DAFTAR ISI. iii. iv PENUTUP iii

dokumen-dokumen yang mirip
DAFTAR ISI. iii. iv PENUTUP iii

PEDOMAN PELAKSANAAN PENGADAAN DAN PENYALURAN BANTUAN ALAT DAN MESIN PERTANIAN APBN TA 2017

PEDOMAN TEKNIS PENGADAAN DAN PENYALURAN BANTUAN ALAT DAN MESIN PERTANIAN DIREKTORAT ALAT DAN MESIN PERTANIAN

T KNIS B A N T U A N A L A T M E S I N P E R T A N I A N T A

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... I. PENDAHULUAN Latar Belakang Tujuan dan Sasaran Pengertian dan Definisi...

PEDOMAN UMUM PENGELOLAAN BRIGADE ALSINTAN

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS Nomor KEP. 31/LATTAS/II/2014 TENTANG

KATA PENGANTAR. Jakarta, Januari 2010 DIREKTUR JENDERAL TANAMAN PANGAN, IR. SUTARTO ALIMOESO, MM NIP

Lampiran 16 SOP Pengelolaan BMN KERTAS KOP INSTANSI

KATA PENGANTAR. Jakarta, Nopember 2013 Direktur Alat dan Mesin Pertanian. Ir. Bambang Santosa, MSc.

KATA PENGANTAR. Jakarta, 2015 Direktur Jenderal, Sumarjo Gatot Irianto Nip

2. Undang Undang Nomor 45 Tahun 2013 tentang Tata Cara Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

KATA PENGANTAR. Jakarta, Desember Direktur Alat dan Mesin Pertanian, Ir. Bambang Santosa, M.Sc NIP

CAPAIAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN (IKK)

KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR LAMPIRAN

KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA

KEBIJAKAN PENGELOLAAN ALSINTAN

KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA

KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN DIREKTORAT JENDERAL PERIKANAN BUDIDAYA

PENINGKATAN PRODUKSI, PRODUKTIVITAS DAN MUTU TANAMAN TAHUNAN

PENGANTAR. Ir. Suprapti

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,

PENINGKATAN PRODUKSI, PRODUKTIVITAS DAN MUTU TANAMAN TAHUNAN

2017, No c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b di atas, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pekerjaa

KATA PENGANTAR. Jakarta, Januari 2015 Direktur Alat dan Mesin Pertanian, Ir. Suprapti NIP Laporan Kinerja Tahun 2014

MEMUTUSKAN : : PERATURAN BUPATI TENTANG PEDOMAN PELAKSANAAN PENGEMBANGAN ALAT DAN MESIN PERTANIAN BANTUAN PEMERINTAH KABUPATEN SUKOHARJO.

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 16/PERMEN-KP/2013 TENTANG

DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM SEKRETARIAT JENDERAL JALAN PATTIMURA NO. 20 KEBAYORAN BARU JAKARTA TELP. (021) , FAX (021)

KERANGKA ACUAN TEKNIS

PETUNJUK TEKNIS I. KETENTUAN UMUM

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR : 02/PRT/M/2009

DIREKTORAT JENDERAL TANAMAN PANGAN

CAPAIAN INDIKATOR KINERJA (IKK)

PERATURAN MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

PEDOMAN TEKNIS PENGEMBANGAN UNIT PENGOLAH PUPUK ORGANIK (UPPO) TA. 2014

2011, No Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47, Tamba

Lampiran 1. Diagram Alir Pelaksanaan Penelitian. mulai

PEMANTAUAN DAN EVALUASI CAPAIAN KINERJA KEGIATAN PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL TANAMAN PANGAN TRIWULAN I 2016

PENINGKATAN PRODUKSI DAN PRODUKTIVITAS TANAMAN REMPAH DAN PENYEGAR PEDOMAN TEKNIS

PENINGKATAN PRODUKSI, PRODUKTIVITAS DAN MUTU TANAMAN TAHUNAN PEDOMAN TEKNIS PENGEMBANGAN TANAMAN JAMBU METE TAHUN 2013

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PEMBINAAN PELATIHAN DAN PRODUKTIVITAS NOMOR KEP.57/LATTAS/IV/2014 TENTANG

KATA PENGANTAR. Jakarta, Januari 2016 Direktur Jenderal, Dr. Ir. Hasil Sembiring, M.Sc. NIP Direktorat Jenderal Tanaman Pangan

DESKRIPSI PROGRAM BANTUAN PERALATAN E-PEMBELAJARAN. 2. NAMA PROGRAM : BANTUAN PERALATAN e-pembelajaran

I. PENDAHULUAN. A. Latar Belakang

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

PEMANTAUAN DAN EVALUASI CAPAIAN KINERJA KEGIATAN PENGOLAHAN DAN PEMASARAN HASIL TANAMAN PANGAN TRIWULAN II 2016

2013, No

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT) TA DIREKTORAT JENDERAL PRASARANA DAN SARANA PERTANIAN

PROVINSI JAWA BARAT PERATURAN BUPATI KARAWANG NOMOR 17 TAHUN 2016

Pedoman Teknis. PENDAMpINGAN PENYULUHAN. PADA PROGRAM PERCEpATAN OpTIMALISASI LAHAN

-1- MENTERI PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA

MENTERI PEKERJAAN UMUM REPUBLIK INDONESIA INSTRUKSI MENTERI PEKERJAAN UMUM NOMOR: 05/IN/M/2011 TENTANG

Petunjuk Teknis BANTUAN PUSAT KEGIATAN GUGUS (PKG) PAUD KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

DAFTAR ISI. 3.1.Analisa dan Pengendalian Risiko Indikator Keberhasilan Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan...

RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT) DIREKTORAT ALAT DAN MESIN PERTANIAN TA. 2014

CAPAIAN INDIKATOR KINERJA (IKK)

BUPATI SIDOARJO PROVINSI JAWA TIMUR PERATURAN BUPATI SIDOARJO NOMOR 36 TAHUN 2014 TENTANG

PETUNJUK PELAKSANAAN PEMBAYARAN HONORARIUM GURU BANTU

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR PER.22/MEN/2011

PEDOMAN PENGELOLAAN BANTUAN PERALATAN DAN/ATAU MESIN

DUKUNGAN PERLINDUNGAN PERKEBUNAN

CAPAIAN INDIKATOR KINERJA KEGIATAN (IKK)

KATA PENGANTAR. Petunjuk teknis ini disusun untuk menjadi salah satu acuan bagi seluruh pihak yang akan melaksanakan kegiatan tersebut.

BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

Pedoman Program Hibah Air Limbah Setempat APBN

DUKUNGAN PERLINDUNGAN PERKEBUNAN

BERITA DAERAH KABUPATEN KULON PROGO

1. Penjabaran Nawacita di dalam program dan kegiatan

PETUNJUK TEKNIS KERJASAMA PENYELENGGARAAN APRESIASI LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN BERPRESTASI TINGKAT NASIONAL DI PROVINSI TAHUN 2015

PEDOMAN TEKNIS PENANAMAN PADI PASCA CETAK SAWAH BARU TA.2017

PERATURAN MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN REPUBLIK INDONESIA,

PEDOMAN TEKNIS IRIGASI PERPOMPAAN/PERPIPAAN TA. 2016

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA KUASA PENGGUNA ANGGARAN SATUAN KERJA DIREKTORAT PEMBINAAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN,

PENINGKATAN PRODUKSI, PRODUKTIVITAS DAN MUTU TANAMAN TAHUNAN

PETUNJUK TEKNIS BANTUAN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN PERGURUAN TINGGI AGAMA ISLAM (PTAI) TAHUN ANGGARAN 2014

KATA PENGANTAR. Jakarta, 3 Januari 2017 Direktur Jenderal Tanaman Pangan, HASIL SEMBIRING NIP

Pasal I Beberapa ketentuan dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 156/PMK.07/2008 tentang Pedoman Pengelolaan Dana Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan

2017, No dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 173/PMK.05/2016; c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf

RENCANA KINERJA TAHUNAN (RKT) TA DIREKTORAT JENDERAL PRASARANA DAN SARANA PERTANIAN

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA

PETUNJUK TEKNIS PEMBAYARAN TUNJANGAN PROFESI BAGI GURU PEGAWAI NEGERI SIPIL DAERAH MELALUI MEKANISME DANA TRANSFER DAERAH

PERATURAN GUBERNUR KALIMANTAN TENGAH NOMOR 27 TAHUN 2014 TANGGAL 18 AGUSTUS 2014 FORMAT USULAN / PROPOSAL HIBAH KOP ORGANISASI/LEMBAGA, DLL

PEDOMAN PENDAMPINGAN VERIFIKASI DAN VALIDASI PENYALURAN PUPUK BERSUBSIDI TA 2018

PENINGKATAN PRODUKSI, PRODUKTIVITAS DAN MUTU TANAMAN TAHUNAN

BERITA NEGARA. KEMENTERIAN KELAUTAN DAN PERIKANAN. Barang Milik Negara. Dana Dekonsetrasi. Tugas Pembantuan. Pemindahtanganan.

BERITA NEGARA. KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA. Layanan. Pos Universal. Penyelenggaraan. PERATURAN MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA

PEMANTAUAN DAN EVALUASI CAPAIAN KINERJA KEGIATAN PENGELOLAAN SISTEM PENYEDIAAN BENIH TANAMAN PANGAN TRIWULAN I 2016

MENTERI PEKERJAAN UMUM REPUBLIK INDONESIA

SALINAN PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 226/PMK.06/2011 TENTANG PERENCANAAN KEBUTUHAN BARANG MILIK NEGARA

DEPARTEMEN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA DIREKTORAT JENDERAL PERBENDAHARAAN

Transkripsi:

KATA PENGANTAR Dalam rangka mendukung Swasembada Berkelanjutan Padi dan Jagung serta Swasembada Kedelai, Kementerian Pertanian telah menetapkan upaya khusus melalui kegiatan rehabilitasi jaringan irigasi tersier dan kegiatan pendukung lainnya yang salah satunya penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan). Dengan dukungan penyediaan alat dan mesin pertanian diharapkan dapat mengatasi permasalahan substantif yaitu semakin berkurangnya dan mahalnya upah tenaga kerja pertanian serta lemahnya permodalan petani untuk mengakses kepemilikan alsintan. Mencermati kondisi kemampuan petani/kelompok tani dalam kepemilikan alsintan, maka pada tahun 2015 pemerintah memfasilitasi penyediaan alsintan tersebut melalui kegiatan penyaluran bantuan alsintan berupa Traktor Roda 2, dan Pompa Air. Pada Tahun Anggaran 2015 ini, bantuan alsintan ditujukan terutama untuk mendukung kegiatan pencapaian Swasembada Berkelanjutan Padi dan Jagung serta Swasembada Kedelai dengan pengelolaan alsintan melalui Poktan/Gapoktan/UPJA atau dalam bentuk Brigade Tanam. Dengan pola ini diharapkan pemanfaatan alsintan dapat optimal dalam mendukung percepatan pengolahan tanah dan penyediaan air irigasi sehingga akan berdampak i

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... DAFTAR ISI... DAFTAR LAMPIRAN... I. PENDAHULUAN... 1. Latar Belakang... 2. Tujuan dan Sasaran... II. MEKANISME PELAKSANAAN... 1. Jenis dan Sumber Pembiayaan Bantuan Alsintan... 2. Kriteria Lokasi... 3. Kriteria Penerima Bantuan Alsintan... 4. Pengelolaan Pemanfaatan Alsintan... 5. Mekanisme Penetapan Calon Penerima dan Calon Lokasi... 6. Distribusi Bantuan Alsintan... III. MONITORING, EVALUASI DAN PELAPORAN 1. Monitoring dan Evaluasi... 2. Pelaporan... IV. INDIKATOR KINERJA... 12 i iii iv 1 1 3 4 4 4 5 6 8 9 11 11 11 PENUTUP... 13 iii

DAFTAR LAMPIRAN 1. Spesifikasi Teknis Traktor Roda 2 2. Spesifikasi Teknis Pompa Air 3. Format Berita Acara Pemeriksaan dan Serah terima Hasil Pekerjaan (BAP-STHP) 4. Format Dokumen Surat Pernyataan 5. Contoh Format BASTB Kelompok Tani/Gapoktan/UPJA 6. Form Laporan Bantuan Alsintan UPJA 7. Form Laporan Rekapitulasi Bantuan Alsintan Kabupaten/Kota 8. Form Laporan Bantuan Alsintan Provinsi 9. Check List Pengendalian Internal Tingkat Kabupaten/Kota 10. Check List Pengendalian Internal Tingkat Provinsi 11. Check List Pengendalian Internal Tingkat Pusat iv

I. PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar maka pemenuhan kebutuhan akan pangan menjadi hal yang sangat penting. Dengan melihat potensi luas wilayah dan tingkat kesuburan tanah yang relatif subur maka menjadi kewajiban pemerintah untuk dapat mencukupi kebutuhan pangan dari hasil produksi dalam negeri. Untuk itu Kementerian Pertanian telah menetapkan target Pencapaian Swasembada Berkelanjutan Padi dan Jagung serta Swasembada Kedelai (swasembada pangan) dalam waktu 3 (tiga) tahun. Permasalahan substantif yang dihadapi dalam percepatan pencapaian swasembada pangan antara lain: (1) alih fungsi dan fragmentasi lahan pertanian; (2) rusaknya infrastruktur/ jaringan irigasi; (3) semakin berkurangnya dan mahalnya upah tenaga kerja pertanian serta kurangnya peralatan mekanisasi Pertanian (alat dan mesin pertanian); (4) masih tingginya susut hasil (losses); (5) belum terpenuhinya kebutuhan pupuk dan benih sesuai rekomendasi spesifik lokasi serta belum memenuhi enam tepat (tepat waktu, jumlah,kualitas, jenis, harga, dan lokasi; (6) lemahnya permodalan 1

petani, (7) harga komoditas pangan jatuh dan sulit memasarkan hasil pada saat panen raya. Salah satu strategi peningkatan produksi adalah penyempurnaan manajemen teknis yang diantaranya adalah percepatan pengolahan tanah dan penanaman secara serentak melalui pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan). Alsintan memiliki peranan penting dalam upaya pencapaian swasembada pangan dikarenakan dengan penerapan alsintan dalam kegiatan usaha tani dapat memberikan mutu hasil yang lebih baik dan dilakukan dengan lebih efisien dan efektif. Selain itu melalui pemanfaatan alsintan akan mendukung upaya pemecahan masalah kelangkaan tenaga kerja di sektor pertanian yang banyak terjadi di daerah. Kondisi sosial ekonomi masyarakat di pedesaan yang berbeda-beda serta mahalnya harga alsintan, menimbulkan beragamnya proses kepemilikan alsintan oleh petani baik secara pribadi maupun kelompok. Sehubungan dengan hal tersebut, maka pemerintah kembali menggulirkan program bantuan alat dan mesin pertanian berupa traktor roda 2 dan pompa air melalui sumber dana APBN Tahun Anggaran 2015. Untuk mendukung penyediaan kedua jenis alsintan tersebut maka diperlukan pedoman pelaksanaan penyaluran alsintan serta pedoman bagi petugas di 2

daerah maupun penerima bantuan sehingga pelaksanaannya tidak mengalami kendala. 2. Tujuan dan Sasaran a. Tujuan 1) Memberikan petunjuk dan acuan penyaluran bantuan alsintan baik bagi petugas di pusat maupun bagi petugas Dinas Pertanian di Provinsi dan Kabupaten/ Kota serta Kelompok tani/ Gapoktan/ UPJA penerima bantuan alsintan. 2) Memberikan penjelasan tentang kriteria/syarat penerima bantuan, distribusi bantuan dan kewajibankewajiban yang harus dipenuhi oleh penerima bantuan alsintan. 3) Meningkatkan pemanfaatan alsintan untuk mempercepat pengolahan tanah, dan penyediaan air irigasi. b. Sasaran 1) Terlaksananya penyediaan dan penyaluran bantuan alsintan yang diberikan kepada Kelompok tani/gapoktan/upja penerima bantuan. 2) Terlaksananya penyaluran alsintan Brigade Tanam serta pemanfaatan alsintan yang optimal bagi penerima bantuan alsintan untuk mendukung percepatan pengolahan tanah, dan penyediaan air irigasi. 3

II. MEKANISME PELAKSANAAN 1. Jenis dan Sumber Pembiayaan Bantuan Alsintan a. Jenis Bantuan Alsintan Jenis bantuan alsintan meliputi Traktor Roda 2 dan Pompa Air yang sudah memiliki SPPT SNI dan atau Test Report yang dikeluarkan oleh lembaga pengujian alsintan yang sudah terakreditasi. Spesifikasi teknis sebagaimana disajikan pada lampiran 1 dan 2. b. Sumber Pembiayaan Sumber pembiayaan untuk penyediaan dan penyaluran alsintan dari DIPA Satuan Kerja Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian TA. 2015 pada belanja barang dalam bentuk Belanja Peralatan dan Mesin untuk diserahkan kepada masyarakat/pemerintah Daerah. Dengan adanya bantuan Traktor Roda 2 dan Pompa Air bagi setiap Kelompok tani/gapoktan/upja, diharapkan penerima bantuan akan memperoleh keuntungan yang signifikan dari pemanfaatan alsintan tersebut sehingga ke depan dapat digunakan untuk menunjang kebutuhan usahanya maupun untuk membeli alsintan baru lainnya. 2. Kriteria Lokasi Kriteria lokasi mempertimbangkan beberapa hal, sebagai berikut: 4

a. Diprioritaskan pada daerah sentra produksi tanaman pangan. b. Mempertimbangkan kondisi lokal spesifik yang secara teknis memenuhi persyaratan untuk operasional alat dan mesin pertanian. c. Mempertimbangkan daerah yang tingkat kejenuhan alsin masih rendah serta memiliki komitmen yang kuat dalam mendukung program peningkatan produksi pertanian dengan melihat proposal yang disampaikan ke Pusat. 3. Kriteria Penerima Bantuan Alsintan a. Penerima bantuan alsintan adalah Kelompok tani/gapoktan/upja, dengan persyaratan sebagai berikut : 1) Kelompok tani/gapoktan/upja yang dinyatakan layak setelah diverifikasi oleh Dinas Pertanian Kabupaten/Kota setempat. 2) Kelompok tani/gapoktan/upja yang aktif dan bersedia mendukung program pencapaian sasaran produksi pertanian, dinyatakan dengan Surat Pernyataan. 3) Bersedia mengikuti semua kewajiban yang diberikan dan bertanggung jawab dalam operasional alsintan. 5

4) Bersedia memanfaatkan dan mengelola alat dan mesin pertanian untuk mendukung peningkatan produksi pertanian guna memenuhi kebutuhan Kelompok tani/gapoktan/upja maupun dalam mendukung brigade tanam. b. Penerima bantuan adalah Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten, dengan persyaratan sebagai berikut : 1) Bersedia mengelola bantuan alsintan dalam bentuk Brigade Tanam. 2) Bersedia menyediakan gudang penyimpanan alsintan. 3) Bersedia memobilisir alsintan antar Kabupaten/ Kecamatan. 4) Mengalokasikan dana APBD I/II untuk biaya pemeliharaan alsintan. 4. Pengelolaan Pemanfaatan Alsintan Pengelolaan Pemanfaatan Bantuan Alsintan adalah sebagai berikut : a. Kelompok tani/ Gapoktan/ UPJA 1) Kelompok tani/ Gapoktan penerima wajib membentuk unit Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) sesuai pedoman pembentukan UPJA. 6

2) Pengelola UPJA yang dibentuk oleh Poktan/Gapoktan terdiri dari : Manager, operator, teknisi dan tenaga administrasi. 3) Pengelola UPJA yang dibentuk oleh Poktan/Gapoktan diwajibkan melakukan pembukuan dari hasil usaha jasa alsintan. 4) Apabila dalam kurun waktu 1 (satu) musim tanam setelah menerima bantuan alsintan, kelompok tani belum membentuk UPJA maka bantuan alsintan akan dialihkan kepada UPJA yang ditetapkan oleh Dinas Pertanian Kabupaten/Kota. 5) Hasil usaha jasa alsintan digunakan untuk biaya operasional, perawatan dan investasi alsintan yang baru. b. Pemda Provinsi / Kabupaten/ Kodim 1) Brigade Alsintan Di Provinsi/Kabupaten/Kota dilengkapi struktur organisasi pengelolaan brigade, 2) Pengelolaan Brigade Alsintan dilaksanakan oleh Dinas Pertanian bersama-sama dengan Korem/Kodim untuk mendukung kelancaran penerapan tanam serempak dalam rangka pelayanan kepada petani/ kelompok tani yang membutuhkan layanan penggunaan alsintan 7

dengan mepertimbangkan keberadaan/operasional UPJA di daerah tersebut. 3) Operasional pemanfaatan alsintan dibebankan kepada pengguna jasa (petani/kelompok tani/gapoktan). 4) Brigade Alsintan wajib melakukan pemeliharaan/perawatan alsintan secara regular, sehingga kondisi alsintan selalu terawat dengan baik. 5. Mekanisme Penetapan Calon Penerima dan Calon Lokasi a. Daftar Nominasi Sementara (DNS) sesuai proposal yang diterima dari Kelompok tani/gapoktan/ UPJA/Dinas oleh Direktur Alat dan Mesin Pertanian disampaikan kepada Dinas Pertanian Kabupaten/Kota/Provinsi untuk diverifikasi dan selanjutnya Calon Penerima dan Calon Lokasi (CPCL) penerima bantuan Alsintan ditetapkan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten/Kota setelah melalui proses verifikasi oleh petugas Dinas Pertanian Kabupaten/Kota berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Provinsi dan Direktorat Alat dan Mesin Pertanian; b. Dinas Pertanian Kabupaten/Kota selanjutnya menyampaikan Surat Penetapan CPCL tersebut kepada Kementerian Pertanian cq Direktorat Alat dan 8

Mesin Pertanian, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Jl. Taman Margasatwa No. 3 Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, dengan tembusan kepada Kepala Dinas Pertanian Provinsi; c. Surat Penetapan CPCL bantuan alsintan yang telah diterima Direktur Alat dan Mesin Pertanian selanjutnya diverifikasi kembali oleh Tim Verifikasi Direktorat Alat dan Mesin Pertanian. d. Hasil verifikasi tersebut selanjutnya akan ditetapkan sebagai calon penerima dan calon lokasi bantuan alsintan oleh Kuasa pengguna Anggaran/ Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Kementerian Pertanian. 6. Distribusi Bantuan Alsintan Pendistribusian bantuan Alsintan mengikuti beberapa ketentuan sebagai berikut : a. Bantuan alsintan untuk setiap propinsi didistribusikan oleh penyedia yang ditunjuk oleh Direktur Alat dan Mesin Pertanian/selaku Pejabat Pembuat Komitmen sampai titik bagi di kantor Dinas Pertanian Provinsi/ Kabupaten/Kota. b. Penyaluran bantuan tersebut harus dinyatakan dalam Berita Acara Pemeriksaan dan Serah Terima Hasil Pekerjaan (BAP-STHP) dari penyedia kepada Kepala 9

Dinas Pertanian Kabupaten/Kota atau pejabat yang mewakili Kepala Dinas. Format BAP-STHP tersebut sebagaimana tercantum pada lampiran 3. c. Dinas Pertanian menerbitkan Surat Pernyataan bersedia menerima bantuan alsintan yang ditandatangani oleh Kepala Dinas atas nama Pemerintah Daerah dengan format sebagaimana lampiran 4. d. Surat BAP-STHP dan Surat Pernyataan sebagaimana tersebut pada butir b dan c sebagai dasar pembayaran kepada pihak penyedia. e. Penyerahan bantuan alsintan kepada Kelompok tani/gapoktan/upja dengan Berita Acara sebagaimana tercantum pada lampiran 5 menjadi tanggung jawab Kepala Dinas Pertanian Kabupaten/Kota. Berita Acara tersebut wajib disampaikan kepada Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian tembusan Dinas Pertanian Provinsi paling lambat 1 (satu) bulan setelah penyerahan bantuan tersebut. f. Penyerahan bantuan alsintan tersebut agar dilengkapi dokumentasi foto saat penyerahan alsintan baik dari Penyedia kepada Dinas Pertanian/Dinas Kabupaten serta dari Dinas kepada Kelompoktani/Gapoktan/UPJA penerima bantuan. Foto tersebut wajib dikirimkan ke 10

Direktorat Alat dan Mesin Pertanian paling lambat 2 (dua) minggu setelah penyerahan alsintan. g. Alsintan yang didistribusikan harus dalam kondisi baik, terakit sempurna, sudah di-running test (diuji coba dengan menghidupkan mesinnya) dan dilengkapi dengan petunjuk operasional/manual penggunaan dan perawatan. h. Apabila dalam pelaksanaannya terdapat alsintan yang tidak dimanfaatkan oleh penerima bantuan, maka Dinas Pertanian Kabupaten/Kota dapat merelokasi alat tersebut ke kolompok lainnya di wilayah kecamatan yang sama/antar kecamatan. Apabila diperlukan relokasi antar kabupaten/kota, maka menjadi kewenangan Kepala Dinas Pertanian Provinsi. Apabila diperlukan relokasi antar provinsi menjadi kewenangan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian. III. MONITORING, EVALUASI DAN PELAPORAN 1. Monitoring dan Evaluasi Pembinaan pemanfaatan alsintan dilaksanakan melalui monitoring dan evaluasi agar bantuan alsintan dapat berdayaguna dan berhasil guna. Untuk itu diperlukan pengawalan terhadap Kelompok tani/gapoktan/upja atau Dinas Pertanian Provinsi/Kab/Kota penerima bantuan alsintan di Provinsi/Kabupaten/Kota. 11

Pelaksanaan monitoring dan evaluasi dilaksanakan oleh petugas Pusat dan Provinsi untuk mengetahui kondisi alsintan, perkembangan pemanfaatan dan permasalahan yang muncul di lapangan serta untuk mendapatkan masukan langsung dari pengguna terhadap alsintan yang diterima. Masukan yang diperoleh digunakan untuk acuan dalam penentuan kebijakan selanjutnya. 2. Pelaporan Pelaporan wajib dilakukan oleh Kelompok tani/gapoktan/upja penerima bantuan alsintan setiap musim setiap tahunnya dengan format laporan sebagaimana pada lampiran 6. Laporan ditujukan pada Dinas Pertanian Kabupaten/Kota dan dilengkapi dengan gambar/foto pemanfaatan alsintan tersebut di lapangan. Laporan dari Kelompok tani/gapoktan/upja akan dibuat rekapitulasinya oleh Dinas Pertanian Kabupaten/ Kota (lampiran 7) untuk disampaikan ke Dinas Pertanian Provinsi. Laporan dari Dinas Pertanian Provinsi (lampiran 8) selanjutnya disampaikan kepada Direktur Alat dan Mesin Pertanian, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian, Kementerian Pertanian pada setiap triwulan dengan alamat : Direktorat Alat dan Mesin Pertanian Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Jl. Taman Margasatwa No. 3 12

Pasar Minggu Jakarta Selatan 12550 Telp/Fax : 021-78833240 Email : dit_alsintan@yahoo.com subditppa@gmail.com subditpengembanganalsintan@gmail.com Pelaporan ini merupakan masukan penting bagi perencanaan pengembangan alsintan pada masa mendatang, sehingga keterlambatan maupun kelalaian dalam pembuatan laporan tersebut akan menjadi evaluasi kinerja dan pertimbangan dalam kebijakan pemberian bantuan selanjutnya. IV. INDIKATOR KINERJA Indikator keberhasilan bantuan alsintan antara lain : 1. Tersedianya Traktor Roda 2 sebanyak 6.100 unit dan Pompa Air sebanyak 2.328 unit sampai di titik bagi Kabupaten/Kota. 2. Tercapainya optimalisasi penggunaan alat dan mesin pertanian berdasarkan laporan pemanfaatan dari daerah. 3. Bertambahnya jumlah UPJA berdasarkan laporan daerah. dalam mendukung peningkatan layanan mekanisasi pertanian di masing-masing daerah. 4. Meningkatnya kemampuan Dinas Pertanian Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam menggerakkan kegiatan tanam padi serempak melalui optimalisasi brigade tanam. 13

PENUTUP Kebijakan pemberian bantuan alsintan yang diambil oleh Pemerintah merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan produksi tanaman pangan dan kesejahteraan masyarakat tani. Diharapkan dengan peningkatan produksi tanaman pangan akan dapat mengurangi ketergantungan terhadap produk pangan dari luar negeri. Upaya percepatan pengolahan tanah dan penyediaan air irigasi sekaligus mendukung tanam serentak harus terus menerus disosialisikan kepada petani. Untuk itu sangat diharapkan peran aktif dari Pemerintah Daerah Provinsi/Kodam/Korem dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota/Kodim dalam pendampingan/pengawalan dan pengawasan pengelolaan alsintan oleh Kelompok Tani/Gapoktan/UPJA, sehingga investasi alsintan dapat mendorong Pengelolaan Alsintan/UPJA ke arah mandiri serta berkembangnya Brigade tanam di masing-masing wilayah. ----------ooooo---------- 14

Lampiran 1. Spesifikasi Teknis Traktor Roda 2 NO. SPESIFIKASI PARAMETER TEKNIS PERSYARATAN 1 Motor Penggerak a. Jenis Motor Motor Diesel, 4 langkah (4 tak) b. Daya c. Volume Silinder d. Sistem pendingin e. Kapasitas Tangki Bakar maksimum f. Berat kosong motor penggerak maksimum 8 9 HP 400 600 ml Air dengan Radiator/Condensator 13 liter 100 kg 2 Unit Traktor: 2.1. Dimensi a.tinggi traktor - dengan roda karet 840-1.450 mm - dengan roda besi 840-1.450 mm b. Bobot operasi traktor 450 kg c. Tinggi penggandeng - dengan roda karet 170-450 mm - dengan roda besi 300-600 mm 2.2. Unjuk Kerja 2.3. Uji Pelayanan a. Kapasitas lapang 0,066 Ha/Jam efektif minimum b. Efisiensi lapang 70% minimum c. Kecepatan kerja 2,5-3 km/jam optimum d. Kedalaman 130-170 mm pembajakan e. Slip roda maksimum 25% f. Konsumsi Bahan 2,5 liter/jam Bakar maksimum g. Efisiensi penerusan > 80% daya a. Kenyamanan kerja - kebisingan maksimum b. Gaya pengoperasian kopling kemudi/belok maksimum 90 db 180 N 15

Lanjutan lampiran 1 Spesifikasi Teknis Traktor Roda 2 2.4. Transmisi a. Sistem transmisi Roda gigi dan rantai, roda gigi (full gear), gigi jantera dan rantai b. Sistem kopling utama Sabuk dan puli penegang (V-belt dan tension pulley) / multi cakram tipe kering (disk clutch) c. Sistem kopling belok Manual d. Rumah (Box) transmisi besi tuang (cor)/casting atau press plate 3 Perlengkapan Traktor 4 Kelengkapan Dokumen a. Roda besi dan roda karet standar b. Bajak singkal/luku c. Garu d. Gelebeg e. Tool Kit a. Brosur atau leaflet traktor roda dua singkal b. Buku Petunjuk pengoperasian dan Perawatan masing-masing 1 pasang 1 unit 1 unit 1 unit 1 set 1 set 1 set 16

Lampiran 2. Spesifikasi Teknis Pompa Air NO. SPESIFIKASI PARAMETER TEKNIS PERSYARATAN 1 Pompa Tipe Sentrifugal 2 Motor Penggerak a. Tipe b. Bahan bakar c. Daya maksimum d. Bobot mesin maksimum e. Sistem pendinginan 4 langkah (4 tak) Solar 8 HP - 9 HP 100 kg Radiator/Condensator 3 Konstruksi dan Unjuk Kerja Sistem 4 Transmisi 5 Bahan Pompa 6 Perlengkapan Pompa 7 Kelengkapan Dokumen a. Diameter Lubang hisap b. Kapasitas/ Debit Pompa c. Total Head d. Efisiensi Pompa e. Bobot Pompa Tanpa Motor Dari motor penggerak ke pompa a. Rumah Pompa b. Kipas (Impeller) c. Poros Pompa (Shaft) a. Selang hisap plastik spiral b. Selang buang plastik vinyl c. Saringan hisap bahan plastik d. Discharge elbow e. Suction house neeple (sock hisap) f. Klem selang hisap dan buang g. Landasan/dudukan penghubung motor penggerak dan pompa bahan dari besi kanal minimal 40-60-40 mm dengan ketebalan minimal 4 mm h. Tool kit a. Brosur atau leaflet b. Buku Petunjuk pengoperasian dan Perawatan 4 inchi (± 100 mm) > 1,3 m 3 /menit 11 m > 55 % 40-65 kg Pulley dan V-belt Besi Tuang Kelabu Besi Tuang Kelabu Besi Baja min 6 mtr min 10 mtr 1 unit 1 unit 1 unit 1 set 1 unit 1 set 1 set 1 set 17

Lampiran 3. Format Berita Acara Pemeriksaan dan Serah Terima Hasil Pekerjaan (BAP-STHP) BERITA ACARA PEMERIKSAAN DAN SERAH TERIMA HASIL PEKERJAAN (BAP-STHP) BANTUAN...( jenis alsintan)... KEGIATAN BANTUAN ALAT DAN MESIN PERTANIAN APBN TA. 2015 No : Pada hari ini... tanggal... bulan... tahun dua ribu empat belas, kami yang bertanda tangan di bawah ini : PIHAK PERTAMA : Nama :... Jabatan :... Alamat :... Kabupaten/Kota : PIHAK KEDUA : Nama :... Jabatan :... Alamat :... Dengan ini menyatakan bahwa PIHAK PERTAMA menyerahkan barang kepada PIHAK KEDUA berupa...( jenis alsintan)..., sesuai Perjanjian (kontrak) No. tanggal 2015, dengan rincian sebagai berikut : No 1. 2. 3. Nama dan Jenis Barang Merk dan Type Jumlah Barang Seluruh barang yang diserahterimakan dalam keadaan baik, baru dan lengkap sesuai dengan spesifikasi terlampir, serta telah dilakukan uji coba (running test) dengan menghidupkan mesinnya. 18

Lanjutan Lampiran 3. Contoh BAP-STHP Demikian Berita Acara Pemeriksaan dan Serah Terima Hasil Pekerjaan ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak dengan sebenarnya. Berita Acara Pemeriksaan dan Serah Terima Hasil Pekerjaan ini dibuat rangkap 6 (enam) untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. PIHAK KEDUA *) Yang Menerima, PIHAK PERTAMA **) Yang Menyerahkan,... NIP....... Mengetahui : ***)... NIP. Keterangan : * Petugas Penerima...( jenis alsintan)...kabupaten/kota ** Pihak Penyedia Barang *** Atasan Langsung Yang Menerima 19

Lampiran 4. Format Dokumen Surat Pernyataan Nomor :... 2015 Lampiran : 2 (dua) berkas Hal : Penyampaian Surat Pernyataan Bersedia Menerima Hibah Yth. Kepala Dinas di Tempat Sehubungan telah selesainya pendistribusian Bantuan Alsin...(jenis dan merek alsintan)..., kegiatan Pengadaan Bantuan Alat dan Mesin Pertanian, Direktorat Alat dan Mesin Pertanian TA. 2015, dapat kami sampaikan hal-hal sebagai berikut : 1. Bantuan Alsin tersebut merupakan pos belanja barang yang menggunakan Akun 526 yaitu belanja barang yang diserahkan kepada Masyarakat/Pemerintah Daerah. 2. Dalam rangka tertib administrasi dan pengelolaan barang milik Negara, maka Alsin tersebut akan dihibahkan kepada Masyarakat/Pemerintah Daerah. 3. Untuk proses usulan penghibahan ke Pengelola Barang Cq. Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) dipersyaratkan adanya surat pernyataan bersedia menerima hibah, selanjutnya kami mohon kesediaannya, agar dapat menandatangani contoh surat pernyataan sebagaimana pada lampiran 1 dan 2. 20

4. Surat pernyataan dibuat diatas kertas kop Dinas Pertanian ditandatangani dan distempel. 5. Surat penyataan asli dan lampirannya agar dapat dikirimkan kepada kami melalui pos, dengan alamat : Direktorat Alat dan Mesin Pertanian Jln. Taman Margasatwa No. 3 Ragunan Pasar Minggu - Jakarta Selatan Kode Pos : 12550 Contact Person : Togi Hutabarat (081310742264; 081281631974). Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya diucapkan terima kasih. Direktur Alat dan Mesin Pertanian Tembusan: 1. Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian. 2. Bupati 3. Kepala Dinas Ir. Suprapti NIP. 19571024 198403 2 001 21

Contoh. Lampiran 1 Surat Pernyataan untuk barang yang diserahkan ke Masyarakat Kelompok Tani/ Gapoktan/UPJA KOP SATKER DINAS SURAT PERNYATAAN Nomor :... Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama :... Nip :... Pangkat/Gol :... Jabatan : Kepala Dinas selaku SKPD Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor : 96/PMK.06 /2007 tentang Tata Cara Pelaksanaan, Pemanfaatan, Penghapusan dan Pemindahtanganan Barang Milik Negara dengan ini kami menyatakan bersedia menerima Hibah Barang Milik Negara (BMN) yang akan digunakan untuk penyelenggaraan tugas dan fungsi Pemerintah Daerah pada Kantor Dinas Pertanian dengan jenis barang sebagai berikut : No Jenis Barang/Volume AKUN Nilai(Rp) Keterangan 1... Belanja Barang diserahkan kepada Masyarakat 1) 2... 3.. Belanja Barang diserahkan kepada Masyarakat 1) Belanja Barang diserahkan kepada Masyarakat 1) 1) Pemerintah Daerah menyerahkan Alat dan Mesin kepada Gapoktan/Poktan/UPJA dengan Berita Acara Serah Terima Barang (BASTB). Demikian pernyataan ini dibuat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya...,...2015 a.n Bupati Kepala Dinas NAMA... NIP.... 22

LAMPIRAN SURAT PERNYATAAN Contoh: Lampiran 2 Surat Pernyataan untuk barang yang diserahkan ke Masyarakat Kelompok Tani/ Gapoktan/UPJA KABUPATEN ESELON I KEMENTERIAN : : Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian : Kementerian Pertanian NO NAMA BARANG KODE BARANG MERK TYPE 1. 2.. 3 JUMLAH (UNIT) HARGA PEROLEHAN TAHUN PEROLE HAN KONDISI B RR RB LOKASI Keterangan : - B = Baik - RR = Rusak Ringan - RB = Rusak Berat...,. 2014 2015 a.n Bupati. Kepala Dinas.. Nama NIP 23

Contoh. Lampiran 1 Surat Pernyataan untuk barang yang menjadi ASET PEMDA (BRIGADE TANAM) KOP SATKER DINAS SURAT PERNYATAAN Nomor :... Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : Nip : Pangkat/Gol : Jabatan : Kepala Dinas selaku SKPD Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor : 96/PMK.06 /2007 tentang Tata Cara Pelaksanaan, Pemanfaatan, Penghapusan dan Pemindahtanganan Barang Milik Negara dengan ini kami menyatakan bersedia menerima Hibah Barang Milik Negara (BMN) yang akan digunakan untuk penyelenggaraan tugas dan fungsi Pemerintah Daerah pada Kantor Dinas Pertanian dengan jenis barang sebagai berikut : No Jenis Barang/Volume 1... AKUN Nilai(Rp) Keterangan Belanja Barang diserahkan kepada PEMDA 1) 1) Alsin menjadi Aset Pemerintah Daerah. Demikian pernyataan ini dibuat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya..., Tgl/Bulan/2015 a.n Bupati Kepala Dinas... NAMA... NIP.... 24

LAMPIRAN SURAT PERNYATAAN Contoh. Lampiran 2 Surat Pernyataan untuk barang yang menjadi ASET PEMDA (BRIGADE TANAM) KABUPATEN ESELON I KEMENTERIAN : : Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian : Kementerian Pertanian NO NAMA BARANG KODE BARANG MERK TYPE 1. 1. 2.. 3 JUMLAH (UNIT) HARGA PEROLEHAN TAHUN PEROLE HAN KONDISI B RR RB LOKASI Keterangan : - B = Baik - RR = Rusak Ringan - RB = Rusak Berat...,. 2015 2014 a.n Bupati. Kepala Dinas.. Nama NIP 25

Lampiran 5. Contoh BASTB Kelompok Tani/Poktan/UPJA BERITA ACARA SERAH TERIMA PEKERJAAN NOMOR : Pada hari ini Tanggal Bulan Tahun 2015, yang bertanda tangan di bawah ini : 1. Nama :. Jabatan :. Alamat :. Yang selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA (pihak yang menyerahkan). 2. Nama :.. Jabatan : Ketua Kelompok Tani/Gapoktan/UPJA. Alamat :.. Yang selanjutnya disebut PIHAK KEDUA (pihak yang menerima). Dengan ini PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA menyatakan dengan sesungguhnya bahwa : 1. PIHAK PERTAMA telah menyerahkan hasil pelaksanaan pekerjaan berupa : Nama Barang Merk Jumlah Barang..... 2. PIHAK KEDUA menerima hasil pekerjaan tersebut diatas dalam keadaan baik dan lengkap sesuai dengan spesifikasi terlampir, serta telah dilakukan uji coba (running test) untuk selanjutnya dikelola dan dimanfaatkan sesuai peruntukannya serta menyatakan sanggup melakukan pemeliharaan terhadap alsintan tersebut. 3. Apabila Pihak KEDUA tidak mengoperasionalkan alsintan tersebut sesuai ketentuan, maka PIHAK KEDUA bersedia atas pengalihan alsintan tersebut kepada UPJA lainnya di wilayah setempat atau di wilayah lainnya oleh PIHAK PERTAMA. 26

Demikian Berita Acara Serah Terima Pekerjaan ini dibuat dan ditandatangani kedua belah pihak dengan untuk dipergunakan sebagaimana mestinya., 2015 PIHAK KEDUA Yang Menerima PIHAK PERTAMA Yang Menyerahkan.... NIP.. Mengetahui ; Kepala Dinas Pertanian Kab/Kota / Atasan Langsung Penerima Barang. NIP 27

Lampiran 6. Form Laporan Bantuan Alsintan Nama Kelompok tani/gapoktan/upja Alamat :.. :.. No Nama Alsint an Merk Diterima Mulai Digun akan Total Area yang Dikerjakan (Ha) Kondisi Terkini Alsintan (Operasional) /Tidak Operasional) Perawat an yang Telah Dilakuk an Ket...., Tgl/bulan/2015 (tanada tangan ketua kelompoktani/gapoktan/upja Penerima) Dilengkapi dengan stempel 28

Lampiran 7. Laporan Rekapitulasi Bantuan Alsintan Kabupaten/Kota Nama Dinas : Kabupaten/Kota : Provinsi : No. 1. 2. Nama Penerima Kecamatan Merk Diterima Total Area Yang Dikerjakan Ket..., Tgl/bulan/2015 (Kepala Dinas Pertanian Kab/Kota) 29

Lampiran 8. Laporan Rekapitulasi Bantuan Alsintan Provinsi Nama Dinas : Provinsi : No. 1. Kab/Kota Nama Penerima Jenis& Merk Alsintan Jumlah Total Area Yang Dikerjakan Ket., Tgl/bulan/2015 (Kepala Dinas Pertanian Provinsi) 30

Lampiran 9. Check List Pengendalian Internal Tingkat Kab./Kota CHEK LIST PENGENDALIAN INTERNAL KEGIATAN BANTUAN ALAT DAN MESIN PERTANIAN TINGKAT KABUPATEN/KOTA PROVINSI... KABUPATEN/KOTA... PENERIMA : - NAMA UPJA : - DESA : - KECAMATAN : POLA BANTUAN ALSINTAN : TRANSFER BARANG JENIS ALSINTAN :... TARGET BANTUAN ALSINTAN :...UNIT TARGET PENERIMA BANTUAN ALSINTAN :... UPJA PERIODE PENGENDALIAN : TRIWULAN I/II/III/IV NAMA PETUGAS :1 :2 NO URAIAN KETERANGAN 1 2 3 4 Kelengkapan dokumen penerima bantuan Kesesuaian dengan kriteria lokasi penerima bantuan Kesiapan sdm penerima bantuan alsintan Sudah terima SK Penetapan CPCL dari Kadis Kab/Kota Lengkap/Tidak Sesuai/Tidak Siap/Tidak Ada/Tidak 5 Sudah terima bantuan alsintan...unit 6 Sudah mendapat pelatihan Sudah...penerima/Belum 7 Alsintan sudah dimanfaatkan Sudah melayani...ha/belum., Tgl/bulan/2015 (Nama Petugas/evaluator) 31

Lampiran 10. Check List Pengendalian Internal Tingkat Provinsi CHEK LIST PENGENDALIAN INTERNAL KEGIATAN BANTUAN ALAT DAN MESIN PERTANIAN TINGKAT PROVINSI PROVINSI... KABUPATEN/KOTA... POLA BANTUAN ALSINTAN : TRANSFER BARANG JENIS ALSINTAN :... TARGET BANTUAN ALSINTAN TARGET PENERIMA BANTUAN ALSINTAN PERIODE PENGENDALIAN NAMA PETUGAS : 1 :...UNIT :... UPJA : TRIWULAN I/II/III/IV NO URAIAN KETERANGAN 1 Satlak SPI di Dinas Kabupaten/Kota Ada/Tidak 2 Petunjuk Teknis (Juknis) Ada/Tidak 3 Sudah Identifikasi dan Verifikasi CPCL Bantuan Alsintan Sudah/Belum 4 Sudah ada SK Penetapan CPCL oleh Kadis Kab/Kota Ada/Tidak 5 Alsintan yang sudah diterima di Kab/Kota...unit 6 Sudah pelatihan Sudah...penerima/Belum 7 Sudah dimanfaatkan Sudah melayani...ha/belum : 2., Tgl/bulan/2015 (Nama Petugas/Evaluator) 32

Lampiran 11. Check List Pengendalian Internal Tingkat Pusat CHEK LIST PENGENDALIAN INTERNAL KEGIATAN BANTUAN ALAT DAN MESIN PERTANIAN TINGKAT PUSAT DINAS PROVINSI : POLA BANTUAN ALSINTAN : TRANSFER BARANG JENIS ALSINTAN :... TARGET BANTUAN ALSINTAN :...UNIT TARGET PENERIMA BANTUAN ALSINTAN :... UPJA PERIODE PENGENDALIAN : TRIWULAN I/II/III/IV NAMA PETUGAS : 1 : 2 NO URAIAN KETERANGAN 1 Satlak SPI di Dinas Provinsi Ada/Tidak 2 Petunjuk Pelaksanaan (Juklak) Ada/Tidak 3 Sudah melakukan Koordinasi dengan Dinas Kab/Kota Sudah...(Kab/Kota)/Belum 4 Sudah Identifikasi dan Verifikasi CPCL Bantuan Alsintan Sudah/Belum 5 Sudah ada SK Penetapan CPCL oleh Kadis Provinsi Ada/Tidak 6 Alsintan yang sudah diterima di Provinsi...unit 7 Sudah pelatihan Sudah...penerima/Belum 8 Sudah dimanfaatkan Sudah melayani...ha/belum., Tgl/bulan/2015 (Nama Petugas/Evaluator) 33