MANAJEMEN KEUANGAN INTERNASIONAL



dokumen-dokumen yang mirip
Sesi 14. Chapter 25 & /12/2016 Bandi, 2013 MK 1

Bisnis Internasional Pertemuan Kelima Bab7 Foreign Direct Investment

Mata Kuliah : EKONOMI INTERNASIONAL Kode : KP 403

2. Derivasi Atau Perolehan Kurva BP (Neraca Pembayaran BOP)

KONTRAK PERKULIAHAN. Mampu Mencapai Capaian Pembelajaran

MODUL PRAKTIKUM EKONOMI INTERNASIONAL. DISUSUN OLEH: DRS. MOCH. DUDIH SUGIHARTO, M.Si. DRS. ANI PINAYANI, MM. YANA ROHMANA, S.Pd.

BAB 1 PENDAHULUAN. maka meningkatkan juga aktivitas perdagangan international. Beberapa aktivitas

DAFTAR ISI STATISTIK EKONOMI KEUANGAN INDONESIA KATA PENGANTAR TABEL-TABEL

Manajemen Keuangan Internasional

International Marketing. Philip R. Cateora, Mary C. Gilly, and John L. Graham

MANAJEMEN ASSET DAN LIABILITAS (alma) Materi kuliah ke 6 Komputer Lembaga Keuangan Perbankan

BAB 1 PENDAHULUAN. Perusahaan perusahaan secara berkesinambungan menciptakan dan menerapkan

BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN RUMUSAN HIPOTESIS. (pembelian barang-barang modal) meliputi penambahan stok modal atau barang

Please purchase PDFcamp Printer on to remove this watermark. NILAI TUKAR DAN NERACA PEMBAYARAN MEET-11

BAB II URAIAN TEORTIS

Bab 10 Pasar Keuangan

MASALAH INTERNASIONAL DALAM AKUNTANSI MANAJEMEN. HARIRI, SE., M.Ak Universitas Islam Malang 2017

BAB II URAIAN TEORI. Anggraeni (2003) melakukan penelitian dengan judul The Foreign

serta kemampuan membangun volume sales yang banyak - Kemampuan menciptakan switching cost yang mengikat konsumen

KONSEP PURCHASING POWER PARITY DALAM PENENTUAN KURS MATA UANG

BAB V SIMPULAN DAN SARAN. Berdasarkan hasil pembahasan mengenai kinerja keuangan PT.XYZ

BAB I MANAJEMEN KEUANGAN INTERNASIONAL

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia juga mengalami peningkatan. Bertambahnya aset dan modal yang

GARISGARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP) PROGRAM MM UNPAD : Manajemen Keuangan Perusahaan Multinasional (MKMP)

I. PENDAHULUAN. Mata uang asing (valuta asing) merupakan suatu komoditas yang memiliki nilai

BAB I PENDAHULUAN. semakin bertambah tinggi dalam kondisi perekonomian global seperti yang

Matakuliah : F 0344 / PASAR UANG DAN PASAR MODAL Tahun : Semester Genap 2004 / 2005 Versi : 0 / 0. Pertemuan 5 PASAR KEUANGAN (FINANCIAL MARKET)

KULIAH V INTERNATIONAL PARITY CONDITION

BAB I PENDAHULUAN BAB I PENDAHULUAN. 1.1 Latar Belakang. Di era globalisasi seperti saat ini, hampir semua komponen tidak dapat

BAB 1 PENDAHULUAN Latar Belakang

KULIAH VI INTERNATIONAL PARITY CONDITION FISHER EFFECT & INTERNATIONAL FISHER EFFECT

BAB I PENDAHULUAN. arus perdagangan barang maupun uang serta modal antar negara. Globalisasi

BAB I PENDAHULUAN. Pembangunan ekonomi merupakan suatu proses pembangunan yang

NERACA PEMBAYARAN, KURS VALUTA ASING DAN KEGIATAN PEREKONOMIAN TERBUKA SRI SULASMIYATI, S.SOS., MAP

Sistem Moneter Internasional

Strategi Pemasaran Global (Masuk dan Berekspansi) Dewi Pancawati N.,S.Pd., MM

ANALISIS PENGGUNAAN TEKNIK HEDGING CONTRACT FORWARD UNTUK MENGURANGI KERUGIAN SELISIH KURS VALAS ATAS HASIL PENJUALAN EKSPOR

Chapter 8 FINANCIAL RISK MANAGEMENT. By MAHSINA, SE, MSI

Universitas Sumatera Utara

I. PENDAHULUAN. Nilai tukar atau dikenal pula sebagai kurs dalam keuangan adalah sebuah

PETUNJUK PENGISIAN LAPORAN TRANSAKSI DERIVATIF

OVERVIEW. Definisi Infestasi 3/19. Kegiatan Investasi. Manajemen Investasi. Materi 3

TEORI KEUANGAN INTERNASIONAL. Makalah Bisnis Internasional. Dosen Pengampu: Dian Perwitasari, S. Ak, M. Si

GLOBAL MARKETING (PEMASARAN GLOBAL)

AKUNTANSI INTERNASIONAL

BAB 1 PENDAHULUAN. International Yearbook of Industrial Statistics 2016, industri manufaktur di

DEVISA DAN KESEIMBANGAN DAN KETIDAKSEIMBANGAN NERACA PEMBAYARAN PERDAGANGAN INTERNASIONAL

ANALISIS PERBANDINGAN LAPORAN KEUANGAN

POS L/K PUBLIKASI LBU Sandi LBU

BAB 8 HUBUNGAN KURS VALAS DENGAN INFLASI DAN TINGKAT BUNGA

TENTANG PEDOMAN PENGGUNAAN METODE STANDAR DALAM PERHITUNGAN KEWAJIBAN PENYEDIAAN MODAL MINIMUM BANK UMUM DENGAN MEMPERHITUNGKAN RISIKO PASAR

BAB I PENDAHULUAN. berbagai bidang, termasuk di dalam perdagangan internasional. Pemenuhan

MATRIKS PENYEMPURNAAN STATISTIK EKONOMI DAN KEUANGAN INDONESIA (SEKI) INDONESIAN FINANCIAL STATISTICS ENHANCEMENT MATRIX

BAB I PENDAHULUAN. terbuka. Hal ini mengakibatkan arus keluar masuk barang, jasa dan modal

Universitas Bina Darma

I. PENDAHULUAN. Perekonomian era globalisasi telah meningkatkan interaksi antar negara dalam

Oleh: Sujana, Saefudin Zuhdi dan Purwitayani. Dosen Tetap Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Kesatuan Bogor ABSTRACT

BAB 1 PENDAHULUAN. negeri, seperti tercermin dari terdapatnya kegiatan ekspor dan impor (Simorangkir dan Suseno, 2004, p.1)

Manajemen Investasi. SUTIA BUDI STIE AHMAD DAHLAN JAKARTA

PEMASARAN INTERNASIONAL MINGGU KE ENAM BY. MUHAMMAD WADUD, SE., M.Si. FAKULTAS EKONOMI UNIV. IGM

POKOK BAHASAN KOMPETENSI YANG DIHARAPKAN BUKU REFERENSI BAB

BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang. Setiap negara membutuhkan modal untuk membiayai proyek

Bab 12 MANAJEMEN KEUANGAN INTERNASIONAL

ANDRI HELMI M, SE., MM MANAJEMEN OPERASI INTERNASIONAL

NERACA PEMBAYARAN (BALANCE OF PAYMENT)

I. PENDAHULUAN. Indonesia merupakan negara yang sedang berkembang sehingga perekonomian

ANALISIS KEBIJAKAN HEDGING (LINDUNG NILAI) SEBAGAI STRATEGI MANAJEMEN RESIKO HUTANG LUAR NEGERI PEMERINTAH

BANK DAN LEMBAGA KEUANGAN LAIN 188

BAB 1 PENDAHULUAN. perusahaan domestik juga memiliki hubungan perdagangan dengan perusahaan

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP) PROGRAM STUDI MAGISTER MANAJEMEN Universitas Dian Nuswantoro

Kondisi Paritas Internasional dan Penentuan Nilai Tukar

BAB 1 PENDAHULUAN. Indonesia merupakan Negara berkembang yang menganut sistem. perekonomian terbuka di mana dalam menjalankan roda perekonomiannya,

PENENTUAN TINGKAT KURS RUPIAH TERHADAP DOLLAR AMERIKA SERIKAT DI PASAR VALUTA ASING INDONESIA (PERIODE )

TRANSAKSI DALAM MATA UANG ASING. PDF created with pdffactory Pro trial version

Pengantar Ekonomi Makro. Oleh Ruly Wiliandri, SE., MM

BAB I PENDAHULUAN. Sejak diberlakukannya sistem nilai tukar mengambang penuh/ bebas

Prosiding Manajemen ISSN:

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB I PENDAHULUAN. dalam sektor perbankan. Hal ini antara lain dipicu pengalaman negara-negara di

SISTEM MONETER INTERNASIONAL. Oleh : Dr. Chairul Anam, SE

BAB I PENDAHULUAN. Era globalisasi dalam perkembangannya ditandai dengan adanya perdagangan

BAB I PENDAHULUAN. Setiap negara memiliki mata uang yang menunjukkan harga-harga barang dan

BAB I PENDAHULUAN. menciptakan dan menerapkan strategi strategi baru untuk memperbaiki arus kas

UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN EKONOMI SILABUS. FRM/FISE/ September 2009

Daftar Kode Tujuan Transaksi (LLD)

Silabus. EKA 4200 Akuntansi Internasional. Program Studi: Strata 1 (S-1) Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia merupakan salah satu negara sedang berkembang di kawasan

MANAJEMEN ASET DAN LIABILITAS (ALMA) /

PERTEMUAN 13 KONSEP, TRANSAKSI DAN LAPORAN KEUANGAN MATA UANG ASING

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. saham, maka harga saham tersebut cenderung akan mengalami penurunan. Market

BAB I PENDAHULUAN. Setiap Negara tentunya membutuhkan negara lain untuk memenuhi

BAB 1 PENDAHULUAN. yang dihasilkannya (Hariyani dan Serfianto, 2010 : 1). Menurut Tri Wibowo dan

PASAR MODAL.

BAB I PENDAHULUAN. tidak luput dari risiko. Semua aktifitas yang dilakukan oleh perusahaan sangat

Memasukkan beberapa aset sebagai alternatif dari uang

Musthofa Hadi International Marketing

BAB I PENDAHULUAN. Indonesia sebagai negara yang memiliki banyak sumber daya alam dan

BAB 2 LANDASAN TEORI

Transkripsi:

INSTITUTE OF BUSINESS (IOB) MANAJEMEN KEUANGAN INTERNASIONAL Email PEDRO XIMENES ST,MM : larimata@lycos.com : radio_kliburfm@yahoo.com

Pendahuluan Kriteria Penilaian : Kehadiran di kelas minimal 80% dari total pertemuan (14x pertemuan) Nilai akhir = 30% UTS+ 40%UAS + 30% tugas & partisipasi dalam kelas Buku Referensi : Alan C Shapira, Multinacional Financial Management, Ally Bacoon Publisher Boston 1992 M. Faisal, Manajemen Keuangan Internasional, Salemba Empat,, 2001 Internet

Satuan Acara Perkuliahan NO 1 POKOK BAHASAN Ruang Lingkup Manajemen Keuangan International SUB POKOK BAHASAN 1. Perusahaan Multinational 2. Perkembangan dan Evolusi Perusahaan Multinational 3. Tujuan Manajemen Keuangan International 2 3. 4. 5. Sistem Penentuan Kurs Valas Balance of Payment (BOP) Kurs dan Bursa Valas Spot Rate Kurs dan Bursa Valas Cross Forward Rate/Market 1. Sejarah system Moneter International 2. Macam Macam Sistem penetapan Kurs Valas 3. Beberapa Faktor yang mempengaruhi Kurs Valas 1. Defenisi BOP 2. Mengukur BOP 3. Kategori BOP 4. Current Account 5. Capital Account 6. Official reserve account 1. Pasar Valas 2. Biaya Transaksi Valas 3. Spot Rate dan Spot Market 4. Latihan Soal menghitung Spot rate 1. Cross Rate 2. Forward Rate 3. Forward Market 4. Forward Contract 5. Latihan soal menghitung cross rate

SAP.lanjutan 6. 7. 8. Hadging Currency Future Market Hadging Currency Option market Kurs Valas Inflasi dan Bunga 1. Currenry Future Market 2. International Monetary Market 3. Future Contract 4. Spekulasi CFM 1. Currency Option Market 2. At, In, Out Of the Money 3. Call Option 4. Put Options 5. Straddle 6. Latihan Soal Menghitung COM 1. Interest Rate Parity Theory 2. Purchasing Power Parity Theory 3. International Fisher Effect Theory 4. International Parity Condition 5. Latihan soal menghitung Inflasi bunga dan Valas 9. SWAP Currency 1. Currency Swap 2. Interest Rate Swap 3. Cross Currency Interest Rate 4. Type of Currency Swap

Kuliah I. (ruang( lingkup MKI) Apa itu Manajemen Keuangan Internasional : Pada dasarnya prinsip dan tujuan MKI adalah sama dengan Manajemen keuangan pada umumnya, hanya lingkup ruangnya yang berubah menjadi lingkup internasional. Tujuan MKI : Memaksimalkan kekayaan pemegang saham,, yang selanjutnya diterjemahkan menjadi memaksimalkan harga per lembar saham, dalam lingkup operasi internasional

Perusahaan Multinasional (Multinational Corporation MNC ) Apa itu MNC : Perusahaan yang beroperasi di lebih dari 1 negara Perusahaan memiliki fasilitas dan aset-aset lainnya pada sekurang-kurang satu negara Memiliki kantor dan fasilitas produksi (pabrik) di beberapa negara berbeda dan biasanya memiliki kantor pusat yang mengkoordinasikan manajemen secara global Beberapa MNC memiliki yang sangat besar dan bahkan ada yag melebihi budget dari suatu negara. Disebut juga sebagai Transnational Corporation

MNC Subsidiaries / Affiliates Headquarters

1. Ekspor Berbagai Metode untuk go Internasional Kelebihan : Resiko kecil, penjualan meningkat dan mengurangi stok perusahaan Eksportir tidak terlibat dalam masalah yg berkaitan dengan iklim usaha di luar negeri Cara mudah untuk indentifikasi potensi pasar dan memperkenalkan merek dagang Kekurangan : Cost lebih mahal jika dilihat dari biaya per unit : komisi, bea ekspor, pajak, transportasi, kerusakan barang Bukan alat penetrasi pasar yang baik, karena promosi kurang gencar Pasar bisa hilang jika pesaing lokal menjiplak produk atau jasa yg ditawarkan

2. Lisensi (Licensing): pemberian /hibah beberapa hak (intangible rights) kepada perusahaan asing, yang meliputi pemberian hak untuk memproses, hak paten, program, merek, hak cipta, atau keahlian. Penerima lisensi membeli kekayaan milik perusahaan lain dalam bentuk pengetahuan (Know how) atau riset dan pengembangan. Pemberi lisensi dapat memberikan lisensi hak- hak khusus ini secara eksklusif kepada suatu perusahaan atau beberapa perusahaan. Kelebihan : Pemberi lisensi menerima tambahan keuntungan dibanding hanya terpaku pada suatu proses/metode di dalam negeri Dapat memperluas siklus hidup produk perusahaan Pemberi lisensi mengalami peningkatan penjualan atas perggantian suku cadang di luar negeri. Penerima lisensi akan mendapat hak memproses dan teknologi, sehingga mengurangi biaya riset dan pengembangan.

Kekurangan: Membatasi kesempatan mendapatkan keuntungan di masa depan karena hak khusus perusahaan diperluas sampai periode tertentu. Pemberi lisensi kehilangan kontrol terhadap kualitas produk dan proses, penyalahgunaan kekayaan, dan bahkan perlindungan terhadap rputasi perusahaan. 3. Waralaba (Franchising) Hampir sama dengan pemberian lisensi Bedanya selain menghibahkan izin penggunaan nama,proses, metode, merek, perusahaan membantu penerima franchise dalam operasi dan supply bahan mentah. Pemberi franchise (franchisors) memiliki kontrol terhadap kualitas produk daripada hanya memberikan lisensi Penerima franchise ( Franchisee) membayar sejumlah komisi dan sebagian tertentu dari penjualan/penerimaan yang diperolehnya kepada perusahaan pemberi franchise

Contoh franchise Mc Donnald s Total cost pendirian : $ 600.000 1.500.000 40% berasal dari pihak franchisee Fee awal $45.000,- (dibayar oleh pihak franchisee) Fee bulanan 4% dari penjualan (dibayar kepada franchisor) Sewa tempat 8,5% dari penjualan (Dibayar kepada Franchisor)

4. Foreign Direct Investman (FDI), penanaman modal Asing (PMA). Joint Venture (Patungan( Patungan) Kerjasama bisnis dimana satu atau lebih perusahaan bergabung bersama mendirikan beberapa jenis operasi. Bisa dilakukan antara 2 perusahaan asing Bisa antara perusahaan asing dan perusahaan lokal Antara perusahaan asing dan pemerintah Bila terdapat lebih dari dua pihak yang terlibat dalan joint venture maka hal tersebut disebut :Konsorsium

Subsidiares (Cabang luar negeri yang dimiliki penuh) : Pembukaan cabang perusahaan di luar negeri : Perusahaan memiliki kontral penuh terhadap pemasaran, penentuan harga, keputusan produksi, mempertahankan kelebihan teknologi 100% laba menjadi hak perusahaan Resiko lebih besar. Cara mendirikan cabang : Akuisisi perusahaan yang telah berjalan Mendirikan pabrik sendiri

Metode Go Internasional (penetrasi ke luar negeri)

Alasan mengapa menjadi MNC Natural-resource resource seeking ( Mencari sumber daya alam baru) Efficiency seeking (Mencari efisiensi : Faktor-faktor produksi) 5M (Man, Money, Machine, Method, Material,) Market seeking ( Mencari pasar baru) Capability seeking (Mencari kapasitas baru)

Timor Leste

Statistics FDI = Foreign Direct Investment (measure of foreign ownership of productive assets, such as factories, mines and land. )

Statistics

Statistics

Statistics: Transnationality index Average of the four shares : FDI inflows as a percentage of gross fixed capital formation for the past three years 2001-2003; FDI inward stocks as a percentage of GDP in 2003; value added of foreign affiliates as a percentage of GDP in 2003; and employment of foreign affiliates as a percentage of total employment in 2003. For Belgium and Luxembourg, the corresponding ratio of FDI inflows to gross fixed capital formation refers only to 2002-2003.

Tugas I Buatlah sebuah paper tentang FRANCHISE meliputi informasi seperti : Overview Sejarah singkat franchising Bisniss/ usaha seperti apa saja yang bisa dibuat franchise Keuntungan Untuk franchisor Untuk Franchisee Kerugian Untuk franchisor Untuk franchisee Contoh-contoh franchise yang ada serta mekanisme pendirian