANALISIS

DIAN KEMALA PUTRI KULIAH PERANCANGAN SISTEM KERJA DAN ERGONOMI TEKNIK INDUSTRI UNIVERSITAS GUNADARMA

BAB IV PEMBAHASAN DAN ANALISIS

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PERKULIAHAN SEMESTER (RPKPS)

PENGINDERAAN DAN INFORMASI

ANALISIS PERBAIKAN BENTUK ROMPI PELINDUNG TUBUH PENGENDARA SEPEDA MOTOR

BAB II LANDASAN TEORI

PERANCANGAN MEJA DAN KURSI TAMAN UNTUK MAHASISWA (STUDI KASUS : MAHASISWA UNIVERSITAS KADIRI)

FM-UDINUS-PBM-08-04/R0

Perancangan Metode & Tempat Kerja Bagian Packaging Produk Bumbu A di PT XYZ Dengan Menerapkan Prinsip Ergonomi

PETA-PETA KERJA. Kata kunci : Peta-Peta Kerja, Proses Operasi, Kotak Kado

Analisis Display Sinyal Kereta Api di Stasiun Langen

Analisis Beban Kerja dan Jumlah Pekerja pada Kegiatan Pengemasan Tepung Beras

BAB II LANDASAN TEORI

BAB IV PEMBAHASAN DAN ANALISIS

Usulan Perbaikan Meja Kerja Yang Ergonomis Untuk Proses Pemasangan Karet Kaca Pada Kendaraan Niaga Jenis TD di PT XYZ

PERANCANGAN HELM ANAK YANG ERGONOMIS (STUDI KASUS DI TK AN-NAMIROH PEKANBARU)

BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN

Perancangan Meja Laboratorium Analisis Perancangan Kerja (APK) yang Ergonomis di Program Studi Teknik Industri Univet Bantara Sukoharjo

PENGEMBANGAN ALAT PEMOTONG TAHU YANG ERGONOMIS DENGAN MENGGUNAKAN METODE RULA

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PERKULIAHAN SEMESTER (RPKPS)

PENGUKURAN PRODUKTIVITAS BERDASARKAN BEBAN KERJA (Studi Kasus Pada Industri Kerupuk) RADHY ANGGARA K

Ketidaknyamanan sikap duduk berperan terhadap timbulnya keluhan rasa sakit yang dirasakan. Untuk itu diperlukan pengembangan produk yang dapat berfung

USULAN RANCANGAN RAMBU-RAMBU LALU LINTAS JALAN RAYA YANG ERGONOMIS DITINJAU DARI ASPEK DISPLAY SEHINGGA MEMBERI KENYAMANAN BAGI PENGGUNA JALAN

Analisis Display Sinyal Kereta Api di Stasiun Langen

ANALISA POSTUR KERJA TERHADAP AKTIVITAS MANUAL MATERIAL HANDLING MENGGUNAKAN METODE OWAS

USULAN PERBAIKAN STASIUN KERJA DI BAGIAN PACKING DENGAN MENGGUNAKAN PRINSIP-PRINSIP ERGONOMI ( Studi Kasus di PT. Nikkatsu Electric Work)

ASPEK PERANCANGAN BODI KENDARAAN (2)

ERGONOMI GERAKAN PENGRAJIN FURNITURE DI DESA BOJONG

BAB II TEORI DASAR. II.1 Pengertian Warehouse

DESAIN BENTUK FISIK KERETA DORONG SESUAI ANTROPOMETRI ANAK-ANAK UNTUK PENJUAL COBEK ANAK

ANALISIS DAN USULAN PERANCANGAN SISTEM KERJA DITINJAU DARI SEGI ERGONOMI (Studi Kasus di Konveksi Pakaian XYZ ) Winda Halim 1*, Budiman 2

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

Analisis Perancangan Sistem Kerja dan Ergonomi Dalam Upaya Peningkatan Produktifitas ( Topik Study Kasus pada Perakitan Rangka Kursi Rotan )

PERBAIKAN SISTEM KERJA DAN ALIRAN MATERIAL PADA PT. M MOTORS AND MANUFACTURING

PENGEMASAN SARI KEDELAI UNTUK INDUSTRI RUMAH TANGGA. Program Studi Teknik Mesin D3, Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Nasional Malang

PERANCANGAN ALAT PEMBUATAN KOTAK KARDUS YANG ERGONOMIS BERDASARKAN UKURAN ANTROPOMETRI

Analisis Jumlah Operator pada Proses Pemintalan di Perusahaan Pembuat Sarung Tangan

PERANCANGAN INTERIOR/ RUANG BELAJAR YANG ERGONOMIS UNTUK SEKOLAH LUAR BIASA (SLB)

LAPORAN PENDAHULUAN PRAKTIKUM PENGINDERAAN DAN INFORMASI (DISPLAY) KELAS 2ID06

BAB 7 KESIMPULAN DAN SARAN

LAPORAN PENDAHULUAN PRAKTIKUM PENGINDERAAN DAN INFORMASI (DISPLAY) KELAS 2ID05

Bab 1 Pendahuluan BAB 1 PENDAHULUAN

Perancangan Sistem Kerja&Ergonomi

Analisis Efisiensi Operator Pemanis CTP dengan Westing House System s Rating

EVALUASI FAKTOR ERGONOMI PADA FASILITAS DAN LINGKUNGAN PENGERAJIN FURNITURE DI DESA BOJONG

BAB 1 PENDAHULUAN. Laporan Tugas Akhir 1-1 Universitas Kristen Maranatha

BAB 1 PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang Masalah

MODUL 1 PERANCANGAN PRODUK MODUL 1 ANALISA DAN PERANCANGAN KERJA (MOTION AND WORK MEASUREMENT)

DAFTAR ISI. Halaman KATA PENGANTAR ABSTRAKSI DAFTAR GAMBAR DAFTAR TABEL DAFTAR LAMPIRAN

PERANCANGAN FASILITAS KERJA ERGONOMIS MENGGUNAKAN METODE OVAKA WORKING POSTURE ANALYSIS SYSTEM (OWAS)

Usulan Perancangan Jalur Evakuasi dan Display Dengan Pendekatan Pengukuran Jarak

EFISIENSI LINTASAN PRODUKSI PADA STASIUN KERJA PENYABLONAN

BAB 1 PENDAHULUAN 1-1

GANGGUAN FISIK MAHASISW A SELAMA BEKERJA DENGAN KOMPUTER (STUDI KASUS : MAHASISW A GUNADARMA)

PRODUCTIVITY MEASUREMENT BASED ON WORK LOAD (CASE STUDY IN INDUSTRY CRACKERS)

Tujuan penggunaan antropometri pemakai :

BAB I PENDAHULUAN. Industri manufaktur di Indonesia, sekarang ini mengalami. pangsa pasar tidak hanya lokal tetapi internasional. Industri seperti ini

FISIOLOGI DAN PENGUKURAN KERJA

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PERKULIAHAN SEMESTER (RPKPS)

Novena Ayu Parasti, Chandra Dewi K., DM. Ratna Tungga Dewa

Jurnal Ilmiah Widya Teknik Volume 16 Nomor ISSN

RENCANA PROGRAM KEGIATAN PERKULIAHAN SEMESTER (RPKPS)

ANALISIS ASPEK ERGONOMI PADA PERANCANGAN MESIN COAK RAILING

PENERAPAN KONSEP ERGONOMI DALAM DESIGN KURSI DAN MEJA BELAJAR YANG BERGUNA BAGI MAHASISWA

Kata Kunci: metode QEC, pekerja gerabah, sepuluh postur duduk

BAB 1 PENDAHULUAN. 1-1 Universitas Kristen Maranatha

BAB I PENDAHULUAN. 1-1 Universitas Kristen Maranatha

PERANCANGAN GERGAJI LOGAM UNTUK PENGURANGAN KELUHAN FISIK DI BENGKEL LAS SEJATI MULIA JAKARTA SELATAN

APLIKASI KONSEP ERGONOMI DALAM PENGEMBANGAN DESIGN PRODUK AKAN MEMBERIKAN NILAI JUAL PRODUK YANG TINGGI & KEUNGGULAN BERSAING

BAB 6 KESIMPULAN DAN SARAN

TUGAS AKHIR TUGAS AKHIR

BAB 1 PENDAHULUAN. Bab 1 Pendahuluan

Peningkatan Efisiensi Kerja Di Line 3 Blackpoly Take Pada PT. X

Perbaikan Sistem Kerja Pada Industri Rumah Tangga Sepatu Di Cibaduyut Bandung Untuk Meminimasi Beban Kerja Mental

BAB II LANDASAN TEORI

BAB 1 PENDAHULUAN. 1-1 Universitas Kristen Maranatha

BAB I PENDAHULUAN. commit to user

ASPEK ERGONOMI DALAM PERBAIKAN RANCANGAN FASILITAS PEMBUAT CETAKAN PASIR DI PT X.

Perbaikan Sistem Kerja Dan Aliran Material Pada Pt. M Motors and Manufacturing

Analisis Sistem Kerja Sortasi Biji Kopi Dengan Menggunakan Pendekatan Ergonomi Di CV. Kopi Tunah Kolak Jaya

Penerapan Alat Steaming Oven Untuk Peningkatan Produksi Rotan Di UD. Rukun Rotan Malang

permukaan pekerjaan, misalnya seperti proses menjahit. Secara langsung maupun tidak langsung aktivitas kerja secara manual apabila tidak dilakukan sec

Jurusan Teknik Industri Agro, Politeknik ATI Makassar Jl. Sunu No. 220 Makassar (1)

EVALUASI DAN PERANCANGAN ULANG RUANG KEMUDI DAN PENUMPANG MOBIL KANCIL BERDASARKAN PRINSIP ERGONOMI

Planning of the Ergonomic Seat for Four Wheel Tractor Based on Anthropometry

BAB I PENDAHULUAN. 1-1 Universitas Kristen Maranatha

KAJIAN ERGONOMI PADA VISUAL DISPLAY PENUNJUK INFORMASI PELABUHAN DI KAWASAN KUALA ENOK

BAB I PENDAHULUAN I-1

ASPEK PERANCANGAN BODI KENDARAAN (2)

Gambar 1. 1 Empat Fase Model QFD

Minimasi Waktu Tempuh Ambulans Dalam Penanganan Pasien Gawat Darurat ( Studi Kasus Rumah Sakit X )

Transkripsi:

References Hinkel E, 2006, "Current perspectives on teaching the four skills", in TESOL Quarterly, 109-132. vol 40, no 1, pp Ralph and Steven, 1997, Are you listening? Me Graw Hill, New York, NY USA. Rankin TP, 1990, "Listening ability: its importance, measurement, and development", in Chicago Schools Journa/, pp 147-179. Rankin TP, 2006, "The measurement of the ability to understand spoken language", in Language Journal, vol 78, pp 199-221. 186 -~~--. -- -~~~----.------------~----~-,-------

-- PERBAlKAN DISPLAY PAD A PT. XYZ MELALUI PENDEKATAN ERGONOMI Farry Firman Hidayat", Vicky Hasdiputra" 1) Dosen Jurusan Teknik Industri, Universitas Gunadarma, Jakarta. 2) Mahasiswa Jurusan Teknik Industri, Universitas Gunadarma, Jakarta. Contact Person: Kampus E Universitas Gunadarma Jl. Akses UI, Kelapa Dua, Depok Telp: (021) 8727541 Ext: 401 E-mail: Farry_h@yahoo.com.ai3ellow_mi@yahoo.com Abstrak Display berdasarkan ilmu ergonomi berkaitan dengan sifat-sifat manusia sebagai penglihat dan pemaham isyarat. Kesadaran akan pentingnya kesehatan dan keselamatan kerja di beberapa perusahaan masih dianggap sebagai kewajiban perusahaan semata dan belum menjadi kebutuhan mendasar untuk semua komponen perusahaan terse but. Display sangat berguna untuk memberikan informasi kepada para pekerja untuk mengurangi jumlah kecelakaan kerja pada perusahaan. Oleh karena itu display berfungsi sebagai suatu sistem komunikasi, yang menghubungkan antara fasilitas kerja maupun mesin kepada manusia. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan usul dan rekomendasi display ergonomis, yang mengacu pada prinsip desain visual display yaitu proximity, similarity, symetry dan continuity. Metodologi penelitian dilakukan dengan mengamati penggunaan display pada PT XYZ bagian produksi. Selain itu melakukan wawancara kepada para pekerja di PT XYZ tersebut untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan display yang sudah ada. Usulan dan rekomendasi display diberikan dalam bentuk desain untuk memperjelas pemyampaian informasi kepada pekerja agar lebih memahami maksud dan tujuan display. Display rekomendasi merupakan hasil rancang ulang berdasarkan prinsip proximty, similarity, symetry dan continuity sehingga menghasilkan display yang dapat dipahami dengan jelas oleh pekerja di PTXYZ bagian produksi. Kata Kunci : Dispaly, proximty, similarity, symetry dan continuity. PENDAHULUAN Pada waktu sekarang ini banyak desain dari display yang tidak didasari oleh suatu pengetahuan yang cukup kompeten tentang nilai fungsionalnya. Namun jika dilihat dari fungsinya, display sangat berguna untuk memberikan informasi

r kepada para pekerja untuk mengurangi jumlah kecelakaan kerja pada perusahaan. Pengadaan display menjadi salah satu cara mencegah terjadinya kecelakaan kerja disuatu perusahaan. Display dapat menjadi acuan bagi para pekerja agar selalu lebih berhatihati apabila terdapat tanda peringatan. Agar komunikasi mengenai keselamatan di tempat kerja dapat berjalan dengan lancar, dengan demikian tampilan display harus dirancang sebaik mungkin agar dapat menarik perhatian pekerja sehingga display berguna untuk menyampaikan informasi agar semua pekerja dapat berhati-hati untuk mencegah kecelakaan kerja di dalam lingkungan perusahaan Beberapa faktor misalnya kesalahan baca, kelambatan dalam menginterpretasikan data atau informasi dan lain-lain tentunya dapat diminimumkan dengan mendesain alat peraga yang sesuai dengan prinsip-prinsip ergonomi. Display berfungsi sebagai suatu "sistem komunikasi" yang menghubungkan antara fasilitas kerja maupun mesin kepada manusia. Bertindak sebagai me sin dalam hal ini adalah stasiun kerja dengan perantara alat peraga, Sedangkan manusia disini berfungsi sebagai operator yang dapat diharapkan untuk melakukan suatu yang diinginkan. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan usul dan rekomendasi display ergonomis, yang mengacu pada prinsip desain visual display yaitu proximity, similarity, symetry dan continuity. Usulan dan rekomendasi display diberikan dalam bentuk desain untuk memperjelas penyampaian informasi kepada pekerja agar lebih memaharni maksud dan tujuan display. Display rekomendasi merupakan hasil rancang ulang berdasarkan prinsip proximty, similarity, symetry dan continuity sehingga menghasilkan display yang dapat dipahami dengan jelas oleh pekerja di PT.XYZ bagian produksi. LANDASAN TEORI Menurut Sutalaksana (2006), ergonomi dapat dikatakan pula sebagai suatu cabang ilmu yang sistematis untuk memanfaatkan informasi-informasi mengenai sifat, kemampuan dan keterbatasan manusia untuk merancang suatu sistem kerj a sehingga orang dapat hidup dan bekerja pada sistem itu dengan baik, yaitu

rnencapai tujuan yang diinginkan rnelalui pekerjaan itu, dengan efektif, arnan dan nyarnan. Menurut Sutalaksana (2006), yang dimaksud dengan display disini adalah bagian dari lingkungan yang berkomunikasi keadaannya kepada manusia. Contohnya, kalau kita ingin mengetahui beberapa kecepatan motor yang sedang kita kemudikan, maka dengan melihat jarum speedometer, kita akan mengetahui keadaan lingkungan. Menurut Sutalaksana (2000), ciri - ciri display yang baik pada urnurnnya adalah: 1. Dapat rnenyarnpaikan pesan. 7 2. Bentuk atau garnbar rnenarik dan rnenggarnbarkan kejadian. ~ un+.m( di9jjl~f)dh r 3. Menggunakan warna-warna rnencolok dan rnenarik perhatian. 4. Proporsi garnbar dan huruf rnernungkinkan untuk dapat dilihat atau dibaca. 5. Menggunakan kalimat -kalirnat pendek. -: J J 6. Menggunakan hurufyang baik sehingga rnudah dibaca. llrff' tl4ruf:::- a-r~(fn,ru 7. Realistis sesuai dengan perrnasalahan. 200 yy\. <, 8. Tidak mernbosankan. Penggunaan warna pada sebuah display adalah sebagai berikut : ~ Merah rnenunjukkan Larangan ~ Biru rnenunjukkan Petunjuk atau Aturan ~ Kuning rnenunjukkan Perhatian Menurut Bridger (1995), terdapat beberapa kelebihan dan kekurangan dalarn penggunaan warna pada pernbuatan display, diantaranya : Tabel 1 Kelebihan dan Kekuraogan Penggunaan Warna Kelebihan Tanda untuk data spesifik Informasi lebih mudah diterima Mengurangi tingkat kesalahan Lebih natural Memberi dimensi lain Kekurangan Tidak bermanfaat bagi buta warn a Menyebabkan fatique Membingungkan Menimbulkan reaksi yang salah Informal (sumber : Bridger, 1995)

Menurut Bridger (1995), prinsip - prinsip mendesain visual display ada 4 (empat) yaitu: 1. Proximity Jarak terhadap susunan display yang disusun secara bersama-sama dan saling memiliki dapat membuat suatu perkiraan atau pernyataan. 2. Similarity Menyatakan bahwa item-item yang sarna akan dikelompokkan bersamasama (dalam konsep wama, bentuk dan ukuran) bahwa pada sebuah display tidak boleh menggunakan lebih dari 3 warna. 3. Symetry Menjelaskan perancangan untuk memaksimalkan display artinya elemenelemen dalam perancangan display akan lebih baik dalam bentuk simetrikal. Antara tulisan dan gambar harus seimbang 4. Continuity Menjelaskan sistem perseptual mengekstrakan informasi kualitatif menjadi satu kesatuan yang utuh. Metode dalam pembuatan display ini mengacu kepada prinsip-prinsip dalam pembuatan visual display yaitu proximity, similarity, simetry dan continuity. Agar display ini mudah dipahami dan dimengerti. METODOLOGI PENELITIAN Penelitian dilakukan dengan mengamati penggunaan display pada PT XYZ bagian produksi. Selain itu melakukan wawancara kepada para pekerja di PT XYZ tersehut untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan display yang sudah ada. Display pada PT XYZ bagian produksi adalah penggunaan alat pengaman diri, larangan merokok, tempat pembuangan debu, larangan rnerokok, lintasan forklift, temp at mudah terbakar, alat drychemical. Melakukan perbaikan atau perancangan display yang tidak mengacu kepada prinsip-prinsip dalam pembuatan visual display.

PEMBAHASAN Salah satu display tidak mengacu kepada prinsip-prinsip dalam pembuatan visual display yaitu proximity, similarity, simetry dan continuity adalah display gunakan helm, bentuk gambar dari display tersebut tidak memperjelas penyampaian informasi kepada pekerja karena dengan posisi gambar tampak depan tidak seperti menggunakan helm dan tidak menggunakan kalimat-kalimat pendek untuk memperjelas gambar pada display tersebut. Untuk memperbaiki kekurangan pada display gunakan helm, disampaikan usulan display gunakan helm rekomendasi. Posisi bentuk gambar display gunakan helm rekomendasi yaitu posisi tampak samping karena bentuk gambar pada display dapat terlihat lebih je1as sehingga informasi yang disampaikan dapat dipahami dan display gunakan helm rekomendasi menggunakan kalimat-kalimat pendek untuk memperjelas informasi dari gambar tersebut. Sehingga para pekerja dapat lebih memahami maksud dan tujuan display Gambar 1 Display Gunakan Helm Display gunakan helm yang direkomendasikan diatas diperkuat pula oleh penyataan Bridger (1995) bahwa metode dalam pembuatan display ini mengacu

".. kepada prinsip-prinsip dalam pembuatan visual display yaitu proximity, similarity, simetry dan continuity. Agar display ini mudah dipahami dan dimengerti. ANALISA Berdasarkan display gunakan helm (gambar I) maka dapat direkomendasikan melalui display gunakan helm (gambar 2) yang mengacu kepada prinsip-prinsip dalam pembuatan visual display dibawah ini. Gambar 2 Display Gunakan Helm Rekomendasi Disamping itu diperkuat oleh pemyataan Sutalaksana (2000) menyatakan bahwa ciri - ciri display yang baik pada umumnya adalah display dapat menyampaikan pesan, display gunakan helm rekomendasi dapat memberikan informasi. Display gunakan helm rekomendasi didesain dengan posisi tampak samping sehingga gambar menarik dan memberikan informasi kej adian. Menggunakan wama-wama mencolok dan menarik perhatian, display gunakan helm rekomendasi tidak menggunakan lebih dari tiga wama dan wama yang digunakan adalah wama biru untuk memberikan petunjuk. Display gunakan helm rekomendasi menggunakan kalimat-kalimat pendek sehingga informasi display dapat dimengerti para pekerja pada bagian produksi di PT. XYZ. Realistis

sesuai dengan permasalahan, display gunakan helm rekomendasi menggambarkan keadaan pemasalahan di perusahaan dan tidak membosankan, display gunakan helm rekomendasi informasi yang disampaikan dapat dimengerti dan didesain - lebih menarik. Display gunakan helm direkomendasi (gambar 2) didesain untuk memperjelas pemyampaian informasi kepada pekerja lebih memahami maksud dan tujuan display gunakan helm. Display gunakan helm direkomendasi ini mengacu kepada prinsip-prinsip dalam pembuatan visual display yaitu proximity, similarity, simetry, continuity dati menggunakan ciri-ciri display yang baik pada umunya. Pada display gunakan helm rekomendasi didesain posisi gambar tampak samping karena bentuk gambar pada display dapat terlihat j elas maksud dan tujuan display tersebut sehingga informasi yang diberikan dapat dipahami oleh para pekerja bagian produksi di PT XYZ serta display gunakan helm rekomendasi menggunakan kalimat-kalimat pendek untuk memperjelas informasi dari gambar tersebut dan wama yang digunakan adalah warna biru menunjukan petunjuk atau aturan dan warna yang digunakan tidak lebih dari tiga warna. KESIMPULAN DAN SARAN Display pada bagian produksi di PT XYZ dapat dikatakan belum ergonomis dilihat dari sudut pandang ilmu display, karena display pada bagian produksi di PT XYZ dalam pembuatan atau mendesain tidak mengacu kepada prinsip-prinsip dalam pembuatan visual display yaitu proximity, similarity, simetry, continuity dan tidak termasuk ciri-ciri display yang baik pada umumnya. Display pada bagian produksi di PT XYZ kurang diperhatikan dalam mendesain dari bentuk gambar dan tulisan. Sehingga informasi pada display tidak dapat menyampaikan pesan dengan baik kepada para pekerja atau operator. Adapun salah satu usulan dan rekomendasi perancangan display untuk mernperbaiki display yang digunakan pada bagian produksi di PT XYZ mengenai petunjuk untuk menggunakan helm. Gambar display gunakan helm sebelumnya jika dilihat dari sudut pandang display, bahwa gambar display tersebut tidak menunjukan display yang benar karena gambar tidak jelas dalam memberikan informasi. Jadi dapat disimpulkan, gambar yang direkomendasikan display gunakan helm lebih

... mengacu kepada prinsip-prinsip dalam pembuatan visual display yaitu proximity, similarity, simetry, continuity dan tidak termasuk ciri-ciri display yang baik pada umumnya. Setelah melakukan penelitian pada bagian produksi di PT XYZ, maka penulis dapat memberikan saran yang dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk kemajuan PT XYZ. Pada bagian produksi diusulkan sebuah display yang berhubungan dengan keselamatan kerja bagi karyawan atau pekerja pada bagian produksi yaitu himbauan untuk menggunakan helm selama melakukan pekerjaan di area produksi pada bagian produksi. DAFTAR PUSTAKA Bridger, R.S. Introduction to Ergonomic: Me. Grawwhill. 1995. Nurmianto, Eko, Ergonomi Konsep Dasar dan Aplikasinya Edisi Kedua, Guna Widya, Surabaya, 2004. Satrowinoto, Suyatno. Meningkatkan Produktivitas Dengan Ergonomi. Jakarta: PT Pustaka Binaman Pressindo. September 1985. Sutalaksana, Iftikar. Jurnal Ergonomi tentang Poster K3 Efektif Bila di Rancang Baik. Bandung : Institut Teknologi Bandung.2000. Sutalaksana, Iftikar et all., Teknik Tata Cara Kerja, Bandung: Jurusan Teknik Industri, ITB, 2006. Wignjosoebroto, Sritomo. Teknik Analisis Untuk Peningkatan Produktivitas Kerja Edisi Pertama. Surabaya: Guna Widya. Januari 2003.