NASKAH PUBLIKASI. Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan

dokumen-dokumen yang mirip
PEMETAAN STANDAR KOMPETENSI, KOMPETENSI DASAR MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

26. Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

STANDAR KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR TINGKAT SMP, MTs, DAN SMPLB

: Pendidikan Kewarganegaraan (PKN)

26. Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Madrasah Tsanawiyah (MTs)

PELAKSANAAN PENDIDIKAN KETAATAN HUKUM. pada Buku PKn Kelas VII Karangan Sugeng Priyanto, dkk dan NASKAH PUBLIKASI

STANDAR ISI DAN STANDAR KOMPETENSI LULUSAN MATA PELAJARAN PKn Ekram Pw, Cholisin, M. Murdiono*

BAB I PENDAHULUAN. (rakyat), dan dalam hubungan antara sesama warganegara. HAM yang berisi

NASKAH PUBLIKASI Untuk memenuhi sebagian persyaratan Guna mencapai derajat Sarjana S-1. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

C. RINCIAN WAKTU. Alokasi

REKAPITULASI PROGRAM SEMESTER September' No Uraian Kegiatan Jml. Minggu

PROGRAM TAHUNAN STANDAR KOMPETANSI / 2.2 Mendeskripsikan suasana kebatinan konstitusi yang pertama 2 4

ANALISIS MUATAN MATERI DAN PELAKSANAAN PENDIDIKAN HAM

Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) Satuan Pendidikan : SMP/MTs. Kelas/Semester : VII /1. Nama Guru :... Sekolah :...

PENANAMAN NILAI DEMOKRASI DALAM PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

26. Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI)

KISI UJIAN SEKOLAH BERSTANDAR NASIONAL (USBN) TAHUN PELAJARAN 2016/2017. Nomor Soal. Kelas VII Norma 1. Konstitusi dan Proklamasi. Hak Asasi Manusia 6

B. Tujuan C. Ruang Lingkup

Karakteristik Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP)

KISI UJI KOMPETENSI 2014 MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKn)

MUATAN MATERI DAN PELAKSANAAN PENDIDIKAN IDEOLOGI NEGARA

26. Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI)

KISI UJI KOMPETENSI 2013 MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKn)

PEMETAAN SK KD. Indikator Pencapaian Kompetensi. Menjelaskan pengertian norma, kebiasaan dan adat istiadat. Menjelaskan manfaat norma

SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Pendidikan Kewarganegaraan

NASKAH PUBLIKASI Untuk memenuhi sebagian persyaratan Guna mencapai derajat Sarjana S-1. Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Diajukan Oleh: DEDE SRI RAHAYU A

Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) Satuan Pendidikan : SMP/MTs. Kelas/Semester : VII /1

PENANAMAN KARAKTER CINTA TANAH AIR PADA SISWA KELAS VII SMP KASATRIYAN 1 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2012/2013

29. Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Dasar Luar Biasa Tunadaksa (SDLB-D)

PENANAMAN NILAI-NILAI NASIONALISME MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (Studi Kasus di MTs Negeri Surakarta II Tahun 2013)

om KOMPETENSI INTI 13. Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu.

BAB I PENDAHULUAN. Program pendidikan nasional diharapkan dapat menjawab tantangan harapan dan

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. pendidikan tidak dapat dipisahkan dengan proses pembelajaran. Di dalam proses

31. Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Menengah Atas Luar Biasa Tunalaras (SMALB E) A. Latar Belakang

29. Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa Tunadaksa (SMPLB D)

KISI PLPG 2013 MATA PELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKN)

13. Menguasai materi, struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan yang mendukung mata pelajaran yang diampu.

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian. oleh tiap-tiap individu sebagai warga negara. Karena itu, apakah negara tersebut

Pendidikan Kewarganegaraan

(Analisis Semiotika Terhadap Film Garuda di Dadaku)

Diajukan Oleh DIAN KUSUMA IKA NURSANTI A

(Analisis Isi 2014/2015) persyaratan. Sarjana S-1. Diajukan Oleh: A

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pendidikan sangat berperan penting dalam memajukan bangsa, kualitas

Perhitungan Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM)

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian. Demokrasi saat ini sudah tidak asing lagi didengar oleh banyak kalangan

NASKAH PUBLIKASI Untuk memenuhi sebagian Persyaratan Guna mencapai Derajat Sarjana S-1 Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.

BAB I PENDAHULUAN. Bahasa adalah simbol verbal yang sangat penting dalam. menyampaikan suatu pesan. Menurut Permendiknas No 22 tahun 2006

PENANAMAN NILAI-NILAI KREATIF DAN CINTA TANAH AIR PADA SENI TARI. Polokarto Kabupaten Sukoharjo) NASKAH PUBLIKASI. Untuk memenuhi sebagian persyaratan

SKRIPSI. Untuk memenuhi sebagian persyaratan guna mencapai derajat Sarjana S-1 Pendidikan Kewarganegaraan. Oleh: SUBEKTI NUR SURYANI A

BAB I PENDAHULUAN. dengan nilai-nilai di dalam masyarakat dan kebudayaan. Usaha sadar dan terencana

Oleh: RIAN PUTERI SAYEKTI WIBOWO A

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. pendidikan dapat meningkatkan dan mengembangkan kualitas sumber daya

NASKAH PUBLIKASI. Disusun untuk memenuhi sebagian persyaratan Guna mencapai derajat Sarjana S-1. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

BAB I PENDAHULUAN. kebiasaan dan sikap-sikap yang diharapkan dapat membuat seseorang menjadi

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil penelitian mengenai Implementasi Pendidikan Politik

NASKAH PUBLIKASI KARYA ILMIAH Untuk memenuhi sebagian persyaratan Guna mencapai drajat Sarjana S- 1. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

PEMAHAMAN DAN KESIAPAN PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER

NASKAH PUBLIKASI MUATAN DAN IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PROSES PEMBELAJARAN

BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

NASKAH PUBLIKASI Untuk memenuhi sebagian persyaratan guna mencapai derajat Sarjana S-1 Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian. Keberhasilan adalah dambaan dan impian setiap orang, baik anak-anak,

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

KARAKTERISTIK PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PADA SISWA TUNAGRAHITA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS LUAR BIASA KELAS X/C

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. negara. Pendidikan nasional bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Proses pendidikan dapat berlangsung dalam dua tahapan, yakni proses

I. PENDAHULUAN. tujuan pendidikan sangat sarat dengan kompetansi sosial, personal dan

BAB I PENDAHULUAN. pembentukan dan pengembangan sumber daya manusia dalam menghadapi

SKRIPSI. Diajukan kepada : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Oleh WILUDJENG HERAWATI NIM.

Disusun Oleh: SRITOMI YATUN A

BAB I PENDAHULUAN. memahami dan mampu melaksanakan hak-hak dan kewajibannya untuk menjadi

PELAYANAN HAK MENDAPATKAN PENDIDIKAN PADA SISWA KURANG MAMPU (Studi Kasus Pelaksanaan Program Sintawati di SMA Negeri 1 Gondang Kabupaten Sragen

BAB I PENDAHULUAN. Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 berfungsi mengembangkan

BAB I PENDAHULUAN. Tujuan pendidikan dirumuskan sesuai dengan Undang-Undang No. 20. Negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ROUND TABLE DALAM UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKN SISWA

Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

BAB I PENDAHULUAN. kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan

IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA PROSES PEMBELAJARAN PKn KELAS X SMA (Studi Kasus Di SMA Muhammadiyah 4 Kartasura Tahun Pelajaran 2011/2012)

KISI-KISI MATERI PLPG MATA PELAJARAN PPKn

KATA PENGANTAR. Syawal Gultom NIP

BAB I PENDAHULUAN. Mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan merupakan mata pelajaran

LEARNING OUTCOMES PENDIDIKAN PANCASILA IPB 111 INSTITUT PERTANIAN BOGOR UNIT MATA KULIAH DASAR UMUM

BAB I PENDAHULUAN. Pendidikan di Indonesia diharapkan dapat mempersiapkan peserta didik

PENANAMAN NILAI PATRIOTISME (Analisis Isi Film Merdeka atau Mati Soerabaia 45 Sebagai Media Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan)

NASKAH PUBLIKASI. Untuk memenuhi sebagian persyaratan Guna mencapai derajat Sarjana S-1. Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pendidikan merupakan sarana penting pengembangan ilmu dan pondasi

Oleh: Arin Purwanti A

BAB II KAJIAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. dan strategi pembangunan pendidikan nasional. berkualitas sehingga mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu

BAB I PENDAHULUAN. Pancasila sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara juga. meningkatkan kualitas pendidikan.

SKRIPSI Untuk memenuhi sebagian Persyaratan Guna mencapai Derajat Sarjana S-1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Oleh: MEIDA KUSUMANINGRUM

KONSTRUKSI PENDIDIKAN KARAKTER PERCAYA DIRI PADA FILM

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian. yang mempengaruhi kehidupan manusia. Di dalam proses pembelajaran, guru

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah Pendidikan merupakan sarana bagi manusia untuk mampu

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Tujuan pendidikan yang dirumuskan dalam Undang-Undang

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Penelitian. dan melakukan tindak lanjut hasil pembelajaran. Guru adalah pemeran utama

BAB I PENDAHULUAN. mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. penerus di mana negara Indonesia harus menghindari sistim pemerintahan yang

I. PENDAHULUAN. Sekolah menyelenggarakan proses pembelajaran untuk membimbing, mendidik,

Transkripsi:

MUATAN MATERI DAN PELAKSANAAN PENDIDIKAN HAM (Analisis Isi Pada Buku Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Kelas VII Karangan Gino yang Digunakan di SMP Muhammadiyah 1 Surakarta Tahun 2012) NASKAH PUBLIKASI Diajukan untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Guna Mencapai Derajat Sarjana S-1 Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan Oleh: AAN GALIH WICAKSANA A220070076 FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2012 1

PENGESAHAN MUATAN MATERI DAN PELAKSANAAN PENDIDIKAN HAM (Analisis Isi Pada Buku Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Kelas VII Karangan Gino yang Digunakan di SMP Muhammadiyah 1 Surakarta Tahun 2012) Diajukan oleh: AAN GALIH WICAKSANA A220070076 Telah Dipertahankan di Depan Dewan Penguji Skripsi Pada tanggal: 6 Agustus 2012 Dan dinyatakan telah memenuhi syarat Susunan Dewan Penguji 1. Drs. Achmad Muthali in., M.Si. ( ) 2. Dra. Hj. Sri Gunarsi., SH., MH. ( ) 3. Dra. Hj. Sri arfiah., SH., M.Pd. ( ) Surakarta, 6 Agustus 2012 Universitas Muhammadiyah Surakarta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Dekan, Drs. H. Sofyan Anif., M.Si. NIK 547 2

ABSTRAK MUATAN MATERI DAN PELAKSANAAN PENDIDIKAN HAM (Analisi Isi Pada Buku Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Kelas VII Karangan Gino yang Digunakan Di SMP Muhammadiyah 1 Surakarta Tahun 2012) Aan Galih Wicaksana, A220070076, Program Studi Pendidikan Kewarganegaraan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2011, xvi + 202 halaman (termasuk lampiran). Tujuan penelitian ini untuk menggambarkan muatan materi HAM dalam buku ajar Pendidikan Kewarganegaraan karangan Gino dan pelaksanaan pendidikan HAM dalam proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pada siswa kelas VII di SMP Muhammadiyah 1 Surakarta Tahun Pelajaran 2011/2012. Penelitian ini menggunakan sumber data buku Pendidikan Kewarganegaraan Kelas VII karangan Gino, kepala sekolah, guru PKn, guru BK, dan siswa. Teknik pengumpulan datanya menggunakan wawancara, observasi, dan mengkaji dokumen atau arsip. Untuk validitas data menggunakan trianggulasi sumber data dan triangulasi teknik atau metode pengumpulan data. Metode penelitian ini, yaitu menggunakan teknik analisis interaktif. Analisis interaktif digunakan untuk membandingkan data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan mengkaji dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Buku ajar Pendidikan Kewarganegaraan kelas VII karangan Gino yang digunakan di SMP Muhammadiyah 1 Surakarta memuat materi pendidikan HAM. Muatan materi HAM dalam buku tersebut termuat dalam bentuk kalimat, ilustrasi gambar, maupun soal. Materi pendidikan HAM yang dimaksud, meliputi upaya perlindungan HAM, upaya penegakkan HAM, menghargai pendapat orang lain, serta mengemukakan pendapat secara bebas dan bertanggung jawab; 2) Kurikulum, standar kompetensi dan kompetensi dasar Pendidikan Kewarganegaraan SMP Kelas VII memuat materi HAM yang dijabarkan dalam silabus dan RPP yang digunakan di SMP Muhammadiyah 1 Surakarta; 3) Pelaksanaan pendidikan HAM di SMP Muhammadiyah 1 Surakarta dilaksanakan bersamaan dengan proses pembelajaran PKn oleh guru PKn, selain itu pelaksanaan pendidikan HAM juga dilaksanakan di luar kelas dalam lingkungan sekolah. Kata kunci: Muatan Buku PKn, Pelaksanaan Pendidikan HAM, Pendidikan PKn. 3

PENDAHULUAN Realitas penegakkan HAM di Indonesia menurut Komisi Nasional HAM, menyatakan penegakkan HAM di Indonesia tidak mengalami kemajuan yang berarti (Fulthoni dkk, 2010:1). Hal itu terjadi karena kurangnya pemahaman masyarakat mengenai HAM. Untuk itu sudah seharusnya pemerintah mencanangkan sistem pendidikan berbasis HAM untuk semua jenjang pendidikan. Melalui pendidikan HAM diharapkan agar HAM menjadi bagian yang terintegrasi dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Pendidikan berbasis HAM sudah seharusnya dimasukkan ke dalam kurikulum pelajaran untuk dapat diintegrasikan pada setiap mata pelajaran yang relevan. Pendidikan Kewarganegaraan merupakan mata pelajaran yang memfokuskan pada pembentukan warganegara yang memahami dan mampu melaksanakan hak-hak dan kewajiabnnya untuk menjadi warganegara Indonesia yang cerdas, terampil, dan berkarakter yang diamanatkan oleh Pancasila dan UUD 1945. Mata pelajaran Pendidikan kewarganegaraan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut: 1) Berfikir secara kritis, rasional, dan kreatif dalam menanggapi isu kewarganegaraan. 2) Berpartisipasi secara aktif dan bertanggungjawab dan bertindak secara cerdas dalam kegiatan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta anti korupsi. 3) Berkembang secara positif dan demokratis untuk membentuk diri berdasarkan karakter-karakter masyarakat Indonesia agar dapat hidup bersama dengan bangsa-bangsa lainnya. 4) Berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain dalam percaturan dunia secara langsung atau tidak langsung dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (BSNP, 2006:155-156). 1

Berdasarkan tujuan tersebut, Pendidikan Kewarganegaraan diharapkan mampu memberikan wawasan dan kesadaran bernegara kepada peserta didik, serta membentuk sikap dan perilaku cinta tanah air, tertib serta bertanggung jawab. Pelaksanaan pendidikan HAM pada peserta didik, khususnya di Sekolah Menengah Pertama (SMP), selain dipengaruhi oleh guru sebagai penyampai materi, juga ditentukan oleh muatan dalam buku ajar yang menjadi pedoman peserta didik dalam mempelajari HAM. Buku ajar sebagai sumber pembelajaran merupakan komponen penting di sekolah, kualitasnya tidak boleh diabaikan karena akan berpengaruh terhadap keberhasilan proses pembelajaran. Kualitas buku ajar dapat dilihat dari isi materi yang terkandung di dalam buku, dan kesesuaian materi dengan kurikulum. Pada kenyataannya terdapat buku yang dapat dikatakan kurang berkualitas. Penelitian Rosita (2011) yang berjudul Analisis Buku Teks Mata Pelajaran PKn Kelas II Sekolah Dasar menyimpulkan bahwa buku teks mata pelajaran Pkn kelas II SD kurang sesuai dengan kurikulum yang berlaku. Selain itu, penelitian Nurdiansyah (2011) yang berjudul Analisis Buku Ajar PKn Kelas V Sekolah Dasar menyimpulkan materi dalam buku ajar kurang sesuai dengan kompetensi dalam kurikulum KTSP. Baru-baru ini juga menuai kasus LKS (lembar kerja siswa) kelas II SD yang menghebohkan dan membuat khawatir para orang tua siswa. Banyak Pihak menilai tidak layak kalimat istri simpanan, tertulis dalam cerita berjudul Bang Maman dari Kali Pasir pada buku Pendidikan Lingkungan Budaya Jakarta halaman 30-31, menjadi bacaan siswa kelas 2 SD yang usianya baru menginjak 7-8 tahun 2

(http://www.solopos.com). Hal ini menegaskan bahwa masih terdapat buku ajar yang tidak sesuai dengan kebutuhan siswa dan kurikulum yang berlaku. Berdasarkan uraian-uraian di atas maka mendorong peneliti untuk mengadakan penelitian guna meneliti Muatan Materi dan Pelaksanaan Pendidikan HAM (Analisis Isi Pada Buku Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Karangan Gino yang digunakan di SMP Muhammadiyah 1 Surakarta). Berdasarkan latar belakang maka tujuan dari penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Untuk menggambarkan muatan materi HAM dalam buku ajar Pendidikan Kewarganegaraan karangan Gino yang digunakan di kelas VII SMP Muhammadiyah 1 Surakarta Tahun Pelajaran 2011/2012. 2. Untuk mendeskripsikan pelaksanaan pendidikan HAM dalam proses pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan pada siswa kelas VII di SMP Muhammadiyah 1 Surakarta Tahun Pelajaran 2011/2012. LANDASAN TEORI 1. Pendidikan HAM a. Pengertian Pendidikan HAM. Pendidikan dalam arti luas adalah suatu kompleks perbuatan yang sistematis untuk membimbing anak menuju pada pencapaian tujuan pendidikan (Jumali dkk, 2008:21). Pendidikan bertujuan untuk menumbuhkembangkan potensi manusia agar menjadi manusia dewasa, beradab, dan normal (Jumali dkk, 2008:1). b. Tujuan Pendidikan HAM. Tujuan dari pendidikan HAM adalah agar peserta didik pada akhirnya dapat menyadari hak-hak asasinya. Lebih dari itu 3

tujuan pendidikan HAM untuk menggugah kesadaran akan pentingnya kesetaraan dalam kehidupana antar warga dan/atau antar manusia (Malian dan Suparman Marzuki, 2003:2). Rumusan lain terkait tujuan pendidikan HAM adalah untuk meningkatkan, mengembangkan, dan melestarikan serta mempraktekkan atau menerapkan nilai-nilai HAM dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara (Kurniawan, 2010 dalam http://hefikurniawan.blogspot.com). c. Pentingya Pendidikan HAM. Bagi Indonesia yang sedang menuju ke arah demokrasi, peran dunia pendidikan menjadi semakin penting (Chamim dkk, 2006:XV). Kehidupan yang demokratis membutuhkan prasyarat diantaranya penegakan HAM. Untuk mencerdaskan rakyat sehingga sadar dan mampu menghargai serta menghormati HAM perlu adanya pendidikan terutama masalah yang berkaitan dengan HAM (Rosyada dkk, 2003:230). 2. HAM Dalam Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) a. Visi, Misi, dan Tujuan Pendidikan Kewarganegaraan. Mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan mempunyai visi, yaitu terwujudnya suatu pelajaran yang berfungsi sebagai sarana pembinaan watak bangsa dan pemberdayaan warganegara. Adapun misinya adalah membentuk warganegara yang baik, yakni warganegara yang sanggup melaksanakan hak dan kewajibannya sesuai dengan UUD 1945 (BSNP, 2006:155). Pendidikan Kewarganegaraan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut: 1) Berfikir secara kritis, rasional, dan kreatif dalam menanggapi isu kewarganegaraan. 2) Berpartisipasi secara aktif dan bertanggungjawab dan bertindak secara cerdas dalam kegiatan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta anti korupsi. 4

3) Berkembang secara positif dan demokratis untuk membentuk diri berdasarkan karakter-karakter masyarakat Indonesia agar dapat hidup bersama dengan bangsa-bangsa lainnya. 4) Berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain dalam percaturan dunia secara langsung atau tidak langsung dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (BSNP, 2006:155-156). b. Kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan Sekolah Menegah Pertama. Jenjang pendidikan pada Sekolah Menengah Pertama (SMP), dibagi dalam tiga kelas yaitu kelas VII, VIII, dan IX. Adapun Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) yang telah ditentukan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) adalah sebagai sebagai berikut: 1) Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi dasar (KD) Pendidikan Kewarganegaraan kelas VII semester 1 (satu) dan 2 (dua) meliputi: a) Menunjukkan sikap positif terhadap norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara (SK). Kompetensi Dasar (KD) meliputi: mediskripsikan norma-norma, kebiasaan yang berlaku di masyarakatat; menjelaskan hakikat dan arti penting hukum bagi warganegara; menerapkkan norma-norma dalam kehidupan bermasyarakat. b) Mendiskripsikan makna proklamasi kemerdekaan dan konstitusi pertama (SK). Kompetensi Dasar (KD) meliputi: menjelaskan makna proklamasi kemerdekaan; mendeskripsikan suasana kebatinan konstitusi pertama; menganalisis hubungan antara proklamasi kemerdekaan dan UUD 1945; menunjukkan sikap positif terhadap makna proklamasi kemerdekaan dan suasana kebatinan konstitusi pertama. c) Menampilkan sikap positif terhadap perlindungan dan Penegakan Hak Asasi Manusia (HAM). Kompetensi Dasar (KD) meliputi: menguraikan hakikat, hukum dan kelembagaan HAM; mendeskripsikan kasus pelanggaran dan upaya penegakan HAM; menghargai upaya perlindungan HAM; menghargai upaya penegakan HAM. d) Menampilkan perilaku kemerdekaan mengemukakan pendapat (SK). Kompetensi Dasar (KD) meliputi: menjelaskan hakikat kemerdekaan mengemukakan pendapat; menguraikan pentingnya kemerdekaan mengemukakan pendapat secara bebas dan bertanggung jawab; mengaktualisasikan kemerdekaan mengemukakan; pendapat secara bebas dan bertanggung jawab. 2) Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) Pendidikan Kewarganegaraan kelas VIII semester 1 (satu) dan 2 (dua) meliputi: 5

a) Menampilkan perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai pancasila (SK). Kompetensi Dasar (KD) meliputi: menjelaskan pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara; menguraikan nilai-nilai pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara; menunjukkan sikap positif terhadap pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara; menampilkan sikap positif terhadap pancasila dalam kehidupan bermasyakat. b) Memahami berbagai konstitusi yang pernah digunakan di Indonesia (SK). Kompetensi Dasar (KD) meliputi: menjelaskan berbagai konstitusi yang pernah berlaku di indonesia; menganalisis penyimpangan-penyimpangan terhadap konstitusi yang berlaku di Indonesia; menunjukkan hasil-hasil amandemen UUD 1945; menampilkan sikap positif terhadap pelaksanaan UUD 1945 hasil amandemen. c) Menampilkan ketaatan terhadap perundang-undangan nasional (SK). Kompetensi Dasar (KD) meliputi: mengidentifikasi tata urutan peraturan perundang-undangan nasional; mendeskripsikan proses pembuatan peraturan perundang-undangan nasional; mentaati peraturan perundang-undangan nasional; mengidentifikasi kasus korupsi dan upaya pemberantasan korupsi di indonesia; mendeskripsikan pengertian anti korupsi dan instrument (hukum dan kelembagaan) anti korupsi di Indonesia. d) Memahami pelaksanaan demokrasi dalam berbagai aspek kehidupan (SK). Kompetensi Dasar (KD) meliputi: menjelaskan hakikat demokrasi; menjelaskan pentingnya kehidupan demokratis dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara; menunjukkan sikap positif terhadap pelaksanaan demokrasi dalam berbagai kehidupan. e) Memahami kedaulatan rakyat dalam sistem pemerintahan di Indonesia (SK). Kompetensi Dasar (KD) meliputi: menjelaskan makna kedaulatan rakyat; mendeskripsikan sistem pemerintahan Indonesia dan peran lembaga negara sebagai pelaksana kedaulatan rakyat; menunjukkan sikap positif terhadap kedaulatan rakyat dan sistem pemerintahan Indonesia. 3) Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) Pendidikan Kewarganegaraan kelas IX semester 1 (satu) dan 2 (dua) meliputi: a) Menampilkan partisipasi dalam usaha pembelaan Negara (SK). Kompetensi Dasar (KD) meliputi: menjelaskan pentingnya usaha pembelaan negara; mengidentifikasi bentuk-bentuk usaha pembelaan negara; menampilkan peran serta dalam usaha pembelaan negara. b) Memahami pelaksanaan otonomi daerah (SK). Kompetensi Dasar (KD) meliputi: mendeskripsikan pengertian otonomi daerah; menjelaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam perumusan kebijakan publik di daerah. c) Memahami dampak globalisasi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara (SK). Kompetensi Dasar KD) meliputi: menjelaskan pengertian dan pentingnya globalisasi bagi indonesia; 6

mendeskripsikan politik luar negeri dalam hubungan internasional di era global; mendeskripsikan dampak globalisasi terhadap kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara; menentukan sikap terhadap dampak globalisasi. d) Menampilkan prestasi diri sesuai kemampuan demi keunggulan bangsa (SK). Kompetensi Dasar (KD) meliputi: menjelaskan pentingnya prestasi diri bagi keunggulan bangsa; mengenal potensi diri untuk berprestasi sesuai kemampuan; menampilkan peran serta dalam berbagai aktivitas untuk mewujudkan prestasi diri sesuai kemampuan demi keunggulan bangsa (BSNP, 2006:157-159). c. HAM dalam Kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan SMP. Pendidikan HAM merupakan bagian dari mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang diajarkan pada tiap-tiap jenjang pendidikan. Cakupan materi Pendidikan Kewarganegaraan di SMP Kelas VII meliputi: 1) Norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. 2) Proklamasi kemerdekaan dan konstitusi yang pertama. 3) Perlindungan dan penegakan Hak Asasi Manusia (HAM). 4) Kemerdekaan mengemukakan pendapat. Dengan demikian, muatan pendidikan HAM di jenjang SMP kelas VII yang dijadikan indikator dalam menelaah buku dan pelaksanaan pendidikan HAM di lokasi peneliti adalah: 1) Upaya perlindungan HAM 2) Upaya penegakan HAM. 3) Mengohormti pendapat orang lain. 4) Mengemukakan pendapat secara bebas dan bertanggung jawab. 7

METODE PENELITIAN Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah suatu penelitian ditujukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis fenomena, peristiwa, aktivitas sosial, sikap, kepercayaan, persepsi, pemikiran orang secara individual maupun kelompok (Sukmadinata, 2011:60). Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif non-interaktif dengan metode analisis. Penelitian non interaktif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk menghimpun, menganalisis dan menginterpretasikan dokumen-dokumen (Sutama, 2012:282). Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru PKn, dan siswa kelas VII 1 Surakarta. Objek dalam penelitian ini adalah muatan materi HAM dalam buku Pendidikan Kewarganegaraan untuk kelas VII karangan Gino dan pelaksanaan pendidikan HAM pada siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 1 Surakarta. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: narasumber atau informan, dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru PKn, guru Bimbingan Konseling dan siswa Kelas VII di SMP Muhammadiyah 1 Surakarta; tempat dan aktivitas, penelitian ini berlokasi di lingkungan SMP Muhammadiyah 1 Surakarta, sedangkan aktivitas yang dimaksud adalah kegiatan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang berlangsung di dalam kelas VII SMP dan kegiatan yang dilakukan di SMP Muhammadiyah 1 Surakarta; arsip maupun dokumen buku PKn kelas VII karangan Gino yang digunakan di SMP Muhammadiyah 1 Surakarta, silabus, dan RPP. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan mengkaji dokumen. Wawancara dilakukan untuk memperoleh data/informasi 8

mengenai upaya penanaman pendidikan HAM pada siswa kelas VII dan muatan HAM dalam buku PKn kelas VII karangan Gino. Selain itu wawancara juga dilakukan untuk konfirmasi mengenai materi muatan HAM pada buku ajar PKn, khususnya wawancara dengan guru PKn. Observasi yang dilakukan pada penelitian ini adalah terhadap kegiatan pembelajaran di kelas VII dan di luar kelas atau interaksi siswa dengan siswa serta interaksi siswa dengan guru di lingkungan SMP Muhammadiyah 1 Surakarta. Mengkaji dokumen digunakan untuk memperoleh data mengenai muatan materi dan pelaksanaan pendidikan HAM dalam buku PKn kelas VII karangan Gino. Dokumen meliputi buku PKn kelas VII karangan Gino, silabus, dan RPP. Penelitian ini menngunakan dua macam triangulasi yakni triangulasi sumber data berupa informasi dari tempat atau peristiwa dan dokumen yang diilustrasikan sebagai berikut. Narasumber atau informan Peristiwa Dokumen Informan: 1. Kepala Sekolah 2. Guru PKn 3. Guru BK 4. Siswa Kegiatan pendidikan HAM dalam proses pembelajaran di kelas VII dan kehidupan di luar kelas SMP Muhammadiyah 1 Surakarta Buku PKn karangan Gino, Silabus, RPP, dan dokumen lainnya Data muatan materi dan pelaksanaan pendidikan HAM pada buku Pendidikan Kewarganegaraan kelas VII SMP dan proses penanaman pendidikan HAM pada siswa kelas VII di SMP Muhammadiyah 1 Surakarta Kedua, triangulasi teknik pengumpulan data berasal dari wawancara, observasi, dan mengkaji dokumen yang diilustrasikan sebagai berikut. 9

Wawancara Observasi Telaah dokumen Data tentang muatan pendidikan HAM dalam buku PKn dan pelaksanaan pendidikan HAM dalam proses pembelajaran PKn kelas VII dan di lingkungan SMP Muhammadiyah 1 Surakarta Proses pelaksanaan pendidikan HAM dalam pembelajaran PKn kelas VII dan kehidupan di luar kelas di SMP Muhammadiyah 1 Surakarta Muatan pendidikan HAM Buku PKn kelas VII karangan Gino, silabus, RPP dan dokumen lainya Data muatan materi dan pelaksanaan pendidikan HAM pada buku Pendidikan Kewarganegaraan kelas VII SMP dan proses penanaman pendidikan HAM pada siswa kelas VII di SMP Muhammadiyah 1 Surakarta HASIL PENELITIAN Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti, diperoleh informasi mengenai Muatan Materi dan Pelaksanaan Pendidikan HAM di SMP Muhammadiyah 1 Surakarta Tahun 2012 dengan hasil sebagaimana pemaparan di bawah ini. 1. Upaya perlindungan HAM dilaksanakan pada saat persiapan pelaksanaan, indikator upaya perlindungan HAM termuat dalam silabus dan RPP PKn kelas VII. Pada proses pembelajaran di dalam kelas upaya perlindungan HAM ditanamkan dengan cara membuat kontrak perjanjian kelas yang menggambarkan perlindungan hak-hak peserta didik. Selain itu dilakukan melalui pemberian tugas yang terkait perlindungan HAM. Selanjutnya, pada saat interaksi di luar kelas terlihat dengan dibuatnya peraturan sekolah yang 10

berisi hak dan kewajiban siswa. Selain itu, juga tercermin dari tindakan tegas guru BK yang memberikan sanksi kepada siswa yang melakukan kenakalan. 2. Upaya penegakkan HAM dilaksanakan pada saat persiapan pelaksanaan pendidikan HAM upaya penegakkan HAM termuat dalam silabus dan RPP PKn kelas VII. Pelaksanaanya dalam proses pembelajaran ditanamkan melalui suri tauladan dari guru. Selanjutnya, upaya penegakkan HAM juga dilaksanakan di luar kelas melalui pemberian waktu istirahat dan fasilitasfasilitas guna menunjang pendidikan. 3. Menghargai pendapat orang lain dilaksanakan pada saat persiapan pelaksanaan pendidikan HAM, indikator menghargai pendapat orang lain termuat dalam silabus dan RPP PKn kelas VII tetapi rumusannya kurang memadai. Pada proses pembelajaran dilaksanakan dengan cara melatih keberanian siswa dalam berpendapat dan pemberian sanksi bagi siswa yang tidak menyimaknya. Selanjutnya, pada saat di luar kelas indikator menghargai pendapat orang lain ditanamkan melalui pemilihan ketua osis, dihormatinya pendapat saat rapat maupun saat guru BK mencari solusi dari permasalahan antar siswa. 4. Mengemukakan pendapat secara bebas dan bertanggung jawab dilaksanakan pada saat persiapan pelaksanaan pendidikan HAM upaya penegakkan HAM termuat dalam silabus dan RPP PKn kelas VII. Pelaksanaanya dalam proses pembelajaran ditanamkan melalui kebebasan siswa dalam berpendapat maupun bertanya. Selanjutnya, pelaksanaannya di luar kelas ditanamkan melalui disediakannya dan pemanfaatan mading oleh siswa sebagai sarana untuk menyalurkan hasil karya maupun pendapat siswa dan adanya kotak suara yang 11

bertujuan menampung keluhan siswa terkait dengan masalah pembelajaran maupun masalah fasilitas sekolah. SIMPULAN DAN SARAN Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan sebagaimana diuraikan pada pemabahan sebelumnya, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1. Buku ajar Pendidikan Kewarganegaraan kelas VII karangan Gino yang digunakan di SMP Muhammadiyah 1 Surakarta memuat materi pendidikan HAM. Muatan materi HAM dalam buku tersebut termuat dalam bentuk kalimat, ilustrasi gambar, maupun soal. 2. Kurikulum, standar kompetensi dan kompetensi dasar Pendidikan Kewarganegaraan SMP Kelas VII memuat materi HAM yang dijabarkan dalam silabus dan RPP. 3. Silabus dan RPP Kelas VII SMP Muhammadiyah 1 Surakarta memuat tentang HAM. 4. Pendidikan HAM dilaksanakan dalam proses pembelajaran. Pendidikan HAM yang dilaksanakan meliputi upaya perlindungan HAM, upaya penegakan HAM, menghar-gai pendapat orang lain, serta mengemukakan pendapat secara bebas dan bertanggung jawab. 5. Pendidikan HAM juga terlihat dari interaksi guru dengan siswa di luar kelas. Nilai-nilai pendidikan HAM meliputi upaya perlindungan HAM, upaya penegakkan HAM, serta mengemukakan pendapat secara bebas dan bertanggung jawab. 12

SARAN 1. Kepada Penulis Buku Penulis dalam menulis buku ajar Pendidikan Kewarganegaraan hendaknya mengacu pada kurikulum dan Standar Isi yang telah ditetapkan pemerintah dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 22 Tahun 2006. 2. Kepada Kepala Sekolah Dalam memilih dan menentukan buku ajar, kepala sekolah hendaknya menyesuaikan dengan kurikulum yang berlaku serta standar kompetensi, dan kompetensi dasar yang sudah ditentukan. 3. Kepada Guru Melalui Pendidikan Kewarganegaraandiharapkan guru memiliki kreatifitas dalam upaya penanaman pendidikan HAM sehingga dapat membentuk siswa yang sadar dan mampu melaksanakan hak dan kewajibannya secara seimbang. 4. Kepada Siswa Siswa sebagai generasi penerus diharapkan selalu bersikap positif dengan kesadaran untuk melaksanakan hak dan kewajibannya secara seimbang baik di lingkungan masyarakat, bangsa, dan negara. 13

DAFTAR PUSTAKA Abdullah, Nurudin. 2012. Bang Maman Dari Kali Pasir: Ketika Foke Membandingkan Pendidikan Di Jakarta Dan Solo,(http://www.solopos.com/2012/- channel/nasional/-bang- maman-dari-kali-pasir-ketika- fokemembandingkan-pendidikan-dijakarta-dan-solo-178280, diakses Rabu 18 April 2012 jam 23.55 WIB). BSNP. 2006. Standar Isi dan Standar Kompetensi Lulusan untuk Satuan Pendidikan Menengah. Jakarta: BP. Cipta Jaya. Chamim, Asykuri ibn. dkk. 2006. Pendidikan Kewarganegaraan. Yogyakarta: Diktilitbang. Fulthoni, Siti Aminah dan Uli Parulian Sihombing. 2010. Metode Pembelajaran Hak Asasi Manusia Panduan Praktis Bagi Pengajar HAM di Perguruan Tinggi. Jakarta: The Indonesian Legal Resource Center. Jumali, M. dkk. 2008. Landasan Pendidikan. Surakarta: Muhammadiyah University Press. Kurniawandi, Hefi. 2010. Hak- hak Asasi Manusia dalam Pancasila, (http://hefikurniawan.blogspot.com/2010/06/hak-hak-asasi- manusia-dalampancasila.html, diakses Rabu 18 April 2012 jam 23.40 WIB). Malian, Sobirin dan Suparman Marzuki. 2003 Pendidikan Kewarganegaraan dan Hak Asasi Manusia. Yogyakarta: UII Press. Nurdiansyah, M. Fahrizal. 2011. Analisis Buku Ajar Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Kelas V Sekolah Dasar (SD), (http://karyailmiah.um.ac.id/index.php-/ksdp/article/view/16857, diakses Rabu, 18 April 2012 Jam 23.42 WIB). Nurma. 2008. Makalah PKn tentang HAM, (http://www.anakciremai.com/2008/-04/makalah-ham.html, diakses Senin 9 April 2012 jam 14.44 WIB). Rosita, Avivatu. 2011. Analisis Buku Teks Mata Pelajaran Pendidikan Kewarga-negaraan (PKn) Kelas II Sekolah Dasar (SD)" (http://karyailmiah.um.ac.id-/index.php/ksdp/11979, diakses Rabu, 9 November 2011 jam 13.08 WIB). Rosyada, Dede dkk. 2003. Pendidikan Kewargaan: Demokrasi, Hak Asasi Manusia dan Masyarakat Madani. Jakarta:Prenada Media. 14

Sukmadinata, Nana Syaodih. 2011. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. Sutama. 2012. Metode Penelitian Pendidikan Kuantitatif, Kualitatif, PTK, R&D. Kartasura: Rairuz Media. 15