Menulis Feature Profil Abdurrahman/PR Writing

dokumen-dokumen yang mirip
Mata Kuliah : PR Writing 1. Topik ke-8: Menulis Feature. abdurrahman/prw1/2009 1

Adang Daradjatun: Penjaga Harmoni Masyarakat. Oleh: Niniek L. Karim, Bagus Takwin, Dicky Pelupessy, Nurlyta Hafiyah

BAB I PENDAHULUAN. individu dengan individu yang lain merupakan usaha manusia dalam

PERNYATAAN KEASLIAN TESIS

Berita Feature Opini Tajuk Essay Kolom. Sastra Tulisan Ilmiah Tulisan Ilmiah Populer

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Perkembangan teknologi dewasa ini telah memunculkan suatu

MEMAHAMI PSIKOLOGI PERKEMBANGAN ANAK BAGI PENGEMBANGAN ASPEK SENI ANAK USIA DINI Oleh: Nelva Rolina

Apa itu Straight News?

Kegiatan Sehari-hari

Ciri khas tulisan feature

PENERAPAN TEKNIK TPS (THINK, PAIR, AND SHARE) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENENTUKAN KALIMAT UTAMA PARAGRAF DESKRIPSI

BENTUK DAN ANATOMI BERITA

BAGAIMANA MENGENAL DIRI ANDA

2014/05/31 06:19 WIB - Kategori : Warta Penyuluhan, Artikel Penyuluhan AYO MENULIS DENGAN HATI

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian Nikke Permata Indah, 2015

INTISARI BAB I PENDAHULUAN

BAB 1 PENDAHULUAN. kehidupan serta meningkatkan kemampuan berbahasa. Tarigan (1994: 1) berpendapat bahwa.

NILAI PENDIDIKAN ANTIKORUPSI DALAM NOVEL RANTAU 1 MUARA KARYA AHMAD FUADI DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA

BAB II LANDASAN TEORI. A. Kepuasan Pernikahan. 1. Pengertian Kepuasan Pernikahan

MENGENAL TIPE KONSUMEN

LAMPIRAN. Universitas Kristen Maranatha

PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS CERITA PENDEK DENGAN MEDIA KATALOG MODEL PAKAIAN DAN TAS PADA SISWA KELAS X SMA CITRA MEDIKA MAGELANG

BAB V PENUTUP. Pemakaian bahasa dalam komunitas backpacker Indonesia memiliki

DAFTAR LAMPIRAN. Lampiran 1 Angket Try Out Kematangan Emosi dan Perilaku Altruisme

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

BAB II. BIOGRAFI KANG ASEP PERMATA BUNDA DALAM KONTEKS BUDAYA SUNDA DI SUMATERA UTARA

TUGAS INDIVIDU PENGEMBANGAN SKALA PSIKOLOGIS DALAM BIDANG PRIBADI-SOSIAL

BAB VI KESIMPULAN. Karya sastra seperti novel memiliki unsur-unsur yang membentuk

BAB I PANDAHULUAN. beberapa ahli seperti Sears 1982 mendefinisikan karir sebagai

BLUE PRINT SKALA KEMATANGAN VOKASIONAL. Kematangan vokasional merupakan kesiapan dan kemampuan individu dalam

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara kepemimpinan

BAB I PENDAHULUAN UKDW. memberikan perhatian lebih kepada usaha untuk menciptakan kepuasan

SALESMANSHIP TEKNIK MELAKUKAN PERCAKAPAN SALES MELALUI TELEPHONE. Christina Ariadne Sekar Sari, S.E., M.M. Modul ke: Fakultas EKONOMI DAN BISNIS

BAB IV ANALISIS DATA. maupun pengamatan lapangan. Pada Bab ini peneliti akan menguraikan data

I. PENDAHULUAN. menghantarkan siswa atau peserta didik agar mampu menghadapi perubahan

LAMPIRAN-LAMPIRAN. a. Menurut bapak, seperti apa kecerdasan emosi dan spiritual?

6 Tipe Konsumen Dan Cara Melayaninya

I. PENDAHULUAN. suatu gejala manusiawi umum, tidak ada manusia tanpa bahasa, dan tidak ada

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. manusia lain. Hubungannya itu antara lain berupa menyampaikan isi pikiran dan

05. MEMBUAT CERITA KOMIK. KOMIK 04 MEMBUAT CERITA KOMIK / Hal. 1

Cara membuat wanita terkesan dengan anda

BAB IV PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA. a. Apakah bapak kepala sekolah telah membantu guru-guru dalam. menyelesaikan tugas mengajar?

BAB I PENDAHULUAN. mempelajari bahasa saja, tetapi juga mempelajari sastra. Menurut Lukens

BAB I PENDAHULUAN. ini. Terjadinya ketidakadilan gender kiranya dapat dipicu oleh masih kuatnya

BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

106 intisari-online.com

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

BAB I PENDAHULUAN. bidang pendidikan. Terbentuknya sistem pendidikan yang baik diharapkan

BAB I PENDAHULUAN. pembelajaran sastra disekolah. Salah satu tujuan pelajaran bahasa Indonesia di

Seni Menata Hati Dalam Bergaul

BAB I PENDAHULUAN. Anak merupakan amanah dari Allah SWT, Setiap orang tua menginginkan anakanaknya

BAB I PENDAHULUAN. menarik perhatian siswa. Selama ini pembelajaran sastra di sekolah-sekolah

BAB I PENDAHULUAN. atau kelompok individu terutama kelompok minoritas atau kelompok yang

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pendidikan anak usia dini merupakan program pendidikan yang

LAMPIRAN A PEDOMAN OBSERVASI DAN WAWANCARA

LAMPIRAN C ALAT UKUR YANG DIGUNAKAN

5 KEY ELEMENT SERVICE

BAB II PERENCENAAN, PELAKSANAAN, DAN ANALISIS HASIL

BAB I PENDAHULUAN. mempunyai pengetahuan tentang kode bahasa, kode budaya dan kode sastra.

Pdt Gerry CJ Takaria

Tahap-tahap Tumbuh Kembang Manusia

1) Mendefinisikan Konsep kegiatan pengajian rutin Majelis Dzikir

Hubungan Interpersonal Antara Petugas Pajak dan Wajib Pajak. Sumber: Djamaludin Ancok, Psikologi Terapan, Yogyakarta, Darussalam, 2004

BAB II KONSEP, LANDASAN TEORI, DAN TINJAUAN PUSTAKA

Tugas Praktikum Media Siaran FEATURE. Disusun Oleh : DEPARTEMEN KOMUNIKASI DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT FAKULTAS EKOLOGI MANUSIA

BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang Masalah

Endra Handiyana Mahir Closing Tanpa Pusing jjjj

LAMPIRAN 1 KUESIONER KEMANDIRIAN

PROSES BERNALAR SISWA DALAM MENGERJAKAN SOAL-SOAL OPERASI BILANGAN DENGAN SOAL MATEMATIKA REALISTIK

I. PENDAHULUAN. berbeda-beda baik itu kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, dan

BENTUK BENTUK WAWANCARA Berdasarkan bentuk kegiatan yang dilakukan, wawancara dapat dibedakan : Man in the street interview

Orang Tuamu T. nakmu, Tet. Ajaran dan Nasihat Tuhan.

BAB 1 PENDAHULUAN. dikenal dengan istilah dulce at utile. Menyenangkan dapat dikaitkan dengan aspek hiburan yang

I. PENDAHULUAN. Sastra merupakan tulisan yang bernilai estetik dengan kehidupan manusia sebagai

Oleh Abdurrahman. Universitas Indonusa Esa Unggul. Jakarta Barat

ANALISIS SOSIOLOGI SASTRA TOKOH UTAMA NOVEL MERENGKUH CITA MERAJUT ASA KARYA ARIF YS DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI KELAS XI SMA

BAB I PENDAHULUAN. Sebuah karya seni tidak terlepas dari pembuatnya, yaitu lebih dikenal dengan

BAB II KAJIAN TEORI. yang terlibat di dalamnya saling mempengaruhi (Sugiyo, 2005). Komunikasi antar

BAB I PENDAHULUAN. khususnya bahasa Indonesia sebagai salah satu mata pelajaran yang penting dan

BAB I PENDAHULUAN. Jepang merupakan salah satu negara yang terkenal akan ragam

BAB I PENDAHULUAN. Masa remaja merupakan saat yang penting dalam mempersiapkan

BAB IV PAPARAN DATA HASIL PENELITIAN

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah

BAB I PENDAHULUAN. Pada bab pendahuluan ini dikemukakan beberapa poin di antaranya latar belakang

Tetap Bersemangat Meski Cacat Fisik

Menakar Kemuliaan Akhlak. Oleh : Turmudi

MEMULAI PENULISAN ESAI INDEPENDENT WRITING IKOR

RESENSI NOVEL PERAHU KERTAS

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

Ketentuan Garansi dan Pengembalian Produk Cacat atau tidak sesuai pesanan.

BELAJAR MENULIS. GKJ Brayat Kinasih Yogyakarta

Transkripsi:

Menulis Feature Profil Abdurrahman/PR Writing Sesuai namanya, feature profile merupakan tulisan yang menceritakan tentang t profil seorang tokoh yang menarik. Yaitu mereka telah sukses atau memiliki pengalaman hidup yang pantas menjadi suri tauladan. Feature profile sebenarnya bukan hanya menceritakan tentang seseorang, tapi bisa juga profil tentang perusahaan (company profile) maupun profil daerah..

Yang diungkapkan dalam feature profile? Feature profile seharusnya menggambarkan secara utuh tentang subjek yang diprofilkan, termasuk mengungkapkan secara pas karakter sang tokoh. Penulis harus bisa memberikan kesan kepada pembaca bahwa dia telah bertemu dan berbicara dengan sang tokoh, bahkan telah bertemu dengan mereka yang mengenal sang tokoh secara dekat Profil tersebut mencakup gambaran tentang: ciri fisik yang menonjol (tapi jangan membuat dia malu atau terhina), usia, suku, agama, jumlah keluarga, status dalam keluarga, pendidikan, serta keahlian sang tokoh. Tulisan feature juga harus mampu mengungkapkan karakter spesifik sang tokoh, pandangan hidupnya, serta hal-hal prinsip yang disukai dan yang tidak disukainya. i Feature juga harus menceritakan tentang pengalaman hidup sang tokoh, yaitu suka duka yang dia alami, bagaimana dia mengatasi hambatan serta bagaimana dia menyikapi kesuksesan.

Struktur penulisan feature: Tulisan Feature tidak memiliki struktur yang baku seperti berita. Feature boleh ditulis menggunakan struktur piramida (kronologis), piramida terbalik, atau kombinasi kedua struktur tersebut, tergantung kemampuan dan kesenangan penulis. Secara umum struktur feature terdiri dari: judul, lead, jembatan, body, dan penutup. Judul ditulis belakangan setelah keseluruhan tulisan selesai ditulis. Satu hal yang harus diperhatikan, tujuan penyajian feature adalah untuk memberi informasi dan menghibur, maka seluruh alur tulisan hendaknya dirancang semenarik mungkin sehingga mampu memenuhi unsur menghibur.

Lead Lead (alinea pertama) feature berbeda dengan lead berita. Kalau lead beritamerupakan bagian fakta yang paling penting, sedangkan lead feature harus menampilkan fakta yang paling menarik. Berita menampilkan tentang fakta yang cepat basi, sehingga harus secepatnya disampaikan kepada khalayak. Maka dalam penulisan berita selalu diupayakan agar bisa menyajikan informasi secara lengkap (memuat jawaban 5 W + 1 H) di dalam lead (alinea pertama). Sedangkan tulisan Feature digunakan untuk menyajikan fakta yang tidak cepat basi atau masih tetap aktual meski terlambat disampaikan. Maka penulisan feature tidak perlu dilakukan terburu-buru, sehingga bagian penting dari tulisan pun tidak perlu ditempatkan di alinea pertama.

Cara penulisan lead Tujuan penulisan lead feature adalah untuk menggugah emosi khalayak agar tertarik membaca seluruh isi tulisan. Biasanya keberhasilan seorang penulis feature sangat ditentukan oleh kreativitasnya dalam menulis alinea pertama (lead). Jika dia gagal menangkap perhatian pembaca melalui lead, maka gagallah dia sebagai penulis. Ukuran menarik itu sangat relatif, maka mencari bagian fakta yang menarik lebih sulit dibandingkan dengan mencari bagian fakta yang penting. Biasanya fakta yang menarik itu adalah yang unik: misalnya bentuk fisik (tapi bukan yang membuat orang terhina), sikap, profesi, kepribadian, hobi, perjalanan hidup, pandangan hidup, dan sebagainya.

Fisik yang unik: Cacat fisik bukanlah hambatan untuk berprestasi. Contohnya Sukardi Pranoto (29 tahun). Pria asal Magetan, Jawa Timur ini mampu menggaet plakat Museum Rekor Indonesia (MURI) meski hanya memiliki tangan kiri. Lajang yang akrab disapa Mas Kardi ini dikenal sebagai pakar modifikasi sepeda motor tua paling handal di Indonesia. Menurut lelaki yang hanya mampu mengenyam pendidikan sampai kelas tiga SMA tersebut, awal usahanya memang berkaitan dengan musibah yang dialaminya 10 tahun lalu. Waktu itu dia harus menerima kenyataan, yaitu musti merelakan tangan kanannya diamputasi kerena tetanus. Maka.

Kepribadian yang unik: Bagi yang belum mengenalnya, cewek tomboy asal Magelang ini terkesan jutek. Namun kalau sudah berada dekat pemilik nama lengkap Melani Ayu Lestari, waktu dua jam terasa sangat singkat. Apalagi kalau bicara tentang mode, yaitu dunia yang menjadi profesinya, maka dia akan mengajak Anda menyusuri seluruh rumah mode dan panggung catwalk dunia, tanpa ada kesan bahwa dia menyombongkan diri.

Pandangan hidup yang unik: Hidup ini harus dijalani apa adanya. Kerja keras dan ketekunan memang harus,namun tidak boleh ngoyo. Nggak usah target-targetan, toh hasil itu sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa. Kita harus percaya, kalau berkerja secara baik dan jujur, hasilnya insya Allah akan baik. Demikian ungkap Ahmad Saputra, mengomentari kesuksesannya sebagai pemilik 12 rumah makan Mang Mamad, salah satu rumah makan Sunda paling terkenal di Kabupaten Bogor

Body Feature Body feature harus menguraikan semua hal yang akan diungkapkan dalam feature. Kalau dalam lead hanya mengungkapkan bagian fakta yang menarik, maka semua penjelasan yang berhubungan dengan lead harus mampu diungkapkan dalam body feature. Misalnya kalau menulis feature tentang t Mang Mamad maka dalam body harus diungkapkan siapa Ahmad Saputra tersebut (misalnya pendidikan, asal daerah, keluarga, pendidikan, dan sebagainya). Juga dijelaskan bagaimana ceritanya hingga menjadi sukses, termasuk cerita tentang t hambatan yang dialami dan bagaimana dia menyikapi hambatan tersebut. Penyajian body harus juga menarik, maka pengungkapan Penyajian body harus juga menarik, maka pengungkapan atribut asal daerah, pendidikan, keluarga, hobi, dan sebagainya cukup dikemukakan satu per satu dalam tiap kalimat.

Misalnya: Pria asal Pegaden, Subang, Jawa Barat yang akrab disapa Mang Mamad ini mulai membuka rumah makan kecil-kecilan di depan rumahnya, di Jalan Bogor delapan tahun lalu. Menurut lulusan l D3 akutansi ini, i mulanya dia melakukan k secara terpaksa setelah mengalami PHK. Namun karena pelanggannya makin banyak, maka dia pun makin serius mengelola usahanya. Bahkan sejak tiga tahun lalu dia mulai membuka cabang di seluruh Kabupaten Bogor. Sekarang Mang Mamad sedang mengusahakan membuka lima cabang di Kabupaten Cianjur. Alinea berikutnya mengungkapkan tentang hal lain yang perlu dijelaskan tentang t Mang Mamad. Usahakan selalu l menggunakan bahasa yang non formal agar tetap menarik. Kita juga boleh memuat kutipan kalimat yang diucapkan Mang Mamad. Misalnya: Bagi saya mah, keberhasilan ini semata karena Allah, benar-benar nggak saya duga. Demikian ungkap Pak Haji yang selalu merahasiakan gelar hajinya ini. Ah haji itu nggak perlu ditulis. Saya takut nggak bisa menampilkan ahlak sebagai haji, ungkapnya merendah.

Penutup Feature Berbeda dengan berita yang tidak perlu penutup, feature harus memiliki penutup. Bahkan dalam penyajian feature yang bersifat kronologis, penutup p ini menjadi bagian yang paling penting dari seluruh isi tulisan. Paling tidak dari penutup ini kita bisa melihat arah yang ingin diungkapkan oleh penulis. Biasanya bagian penutup akan memberi kesan mendalam bagi khalayak, sehingga masih diingat dalam waktu lama. Khusus untuk penulisan feature profil, biasanya bagian penutup digunakan untuk memberi tekanan pada hal-hal h l menarik dari subjek, sehingga bisa dijadikan pelajaran bagi khalayak. Misalnya untuk mengajak pembaca merenungkan kembali tentang pelajaran penting ng yang bisa dipetik dari perjalanan hidup subjek. Namun perlu dihindari pengungkapan yang memuji secara berlebihan, apalagi cenderung menggurui, karena akan menimbulkan antipati.

Contoh penutup feature: Mang Mamad telah menunjukkan kepada, bahwa PHK bukanlah akhir segalanya. Maka tidak perlu berduka apalagi putus asa karena terkena PHK ataupun musibah lainnya. Seperti kata Mang Mamad, harapan tetap terbentang luas kalau mau berusaha. Tuhan akan selalu menolong asalkan kita terus menerus meminta padanya.

Feature Biografi Menulis biografi adalah upaya mengungkapkan segala sisi kehidupan seorang tokoh sepanjang hayatnya. Maka menulis biografi sebenarnya sama dengan menulis feature profil biasa, namun ceritanya diperluas, karena harus menceritakan tokoh secara lebih lengkap. Penulisan biografi terdiri dari beberapa bab, misalnya: cerita tentang masa kecil hingga dewasa, riwayat pendidikan dan pekerjaannya, cerita tentang keluarga, hingga pemikirannya. Juga dalam biografi akan diceritakan pendapat/kesan orang lain (keluarga, sahabat, atasan/bawahan, bahkan mungkin musuh) tentang sang tokoh. Penulisan tiap bab selalu menggunakan gaya penulisan feature, yaitu kalimat pembuka (lead) selalu dimulai dari unsur paling menarik.

Dari Ambai ke Jayapura Perahu, jaring, laut, dan ikan. Begitulah kehidupan sehari-hari penduduk Pulau Ambai, sebuah pulau kecil di Kabupaten Yapen Waropen, Papua. Tidak ada sektor pertanian yang bisa dikembangkan di pulau itu. Mereka sangat menggantungkan hidup pada laut dan harapan satusatunya hanya menjadi nelayan. Makanan utama mereka hanya jagung dan singkong. Begitulah gambaran masa kecil dari Eduard Fonataba (EF), yang sekarang menjadi orang nomer satu di Kabupaten SARMI, Provinsi Papua. EF dilahirkan dl di Kampung Roudepi, Pulau Ambai tanggal 6 Oktober 1951. Anak kedua dari lima bersaudara, putera dari pasangan Barnabas Fonataba dan Katerina Waromi ini diberi nama Eduard dengan tambahan nama keluarga, yaitu Fonataba.

Selalu Ingin di Tengah Rakyat Mencari pemimpin yang dekat dengan rakyat gampang-gampang susah. Biasanya menjelang pemilu atau pilkada banyak pemimpin i atau calon pemimpin i yang mendekati rakyat. Mereka biasanya mengumbar janji ini itu di depan rakyat. Tapi setelah itu, jarang sekali ada pemimpin yang mau mengunjungi rakyat. Bahkan ada di antara mereka yang menghindar ketemu rakyat. EF termasuk pemimpin mp yang paling gampang g ditemui rakyat, baik di kala pemilu maupun di waktu lain. Kedekatannya dengan rakyat berlangsung sepanjang waktu. Dia selalu berada di tengah rakyat dan bergaul dengan rakyat. Bahkan pintu hati dan pintu rumahnya selalu terbuka untuk menerima rakyat.