Matrik Deskripsi Hasil Penelitian

dokumen-dokumen yang mirip
KEPUTUSAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 157 TAHUN 2004 TENTANG PEDOMAN PENGASUHAN PRAJA LEMBAGA PENDIDIKAN KEDINASAN DEPARTEMEN DALAM NEGERI

KEPUTUSAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR : 157 TAHUN 2004 TENTANG PEDOMAN PENGASUHAN PRAJA LEMBAGA PENDIDIKAN KEDINASAN DEPARTEMEN DALAM NEGERI

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB II SISTEM AMONG DALAM GERAKAN PRAMUKA

BAB IV ANALISIS PENANAMAN KEDISIPLINAN SISWA MELALUI KEGIATAN PRAMUKA DI MA YMI WONOPRINGGO

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

DAMPAK PEMBINAAN KEPRAMUKAAN TERHADAP TANGGUNG JAWAB SOSIAL PESERTA DIDIK

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah. Pendidikan memegang peranan penting dalam kehidupan manusia.

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Dasar Kegiatan

BAB V PENUTUP. memberikan bimbingan atau pertolongan yang diberikan dengan sengaja oleh

BAB V PENUTUP. 1. Pelaksanaan kegiatan Kepramukaan di MAN Maliku.

TRISATYA DASADARMA PRAMUKA

KOMPETENSI GURU SEKOLAH DASAR. Oleh: Anik Ghufron FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2008

I. PENDAHULUAN. Kemandirian dan tanggung jawab merupakan pilar penting bagi terwujudnya

KEPUTUSAN KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA NOMOR : 056 TAHUN 1982 TENTANG PETUNJUK PENYELENGGARAAN KARANG PAMITRAN

MODUL 3.4 PROGRAM PESERTA DIDIK PRAMUKA PENEGAK dan PRAMUKA PANDEGA

PROGRAM KERJA GUGUS DEPAN XI /076 PANGKALAN SMP NEGERI 8 PURWOREJO TAHUN PELAJARAN 2013/2014. Disusun Oleh. Dewan Kerja Penggalang

PETUNJUK PELAKSANAAN KOMPETISI PRAMUKA SE-JAWA BARAT (KOMPAS JABAR) 2017 DALAM RANGKA HUT GUDEP KE-28 BAB I PENDAHULUAN

BAB I PENDAHULUAN. selaku Pimpinan Yayasan Persatuan Perguruan Tamansiswa mempunyai

- 1 - PENJELASAN ATAS UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2010 TENTANG GERAKAN PRAMUKA

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. sebagai propinsi dengan jumlah penduduk tiga

BAB V KESIMPULAN DAN REKOMENDASI. Ulasan terhadap hasil-hasil penelitian yang telah dipaparkan pada Bab IV. akhirnya menghasilkan sejumlah kesimpulan.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. 1. Pengertian dan Ruang Lingkup Kegiatan Ekstrakurikuler

LAMPIRAN KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR : 104 Tahun 2004 TANGGAL : 18 Oktober 2004 ANGGARAN DASAR GERAKAN PRAMUKA PEMBUKAAN

STRATEGI MANAJEMEN SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN PENDIDIKAN KARAKTER BANGSA DI SEKOLAH

KEPUTUSAN KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA NOMOR : 53 TAHUN 1985 PETUNJUK PENYELENGGARAAN SATUAN KARYA BAKTI HUSADA

Pramuka Penegak Oleh: Dinar Herindo Harya

Siaran Pers Kemendikbud: Hardiknas 2017, Percepat Pendidikan yang Merata dan Berkualitas Selasa, 02 Mei 2017

BAB I PENDAHULUAN. bangsa yang paripurna, sebagaimana tercantum dalam garis-garis besar

POLA DAN MEKANISME PEMBINAAN PRAMUKA PANDEGA

II. TINJAUAN PUSTAKA. 1. Tinjauan Tentang Peranan Kegiatan Kepramukaan. Istilah peran kerap kita dengar dalam kehidupan sehari-hari.

POLA PEMBINAAN PRAMUKA PENEGAK ( Oleh : Udi wahyudi )

ANGGARAN RUMAH TANGGA GERAKAN PRAMUKA HASIL MUNASLUB GERAKAN PRAMUKA TAHUN 2012

BAB I PENDAHULUAN. Hidup adalah pendidikan dan pendidikan adalah kehidupan. Di dalam

BERITA DAERAH KABUPATEN KULON PROGO

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Fitri Indriyani, 2013

ANGGARAN RUMAH TANGGA GERAKAN PRAMUKA HASIL MUNASLUB GERAKAN PRAMUKA TAHUN 2012

A. LATAR BELAKANG MASALAH

LEMBARAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

KATA PENGANTAR. Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan. Drs. M. Mustaghfirin Amin, MBA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2010 TENTANG GERAKAN PRAMUKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 104 TAHUN 2004 TENTANG PENGESAHAN ANGGARAN DASAR GERAKAN PRAMUKA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

Pengantar Presiden RI pada Hari Pramuka ke-53, di Cibubur, Jakarta, Tgl. 14 Agustus 2014 Kamis, 14 Agustus 2014

PETUNJUK PELAKSANAAN LOMBA GIAT DAN BAKTI SAKA WIRA KARTIKA KODIM 1418 MAMUJU A. DASAR PEMIKIRAN

BAB VI PENUTUP. A. Kesimpulan. Dari beberapa data mengenai Implementasi Pendidikan Karakter

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2010 TENTANG GERAKAN PRAMUKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

-1- URAIAN JABATAN FUNGSIONAL UMUM DI LINGKUNGAN KEMENTERIAN AGRARIA DAN TATA RUANG/BADAN PERTANAHAN NASIONAL 1. PEMBINA KARAKTER

PETUNJUK PELAKSANAAN dan TEKNIS. LOMBA E-LANG (Eksistensi Penggalang) TAHUN 2016 TINGKAT SD/MI KABUPATEN JOMBANG (OPEN)

Indonesia Nomor 12 Tahun 2010 Tentang Gerakan Pramuka, (Jakarta : Kemenpora, 2010), hlm Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Undang-Undang Republik

pentransferan ilmu pengetahuan kepada peserta didik. Kebudayaan R.I. Fuad Hasan berpendapat bahwa, "Sebaik apapun kurikulum jika

KEPUTUSAN KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA NOMOR: 231 TAHUN 2007 TENTANG PETUNJUK PENYELENGGARAAN GUGUSDEPAN GERAKAN PRAMUKA

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2010 TENTANG GERAKAN PRAMUKA DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,

BAB IV PAPARAN DATA DAN PEMBAHASAN PENELITIAN. 1. Pendidikan pramuka di SMK Negeri 1 Pogalan Trenggalek. ektra kurikuler perlu diadakan.

PEMBENTUKAN KARAKTER KEDISIPLINAN SEJAK ANAK USIA DINI MELALUI PENGENALAN NILAI-NILAI KEPRAMUKAAN

PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

LEMBAR PENILAIAN PRAMUKA GARUDA GOLONGAN SIAGA

Standar Proses Pembelajaran. Standar Isi. Lulusan. Peserta didik. Lingkungan. Standar Pembiayaan. Standar Sar. & Pras.

KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2009 TENTANG PENGESAHAN ANGGARAN DASAR GERAKAN PRAMUKA

PETUNJUK PELAKSANAAN GUGUS DEPAN GERAKAN PRAMUKA YANG BERPANGKALAN DI KAMPUS PEGURUAN TINGGI

INSTRUMEN ON THE JOB TRAINING I DIKLAT FUNGSIONAL CALON PENGAWAS SEKOLAH

LAMPIRAN I KEPUTUSAN KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA NOMOR: 176 TAHUN 2013 TENTANG POLA DAN MEKANISME PEMBINAAN PRAMUKA PENEGAK BAB I PENDAHULUAN

SKRIPSI. Oleh Eshi Ismayaningrum NIM

Siaran Pers Kemendikbud: Penguatan Pendidikan Karakter, Pintu Masuk Pembenahan Pendidikan Nasional Senin, 17 Juli 2017

KEPUTUSAN KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA NOMOR : 080 TAHUN 1988 TENTANG POLA DAN MEKANISME PEMBINAAN PRAMUKA PENEGAK DAN PANDEGA

Kegiatan Pramuka. Kegiatan yang dapat diikuti semua golongan Pramuka

G E R A K A N P R A M U K A GUGUS DEPAN NATADIRJA SMA NEGERI 10 KOTA BENGKULU Jl. Padang Cengkeh Kel. Sukarami Kec. Selebar Kota Bengkulu

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang Masalah

KODE ETIK DOSEN POLITEKNIK NEGERI BALI

KEPUTUSAN KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA NOMOR : 032 TAHUN 1989 TENTANG PETUNJUK PENYELENGGARAAN SATUAN KARYA PRAMUKA

PETUNJUK PENYELENGGARAAN SATUAN KARYA PRAMUKA TARUNABUMI

PERSEPSI MAHASISWA PGSD TERHADAP KONSEP PENDIDIKAN KI HADJAR DEWANTARA

PETUNJUK PENYELENGGARAAN SATUAN KARYA PRAMUKA DIRGANTARA

BAB V P E N U T U P. berbasis prestasi di SMP Al Islam 1 Surakarta. perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi.

BAB I PENDAHULUAN. anak didik kita diberi bekal ilmu yang memadai melalui jalur pendidikan yang

BAB I PENDAHULUAN. Undang-Undang Sisdiknas tahun 2003 pasal I mengamanahkan bahwa tujuan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

KEPUTUSAN KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA NOMOR : 170.A TAHUN 2008 TENTANG PETUNJUK PENYELENGGARAAN SATUAN KARYA PRAMUKA

PETUNJUK PENYELENGGARAAN SATUAN KARYA PRAMUKA BHAYANGKARA

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah

LAPORAN KEANGGOTAAN, ORGANISASI DAN KEGIATAN TAHUN Disusun oleh: Pengurus Kwartir Ranting Sukalarang

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

PETUNJUK PENYELENGGARAAN SATUAN KARYA PRAMUKA BAKTI HUSADA

LANGKAH-LANGKAH PEMBENTUKAN KEPENGURUSAN SAKA BAKTI HUSADA Pengertian:

KEPUTUSAN KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA NOMOR: 220 TAHUN 2007 TENTANG PETUNJUK PENYELENGGARAAN POKOK-POKOK ORGANISASI GERAKAN PRAMUKA

PENANAMAN NILAI-NILAI NASIONALISME MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (Studi Kasus di MTs Negeri Surakarta II Tahun 2013)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Karunia Eka Lestari, 2013

bukan sekedar baju seragam di hari Sabtu! Dodi Nandika

Sejarah pendidikan Indonesia 1. Dyah Kumalasari

KEPUTUSAN KWARTIR NASIONAL GERAKAN PRAMUKA NOMOR 43 TAHUN 1997 PETUNJUK PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PRAMUKA PENEGAK DAN PANDEGA

I. PENDAHULUAN. Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) adalah program pendidikan dan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

NILAI KEDISIPLINAN DALAM PENDIDIKAN KEPRAMUKAAN SISWA KELAS V (Studi Kasus di SD Negeri Siyono III, Playen, Gunungkidul) SKRIPSI

PETUNJUK PENYELENGGARAAN POLA DAN MEKANISME PEMBINAAN KELUARGA MAHASISWA FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS PADJADJARAN

PETUNJUK PELAKSANAAN GALANG PRAMUKA BERPRESTASI 2018 KREASI MEMBANGUN GENERASI

Transkripsi:

120 Matrik Deskripsi Hasil Penelitian NO NARASUMBER PROGRAM KEGIATAN NILAI KARAKTER MODEL AMONG 1 Kepala Sekolah Melaksanakan dengan tegas Tata Tertib SMK Angkasa 2 WKS Kesiswaan Melaksanakan dengan tegas Tata Tertib SMK Angkasa 3 Guru PKn Melaksanakan dengan tegas Tata Tertib SMK Angkasa 4 Guru BK Melaksanakan dengan tegas Tata Tertib SMK Angkasa Menjalankan Tata Tertib secara tegas, lugas, dan tepat sasaran. Menjalankan Tata Tertib secara tegas, lugas, dan tepat sasaran. Menjalankan Tata Tertib secara tegas, lugas, dan tepat sasaran. Menjalankan Tata Tertib secara tegas, lugas, dan tepat sasaran. Disiplin, bertanggungjawab, patuh pada tertib, dinamis, konstruktif Disiplin, bertanggungjawab, patuh pada tertib, dinamis, konstruktif Disiplin, bertanggungjawab, patuh pada tertib, dinamis, konstruktif Disiplin, bertanggungjawab, patuh pada tertib, dinamis, konstruktif Pendidikan yang memberikan kebebasan untuk bergerak (motorik), kebebasan berkreatifitas dan berani untuk bertindak serta tidak saling menyalahkan, tetapi saling asah asih dan asuh. Metode among adalah metode pendidikan dalam Pramuka dengan azas asah, asih dan asuh Metode among adalah metode pendidikan yang menganut falsafah Ing Ngarso Suntulodo, I Madyo Mangun Karso dan Tut Wuri Handayani Metode among adalah metode pendidikan yang mengacu kepada

121 5 Pembina Pramuka A (Putra) 6 Pembina Pramuka B (Putri) Membimbing anggota Pramuka dalam menjalankan Dasa Dharma dan Trisatya Membimbing anggota Pramuka dalam menjalankan Dasa Dharma dan Trisatya Memberi bimbingan, teladan serta mengarahkan anggota Pramuka agar dapat selalu berprilaku sesuai dengan Dasa Dharma dan Trisatya Memberi bimbingan, teladan serta mengarahkan anggota Pramuka agar dapat selalu berprilaku sesuai dengan Dasa Dharma dan Trisatya percaya diri, patuh pada aturanaturan sosial, menghargai keberagaman, berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif, mandiri, pemberani, bekerja keras, tekun, ulet / gigih, disiplin, visioner, bersahaja, pengabdian, tertib serta konstruktif percaya diri, patuh pada aturanaturan sosial, menghargai keberagaman, berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif, mandiri, pemberani, bekerja keras, tekun, ulet / gigih, disiplin, visioner, bersahaja, pengabdian, tertib serta konstruktif keteladanan yang penuh dengan kasih sayang. Among memberikan kebeasan kepada peserta didik untuk mengembangkan bakat, ide dan potensi dengan tujuan untuk menumbuhkan kreatifitas dan percaya diri, sehingga diharapkan peserta didik bisa mandiri dan mampu terjun langsung dalam kehidupan bermasyarakat. Among memberikan kebeasan kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi dirinya secara mengayomi dan memberikan bimbingan supaya anak mandiri dan bisa berinteraksi dengan pembina dan rekan-rekan nya

122 7 Siswa 1 (AC) - Latihan Upacara Bendera - Peringatan HUT Pramuka - Peringatan HUT RI - Upacara Pembukaan Diklat Saka Dirgantara - Upacara HUT Kota Bandung - Pengibaran Bendera KAA nasionalis, disiplin, bersemangat, pengabdian, toleran, menghargai keberagaman dan kebersamaan. sehingga peserta didik dapat terbuka dengan pembinanya. Metode among adalah metode mendidik Pramuka Muda dengan cara memberi kepercayaan pada kakak tingkat untuk dapat membina adik tingkat nya. - Pelantikan Anggota Pramuka - Pelantikan Ambalan - Pelantikan Bantara dan Laksana percaya diri, kreatif, mandiri, disiplin, bersahaja, bersemangat dan pengabdian. - Pengembaraan - Navigasi - Caving - Survival pemberani, tekun, ulet / gigih, disiplin,bersahaja, bersemangat dan dinamis. - Berkemah - Perkemahan / Praktek lapangan - Yout Leadership Camp Mandiri, tangguh, tidak cepat putus asa, disiplin, bertanggung jawab, saling menghormati, saling

123 - Rock Claimbing - Kepanitiaan Cabang dan Daerah - Raimuna - Rock Claimbing - Wall Claimbing - Pekan Raya Pramuka - Memantau TPS Pemilu Jabar - Rapat Gerak Jalan - Rapat Cap Gomeh - Rapat KAA - Rapat BLO - Rapat Funwalk - Raimuna Cabang - Raimuna Daerah - Raimuna Nasional menghargai, berempati.religius, kreatif, tekun kritis, gigih, disiplin, tertib. percaya diri, patuh pada aturanaturan sosial, menghargai keberagaman, berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif, mandiri, pemberani, bekerja keras, tekun, ulet / gigih, disiplin, visioner, bersahaja, pengabdian, tertib serta konstruktif percaya diri, patuh pada menghargai keberagaman,

124 - Lokatara - Terjun Payung - Latihan Menembak - Lomba Pionering - Terjun Payung - Latihan Menembak gigih, disiplin, visioner, bersahaja, bersemangat, dinamis, pengabdian, tertib serta konstruktif percaya diri, patuh pada menghargai keberagaman, gigih, disiplin, pengabdian, tertib serta konstruktif pemberani, tekun, disiplin, tertib. Bertanggungjawab, percaya diri, kreatif, disiplin, bersemangat, dinamis, tertib.

125 - Kursus Pamong Dirgantara - Kewiraan Diklat Saka Dirgantara Percaya diri, menghargai keberagaman, patuh pada bekerja keras, tekun, disiplin, bersahaja, bersemangat, dinamis,pengabdian, tertib. 8 Siswa 2 (FK) - Latihan Upacara Bendera - Peringatan HUT Pramuka - Peringatan HUT RI - Upacara Pembukaan Diklat Saka Dirgantara - Upacara HUT Kota Bandung - Pengibaran Bendera KAA nasionalis, disiplin, bersemangat, pengabdian, toleran, menghargai keberagaman dan kebersamaan. Metode among adalah metode mendidik dengan cara menuntun adik tingkat agar dapat memiliki SKU yang diharapkan. - Pelantikan Anggota Pramuka - Pelantikan Ambalan - Pelantikan Bantara dan Laksana percaya diri, kreatif, mandiri, disiplin, bersahaja, bersemangat dan pengabdian. - Pengembaraan - Navigasi - Caving - Survival

126 - Berkemah - Rock Claimbing - Kepanitiaan Cabang dan Daerah - Perkemahan / Praktek lapangan - Yout Leadership Camp - Rock Claimbing - Wall Claimbing - Pekan Raya Pramuka - Memantau TPS Pemilu Jabar - Rapat Gerak Jalan - Rapat Cap Gomeh - Rapat KAA - Rapat BLO - Rapat Funwalk pemberani, tekun, ulet / gigih, disiplin,bersahaja, bersemangat dan dinamis. Mandiri, tangguh, tidak cepat putus asa, disiplin, bertanggung jawab, saling menghormati, saling menghargai, berempati.religius, kreatif, tekun kritis, gigih, disiplin, tertib. percaya diri, patuh pada aturanaturan sosial, menghargai keberagaman, berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif, mandiri, pemberani, bekerja keras, tekun, ulet / gigih, disiplin, visioner, bersahaja, pengabdian, tertib serta konstruktif

127 - Raimuna - Lokatara - Terjun Payung - Raimuna Cabang - Raimuna Daerah - Raimuna Nasional - Lomba Pionering - Terjun Payung percaya diri, patuh pada menghargai keberagaman, gigih, disiplin, visioner, bersahaja, bersemangat, dinamis, pengabdian, tertib serta konstruktif percaya diri, patuh pada menghargai keberagaman, gigih, disiplin, visioner, bersahaja, bersemangat, dinamis, pengabdian, tertib serta konstruktif pemberani, tekun, disiplin,

128 - Latihan Menembak - Kursus Pamong Dirgantara - Latihan Menembak - Kewiraan Diklat Saka Dirgantara tertib. pemberani, tekun, disiplin, tertib. Percaya diri, menghargai keberagaman, patuh pada bekerja keras, tekun, disiplin, bersahaja, bersemangat, dinamis,pengabdian, tertib. 9 Siswa 3 (LPSW) - Latihan Upacara Bendera - Peringatan HUT Pramuka - Peringatan HUT RI - Upacara Pembukaan Diklat Saka Dirgantara - Upacara HUT Kota Bandung - Pengibaran Bendera KAA nasionalis, disiplin, bersemangat, pengabdian, toleran, menghargai keberagaman dan kebersamaan. Metode Among adalah metode mendidik dengan cara memberi contoh yang baik pada adik tingkat.

129 - Pelantikan Anggota Pramuka - Pengembaraan - Berkemah - Rock Claimbing - Kepanitiaan Cabang dan Daerah - Pelantikan Ambalan - Pelantikan Bantara dan Laksana - Navigasi - Caving - Survival - Perkemahan / Praktek lapangan - Yout Leadership Camp - Rock Claimbing - Wall Claimbing - Pekan Raya Pramuka - Memantau TPS Pemilu Jabar percaya diri, kreatif, mandiri, disiplin, bersahaja, bersemangat dan pengabdian. pemberani, tekun, ulet / gigih, disiplin,bersahaja, bersemangat dan dinamis. Mandiri, tangguh, tidak cepat putus asa, disiplin, bertanggung jawab, saling menghormati, saling menghargai, berempati.religius, kreatif, tekun kritis, gigih, disiplin, tertib. percaya diri, patuh pada aturanaturan sosial, menghargai

130 - Raimuna - Lokatara - Rapat Gerak Jalan - Rapat Cap Gomeh - Rapat KAA - Rapat BLO - Rapat Funwalk - Raimuna Cabang - Raimuna Daerah - Raimuna Nasional - Lomba Pionering keberagaman, berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif, mandiri, pemberani, bekerja keras, tekun, ulet / gigih, disiplin, visioner, bersahaja, pengabdian, tertib serta konstruktif percaya diri, patuh pada menghargai keberagaman, gigih, disiplin, visioner, bersahaja, bersemangat, dinamis, pengabdian, tertib serta konstruktif percaya diri, patuh pada menghargai keberagaman,

131 - Terjun Payung - Latihan Menembak - Kursus Pamong Dirgantara - Terjun Payung - Latihan Menembak - Kewiraan Diklat Saka Dirgantara gigih, disiplin, visioner, bersahaja, bersemangat, dinamis, pengabdian, tertib serta konstruktif pemberani, tekun, disiplin, tertib. pemberani, tekun, disiplin, tertib. Percaya diri, menghargai keberagaman, patuh pada bekerja keras, tekun, disiplin, bersahaja, bersemangat, dinamis,pengabdian, tertib.