Algoritma & Pemrograman #10

dokumen-dokumen yang mirip
Pertemuan - 3. Array dan Matriks (Bab 2) Oleh : Boldson Herdianto. S., Skom., MMSI.

BAB IV MATRIKS (ARRAY MULTI DIMENSI)

Kurikulum Qt. { Basic OOP } Chapter 3. Array dan String

BAB IV MATRIKS (ARRAY MULTI DIMENSI)

Larik/ Array int a1, a2, a3, a4, a5;

BAB XI ARRAY (LARIK)

BAB I. LARIK (ARRAY) Array (larik) ialah penampung sejumlah data sejenis (homogen) yang menggunakan satu identifier (pengenal).

Bab 5 Array (Variabel Berindeks)

Algoritma & Pemrograman #9. by antonius rachmat c, s.kom, m.cs

Algoritme dan Pemrograman

Matriks. Algoritma Pemrograman. Definisi Matriks

Array 1 A. TUJUAN PEMBELAJARAN

Algoritma dan Struktur data. P e r t e m u a n 3. Array (larik) Tenia Wahyuningrum ST3 Telkom Purwokerto L/O/G/O.

a[0] a[1] a[2] a[3] a[4] a[5] x


ARRAY PENGANTAR PROGRAM STUDI. Institut Teknologi Sumatera

ALGORITMA & PEMROGRAMAN II ARRAY

LARIK (ARRAY) Latar Belakang Array

Algoritme dan Pemrograman

CCH1A4 / Dasar Algoritma & Pemrogramanan

Algoritma Dan Struktur Data II

Algoritma dan Pemrograman Lanjut. Pertemuan Ke-2 Array (Larik)

1 Array dan Tipe Data Bentukan

PERTEMUAN 8 MATRIX. Introduction Definition How is matrix stored in memory Declaration Processing

P11 Array. A. Sidiq Purnomo Program Studi Teknik Informatika Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Kelompok 10 Array. Nama :

ARRAY/LARIK. 3/25/2010 Materi Array - RIE 1

Algoritma Pemrograman

Matriks. Tim Pengajar KU1072. KU1072/Pengenalan Teknologi Informasi B Tahap Tahun Pertama Bersama Institut Teknologi Bandung

Algoritma & Pemrograman #8. by antonius rachmat c, s.kom, m.cs

PEMROGRAMAN I. By : Sri Rezeki Candra Nursari

# FIVE ARRAY / LARIK. Soal-soal minggu lalu:

PRAKTIKUM 9 ARRAY. ARRAY BERDIMENSI SATU Suatu array berdimensi satu dideklarasikan dalam bentuk umum berupa :

MATRIKS P E N G E N A L A N P R O G R A M S T U D I. Institut Teknologi Sumatera

MATRIKS. Algoritma dan Pemrograman Tahar Agastani Teknik Informatika UIN Overview

DIKTAT MATA KULIAH PEMROGRAMAN I BAB VII ARRAY

IT234 - Algoritma dan Struktur Data. Ramos Somya

REVIEW ARRAY. Institut Teknologi Sumatera

Algoritma Pemrograman

PENGANTAR KOMPUTER & SOFTWARE 2 MATRIX

ARRAY / LARIK. Oleh : Agus Priyanto, M.Kom SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI TELEMATIKA TELKOM. Smart, Trustworthy, And Teamwork

Nilai[0] Nilai[1] Nilai[2] Nilai[3] Nilai[4]

BAB VI ARRAY PADA PEMROGRAMAN JAVA

Struktur Data Array. Rijal Fadilah S.Si

Algoritma Pemrograman

Algoritma & Pemrograman #11. by antonius rachmat c, s.kom, m.cs

DASAR PEMROGRAMAN ARRAY. Array Satu Dimensi Array Dua Dimensi. Yoannita. Some slide from Hermawan,S.Kom

MATRIK dan RUANG VEKTOR

MATRIKS. Notasi yang digunakan NOTASI MATRIKS

Makalah. STRUKTUR DATA ( Array )

IT234 - Algoritma dan Struktur Data. Ramos Somya

DIKTAT STRUKTUR DATA Oleh: Tim Struktur Data IF

Data Array dalam C Suyanto BAB 4 ARRAY (LARIK)

PENYELEKSIAN KONDISI

Array dan Matriks. IF2121 / Algoritma dan Struktur Data Sem / /7/2017 IF2121/sem /2018 1

Pendahuluan. Praktikum Pengantar Pengolahan Citra Digital Departemen Ilmu Komputer Copyright 2008 All Rights Reserved

: Algoritma dan Pemrograman I Modul Praktikum ke : 08

a. Array berdimensi satu o Setiap elemen array dapat diakses melalui indeks. o Indeks array (subscript) secara default dimulai dari 0.

Pemrograman Dasar A R R A Y

LAPORAN RESMI PRAKTIKUM ALGORITMA PEMROGRAMAN MODUL V ARRAY

A R R A Y. Bentuk umum deklarasi array : type nama_array[ukuran] tipe : menyatakan tipe dasar array ukuran : menyatakan banyaknya elemen pada array

DIKTAT STRUKTUR DATA Oleh: Tim Struktur Data IF

BAHASA PEMROGRAMAN 1 (PERTEMUAN 3)

Pertemuan 2 Matriks, part 2

ARRAY. Array atau Larik merupakan Struktur Data Sederhana yang dapat didefinisikan sebagai pemesanan alokasi memory sementara pada komputer.

Array. Tim PHKI Modul Dasar Pemrograman Fakultas Ilmu Komputer UDINUS Semarang

ALGORITMA PEMROGRAMAN 1A** (PP :S1-KA) Pertemuan 6. Ahmad Hidayat

MATRIKS. Definisi: Matriks adalah susunan bilangan-bilangan yang berbentuk segiempat siku-siku yang terdiri dari baris dan kolom.

Pertemuan 2 ARRAY DIMENSI 1 & 2

Algoritma dan Pemrograman. Pertemuan Ke-12 Tipe data array/larik 1

Algoritma dan Pemrograman Array/Tabel[1] Oleh: Eddy Prasetyo N

Cara pertama adalah pada saat deklarasi variabel ditambahkan ke- yword const sebelum nama tipe data seperti

MATRIK DAN KOMPUTASI

Identitas dosen POKOK BAHASAN. Suherman,, ST Address. : Cilegon Mobile : Ym Blog

6- Operasi Matriks. MEKANIKA REKAYASA III MK Unnar-Dody Brahmantyo 1

Quis. Contoh. Definisi Konsep Part 1,2 Part 3 Part 4. Oleh : Hasan Sanlawi, S.Kom. STMIK Pranata Kampus E : Materi Kuliah STRUKTUR DATA

Array 2 Dimensi. Pendefinisian dan Struktur Array 2 Dimensi

MODUL PRAKTIKUM. MODUL I - VIII Modul penuntun dan bahan praktikum matakuliah algoritma dan pemograman

BAB 5 PERULANGAN DAN ARRAY

ALJABAR LINIER MAYDA WARUNI K, ST, MT ALJABAR LINIER (I)

Algoritma Pemrograman

: Algoritma dan Pemrograman I Modul Praktikum ke : 09

Ahmad Kamsyakawuni, S.Si, M.Kom. Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jember

: Algoritma dan Pemrograman I Modul Praktikum ke : 09

ARRAY DIMENSI SATU Setiap elemen array dapat diakses melalui indeks. Indeks array secara default dimulai dari 0.

ARRAY DIMENSI 1 & 2. Array dapat didefinisikan sebagai suatu himpunan hingga elemen yang terurut dan homogen.

: Mahasiswa dapat membuat mempraktekkan perintah Array/ Matriks

BAB 2 ARRAY. Array adalah suatu himpunan hingga elemen, terurut dan homogen.

: Algoritma dan Pemrograman I Modul Praktikum ke : 09

BAB V, VI ARRAY, STRING

Pert 2 Struktur Data (mengajarkomputer.wordpress.com) ARRAY DIMENSI 1 & 2

Struktur dan Organisasi Data 2 ARRAY

Pengenalan Array. Array Satu Dimensi

Modul Praktikum 4 Pemograman Berorientasi Objek

OPERASI PERNYATAAN KONDISI

ARRAY. Vektor adalah bentuk yang sederhana dari array, yang merupakan array dimensi satu. Array N dapat kita bayangkan :

MATRIKS. Dapat disimpan secara linier dan kontigu dengan dua alternatif sebagai berikut : a. Per baris

Algoritma dan Pemrograman Array

BAB VI TIPE DATA ARRAY

Tumpukan (Stack) Stack bersifat LIFO (Last In First Out) LIFO Data yang terakhir masuk ke dalam stack menjadi data yang pertama keluar dari stack

Transkripsi:

Algoritma & Pemrograman #10 by antonius rachmat c, s.kom, m.cs

Soal Array Minggu Lalu? Mennuarray.cpp

Array KELEBIHAN Struktur Data yang paling mudah Tipe Data yang mampu menampung lebih dari satu data Memori ekonomis, bila semua elemen terisi Waktu akses sama ke setiap elemen Dapat diakses secara random KEKURANGAN Boros memori jika banyak elemen yang tidak digunakan Struktur Data yang Statis

Array Dimensi 2 Sering kali digambarkan/dianalogikan sebagai sebuah matriks. Jika array berdimensi satu hanya terdiri dari 1 baris dan banyak kolom, array berdimensi dua terdiri dari banyak baris dan banyak kolom yang bertipe sama Gambar array berdimensi (baris x kolom = 3 x 4)

Deklarasi Array 2 Dimensi tipe_data nama_var_array[batas_baris][batas_kolom]; Contoh: int matriks[3][4]; int matriks2[3][4] = { {5,20,1,11}, {4,7,67,-9}, {9,0,45,3} };

Contoh (2) Deklarasi: int x[2][4]; atau X[0][0]=8; x[0][1]=5; x[0][2]=9; x[0][3]=8; X[1][0]=8; x[1][1]=2; x[1][2]=1; x[1][3]=0; int x[2][4]= {{8, 5, 9, 8},{8, 2, 1, 0}};

Array 2 Dimensi = Array Of Arrays 7

Contoh (3) int matriks[3][5] = {{5,12,17,10,7}, {15,6,25,2,19}, {4,9,20,22,11}}; Jika data yang diinputkan kurang dari deklarasi int matriks[3][5] = {{5,12,17,10,7}, {15,6,25,2,19}, {4,9 }}; //kurang 3 angka Maka tiga data yang kurang akan diisi dengan 0 Jika data yang diinputkan lebih dari deklarasi int matriks[3][5] = {{5,12,17,10,7}, {15,6,25,2,19}, {4,9,20,22,11,14,19 }}; //lebih 2 angka Matriks yang jumlah datanya lebih akan menyebabkan ERROR

Contoh 4 0 0

Contoh 5

Contoh 6

PROSES MATRIKS Matriks Program Proses_Matrik_Baris_demi_Baris KAMUS #define M 2 #define N 3 int A[M][N]; ALGORITMA For Baris 0 to M-1 do For Kolom 0 to N-1 do PROSES MATRIK Endfor Endfor

Baris-demi-baris

PROSES MATRIKS Matriks Program Proses_Matrik_Kolom_demi_Kolom KAMUS #define M 2 #define N 3 int A[M][N]; ALGORITMA For Kolom 0 to N-1 do For Baris 0 to M-1 do PROSES MATRIK Endfor Endfor

Kolom-demi-kolom

CONTOH PROSES ALGORITMA For Baris 0 to M-1 do For Kolom 0 to N-1 do PROSES MATRIKS Endfor Endfor Mengisi elemen matriks dengan 0 (inisialisasi) Mengisi elemen matriks dari piranti masukan Mencetak elemen matriks ke piranti keluaran Matriks

Algoritma: For Baris = 0 to 1 do INISIALISASI Matriks For Kolom = 0 to 2 do Matriks[Baris][Kolom] = 0 Endfor Endfor Array B dua dimensi (matriks) : - jumlah baris 2, kolom 3 - data 18, 03, 69, 24, 08, 70. 0 1 2 1 2 3 0 1 1 2 0 0 0 18 03 69 0 0 0 24 08 70

Isi dengan 1,2,3,4,5,6 Matriks Algoritma: Indeks = 1 For Baris = 0 to 1 do For Kolom = 0 to 2 do Matriks[Baris][Kolom] = Indeks Array B dua dimensi (matriks) : Indeks = Indeks + 1 - jumlah baris 2, kolom 3 - data 18, 03, 69, 24, 08, 70. Endfor Endfor 0 1 2 1 2 3 0 1 1 2 1 2 3 18 03 69 4 5 6 24 08 70

Isi dengan 1,3,5,7,9,11 Matriks Algoritma: Indeks = 1 For Baris = 0 to 1 do For Kolom = 0 to 2 do Matriks[Baris][Kolom] = Indeks Array B dua dimensi (matriks) : Indeks = Indeks+2 - jumlah baris 2, kolom 3 - data 18, 03, 69, 24, 08, 70. Endfor Endfor 0 1 2 1 2 3 0 1 1 2 1 3 5 18 03 69 7 9 11 24 08 70

18 369 24 870 CETAK ELEMEN Matriks Algoritma: For Baris = 0 to 1 do For Kolom = 0 to 2 do Endfor Endfor print Matriks[Baris][Kolom] Array B dua dimensi (matriks) : - jumlah baris 2, kolom 3 - data 18, 03, 69, 24, 08, 70. 0 1 2 1 2 3 0 1 1 2 18 3 69 18 03 69 24 8 70 24 08 70

PROSES LAINNYA Matriks For Baris = 0 to 1 do For Kolom = 0 to 2 do Matriks[Baris][Kolom] =?????? Endfor Endfor PROSES MATRIK DAPAT DIMODIFIKASI, sbb : Menjumlahkan nilai pada setiap baris Membuat rata-rata pada setiap baris atau setiap kolom Mencari nilai tertentu pada matrik Menjumlahkan/Mengurangkan dua buah matrik Mengalikan dua buah matrik, dan lain-lain

Menjumlahkan setiap baris Array B dua dimensi (matriks) : - jumlah baris 2, kolom 3 - data 18, 03, 69, 24, 08, 70. Matriks For Baris = 0 to 1 do TotalBaris = 0 For Kolom = 0 to 2 do TotalBaris = TotalBaris + Matriks[Baris][Kolom] Endfor Print Total Baris Endfor 0 1 2 1 2 3 01 12 18 03 3 69 24 08 8 70 90 102

Tidak bisa kopi begitu saja

Mengkopikan array 2D ke 2D for(i=0;i<baris;i++){ for(j=0;j<kolom;j++){ matrikshasil[i][j] = matriksasal[i][j]; } }

Kopi array 2D ke 1D Array A[3][5] = {{1,2,3,4,5},{6,7,8,9,10},{11,12,13,14,15}}; Array B[15]; (dari 3*5)

Kopi array 2D ke 1D (2)

Kopi Array 1D ke 2D

Contoh

Operasi Matriks Penginputan Matriks Pencetakan Matriks Transpose Matriks Ambil Diagonal Matriks Penjumlahan Matriks Pengurangan Matriks Perkalian Matriks *

Input Matriks int i,j; for(i=0;i<baris;i++){ for(j=0;j<kolom;j++){ printf("elemen [%d,%d] = ",i+1,j+1);scanf("%d",&a[i][j]); } } Bagaimana kalau dibuat fungsi?

Cetak Matriks for(i=0;i<baris;i++){ for(j=0;j<kolom;j++){ printf("%d ",A[i][j]); } printf("\n"); } Bagaimana kalau dibuat fungsi?

Transpose Transpose adalah elemen baris matriks akan menjadi kolom matriks dan sebaliknya kolom matriks akan menjadi baris matriks. Matriks awal: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Matriks hasil: 1 4 7 2 5 8 3 6 9

Diagonal Matriks Diagonal Matriks Matriks harus bujur sangkar! Diagonal adalah elemen matriks yang baris dan kolomnya sama!

Penjumlahan Matriks Agar kedua matriks dapat dijumlahkan harus memiliki jumlah baris dan kolom yang sama. Inputkan matriks A dan matriks B Siapkan matriks C untuk menampung hasil penjumlahan matriks A dan B sesuai dengan elemen-elemennya. Elemen matriks A [0,0] dijumlahkan dengan elemen matriks B [0,0] juga dan disimpan di elemen matriks C [0,0] juga. Begitu seterusnya...

Penjumlahan Matriks (2)

Pengurangan 2 buah Matriks Agar kedua matriks dapat dijkurangkan harus memiliki jumlah baris dan kolom yang sama. Inputkan matriks A dan matriks B Siapkan matriks C untuk menampung hasil pengurangan matriks A dan B sesuai dengan elemen-elemennya. Elemen matriks A [0,0] dikurangkan dengan elemen matriks B [0,0] juga dan disimpan di elemen matriks C [0,0] juga. Begitu seterusnya...

Mengurangkan C = A - B Dua buah Matriks Algoritma: For Baris = 0 to 1 do For Kolom = 0 to 2 do C[Baris,Kolom] =A[Baris,Kolom] - B[Baris,Kolom] Array B dua dimensi (matriks) : - jumlah Endfor baris 2, kolom 3 - data 18, 03, 69, 24, 08, 70. 01 2 1 Endfor 0 1 2 1 2 3 18 3 69 18 03 69 24 8 70 24 08 70 Array B dua dimensi (matriks) : - jumlah baris 2, kolom 3 - data 18, 03, 69, 24, 08, 70. 01 2 1 0 1 2 1 2 3 1 2 3 18 03 69 4 5 6 24 08 70

Perkalian Matriks dengan Konstanta

Perkalian Matriks dengan Konstanta (2)

Next: Manipulasi String Perkalian 2 matriks Buatlah semua fungsi-fungsi manipulasi matriks sebelumnya dalam function! Buat juga dalam bentuk menu!