LEMBAR KERJA SISWA AGAMA KATOLIK 2 ROMBONGAN KELAS XI

dokumen-dokumen yang mirip
BAB I ARTI DAN MAKNA GEREJA

BAB III HIERARKI DAN AWAM A. KOMPETENSI

BAB IV HIERARKI DAN AWAM

Pendidikan Agama Kristen Protestan

BAB IV TUGAS TUGAS GEREJA

BAB I ARTI DAN MAKNA GEREJA

BAB I ARTI DAN MAKNA GEREJA

KISI-KISI UJIAN SEKOLAH BERSTANDAR NASIONAL (USBN) TAHUN PELAJARAN 2017/2018

KISI-KISI PENULISAN SOAL. kemampuan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAAN (RPP) * * * * * * MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK KELAS X SEMESTER I & II * * * *

BAB I MENGENAL GEREJA

12. Mata Pelajaran Pendidikan Agama Katolik untuk Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

SILABUS MATA PELAJARAN Satuan Pendidikan

TAHUN B - Hari Minggu Paskah VI 10 Mei 2015 LITURGI SABDA. Bacaan pertama (Kis 10: )

11. Mata Pelajaran Pendidikan Agama Katolik Sekolah Menengah Pertama (SMP) A. Latar Belakang Agama memiliki peran yang amat penting dalam kehidupan

Tahun A-B-C : Hari Raya Paskah LITURGI SABDA

B. RINGKASAN MATERI 1. Gereja yang satu 2. Gereja yang kudus 3. Gereja yang katolik 4. Gereja yang apostolic

ARTI DAN MAKNA GEREJA

10. Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen untuk Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa Tunalaras (SMPLB E)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

C. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DAN BUDIPEKERTI SMALB TUNANETRA

KD. 1: ARTI DAN MAKNA GEREJA... 7 KD. 2 : HIERARKI DAN AWAM KD. 3 : SIFAT-SIFAT GEREJA KD.4. : TUGAS-TUGAS GEREJA...

BAB I PENDAHULUAN. imannya itu kepada Kristus dalam doa dan pujian. Doa, pujian dan kegiatan-kegiatan liturgi

KAMIS DALAM PEKAN SUCI. Misa Krisma

11. Mata Pelajaran Pendidikan Agama Katolik untuk Sekolah Dasar (SD)

A. JEMAAT BERHIMPUN TATA IBADAH MINGGU, 30 APRIL 2017 (MINGGU PASKAH III) BERELASI DENGAN TUHAN YESUS KRISTUS

NOVENA PENTAKOSTA 2015 ROH KUDUS MEBANGKITKAN SIKAP SYUKUR DAN PEDULI

UJIAN SEMESTER I SEKOLAH BINA NUSANTARA Tahun Ajaran

A. JEMAAT BERHIMPUN TATA IBADAH MINGGU, 20 NOVEMBER 2016 (MINGGU KRISTUS RAJA) YESUS KRISTUS RAJA SURGAWI SEJATI

03. Mata Pelajaran Pendidikan Agama Katolik A. Latar Belakang Agama memiliki peran yang amat penting dalam kehidupan umat manusia.

Kami datang kepada-mu, kami datang kepadamu Bersyukur sebulat hati, kar na kasihmu besar

Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB)

LITURGI SABDA. Tahun C Minggu Paskah III. Bacaan Pertama Kis. 5:27b b-41. Kami adalah saksi dari segala sesuatu: kami dan Roh Kudus.

SILABUS MATA PELAJARAN: PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DAN BUDI PEKERTI

Tahun C Pesta Pembaptisan Tuhan LITURGI SABDA. Bacaan Pertama Yes. 40 :

MATERI I MATERI I. subyek yang ikut berperan

LANGKAH-LANGKAH MENUJU PERTUMBUHAN ROHANI

KEADILAN, PERDAMAIAN DAN KEUTUHAN CIPTAAN

Pada waktu itu Musa berkata kepada bangsanya tentang hal-ikhwal persembahan katanya,

Untuk mengenal arti pembaruan karismatik, baiklah kita tanyakan apa tujuan yang ingin dicapainya.

LITURGI KEBAKTIAN BINA IMAN WARGA GEREJA (BIWG) GKI GUNUNG SAHARI DIPANGGIL UNTUK MEMILIH MINGGU VI SESUDAH EPIFANI, 12 FEBRUARI 2017

Tahun C Hari Minggu Biasa III LITURGI SABDA. Bacaan Pertama Neh. 8 : 3-5a

TANDA SALIB DAN SALAM Umat berdiri

Pembaptisan Air. Pengenalan

BAB IV TUGAS-TUGAS GEREJA

(Dibacakan sebagai pengganti homili pada Misa Minggu Biasa VIII, 1 /2 Maret 2014)

LANGKAH-LANGKAH MENUJU PERTUMBUHAN ROHANI

2

BAB IV TUGAS-TUGAS GEREJA

TATA IBADAH HARI MINGGU MINGGU I SESUDAH EPIFANIA

KISI KISI PENULISAN SOAL US TAHUN PELAJARAN

MATERI V BERTUMBUH DALAM CINTA AKAN KRISTUS MELALUI DOA

A. JEMAAT BERHIMPUN TATA IBADAH MINGGU, 03 JUNI 2018 (MINGGU BIASA - HIJAU) SAHABAT UNTUK MANUSIA

KELUARGA DAN PANGGILAN HIDUP BAKTI 1

IBADAT PEMBERKATAN PERTUNANGAN

XII. Diunduh dari. Bab. Keluarga Kristen Menjadi Berkat Bagi Lingkungan

A. JEMAAT BERHIMPUN TATA IBADAH MINGGU, 30 JULI 2017 (MINGGU BIASA) POLA HIDUP KERAJAAN ALLAH

LITURGI SABDA Bacaan pertama (Kej 9 : 8-15) Perjanjian Allah dengan Nuh sesudah ia dibebaskan dari air bah. Bacaan diambil dari Kitab Kejadian

Tahun A-B-C Hari Raya Natal - Allah menjadi manusia LITURGI SABDA

5. Pengantar : Imam mengarahkan umat kepada inti bacaan, liturgi yang akan dirayakan saat itu.

(Disampaikan sebagai pengganti Homili, pada Misa Sabtu/Minggu, 28/29 September 2013)

Kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi (Luk 24:49)

Pendidikan Agama Kristen Protestan

Tahun C Pesta Keluarga Kudus : Yesus, Maria, Yusuf LITURGI SABDA. Bacaan Pertama 1 Sam. 1:

C. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DAN BUDI PEKERTI SMALB AUTIS

Thn A Hari Minggu Adven III LITURGI SABDA. Bacaan Pertama Yes. 35 : 1-6a. 10

BAB I PENDAHULUAN. manusia dapat menghasilkan keindahan melalui kegiatan bernyanyi. Bernyanyi adalah

42. KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DAN BUDI PEKERTI SMA/SMK

Th A Hari Minggu Biasa VIII 26 Februari 2017

LITURGI BULAN KELUARGA GMIT JEMAAT BET EL OESAPA TENGAH MINGGU, 01 OKTOBER 2017 TEMA: MENJADI KELUARGA YANG MENGGARAMI DAN MENERANGI

SILABUS PEMBELAJARAN

GPIB Immanuel Depok Minggu, 15 Nopember 2015 TATA IBADAH HARI MINGGU XXV SESUDAH PENTAKOSTA

GPIB Immanuel Depok Minggu, 13 Nopember 2016

HARI MINGGU Iv SESuDAH PASKAH

A. JEMAAT BERHIMPUN TATA IBADAH MINGGU, 14 JANUARI 2018 (MINGGU SESUDAH EPIFANI II - HIJAU) MERESPON PANGGILAN TUHAN, BERSAKSI BAGI-NYA

Sekali peristiwa Allah menyuruh Petrus pergi ke rumah perwira Kornelius.

GPIB Immanuel Depok Minggu, 31 Januari 2016 TATA IBADAH MINGGU IV SESUDAH EPIFANI

KEBENARAN SEDERHANA untuk yang BARU PERCAYA. (Pertanyaan dan Jawaban)

GPIB Immanuel Depok Minggu, 17 Juli 2016 TATA IBADAH HARI MINGGU IX SESUDAH PENTAKOSTA

GPIB Immanuel Depok Minggu, 18 Oktober 2015 TATA IBADAH HARI MINGGU XXI SESUDAH PENTAKOSTA

NABI YEHEZKIEL: KUALITAS HIDUP SEOFLING UTUSAN ALLAH DEMI KEBAIKAN BANGSA (Yehezkiel Bab 2 - Bab 3)

LITURGI SABDA Bacaan pertama (Yos. 24 : 1 2a b) Kami akan beribadah kepada Tuhan, sebab Dialah Allah kita. Bacaan diambil dari Kitab Yosua:

TATA IBADAH Minggu Adven I

Pernikahan Kristen Sejati (2/6)

KELUARGA KATOLIK: SUKACITA INJIL

GPIB Immanuel Depok Minggu, 08 Januari 2017

TATA GEREJA PEMBUKAAN

Tahun C Minggu Tri Tunggal Maha Kudus LITURGI SABDA

UKDW BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG PENULISAN. Berkatalah Petrus kepada Yesus: Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau!.

Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB)

TATA IBADAH HARI MINGGU IV SESUDAH PASKAH

TATA IBADAH NUANSA PEMUDA TEMA TEOLOGI DAN TEKNOLOGI

Tata Ibadah Syukur Sesudah Hari Natal & Baptisan Kudus

GPIB Immanuel Depok Minggu, 30 April 2017 TATA IBADAH MINGGU II SESUDAH PASKAH

PERINTAH YESUS DITURUTI (KISAH 2) contoh orang yang secara tepat menuruti pengaturan Yesus.

Seri Kedewasaan Kristen (6/6)

Pnt. : Biarlah orang yang takut akan TUHAN berkata:

Pnt. : Siapakah Dia itu Raja Kemuliaan? J : TUHAN semesta alam, Dialah Raja Kemuliaan! Sela

LITURGI SABDA. Bacaan pertama (Kis. 4 : 32-35) Mereka sehati dan sejiwa. Bacaan diambil dari Kisah Para Rasul

Tata Ibadah Adven III

Transkripsi:

LEMBAR KERJA SISWA AGAMA KATOLIK 2 ROMBONGAN KELAS XI 2 DI SUSUN OLEH: PETRUS FABER.S.S.Pd Untuk Kalangan sendiri SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) NEGERI 78 JAKARTA Jalan Bhakti IV/1 Komp. Pajak Kemanggisan Telp. 5327115/5482914 2012

LEMBAR KERJA SISWA PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK KELAS XI Kata Pengantar Pertama, saya mengucapkan puji syukur dan terimakasih kepada Allah Bapa Yang Maha Kasih karena rahmat dan karunia-nya yang selalu beserta kita. Ucapan syukur juga kami panjatkan terutama karena berkat limpahan berkat-nya sehingga Lembar Kerja Siswa ini dapat terselesaikan. Harapan saya semoga lembar kerja siswa ini semakin memudahkan proses belajar siswa dan bermanfaat bagi para siswa-siswi SMAN 78 khususnya dalam mempelajari Pendidikan Agama Katolik di kelas XI semester 1. Kami juga mengharapkan para siswa semakin memahami pribadinya dan dewasa imannya melalui Lembar Kerja Siswa ini. Saya menyadari bahwa masih banyak kekurangan-kekurangan dalam penyusunan Lembar Kerja Siswa ini. Oleh karena itu kami mohon kritik dan saran demi perbaikan Lembar Kerja Siswa ini sehingga semakin mendekati kesempurnaan. Jakarta, 28 Oktober 2012 Penyusun Petrus Faber.S.SP.d

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL..........i HALAMAN PENGESAHAN......ii KATA PENGANTAR.....iii DAFTAR ISI....iv KD. I: ARTI DAN MAKNA GEREJA...... 7 KD. II: HIERARKI DAN AWAM......15 KD. III: SIFAT-SIFAT GEREJA......27 KD. IV: TUGAS-TUGAS GEREJA.....39 DAFTAR PUSTAKA............60

LATAR BELAKANG PENDAHULUAN Perkembangan zaman mau tidak mau membuat peran sekolah ikut berubah. Peran sekolah lebih dikaitkan dengan upaya untuk menyiapkan siswa menjadi pribadi yang dewasa dan utuh baik aspek kognitif maupun afektif serta psikomotorik. Dalam hal inilah Pendidikan Agama Katolik ikut serta berperan aktif. Dalam hal ini juga Guru Agama Katolik, melalui pelajaran Agama Katolik di sekolah, punya tugas mulia, yakni: membimbing dan mengarahkan agar siswa juga berkembang dalam iman akan Yesus Kristus. Dengan demikian anak / siswa diharapkan siap dalam menghadapi arus-arus zaman yang begitu cepat menggelinding di muka bumi ini. Maka dalam usaha peningkatan mutu pendidikan dan pembelajaran harus diperlukan berbagai usaha. Salah satunya adalah tersedianya lembar kerja siswa yang dapat dipakai dalam kegiatan belajar siswa didalam kelas. Lembar Kerja Siswa Mata Pelajaran Agama Katolik untuk kelas 2 semester 1 ini terdiri dari satu tema pokok, yakni: Manusia Makhluk Pribadi. Tema, Manusia Makhluk Pribadi mengajak para siswa untuk mengenali dirinya sendiri, ciri-ciri fisik, kelebihan dan kekurangannya, hati nuraninya, dan dengan hati nuraninya siswa mampu bersikiap kritis terhadap dampak dari media massa dan trend-trend/aliran/dan paham-paham yang berkembang. Dengan disusunnya Lembar Kerja Siswa ini diharapkan dapat membantu Guru maupun siswa dalam proses belajar mengajar, sehingga dapat meningkatkan kualitas kegiatan pembelajaran. TUJUAN Tujuan yang ingin dicapai dengan penyusunan LKS ini adalah: Meningkatkan kualitas pembelajaran mata pelajaran Agama Katolik di SMA Meningkatkan motivasi siswa Katolik, kelas XI SMA dalam mengikuti pelajaran Pendidikan Agama Katolik MANFAAT Manfaat yang dapat dicapai dengan LKS ini adalah: Membantu Guru Agama Katolik mempermudah dalam kegiatan pembelajaran Memudahkan para siswa dalam mengikuti pembelajaran Kegiatan pembelajaran akan berlangsung dengan lancar, Guru serta Siswa semakin mantap mengikuti pembelajaran.

A. KOMPETENSI 1. Standar Kompetensi KD. I ARTI DAN MAKNA GEREJA Memahami karya Yesus Kristus yang mewartakan Kerajaan Allah dan penerusannya oleh Gereja, sehingga dapat mengembangkan hidup bersama dan bergereja sesuai dengan nilai-nilai Kerajaan Allah. 2. Kompetensi Dasar Siswa mampu memahami arti dan makna Gereja sebagai Umat Allah dan Persekutuan murid-murid Yesus yang terbuka. 3. Indikator Mengungkapkan Arti dan Makna Gereja sebagai Umat Allah. Menjelaskan konsekuensi arti Gereja yang meng-umat Menjelaskan paham Gereja Hierarki Piramidal dan Gereja sebagai Persekutuan Umat.(Model-model Gereja) Menyebutkan Keanggotaan dalam Gereja sebagai Persekutuan Umat. Mengungkapkan pandangan Gereja sebagai Persekutuan Umat dalam terang Kitab Suci. Mengungkapkan bahwa Gereja sebagai Persekutuan Umat Bersifat Terbuka. 4. Uraian Tujuan Dalam bab ini kita mampu memahami arti dan makna Gereja sebagai Umat Allah dan Persekutuan murid-murid Yesus yang terbuka. B. RINGKASAN MATERI 1. Arti dan Makna Gereja. 2. Gereja yang meng-umat 3. Gagasan baru dalam Gereja Umat Allah 4. Ciri Gereja Umat Allah 5. Model-model Gereja 6. Paham Gereja Hierarki Piramidal 7. Paham Gereja sebagai Persekutuan Umat. 8. Keanggotaan dalam Gereja sebagai Persekutuan Umat. 9. Pandangan Gereja sebagai Persekutuan Umat dalam terang Kitab Suci 10. Gereja sebagai Persekutuan Umat Bersifat Terbuka.

C. MATERI 1. Arti dan Makna Gereja Jelaskan Arti dan Makna Gereja? 2. Gereja yang meng-umat Jelaskan Ciri Gereja Umat Allah? 3. Sebutkan Gagasan baru dalam Gereja Umat Allah? 3. Sebutkan Model-model Gereja?

5. Jelaskan dengan singkat keanggotaan dalam Gereja sebagai Persekutuan Umat? 10. Gereja sebagai Persekutuan Umat dalam Terang Kitab Suci. (Kis 2: 41-47) Tuliskanlah Kitab Suci. (Kis 2: 41-47) dan Santo Lukas dalam kutipan Kitab Suci, Kis 4:32-37 11. Jelaskan secara singkat Gereja sebagai Persekutuan Umat Bersifat Terbuka?

D. SAJIAN KASUS Ketika terjadi krisis berkepanjangan di negeri ini, ada seorang yang bertanya kepada bapak Uskup Agung Semarang: Mgr, dalam situasi begini apa sikap gereja? Dengan tenangnya bapak Uskup menjawab GEREJA ITU SIAPA? Banyak pendapat menagatakan bahwa Gereja adalah institusi, lembaga, bapak uskup, atau setidaknya Romo. Tetapi, dalam pembicaraan diatas, bapak Uskup mengatakan bahwa gereja adalah kita, adalah panjenengan/ anda (kepada yang bertanya) jadi, apa yang anda lakukan itulah yang dilakukan Gereja. (dikutip dari Dialog Umat Paroki Salam dengan Mgr Ig. Suharyo, 2009)

D. LATIHAN SOAL 1. Jelaskan definisi Gereja menurut GS.1! 2. Jelaskan model-model Gereja.! 3. Jelaskan konsekuensi arti Gereja yang meng-umat baik bagi Hierarkhi maupun bagi Umat! 4. Sebutkan Ciri-ciri Gereja menurut Kis. 2 41-47!

NAMA KELAS NILAI GURU PAK ORANG TUA............... A. KOMPETENSI 1. Standar Kompetensi KD. II HIERARKI DAN AWAM Memahami karya Yesus Kristus yang mewartakan Kerajaan Allah dan penerusannya oleh Gereja, sehingga dapat mengembangkan hidup bersama dan bergereja sesuai dengan nilai-nilai Kerajaan Allah. 2. Kompetensi Dasar Siswa memahami fungsi dan peranan Hierarki dan Awam, sehingga bersedia berpartisipasi dan bekerja sama dengan Hierarki (dan pimpinan Gereja yang lain) dalam hidup menggereja. 3. Indikator Mengungkapkan pahamnya tentang Hierarki dalam Gereja Katolik. Menjelaskan pengertian dasar dan susunan Hierarki dalam Gereja Katolik Menjelaskan fungsi kepemimpinan dalam Gereja Katolik Menjelaskan corak kepemimpinan dalam Gereja Katolik Menjelaskan awam dan kerasulan awam Menjelaskan hubungan awam dan hierarki 4. Uraian Tujuan Dengan pelajaran ini kita dapat memahami fungsi dan peranan hierarki dan awam, sehingga bersedia berpartisipasi dan bekerjasama dengan hierarki ( dan pimpinan Gereja yang lain) dalam hidup menggereja.

5. RINGKASAN MATERI 1. Hierarki dalam Gereja Katolik. a. Pengertian dan Dasar Kepemimpinan dalam Gereja (Hierarki) b. Susunan Hierarki c. Fungsi Hierarki d. Peranan Hierarki e. Corak Kepemimpinan dalam Gereja 2. Kaum Awam dalam Gereja Katolik a. Arti kaum Awam b. Peranan Kaum Awam c. Hubungan Hierarki dan Kaum Awam d. Peranan Kaum Muda dalam Hidup Menggereja 6. TEORI 1. Hierarki dalam Gereja Katolik. Jelaskan dengan singkat Pengertian dan Dasar Kepemimpinan dalam Gereja (Hierarki)? 2. Susunan Hierarki Urutkanlah Susunan kepemimpinan dalam Gereja?

3. Jelaskan dengan singkat Hubungan Hierarki dan Kaum Awam? 4. Bacalah Cerita Dibawah ini: DUA BERSAUDARA Kata sahibul hikayat ada dua orang bersaudara yang hidup bahagia dan puas, sampai kedua-duanya dipanggil Tuhan untuk menjadi murid-nya. Yang lebih tua menanggapi panggilan menjadi iman dengan sukarela, meskipun ia harus meninggalkan orang tua serta gadis yang dicintainya dan diimpikan menjadi istrinya. Ia lalu pergi ke sebuah negeri yang jauh. Disana ia mencurahkan seluruh hidupnya untuk melayani orang-orang yang sangat miskin. Penganiayaan timbul di negeri itu. Ia ditangkap atas dasar tuduhan palsu, kemudian disiksa dan dibunuh. Dan Tuhan berkata kepadanya: Baik, hamba yang jujur dan setia! Engkau memberiku pengabdian seharga seribu talenta. Sekarang akan kuberikan kepadamu semiliar, semiliar talenta sebagai ganjaranmu, masuklah dalam sukacita TuhanMu!. Tanggapan adiknya atas panggilan Tuhan berubah. Ia ingin melepaskannya supaya dapat meneruskan rencananya serta menikah dengan gadis yang dicintainya. Ia menikmati kebahagiaan hidup berkeluarga, usahanya berkembang pesat, ia menjadi terkenal dan kaya. Kadangkala ia memberi sedekah kepada pengemis, bersikap ramah terhadap istri dan anak-anaknya. Sesekali ia juga mengirim sedikit uang untuk kakaknya yang menjadi misionaris di negeri yang jauh. Uang ini mungkin dapat membantu karyamu di tengah orang miskin itu, tulisnya di dalam surat. Pada saat ia meninggal, Tuhan berkata kepadanya: Baik, hamba yang jujur dan setia! Engkau memberiku pelayanan seharga sepuluh talenta. Sekarang akan kuberikan ganjaran kepadamu sebesar semiliar,semiliar talenta, masuklah ke dalam suka cita Tuhanmu!

Kakaknya tercengang-cengang ketika mendengar bahwa adiknya mendapatkan ganjaran yang sama dengannya. Dan ia senang. Katanya: Tuhan, setelah melihat semua ini, seandainya saya harus lahir dan hidup kembali, saya masih akan melakukan hal yang persis sama dengan yang telah saya perbuat bagi- Mu. 1. Siapakah yang awam? Jawab: 2. Menurut pandanganmu, manakah lebih luhur, menjadi iman atau menjalankan suatu profesi dalam masyarakat seperti guru, camat, polisi, pedagang dsb? Jelaskan? Jawab: :

E. SOAL LATIHAN 1. Apa yang kamu ketahui tentang pengertian hierarki? 2. Jelaskan dasar ditetapkannya hierarki Gereja? 3. Sebutkan fungsi kepemimpinan dalam Gereja Katolik?

4. Jelaskan corak kepemimpinan dalam Gereja Katolik? 5. Terangkan apa yang dimaksud awam dan peranannya dalam gereja? 6. Jelaskan hubungan awam dan hierarki?

NAMA KELAS NILAI GURU PAK ORANG TUA............... A. KOMPTENTSI 1. Standar Kompetensi KD. III SIFAT SIFAT GEREJA Memahami karya Yesus Kristus yang mewartakan Kerajaan Allah dan penerusannya oleh Gereja, sehingga dapat mengembangkan hidup bersama dan bergereja sesuai dengan nilai-nilai Kerajaan Allah. 2. Kompetensi Dasar Siswa memahami sifat-sifat Gereja yang satu, kudus, katolik dan apostolik, sehingga menjaga keutuhan serta terpanggil untuk merasul dan memperjuangkan kepentingan umum. 3. Indikator Mengungkapkan sifat-sifat Gereja yang satu dan kudus. Menyebutkan usaha memperjuangkan Kesatuan dan Kekudusan Gereja Mengungkapkan ciri-ciri Gereja yang katolik dan apostolik Menyebutkan usaha memperjuangkan Kekatolikan dan Keapostolikan Gereja. Mengungkapkan ciri-ciri Gereja yang dituntut pada zaman ini. 4. Uraian Tujuan Dengan pelajaran ini kita dapat memahami sifat-sifat Gereja yang satu, Kudus, Katolik, Apostolik sehingga merasa terpanggil untuk menjaga keutuhan Gereja dan memperjuangkan kepentingan umum.

B. RINGKASAN MATERI 1. Gereja yang satu 2. Gereja yang kudus 3. Gereja yang katolik 4. Gereja yang apostolik B. TEORI 1. Jelaskan dengan singkat Gereja yang satu?... 2. Jelaskan dengan singkat arti Gereja yang kudus?... 3. Jelaskan dengan singkat Usaha memperjuangkan Kesatuan dan Kekudusan Gereja.

4. Jelaskan dengan singkat arti Gereja yang Katolik? 5. Jelaskan dengan singkat arti Gereja yang apostolik? 6. Jelaskan bagaimana Mewujudkan keapostolikan Gereja? 7. Tuliskanlah Sifat-sifat atau ciri-ciri Gereja yang dituntut pada zaman ini?

SAJIAN 1. Tuliskan dan Bacalah kutipan Kitab Suci (Kis 4: 32 37) dengan baik dan cermat! Pertanyaan: 2. Apa yang menarik/mengesan dari cara hidup jemaat perdana berdasarkan Kis 4: 32 37? Jawab:

3. Menurut Anda apakah cara hidup jemaat perdana itu dapat kita contoh? Mengapa? Jawab: EVALUASI Soal soal 1. Apa artinya Gereja itu Satu dan Kudus? 2. Apa artinya Gereja hendaknya menghayati kesatuan, bukan uniformitas? 3. Apa artinya Gereja itu Katolik dan Apostolik?

4. Bagaimana cara kita mewujudkan kekatolikan kita? 5. Bagaimana cara kita melestarikan dan mengembangkan Gereja yang Apostolik sesuai tuntutan jaman ini? 6. Selain sifat-sifat Gereja : Satu, Kudus, Katolik dan Apostolik, manakah sifat-sifat Gereja yang sungguh dituntut pada zaman ini? NAMA KELAS NILAI GURU PAK ORANG TUA...............

A. KOMPETENSI 1. Standar Kompetensi KD. IV TUGAS TUGAS GEREJA Memahami karya Yesus Kristus yang mewartakan Kerajaan Allah dan penerusannya oleh Gereja, sehingga dapat mengembangkan hidup bersama dan bergereja sesuai dengan nilai-nilai Kerajaan Allah. 2. Kompetensi Dasar Siswa mengenal dan memahami tugas Gereja yang menguduskan, mewartakan, memberi kesaksian dan melayani, sehingga merasa terpanggil untuk terlibat dalam tugas tersebut sesuai dengan kedudukan dan peranannya. 3. Indikator Menjelaskan arti kata liturgi Menyebutkan bentuk-bentuk pelayanan gereja dalam bidang liturgi Menyebutkan bentuk-bentuk pewartaan Gereja Merumuskan bentuk keterlibatan remaja dalam karya pewartaan gereja Menceritakan tentang contoh martir dalam gereja serta teladan hidupnya Menjelaskan bentuk kesaksian yang relevan dengan situasi masyarakat Indonesia yang pluralis Menyebutkan dasar-dasar pelayanan gereja,ciri-ciri dan bentuk-bentuk pelayanan gereja pada masa kini Menyusun rencana satu kegiatan pelayanan secara kelompok yang dapat dilaksanakan. 4. Uraian Tujuan Pada bagian ini, kita dapat mengenal dan memahami tugas Gereja yang menguduskan, mewartakan, memberikan kesaksian, dan melayani sehingga terpanggil untuk terlibat dalam tugas tersebut sesuai dengan kedudukan dan peranan kita masing-masing. B. RINGKASAN MATERI 1.Gereja yang menguduskan (Liturgia)

a. doa dan ibadat b. sakramen-sakramen gereja c. sakramentali dan devosi 2. Gereja yang mewartakan kabar gembira (Kerygma) a. mewartakan Injil b. tugas mewartakan c. magisterium dan para pewarta sabda 3. Gereja yang menjadi saksi kristus (Martyria) a. pewartaan lewat kesaksian hidup b. kesaksian hidup berdarah 4. Gereja yang melayani (diakonia) a. mendalami makna melayani b. gereja yang melayani C. TEORI 1. Jelaskan secara singkat arti Gereja yang menguduskan (Liturgia)? 1. 1 Jelaskan Arti doa? Jelaskan Peranan dan fungsi doa bagi orang Kristiani?

2. 1Syarat dan cara doa yang baik * Sebutkan syarat-syarat doa yang baik: 2. jelaskan dengan singkat yang dimaksudkan DOA RESMI GEREJA? 3. SAKRAMEN-SAKRAMEN GEREJA Doa dan ibadat liturgi sebagai sarana pengudusan umat dalam kesatuan dengan Kristus berlaku secara istimewa untuk upacara-upacara liturgi yang disebut sakramen. Boleh dikatakan, tujuh sakramen merupakan liturgi dalam arti yang paling penuh. 1. Jelaskan Arti dan Makna Sakramen 2. Sebutkanlah Ketujuh Sakramen?

... Sakramentali dan Devosi dalam Gereja. 3. Sebutkan contoh contoh Sakramentali?... 4. Sebutkanlah jenis-jenis Devosi? 5. Jelaskan Gereja yang mewartakan (Kerygma) 6. Sebutkan Dua Pola Pewartaan?

MAGISTERIUM DAN PARA PEWARTA SABDA 7. Jelaskan dengan singkat tentang Magisterium atau wewenang mengajar?. 8. Siapakah para pewarta itu?

C. SAJIAN Nyanyikanlah lagu dari madah Bakti no. 455 dan resapkanlah! JADILAH SAKSI KRISTUS Sesudah dirimu diselamatkan jadilah saksi Kristus Cahaya hatimu jadi terang jadilah saksi Kristus Tujuan hidupmu jadi nyata jadilah saksi Kristus Bagi yang ditimpa azab duka Bagi yang dilanda putus asa Bagi yang didera kegagalan jadilah saksi Kristus jadilah saksi Kristus jadilah saksi Kristus Dimana tiada perhatian Dimana tiada kejujuran Dimana ada sahabat bermusuhan jadilah saksi Kristus jadilah saksi kristus jadilah saksi kristus Dalam memaafkan kawan lama Dalam menggagahkan persatuan Dalam meluaskan kerja sama jadilah saksi Kristus jadilah saksi Kristus jadilah saksi Kristus Dalam membangunkan masyarakat Dalam meningkatkan nasib rakyat Dalam membagikan seluruh semangat jadilah saksi Kristus jadilah saksi Kristus jadilah saksi Kristus Langkah-langkah pembentukan konsep pembentukan kekhasan dan keunikan masing-masing pribadi; 1. Mengapa dalam setiap kegiatan bermasyarakat kita harus menjadi saksi kristus? Jawab: 2. Apakah ada pesan dari penulis lagu diatas untuk kehidupan anda? Jawab:

C. EVALUASI 1. Jelaskan secara singkat arti liturgi! 2. Sebutkan bentuk-bentuk pelayanan gereja dalam bidang liturgi! 3. Jelaskan bentuk-bentuk pewartaan Gereja! 4. Bagaimana menerangkan bentuk keterlibatan remaja dalam karya pewartaan gereja! 5. Buatlah contoh cerita tentang martir dalam gereja serta teladan hidupnya?

6. Jelaskan bentuk kesaksian yang relevan dengan situasi bangsa indonesia yang pluralis! 7. Sebutkan dasar-dasar pelayanan gereja dengan ciri-cirinya pada masa kini! 8. Buatlah rencana satu kegiatan pelayanan secara kelompok yang dapat dilaksanakan! NAMA KELAS NILAI GURU PAK ORANG TUA...............

DAFTAR PUSTAKA 1. Alkitab 2. Komkat KWI. 1996. Iman Katolik.Yogyakarta: Kanisius 3. Dokumentasi dan Penerangan KWI. Dokumen Konsili Vatikan II, Lumen Gentium 4. Dianme Bergant CSA dan Robert J. Karris OFM, Tafsir Alkitab Perjanjian Baru 5. Ansel Meo SVD dan Kons Beo SVD. Memahami Awam dan Kerasulannya 6. Katekismus Gereja Katolik. Ende: Percetakan Arnoldus, 7. Rm P. Suewito, Pr. 2003. BidangKesaksian.Malang: Penerbit Dioma 8. Ensiklopedi Orang Kudus.Jakarta: Penerbit CLC 9. Konsili Vatikan II, Gaudium et Spes