Ukuran: px
Mulai penontonan dengan halaman:

Download ""

Transkripsi

1 D-MANSYAH EVENT PLANNER Website: PROPOSAL WORKSHOP DAN BEDAH BUKU Ventilasi Mekanik / Ventilator Di RS Meilia Cibubur Depok SMS/WA/Telp : PIN BBM : 30D5DFC Page 1

2 Website: WORKSHOP DAN BEDAH BUKU APLIKASI PENGGUNAAN VENTILASI MEKANIK (VENTILATOR) UNTUK PELAYANAN HOMECARE DAN RUANG INTENSIVE 2.1. Pendahuluan Ventilasi mekanik atau ventilator hingga saat ini masih tetap memiliki peranan penting bagi dunia perawatan kritis. Peranannya sebagai pengganti fungsi ventilasi bagi pasien dengan gangguan paru masih belum ada gantinya. Seiring perkembangan tekhnologi, berbagai jenis ventilator telah dibuat seefisien mungkin untuk kebutuhan pasien. Dimulai dari generasi pertama yang masih konvensional hingga generasi terkini yang dilengkapi dengan berbagai parameter yang semakin sempurna. Namun, semakin mutakhir jenis ventilator semakin kompleks pula berbagai setting yang harus diperhitungkan baik secara matematis maupun secara fisiologis. Oleh karena itu, sangat diperlukan tenagatenaga terlatih yang berbasis kompetensi didalam mengelola pasien yang memerlukan dukungan ventilator. Pengamatan pada pasien dengan dukungan ventilator merupakan pengamatan yang harus dilakukan secara terus menerus dan dinilai secara berkesinambungan. Analisa yang cermat dan intervensi yang tepat menjadi titik tolak keberhasilan terhadap pasien yang mendapat dukungan ventilator. Pemahaman dasar terhadap mekanisme kerja ventilator dan kaitannya dengan kebutuhan fisiologis pasien sangat vital diperlukan oleh dokter dan perawat yang bekerja di unit perawatan kritis Tujuan Setelah selesai mengikuti workshop ini, peserta diharapkan mampu mengaplikasikan penggunaan ventilasi mekanik (ventilator) untuk pelayanan homecare dan ruang intensive 2.3. Peserta Peserta yang dapat mengikuti pelatihan ini adalah: a) Mahasiswa b) Perawat c) Dokter/bidan d) Dosen e) Tenaga kesehatan lainnya 2.4. Materi Hari ke-1: - Anatomi dan fisiologi sistem respirasi - Prinsip kerja ventilasi mekanik - Konsep asam basa I - Konsep Asam basa II - Skill station merangkai ventilasi mekanik - Pengenalan singkatan pada ventilasi mekanik - Mode ventilasi mekanik I Page 2

3 Website: Hari ke-2: - Mode ventilasi mekanik II - Setting ventilasi mekanik I - Setting ventilasi mekanik II - Pemantauan ventilasi mekanik - Weaning ventilasi mekanik - Pengenalan obat-obatan pada ventilasi mekanik - Terapi oksigen I - Terapi oksigen II - Komplikasi pada ventilasi mekanik 2.5. Metodologi Kegiatan ini dikemas dengan baik sehingga diharapkan peserta mampu mengikuti dengan metodologi ceramah, teori, workshop, simulasi, praktik ke alat Ventilator dan video Tempat dan Waktu Tempat di : Aula Rumah Sakit Meilia Cibubur, Jln. Alternative Cibubur KM.1, Harjamukti, Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Hari/Tanggal: Jumat - Sabtu, Februari 2016 Pkl s.d Narasumber Narasumber kegiatan ini adalah Krisna Sundana, S.Kep., Ners - Perawat ICU Jantung di RS Hasan Sadikin Bandung - Dosen Pengajar Keperawatan - Pengajar Interpretasi EKG berbasis workshop & Internet (e-learning program) - Penulis buku ventilator : pendekatan praktis di unit perawatan kritis - Pembicara dan Trainer interpretasi EKG 2.8. Biaya Biaya mengikuti workshop dan bedah buku ini adalah: Rp / peserta Ket: Potongan biaya Rp bagi mahasiswa D3, S1, Ners, S2 (membawa KTM) Biaya ditransfer melalui rekening BNI Cabang Perguruan Tinggi Bandung, Atas Nama Dhika Dharmansyah Page 3

4 Website: 2.9. Fasilitas peserta Para peserta akan mendapatkan: a) Makan siang 2x b) Snack pagi dan sore 4x c) Sertifikat akreditasi PPNI *) d) Modul dan Buku Ventilator e) Kit Workshop Benefit peserta Dengan mengikuti workshop dan bedah buku ini, maka peserta akan mendapatkan beberapa hal berikut: Materi sangat sistematis dan aplikatif untuk ruang intensiver Update keilmuan terkini sesuai perkembangan pelayanan kesehatan Trainer bersahabat dan kompeten Konsultasi pasca pelatihan di website trainer Trainer adalah perawat multi talent yang sudah diakui kompetensinya oleh sejawat profesi kesehatan lain di Rumah Sakit Ternama Jawa Barat PENUTUP Demikian proposal penawaran partisipasi kegiatan workshop ini disampaikan, besar harapan kami agar bapak/ibu dapat mengirimkan staf dan karyawannya untuk mengikuti kegiatan diatas. Hormat kami, CEO D-Mansyah Event Planner Dhika Dharmansyah, S.Kep, Ners, M.Kep Informasi Pendaftaran: Dhika Dharmansyah Telpon/SMS : BBM : 30D5DFC1 / WA : [email protected] Website : Page 4

5 Website: Page 5

6 Website: D-MANSYAH EVENT PLANNER Website: Page 6

7 Website: Page 7

PROPOSAL

PROPOSAL PROPOSAL Basic Life Support & Advanced Cardiovascular Life Support (BLS & ACLS) ============================================ Accordance with the curriculum of the American Heart Association (AHA) ============================================

Lebih terperinci

PROPOSAL TRAINING Basic Obstetric Neonatal Life Support (BONeLS) untuk Bidan Bandung, Maret dan PT Proemergency

PROPOSAL TRAINING Basic Obstetric Neonatal Life Support (BONeLS) untuk Bidan Bandung, Maret dan PT Proemergency PROPOSAL TRAINING Basic Obstetric Neonatal Life Support (BONeLS) untuk Bidan Bandung, 17 20 Maret 2016 www.pelatihanperawat.com dan PT Proemergency SMS/WA/Telp : 08562061145 082214105241 PIN BBM : 30D5DFC1

Lebih terperinci

PROPOSAL TRAINING SIRKUMSISI/KHITAN/SUNAT BASIC to INTERMEDIATE SMS/WA/Telp : 08562061145 082214105241 PIN BBM : 30D5DFC1 26983615 Bandung, 5-6 Februari 2016 A. Latar Belakang D-MANSYAH EVENT PLANNER Website:

Lebih terperinci

STANDAR PRAKTIK KEPERAWATAN INDONESIA. Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

STANDAR PRAKTIK KEPERAWATAN INDONESIA. Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) STANDAR PRAKTIK KEPERAWATAN INDONESIA -Tahun 2005- Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Pengurus Pusat PPNI, Sekretariat: Jl.Mandala Raya No.15 Patra Kuningan Jakarta Tlp: 62-21-8315069 Fax: 62-21-8315070

Lebih terperinci

PROGRAM PROFESI NERS ANGKATAN XIII SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN IMMANUEL PROPOSAL KEGIATAN PELATIHAN KESEIMBANGAN CAIRAN

PROGRAM PROFESI NERS ANGKATAN XIII SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN IMMANUEL PROPOSAL KEGIATAN PELATIHAN KESEIMBANGAN CAIRAN I. PENDAHULUAN Dalam era globalisasi dimana arus informasi dan pengetahuan mengalir dengan deras diharapkan seorang calon perawat profesional memiliki kompetensi minimal yang diharapkan mampu mengembangkan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. bagi perkembangan suatu rumah sakit. Penampilan fisik termasuk bangunan,

BAB I PENDAHULUAN. bagi perkembangan suatu rumah sakit. Penampilan fisik termasuk bangunan, 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Penampilan fisik suatu rumah sakit merupakan hal yang sangat penting bagi perkembangan suatu rumah sakit. Penampilan fisik termasuk bangunan, penataan ruang, insfrakstruktur

Lebih terperinci

LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN

LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN LEMBAR PERSETUJUAN MENJADI RESPONDEN Judul : Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap kecemasan keluarga pasien ICU di Rumah Sakit Estomihi Medan tahun 2014 Peneliti : Gustar Hutahaean Nim : 12.02.203 Alamat

Lebih terperinci

HOTEL SANTIKA PREMIERE BINTARO TANGERANG SELATAN

HOTEL SANTIKA PREMIERE BINTARO TANGERANG SELATAN PELATIHAN ASUHAN KEPERAWATAN BAYI DAN ANAK SAKIT KRITIS HOTEL SANTIKA PREMIERE BINTARO TANGERANG SELATAN LATAR BELAKANG Perawatan pasien anak sakit kritis membutuhkan pengetahuan yang konseptual pemahaman

Lebih terperinci

SASARAN Semua Tenaga Pelayanan Kesehatan, Dokter, Perawat, Bidan. METODE Ceramah, Diskusi, Demonstrasi, Kunjungan lapangan, Praktek

SASARAN Semua Tenaga Pelayanan Kesehatan, Dokter, Perawat, Bidan. METODE Ceramah, Diskusi, Demonstrasi, Kunjungan lapangan, Praktek PENDAHULUAN Health Care Associated Infection ( HAIs) atau Infeksi sehubungan dengan pelayanan kesehatan merupakan masalah serius bagi semua sarana pelayanan kesehatan di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Lebih terperinci

Kepada Yth, DIREKTUR RUMAH SAKIT DAERAH, SWASTA, POLRI, TNI, BUMN Di SELURUH INDONESIA

Kepada Yth, DIREKTUR RUMAH SAKIT DAERAH, SWASTA, POLRI, TNI, BUMN Di SELURUH INDONESIA Kepada Yth, DIREKTUR RUMAH SAKIT DAERAH, SWASTA, POLRI, TNI, BUMN Di SELURUH INDONESIA Dengan hormat, Salam hangat dari Jaya Institute, The Best Leading Training & Conference Specialist Hormat Kami, dr.

Lebih terperinci

Manajemen Asuhan Keperawatan. RAHMAD GURUSINGA, Ns., M.Kep.-

Manajemen Asuhan Keperawatan. RAHMAD GURUSINGA, Ns., M.Kep.- Manajemen Asuhan Keperawatan RAHMAD GURUSINGA, Ns., M.Kep.- Manajemen pada proses keperawatan Pengkajian Diagnosis Perencanaan Implementasi evaluasi langkah awal dalam proses keperawatan PENGKAJIAN proses

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. bervariasi. Insidensi stroke hampir mencapai 17 juta kasus per tahun di seluruh dunia. 1 Di

BAB I PENDAHULUAN. bervariasi. Insidensi stroke hampir mencapai 17 juta kasus per tahun di seluruh dunia. 1 Di BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Stroke masih menjadi pusat perhatian dalam bidang kesehatan dan kedokteran oleh karena kejadian stroke yang semakin meningkat dengan berbagai penyebab yang semakin

Lebih terperinci

KOMISI AKREDITASI RUMAH SAKIT

KOMISI AKREDITASI RUMAH SAKIT KOMISI AKREDITASI RUMAH SAKIT ========================================================= PROPOSAL WORKSHOP STANDAR AKREDITASI BARU RUMAH SAKIT PENDAHULUAN Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) adalah lembaga

Lebih terperinci

Kepada Yth, DIREKTUR RUMAH SAKIT DAERAH, SWASTA, POLRI, TNI, BUMN Di SELURUH INDONESIA

Kepada Yth, DIREKTUR RUMAH SAKIT DAERAH, SWASTA, POLRI, TNI, BUMN Di SELURUH INDONESIA Kepada Yth, DIREKTUR RUMAH SAKIT DAERAH, SWASTA, POLRI, TNI, BUMN Di SELURUH INDONESIA Dengan hormat, Salam hangat dari Jaya Institute, The Best Leading Training & Conference Specialist Hormat Kami, dr.

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. khusus yang ditujukan untuk observasi, perawatan dan terapi pasien-pasien yang

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. khusus yang ditujukan untuk observasi, perawatan dan terapi pasien-pasien yang BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Intensive Care Unit (ICU) menurut Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 1778/MENKES/SK/XII/2010 adalah suatu bagian dari rumah sakit yang mandiri (instalasi di bawah direktur

Lebih terperinci

TERM OF REFERENCE (TOR) PELATIHAN CUSTOMERS SERVICE CARE RUMAH SAKIT Bersama dr. Hanna Permana Subanegara, MARS

TERM OF REFERENCE (TOR) PELATIHAN CUSTOMERS SERVICE CARE RUMAH SAKIT Bersama dr. Hanna Permana Subanegara, MARS Kantor : Jl. Taman Sri Rejeki Timur III N0. 39 Semarang, Jawa Tengah 5049 Telp. / Fax : (04) 7645 Email : [email protected] Web : www.brainmanagement.org TDP :.0.3.46.077 TERM OF REFERENCE

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Ventilasi mekanik merupakan terapi definitif pada klien kritis yang mengalami

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Ventilasi mekanik merupakan terapi definitif pada klien kritis yang mengalami BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Ventilasi mekanik merupakan terapi definitif pada klien kritis yang mengalami hipoksemia dan hiperkapnia. Memberikan asuhan keperawatan pada klien dengan ventilasi mekanik

Lebih terperinci

meningkatkan pelayanan ICU. Oleh karena itu, mengingat diperlukannya tenagatenaga khusus, terbatasnya sarana pasarana dan mahalnya peralatan,

meningkatkan pelayanan ICU. Oleh karena itu, mengingat diperlukannya tenagatenaga khusus, terbatasnya sarana pasarana dan mahalnya peralatan, BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Menurut Undang-Undang RI Nomor 44 tahun 2009, rumah sakit adalah Institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna

Lebih terperinci

- - ANGGOTA TUBUH - -

- - ANGGOTA TUBUH - - - - ANGGOTA TUBUH - - Soal Pilihan Ganda 1. Suku dua terdapat pada bentuk aljabar... a. x + 4x b. 3x y + xy 5 c. 4x y d. x. Hasil pengurangan a a dari 3a adalah... a. 4a + a + b. 4a a c. a + a d. a a +

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Pneumonia merupakan infeksi akut di parenkim paru-paru dan sering

BAB I PENDAHULUAN. Pneumonia merupakan infeksi akut di parenkim paru-paru dan sering BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Pneumonia merupakan infeksi akut di parenkim paru-paru dan sering mengganggu pertukaran gas. Bronkopneumonia melibatkan jalan nafas distal dan alveoli, pneumonia lobular

Lebih terperinci

BAB I LATAR BELAKANG. A. Latar Belakang Masalah. Analisis Gas Darah merupakan salah satu alat. diagnosis dan penatalaksanaan penting bagi pasien untuk

BAB I LATAR BELAKANG. A. Latar Belakang Masalah. Analisis Gas Darah merupakan salah satu alat. diagnosis dan penatalaksanaan penting bagi pasien untuk BAB I LATAR BELAKANG A. Latar Belakang Masalah Analisis Gas Darah merupakan salah satu alat diagnosis dan penatalaksanaan penting bagi pasien untuk mengetahui status oksigenasi dan keseimbangan asam basa.

Lebih terperinci

LOG BOOK PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (P2KB) DOKTER Edisi II

LOG BOOK PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (P2KB) DOKTER Edisi II LOG BOOK PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN (P2KB) DOKTER Edisi II 2015 1 DATA PESERTA PROGRAM P2KB DPU Nama Lengkap (sesuai Ijazah) Tempat / Tanggal Lahir Alamat Handphone Email Data Organisasi

Lebih terperinci

CHECKLIST KEGAWATDARURATAN RUMAH SAKIT. Belum Terlaksana

CHECKLIST KEGAWATDARURATAN RUMAH SAKIT. Belum Terlaksana 126 Lampiran 1 CHECKLIST KEGAWATDARURATAN RUMAH SAKIT A. Komando dan Kontrol 1. Mengaktifkan kelompok komando insiden rumah sakit. 2. Menentukan pusat komando rumah sakit. 3. Menunjuk penanggungjawab manajemen

Lebih terperinci

RENCANA MUTU PERKULIAHAN

RENCANA MUTU PERKULIAHAN RENCANA MUTU PERKULIAHAN Nama Dosen : Tim Program Studi : S1 Gizi Kode mata Kuliah : GIZ 80154 Nama Mata Kuliah : Praktek Kerja Lapangan Pelayanan Gizi Klinik (PKL PGK) Jumlah SKS : 4 Kelas/Semester :

Lebih terperinci

- - BARISAN DAN DERET SMP - -

- - BARISAN DAN DERET SMP - - - - BARISAN DAN DERET SMP - - Soal Pilihan Ganda 1. Perhatikan barisan bilangan 1, 3, 9, 27, 81, m, 729,... Agar barisan tersebut menjadi barisan geometri maka nilai m yang memenuhi a. 324 b. 234 c. 243

Lebih terperinci

Digunakan untuk mengukur suhu tubuh. Digunakan untuk memeriksa suara dari dalam tubuh seperti detak jantung, usus, denyut nadi dan lain-lain

Digunakan untuk mengukur suhu tubuh. Digunakan untuk memeriksa suara dari dalam tubuh seperti detak jantung, usus, denyut nadi dan lain-lain BEBERAPA PERALATAN DI RUANG ICU 1. Termometer 2. Stethoscope Digunakan untuk mengukur suhu tubuh 3. Tensimeter Digunakan untuk memeriksa suara dari dalam tubuh seperti detak jantung, usus, denyut nadi

Lebih terperinci

SMART PHARMACY ADVANCING PHARMACY PRACTICE AND EDUCATION IN INDONESIA KUTA - BALI, APRIL 2018 TRAIN-THE-TRAINER WORKSHOP

SMART PHARMACY ADVANCING PHARMACY PRACTICE AND EDUCATION IN INDONESIA KUTA - BALI, APRIL 2018 TRAIN-THE-TRAINER WORKSHOP SMART PHARMACY ADVANCING PHARMACY PRACTICE AND EDUCATION IN INDONESIA KUTA - BALI, 11-13 APRIL 2018 TRAIN-THE-TRAINER WORKSHOP TRAIN-THE-TRAINER WORKSHOP MEMPERTAJAM MASA DEPAN KITA: Model SMART untuk

Lebih terperinci

LATAR BELAKANG TUJUAN IN-HOUSE TRAINING

LATAR BELAKANG TUJUAN IN-HOUSE TRAINING LATAR BELAKANG Key Performance Indicator (KPI) sebagai unsur yang sangat terpenting dalam sistem manajemen kinerja, yang merupakan jantung dalam siklus performance management, berupa Performance Planning,

Lebih terperinci

PETUNJUK TEKNIS TRIAL APLIKASI E-KLAIM 5.2 beta

PETUNJUK TEKNIS TRIAL APLIKASI E-KLAIM 5.2 beta PETUNJUK TEKNIS TRIAL APLIKASI E-KLAIM 5.2 beta 1. Ujicoba dilakukan di computer terpisah dengan computer yang digunakan untuk operasional klaim. 2. Komputer baru dilakukan instalasi aplikasi 5.1 versi

Lebih terperinci

3 KUESIONER PENELITIAN

3 KUESIONER PENELITIAN Lampiran 3 KUESIONER PENELITIAN FAKTOR FAKTOR YANG BERKONTRIBUSI TERHADAP KEPATUHAN PASIEN DM TIPE 2 DALAM KONTEKS ASUHAN KEPERAWATAN DIABETES MELITUS DI RS HASAN SADIKIN BANDUNG Petunjuk Pengisian : 1.

Lebih terperinci

maupun sebagai masyarakat profesional (Nursalam, 2013).

maupun sebagai masyarakat profesional (Nursalam, 2013). BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah Keperawatan sebagai bagian integral dari pelayanan kesehatan, menuntut perawat bekerja secara profesional yang didasarkan pada standar praktik keperawatan dan

Lebih terperinci

KOMPETENSI PERAWAT KLINIK MEDIKAL BEDAH

KOMPETENSI PERAWAT KLINIK MEDIKAL BEDAH KOMPETENSI PERAWAT KLINIK MEDIKAL BEDAH Penyusunan kompetensi perawat klinik didasarkan pada tiga ranah kompetensi yang mencakup : A. Praktik professional, etis, legal, dan peka budaya adalah kemampuan

Lebih terperinci

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA

BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA 2.1. Konsep Keluarga 2.1.1. Defenisi Keluarga Banyak ahli yang mendefenisiskan tentang keluarga berdasarkan perkembangan sosial di masyarakat. Hal ini bergantung pada orientasi yang

Lebih terperinci

BAB 1 PENDAHULUAN. yang memengaruhi status kesehatan yaitu pelayanan kesehatan, perilaku,

BAB 1 PENDAHULUAN. yang memengaruhi status kesehatan yaitu pelayanan kesehatan, perilaku, BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Ilmu Kesehatan Masyarakat adalah ilmu yang mempelajari kombinasi teori dan praktek yang bertujuan untuk mencegah penyakit, memperpanjang hidup, dan meningkatkan kesehatan

Lebih terperinci

TRANSFER PASIEN KE RUMAH SAKIT LAIN UNTUK PINDAH PERAWATAN

TRANSFER PASIEN KE RUMAH SAKIT LAIN UNTUK PINDAH PERAWATAN Pengertian Tujuan Kebijakan Transfer pasien pindah perawatan ke rumah sakit lain adalah memindahkan pasien dari RSIA NUN ke RS lain untuk pindah perawatan karena tidak tersedianya fasilitas pelayanan yang

Lebih terperinci

ProQua. Kepada Yth : Bapak/Ibu Direktur Rumah Sakit Seluruh Indonesia di tempat

ProQua. Kepada Yth : Bapak/Ibu Direktur Rumah Sakit Seluruh Indonesia di tempat ProQua Hospital Management Training & Consulting Alamat : Perum Dosen UNS Jl. Literari No. 81 Jati Jaten Karanganyar Surakarta Telp. 087836451342 / 081329599189 ; Fax. (0271) 6497292 web:www.proquaconsulting.com;

Lebih terperinci

HOSPITAL MANAGEMENT PROGRAM 2016

HOSPITAL MANAGEMENT PROGRAM 2016 Center for Health Administration and Policy Studies (CHAMPS) Faculty of Public Health Universitas Indonesia Pusat Kajian Administrasi dan Kebijakan Kesehatan (PKAKK) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas

Lebih terperinci

PELAYANAN BEDAH DAN ANESTESI (PAB)

PELAYANAN BEDAH DAN ANESTESI (PAB) PELAYANAN BEDAH DAN ANESTESI (PAB) STANDAR, MAKSUD DAN TUJUAN, ELEMEN PENILAIAN ORGANISASI DAN MANAJEMEN >/= 8% Terpenuhi 2-79% Terpenuhi sebagian < 2% Tidak terpenuhi Standar PAB.1. Tersedia pelayanan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Perawatan intensif merupakan pelayanan keperawatan yang saat ini sangat perlu

BAB I PENDAHULUAN. Perawatan intensif merupakan pelayanan keperawatan yang saat ini sangat perlu BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang Perawatan intensif merupakan pelayanan keperawatan yang saat ini sangat perlu dikembangkan di Indonesia. Berbagai pemberian pelayanan keperawatan intensif bertujuan

Lebih terperinci

L A T A R B E L A K A N G

L A T A R B E L A K A N G Kantor : Jl. Taman Sri Rejeki Timur III N0. 39 Semarang, Jawa Tengah 5049 Telp. / Fax : (04) 7645 Email : [email protected] Web : www.brainmanagement.org TDP :.0.3.46.077 TERM OF REFERENCE

Lebih terperinci

- - STATISTIK SMP - -

- - STATISTIK SMP - - - - STATISTIK SMP - - Soal Pilihan Ganda 1. Mean dari data 4, 5, 6, 9, 5, 8, 10, 3, 7, 8, 2, 8 adalah.... a. 6,0 b. 6,25 c. 6,5 d. 6,8 2. Diketahui data nilai ulangan matematika 15 orang siswa sebagai

Lebih terperinci

TRAINING PUBLIK PRESENTASI MEMUKAU. Sabtu, 06 Juni 2015 Hotel Millennium Jakarta PROPOSAL

TRAINING PUBLIK PRESENTASI MEMUKAU. Sabtu, 06 Juni 2015 Hotel Millennium Jakarta PROPOSAL TRAINING PUBLIK PRESENTASI MEMUKAU Sabtu, 06 Juni 2015 Hotel Millennium Jakarta PROPOSAL Latar Belakang Membuat presentasi yang efektif sekaligus menarik menjadi tantangan buat banyak orang. Sebagai seorang

Lebih terperinci

PELAYANAN BEDAH DAN ANESTESI

PELAYANAN BEDAH DAN ANESTESI PELAYANAN BEDAH DAN ANESTESI STANDAR, MAKSUD DAN TUJUAN, ELEMEN PENILAIAN ORGANISASI DAN MANAJEMEN Standar PAB.1. Tersedia pelayanan anestesi (termasuk sedasi moderat dan dalam) untuk memenuhi kebutuhan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. pasien tersebut. Pasien dengan kondisi semacam ini sering kita jumpai di Intensive

BAB I PENDAHULUAN. pasien tersebut. Pasien dengan kondisi semacam ini sering kita jumpai di Intensive BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang Pasien kritis adalah pasien dengan penyakit atau kondisi yang mengancam jiwa pasien tersebut. Pasien dengan kondisi semacam ini sering kita jumpai di Intensive Care

Lebih terperinci

2018, No b. bahwa usulan tarif layanan Badan Layanan Umum Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Kendari pada Kepolisian Negara Republik Indonesia

2018, No b. bahwa usulan tarif layanan Badan Layanan Umum Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Kendari pada Kepolisian Negara Republik Indonesia No.322, 2018 BERITA NEGARA REPUBLIK INDONESIA KEMENKEU. BLU Rs. Bhayangkara Tingkat III Kendari. PERATURAN MENTERI KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 22/PMK.05/2018 TENTANG TARIF LAYANAN BADAN LAYANAN UMUM

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Intensif Care Unit berkembang cepat sejak intensif care unit (Intensive Terapy

BAB I PENDAHULUAN. Intensif Care Unit berkembang cepat sejak intensif care unit (Intensive Terapy BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Intensif Care Unit berkembang cepat sejak intensif care unit (Intensive Terapy Unit) ditemukan pada tahun 1950 di daratan Eropa sebanyak 80%, saat terjadi epidemic Poliomyelitis,

Lebih terperinci

No. : 012/DIK.ASPAPI.JB/IX/ September 2017 Lamp. : Tiga lembar Hal : Undangan Lomba Kompetensi Administrasi Perkantoran (LKAP) ke-2

No. : 012/DIK.ASPAPI.JB/IX/ September 2017 Lamp. : Tiga lembar Hal : Undangan Lomba Kompetensi Administrasi Perkantoran (LKAP) ke-2 Prodi Pendidikan Manajemen Perkantoran, FPEB UPI, Gedung Garnadi Lantai 2. Jl. Dr. Setiabudi 229 Bandung, Telp. 022-2002254. Email: [email protected]. No. : 012/DIK.ASPAPI.JB/IX/2017 10 September

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Ventilator Associated Pneumonia (VAP) merupakan suatu peradangan pada paru (Pneumonia)

BAB I PENDAHULUAN. Ventilator Associated Pneumonia (VAP) merupakan suatu peradangan pada paru (Pneumonia) BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Ventilator Associated Pneumonia (VAP) merupakan suatu peradangan pada paru (Pneumonia) yang disebabkan oleh pemakaian ventilator dalam jangka waktu yang lama pada pasien

Lebih terperinci

Kepada Yth, DIREKTUR RUMAH SAKIT DAERAH, SWASTA, POLRI, TNI, BUMN Di SELURUH INDONESIA

Kepada Yth, DIREKTUR RUMAH SAKIT DAERAH, SWASTA, POLRI, TNI, BUMN Di SELURUH INDONESIA Kepada Yth, DIREKTUR RUMAH SAKIT DAERAH, SWASTA, POLRI, TNI, BUMN Di SELURUH INDONESIA Dengan hormat, Salam hangat dari Jaya Institute, The Best Leading Training & Conference Specialist Dalam pengelolaan,

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. yang telah nyata terjadi maupun berpotensi untuk terjadi yang mengancam

BAB II TINJAUAN PUSTAKA. yang telah nyata terjadi maupun berpotensi untuk terjadi yang mengancam BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Intensive Care Unit Intensive care unit (ICU) merupakan suatu area yang sangat spesifik dan canggih di rumah sakit dimana desain, staf, lokasi, perlengkapan dan peralatan, didedikasikan

Lebih terperinci

PAB: Maksud Anestesi, sedasi, dan intervensi bedah adalah sering dilakukan dan kompleks Hal-hal tersebut membutuhkan: Pengkajian yang lengkap dan meny

PAB: Maksud Anestesi, sedasi, dan intervensi bedah adalah sering dilakukan dan kompleks Hal-hal tersebut membutuhkan: Pengkajian yang lengkap dan meny Perawatan Anestesi dan Bedah (PAB) PAB: Maksud Anestesi, sedasi, dan intervensi bedah adalah sering dilakukan dan kompleks Hal-hal tersebut membutuhkan: Pengkajian yang lengkap dan menyeluruh Perencanaan

Lebih terperinci

Let s GO Outbound!! PROPOSAL PENAWARAN PERHATIAN!! Tanggal Upload: Depok, 21 Februari 2017

Let s GO Outbound!! PROPOSAL PENAWARAN PERHATIAN!! Tanggal Upload: Depok, 21 Februari 2017 Tanggal Upload: Depok, 21 Februari 2017 GO OUTBOUND Jl. Dewi Sartika, Kp. Belimbing Sawah No. 11 Kec. Pancoran Mas - Depok 16431 Telepon / Fax : (021) 7756 880 Email : [email protected] Website : http://gooutbound.com

Lebih terperinci

TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DI APOTEK INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SRAGEN SKRIPSI

TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DI APOTEK INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SRAGEN SKRIPSI TINGKAT KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN DI APOTEK INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SRAGEN SKRIPSI Oleh : MEILINA DYAH EKAWATI K 100 050 204 FAKULTAS FARMASI UNIVERSITAS

Lebih terperinci

TERM OF REFERENCE (TOR) BIMBINGAN TEKNIS MENYUSUN SISTEM REMUNERASI UNTUK RUMAH SAKIT

TERM OF REFERENCE (TOR) BIMBINGAN TEKNIS MENYUSUN SISTEM REMUNERASI UNTUK RUMAH SAKIT Kantor : Jl. Taman Sri Rejeki Timur III N0. 39 Semarang, Jawa Tengah 5049 Telp. / Fax : (04) 7645 Email : [email protected] Web : www.brainmanagement.org TDP :.0.3.46.077 TERM OF REFERENCE

Lebih terperinci

NPM: Program Studi : Pendidikan Ekonomi, Konsentrasi. Hari/tanggal : Pukul : Tempat :

NPM: Program Studi : Pendidikan Ekonomi, Konsentrasi. Hari/tanggal : Pukul : Tempat : Website : Http://www.unikama.ac.id E-mail : [email protected] Yth. Kaprodi Pendidikan Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kanjuruhan Malang Yang bertanda tangan di bawah ini : Program Studi

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. 1.2 Rumusan Masalah 1. Bagaimanakah konsep dasar Home Care? 2. Bagaimanakah hasil observasi tentang usaha Home Care?

BAB I PENDAHULUAN. 1.2 Rumusan Masalah 1. Bagaimanakah konsep dasar Home Care? 2. Bagaimanakah hasil observasi tentang usaha Home Care? BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Kewirausahaan (entrepreneurship) adalah kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar, kiat dan sumber daya untuk mencari peluang usaha. Sesuatu yang baru dan

Lebih terperinci

ProQua. Kepada Yth. Bapak/Ibu Direktur Rumah Sakit Seluruh Indonesia di tempat

ProQua. Kepada Yth. Bapak/Ibu Direktur Rumah Sakit Seluruh Indonesia di tempat Nomor : 156/PQ/IX/2017 14 September 2017 Lampiran : 1 (satu) berkas Perihal : Pelatihan Manajemen Informasi Dan Rekam Medis (MIRM) Berbasis Standar Akreditasi Rumah Sakit (SNARS) 2017 Kepada Yth. Bapak/Ibu

Lebih terperinci

PROPOSAL PENAWARAN OUTBOUND OUTING GATHERING

PROPOSAL PENAWARAN OUTBOUND OUTING GATHERING Tanggal Upload: Depok, 09 Januari 2017 GO OUTBOUND Jl. Dewi Sartika, Kp. Belimbing Sawah No. 11 Kec. Pancoran Mas - Depok 16431 Telepon / Fax : (021) 7756 880 Email : [email protected] Website : http://gooutbound.com

Lebih terperinci

PERAN DAN FUNGSI PERAWAT GAWAT DARURAT

PERAN DAN FUNGSI PERAWAT GAWAT DARURAT PERAN DAN FUNGSI PERAWAT GAWAT DARURAT PERAN DAN FUNGSI PERAWAT GAWAT DARURAT A. Peran Perawat Menurut konsorsium ilmu kesehatan tahun 1989 peran perawat terdiri dari : 1. Sebagai pemberi asuhan keperawatan

Lebih terperinci

KERANGKA ACUAN BIMBINGAN TEKNIS STANDAR AKREDITASI BARU UNTUK DIREKSI RUMAH SAKIT DAN KETUA AKREDITASI RS KARS-PERSI DAERAH JAWA TENGAH

KERANGKA ACUAN BIMBINGAN TEKNIS STANDAR AKREDITASI BARU UNTUK DIREKSI RUMAH SAKIT DAN KETUA AKREDITASI RS KARS-PERSI DAERAH JAWA TENGAH KARS KERANGKA ACUAN BIMBINGAN TEKNIS STANDAR AKREDITASI BARU UNTUK DIREKSI RUMAH SAKIT DAN KETUA AKREDITASI RS KARS-PERSI DAERAH JAWA TENGAH PENDAHULUAN Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) adalah lembaga

Lebih terperinci

COUNSELING WEEK SEASON 2 TINGKAT NASIONAL MEMBENTUK KARAKTER KONSELOR BERWAWASAN UNGGUL, KREATIF, DAN INOVATIF

COUNSELING WEEK SEASON 2 TINGKAT NASIONAL MEMBENTUK KARAKTER KONSELOR BERWAWASAN UNGGUL, KREATIF, DAN INOVATIF COUNSELING WEEK SEASON 2 TINGKAT NASIONAL MEMBENTUK KARAKTER KONSELOR BERWAWASAN UNGGUL, KREATIF, DAN INOVATIF A. PENDAHULUAN Dalam Bimbingan dan Konseling dibutuhkan karakter yang mumpuni dan memiliki

Lebih terperinci

BUKU PANDUAN PATIENT COUNSELING TRAINING

BUKU PANDUAN PATIENT COUNSELING TRAINING BUKU PANDUAN PATIENT COUNSELING TRAINING (PCT) - PATIENT COUNSELING EVENT (PCE) PEKAN ILMIAH MAHASISWA FARMASI INDONESIA PIMFI 2017 UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA I. Latar Belakang Hingga saat ini masih

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 37 TAHUN 2014 TENTANG PENENTUAN KEMATIAN DAN PEMANFAATAN ORGAN DONOR

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 37 TAHUN 2014 TENTANG PENENTUAN KEMATIAN DAN PEMANFAATAN ORGAN DONOR PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 37 TAHUN 2014 TENTANG PENENTUAN KEMATIAN DAN PEMANFAATAN ORGAN DONOR DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

BAB 4 METODE PENELITIAN. Ruang lingkup keilmuan meliputi Anestesiologi dan Terapi Intensif.

BAB 4 METODE PENELITIAN. Ruang lingkup keilmuan meliputi Anestesiologi dan Terapi Intensif. BAB 4 METODE PENELITIAN 4.1 Ruang lingkup penelitian Ruang lingkup keilmuan meliputi Anestesiologi dan Terapi Intensif. 4.2 Tempat dan waktu penelitian 4.2.1 Tempat penelitian Penelitian ini dilaksanakan

Lebih terperinci

TOR (Term of Reference) CLINICAL SKILL EVENT (CSE) PEKAN ILMIAH MAHASISWA FARMASI INDONESIA PIMFI 2017 UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA

TOR (Term of Reference) CLINICAL SKILL EVENT (CSE) PEKAN ILMIAH MAHASISWA FARMASI INDONESIA PIMFI 2017 UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA TOR (Term of Reference) CLINICAL SKILL EVENT (CSE) PEKAN ILMIAH MAHASISWA FARMASI INDONESIA PIMFI 2017 UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA I. Latar Belakang Pandangan masyarakat terhadap apoteker hanyalah sebatas

Lebih terperinci

- - PELUANG SMP - - Soal Pilihan Ganda

- - PELUANG SMP - - Soal Pilihan Ganda - - PELUANG SMP - - Soal Pilihan Ganda. Sebuah wadah berisi 5 kancing merah, kancing hijau, dan 3 kancing putih. Jika satu kancing akan diambil secara acak, peluang terambil kancing yang bukan berwarna

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. spesifik, sehingga dapat dikembangkan setinggi-tingginya. Hal. ini. Ada beberapa kategori tingkat pendidikan seperti perawat

BAB I PENDAHULUAN. spesifik, sehingga dapat dikembangkan setinggi-tingginya. Hal. ini. Ada beberapa kategori tingkat pendidikan seperti perawat BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Masalah Profesi keperawatan memiliki dasar pendidikan yang spesifik, sehingga dapat dikembangkan setinggi-tingginya. Hal ini menyebabkan profesi keperawatan di Indonesia

Lebih terperinci

Bersama ini kami mohon kesediaan Bapak atau yang mewakili untuk hadir pada seminar ini yang akan diadakan pada :

Bersama ini kami mohon kesediaan Bapak atau yang mewakili untuk hadir pada seminar ini yang akan diadakan pada : No. : 121/IHCF/EM/I/2016 Perihal : Undangan Seminar Nasional dan Workshop 2016 Lampiran : 1 berkas Kepada Yth, Ketua Pengurus Pusat PERSI Di tempat Dengan Hormat, Dengan semakin meningkatnya angka korban

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Beban kerja perawat adalah seluruh kegiatan atau aktifitas yang dilakukan perawat dengan jenis pekerjaan dan beratnya pekerjaan yang ditetapkan dalam satuan waktu tertentu

Lebih terperinci

Banten, 27 Oktober Kepada Yth. Direktur Utama PDAM (Daftar terlampir) Di TEMPAT

Banten, 27 Oktober Kepada Yth. Direktur Utama PDAM (Daftar terlampir) Di TEMPAT Banten, 27 Oktober 2011 Nomor Lampiran Perihal : 140/PAMSI-BTN/2011 : 1 (satu) berkas : Undangan Training Designing Distribution & Modeling Networks in Epanet Kepada Yth. Direktur Utama PDAM (Daftar terlampir)

Lebih terperinci

Diane Nursiastri Ke yosnex Agt 7 pada 11:50 AM

Diane Nursiastri Ke yosnex Agt 7 pada 11:50 AM Diane Nursiastri Ke yosnex Agt 7 pada 11:50 AM LMS Moodle Course Creator Certification and Training PT Dataquest Leverage Indonesia, 19-20 Agustus 2015 Course Creator Certification

Lebih terperinci

Penerapan Empat Pilar Standar Akuntansi dan Dampaknya Pada Pengajaran

Penerapan Empat Pilar Standar Akuntansi dan Dampaknya Pada Pengajaran Jakarta, 30 31 Maret 2010 Penerapan Empat Pilar Standar Akuntansi dan Dampaknya Pada Pengajaran Program Studi Akuntansi Di Indonesia Kerjasama : Pusat Pemberdayaan Ilmu Akuntansi FE Universitas Muhammadiyah

Lebih terperinci

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2016 TENTANG IZIN DAN PENYELENGGARAAN PRAKTIK PENATA ANESTESI

PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2016 TENTANG IZIN DAN PENYELENGGARAAN PRAKTIK PENATA ANESTESI PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2016 TENTANG IZIN DAN PENYELENGGARAAN PRAKTIK PENATA ANESTESI DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA, Menimbang

Lebih terperinci

Kendali Mutu Sebagai Proses

Kendali Mutu Sebagai Proses ENI WIDIASTUTI Pengertian: Pengendalian mutu merupakan suatu program berkelanjutan yang disusun secara objektif dan sistematis memantau dan menilai mutu dan kewajaran asuhan kepada pasien, Sabarguna (2008).

Lebih terperinci

TERM OF REFERENCE (TOR) BIMBINGAN TEKNIS CUSTOMER SERVICE CARE RUMAH SAKIT

TERM OF REFERENCE (TOR) BIMBINGAN TEKNIS CUSTOMER SERVICE CARE RUMAH SAKIT Kantor : Jl. Taman Sri Rejeki Timur III N0. 39 Semarang, Jawa Tengah 5049 Telp. / Fax : (04) 7645 Email : [email protected] Web : www.brainmanagement.org TDP :.0.3.46.077 TERM OF REFERENCE (TOR)

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. Unit perawatan intensif atau yang sering disebut Intensive Care Unit

BAB I PENDAHULUAN. Unit perawatan intensif atau yang sering disebut Intensive Care Unit 1 BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Unit perawatan intensif atau yang sering disebut Intensive Care Unit (ICU) merupakan suatu unit yang telah dirancang untuk memberikan perawatan pada pasien dengan

Lebih terperinci

ProQua. Nomor : 106/PQ/I/ Januari 2015 Lampiran : 1 (satu) berkas Perihal : Workshop Penyusunan Remunerasi Bagi Staf Klinis RS di Era JKN

ProQua. Nomor : 106/PQ/I/ Januari 2015 Lampiran : 1 (satu) berkas Perihal : Workshop Penyusunan Remunerasi Bagi Staf Klinis RS di Era JKN Nomor : 106/PQ/I/2015 9 Januari 2015 Lampiran : 1 (satu) berkas Perihal : Workshop Penyusunan Remunerasi Bagi Staf Klinis RS di Era JKN Kepada Yth : Bapak/Ibu Direktur Rumah Sakit Seluruh Indonesia di

Lebih terperinci

STANDAR PENYELENGGARAAN PELATIHAN KEPERAWATAN INDONESIA

STANDAR PENYELENGGARAAN PELATIHAN KEPERAWATAN INDONESIA STANDAR PENYELENGGARAAN PELATIHAN KEPERAWATAN INDONESIA PENYUSUN Bidang DIKLAT Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia PERSATUAN PERAWAT NASIONAL INDONESIA Sekretariat: Jl. Jaya Mandala Raya

Lebih terperinci

LATAR BELAKANG TUJUAN IN-HOUSE TRAINING

LATAR BELAKANG TUJUAN IN-HOUSE TRAINING LATAR BELAKANG Bagaimana Strategi Rumah Sakit dalam menyusun target Peningkatan kompetensi staf..?? Menyusun Program diklat RS berdasarkan Training Need Assesment (TNA), hingga melakukan Evaluasi program

Lebih terperinci

LAMPIRAN PERATURAN DIREKTUR RS (...) NOMOR :002/RSTAB/PER-DIR/VII/2017 TENTANG PANDUAN EVALUASI STAF MEDIS DOKTER BAB I DEFINISI

LAMPIRAN PERATURAN DIREKTUR RS (...) NOMOR :002/RSTAB/PER-DIR/VII/2017 TENTANG PANDUAN EVALUASI STAF MEDIS DOKTER BAB I DEFINISI LAMPIRAN PERATURAN DIREKTUR RS (...) NOMOR :002/RSTAB/PER-DIR/VII/2017 TENTANG PANDUAN EVALUASI STAF MEDIS DOKTER BAB I DEFINISI A. PENDAHULUAN Pada masa sekarang ini peningkatan produktifitas dan kualitas

Lebih terperinci

GRAHA ILMU Ruko Jambusari 7A Yogyakarta Telp: ; Fax: ;

GRAHA ILMU Ruko Jambusari 7A Yogyakarta Telp: ; Fax: ; Asuhan Keperawatan Pada Sistem Kardiovaskuler Dewasa, oleh Oktavianus; Febriana Sartika Sari Hak Cipta 2014 pada penulis GRAHA ILMU Ruko Jambusari 7A Yogyakarta 55283 Telp: 0274-889398; Fax: 0274-889057

Lebih terperinci

BAB V SIMPULAN DAN SARAN. Rumah Sakit Jiwa Grhasia Yogyakarta dalam menghadapi bencana, dapat

BAB V SIMPULAN DAN SARAN. Rumah Sakit Jiwa Grhasia Yogyakarta dalam menghadapi bencana, dapat BAB V SIMPULAN DAN SARAN A. Simpulan Berdasarkan hasil penelitian kajian kesiapan penanggulangan bencana Rumah Sakit Jiwa Grhasia Yogyakarta dalam menghadapi bencana, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:

Lebih terperinci

Curriculum vitae. Mayasari Dewi, dr, SpA, MKes

Curriculum vitae. Mayasari Dewi, dr, SpA, MKes Curriculum vitae Mayasari Dewi, dr, SpA, MKes Riwayat Pendidikan : FK Universitas Sebelas Maret Surakarta, lulus tahun 1996 PPDS-1 Anak FK Universitas Sebelas Maret Surakarta, lulus tahun 2010 Jabatan

Lebih terperinci

PENYAKIT PERIKARDIUM AUGUSTINE PURNOMOWATI. Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular Fakultas Kedokteran UNPAD Bandung

PENYAKIT PERIKARDIUM AUGUSTINE PURNOMOWATI. Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular Fakultas Kedokteran UNPAD Bandung PENYAKIT PERIKARDIUM AUGUSTINE PURNOMOWATI Departemen Kardiologi dan Kedokteran Vaskular Fakultas Kedokteran UNPAD Bandung PENYAKIT PERIKARDIUM Augustine Purnomowati Penyakit Perikardium Penerbit Departemen

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. memiliki jumlah cairan yang lebih sedikit. Perbedaan ini karena laki-laki

BAB I PENDAHULUAN. memiliki jumlah cairan yang lebih sedikit. Perbedaan ini karena laki-laki BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Cairan dalam tubuh mencakup 50% - 60% dari total berat badan (Ignatavicius & Workman, 2006). Jumlah tersebut sangat bervariasi tergantung dari umur, jenis kelamin dan

Lebih terperinci

ANALISIS KASUS PERENCANAAN HOME CARE Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Home Care Dosen Pembimbing: Ramli Effendi, S.Kep., Ners.

ANALISIS KASUS PERENCANAAN HOME CARE Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Home Care Dosen Pembimbing: Ramli Effendi, S.Kep., Ners. ANALISIS KASUS PERENCANAAN HOME CARE Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Home Care Dosen Pembimbing: Ramli Effendi, S.Kep., Ners. Di Susun Oleh : Kelompok 5 Andrian Lutfi Arif Siti Rohimah Dicky

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. anestesi untuk pengelolaan nyeri, tanda vital, juga dalam pengelolaan

BAB I PENDAHULUAN. anestesi untuk pengelolaan nyeri, tanda vital, juga dalam pengelolaan 1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang Pembedahan atau operasi merupakan tindakan invasif dengan membuka bagian tubuh untuk perbaikan.pembedahan biasanya diberikan anestesi untuk pengelolaan nyeri, tanda

Lebih terperinci

BAB I DEFENISI. Tujuan Discharge Planning :

BAB I DEFENISI. Tujuan Discharge Planning : BAB I DEFENISI Pelayanan yang diberikan kepada pasien di unit pelayanan kesehatan rumah sakit misalnya haruslah mencakup pelayanan yang komprehensif (bio-psiko-sosial dan spiritual). Disamping itu pelayanan

Lebih terperinci

B. NAMA, WAKTU, DAN TEMPAT

B. NAMA, WAKTU, DAN TEMPAT PETUNJUK PELAKSANAAN OLIMPIADE GEOGRAFI TINGKAT NASIONAL SMA/MA SEDERAJAT TAHUN 2015 HIMPUNAN MAHASISWA JURUSAN (HMJ) GEOGRAFI VOLCANO FAKULTAS ILMU SOSIAL UNIVERSITAS NEGERI MALANG A. PENDAHULUAN Kegiatan

Lebih terperinci

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Gangguan pada sistem pernafasan merupakan penyebab utama

BAB I PENDAHULUAN. A. Latar Belakang. Gangguan pada sistem pernafasan merupakan penyebab utama BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Gangguan pada sistem pernafasan merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas. Infeksi pada saluran pernafasan jauh lebih sering terjadi dibandingkan dengan infeksi

Lebih terperinci

KERANGKA ACUAN WORKSHOP STANDAR AKREDITASI BARU KARS-PERSI DAERAH JAWA TENGAH

KERANGKA ACUAN WORKSHOP STANDAR AKREDITASI BARU KARS-PERSI DAERAH JAWA TENGAH KERANGKA ACUAN KARS-PERSI DAERAH JAWA TENGAH PENDAHULUAN Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) adalah lembaga independen pelaksana akreditasi rumah sakit yang bersifat fungsional, non struktural dan bertanggung

Lebih terperinci

Nomor : 398/SU/K/ Mei 2015 Lampiran : 4 (Empat) berkas Hal : Undangan Sosialisasi LAM-PTKes

Nomor : 398/SU/K/ Mei 2015 Lampiran : 4 (Empat) berkas Hal : Undangan Sosialisasi LAM-PTKes Nomor : 398/SU/K/05.2015 18 Mei 2015 Lampiran : 4 (Empat) berkas Hal : Undangan Sosialisasi LAM-PTKes Yth. Pimpinan Program Studi (daftar terlampir) Dalam rangka menumbuhkan budaya mutu pendidikan tinggi

Lebih terperinci

TABULASI POKJA PAP ( PELAYANAN ASUHAN PASIEN)

TABULASI POKJA PAP ( PELAYANAN ASUHAN PASIEN) TABULASI POKJA PAP ( PELAYANAN ASUHAN PASIEN) Standar / No Elemen Penilaian PAP 1 1 Rumah Sakit menetapkan regulasi bagi pimpinan unit pelayanan untuk bekerja sama memeberikan proses asuhan yang seragam

Lebih terperinci

Let s GO Outbound!! PROPOSAL PENAWARAN PERHATIAN!! Tanggal Upload: Depok, 28 Desember 2016

Let s GO Outbound!! PROPOSAL PENAWARAN PERHATIAN!! Tanggal Upload: Depok, 28 Desember 2016 Tanggal Upload: Depok, 28 Desember 2016 GO OUTBOUND Jl. Dewi Sartika, Kp. Belimbing Sawah No. 11 Kec. Pancoran Mas - Depok 16431 Telepon / Fax : (021) 7756 880 Email : [email protected] Website : http://gooutbound.com

Lebih terperinci

KURIKULUM KURSUS DAN PELATIHAN PIJAT PENGOBATAN REFLEKSI JENJANG II BERBASIS

KURIKULUM KURSUS DAN PELATIHAN PIJAT PENGOBATAN REFLEKSI JENJANG II BERBASIS KURIKULUM KURSUS DAN PELATIHAN PIJAT PENGOBATAN REFLEKSI JENJANG II BERBASIS Direktorat Pembinaan Kursus Dan Pelatihan Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kementerian

Lebih terperinci

BAB 7 MANAJEMEN KOMUNIKASI DAN EDUKASI (MKE)

BAB 7 MANAJEMEN KOMUNIKASI DAN EDUKASI (MKE) BAB 7 MANAJEMEN KOMUNIKASI DAN EDUKASI (MKE) GAMBARAN UMUM Memberikan asuhan pasien merupakan upaya yang kompleks dan sangat bergantung pada komunikasi dari informasi. Komunikasi tersebut adalah kepada

Lebih terperinci

PERAN BADAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN (BMPK) DALAM PENJAMINAN MUTU TENAGA DAN FASILITAS KESEHATAN DI DIY. Yogyakarta,25-26 februari 2013

PERAN BADAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN (BMPK) DALAM PENJAMINAN MUTU TENAGA DAN FASILITAS KESEHATAN DI DIY. Yogyakarta,25-26 februari 2013 PERAN BADAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN (BMPK) DALAM PENJAMINAN MUTU TENAGA DAN FASILITAS KESEHATAN DI DIY Yogyakarta,25-26 februari 2013 Memberikan rekomendasi sebagai syarat perijinan bagi tenaga kesehatan

Lebih terperinci

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 7 BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Pengertian Timbang terima memiliki beberapa istilah lain. Beberapa istilah itu diantaranya handover, handoffs, shift report, signout, signover dan cross coverage. Handover

Lebih terperinci

KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA

KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA DESKRIPTOR KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA BIDANG KEDOKTERAN ( Review 270510) - Draft LEVEL DESKRIPTOR HASIL PEMBELAJARAN (Learning Outcomes) 6 (S1) Mampu memanfaatkan IPTEKS dalam bidang keahliannya

Lebih terperinci