PEMOTONGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 15

dokumen-dokumen yang mirip
BAB IV ANALISIS DAN PEMBAHASAN

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Putusan Pengadilan Pajak Nomor : PUT.52299/PP/M.VB/27/2014

PA JAK PENGHASILAN F INAL

Pajak Penghasilan. Pasal 25

lebih pada konteks Pajak Penghasilan (PPh), karena dalam PPh ada Perampungan yang dilakukan setiap akhir tahun

BUKTI PEMOTONGAN PPh PASAL 23. Jenis Penghasilan. Jumlah Penghasilan Bruto

Nama :... (1) NPWP :... (2) Alamat :... (3) Daftar Jumlah Penghasilan dan Pembayaran PPh Pasal 25. Peredaran Usaha (Perdagangan) Alamat

BAB IV PEMBAHASAN. 4.1 Kondisi yang Melatarbelakangi Kesalahan atas Kewajiban Pemotongan PPh 23

BAB III PELAKSANAAN KERJA PRAKTEK

Perpajakan Joint Operation Usaha Jasa Konstruksi

III/$ 2 0 A A KREDIT PAJAK DALAM NEGERI N P W P : NAMA WAJIB PAJAK : PERIODE PEMBUKUAN : s.d.

SPT TAHUNAN SEBELUM MENGISI BACA DAHULU BUKU PETUNJUK PENGISIAN ISI DENGAN HURUF CETAK/DIKETIK DENGAN TINTA HITAM BERI TANDA "X" PADA

Kewajiban yang harus dipenuhi oleh wajib pajak badan setelah memperoleh NPWP

PETUNJUK PENGISIAN FORMULIR I.1 SPT MASA PAJAK PENGHASILAN FINAL PASAL 4 AYAT (2) (F )

BAB IV PEMBAHASAN. Pengenaan Pajak atas Penghasilan PT PIBS. PT PIBS adalah perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi.

Y. PEMBERITAHUAN PERPANJANGAN JANGKA WAKTU PENYAMPAIAN SPT TAHUNAN PPh WP ORANG PRIBADI FORMULIR TAHUN PAJAK

SPT TAHUNAN PAJAK PENGHASILAN WAJIB PAJAK BADAN

Buku Panduan Perpajakan Bendahara Pemerintah. BAB VIII SURAT KETERANGAN BEBAS PEMOTONGAN dan/atau PEMUNGUTAN PPh

BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Indonesia merupakan salah satu Negara berkembang dimana pendapatan terbesar

Bab 8 BENTUK USAHA TETAP (BUT)

BAB II KAJIAN PUSTAKA

Pemotongan/PemungutanPPh

Apakah Pemilik Indekos Harus Bayar Pajak Juga?

NOMOR :. TANGGAL : MULAI TAHUN PAJAK :

PERPAJAKAN I PENDAFTARAN NPWP, PENGAJUAN SPPKP & PEMBAYARAN PAJAK. Deden Tarmidi, SE., M.Ak., BKP. Modul ke: Fakultas Ekonomi dan Bisnis

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN. bisa ditarik apa yang telah dibahas dan dianalisis oleh penulis dalam skripsi ini

Sistem/Cara Pemungutan Pajak ada 3, yaitu:

KUP PELAPORAN DAN PENYETORAN PAJAK

BAB IV ANALISIS HASIL DAN PEMBAHASAN

BAB IV ANALISIS DATA DAN PEMBAHASAN

DAFTAR FORMULIR SPT MASA PPh PASAL 23 DAN/ATAU PASAL 26 DAN BUKTI PEMOTONGAN PPh PASAL 23 DAN/ATAU PASAL 26

BAB I PENDAHULUAN. hidup rakyat, dan untuk memajukan bangsa. Pengeluaran-pengeluaran negara

SPT TAHUNAN PAJAK PENGHASILAN WAJIB PAJAK BADAN

PPh Pasal 21. Maksud. Dasar Hukum. Objek Pemotongan Pemotong PPh Pasal 21. Bukan Pemotong PPh Pasal 21. Penerima Penghasilan

BAB II KAJIAN PUSTAKA

CONTOH PEMANFAATAN TAX TREATY

Nur ain Isqodrin, SE., Ak., M.Acc Isqodrin.wordpress.com

Kementerian Keuangan RI Direktorat Jenderal Pajak PJ.091/PL/S/006/

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK LAMPIRAN I PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR PER-01/PJ/2015 TENTANG

PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR : PER - 32/PJ/2013 TENTANG

UJIAN TENGAH SEMESTER GANJIL TA. 2010/2011

PAJAK PENGHASILAN PASAL 23/26

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

BAB I PENDAHULUAN. Dokter merupakan seseorang yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan dan

BADAN KANTOR PELAYANAN PAJAK ORANG PRIBADI. Syarat Objektif Syarat Subjektif. Wilayah tempat kedudukan. Wilayah tempat tinggal

SPT TAHUNAN PAJAK PENGHASILAN WAJIB PAJAK BADAN

Oleh : I Nyoman Darmayasa, SE., M.Ak., Ak. BKP. Politeknik Negeri Bali 2011

SPT TAHUNAN PAJAK PENGHASILAN WP BADAN 1771

BAB IV PEMBAHASAN. IV. 1 Analisis Mekanisme Pajak Penghasilan Pasal 22 di PT. KAS

Landasan Hukum: Pasal 24 UU PPh, KMK No. 164/ KMK.03/ 2002

ANALISIS PENERAPAN PEMOTONGAN DAN PENYETORAN SERTA PELAPORAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 23 DAN PASAL 26 TAHUN (STUDI KASUS: PERUM PERURI)

BENDAHARA PEMERINTAH Jakarta, 5 Februari 2018

vii Tinjauan Mata Kuliah

PPh Pasal 26. Pengantar

Soal USKP A Mata Ujian PPh Pot/ Put Pasal (15, 21, 22, 23, 26) Periode Juni Tahun 2013 (Bagian Pertama)

BAB III DASAR PENGENAAN PPh PASAL 23 DAN DASAR PENGENAAN PPN ATAS EPC PROJECT. Jasa konstruksi merupakan salah satu jasa yang cukup berkembang di

Prosedur Pelaporan Pajak Penghasilan (PPh) 23 Atas Sewa dan Jasa Pada PT. (Persero) Pelabuhan Indonesia II Cabang Tanjung Priok

BAB V SIMPULAN DAN SARAN

LAMPIRAN I PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR : PER-42/PJ/2008 TANGGAL : 20 OKTOBER 2008

MINGGU KE LIMA PPH PASAL 23, 26, DAN 25 PAJAK PENGHASILAN PASAL 23

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR PER-32/PJ/2013 Tanggal 25 September 2013

Modul Perpajakan PAJAK PENGHASILAN PASAL 23/26 DEFINISI

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK SURAT EDARAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR SE - 04/PJ.

BAB 5 KESIMPULAN DAN SARAN

S-1081/PJ.313/2005 PENGENAAN TARIF ATAS JASA KONSTRUKSI (SE- 13/PJ.42/2002)

Ketentuan Umum Dan Tata Cara Perpajakan. Oleh Ruly Wiliandri

SOSIALISASI SE-34/PJ/2017 TENTANG PENEGASAN PERLAKUAN PERPAJAKAN BAGI PTN-BADAN HUKUM NOPEMBER 2017

SKEMA KEMUNGKINAN PENGEMBALIAN PAJAK

Surat Ketetapan Pajak. Nur ain Isqodrin, SE., Ak., M.Acc Isqodrin.wordpress.com

KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK LAMPIRAN I PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR PER-32/PJ/2013 TENTANG

BAB IV PEMBAHASAN. 4.1 Penghitungan Pajak yang Dilakukan oleh PT Semar Jaya Indah Tahun

BAB IV ANALISIS PERLAKUAN PAJAK PENGHASILAN ATAS KOMPENSASI OPSI SAHAM UNTUK KARYAWAN MENURUT UNDANG-UNDANG PAJAK PENGHASILAN

4. PPh TERUTANG (Pilih salah satu sesuai dengan kriteria Wajib Pajak. Untuk lebih jelasnya, lihat Buku Petunjuk Pengisian SPT) 10a. 10b.

Beneficial Owner Certificate of Domicile Limitation on Benefit Article YOHANES DWIKI R. D. FIDIRA MAHARANI YUH MELIALA

A. Dasar Hukum. Putusan Pengadilan Pajak Nomor : Put.65755/PP/M.VIIIA/12/2015. Jenis Pajak : Pajak Penghasilan Pasal 23. Tahun Pajak : 2008

PAJAK PENGHASILAN PASAL 23

BAB II LANDASAN TEORI. a. Menurut Prof. Dr. Rochmat Soemitro, S.H. ( Resmi, 2013) (yang dapat dipaksakan) dengan tidak mendapatkan jasa timbal balik

BAB 4. Pembahasan Hasil Penelitian

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PAJAK KANTOR WILAYAH DJP... KANTOR PELAYANAN PAJAK...

Pertemuan 5 PAJAK PENGHASILAN PASAL 23, 25, & 26

BENDAHARA SEBAGAI PEMOTONG/PEMUNGUT PAJAK PENGHASILAN DENGAN TARIF KHUSUS YANG BERSIFAT FINAL DAN TIDAK FINAL BAB V

PERATURAN DIREKTUR JENDERAL PAJAK NOMOR PER - 24/PJ/2013 TENTANG

Ruang Lingkup Jasa Konstruksi

PEMOTONGAN/ PEMUNGUTAN PAJAK ATAS PENGGUNAAN DANA DESA

S-48/PJ.313/2006 KONFIRMASI PENGENAAN TARIF PPh PASAL 22 DAN PASAL 23

SURAT PEMBERITAHUAN MASA PAJAK PERTAMBAHAN NILAI (SPT MASA PPN) BAGI PEMUNGUT PPN Bacalah terlebih dahulu Buku Petunjuk Pengisian SPT Masa PPN

Pokok-Pokok Perubahan Undang-Undang Pajak Penghasilan. Oleh Bambang Kesit Accounting Department UII Yogyakarta 21 Juni 2010

1. Pembayaran dalam tahun berjalan: a. Pembayaran angsuran PPh Pasal 25 b. Pemotongan/Pemungutan oleh pihak lain c. Pembayaran PPh yang bersifat

SPT MASA & BUKTI PEMOTONGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 23/26. PERATURAN DIRJEN PAJAK NOMOR PER-04/PJ/2017 Jakarta, 12 April 2017

BAB II KAJIAN PUSTAKA. karangan Prof. Dr. Mardiasmo (2011:1) pajak adalah iuran rakyat kepada kas negara

PAJAK PERTAMBAHAN NILAI DAN PAJAK PENJUALAN ATAS BARANG MEWAH

Transkripsi:

PEMOTONGAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 15

DASAR HUKUM PPh Pasal 15 Pasal 15 UU PPh 36 tahun 2008 SE Nomer 29/PJ.4/1996 SE Nomer 32/PJ.4/1996 SE Nomer 35/PJ.4/1996 KMK No. 416/KMK.04/1996 KMK No.475/KMK.04/1996 KMK No.417/KMK.04/1996

Mekanisme pemungutan dan pemotongan Merupakan cara pelunasan pembayaran pajak dalam tahun berjalan melalui pemotongan dan/atau penyetoran sendiri PPh atas usaha jasa pelayaran dan penerbangan

Jasa pelayaran DN Yaitu semua imbalan dari pengangkutan (orang dan/atau barang), termasuk penyewaan kapal, yang dimuat dari satu pelabuhan ke pelabuhan lain di Indonesia dan/atau dari pelabuhan di Indonesia ke pelabuhan luar negeri dan/atau sebaliknya serta pelabuhan di luar Indonesia ke pelabuhan lainnya di luar Indonesia

Jasa penerbangan DN Yaitu semua imbalan atau nilai pengganti berupa uang atau nilai uang yang diterima atau diperoleh WP berdasarkan perjanjian carter dari pengangkutan orang dan/atau barang yang dimuat dari satu pelabuhan ke pelabuhan lain di Indonesia dan/atau dari pelabuhan di Indonesia ke pelabuhan di luar negeri.

Jasa pelayaran dan/atau penerbangan LN Semua nilai pengganti atau imbalan berupa uang atau nilai uang dari pengangkutan orang dan/atau barang yang dimuat dari suatu pelabuhan ke pelabuhan lain di Indonesia dan/atau dari pelabuhan di Indonesia ke pelabuhan di luar negeri. Tidak termasuk penggantian atau imbalan yang diterima atau diperoleh perusahaan pelayaran dan/atau penerbangan luar negeri tersebut dari pengangkutan orang dan/atau barang dari pelabuhan di luar negeri ke pelabuhan di Indonesia

Tarif PPh pasal 15 Usaha Jasa Tarif Dasar pengenaan Sifat Perusahaan pelayaran DN 1,2 % Peredaran bruto Final Penerbangan DN (khusus carter) 1,8% Peredaran bruto Tidak Final BUT Pelayaran LN BUT Penerbangan LN 2,64% Peredaran bruto Final

BATAS WAKTU PENYETORAN DAN PELAPORAN PPh PASAL 15 1 PPh pasal 15 dipotong oleh pemotong PPh Tgl. 10 bulan berikut setelah masa pajak berakhir 20 hari setelah masa pajak berakhir 2 PPh pasal 15 dibayar sendiri Tgl. 15 bulan berikut setelah masa pajak berakhir 20 hari setelah masa pajak berakhir

Latihan 1 PT Suka berlayar perusahaan pelayaran DN. a. Pada 7 Oktober 2013 melakukan kontrak dengan PT Jaya Pulp dalam rangka pengangkutan bahan setengah jadi untuk pembuatan kertas (pulp) dari Surabaya ke Jakarta sebesar Rp 200.000.000 dan dibayarkan pada 27 Oktober 2013. b. Pada 15 Oktober 2013 melakukan kontrak dengan PT Daeng Oil berupa persewaan kapal yang difungsikan sebagai kapal untuk penyimpanan minyak dalam jangka waktu tertentu dan bersandar di rig, dengan nilai sewa sebesar Rp 2.500.000.000, dibayar pada 17 Oktober 2013 Bagaimana perlakuan PPh pasal 15?

Jawab 1a Atas penghasilan PT Suka berlayar dari PT Jaya Pulp yaitu jasa pengangkutan dari Surabaya ke Jakarta dikenakan PPh 1,2% dari peredaran bruto dan bersifat final, sehingga yang dipotong PT Jaya Pulp 1,2 % x Rp 200.000.000 = Rp 2.400.000 PT Jaya Pulp harus memberikan bukti pemotongan kepada PT Suka berlayar, menyetorkan ke Kas Negara paling lambat tanggal 10 Nopember 2013, serta melaporkan ke KPP paling lambat tanggal 20 Nopember 2013

Jawab 1b Atas penghasilan PT Suka berlayar dari PT Daeng Oil dari penyewaan kapal yang difungsikan sebagai kapal untuk penyimpanan minyak dalam jangka waktu tertentu dan bersandar di rig (termasuk kategori kapal FSO) tidak termasuk dalam pengertian penghasilan dari penyewaan kapal yang dilakukan dari satu pelabuhan ke pelabuhan yang lain. Atas penghasilan tersebut termasuk dalam pengertian sewa dan penghasilan lain sehubungan dengan penggunaan harta (PPh pasal 23) sebesar 2% x Rp 2.500.000.000 = Rp 50.000.000 PT Daeng Oil harus memberikan bukti potong PPh pasal 23 kepada PT Suka berlayar, menyetor ke KPP paling lambat tanggal 10 November 2013 dan menyampaikan SPT masa paling lambat 20 Nopember 2013

Latihan 2 PT Kayu Alami perusahaan yang bergerak dibidang pembuatan mebel. Dalam rangka pengangkutan ekspor mebel dari Indonesia ke Italia sejak tahun 2009 PT Kayu Alami membuat kontrak kerjasama transportasi sebesar Rp 400.000.000 per sekali angkut dengan perusahaan pelayaran luar negeri yaitu Dewys Lines Ltd. yang berdomisili di Swiss yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Domisili (SKD). Pada bulan Juli 2013 dilakukan satu kali pengangkutan dan telah dibayar pada 25 Juli 2013. Dewys Lines Ltd. memiliki BUT di Indonesia yait u BUT Dewys Lines (BUT DL). Bagaimana kewajiban PPh pasal 15 BUT Dewys Lines?

Latihan 3 PT Bumi Nusantara menyewa pesawat dari PT Vidi Airlines perusahaan penerbangan DN, yang akan digunakan dalam penerbangan Jakarta-Papua. Pada tanggal 5 Maret 2014 PT Bumi Nusantara telah membayar biaya carter sebesar Rp 500.000.000. Bagaimana kewajiban pemotongan dan pemungutan PPh atas transaksi tersebut?

Tugas 1. Kerjakan latihan 2 dan 3 2. Jawaban dikumpul lewat email ke alamat : nda_eni@yahoo.com 3. Paling lambat hari Kamis tanggal 9 Oktober 2014, jam 16.30 4. Keterlambatan pengumpulan ada pengurangan nilai.