Bab 13 Transi 1
Tujuan Pembelajaran Mencapai kemampuan dan kompetensi peserta untuk: Mendeskripsi pengertian dan lingkup akuntansi manajemen serta membedakannya dengan akuntansi keuangan Menjelaskan rerangka konseptual dan profesi akuntansi manajemen Menjelaskan hubungan antara akuntansi keuangai, akuntansi kos, dan akuntansi manajemen Menyebutkan, menjelaskan, dan memberi contoh berbagai konsep kos untuk pengambilan keputusan Menjelaskan perilaku kos Menerapkan konsep perilaku kos untuk berbagai keputusan manajemen Transi 2
Pengertian Proses: pengidetifikasian, pengukuran, akumulasi, analisis, penyiapan, interpretasi, dan komunikasi informasi finansial oleh manajemen untuk: merencanakan, mengevaluasi, mengendalikan, meyakinkan ketepatan penggunaan, dan mempertanggungjawabkan sumber ekonomik perusahaan. Transi 3
Rerangka Konseptual versi NAA Tujuan Menyediakan informasi Berpartisipasi dalam proses manajemen Tanggung Jawab Perencanaian Penilaian Pengendalian Peyakinan Pertanggungjawaban Pelaporan Eksternal Aktivitas Utama Pelaporan Interpretasi Manajemen Pengembangan Implementasi Sumber Daya Sistem Informasi Teknologi Verifikasi Administrasi Proses Identifikasi Penyusunan dan Pengukuran Akumulasi Analisis Komunikasi Interpretasi Transi 4
Bidang Pengetahuan Inti versi IMA Tujuan Informasi dan Proses Keputusan Proses keputusan manajemen Pelaporan internal Perencanaan keuangan dan evaluasi kinerja Prinsip danfungsi Akuntansi Struktur organisasional dan manajemen Konsep dan prinsip akuntansi Operasi Entitas Operasi/kegiatan entitas (perusahaan) utama Lingkungan beroperasinya entitas Perpajakan Pelaporan eksternal Sistem informasi Transi 5
Rerangka Kompetensi versi IAI-KAM Karakteristik Lingkungan Bisnis Peran Profesi Akuntan Manajemen Kompetensi Inti Perencanaan keuangan jangka panjang Perencanaan keuangan jangka pendek Pemantauan implementasi rencana laba jangka panjang dan rencana laba jangka pendek Pendesainan, pengimplementasian, dan pemeliharaan sistem manajemen strategik Pendesainan, pengimplementasian, dan pemeliharaan sistem penjagaan kekayaan organisasi Sertifikasi Seperangkat Pengetahuan dan Keterampilan Proses Pendidikan dan Pelatihan Transi 6
Proses Manajemen dan Peran Informasi Perencanaan Keputusan dan tindakan Informasi Pengorganisasian Keputusan dan tindakan Informasi Sasaransasaran (goals) Informasi Keputusan dan tindakan Pengendalian Keputusan dan tindakan Informasi Pengarahan Transi 7
Elemen Pelaporan Eksternal Pemanfaatan Data Akuntansi Keuangan kos kos kos kos kos untuk Tujuan Manajerial Aset Utang Ekuitas Pendapatan Biaya kos kos kos kos kos Untung Rugi Setoran Distribusi Laba Diolah dan diorganisasi kembali untuk mengukur objek-objek yang relevan dengan keputusan manajerial Informasi untuk pembuatan keputusan manajerial Informasi akuntansi untuk objek laporan manajerial kos kos kos kos kos Produk/job/ projek/ perioda Departemen divisi Pengendalian manajemen Perilaku (tetap/ variabel) Kegiatan (drivers) + Informasi nonakuntansi Transi 8
Hubungan Akuntansi Keuangan dan Informasi Nonakuntansi Akuntansi Keuangan Akuntansi Kos Akuntansi Manajemen Sistem Informasi Manajemen (SIM) Transi 9
Hubungan Akuntansi Keuangan dan Jenjang manajemen Bawah Menengah Atas Sasaran keputusan Pengendalian Tugas Pengendalian Manajemen Perencanaan Strategik Karakteristik informasi Sumber: Cakupan: Tingkat agregasi: Horison waktu: Internal Sempit Terinci Historis Eksternal Luas Agregat Ke depan Transi 10
Perbedaan Akuntansi Keuangan dan Manajemen Unsur Pembeda Akuntansi Keuangan Pihak dituju Tujuan pelaporan Basis pengukuran Pihak luar Pertanggungjawaban Kos historis Pihak internal Pengendalian Berbagai basis Kualitas informasi Unit pengukur Ketaatan pada standar Fokus pelaporan Perioda pelaporan Sumber data Penyajian Reliabilitas, objektivitas Moneter dan kuantitatif Keharusan Kesatuan ekonomik Umumnya tahunan Internal Ringkasan sesuai PABU Relevansi, fleksibilitas Moneter, nonmoneter, kualitatif Bebas memilih Bagian/divisi perusahaan Kurang dari satu tahun Internal dan eksternal Terinci sesuai kebutuhan Transi 11
Konsep Kos untuk Pengambilan Keputusan kos relevan (relevant cost) kos selisih (differential cost) kos kesempatan (opportunity cost) kos tunai (out-of-pocket cost) kos terbenam (sunk cost) Jelaskan pengertiannya dan berilah contoh! Transi 12
Perilaku Kos Pola perubahan kos dalam kaitannya dengan perubahan kegiatan (activity drivers) dalam kurun waktu tertentu (relevant range). Kos variabel: Kos tetap: Kos campuran: Kos bertingkat: Totalnya berubah secara proporsional dengan perubahan tingkat kegiatan. Kos per unit tidak berubah untuk berbagai tingkat kegiatan. Totalnya tetap tidak bergantung pada perubahan tingkat kegiatan dalam kisar tertentu. Kos per unit semakin turun dengan meningkatnya tingkat kegiatan. Mengandung komponen kos tetap dan kos variabel. Besarnya bertingkat sejalan dengan meningkatkan kisar kegiatan. Transi 13
Perilaku Kos Secara Grafis Kos total Kos Variabel Total Kos total Kos Tetap Total Tingkat Kegiatan Tingkat Kegiatan Kos per unit Kos Variabel per Unit Kos per unit Kos Tetap per Unit Tingkat Kegiatan Tingkat Kegiatan Transi 14
Kos Campuran secara Grafis Hubungan Fungsional: Y = 1.800.000 + 1.000X Kos Sewa 5.000.000 4.500.000 4.000.000 Grafik Kos Total 3.500.000 Kos Variabel: 1.000X 3.000.000 2.500.000 Grafik Kos Tetap 2.000.000 1.500.000 1.000.000 Grafik Kos Variabel Kos Tetap: Rp1.800.000 500.000 0 500 1.000 1.500 2.000 2.500 3.000 Kilometer Terpakai Transi 15
Hubungan Korelatif/Statistis Kos Campuran secara Grafis Kos Pengantaran 7.500 7.000 6.500 6.000 5.500 5.000 4.500 0 400 450 500 550 600 650 700 750 800 850 Cacah Order per Bulan Transi 16
Pemisahan Komponen Kos Campuran Karena hubungan kos dengan kegiatan dalam kos campuran umumnya bersifat korelatif bukan fungsional, perlu metoda estimasi untuk memisahkan komponen secara tepat. Metoda pemisahan: Tinggi-rendah (high-low method) Pengepasan grafis (graphical fitting method) Regresi (regression method) Transi 17
Metoda Tinggi-Rendah Tingkat kegiatan tertinggi Tingkat kegiatan terendah Banyaknya Order 800 400 400 Kos Pengantaran Rp6.900.000 4.500.000 Rp2.400.000 Perubahan kos Rp2.400.000 Kos variabel per unit = = = Rp6.000 Perubahan kegiatan 400 Dengan mengambil tingkat terendah: Komponen kos tetap = Kos total - komponen kos variabel total = Rp4.500.000 - (400 X Rp6.000) = Rp5.400.000 - Rp2.400.000 = Rp2.100.000 Transi 18
Metoda Pengepasan Grafis Metoda ini mengandalkan kemampuan visual. Prinsipnya sama dengan metoda tinggi-rendah tetapi semua titik dipertimbangkan untuk menemukan garis estimasi. Memerlukan kertas grafis (milimeter). Metoda ini jarang digunakan karena tidak praktis dan objektif. Ketelitian bergantung pada kemampuan dan pengalaman seseorang. Lihat pembahasan lebih rinci teknik ini di halaman 411-412. Transi 19
Metoda Regresi Mirip dengan pengepasan grafis tetapi dilakukan secara ilmiah yaitu dengan mencari angka terkecil penjumlahan kuadrat penyimpangan (galat) dari garis estimasi. Meregresi: menghubungkan satu atau beberapa variabel independen dengan variabel dependen untuk menentukan apakah satu variabel independen atau lebih menjelaskan variasi variabel dependen. Kos overhead dipelakukan sebagai variabel dependen, tingkat kegiatan diperlakukan sebagai variabel independen. Lihat formula 13.1 dan 13.2 di halaman 414 untuk mendapatkan estimasi kos variabel dan kos tetap. Transi 20
Metoda Regresi dengan Excel Isi sel C17 merefleksi formula 13.2 Diisi dengan formula 13.1 Transi 21
Aplikasi Perilaku Kos Analisis margin kontribusi, untuk: keputusan beli atau buat sendiri terima atau tolak order khusus menutup atau meneruskan cabang/divisi Analisis kos-voluma-laba Transi 22
Analisis Margin Kontribusi Margin kontribusi: sisa jumlah rupiah setelah penjualan dikurangi dengan semua biaya variabel. Analisis margin kontribusi mengandalkan laporan labarugi dengan format margin kontribusi daripada format konvensional. Pengkosan variabel: penentuan kos produk yang hanya memperhitungkan kos variabel (khususnya overhead). Pengkosan penuh: penentuan kos produk yang memperhitungkan semua komponen tetap dan variabel. Kos tetap diperlakukan sebagai kos yang tersediaankan (inventoriable). Transi 23
Konsep Pengkosan Penuh dan Variabel A. Pengkosan penuh BB TKL OH Komponen Produk Variabel Tetap Barang Tersedia Dijual Variabel Tetap Sediaan Kos Barang Terjual masuk neraca masuk statemen laba-rugi B. Pengkosan variabel BB TKL OH Komponen Produk Variabel Tetap Barang Tersedia Dijual Variabel Sediaan Kos Barang Terjual masuk neraca informal masuk laporan laba-rugi variabel Tetap masuk laporan laba-rugi sebagai biaya perioda Transi 24
Laporan Laba-Rugi Konvensional versus Margin Kontribusi PT Tamara Laporan Laba-Rugi Konvensional untuk Januari 2003 PT Tamara Laporan Laba-Rugi Margin Kontribusi untuk Januari 2003 Penjualan Rp50.500.000 Penjualan Rp50.500.000 Kos barang terjual: 24.000.000 Biaya variabel: Laba kotor penjualan Rp26.500.000 Pemanufakturan Pemasaran Administratif Margin kontribusi Rp17.600.000 2.400.000 1.960.000 21.960.000 Rp28.540.000 Biaya operasi: Biaya tetap: Pemasaran Administratif Laba bersih Rp11.150.000 8.760.000 19.910.000 Rp 6.590.000 Pemanufakturan Pemasaran Administratif Laba bersih Rp 8.000.000 8.750.000 6.800.000 23.550.000 Rp 4.990.000 Mengapa laba berbeda? Transi 25
Analisis Kos-Voluma-Laba (Titik Impas) Analisis untuk memprediksi atau mengukur pengaruh perubahan pos-pos berikut terhadap laba: Kos variabel per unit Kos tetap per perioda Voluma penjualan Harga jual per unit Kombinasi (mix) penjualan Teknik analisis: Persamaan Margin kontribusi Grafis Transi 26
Teknik Persamaan Hubungan antarpos dinyatakan dalam persamaan berikut: Penjualan - kos variabel - kos tetap = laba atau Penjualan = kos variabel + kos tetap + laba Laba dalam persamaan di atas, laba sering disebut laba target. Bila tiga dari empat suku persamaan di atas diketahui atau ditentukan, suku yang lain dapat dihitung. Untuk mendapatkan titik impas, laba dimasukkan dalam persamaan sebesar nol. Transi 27
Teknik Margin Kontribusi Rasio margin kontribusi = Margin kontribusi total Penjualan total atau Rasio margin kontribusi = Margin kontribusi per unit Harga jual per unit Voluma penjualan target = Kos tetap total + Laba target Margin kontribusi per unit Pendapatan penjualan target = Kos tetap total + Laba target Rasio margin kontribusi Penjualan titik impas (unit) = Kos tetap total Margin kontribusi per unit Penjualan titik impas (rupiah) = Kos tetap total Rasio margin kontribusi Transi 28
Teknik Grafis Pendapatan/ Kos Total 120.000 105.000 90.000 75.000 60.000 45.000 Grafik kos total 6 5 Grafik penjualan 2 6 Titik impas Area laba 4 Kos variabel Langkah menggambar: 1 2 3 4 5 6 Siapkan sumbu grafik dengan skala secukupnya. Tarik grafik penjualan. Tarik grafik kos tetap Tarik grafik kos variabel di atas kos tetap. Tentukan titik impas dan nilainya. Tandai area rugi dan laba 30.000 Area rugi 3 15.000 Kos tetap 1 0 50 100 150 200 250 300 350 400 Penjualan dalam unit (set) Transi 29
Konsep yang Berkaitan Margin keamanan: tingkat keleluasaan mendapatkan laba setelah titik impas tercapai. atau Margin keamanan = Margin keamanan = Unit penjualan harapan - Unit penjualan titik impas Unit penjualan harapan Penjualan harapan - Penjualan titik impas Penjualan harapan X 100% X 100% Pengungkitan operasi: perimbangan kos variabel dan tetap dalam struktur kos operasi total untuk menghasilkan laba operasi. Pengungkitan opeasi = Margin kontribusi Laba operasi Transi 30
Jangan lupa mengerjakan: Tugas, pertanyaan diskusi, dan latihan/soal. Masih jauh, tapi buatlah pasti. Transi 31