SERTIFIKASI MIGAS BIDANGPERAWATAN SUMUR

dokumen-dokumen yang mirip
SERTIFIKASI TENAGA TEKNIK KHUSUS MIGAS BIDANG OPERASI PRODUKSI (OPLP)

JADWAL UJIAN SERTIFIKASI KOMPETENSI KERJA BIDANG PEMBORAN LSP PPT MIGAS PERIODE JANUARI DESEMBER 2009 PUSDIKLAT MIGAS CEPU

LAMPIRAN KEPUTUSAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA NOMOR TAHUN 2014

Oleh Fortries Aurelia Samahi

TATA CARA PENDAFTARAN PAKET PENYEGARAN DAN UJIAN SERTIFIKASI REGULAR PPSDM MIGAS TAHUN 2018 DI TEMPAT UJI KOMPETENSI (TUK) LSP PPT MIGAS CEPU

Draft Kaji Ulang SKKNI Operasi Produksi

TRAINING SCHEDULE 2015 SERTIFIKASI TENAGA TEKNIK KHUSUS (STTK) MIGAS PROGRAMS

Teknik Pemboran. Instruktur : Ir. Aris Buntoro, MSc.

PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI OPERATOR LANTAI PERAWATAN SUMUR (OLP)

APMI ASOSIASI PERUSAHAAN PEMBORAN MINYAK, GAS DAN PANAS BUMI INDONESIA INDONESIAN OIL, GAS & GEOTHERMAL DRILLING CONTRACTORS ASSOCIATION

FR-APL-01. FORMULIR PERMOHONAN SERTIFIKASI KOMPETENSI

KISI-KISI UJI KOMPETENSI AWAL 2014 PROGRAM STUDI KEAHLIAN TEKNIK PERMINYAKAN

KOP PERUSAHAAN. Nomor : Tanggal, Lampiran : Satu berkas H a l : Laporan Periodik enam bulanan

Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia

PENANGGULANGAN KEPASIRAN PADA SUMUR PRODUKSI DI LAPANGAN SANGATTA

Evaluasi Penggunaan Rig 550 HP Untuk Program Hidrolika Pada Sumur X Lapangan Y

WELL HEAD SEBAGAI SALAH SATU FASILITAS PRODUKSI PERMUKAAN ABSTRAK

MODIFIKASI PENGESETAN LINER DAN PEMBERSIHAN LATERAL SECTION DALAM PENYELESAIAN SUMUR HORIZONTAL PRP-CC5

MATA PELAJARAN : TEKNIK PEMBORAN MINYAK JENJANG PENDIDIKAN : SMK

DAFTAR ISI. HALAMAN JUDUL...i. HALAMAN PENGESAHAN...iii. PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ILMIAH...iv. KATA PENGANTAR...v. HALAMAN PERSEMBAHAN...

KEGIATAN OPERASI DAN PRODUKSI MINYAK DAN GAS BUMI DI PT. MEDCO E&P INDONESIA ( S&C SUMATERA ) FIELD SOKA

KEPUTUSAN MENTERI KETENAGAKERJAAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 129 TAHUN 2015 BAB I PENDAHULUAN

MENTERI NEGARA LINGKUNGAN HIDUP,

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

KEPUTUSAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : KEP. 243 / MEN / V /2007 TENTANG

FR-APL-01. FORMULIR PERMOHONAN SERTIFIKASI KOMPETENSI

BAB I PENDAHULUAN. dunia saat ini. Terutama kebutuhan energi yang berasal dari sumber daya alam yang

KISI-KISI MATERI PLPG MATA PELAJARAN TEKNIK PENGEBORAN MINYAK DAN GAS

1. Reservoir berada di bawah perkotaan, lalu lintas yang ramai, tempat-tempat bersejarah ataupun lahan perkebunan (pertanian).

HALAMAN JUDUL... i. KATA PENGANTAR... iv. RINGKASAN... vi. DAFTAR ISI... vii. DAFTAR GAMBAR... xi. DAFTAR TABEL... xii BAB I PENDAHULUAN...

Kelas TentangActivity Kelas BantuanActivity BAB V PENUTUP Kesimpulan Saran...

FR-APL-01. FORMULIR PERMOHONAN SERTIFIKASI KOMPETENSI

MATA KULIAH PENGANTAR TEKNIK PERMINYAKAN 1 MATERI : PENGENALAN PERALATAN DI OPERASI PEMBORAN. 07 Desember 2012

APLIKASI BERBASIS ANDROID PEMILIHAN METODE PENANGGULANGAN WELL KICK

BAB I PENDAHULUAN. fosil, dimana reservoir-reservoir gas konvensional mulai mengalami penurunan

SNI - PERSONIL

2 c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral

BLOW OUT PREVENTER TEST SEBAGAI BAGIAN DARI PEMERIKSAAN RUTIN

DAFTAR ISI. HALAMAN JUDUL...i. HALAMAN PENGESAHAN...ii. KATA PENGANTAR...iii. HALAMAN PERSEMBAHAN...iv. PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ILMIAH...

Seminar Nasional Cendekiawan 2015 ISSN: Evaluasi Perencanaan Desain Casing Pada Sumur SELONG-1 Di Lapangan Selong

BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

125 SNI YANG SUDAH DITETAPKAN BSN DI BIDANG USAHA MINYAK DAN GAS BUMI

BAB I PENDAHULUAN. tekanan balik dari sumur yang biasa disebut kick. Kick merupakan tekanan balik

Sosialisasi PTK-033 (Revisi-01) PLACED INTO SERVICE Untuk Fasilitas Sumur (Sumur, Artificial Lift, Pipa Alir dan Pipa Injeksi)

eksplorasi sebesar US$ 3,84 miliar, administrasi US$ 1,6 miliar, pengembangan US$

BAB I PENDAHULUAN. diterapkan apabila tekanan reservoir atau metoda sembur alam sudah tidak

Seminar Nasional Cendekiawan 2015 ISSN:

I. DISTRIBUSI MATA KULIAH PER SEMESTER PROGRAM STUDI TEKNIK PERMINYAKAN

Seminar Nasional Cendekiawan 2015 ISSN: Perencanaan Ulang Sumur Gas Lift pada Sumur X

BAB I PENDAHULUAN. satu asset penting bagi perusahaan, serta faktor pendukung utama dalam

UPAYA ATASI JEPITAN DI ZONA LOSS DENGAN METODE PEMOMPAAN RATE TINGGI DI SUMUR-SUMUR PANASBUMI KAMOJANG

2018, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2001 Nomor 136,

PERAWATAN PUMPING UNIT BUKAKA TIPE C228 DI PT. PERTAMINA EP ASSET 1 FIELD RANTAU-KUALASIMPANG

KISI UJI KOMPETENSI 2013 PROGRAM STUDI KEAHLIAN TEKNIK PERMINYAKAN

TEKNIK PENYUSUNAN SOAL PILIHAN GANDA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS MATA UJI KEDIKLATAN DAN MATA UJI KOMPETENSI

BAB I PENDAHULUAN. Di samping itu, Pertamina EP juga melaksanakan kegiatan usaha penunjang lain yang

PT. RATU PRABU ENERGI, TBK

PERKIRAAN PENGHASILAN NETO ATAS SEWA DAN PENGHASILAN LAIN SEHUBUNGAN DENGAN PENGGUNAAN HARTA

MATA PELAJARAN : TEKNIK PRODUKSI MINYAK JENJANG PENDIDIKAN : SMK

BAB I PENDAHULUAN. kegiatan yang sangat penting di dalam dunia industri perminyakan, setelah

APLIKASI VSD DALAM MENGATASI MASALAH WATER CUT DAN GAS YANG BERLEBIH PADA SUMUR ESP

BAB III PROFIL PERUSAHAAN. PERTAMINA Direktorat Eksplorasi & Produksi. Upaya ini sudah lama dilakukan

KEMENTERIAN ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL DIREKTORAT JENDERAL MINYAK DAN GAS BUMI

Tempat Uji Kompetensi ELNUSA

ANALISA KERUSAKAN KOMPONEN ENGINE ARROWVRG TYPE 330 TA DENGAN MENGGUNAKAN METODE FMEA

KEPUTUSAN MENTERI TENAGA KERJA R.I No.KEP.186/MEN/1999 TENTANG UNIT PENANGGULANGAN KEBAKARAN DITEMPAT KERJA MENTERI TENAGA KERJA R.

TAKARIR. = Pipa Selubung. = Pipa Produksi

BAB I PENDAHULUAN. salah satu rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam rangka mendapatkan sumur

Studi Optimasi Kinerja Sucker Rod Pump Pada Sumur A-1, A-2,Z-1, Dan Z-2 Menggunakan Perangkat Lunak Prosper

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian

STUDI SENSOR PNEUMATIK PADA SISTEM PENGENDALIAN WELLHEAD

Proses Pemboran Sumur CBM. Rd Mohammad Yogie W

2017, No Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pe

PT. DUTA SELARAS SOLUSINDO

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

DAFTAR GAMBAR. Gambar 1 : Peta Area Terdampak

BAB 1. PENDAHULUAN 4. Asumsi yang digunakan untuk menyederhanakan permasalahan pada penelitian ini adalah:

Seminar Nasional Cendekiawan 2015 ISSN:

BAB I PENDAHULUAN. Pada bab pendahuluan ini, akan diuraikan latar belakang masalah

KISI-KISI MATERI PLPG MATA PELAJARAN TEKNIK PLAMBING DAN SANITASI

KEPUTUSAN MENTERI TENAGA KERJA R.I No.KEP.186/MEN/1999 TENTANG UNIT PENANGGULANGAN KEBAKARAN DITEMPAT KERJA MENTERI TENAGA KERJA R.

SISTEM GAS LIFT SIKLUS TERTUTUP SEBAGAI SOLUSI ALTERNATIF UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI MIGAS: STUDI KASUS LAPANGAN GNK

Digital Well Analyzer Sebagai Inovasi Pengukuran Fluid Level Untuk Mendukung Program Optimasi Produksi

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL... HALAMAN PENGESAHAN... PERNYATAAN KEASLIAN KARYA ILMIAH... HALAMAN PERSEMBAHAN... KATA PENGANTAR... RINGKASAN...

MODUL PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI KONSTRUKSI SUB SEKTOR MEKANIKAL EDISI 2012 OPERATOR MESIN PENCAMPUR ASPAL KEGIATAN AKHIR PRODUKSI

FAKTOR KOREKSI TERHADAP PERHITUNGAN d EKSPONEN AKIBAT ADANYA PERUBAHAN TIPE BIT DAN UKURAN BIT

PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA NO. : PER.01/MEN/1989 TENTANG KWALIFIKASI DAN SYARAT-SYARAT OPERATOR KERAN ANGKAT

BAB II PT. PERTAMINA (PERSERO) MARKETING OPERATION REGION I. tahun Sejak era itu, kegiatan eksploitasi minyak di Indonesia dimulai.

BAB II LANDASAN TEORI

LAMPIRAN I KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR : KEP-176/PJ/2000 TANGGAL : 26 JUNI 2000

Seminar Nasional Cendekiawan 2015 ISSN:

PEM Akamigas. Panduan PMB

METODE PRODUKSI SUMUR SEMBUR BUATAN (GAS LIFT WELL)

PENGARUH KENAIKAN CASING PRESSURE TERHADAP LAJU ALIR PRODUKSI DI LAPANGAN MINYAK DURI

PT. SEPRO INDOTAMNA Pelatihan & Konsultasi K3

EVALUASI PENGGUNAAN AERATED DRILLINGPADASUMURDINDRA LAPANGANPANAS BUMI BPA-08PT.PERTAMINA UPSTREAM TECHNOLOGYCENTER

Transkripsi:

SERTIFIKASI MIGAS BIDANGPERAWATAN SUMUR I. LATAR BELAKANG Dasar Hukum STTK Bidang Perawatan Sumur adalah Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia No.20 Tahun 2008, Tentang : Pemberlakuan Standar Keputusan Kerja Nasional Indonesia dan Bidang Kegiatan Usaha Minyak dan Sumber Bumi secara wajib. II. TINGKATAN SERTIFIKASI 1. OPERATOR LANTAI PERAWATAN SUMUR ( OLP ) Pekerja atau pekerja pengganti yang bertanggung jawab kepada Ahli Pengendali Perawatan Sumur. Mempunyai tugas utama membantu operator unit perawatan sumur dalam operasi mematikan sumur dibawah pengawasan ahli pengendali perawatan sumur. Pekerja ini dikelompokkan ke dalam Operator Lantai Perawatan Sumur ( OLP ) KOMPETENSI a) Pengetahuan & ketrampilan - Mempunyai pengetahuan tentang dasar-dasar matematika dan ilmu pengetahuan dasar. - Mempunyai pengetahuan tentang teknik dan peralatan perawatan sumur. - Mempunyai pengetahuan tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja ( KKK ) dan lindungan lingkungan - Mempunyai pengetahuan dasar tentang kegiatan industri dan gas bumi. - Menguasai urutan pelaksanaan pekerjaan di lantai perawatan sumur. - Menguasai operasional pencegahan semburan liar ( PSL ) serta tanda-tanda terjadinya tendangan formasi ( kick ) - Menguasai operasional rig, sistem alat angkat ( Hositing System ), wire line, snubbing, dan coiled tubing.

- Menguasai jenis, penggunaan dan perawatan alat-alat kerja. - Menguasai tugas-tugas yang harus dikerjakan saat melihat gejala adanya tendangan ( Kick ) b) Praktek : - Mampu menggunakan peralatan kerja ( tools ) dan alat-alat angkat secara benar dan aman. - Mampu melakukan pekerjaan sesuai tugas OLP - Mampu melakukan pemeliharaan alat-alat secara rutin. PERSYARATAN PESERTA - Sehat jasmani & rohani. - Mempunyai ijazah SLTP setingkat. - Memiliki pengalamn kerja 2 tahun sebagai roustabout. - Berijazah SLTA / setingkat, minimal 1 tahun pengalaman kerja sebagai roustabout. - Tidak buta warna Umur minimal 18 tahun - Bagi yang baru mempunyai pengalaman kerja 1 th sebagai roustabout ( untuk SLTP) atau 6 bulan sebagai roustabout ( untuk SLTA ) diwajibkan mengikuti pelatihan operator lantai perawatan sumur dan lulus ujian STTK Operator lantai perawatan sumur. 2. OPERATOR MENARA PERAWATAN SUMUR ( OMP ) Pekerja yang mempunyai bertugas menempatkan rangkaian / peralatan sumur pada lantai sisir standar ( monkey board ) di menara. Pekerja ini dikelompokkan kedalam Operator Menara Perawatan Sumur ( OMP ). KOMPETENSI a) Pengetahuan & ketrampilan - Mempunyai pengetahuan tentang dasar dasar matematika dan ilmu pengetahuan dasar. - Mempunyai pengetahuan tentang, dasar-dasar keselamatan dan kesehatan kerja dan lindungan lingkungan. - Mempunyai pengetahuan tentang peralatan produksi ( dibawah dan diatas permukaan laut )

- Mempunyai pengetahuan tentang teknik dan peralatan perawatan sumur. - Menguasai cara pemasangan dan pengujian dari katup pengaman, jepitan, penyekat ( packer ), flow coupling, pup joint,nipple dan peralatan lainnya. - Menguasai operasi dan perawatan alat-alat angkat. - Menguasai cabut masuk, tubing, sucker rod, pompa - Menguasai pemeriksaan dan perawatan rutin serta persiapan rig up dan rig down lubricator dan kelengkapannya. - Menguasai tugas-tugas Oerator Menara Perawat Sumur pada saat melihat gejala tendangan formasi, menutup sumur,dan setelah sumur tertutup mematikan tendangan formasi ( kick ) - Menguasai jenis lilitan wire rup - Menguasai penggunaan sheave dari crown block dan travelling block. b) Praktek : - Mampu menggunakan peralatan kerja ( tools ) dan alat alat angkat secara benar dan aman. - Mampu melakukan pekerjaan sesuai tugas OMP - Mampu melakukan pemeliharaan alat-alat secara rutin. PERSYARATAN PESERTA - Sehat jasmani & rohani, tidak buta warna, umur minimal 18 tahun - Mempunyai ijazah minimal SLTP / setingkat,minimal 4 tahun pengalaman kerja termasuk didalamnya 2 tahun sebagai oeprator Lantai Perawatan Sumur bersertifikat - Berijazah SLTA / setingkat, pengalaman kerja 3 tahun termasuk didalamnya 2 tahun sebagai Operator Lantai Perawatan Sumur bersertifikat. - D1,D2 EP dapat langsung mengambil ujian sertifikat OMP - Bagi pekerja berijazah SLTP/setingkat yang mempunyai pengalaman kerja kurang dari 4 tahun termasuk didalamnya 2 tahun sebagai Operator Lantai Perawatan Sumur bersertifikat diwajibkan untuk mengikuti pelatihan Operator Menara Perawatan Sumur dan lulus ujian STTK Operator menara perawatan sumur. - Bagi yang berijazah SLTA atau setingkat yang memiliki pengalaman kerja kurang dari 3 th termasuk didalamnya 2 th sebagai OLP bersertifikat ( minimum 1 th sebagai OLP bersertifikat ) diwajibkan untuk

mengikuti pelatihan OMP dan lulus ujian STTK OMP. 3. OPERATOR UNIT PERAWATAN SUMUR ( OUP ) Pekerja yang mempunyai tugas mngoperasikan / mengendalikan unit perawatan sumur. Pekerja ini dikelompokkan kedalam Operator Unit Perawatan Sumur ( OUP ). KOMPETENSI a) Pengetahuan & ketrampilan - Mempunyai pengetahuan tentang dasar dasar matematika dan ilmu pengetahuan dasar. - Mempunyai pengetahuan tentang, keselamatan dan kesehatan kerja dan lindungan lingkungan. - Mempunyai pengetahuan tentang peralatan sumur. - Mempunyai pengetahuan tentang operasi perawatan sumur dan pencegahan semburan liar. - Mempunyai Pengetahuan tentang konsep-konsep perminyakan & gas dan panas bumi. - Pengenalan teknik pemboran. - Pengenalan penilaian formasi & penyelesaian sumur. - Menguasai cara pencegahan dan pendeteksian akibat isapan ( swabb effect ). - Menguasai pencegahan dan menangani problem problem lapisan gas dangkal. - Menguasai prosedur penutupan sumur secara benar. - Menguasai operasi mematikan sumur dengan metoda tekanan dasar, lubang konstant ( driller method,wait and weight method and concurent method ) - Menguasai prosedur cabut masuk tubular goods,pompa dsb. - Menguasai indikator berat ( weight indicator )dan alat ukur kedalaman. - Menguasai kapasitas peralatan yang digunakan operasi. - Menguasai prinsip-prinsip pengawasan dan kepemimpinan. b) Praktek : - Mampu menggunakan peralatan kerja ( tools ) dan alat-alat angkat secara benar dan aman. - Mampu melakukan pekerjaan sesuai tugas OUP - Mampu melakukan pemeliharaan alat-alat secara rutin.

- Mampu memimpin dan mebina anak buah. PERSYARATAN PESERTA - Minimal berijazah SLTA / setingkat, pengalaman kerja 5 tahun di bidang operasi perawatan sumur, termasuk di dalamnya 2 tahun sebagai Operator menara perawatan sumur bersertifikat, atau yang mempunyai pengalaman kerja kurang dari 5 tahun diwajibkan untuk mengikuti pelatihan Operator Unit Perawatan Sumur dan lulus ujian Sertifikasi Tenaga Khusus ( STTK ) Operator Unit Perawatan Sumur. - Ijazah D-I,D-II Teknik EP/setingkat, pengalaman kerja 3 tahun di bidang perawatan sumur,termasuk di dalamnya 1 tahun sebagai Operator menara perawatan sumur. Apabila pengalaman kurang dari 3 tahun, diwajibkan mengikuti pelatihan Operator unit perawatan sumur dan lulus ujian STTK Operator unit perawatan sumur. - Ijazah D3 Teknik EP/setingkat, pengalaman kerja 1 tahun di bidang perawatan sumur, apabila pengalaman kurang dari 1 tahun di bidang operasi sumur, diwajibkan mengikuti pelatihan OUP dan lulus ujian STTK- OUP - Ijazah S1 Teknik EP/setingkat, pengalaman kerja 1 tahun di bidang perawatan sumur.apabila pengalaman kerja kurang dari 1 tahun dibidang operasi sumur, diwajibkan mengikuti pelatihan OUP dan lulus ujian STTK- OUP - Sehat jasmani rohani, tidak buta warna. 4. AHLI PENGENDALI PERAWATAN SUMUR ( APS ) Pekerja yang mempunyai tugas mengawasi pekerjaan perawatan sumur dan bertanggung jawab terhadap penggunaan alat serta keselamatan dan kesehatan kerja crew perawat sumur. Pekerja ini dikelompokkan kedalam Ahli Pengendali Perawatan Sumur ( APS ). KOMPETENSI a) Pengetahuan & ketrampilan - Mempunyai pengetahuan tentang dasar dasar matematika dan ilmu pengetahuan dasar. - Mempunyai pengetahuan tentang, keselamatan dan kesehatan kerja dan lindungan lingkungan. - Mempunyai pengetahuan tentang peralatan sumur.

- Mempunyai pengetahuan tentang operasi perawatan sumur - Mempunyai Pengetahuan tentang dasar dasar eksplorasi dan operasi perminyakan & gas bumi. - Mempunyai pengetahuan tentang dasar-dasar enhanced oil recovery - Mempunyai pengetahuan tentang teknik pemboran - Mempunyai pengetahuan tentang evaluasi formasi - Mempunyai pengetahuan tentang penyelesaian sumur - Mempunyai pengetahuan tentang prinsip prinsip teknik reservoir - Mempunyai pengetahuan tentang operasi dan teknik produksi - Dapat mengendalikan pelaksanaan program kerja yang telah ditetapkan. - Menguasai SOP ring up/rig down. - Menguasai tentang wire rope. - Menguasai prinsip prinsip pengawasan dan kepemimpinan. b) Praktek : - Mampu memanage perlatan kerja ( tools ) dan alat alat angkat secara benar. - Mampu melakukan pekerjaan sesuai tugas APS - Mampu merencanakan pemeliharaan alat-alat secara rutin. - Mampu mengidentifikasikan dan menginpeksi keadaan unit perawat sumur dan PSL. - Mampu menganalisa tekanan fluida di dalam sumur, serta mampu mengatasi problem yang timbul. - Mampu menganalisa problem operasional perawatan sumur ( Hoisting, Wire line, Snubbing dan Coiled tubing ) - Mampu membuat program kerja dan laporan. - Mampu memimpin dan membina anak buah. PERSYARATAN PESERTA Secara ringkas persyaratan peserta untuk tingkat Ahli Pengendali Sumur adalah selaian Sehat jasmani rohani, tidak buta warna adalah sbb : Pendidikan Tanpa Kursus Dengan Kursus

SLTA 9 th ( 4th sbg OUP ) Kursus + 7th ( 2 th sbg OUP ) D1,D2,D3 6th ( 3h sbg OUP ) Kursus + 5th ( 2 th sbg OUP ) D3-Teknik 3th ( 2th sbg OUP ) Kursus + 2th ( 1th sbg OUP ) D3-EP 2th ( 1th sbg OUP ) Kursus + 1th sbg OUP S1 Teknik 2th ( 1th 6 bl sbg OUP ) Kursus + 1th ( 6 bl sbg OUP ) S1Teknik Perminyakan 2 th Kursus + 1 th III. MATERI PELATIHAN Introduksi Teknik Perminyakan o Teknik reservoir o Teknik produksi Teknik Perawatan Sumur o Well equipment o Rig produksi o Rod job,tubing job o Cleaning, Fishing o Swabbing Pencegahan Semburan Liar ( PSL ) o Tekanan sumur, Kick o BOP, Operasi BOP o Circulation Fuild o Killing well Operasi Wire Line o Surface & Subsurface equipment o Service tool, safety o Operation procedure Snubbing & Coiled Tubing

o Operasi snubbing o Operasi coiled tubing Keselamatan Kerja o Pelaksanaan K3 o Pencegahan & Pemadam kebakaran IV. METODE PELATIHAN Presentasi Teori & Praktek Diskusi Studi Kasus Evaluasi Ujian Sertifikasi V. INSTRUKTUR Pusdiklat Migas VII. TANGGAL, TEMPAT PENYELENGGARAAN Tanggal (tahun 2016) : 21 25 Februari, 13-17 Maret, 22-24 Mei, 24-28 juli, 21-25 Agustus, 9-13 Oktober, 20-24 November (2 hari penyegaran 3 hari ujian) Tempat : Jogja Cepu / Cepu X. INFORMASI & PENDAFTARAN PRIMAXINDO TRAINING CENTRE Jl.Gedongkiwo No 51 Yogykarta

Telp : ( 0274)377057 Fax : (0274)386251 www.primaxindo.com Contack Person : Agus Widodo Direktur 081 125 125 10 agus_wid@primaxindo.com