R3 : Koefisien regresi X3 terhadap Y
|
|
|
- Leony Hermanto
- 8 tahun lalu
- Tontonan:
Transkripsi
1 23 BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Adapun desain yang dipilih oleh peneliti dalam penelitian ini digambarkan sebagai berikut : X1 R1 R 4 R 6 X2 R2 Y R 5 R3 X3 R 7 Gambar. 3.1 Desain Penelitian Paradigma Ganda dengan Tiga Variabel Independen Sumber : Sugiyono, 2013 hlm. 69 Keterangan : X1 : Kekuatan Otot Tungkai X2 : Kecepatan Reaksi X3 : Koordinasi Mata-Kaki Y : Akurasi Shooting R3 : Koefisien regresi X3 terhadap Y R 4 : Koefisien regresi X 1, X 2 terhadap Y R 5 : Koefisien regresi X 1, X 3 terhadap Y R 6 : Koefisien regresi X 2, X 3 terhadap Y R1 : Koefisien regresi X1 terhadap Y R 7 :Koefisien regresi X 1, X 2, X 3 terhadapy R2 : Koefisien regresi X2 terhadap Y R123.Y : Regresi X 1, X 2, X 3 terhadap Y
2 24 B. Populasi dan Sampel 1. Populasi Menurut Sugiyono (2009, hlm. 61) mendefinisikan populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas objek/subjek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. Adapun populasi yang digunakan penelitian ini adalah pemain PS.UPI u-19 sebanyak 25 orang. 2. Sampel Menurut Sugiyono (2009, hlm. 62) menjelaskan bahwa sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi. Adapun Sampel penelitian diperoleh dengan menggunakan metode purposive sampling yang dilakukan dengan cara mengambil subjek bukan didasarkan atas strata, random, atau daerah tetapi didasarkan atas adanya tujuan tertentu. Berdasarkan penjelasan diatas dengan menggunakan teknik tersebut sampel diperoleh sebanyak 15 orang pemain PS.UPI u-19. C. Instrumen Penelitian Instrumen penelitian yang akan digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini terdapat 2 tes, yang pertama tes Back and Leg Dynamometer (Nurhasan dan Cholil 2007, hlm. 161), Tes Kecepatan Reaksi, Tes Koordinasi Mata, Tangan dan kaki, dan Tes (shooting) Menembak/menendang bola ke sasaran (Nurhasan dan Cholil 2007, hlm. 213).
3 25 1. Back and Leg Dynamometer (Nurhasan dan Cholil 2007, hlm. 161) Validitas : 0,82 Tujuan : mengukur kekuatan otot punggung dan tungkai a. Alat yang digunakan : Leg Dynamometer, papan catatan skor b. Pelaksanaan : 1. Sampel berdiri di atas leg dynamometer. 2. Tali rantai pada alat diatur sesuai dengan posisi setengah jongkok dengan punggung tetap posisi tegak lurus. 3. Kedua lutut bengkok 45 derajat dan rantai berada diantara kedua tungkai. 4. Tangan memegang alat lurus kebawah. 5. Alat ditarik dengan menggunakan kekuatan otot tungkai tanpa bantuan otot tangan dan otot punggung. 6. Pengukuran dilakukan sebanyak dua kali percobaan. c. Penilaian : skor terbaik dari tiga kali percobaan dicatat dalam satuan kg.
4 26 Gambar.3.2 Back and Leg Dynamometer Sumber: Dokumentasi FPOK UPI 2. Tes Kecepatan Reaksi dengan Whole Body Reaction Time Tujuan : Untuk mengukur kecepatan reaksi tangan dan kaki dengan rangsang penglihatan atau pendengaran untuk merespon stimulus visual. a. Alat yang digunakan : Whole Body Reaction Time, catatan & alat tulis. b. Pelaksanaan : c. Penilaian : 1. Sampel berdiri diatas alas whole body reaction. 2. Pandangan kearah sensor yang akan mengeluarkan cahaya. 3. Ketika lampu menyala, sampel secepatnya bereaksi dengan membuka kedua kaki atau melompat kekiri atau kekanan. 4. Untuk setiap sampel melakukan 3 kali tes, kemudian diambil hasil paling baik. 5. Setelah itu akan diketahui data dari setiap sampel. 1. Angka yang tertera pada display angka ketika testee mencoba menjawab stimulus yang diberikan oleh operator, angka tersebut menunjukkan waktu reaksinya. 2. Testee diberi kesempatan sebanyak 3 kali dalam pelaksanaan tes, waktu reaksi yang tercepat yang digunakan untuk menilai waktu reaksi testee. d. Norma whole body reaction time tes Istimewa = Bagus sekali = Bagus = Cukup / Sedang = Kurang = Kurang Sekali = ke atas
5 27 Satuan alat ini adalah detik ( Gambar. 3.3 Whole Body Reaction Time Sumber : Dokumentasi FPOK UPI 3. Tes Koordinasi Mata, Tangan dan Kaki dengan Speed Coordination Reaction Tujuan: mengukur kecepatan koordinasi mata, tangan dan kaki a. Alat yang digunakan: Speed Coordination Reaction, catatan & alat tulis. b. Prosedur pelaksanaan tes : 1. Sebelum menekan tombol ON, pastikan Kabel AC sudah terhubung ke sumber listrik. 2. Jika semua sudah terpasang, nyalakan tombol ON yang terletak di belakang regulator. 3. Testee hanya boleh melihat ke arah stimulus display unit. 4. Setelah siap barulah tes dimulai dengan cara operator menentukan regulator mana yang akan dicetuskan atau ditekan. Dalam hal ini tombol regulator ditekan bervariasi antara kaki dan tagan kanan
6 28 maupun kaki dan tangan kiri sesuai tes yang dibutuhkan. Adapun percobaan yang diberikan pada testee sebanyak 3 kali, 5. Operator menghadap kearah regulator, sekaligus mengamati testee dan mencatat waktu koordinasi geraknya. 6. Cara menskor : 7. Testee akan diberi kesempatan sebanyak 3 kali, waktu akan muncul dilayar monitor, jika testee gagal atau salah dalam melepas tombol maka testee harus mengulangnya sampai 3 kali kesempatan tersebut berhasil. Gambar 3.4 Speed Coordination Reaction Sumber : Dokumentasi FPOK UPI 4. Tes Menembak/Menedang Bola ke Sasaran (Nurhasan dan Cholil 2007, hlm 213) Validitas : 0,84
7 29 Tujuan : Mengukur keterampilan, ketepatan dan kecepatan gerak kaki dalam menendang bola ke sasaran. a. Alat yang digunakan : 1. Lapangan sepak bola 2. Bola sepak 3. Stopwatch 4. Gawang 5. Nomor-nomor 6. Tali 7. Papan catatan skor b. Pelaksanaan : 1. Testee berdiri dibelakang bola yang diletakan pada sebuah titik berjarak 16,5 m di depan gawang/sasaran 2. Tidak ada aba-aba dari testee 3. Pada saat kaki testee mulai menendang bola maka stopwatch dijalankan dan berhenti saat bola mengenai sasaran 4. Testee diberi 3 (tiga) kali kesempatan c. Gerakan tersebut dinyatakan gagal bila : 1. Bola keluar dari daerah sasaran 2. Menempatkan bola tidak pada jarak 16,5 dari sasaran d. Cara menskor : 1. Jumlah skor dan waktu yang ditempuh bola pada sasaran dalam tiga kali kesempatan 2. Bila bola hasil tendangan mengenai tali pemisah skor pada sasaran, maka diambil skor terbesar dari kedua sasaran tersebut,
8 30 Gambar diagram tes dapat dilihat gambar di bawah ini : cm 78cm 90cm 103cm 185cm 103cm 78cm 16,5 meter Testee Gambar 3.5 Tes menembak/menendang bola ke sasaran Sumber : Nurhasan dan Cholil 2007, hlm. 214
9 31 D. Prosedur Penelitian Untuk mengetahui gambaran langkah kerja, peneliti akan menjelaskan mengenai prosedur penelitian. Dengan adanya prosedur penelitian maka akan mempermudah dan membantu peneliti untuk memulai tahapan-tahapan dari sebuah penelitian. Peneliti akan menjelaskan mengenai prosedur penelitian sebagai berikut : 1. Menentukan populasi yaitu Pemain PS.UPI u-19 sebanyak 25 orang 2. Menentukan sampel yaitu Pemain PS.UPI u-19 sebanyak 15 orang 3. Tes yang pertama dilakukan sampel adalah tes kecepatan reaksi dengan menggunakan alat whole body reaction yang berada di Lab FPOK lantai 2 UPI Bandung. 4. Setelah melakukan tes kecepatan reaksi kemudian sampel melakukan tes kekuatan otot tungkai dengan menggunakan alat leg dynamometer. Tes ini dilakukan di Lab FPOK lantai 2 UPI Bandung. 5. Setelah melakukan tes kekuatan otot tungkai kemudian sampel melakukan tes koordinasi mata-kaki dengan menggunakan alat speed coordination reaction. Tes ini dilakukan di Lab FPOK lantai 2 UPI Bandung. 6. Dan tes terakhir yang dilakukan oleh sampel adalah tes menendang/menembak bola ke sasaran, tes ini dilakukan di lapangan sepakbola stadion UPI Bandung. 7. Langkah terakhir yaitu melakukan pengolahan data, menganalisa dan mengambil keputusan dari hasil pengolahan dan analisis data.
10 32 Sedangkan langkah-langkah prosedur penelitian yang akan di lakukan peneliti adalah sebagai berikut pada gambar 3.6 Populasi Sampel TES Kekuatan Otot Tungkai Tes Kecepatan Reaksi TES Koordinasi Mata-Kaki TES menembak/menendang bola ke sasaran (shooting) Pengumpulan data Pengolahan dan Analisis data Hasil Kesimpulan
11 33 Gambar 3.6 Prosedur penelitian E. Analisis Data Data yang dianalisis pada penelitian ini berdasrkan sumbernya data ini adalah data primer yaitu data asli atau baru yang di dapatkan dari sampel. Dan berdasarkan skala pengukurannya jenis data yang akan diolah dalam penelitian ini adalah jenis data rasio karena data yang dihasilkan berbentuk angka/bilangan yang memiliki nilai 0 mutlak. Dari hasil pengukuran kekuatan otot tungkai, hasil tes kecepatan reaksi dan tes koordinasi mata-kaki dengan tes menendang/menembak bola ke gawang pada sampel. Dalam penelitian kuantitatif, setelah data dari sampel diperoleh langkah selanjutnya yang dilakukan adalah analisis data. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan SPSS atau Statistical Product and Service Solution versi 17 dan analisis datanya sebagai berikut: 1. Uji Asumsi Data a. Deskripsi Data Pengujian deskripsi data ini dilakukan untuk mengetahui berbagai ukuran statistik seperti nilai rata-rata, dan standar deviasi. Untuk mengetahui seberapa besar nilai rata-rata dan standar deviasi dari data sampel b. Uji Normalitas Data Analisis uji normalitas menggunakan uji Kolmogorov-smirnov untuk melihat apakah data yang digunakan dalam penelitian ini berdistribusi normal atau tidak, dengan pengambilan keputusan apabila nilai signifikansi atau nilai probabilitas <0,05 maka data
12 34 tersebut berdistribusi tidak normal, dan sebaliknya apabila nilai signifikansi atau nilai probabilitas >0,05 maka data tersebut berdistribusi normal. 2. Uji Korelasi Product Moment Karena data berjenis rasio dan berdistribusi normal maka jenis analisis data yang akan digunakan untuk mengetahui hubungan yang dan signifikan antara kekuatan otot tungkai terhadap akurasi shooting ke gawang, kecepatan reaksi terhadap akurasi shooting ke gawang, dan koordinasi mata-kaki terhadap akurasi shooting ke gawang. Langkah pengolahan data dengan SPSS versi 17 sebagai berikut: Buka file korelasi Pilih menu Analyze > Correlate > Bivariate Lalu tekan OK untuk memproses data 3. Uji Regresi Karena data berjenis rasio dan berdistribusi normal digunakan untuk mengetahui seberapa besar nilai persentase determinasi kekuatan otot tungkai terhadap akurasi shooting ke gawang, kecepatan reaksi terhadap akurasi shooting ke gawang, dan koordinasi mata-kaki terhadap akurasi shooting ke gawang. Langkah pengolahan data dengan SPSS versi 17 sebagai berikut: Buka file regresi Pilih menu analyze > Regression > Linear Lalu tekan OK untuk meproses data
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Dalam suatu penelitian dibutuhkan sebuah desain penelitian yang sesuai dengan variabel-variabel dalam tujuan penelitian dan hipotesis yang akan diuji kebenarannya.
BAB III METODE PENELITIAN. A. Lokasi Dan Subjek Populasi/Sampel Penelitian 1. Lokasi
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi Dan Subjek Populasi/Sampel Penelitian 1. Lokasi Penelitian ini dilaksanakan di SSB Satria Muda yang berada di daerah kabupaten Subang. Waktu penelitian dilaksanakan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Penelitian 1. Lokasi Penelitian Tempat dilakukannya penelitian ini berlokasi di UPI Bandung yang berada di Jalan Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung 40154. Berikut
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian mengenai hubungan antara power tungkai,keseimbangan badan dan koordinasi dengan hasil tendangan full-volley dalam olahraga sepak bola. Desain penelitian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Dalam suatu penelitian membutuhkan suatu metode yang sesuai untuk
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam suatu penelitian membutuhkan suatu metode yang sesuai untuk membantu mengungkapkan permasalahan yang akan diteliti, karena metode penelitian mempunyai
BAB III METODE PENELITIAN
25 BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Suatu penelitian membutuhkan sebuah desain penelitian untuk dijadikan acuan dalam melaksanakan penelitian. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel bebas
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi penelitian Penelitian ini dilakukan di Universitas Pendidikan Indonesia yang berlokasi di Jl. Setiabudhi No. 229 Bandung pada anggota ukm futsal putra B. Populasi dan
Keterangan: X1 : Pengukuran Reaksi X2 : Pengukuran Antisipasi Y1 : Penjaga Gawang Sepakbola Y2 : Penjaga Gawang Futsal
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Suatu penelitian membutuhkan sebuah desain penelitian untuk dijadikan acuan dalam langkah-langkah penelitian. Langkah-langkah dalam penelitian ini diantaranya.
III. METODOLOGI PENELITIAN. metode deskriptif korelasional, dengan tujuan ingin mengetahui ada
III. METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian yang digunkan penulis dalam penelitian ini adalah metode deskriptif korelasional, dengan tujuan ingin mengetahui ada tidaknya hubungan
: Panjang tungkai. : Power otot tungkai.
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Desain yang digunakan dalam penelitian ini ialah korelasional (corelational design), yang menyatakan panjang tungkai (X 1 ) power otot tungkai (X 2 ) dan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Dalam suatu penelitaian dibutuhkan sebuah desain penelitian yang sesuai dengan variabel-variabel dalam tujuan penelitian dan hipotesis yang akan diuji kebenarannya.
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Sebagai penunjang untuk mempermudah penulis dalam mengambil langkahlangkah dalam penelitian, penulis menggunakan suatu metode. Metode adalah langkah-langkah
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi, Populasi, dan Sampel Penelitian 1. Lokasi Lokasi yang dipilih untuk melakukan penelitian ini adalah Universitas Pendidikan Indonesia yang beralamat di Jln. Dr. Setiabudhi
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Prosedur Penelitian Penggunaan metode dalam penelitian adalah syarat mutlak untuk dapat melihat kedalaman dari sebuah permasalahan. Ketepatan penggunaan metode dalam penelitian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
25 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Suatu penelitian sangat diperlukan yang namanya suatu metode untuk mempermudah pengerjaan suatu penelitian dalam pengumpulan data. Pemilihan metode
BAB III METODE PENELITIAN (X) O 1 O 2 (Y 1, Y 2 ) C O 1 O 2 (Y 1, Y 2 )
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Metode penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode penelitian komparatif, menurut Arikunto (dalam Sidik 2014) ialah yang menegaskan bahwa
BAB III METODE PENELITIAN. pelaksanaan penelitian adalah hal yang sangat penting, sebab dengan
28 BAB III METODE PENELITIAN A. METODE PENELITIAN Metode penelitian adalah suatu cara yang ditempuh untuk memperoleh data, menganalisis dan menyimpulkan hasil penelitian. Penggunaan metode dalam pelaksanaan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Penelitian 1. Lokasi Penelitian Tempat dilakukannya penelitian ini berlokasi di Kampus UPI Bandung yang berada di Jalan Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung 40154.
BAB III PROSEDUR PENELITIAN. Rusli Lutan (2007:199) menjelaskan mengenai metode korelasional
BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode adalah langkah-langkah yang diambil untuk mempermudah penelitan. Metode penelitian merupakan cara yang digunakan oleh peneliti dalam pengumpulan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Dalam suatu penelitian diperlukan suatu metode penelitian. Metode penelitian adalah cara yang digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan data penelitiannya (Arikunto, 2005). Metode
BAB III METODELOGI PENELITIAN
33 BAB III METODELOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian merupakan salah satu cara untuk memperoleh data, menganalisis, dan menyimpulkan hasil penelitian melalui suatu cara yang sesuai dengan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Penelitian 1. Lokasi Penelitian Tempat dilakukannya penelitian ini berlokasi di Kampus UPI Bandung yang berada di Jalan Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung 40154.
BAB III PROSEDUR PENELITIAN. Dalam setiap melakukan penelitian diperlukan suatu metode. Penggunaan
BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam setiap melakukan penelitian diperlukan suatu metode. Penggunaan metode dalam penelitian disesuaikan dengan masalah serta tujuan penelitian tersebut.
BAB III PROSEDUR PENELITIAN. Metode adalah salah satu cara yang ditempuh dalam mencapai suatu
BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode adalah salah satu cara yang ditempuh dalam mencapai suatu tujuan. Sedangkan penelitian adalah penyelidikan yang dilakukan untuk membuktikan sesuatu
III. METODOLOGI PENELITIAN. Menurut Arikunto (2002: 160) metode penelitian adalah cara yang digunakan
34 III. METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Menurut Arikunto (00: 160) metode penelitian adalah cara yang digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan data penelitian. Metode penelitian yang digunakan
BAB III METODE PENELITIAN. 2002: 108). Sedangkan menurut (Sudjana, 1996: 6) populasi adalah totalitas
BAB III METODE PENELITIAN A. Populasi Penelitian Populasi yang dimaksud dalam penelitian ini adalah populasi bersyarat yaitu atlet putra berprestasi klub renang METAL SC Metro 013 yang berjumlah 8 atlet.
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode merupakan cara atau jalan yang ditempuh untuk mencapai tujuan. Tujuan penelitian adalah untuk mengungkapkan, menggambarkan dan menyimpulkan hasil pemecahan
KORELASI ANTARA KOORDINASI DAN REAKSI DENGAN HASIL PUKULAN DRIVE FOREHAND DALAM PERMAINAN SQUASH
KORELASI ANTARA KOORDINASI DAN REAKSI DENGAN HASIL PUKULAN DRIVE FOREHAND DALAM PERMAINAN SQUASH Unversitas Pendidikan Indonesia, Jl. Dr. Setiabudhi No. 229, Bandung 40154, Jawa Barat, Indonesia [email protected]
BAB III PROSEDUR PENELITIAN. mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu (Sugiyono, 2010:3). Metode
BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian secara umum dapat diartikan sebagai cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu (Sugiyono, 2010:3). Metode
BAB III PROSEDUR PENELITIAN. Metode penelitian sangat dibutuhkan dalam sebuah penelitian, karena akan
BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode adalah salah satu cara yang di tempuh untuk mencapai suatu tujuan. Metode penelitian sangat dibutuhkan dalam sebuah penelitian, karena akan memberikan
BAB III METODE PENELITIAN. Dalam setiap melakukan penelitian diperlukan suatu metode. Penggunaan
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam setiap melakukan penelitian diperlukan suatu metode. Penggunaan metode dalam penelitian disesuaikan dengan masalah serta tujuan penelitian tersebut.
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Populasi/Sampel Penelitian 1. Lokasi Penelitian Penelitian dilaksanakan ditempat labolatorium kampus Universitas Pendidikan Indonesi Bandung Fakultas Pendidikan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode merupakan cara yang ditempuh untuk mencapai tujuan penelitian, yaitu mengungkapkan, menggambarkan, dan mengumpulkan hasil pemecahan masalah melalui
METODOLOGI PENELITIAN. Menurut Arikunto Suharsimi (2006:160) Metodologi penelitian adalah cara
III. METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam memecahkan suatu masalah diperlukan suatu cara atau metode, karena metode merupakan faktor yang penting dalam menentukan keberhasilan suatu penelitian.
BAB III PROSEDUR PENELITIAN. Rusli Lutan (2007:199) menjelaskan mengenai metode korelasional
35 BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode adalah langkah-langkah yang diambil untuk mempermudah penelitan. Metode penelitian merupakan cara yang digunakan oleh peneliti dalam pengumpulan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain penelitian Agar suatu penelitian berjalan dengan mudah maka perlu dibuat langkahlangkah dan desain penelitian. Hal ini dilakukan agar penelitian tidak keluar dari ketentuan
BAB III METODE PENELITIAN
45 BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Penelitian Tempat pelaksanaan dalam penelitian ini tempat penelitian di Sekolah Sepakbola (SSB) IPI GS Bandung yang ada di lapangan SMK VIKU kompleks TNI
METODE PENELITIAN. merupakan cara atau jalan yang ditempuh untuk mencapai tujuan. Penggunaan metode dalam penelitian disesuaikan dengan masalah serta
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam setiap melakukan penelitian diperlukan suatu metode. Metode merupakan cara atau jalan yang ditempuh untuk mencapai tujuan. Penggunaan metode dalam penelitian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Dalam setiap penelitian diperlukan suatu metode. Penggunaan metode
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam setiap penelitian diperlukan suatu metode. Penggunaan metode dalam penelitian disesuaikan dengan masalah dan tujuan penelitiannya. Hal ini berarti
BAB III METODE PENELITIAN
47 BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi, Populasi, dan Sampel Penelitian 1. Lokasi Penelitian Lokasi penelitian bertempat di Laboratorium Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan (FPOK) dan Gelanggang
BAB III PROSEDUR PENELITIAN. Lebih lanjut Surakhmad (1998, hlm. 131) menjelaskan bahwa:
BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian. Dalam setiap penelitian diperlukan suatu metode. Metode penelitian adalah suatu cara yang dipakai peneliti dalam melakukan penelitiannya. Sugiyono (2013,
BAB III METODE PENELITIAN
29 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian harus disesuaikan dengan masalah dan tujuan penelitian, hal ini dilakukan untuk kepentingan perolehan dan analisis data. Menurut sugiyono
METODOLOGI PENELITIAN. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif
III. METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif korelasional, yaitu studi yang bertujuan mendeskripsikan atau menjelaskan peristiwa atau
BAB III METODE PENELITIAN
30 BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi, Populasi dan Sampel Penelitian 1. Lokasi Penelitian Jadwal yang terencana dengan baik sangat menentukan terhadap kelancaran dan kelangsungan dari pelaksanaan penelitian.
BAB III PROSEDUR PENELITIAN. Metode adalah salah satu cara yang ditempuh untuk mencapai suatu tujuan.
BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian. Metode adalah salah satu cara yang ditempuh untuk mencapai suatu tujuan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif dengan korelasional.
BAB III METODE PENELITIAN
70 BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Penelitian akan dilaksanakan di hall beladiri UNY, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tempat penelitian sekaligus dijadikan
III. METODE PENELITIAN. Suatu penelitian akan dapat berhasil dan sesuai dengan adanya prosedur
37 III. METODE PENELITIAN A. Hakikat Metode Penelitian Suatu penelitian akan dapat berhasil dan sesuai dengan adanya prosedur ilmiah, apabila penelitian tersebut dapat menggunakan metode atau alat yang
III. METODOLOGI PENELITIAN. Menurut Suharsimi Arikunto (2006:160) Metodologi penelitian adalah cara
38 III. METODOLOGI PENELITIAN 3.1 Metodologi Penelitian Menurut Suharsimi Arikunto (006:160) Metodologi penelitian adalah cara yang digunakan oleh peneliti dalam mengumpulkan data penelitian. Metode penelitian
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek/ Sampel Penelitian 1. Lokasi Penelitian Lokasi Penelitian merupakan tempat dimana seorang peneliti melakukan sebuah penelitiannya. Dalam penelitian ini, peneliti
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Populasi dan Sampel Dalam sebuah penelitian diperlukan sebuah sumber data yang digunakan untuk memperoleh data yang sesuai dengan yang diinginkan. Adapun mengenai objek
BAB III METODE PENELITIAN. adalah cara atau jalan yang ditempuh untuk mencapai tujuan. Dalam
37 BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Pada saat setiap melakukan penelitian diperlukan suatu metode. Metode adalah cara atau jalan yang ditempuh untuk mencapai tujuan. Dalam menggunakan metode
METODOLOGI PENELITIAN. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei. Hal ini sesuai
III. METODOLOGI PENELITIAN A. Jenis Penelitian Berdasarkan tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan power tungkai, panjang tungkai, lingka paha, dan kecepatan lari dengan hasil lompat
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode dan Desain Penelitian Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Berdasarkan hal tersebut terdapat
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian pada dasarnya merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan tertentu. Dalam melakukan penelitian diperlukan pemilihan metode
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. METODE PENELITIAN Dalam suatu penelitian diperlukan suatu metode untuk memperoleh data, menganalisis dan menyimpulkan data. Metode penelitian mempunyai kedudukan yang penting
III. METODELOGI PENELITIAN. berdasarkan tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan reaksi
34 III. METODELOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian merupakan suatu cara tertentu yang digunakan untuk meneliti suatu permasalahan sehingga mendapatkan hasil atau tujuan yang diinginkan,
BAB III METODE PENELITIAN. B. Desain penelitian bentuk desain yang akan digunakan adalah penelitian ini
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi, Populasi Dan Sampel penelitian Lokasi penelitian yang dipilih dalam penelitian ini adalah di Universitas Bandung. Populasi penelitian adalah mahasiswa di Universitas
BAB III METODE PENELITIAN. Sebelum dilakukan penelitian, langkah awal yang harus dilakukan oleh
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Sebelum dilakukan penelitian, langkah awal yang harus dilakukan oleh peneliti adalah mengetahui dan menentukan terlebih dahulu metode yang digunakan dalam
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Populasi Dan Sampel Dalam penelitian perlu dijelaskan populasi dan sampel yang dapat digunakan sebagai sumber data. Bila hasil penelitian akan digeneralisasikan (kesimpulan
Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah atlet PPLP Panahan Jawa Barat sebanyak 12 orang atlet.
BAB III PROSEDUR PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian adalah cara atau jalan yang ditempuh untuk mencapai tujuan. Tujuan penelitian adalah untuk mengungkapkan, menggambarkan dan menyimpulkan
BAB III METODE PENELITIAN
20 BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Desain (design) penelitian adalah rencana atau rancangan yang dibuat oleh peneliti, sebagai ancar-ancar kegiatan, yang akan dilaksanakan. (Arikunto, 2006,
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi, Populasi dan Sampel 1. Lokasi penelitian Lokasi untuk melakukan penelitian ini yaitu di Kampus FPOK UPI Padasuka yang beralamat di Jl. PHH Mustopha No.200, Cicaheum,
BAB III METODE PENELITIAN. Sebelum dilakukan penelitian, langkah awal yang harus dilakukan oleh
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Sebelum dilakukan penelitian, langkah awal yang harus dilakukan oleh peneliti adalah mengetahui dan menentukan terlebih dahulu metode yang digunakan dalam
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
56 BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode penelitian adalah suatu cara yang ditempuh untuk memperoleh data, menganalisis, dan menyimpulkan hasil penelitian. Penggunaan metode dalam pelaksanaan
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Dalam memecahkan masalah, tidak dapat menyelesaikan begitu saja. Tetapi ada pencarian yang harus dilakukan. pencarian disini adalah langkah-langkah secara
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Lokasi dan Subjek Penelitian 1. Lokasi Penelitian Lokasi penelitian merupakan situasi, tempat, dimana penelitian dilaksanakan. Penelitian ini dilaksanakan di Jl. Pajajaran
BAB III METODELOGI PENELITIAN
27 BAB III METODELOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Untuk mendapatkan data yang jelas maka dibutuhkan suatu metode penelitian yang sesuai dengan masalah dan tujuan penelitian yang hendak diteliti, hal
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang menggunakan metode survei dan teknik pengumpulan datanya menggunakan tes dan pengukuran, sehingga
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Waktu, Lokasi, Populasi dan Sempel Penelitian 1. Waktu dan Lokasi Penelitian inidilaksanakan mulai tanggal 5 september 12 september 2014, dengan pengambilan tempat di Lapangan
BAB III METODE PENELITIAN. artinya penelitian yang bertujuan untuk mencari hubungan kausalita atau
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen, artinya penelitian yang bertujuan untuk mencari hubungan kausalita atau sebab-akibat. Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN. A. Tempat dan Waktu Penelitian
BAB III METODE PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian 1. Tempat Penelitian Untuk memperoleh data atau keterangan yang dibutuhkan dalam menyelesaikan penelitian ini, penelitian ini dilaksanakan di Kampus
BAB III METODE PENELITIAN. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif verifikatif. Menurut Sugiyono
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan metode deskriptif verifikatif. Menurut Sugiyono (2009:207) metode deskriptif adalah metode yang digunakan untuk menganalisis atau
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN Menurut Sugiyono (2010:6), Metode penelitian adalah cara ilmiah untuk mendapatkan data yang valid dengan tujuan dapat ditemukan, dikembangkan, dan dibuktikan, suatu pengetahuan
BAB III METODOLOGI PENELITIAN. membantu mengungkapkan suatu permasalahan yang akan diteliti, karena metode
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Metode Penelitian Suatu penelitian membutuhkan suatu metode yang sesuai untuk dapat membantu mengungkapkan suatu permasalahan yang akan diteliti, karena metode penelitian
BAB III METODOLOGI PENELITIAN
BAB III METODOLOGI PENELITIAN A. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian ini dilaksanakan di Stadion Manahan Solo. Berdasarkan beberapa pertimbangan terkait waktu, tempat, dan biaya maka penelitian ini
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Pendekatan dan Jenis Penelitian Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif atau analisis data statistik. Yang dimaksud dengan pendekatan kuantitatif
BAB III METODE PENELITIAN
BAB III METODE PENELITIAN A. Metode Penelitian Metode merupakan cara atau jalan yang ditempuh untuk mencapai tujuan. Penggunaan metode dalam penelitian disesuaikan dengan masalah serta tujuan penelitian
