BAB 4 METODE PENELITIAN
|
|
|
- Ratna Hartono
- 7 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 56 BAB 4 METODE PENELITIAN 4.1 Rancangan Penelitian Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan penelitian studi kasus untuk mengetahui gambaran mengenai Perilaku Merokok pegawai Dinas Kesehatan Kota Bekasi tahun 2008, dengan cara mengumpulkan data primer, melakukan wawancara mendalam, observasi langsung di Dinas Kesehatan serta memanfaatkan data sekunder institusi (telaah dokumen). 4.2 Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian dilakukan di Dinas Kesehatan Kota Bekasi, yang terdiri dari beberapa bidang yaitu bidang Kesehatan Masyarakat, bidang Pelayanan Kesehatan dan Farmasi, bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit atau
2 57 Kesehatan Lingkungan, Bidang Informasi Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan. Dinas Kesehatan Kota Bekasi terletak di Jl. Jendral Sudirman No.3 Kranji-Bekasi. Penelitian ini diadakan selama dua bulan yaitu bulan Mei-Juni Populasi dan Sampel Penelitian Populasi dalam penelitian ini adalah pegawai Dinas Kesehatan Kota Bekasi yang berada di 5 bidang yaitu Bidang Kesehatan Masyarakat, Bidang Pelayanan Kesehatan dan Farmasi, Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit atau Kesehatan Lingkungan, Bidang Informasi Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan, serta Bagian Tata Usaha di Dinas Kesehatan Kota Bekasi. Jumlah pegawai Dinas Kesehatan Kota Bekasi yang tercatat dalam profil kesehatan Dinas Kesehatan Kota Bekasi adalah 109 orang yang terdiri dari 74 orang perempuan dan 35 orang lakilaki. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 25 orang yang dipilih tidak secara acak, melainkan dipilih sesuai dengan prinsip penelitian kualitatif yaitu kesesuaian (appropriateness) dan kecukupan (adequacy). Yang dimaksud dengan prinsip kesesuaian dalam penelitian ini yaitu sampel dipilih berdasarkan pengetahuan yang dimiliki informan yang berkaitan dengan topik penelitian. Sebelumnya peneliti menentukan informan kunci untuk memperoleh gambaran untuk mengetahui informan mana saja yang dapat dipilih untuk memenuhi kebutuhan informasi yang diinginkan. Setelah informasi didapatkan maka
3 58 selanjutnya peneliti melakukan wawancara kepada informan yang sebelumnya telah ditunjuk oleh informan kunci. Sedangkan prinsip kecukupan adalah informasi yang akan didapatkan harus bervariasi dan memenuhi kriteria atau kategori yang berkaitan dengan penelitian. Pada penelitian ini minimal 2 kategori variabel penelitian harus terpenuhi agar informasi yang didapatkan dapat bervariasi dan lengkap. Sampel studi yang dipilih oleh Peneliti yaitu : 1. Kelompok Informan Kunci yang berjumlah 5 orang (4 orang perempuan dan 1 orang laki-laki) yang terdiri dari Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dan Farmasi, Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit atau Kesehatan Lingkungan, Kepala Bidang Informasi Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan, serta Kepala Bagian Tata Usaha di Dinas Kesehatan Kota Bekasi. 2. Kelompok Informan yang merokok (10 orang) dan non perokok (10 orang) berjumlah 20 orang yang terdiri dari: a. Pegawai Dinas Kesehatan Kota Bekasi yang merupakan bagian dari 5 bidang, yaitu Bidang Kesehatan Masyarakat, Bidang Pelayanan Kesehatan dan Farmasi, Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit atau Kesehatan Lingkungan, Bidang Informasi Kesehatan dan Sumber Daya Kesehatan, serta Bidang Tata Usaha di Dinas Kesehatan Kota Bekasi. Informan yang diteliti masing-masing bidang berjumlah 2-3 orang. Jadi jumlah informan keseluruhan bidang berjumlah 14 orang, yang terdiri dari 5 orang informan perokok dan 9 orang informan non perokok.
4 59 b. Pegawai yang berhubungan dengan rumah tangga di Dinas Kesehatan Kota Bekasi yaitu cleaning service berjumlah 1 orang, janitor 1 orang, satpam 1 orang dan 1 orang tukang parkir yang semuanya adalah lakilaki. Total keseluruhan pegawai rumah tangga Dinas Kesehatan Kota Bekasi berjumlah 4 orang yang menjadi informan perokok. c. Petugas kantin berjumlah 2 orang terdiri dari 1 orang laki-laki dan 1 orang perempuan. dipilih berdasarkan informasi yang diberikan oleh informan kunci. Jumlah keseluruhan sampel penelitian yang diteliti berjumlah 25 orang (laki-laki berjumlah 14 orang dan perempuan 11 orang) yang terdiri dari informan kunci, informan perokok dan non perokok di Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tahun Pengumpulan Data Pengumpul Data Pengumpulan data dilakukan oleh Penulis yang sudah pernah melakukan penelitian kualitatif sebelumnya. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mengumpulkan data primer, melakukan wawancara mendalam (In-depth Interview), observasi langsung terhadap perilaku merokok pegawai Dinas Kesehatan, serta memanfaatkan data sekunder yang ada di Dinas Kesehatan Kota Bekasi. Pengumpulan data dilaksanakan selama 2 bulan yaitu Mei- Juni Tahap Pengumpulan Data
5 60 Tahapan Peneliti dalam mengumpulkan data yaitu Peneliti mengurus perizinan dalam melakukan penelitian di Dinas Kesehatan Kota Bekasi. Surat izin diserahkan kepada Kepala Dinas Kesehatan dan kemudian diteruskan kepada bidang Sumber Daya Kesehatan untuk ditindak lanjuti perizinan kegiatan penelitian. Setelah diberikan izin Peneliti melakukan wawancara mendalam dengan informan kunci untuk mendapatkan informasi mengenai informan selanjutnya yang akan diwawancarai. 4.5 Data dan Sumber Data Data yang digunakan terdiri dari data karakteristik informan, pengetahuan, sikap, nilai, kepercayaan, karakteristik Informan, aksesibilitas informan dalam memperoleh rokok, peraturan di institusi, pengaruh peers group serta media mengenai rokok. Data tersebut digunakan untuk mengetahui perilaku merokok pegawai Dinas Kesehatan Kota Bekasi. Sumber data diperoleh dari beberapa informan dan informan kunci yaitu kepala bidang atau seksi yang ada di Dinas Kesehatan Kota Bekasi sebagai informan kunci berjumlah 5 orang serta pegawai Dinas Kesehatan Kota Bekasi sebagai informan berjumlah 20 orang. Data primer Data primer dilakukan dengan melakukan wawancara mendalam. Peneliti menggunakan pedoman wawancara, diikuti dengan observasi langsung terhadap perilaku merokok pegawai Dinas Kesehatan Kota Bekasi Data Sekunder
6 61 Data diperoleh dari dokumen dan file-file yang terdapat di Dinas Kesehatan Kota Bekasi yang meliputi profil kesehatan tahun 2007 dan laporan akuntabilitas yang dimiliki Dinas Kesehatan Kota Bekasi. Data sekunder digunakan untuk melengkapi dan membantu peneliti dalam melakukan penelitian. 4.6 Instrumen Penelitian Instrumen penelitian yang digunakan untuk menunjang wawancara mendalam adalah pedoman wawancara. Wawancara dilakukan dengan bantuan tape recorder. Untuk observasi (pengamatan) peneliti menggunakan kamera dan telaah dokumen sebagai instrumen dengan mengacu pada pedoman telaah dokumen dalam melakukan observasi. Observasi yang dilakukan meliputi perilaku merokok pegawai Dinas Kesehatan, media kesehatan mengenai rokok yang terdapat di Dinas Kesehatan, waktu merokok pegawai Dinas Kesehatan, kemudahan untuk mendapatkan rokok dan dimana mereka merokok. Sebelum melakukan penelitian Peneliti melakukan uji coba pedoman pertanyaan yang bertujuan untuk menguji pertanyaan apakah pertanyaan yang diberikan mudah dimengerti oleh informan, kesesuaian alur pertanyaan, kedalaman pertanyaan dan untuk memperkirakan waktu yang dibutuhkan dalam melakuan wawancara mendalam. Peneliti juga menggunakan informed consent untuk meminta persetujuan informan dalam memberikan informasi dengan sebaik-baiknya serta menjaga kerahasiaan hasil wawancara yang dilakukan.
7 Analisa Data Informasi yang diperoleh, diolah menggunakan program EZ Text kemudian pertanyaan dikategorikan sesuai variabel yang diteliti. Setelah itu dianalisa menggunakan content analysis (analisa isi) sesuai masalah penelitian agar dapat diperoleh gambaran perilaku merokok di Dinas Kesehatan Kota Bekasi. Informasi yang telah didapat segera dianalisis satu per satu, tidak menunggu sampai semua informan diwawancarai. Informasi yang dikumpulkan disatukan dengan hasil rekaman dan catatan tambahan yang dibuat oleh Peneliti. Setelah itu dilakukan koding dan meringkas data dengan membuat matriks atau tabel untuk mengelompokkan jawaban atas pertanyaan yang telah diberikan informan. Kemudian hasilnya di intepretasikan kembali oleh Peneliti. Peneliti juga menggunakan pengujian keabsahan terhadap data yang telah didapat dengan menggunakan Triangulasi yang meliputi: a. Triangulasi Sumber Triangulasi sumber dilakukan untuk menguji keabsahan dengan membandingkan hasil yang telah diperoleh dari informan yang berbeda. Dengan cara Cross Check data dari beberapa informan dengan data dari Informan Kunci b. Triangulasi Metode Triangulasi metode yaitu membandingkan hasil wawancara mendalam dengan hasil observasi.
BAB IV METODOLOGI PENELITIAN
BAB IV METODOLOGI PENELITIAN 4.1 Jenis Penelitian Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian yang bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan gambaran Darurat
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Ruang Lingkup Penelitian Ruang lingkup keilmuan dari penelitian ini mencakup bidang Ilmu kesehatan Masyarakat. 3.2 Tempat Dan Waktu Penelitian Lokasi penelitian adalah di kota
BAB IV METODOLOGI PENELITIAN
BAB IV METODOLOGI PENELITIAN 4.1 Rancangan Peneltitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan menggambarkan proses pelatihan Tatalaksana Gizi Buruk
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain penelitian Penelitian kualitatif, yaitu pendekatan induktif untuk menemukan atau mengembangkan pengetahuan yang memerlukan keterlibatan peneliti dalam mengidentifikasi
BAB III METODE PENELITIAN. berbentuk kata-kata, gambar, dan bukan angka-angka. Laporan penelitian
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Desain Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif, yaitu data yang terkumpul berbentuk
BAB IV METODE PENELITIAN. serta media pendidikan gizi bagi anak usia sekolah dasar (SD) adalah
BAB IV METODE PENELITIAN 4.1. Desain Penelitian Desain yang digunakan dalam penelitian pengembangan metode diari makanan sebagai metode untuk memantau dan menilai konsumsi makanan serta media pendidikan
BAB IV METODOLOGI PENELITIAN
BAB IV METODOLOGI PENELITIAN 4.1 Desain Penelitian Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dimana disain studi yang digunakan adalah cross sectional karena penelitian yang diambil hanya sewaktu-waktu
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
57 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Penelitian sebagai sistem ilmu pengetahuan, mempunyai peran penting dalam bangunan ilmu pengetahuan itu sendiri. Penelitian berada pada
BAB III METODE PENELITIAN. A. Rancangan Penelitian. kualitatif deskriptif. Peneliti akan mendeskripsikan secara tertulis hal-hal yang
33 BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Dalam penelitian ini, rancangan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Peneliti akan mendeskripsikan secara tertulis hal-hal yang
BAB 4 METODOLOGI PENELITIAN
38 BAB 4 METODOLOGI PENELITIAN 4.1 Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan cara wawancara mendalam (indepth interview) dengan menggunakanpedoman wawancara mendalm sehingga
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Metode kualitatif dipilih karena peneliti dapat memperoleh data secara lebih lengkap
28 tidak acak dan didasarkan pada suatu pertimbangan tertentu yang dibuat oleh peneliti sendiri berdasarkan ciri atau sifat-sifat populasi yang sudah
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Rancangan Penelitian Desain dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yaitu penelitian yang berfokus pada pengalaman, interpretasi serta makna hidup seorang
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. pendekatan studi kasus (case study) dengan single-case
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Dalam penelitian ini, peneliti memilih tipe kualitatif dengan pendekatan studi kasus (case study) dengan single-case design. Peneliti memilih penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah mix method dengan
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Rancangan Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah mix method dengan desain studi kasus terhadap implementasi pathway appendicitis akut
BAB V METODE PENELITIAN
BAB V METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunakan untuk menganalisa pengendalian persediaan obat generik melalui pendekatan analisis ABC di Gudang Farmasi Rumah Sakit Jantung
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Rancangan Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yaitu penelitian untuk menemukan atau mengembangkan pengetahuan yang memerlukan keterlibatan
BAB III METODE PENELITIAN
32 BAB III METODE PENELITIAN A. Alur Penelitian 1) SDM 2) Metode 3) Kebijakan Perencanaan Obat Gambar 3.1. Alur Penelitian B. Jenis Penelitian Penelitian Deskriptif merupakan suatu penelitian yang dilakukan
BAB III METODE PENELITIAN. untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah (natural setting). Metode
33 BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian kualitatif yaitu metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah (natural setting). Metode penelitian kualitatif
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Alur Penelitian SDM SISTEM PENYIMPANAN DOKUMEN SARANA & PRASARANA PENYIMPANAN OBAT DI GUDANG FARMASI DENGAN EFISIEN Gambar 3.1 Alur penelitian diatas dibuat berdasarkan pedoman
BAB III METODE PENELITIAN. manusia dalam kawasannya sendiri dan berhubungan dengan orang-orang tersebut
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Penelitian ini didesain dengan penelitian kualitatif, yaitu tradisi tertentu dalam ilmu pengetahuan sosial yang secara fundamental bergantung pada pengamatan
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Rancangan Penelitian Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian studi kasus. Pendekatan kualitatif adalah suatu proses penelitian dan pemahaman
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Alur Penelitian Karakteristik Responden: 1. Umur 2. Jenis Kelamin 3. Pendidikan 4.Pekerjaan 5.Hubungan PMO dengan penderita Faktor Penguat: Dukungan Keluarga Bentuk Penguatan
BAB III METODE PENELITIAN. fenomenologi menekankan pada pengalaman-pengalaman manusia dan. pada bulan Desember 2015 sampai Januari 2016.
BAB III METODE PENELITIAN 3. 1 Rancangan Penelitian Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan metode fenomenologi. Fenomenologi adalah metode yang dilakukan oleh peneliti untuk
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
47 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Tipe Penelitian Peneliti menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif adalah suatu pendekatan yang juga disebut pendekatan investigasi karena
BAB III METODE PENELITIAN. Gambar 3.1 Sumber : Pedoman Manajemen Linen di Rumah Sakit Departement Kesehatan RI Dirjen Pelayanan Medik Tahun 2004
BAB III METODE PENELITIAN A. Alur penelitian Pengambilan Penimbangan Pemilihan Pencucian Penggantian linen kotor Penyimpanan Pengelolaan linen Gambar 3.1 Sumber : Pedoman Manajemen Linen di Rumah Sakit
BAB 3 METODE PENELITIAN
BAB 3 METODE PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Penelitian kualitatif bertujuan untuk menggambarkan realitas yang kompleks dan memperoleh pemahaman makna dengan cara deskripsi dalam bentuk kata-kata
BAB III METODE PENELITIAN. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis dan Metode Penelitian Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Pemberian ASI dideskripsikan melalui
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN. ilmiah yang terencana, terstruktur, sistematis dan memiliki tujuan tertentu
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN Secara umum metode penelitian didefinisikan sebagai suatu kegiatan ilmiah yang terencana, terstruktur, sistematis dan memiliki tujuan tertentu baik praktis maupun teoritis (Semiawan,
BAB III METODE PENELITIAN. dikemukakan Creswell (1998), tipe penelitian yang tepat
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Berdasarkan klasifikasi yang dikemukakan Creswell (1998), tipe penelitian yang
BAB III METODE PENELITIAN. digunakan dengan mempertimbangkan: pemahaman peneliti terhadap
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Rancangan Penelitian Disain penelitian ini adalah penelitian kualitatif yaitu suatu proses yang naturalistik karena penelitiannya dilakukan pada kondisi yang alamiah
BAB III METODE PENELITIAN. planning dan pelaksanaan edukasi oleh perawat pada. pasien diabetes mellitus di RSUD Kota Salatiga.
31 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi deskriptif yang
3.2 Partisipan Penelitian/sumber data
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tipe penelitian kualitatif dengan pendekatan studi deskriptif. Studi deskriptif merupakan alat untuk
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini mengunakan kuantitatif dengan pendekatan deskriptif observasi pada
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini mengunakan kuantitatif dengan pendekatan deskriptif observasi pada yang bekerja di Ruang Rawat Inap Kelas II dan III RSU PKU Muhammadiyah Bantul.
BAB 3 METODE PENELITIAN. mendeskripsikan fenomena dalam bentuk kata-kata dan bahasa (Moleong,
BAB 3 METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif digunakan untuk memahami fenomena atau pengalaman hidup yang dialami oleh subyek
BAB III METODE PENELITIAN. kasus. Menurut Hagan dan Yin (dalam Berg, 2004), studi kasus dapat
33 BAB III METODE PENELITIAN 3.1. Tipe penelitian Pada tipe penelitian, peneliti menggunakan pendekatan studi kasus. Menurut Hagan dan Yin (dalam Berg, 2004), studi kasus dapat difokuskan pada seseorang,
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Mopuya, Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango. Waktu penelitian ini dilaksanakan selama 1 minggu pada bulan mei dari
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian 3.1.1 Lokasi Penelitian Lokasi penelitian di SMP Negeri 1 Bulawa yang terletak di desa Mopuya, Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango. 3.1.2
BAB III METODE PENELITIAN. kuantitatif (mixed method). Model penelitian yang digunakan yaitu model
43 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Rancangan Penelitian Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang didahului dengan penelitian kuantitatif (mixed method). Model penelitian yang digunakan yaitu model
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. terselesaikannya suatu penelitian. Adapun penelitian ini meliputi:
BAB III METODOLOGI PENELITIAN Penggunaan metode penelitian sangat bermanfaat dalam menunjang terselesaikannya suatu penelitian. Adapun penelitian ini meliputi: 3.1. Jenis dan Metode Penelitian Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. (2008:24) penelitian deskriptif merupakan penelitian yang bermaksud membuat
42 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tipe penelitian deskriptif, yakni jenis penelitian yang berupaya menggambarkan fenomena/kejadian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Metode penelitian diperlukan untuk memecahkan suatu masalah dalam penelitian.
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian diperlukan untuk memecahkan suatu masalah dalam penelitian. Secara umum metode adalah suatu kerangka kerja untuk melakukan tindakan,
KOMISI ETIK Lembaga Penelitian Unika Atma Jaya FORMULIR PERMOHONAN PERSETUJUAN ETIK PENELITIAN KESEHATAN
KOMISI ETIK Lembaga Penelitian Unika Atma Jaya FORMULIR PERMOHONAN PERSETUJUAN ETIK PENELITIAN KESEHATAN A. Umum : 1. Judul Penelitian Penggunaan Crystal-Meth dan perilaku beresiko terkait HIV di Indonesia
BAB II METODE PENELITIAN. penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif menurut Hamidi (2005:14) lebih
BAB II METODE PENELITIAN 2.1. Bentuk Penelitian Bentuk penelitian yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian deskriptif menurut Hamidi (2005:14) lebih
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Desain Penelitan Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif, yaitu pendekatan induktif untuk menemukan atau mengembangkan pengetahuan yang memerlukan keterlibatan
BAB III METODE PENELITIAN. jelas. Penelitian kualitatif dilakukan dengan cara fenomenologis di mana
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan cara mencari, mengumpulkan, mengolah dan menganalisis data hasil penelitian. Penelitian kualitatif digunakan
BAB III METODE PENELITIAN. atau sifat-sifat serta hubungan fenomena yang diselidiki. dengan wawancara mendalam (In depth interview).
32 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Metode Penelitian Penelitian dilakukan menggunakan metode kualitatif, dengan pendekatan studi deskriptif. Pendekatan studi deskriptif menurut Anwar (2011) adalah untuk
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Tipe penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang bermaksud untuk memahami fenomena yang dialami oleh partisipan penelitian yaitu persepsi,
BAB III METODE PENELITIAN. di ruang rawat inap Anden Gedang RSUD Panglima Sebaya Kabupaten Paser. Data
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Rancangan Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di ruang rawat inap Anden Gedang RSUD Panglima Sebaya Kabupaten
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan desain penelitian campuran atau mixed
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan desain penelitian campuran atau mixed method. Pendekatan penelitian mixed method merupakan pendekatan yang mengkombinasikan atau
BAB III METODE PENELITIAN. mengidentifikasi pengertian atau relevasi fenomena tertentu terhadap individu
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain penelitian Penelitian kualitatif, yaitu pendekatan induktif untuk menemukan atau mengembangkan pengetahuan yang memerlukan keterlibatan peneliti dalam mengidentifikasi
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan Pendekatan Kualitatif. Metode kualitatif adalah
BAB III METODE PENELITIAN F. Pendekatan dan Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan Pendekatan Kualitatif. Metode kualitatif adalah metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat postpositivisme,
BAB III METODE PENELITIAN. Modinan masih melestarikan tradisi Suran Mbah Demang.
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Penelitian Penelitian ini mengambil lokasi di Dusun Modinan, Desa Banyuraden, Kecamatan Gamping. Pemilihan tempat ini karena masyarakat di Dusun Modinan masih melestarikan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Pendekatan Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dalam upaya menggambarkan bagaimana kegiatan pengembangan dan pemberdayaan masyarakat
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Pendekatan dan Jenis Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif untuk mendeskripsikan topik dan rumusan masalah akan diteliti. Penelitian kualitatif
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Waktu Penelitian 1. Lokasi Penelitian Penelitian ini meneliti tentang fenomena perilaku menyimpang di kalangan pelajar SMA Negeri 8 Surakarta, dengan mengambil lokasi
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Desain dalam penelitian ini adalah studi kualitatif yang merupakan suatu pendekatan induktif untuk menemukan atau mengembangkan pengetahuan yang memerlukan
BAB III METODE PENELITIAN. kuantitatif non eksperimental. Metode yang digunakan adalah descriptive
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kuantitatif non eksperimental. Metode yang digunakan adalah descriptive comparative
BAB III METODE PENELITIAN. A. Desain Penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mengeksplorasi gambaran umum remaja
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mengeksplorasi gambaran umum remaja yang tinggal di panti asuhan tentang kebahagiaan. Metode yang digunakan dalam
BAB III METODE PENELITIAN
56 BAB III METODE PENELITIAN A. Tipe Penelitian Penelitian ini menggunakan penelitian pendekatan kualitatif. Menurut Poerwandari (1998) penelitian kualitatif adalah penelitian yang menghasilkan dan mengolah
BAB III METODE PENELITIAN. sesuai jika didekati dengan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif digunakan untuk
BAB III METODE PENELITIAN A. Rancangan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna kematian orangtua bagi remaja. Kematian merupakan fenomena yang pasti terjadi pada setiap individu dan
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian menganai Studi Tentang Orientasi Menghukum Anak Nakal yang
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Penelitian Penelitian menganai Studi Tentang Orientasi Menghukum Anak Nakal yang Dilakukan Penyidik Anak dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Untuk mengetahui bagaimana kepedulian dan faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kepedulian ibu-ibu terhadap pertumbuhan balita pada ibu-ibu suku Dayak di
BAB III. Metode Penelitian. penelitian, ilmu tentang alat-alat dalam penelitian. 43 Sedangkan
49 BAB III Metode Penelitian A. Jenis dan Pendekatan Penelitian Metode penelitian ini adalah ilmu yang mempelajari tentang metodemetode penelitian, ilmu tentang alat-alat dalam penelitian. 43 Sedangkan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dimana penelitian kualitatif adalah penelitian yang berfokus menggambarkan dan memahami fenomena dalam
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan rancangan penelitian Rancangan penelitian merupakan hasil akhir dari suatu tahap keputusan yang dibuat oleh peneliti berhubungan dengan bagaimana diterapkan (Nursalam,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran resiliensi pada istri yang mengalami kekerasan dalam rumah tangga dengan menggunakan kajian fenomenologi
BAB III METODE PENELITIAN. A. Jenis / Rancangan Penelitian dan Metode Pendekatan. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis / Rancangan Penelitian dan Metode Pendekatan Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, karena digunakan untuk memahami pengalaman
BAB III METODE PENELITIAN. rawat inap bangsal anak RSUD Panembahan Senopati Bantul. Data kuantitatif yang diambil
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis Rancangan Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian mix method dengan desain studi kasus, di ruang rawat inap bangsal anak RSUD Panembahan Senopati Bantul. Data
BAB III METODE PENELITIAN. Ruang lingkup penelitian ini meliputi bidang ilmu kesehatan jiwa.
30 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Ruang Lingkup Penelitian Ruang lingkup penelitian ini meliputi bidang ilmu kesehatan jiwa. 3.2 Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Mei
BAB III METODE PENELITIAN
32 BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Tipe Penelitian Tipe penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tipe penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif dimana peneliti berusaha mengerti kejadian/fenomena
BAB III METODE PENELITIAN. Untuk mengefektifkan penulisan skripsi, maka peneliti menetapkan
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Waktu Dan Tempat Penelitian a. Waktu Penelitian Untuk mengefektifkan penulisan skripsi, maka peneliti menetapkan waktu penelitian agar langkah dalam penulisan skripsi ini
BAB IV METODOLOGI PENELITIAN. lebih mendalam tentang manajemen penyimpanan obat.
BAB IV METODOLOGI PENELITIAN 4.1 Jenis Penelitian Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian yang bersifat deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif untuk memperoleh informasi yang lebih
TESIS. Untuk memenuhi persyaratan mencapai derajat Sarjana S2
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI AKREDITASI UNTUK MENDUKUNG PENGAWASAN MUTU INSTITUSI PENDIDIKAN TENAGA KESEHATAN PADA DINAS KESEHATAN PROPINSI JAWA TENGAH TESIS Untuk memenuhi persyaratan mencapai derajat
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah restrospektif analitik dengan melihat rekam medis pasien yang menjalani operasi katarak dengan
